WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Ambon Hadiri Buka Puasa Bersama Kemenag Kota Ambon dalam Kegiatan Ramadan Berbagi

AmbonBAZNAS Kota Ambon menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan program “Ramadan Berbagi” yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Ambon pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Ambon tersebut menjadi momentum kebersamaan di bulan suci Ramadan sekaligus wujud kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bagi BAZNAS Kota Ambon, kegiatan buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar lembaga, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial yang menjadi bagian penting dari semangat Ramadan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat melalui penyaluran bantuan kepada para penerima manfaat.

Kegiatan Ramadan Berbagi ini merupakan bentuk kepedulian aparatur sipil negara di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Ambon terhadap masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kota Ambon. Bantuan yang dihimpun kemudian diserahkan secara simbolis kepada penerima manfaat dalam suasana penuh kebersamaan menjelang waktu berbuka puasa.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon H. R. A. Fachrurrazy Hassannusi, S.Fil.I., M.Si menyampaikan bahwa ibadah puasa tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kepekaan sosial terhadap sesama.

Menurutnya, kegiatan Ramadan Berbagi yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan Ramadan yang dapat dirasakan tidak hanya oleh pegawai di lingkungan kantor, tetapi juga oleh masyarakat yang membutuhkan.

Dalam perspektif BAZNAS Kota Ambon, kegiatan seperti ini memiliki nilai penting dalam memperkuat hubungan antara lembaga pemerintah dan masyarakat serta menumbuhkan semangat berbagi di tengah kehidupan sosial.

Kehadiran unsur pimpinan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan Kementerian Agama dalam mendukung berbagai kegiatan sosial keagamaan di daerah. Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Ambon Hj. Rabea Kiat turut mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap program-program sosial yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama Kota Ambon.

BAZNAS Kota Ambon menilai bahwa kolaborasi antara lembaga zakat dan Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan program sosial kepada masyarakat. Melalui kerja sama yang baik, berbagai program berbasis zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Selain penyaluran bantuan sosial, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan tausiyah singkat yang memberikan penguatan spiritual kepada para peserta. Tausiyah tersebut mengingatkan pentingnya memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.

Menjelang waktu berbuka puasa, seluruh peserta kemudian melaksanakan buka puasa bersama dalam suasana yang sederhana dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan serta pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Ambon.

BAZNAS Kota Ambon berharap kegiatan berbagi yang dilaksanakan pada bulan Ramadan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan karena tidak hanya mempererat hubungan antar lembaga, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui momentum Ramadan, BAZNAS Kota Ambon juga terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan umat di Kota Ambon.

14/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Kolaborasi Teras Zawa Ramadan 1447 H di Ambon, BAZNAS Kota Ambon Tegaskan Komitmen Tebar Manfaat bagi Masyarakat

AmbonKegiatan Teras Zawa Ramadan 1447 Hijriah yang mengusung tema Tebar Manfaat, Ruang Literasi & Sharing Zakat Wakaf” kembali digelar di Kota Ambon sebagai bagian dari program tahunan di bulan suci Ramadan. Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi berbagai pihak dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui program Tebar Harapan Ramadan (THR).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga ruang literasi serta edukasi mengenai zakat dan wakaf bagi masyarakat. Dalam pelaksanaannya, kegiatan Teras Zawa melibatkan berbagai unsur di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, lembaga zakat, hingga mitra strategis lainnya.

Ketua panitia kegiatan Teras Zawa, Nur Patima, S.Ag., M.Pd, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi nyata antara berbagai lembaga dan unit kerja di lingkungan Kementerian Agama Kota Ambon.

Menurutnya, kolaborasi tersebut bertujuan menyalurkan paket santunan atau bingkisan Ramadan kepada masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Seluruh paket santunan yang terkumpul kemudian disetorkan melalui Kantor Kementerian Agama Kota Ambon untuk selanjutnya didistribusikan kepada para penerima manfaat. Bantuan tersebut dihimpun dari kontribusi Aparatur Sipil Negara (ASN), madrasah, Kantor Urusan Agama (KUA), Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta berbagai lembaga zakat dan mitra lainnya.

Dalam kegiatan kolaboratif ini, BAZNAS Kota Ambon turut mengambil bagian dengan memberikan kontribusi sebanyak 20 paket santunan. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memperluas jangkauan manfaat zakat kepada masyarakat.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa partisipasi BAZNAS dalam kegiatan Teras Zawa merupakan bentuk komitmen lembaga dalam memperkuat kolaborasi program sosial dan keumatan, khususnya di momentum Ramadan.

BAZNAS Kota Ambon sangat mengapresiasi kegiatan Teras Zawa Ramadan ini karena menjadi ruang kolaborasi yang baik antara pemerintah, lembaga zakat, serta masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan melalui program ini dapat memberikan manfaat nyata dan membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, khususnya para guru TPQ, janda, fakir miskin, dan anak yatim piatu di Kota Ambon,ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia juga menambahkan bahwa Ramadan merupakan momentum terbaik untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial.

Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk semakin memahami pentingnya zakat sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan. Ketika zakat dikelola secara baik dan kolaboratif, maka manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,tambahnya.

Selain BAZNAS Kota Ambon, sejumlah lembaga dan unsur lainnya juga turut memberikan kontribusi dalam kegiatan ini. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kota Ambon menyalurkan 20 paket santunan, sementara UPZ Kemenag Kota Ambon memberikan 80 paket santunan yang berasal dari partisipasi para pegawai.

Seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Ambon juga berpartisipasi dengan menyumbangkan 50 paket santunan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan berbagi di bulan Ramadan.

Kontribusi terbesar dalam kegiatan ini berasal dari para Kepala Madrasah se-Kota Ambon yang berhasil menghimpun 1.008 paket santunan untuk disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.

Kolaborasi lintas unsur juga terlihat dari keterlibatan Penyelenggara Katolik yang turut memberikan 4 paket santunan, serta para Penyuluh Agama yang menyumbangkan 100 paket santunan dalam kegiatan sosial tersebut.

