WhatsApp Icon

BAZNAS Kota Ambon Jadi Laboratorium Pembelajaran, Mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam UIN A.M. Sangadji Laksanakan Observasi

06/07/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Kota Ambon

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Kota Ambon Jadi Laboratorium Pembelajaran, Mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam UIN A.M. Sangadji Laksanakan Observasi

Mahasiswa UIN A.M. Sangadji dalami literasi zakat di BAZNAS Kota Ambon.

Ambon, Kamis, 2 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menerima kunjungan mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Universitas Islam Negeri (UIN) A.M. Sangadji Ambon dalam rangka kegiatan observasi akademik yang berkaitan dengan mata kuliah yang sedang ditempuh. Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Ambon, Kawasan Pengeringan Pantai Waihaong, ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia akademik dengan lembaga pengelola zakat sekaligus meningkatkan literasi zakat di kalangan mahasiswa.

Kunjungan tersebut diisi dengan sesi wawancara dan diskusi yang diterima langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Ambon, Hj. Rabea Kiat, S.Sos., M.Pd. Dalam kesempatan itu, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai tugas dan fungsi BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang diberi amanah untuk menghimpun, mengelola, mendistribusikan, dan mendayagunakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara profesional, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan syariat Islam.

Mahasiswa juga diperkenalkan dengan berbagai program yang telah dijalankan BAZNAS Kota Ambon, mulai dari program pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dakwah, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain memahami mekanisme penghimpunan dan penyaluran dana ZIS, mahasiswa diajak melihat bagaimana zakat dapat menjadi instrumen strategis dalam mengurangi kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan umat, serta mendorong pemberdayaan mustahik agar mampu menjadi pribadi yang mandiri dan produktif.

Suasana observasi berlangsung interaktif. Para mahasiswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan mengenai tata kelola zakat, strategi meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi, mekanisme pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), hingga tantangan yang dihadapi BAZNAS dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat di era digital. Berbagai pertanyaan tersebut dijawab secara komprehensif sehingga memberikan gambaran nyata mengenai implementasi pengelolaan zakat di lapangan.

Kegiatan observasi ini juga menjadi bagian dari penguatan literasi zakat di lingkungan perguruan tinggi. BAZNAS Kota Ambon memandang bahwa mahasiswa merupakan agen perubahan yang memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan pemahaman tentang pentingnya zakat sebagai salah satu instrumen ekonomi Islam yang mampu memberikan dampak nyata terhadap pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Melalui observasi lapangan, mahasiswa tidak hanya memahami konsep zakat dari sisi teori, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana dana ZIS dikelola secara amanah dan didayagunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi atas kunjungan mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam UIN A.M. Sangadji Ambon. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan BAZNAS merupakan langkah strategis dalam meningkatkan literasi zakat sekaligus menyiapkan generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap penguatan ekonomi umat.

"Kami menyambut baik kunjungan mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam UIN A.M. Sangadji Ambon ke BAZNAS Kota Ambon. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan literasi zakat di kalangan generasi muda. Kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami zakat sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga melihat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi dan solusi dalam mengurangi kemiskinan. Dengan pemahaman tersebut, mereka diharapkan dapat menjadi agen edukasi yang mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia menambahkan bahwa BAZNAS Kota Ambon akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

"BAZNAS Kota Ambon selalu terbuka untuk menjadi mitra pembelajaran bagi mahasiswa. Kami berharap kunjungan seperti ini terus berlanjut sehingga lahir generasi akademisi yang memiliki pemahaman yang baik tentang tata kelola zakat dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Semakin tinggi literasi zakat di kalangan generasi muda, maka semakin besar pula peluang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berzakat melalui BAZNAS," tambahnya.

Melalui kegiatan observasi ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai praktik pengelolaan zakat di lapangan sekaligus memperkuat pemahaman akademik yang telah diperoleh di ruang kuliah. Di sisi lain, BAZNAS Kota Ambon terus menegaskan komitmennya sebagai lembaga yang tidak hanya menghimpun dan menyalurkan zakat, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan literasi zakat bagi masyarakat, khususnya kalangan akademisi.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam UIN A.M. Sangadji Ambon, Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Ambon, serta jajaran amil sebagai simbol terjalinnya silaturahmi dan komitmen bersama dalam membangun budaya sadar zakat serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dan BAZNAS Kota Ambon.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Lihat Daftar Rekening →