Secara keseluruhan, jumlah paket santunan yang berhasil dihimpun dalam kegiatan Teras Zawa Ramadan 1447 H ini mencapai 1.282 paket. Paket-paket tersebut kemudian disalurkan kepada guru-guru TPQ di Kota Ambon, para janda, fakir miskin, serta anak yatim piatu.

Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan kolaborasi seperti ini sangat penting dalam memperkuat ekosistem pengelolaan zakat di daerah.

Kegiatan Teras Zawa ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara berbagai pihak dapat memperluas jangkauan manfaat zakat dan sedekah. BAZNAS Kota Ambon selalu mendukung kegiatan yang mendorong literasi zakat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat secara terorganisir dan transparan,jelas Jihan Abbas.

Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Kota Ambon terus mengembangkan sistem pengumpulan dan digitalisasi zakat agar proses penghimpunan dana sosial keagamaan dapat dilakukan secara lebih efektif dan akuntabel.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, H. R. A. Fachrurrazy Hassannusi, S.Fil.I., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan berbagi di bulan suci Ramadan tersebut.

Menurutnya, Ramadan merupakan momentum yang sangat tepat untuk memperkuat kepedulian sosial serta menunaikan kewajiban zakat sebagai bentuk pembersihan harta sebagaimana yang diperintahkan dalam Al-Qur’an.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan Teras Zawa merupakan program dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam melalui Direktorat Zakat dan Wakaf yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun dengan berbagai bentuk kegiatan sosial dan edukatif.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa zakat memiliki makna yang sangat penting dalam kehidupan umat Islam. Selain sebagai kewajiban agama, zakat juga menjadi instrumen sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Dalam konsep zakat, terdapat dua istilah penting yang perlu dipahami, yakni haul dan nisab. Haul merupakan masa kepemilikan harta selama satu tahun, sedangkan nisab adalah batas minimal harta yang dimiliki seseorang sehingga diwajibkan untuk mengeluarkan zakat.

Menariknya, kegiatan ini juga menunjukkan kuatnya nilai kebersamaan dan toleransi di Kota Ambon. Hal tersebut terlihat dari keterlibatan berbagai unsur lintas lembaga bahkan lintas agama yang bersama-sama mendukung kegiatan sosial kemanusiaan ini.

Sebagai penutup, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon secara resmi membuka kegiatan Teras Zawa Ramadan 1447 H dan berharap program ini dapat terus berlanjut setiap tahun.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menebar kebaikan, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

 

Dengan semangat kolaborasi yang kuat, BAZNAS Kota Ambon berharap program-program berbasis zakat, infak, dan sedekah dapat terus berkembang sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.

14/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Peran Zakat dalam Momentum Selasar Hangat Lintas Agama Joyful Ramadan 1447 H

AmbonBadan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus memperkuat perannya dalam mendukung berbagai program sosial dan keagamaan di bulan suci Ramadan. Salah satunya melalui partisipasi dalam kegiatan Selasar Hangat Lintas Agama x Joyful Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dilaksanakan di Aula Hamadi B Husain Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian program nasional Joyful Ramadan 1447 H ini diinisiasi oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia dengan mengusung tema Indonesia Berdaya, Pulih Bersama, Bangkit Berdaya.”

Bagi BAZNAS Kota Ambon, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara lembaga pemerintah, lembaga pengelola zakat, serta berbagai elemen masyarakat dalam mendorong program pemberdayaan umat yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I yang menekankan pentingnya menghadirkan program Kementerian Agama yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh dan pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Provinsi Maluku H. Djumadi Wali, S.Ag, pimpinan tokoh lintas agama, pimpinan organisasi masyarakat Islam, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Maluku Ny. Wulida Tamher Yamin, serta sejumlah pejabat eselon III di lingkungan Kementerian Agama.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon juga turut ambil bagian sebagai bentuk dukungan terhadap program-program sosial dan pemberdayaan umat yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama. Kehadiran unsur pimpinan BAZNAS Kota Ambon menunjukkan komitmen lembaga dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di daerah.

Kegiatan ini diikuti langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon Muhammad Zulkifly Fakaubun bersama Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Ambon Hj. Rabea Kiat serta Ayu sebagai bagian dari unsur BAZNAS Kota Ambon yang turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dengan Kementerian Agama, khususnya dalam mengembangkan berbagai program sosial yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Rangkaian kegiatan Selasar Hangat Lintas Agama x Joyful Ramadan juga dirangkaikan dengan penyerahan paket sembako kepada keluarga Indonesia yang membutuhkan. Bantuan tersebut menjadi simbol kepedulian sosial sekaligus implementasi nilai-nilai kebersamaan yang menjadi semangat utama dalam program Joyful Ramadan.

Selain kegiatan sosial, acara ini juga diisi dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh Ustadz H. Abdurrahman Tuanaya, Lc. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Pesan tersebut selaras dengan semangat yang terus didorong oleh BAZNAS Kota Ambon dalam memaksimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen penting dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui pengelolaan zakat yang profesional dan akuntabel, BAZNAS berupaya memastikan bahwa bantuan yang diberikan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Program Joyful Ramadan 1447 H sendiri merupakan rangkaian kegiatan nasional Kementerian Agama yang berlangsung sejak fase tarhib Ramadan hingga takbir akbar. Program ini dirancang untuk memperkuat harmoni sosial, meningkatkan kualitas layanan keagamaan, serta menghadirkan program pemberdayaan umat yang berdampak nyata bagi masyarakat.

BAZNAS Kota Ambon memandang bahwa kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat gerakan zakat di daerah. Sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif dalam menunaikan zakat serta memperluas manfaatnya bagi kesejahteraan umat.

 

Melalui momentum Ramadan, BAZNAS Kota Ambon terus mendorong semangat berbagi dan kepedulian sosial agar nilai-nilai keagamaan tidak hanya menjadi simbol spiritual, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata membantu sesama.

14/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Gelar Talkshow Ramadhan Kareem, Bahas Perencanaan Keuangan Syariah untuk Masa Depan Keluarga

AMBON – Dalam rangka memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan sebagai waktu untuk memperkuat pemahaman keuangan berbasis syariah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar kegiatan Talkshow Ramadhan Kareem: Solusi Cerdas untuk Hidup Berkah Bersyariah dengan tema Ingin Masa Depan Keluarga Lebih Tenang dan Berkah?”.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (11/3/2026) pukul 13.00–15.00 WIB ini berlangsung secara hybrid, yakni melalui platform Zoom serta secara langsung di Aula Achmad Subianto, Lantai 5 Kantor BAZNAS. Talkshow ini menghadirkan pembahasan seputar pentingnya perencanaan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah agar masyarakat dapat memiliki masa depan yang lebih aman, terencana, dan penuh keberkahan.

Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami bagaimana mengelola keuangan keluarga secara bijak, mulai dari perencanaan finansial, perlindungan keuangan berbasis syariah, hingga optimalisasi ibadah sosial seperti zakat, infak, dan sedekah.

Staf Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengatakan bahwa kegiatan talkshow ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keuangan yang selaras dengan nilai-nilai syariah.

Ramadan adalah momentum terbaik bagi kita untuk menata kembali niat, termasuk dalam mengatur dan merencanakan keuangan keluarga. Melalui talkshow ini, masyarakat dapat memperoleh pemahaman bagaimana mengelola keuangan secara bijak dan sesuai prinsip syariah agar kehidupan menjadi lebih tenang dan berkah,” ujar Jihan Abbas.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga membuka ruang edukasi bagi masyarakat untuk memahami keterkaitan antara pengelolaan keuangan yang baik dengan kewajiban sosial keagamaan seperti zakat.

Perencanaan keuangan yang baik tidak hanya berfokus pada kebutuhan duniawi, tetapi juga memperhatikan kewajiban kita sebagai umat Muslim, seperti menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Dengan begitu, keuangan yang kita miliki tidak hanya kuat secara finansial tetapi juga membawa keberkahan,” tambahnya.

Talkshow ini turut menghadirkan berbagai pembahasan menarik mengenai solusi cerdas dalam mengelola keuangan keluarga secara syariah, termasuk strategi menghadapi tantangan ekonomi serta membangun perencanaan masa depan yang lebih stabil dan terarah.

Selain memberikan edukasi keuangan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari kolaborasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat dan bertanggung jawab, terutama di bulan Ramadan yang identik dengan peningkatan aktivitas ibadah dan kepedulian sosial.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini baik secara langsung maupun daring tampak antusias menyimak berbagai materi yang disampaikan. Mereka juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi serta mengajukan pertanyaan terkait pengelolaan keuangan keluarga berbasis syariah.

Melalui kegiatan Talkshow Ramadhan Kareem ini, BAZNAS berharap masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keuangan yang baik, tidak hanya untuk kesejahteraan keluarga di masa depan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya meraih keberkahan dalam kehidupan.

 

Dengan pengelolaan keuangan yang tepat dan sesuai prinsip syariah, diharapkan masyarakat dapat mewujudkan kondisi finansial yang kuat di dunia sekaligus bernilai ibadah dan membawa keberkahan di akhirat.

12/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Perkuat Digitalisasi, Operator SIMBA Ikuti Konsultasi Nasional Bahas Template Kas Harian

 

AMBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus memperkuat transformasi digital dalam pengelolaan zakat melalui optimalisasi penggunaan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA). Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan konsultasi online bersama Tim Layanan Aplikasi Nasional BAZNAS RI yang diikuti operator SIMBA dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk BAZNAS Kota Ambon.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (12/3/2026) pukul 10.00–12.00 WIB atau 12.00–14.00 WIT ini dilaksanakan secara daring dan menjadi ruang diskusi bagi para operator SIMBA untuk menyampaikan berbagai kendala teknis serta mendapatkan penjelasan langsung dari tim layanan aplikasi nasional.

Dalam agenda tersebut, Tim Layanan Aplikasi Nasional BAZNAS RI yang diwakili oleh Muhammad Sulthan Rafi memberikan pemaparan terkait penggunaan template data kas harian pada aplikasi SIMBA serta penjelasan mengenai proses migrasi kas masuk. Materi ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan akurasi dan efisiensi pencatatan keuangan pada sistem digital yang digunakan oleh BAZNAS di seluruh Indonesia.

Melalui kegiatan ini, para operator SIMBA mendapatkan pemahaman teknis mengenai cara pengisian dan pengelolaan data kas harian secara lebih sistematis, sehingga proses pelaporan dan pengelolaan keuangan dapat berjalan lebih tertib dan transparan.

Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengatakan bahwa kegiatan konsultasi ini sangat membantu para operator SIMBA di daerah dalam memahami berbagai pembaruan fitur serta teknis penggunaan aplikasi yang terus dikembangkan oleh BAZNAS.

Kegiatan konsultasi online ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai operator SIMBA di daerah, karena kami dapat memperoleh penjelasan langsung dari tim layanan aplikasi nasional terkait penggunaan template data kas harian dan proses migrasi kas masuk pada sistem SIMBA,” ujar Jihan Abbas.

Menurutnya, penguatan kapasitas operator menjadi hal penting agar sistem digital yang digunakan dalam pengelolaan zakat dapat berjalan dengan optimal.

Dengan adanya penjelasan teknis seperti ini, kami bisa lebih memahami cara penginputan data yang benar sehingga laporan keuangan yang dihasilkan melalui SIMBA dapat lebih akurat, tertib, dan transparan,” tambahnya.

Ia juga menilai bahwa kegiatan konsultasi semacam ini membuka ruang komunikasi yang sangat baik antara operator di daerah dengan tim pengembang aplikasi di tingkat nasional.

Kami juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kendala yang mungkin ditemui dalam penggunaan aplikasi di daerah. Dengan begitu, solusi bisa langsung diberikan oleh tim layanan aplikasi nasional,” jelas Jihan.

SIMBA sendiri merupakan sistem digital yang dikembangkan oleh BAZNAS untuk mendukung pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara terintegrasi, mulai dari proses penghimpunan, pendistribusian, hingga pelaporan keuangan.

Melalui penguatan penggunaan SIMBA, BAZNAS berupaya memastikan bahwa pengelolaan dana umat dapat dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

BAZNAS Kota Ambon berharap kegiatan konsultasi online ini dapat terus dilakukan secara berkala agar para operator SIMBA di daerah dapat terus meningkatkan kapasitas serta mengikuti perkembangan fitur terbaru dalam sistem digital yang digunakan.

Dengan pemanfaatan teknologi informasi yang semakin optimal, pengelolaan zakat diharapkan dapat menjadi lebih efektif, terpercaya, serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dan para muzakki di seluruh Indonesia.

 
12/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Ambon Hadiri Buka Puasa Bersama Kemenag Kota Ambon dalam Kegiatan Ramadan Berbagi
BAZNAS Kota Ambon Hadiri Buka Puasa Bersama Kemenag Kota Ambon dalam Kegiatan Ramadan Berbagi
Ambon – BAZNAS Kota Ambon menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan program “Ramadan Berbagi” yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Ambon pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Ambon tersebut menjadi momentum kebersamaan di bulan suci Ramadan sekaligus wujud kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Bagi BAZNAS Kota Ambon, kegiatan buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar lembaga, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial yang menjadi bagian penting dari semangat Ramadan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat melalui penyaluran bantuan kepada para penerima manfaat. Kegiatan Ramadan Berbagi ini merupakan bentuk kepedulian aparatur sipil negara di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Ambon terhadap masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kota Ambon. Bantuan yang dihimpun kemudian diserahkan secara simbolis kepada penerima manfaat dalam suasana penuh kebersamaan menjelang waktu berbuka puasa. Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon H. R. A. Fachrurrazy Hassannusi, S.Fil.I., M.Si menyampaikan bahwa ibadah puasa tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kepekaan sosial terhadap sesama. Menurutnya, kegiatan Ramadan Berbagi yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan Ramadan yang dapat dirasakan tidak hanya oleh pegawai di lingkungan kantor, tetapi juga oleh masyarakat yang membutuhkan. Dalam perspektif BAZNAS Kota Ambon, kegiatan seperti ini memiliki nilai penting dalam memperkuat hubungan antara lembaga pemerintah dan masyarakat serta menumbuhkan semangat berbagi di tengah kehidupan sosial. Kehadiran unsur pimpinan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan Kementerian Agama dalam mendukung berbagai kegiatan sosial keagamaan di daerah. Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Ambon Hj. Rabea Kiat turut mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap program-program sosial yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama Kota Ambon. BAZNAS Kota Ambon menilai bahwa kolaborasi antara lembaga zakat dan Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan program sosial kepada masyarakat. Melalui kerja sama yang baik, berbagai program berbasis zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain penyaluran bantuan sosial, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan tausiyah singkat yang memberikan penguatan spiritual kepada para peserta. Tausiyah tersebut mengingatkan pentingnya memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama. Menjelang waktu berbuka puasa, seluruh peserta kemudian melaksanakan buka puasa bersama dalam suasana yang sederhana dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan serta pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Ambon. BAZNAS Kota Ambon berharap kegiatan berbagi yang dilaksanakan pada bulan Ramadan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan karena tidak hanya mempererat hubungan antar lembaga, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui momentum Ramadan, BAZNAS Kota Ambon juga terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan umat di Kota Ambon.
BERITA14/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Kolaborasi Teras Zawa Ramadan 1447 H di Ambon, BAZNAS Kota Ambon Tegaskan Komitmen Tebar Manfaat bagi Masyarakat
Kolaborasi Teras Zawa Ramadan 1447 H di Ambon, BAZNAS Kota Ambon Tegaskan Komitmen Tebar Manfaat bagi Masyarakat
Ambon – Kegiatan Teras Zawa Ramadan 1447 Hijriah yang mengusung tema “Tebar Manfaat, Ruang Literasi & Sharing Zakat Wakaf” kembali digelar di Kota Ambon sebagai bagian dari program tahunan di bulan suci Ramadan. Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi berbagai pihak dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui program Tebar Harapan Ramadan (THR). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga ruang literasi serta edukasi mengenai zakat dan wakaf bagi masyarakat. Dalam pelaksanaannya, kegiatan Teras Zawa melibatkan berbagai unsur di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, lembaga zakat, hingga mitra strategis lainnya. Ketua panitia kegiatan Teras Zawa, Nur Patima, S.Ag., M.Pd, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi nyata antara berbagai lembaga dan unit kerja di lingkungan Kementerian Agama Kota Ambon. Menurutnya, kolaborasi tersebut bertujuan menyalurkan paket santunan atau bingkisan Ramadan kepada masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Seluruh paket santunan yang terkumpul kemudian disetorkan melalui Kantor Kementerian Agama Kota Ambon untuk selanjutnya didistribusikan kepada para penerima manfaat. Bantuan tersebut dihimpun dari kontribusi Aparatur Sipil Negara (ASN), madrasah, Kantor Urusan Agama (KUA), Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta berbagai lembaga zakat dan mitra lainnya. Dalam kegiatan kolaboratif ini, BAZNAS Kota Ambon turut mengambil bagian dengan memberikan kontribusi sebanyak 20 paket santunan. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memperluas jangkauan manfaat zakat kepada masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa partisipasi BAZNAS dalam kegiatan Teras Zawa merupakan bentuk komitmen lembaga dalam memperkuat kolaborasi program sosial dan keumatan, khususnya di momentum Ramadan. “BAZNAS Kota Ambon sangat mengapresiasi kegiatan Teras Zawa Ramadan ini karena menjadi ruang kolaborasi yang baik antara pemerintah, lembaga zakat, serta masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan melalui program ini dapat memberikan manfaat nyata dan membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, khususnya para guru TPQ, janda, fakir miskin, dan anak yatim piatu di Kota Ambon,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia juga menambahkan bahwa Ramadan merupakan momentum terbaik untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial. “Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk semakin memahami pentingnya zakat sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan. Ketika zakat dikelola secara baik dan kolaboratif, maka manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tambahnya. Selain BAZNAS Kota Ambon, sejumlah lembaga dan unsur lainnya juga turut memberikan kontribusi dalam kegiatan ini. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kota Ambon menyalurkan 20 paket santunan, sementara UPZ Kemenag Kota Ambon memberikan 80 paket santunan yang berasal dari partisipasi para pegawai. Seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Ambon juga berpartisipasi dengan menyumbangkan 50 paket santunan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan berbagi di bulan Ramadan. Kontribusi terbesar dalam kegiatan ini berasal dari para Kepala Madrasah se-Kota Ambon yang berhasil menghimpun 1.008 paket santunan untuk disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat. Kolaborasi lintas unsur juga terlihat dari keterlibatan Penyelenggara Katolik yang turut memberikan 4 paket santunan, serta para Penyuluh Agama yang menyumbangkan 100 paket santunan dalam kegiatan sosial tersebut. Secara keseluruhan, jumlah paket santunan yang berhasil dihimpun dalam kegiatan Teras Zawa Ramadan 1447 H ini mencapai 1.282 paket. Paket-paket tersebut kemudian disalurkan kepada guru-guru TPQ di Kota Ambon, para janda, fakir miskin, serta anak yatim piatu. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan kolaborasi seperti ini sangat penting dalam memperkuat ekosistem pengelolaan zakat di daerah. “Kegiatan Teras Zawa ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara berbagai pihak dapat memperluas jangkauan manfaat zakat dan sedekah. BAZNAS Kota Ambon selalu mendukung kegiatan yang mendorong literasi zakat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat secara terorganisir dan transparan,” jelas Jihan Abbas. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Kota Ambon terus mengembangkan sistem pengumpulan dan digitalisasi zakat agar proses penghimpunan dana sosial keagamaan dapat dilakukan secara lebih efektif dan akuntabel. Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, H. R. A. Fachrurrazy Hassannusi, S.Fil.I., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan berbagi di bulan suci Ramadan tersebut. Menurutnya, Ramadan merupakan momentum yang sangat tepat untuk memperkuat kepedulian sosial serta menunaikan kewajiban zakat sebagai bentuk pembersihan harta sebagaimana yang diperintahkan dalam Al-Qur’an. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan Teras Zawa merupakan program dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam melalui Direktorat Zakat dan Wakaf yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun dengan berbagai bentuk kegiatan sosial dan edukatif. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa zakat memiliki makna yang sangat penting dalam kehidupan umat Islam. Selain sebagai kewajiban agama, zakat juga menjadi instrumen sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dalam konsep zakat, terdapat dua istilah penting yang perlu dipahami, yakni haul dan nisab. Haul merupakan masa kepemilikan harta selama satu tahun, sedangkan nisab adalah batas minimal harta yang dimiliki seseorang sehingga diwajibkan untuk mengeluarkan zakat. Menariknya, kegiatan ini juga menunjukkan kuatnya nilai kebersamaan dan toleransi di Kota Ambon. Hal tersebut terlihat dari keterlibatan berbagai unsur lintas lembaga bahkan lintas agama yang bersama-sama mendukung kegiatan sosial kemanusiaan ini. Sebagai penutup, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon secara resmi membuka kegiatan Teras Zawa Ramadan 1447 H dan berharap program ini dapat terus berlanjut setiap tahun. Ia berharap kegiatan tersebut mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menebar kebaikan, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Dengan semangat kolaborasi yang kuat, BAZNAS Kota Ambon berharap program-program berbasis zakat, infak, dan sedekah dapat terus berkembang sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.
BERITA14/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Peran Zakat dalam Momentum Selasar Hangat Lintas Agama Joyful Ramadan 1447 H
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Peran Zakat dalam Momentum Selasar Hangat Lintas Agama Joyful Ramadan 1447 H
Ambon – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus memperkuat perannya dalam mendukung berbagai program sosial dan keagamaan di bulan suci Ramadan. Salah satunya melalui partisipasi dalam kegiatan Selasar Hangat Lintas Agama x Joyful Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dilaksanakan di Aula Hamadi B Husain Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Kamis (12/3/2026). Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian program nasional Joyful Ramadan 1447 H ini diinisiasi oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia dengan mengusung tema “Indonesia Berdaya, Pulih Bersama, Bangkit Berdaya.” Bagi BAZNAS Kota Ambon, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara lembaga pemerintah, lembaga pengelola zakat, serta berbagai elemen masyarakat dalam mendorong program pemberdayaan umat yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I yang menekankan pentingnya menghadirkan program Kementerian Agama yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan. Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh dan pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Provinsi Maluku H. Djumadi Wali, S.Ag, pimpinan tokoh lintas agama, pimpinan organisasi masyarakat Islam, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Maluku Ny. Wulida Tamher Yamin, serta sejumlah pejabat eselon III di lingkungan Kementerian Agama. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon juga turut ambil bagian sebagai bentuk dukungan terhadap program-program sosial dan pemberdayaan umat yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama. Kehadiran unsur pimpinan BAZNAS Kota Ambon menunjukkan komitmen lembaga dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di daerah. Kegiatan ini diikuti langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon Muhammad Zulkifly Fakaubun bersama Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Ambon Hj. Rabea Kiat serta Ayu sebagai bagian dari unsur BAZNAS Kota Ambon yang turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut. Partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dengan Kementerian Agama, khususnya dalam mengembangkan berbagai program sosial yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Rangkaian kegiatan Selasar Hangat Lintas Agama x Joyful Ramadan juga dirangkaikan dengan penyerahan paket sembako kepada keluarga Indonesia yang membutuhkan. Bantuan tersebut menjadi simbol kepedulian sosial sekaligus implementasi nilai-nilai kebersamaan yang menjadi semangat utama dalam program Joyful Ramadan. Selain kegiatan sosial, acara ini juga diisi dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh Ustadz H. Abdurrahman Tuanaya, Lc. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Pesan tersebut selaras dengan semangat yang terus didorong oleh BAZNAS Kota Ambon dalam memaksimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen penting dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui pengelolaan zakat yang profesional dan akuntabel, BAZNAS berupaya memastikan bahwa bantuan yang diberikan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Program Joyful Ramadan 1447 H sendiri merupakan rangkaian kegiatan nasional Kementerian Agama yang berlangsung sejak fase tarhib Ramadan hingga takbir akbar. Program ini dirancang untuk memperkuat harmoni sosial, meningkatkan kualitas layanan keagamaan, serta menghadirkan program pemberdayaan umat yang berdampak nyata bagi masyarakat. BAZNAS Kota Ambon memandang bahwa kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat gerakan zakat di daerah. Sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif dalam menunaikan zakat serta memperluas manfaatnya bagi kesejahteraan umat. Melalui momentum Ramadan, BAZNAS Kota Ambon terus mendorong semangat berbagi dan kepedulian sosial agar nilai-nilai keagamaan tidak hanya menjadi simbol spiritual, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata membantu sesama.
BERITA14/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Gelar Talkshow Ramadhan Kareem, Bahas Perencanaan Keuangan Syariah untuk Masa Depan Keluarga
BAZNAS Gelar Talkshow Ramadhan Kareem, Bahas Perencanaan Keuangan Syariah untuk Masa Depan Keluarga
AMBON – Dalam rangka memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan sebagai waktu untuk memperkuat pemahaman keuangan berbasis syariah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar kegiatan Talkshow Ramadhan Kareem: Solusi Cerdas untuk Hidup Berkah Bersyariah dengan tema “Ingin Masa Depan Keluarga Lebih Tenang dan Berkah?”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (11/3/2026) pukul 13.00–15.00 WIB ini berlangsung secara hybrid, yakni melalui platform Zoom serta secara langsung di Aula Achmad Subianto, Lantai 5 Kantor BAZNAS. Talkshow ini menghadirkan pembahasan seputar pentingnya perencanaan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah agar masyarakat dapat memiliki masa depan yang lebih aman, terencana, dan penuh keberkahan. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami bagaimana mengelola keuangan keluarga secara bijak, mulai dari perencanaan finansial, perlindungan keuangan berbasis syariah, hingga optimalisasi ibadah sosial seperti zakat, infak, dan sedekah. Staf Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengatakan bahwa kegiatan talkshow ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keuangan yang selaras dengan nilai-nilai syariah. “Ramadan adalah momentum terbaik bagi kita untuk menata kembali niat, termasuk dalam mengatur dan merencanakan keuangan keluarga. Melalui talkshow ini, masyarakat dapat memperoleh pemahaman bagaimana mengelola keuangan secara bijak dan sesuai prinsip syariah agar kehidupan menjadi lebih tenang dan berkah,” ujar Jihan Abbas. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga membuka ruang edukasi bagi masyarakat untuk memahami keterkaitan antara pengelolaan keuangan yang baik dengan kewajiban sosial keagamaan seperti zakat. “Perencanaan keuangan yang baik tidak hanya berfokus pada kebutuhan duniawi, tetapi juga memperhatikan kewajiban kita sebagai umat Muslim, seperti menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Dengan begitu, keuangan yang kita miliki tidak hanya kuat secara finansial tetapi juga membawa keberkahan,” tambahnya. Talkshow ini turut menghadirkan berbagai pembahasan menarik mengenai solusi cerdas dalam mengelola keuangan keluarga secara syariah, termasuk strategi menghadapi tantangan ekonomi serta membangun perencanaan masa depan yang lebih stabil dan terarah. Selain memberikan edukasi keuangan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari kolaborasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat dan bertanggung jawab, terutama di bulan Ramadan yang identik dengan peningkatan aktivitas ibadah dan kepedulian sosial. Peserta yang mengikuti kegiatan ini baik secara langsung maupun daring tampak antusias menyimak berbagai materi yang disampaikan. Mereka juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi serta mengajukan pertanyaan terkait pengelolaan keuangan keluarga berbasis syariah. Melalui kegiatan Talkshow Ramadhan Kareem ini, BAZNAS berharap masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keuangan yang baik, tidak hanya untuk kesejahteraan keluarga di masa depan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya meraih keberkahan dalam kehidupan. Dengan pengelolaan keuangan yang tepat dan sesuai prinsip syariah, diharapkan masyarakat dapat mewujudkan kondisi finansial yang kuat di dunia sekaligus bernilai ibadah dan membawa keberkahan di akhirat.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Perkuat Digitalisasi, Operator SIMBA Ikuti Konsultasi Nasional Bahas Template Kas Harian
BAZNAS Perkuat Digitalisasi, Operator SIMBA Ikuti Konsultasi Nasional Bahas Template Kas Harian
AMBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus memperkuat transformasi digital dalam pengelolaan zakat melalui optimalisasi penggunaan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA). Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan konsultasi online bersama Tim Layanan Aplikasi Nasional BAZNAS RI yang diikuti operator SIMBA dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk BAZNAS Kota Ambon. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (12/3/2026) pukul 10.00–12.00 WIB atau 12.00–14.00 WIT ini dilaksanakan secara daring dan menjadi ruang diskusi bagi para operator SIMBA untuk menyampaikan berbagai kendala teknis serta mendapatkan penjelasan langsung dari tim layanan aplikasi nasional. Dalam agenda tersebut, Tim Layanan Aplikasi Nasional BAZNAS RI yang diwakili oleh Muhammad Sulthan Rafi memberikan pemaparan terkait penggunaan template data kas harian pada aplikasi SIMBA serta penjelasan mengenai proses migrasi kas masuk. Materi ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan akurasi dan efisiensi pencatatan keuangan pada sistem digital yang digunakan oleh BAZNAS di seluruh Indonesia. Melalui kegiatan ini, para operator SIMBA mendapatkan pemahaman teknis mengenai cara pengisian dan pengelolaan data kas harian secara lebih sistematis, sehingga proses pelaporan dan pengelolaan keuangan dapat berjalan lebih tertib dan transparan. Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengatakan bahwa kegiatan konsultasi ini sangat membantu para operator SIMBA di daerah dalam memahami berbagai pembaruan fitur serta teknis penggunaan aplikasi yang terus dikembangkan oleh BAZNAS. “Kegiatan konsultasi online ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai operator SIMBA di daerah, karena kami dapat memperoleh penjelasan langsung dari tim layanan aplikasi nasional terkait penggunaan template data kas harian dan proses migrasi kas masuk pada sistem SIMBA,” ujar Jihan Abbas. Menurutnya, penguatan kapasitas operator menjadi hal penting agar sistem digital yang digunakan dalam pengelolaan zakat dapat berjalan dengan optimal. “Dengan adanya penjelasan teknis seperti ini, kami bisa lebih memahami cara penginputan data yang benar sehingga laporan keuangan yang dihasilkan melalui SIMBA dapat lebih akurat, tertib, dan transparan,” tambahnya. Ia juga menilai bahwa kegiatan konsultasi semacam ini membuka ruang komunikasi yang sangat baik antara operator di daerah dengan tim pengembang aplikasi di tingkat nasional. “Kami juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kendala yang mungkin ditemui dalam penggunaan aplikasi di daerah. Dengan begitu, solusi bisa langsung diberikan oleh tim layanan aplikasi nasional,” jelas Jihan. SIMBA sendiri merupakan sistem digital yang dikembangkan oleh BAZNAS untuk mendukung pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara terintegrasi, mulai dari proses penghimpunan, pendistribusian, hingga pelaporan keuangan. Melalui penguatan penggunaan SIMBA, BAZNAS berupaya memastikan bahwa pengelolaan dana umat dapat dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. BAZNAS Kota Ambon berharap kegiatan konsultasi online ini dapat terus dilakukan secara berkala agar para operator SIMBA di daerah dapat terus meningkatkan kapasitas serta mengikuti perkembangan fitur terbaru dalam sistem digital yang digunakan. Dengan pemanfaatan teknologi informasi yang semakin optimal, pengelolaan zakat diharapkan dapat menjadi lebih efektif, terpercaya, serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dan para muzakki di seluruh Indonesia.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Bahas Transformasi Muzaki dan Potensi Zakat Fitrah dalam Public Expose Ramadan
BAZNAS Bahas Transformasi Muzaki dan Potensi Zakat Fitrah dalam Public Expose Ramadan
AMBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar kegiatan Public Expose Special Ramadan – Sesi Terakhir yang membahas penguatan sistem zakat nasional melalui kajian strategis terkait transformasi muzaki serta potensi dan pengadministrasian zakat fitrah di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada Kamis (12/3/2026) pukul 10.00–12.00 WIB atau 12.00–14.00 WIT dan disiarkan melalui Zoom serta kanal YouTube BAZNAS TV. Public Expose ini menjadi sesi penutup dari rangkaian diskusi Ramadan yang digelar BAZNAS dengan tujuan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai perkembangan profil muzaki di Indonesia serta strategi penguatan sistem pengelolaan zakat secara nasional. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS memaparkan dua kajian strategis, yaitu Indeks Transformasi dan Religiusitas Muzaki serta Potensi Zakat Fitrah dan Strategi Pengadministrasian Nasional. Kedua kajian ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan efektivitas penghimpunan dan pengelolaan zakat di Indonesia. Kajian tersebut dipaparkan oleh sejumlah narasumber, di antaranya Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D., Farras Syafiqah, dan Dita Anggraini. Diskusi dipandu oleh moderator Naela Hikmah Thoyyibah yang mengarahkan pembahasan mengenai dinamika perilaku muzaki, potensi zakat fitrah secara nasional, serta strategi penguatan tata kelola zakat yang lebih optimal. Dalam pemaparannya, para narasumber menjelaskan bahwa transformasi muzaki di Indonesia terus mengalami perkembangan seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kewajiban berzakat serta semakin berkembangnya sistem digital dalam pengelolaan zakat. Kajian mengenai Indeks Transformasi dan Religiusitas Muzaki memberikan gambaran tentang karakteristik muzaki masa kini, termasuk perubahan pola perilaku dalam menunaikan zakat yang semakin terintegrasi dengan teknologi digital. Sementara itu, kajian mengenai potensi zakat fitrah dan strategi pengadministrasiannya membahas peluang besar penghimpunan zakat fitrah secara nasional serta pentingnya sistem administrasi yang kuat untuk mendukung pengelolaan yang lebih efektif. Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, yang turut mengikuti kegiatan tersebut mengatakan bahwa kajian yang disampaikan dalam Public Expose ini memberikan wawasan penting bagi pengelola zakat di daerah dalam memahami perkembangan profil muzaki serta strategi penguatan sistem zakat secara nasional. “Kegiatan Public Expose ini sangat bermanfaat karena memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana karakter dan transformasi muzaki di Indonesia saat ini, sekaligus menunjukkan potensi besar zakat fitrah yang bisa dikelola secara lebih optimal,” ujar Jihan Abbas. Ia menambahkan bahwa hasil kajian tersebut juga dapat menjadi referensi penting bagi BAZNAS di daerah dalam meningkatkan strategi penghimpunan zakat serta memperkuat pengelolaan zakat berbasis data dan teknologi. “Melalui kajian ini, kami dapat memahami bagaimana strategi penguatan sistem zakat nasional ke depan, termasuk dalam hal pengadministrasian zakat fitrah yang lebih tertata, transparan, dan terintegrasi dengan sistem digital,” tambahnya. Menurutnya, penguatan sistem zakat tidak hanya bergantung pada potensi yang dimiliki, tetapi juga pada kemampuan lembaga pengelola zakat dalam mengelola data, memahami karakter muzaki, serta mengembangkan sistem pelayanan yang lebih profesional dan terpercaya. Public Expose Special Ramadan ini diharapkan dapat menjadi ruang diseminasi ilmu dan informasi strategis bagi para pengelola zakat, akademisi, maupun masyarakat luas yang memiliki perhatian terhadap pengembangan sistem zakat di Indonesia. Melalui kajian-kajian tersebut, BAZNAS berharap pengelolaan zakat di Indonesia dapat terus berkembang secara lebih profesional, berbasis riset, serta mampu memaksimalkan potensi zakat untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi umat.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Berbagi Hidangan Buka Puasa untuk Anak Yatim dan Santri Penghafal Al-Qur`an
BAZNAS Kota Ambon Berbagi Hidangan Buka Puasa untuk Anak Yatim dan Santri Penghafal Al-Qur`an
AMBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menyalurkan paket hidangan buka puasa kepada anak yatim dan santri penghafal Al-Qur’an di Yayasan Mawadah Warahmah Pondok Pesantren Ishaka, Ahuru, Rabu (11/3/2026). Kegiatan berbagi tersebut merupakan bagian dari penyaluran dana fidyah yang dihimpun melalui BAZNAS Kota Ambon dari para muzakki yang menitipkan amanah mereka untuk disalurkan kepada yang berhak menerima. Paket hidangan buka puasa yang dibagikan diharapkan dapat membantu serta menghadirkan kebahagiaan bagi para anak yatim dan santri yang sedang menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Dalam kegiatan tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Ambon turut hadir secara langsung. Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ambon, H. Achmad Salim, hadir bersama Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat, Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat, serta staf BAZNAS Jihan Abbas. H. Achmad Salim bahkan memimpin langsung doa bersama sebelum hidangan buka puasa dibagikan kepada para santri dan anak yatim. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sekaligus amanah dari para muzakki yang mempercayakan penyaluran fidyah melalui BAZNAS. Paket hidangan buka puasa ini berasal dari fidyah yang dititipkan oleh para muzakki melalui BAZNAS Kota Ambon. Amanah ini kami salurkan kepada anak-anak yatim dan para santri penghafal Al-Qur’an agar mereka juga merasakan kebahagiaan di bulan Ramadan dan mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat semangat berbagi, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah. Ramadan adalah momentum untuk memperbanyak amal kebaikan. Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi berkah bagi para muzakki yang telah menitipkan fidyahnya, serta membawa kebahagiaan bagi anak-anak kita di pesantren ini. Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Ambon, Hj. Sumiyati Kiat, dalam kesempatan tersebut turut memberikan motivasi dan semangat kepada para anak yatim dan santri yang hadir. Bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat ibadah dan semangat belajar, khususnya bagi para penghafal Al-Qur’an. Sebagai generasi yang luar biasa karena memilih jalan untuk menghafal Al-Qur’an. Tetap semangat menjalani puasa, belajar, dan menghafal Al-Qur’an. Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh pengurus Yayasan Mawadah Warahmah, Ustadzah Suhanah mengapresiasi kepedulian BAZNAS Kota Ambon yang telah menyalurkan hidangan buka puasa bagi anak-anak yatim dan para santri di pondok pesantren tersebut. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kota Ambon serta para muzakki yang telah menitipkan fidyahnya. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak yatim dan para santri kami, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” ungkap Ustadzah Suhanah. Menurutnya, perhatian dan kepedulian seperti ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan para santri, tetapi juga menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan menghafal Al-Qur’an. Para santri dan anak yatim yang hadir tampak antusias dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kota Ambon. Kehadiran para pimpinan BAZNAS juga menjadi penyemangat tersendiri bagi mereka dalam menjalani ibadah puasa serta kegiatan belajar di pesantren. Program penyaluran fidyah melalui kegiatan berbagi hidangan buka puasa ini merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kota Ambon dalam memastikan bahwa amanah para muzakki dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga keberkahan Ramadan dapat dirasakan oleh semua kalangan, khususnya anak yatim dan para santri yang sedang menuntut ilmu agama.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ajak Warga Segera Tunaikan Zakat Fitrah
BAZNAS Kota Ambon Ajak Warga Segera Tunaikan Zakat Fitrah
AMBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon mengajak masyarakat untuk segera menunaikan zakat fitrah sebagai bagian dari penyempurna ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Melalui berbagai layanan yang disediakan, BAZNAS Kota Ambon memudahkan masyarakat untuk menyalurkan zakat fitrah secara aman, cepat, dan tepat sasaran. Ajakan ini disampaikan kepada masyarakat dengan semangat #SahabatBAZNASKotaAmbon agar tidak menunda kewajiban menunaikan zakat fitrah sebelum Hari Raya Idulfitri. Selain sebagai kewajiban bagi setiap Muslim, zakat fitrah juga memiliki makna sosial yang sangat penting karena dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. Berdasarkan Surat Keputusan Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Nomor 01 Tahun 2026 tentang Zakat Fitrah dan Fidyah untuk wilayah Maluku, besaran zakat fitrah tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp40.000 per jiwa. Penetapan ini menjadi acuan bagi umat Muslim di wilayah Maluku dalam menunaikan kewajiban zakat fitrah pada bulan Ramadan tahun ini. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa zakat fitrah memiliki peran penting dalam memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri. “Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu. Melalui zakat fitrah, kita tidak hanya menyempurnakan ibadah puasa, tetapi juga membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan agar mereka juga dapat merasakan kebahagiaan di hari raya,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia juga mengajak masyarakat Kota Ambon untuk menunaikan zakat fitrah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat sehingga penyalurannya dapat dilakukan secara terorganisir dan tepat sasaran. “Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Ambon untuk menunaikan zakat fitrah melalui BAZNAS Kota Ambon. InsyaAllah zakat yang dihimpun akan disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerima di wilayah Kota Ambon secara transparan dan akuntabel,” tambahnya. Sementara itu, Staf Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengatakan bahwa zakat fitrah bukan hanya sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian sosial yang dapat menghadirkan kebahagiaan bagi sesama, khususnya bagi mereka yang kurang mampu. “Menunaikan zakat fitrah bukan hanya soal kewajiban, tetapi juga cara kita membersihkan diri setelah menjalankan ibadah puasa selama Ramadan. Melalui zakat fitrah, kita juga dapat berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Jihan Abbas. Ia menjelaskan bahwa masyarakat dapat menunaikan zakat fitrah melalui BAZNAS Kota Ambon dengan nominal Rp40.000 per jiwa sesuai dengan ketetapan yang berlaku di wilayah Maluku. “Kami mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah melalui BAZNAS Kota Ambon sebesar Rp40.000 per jiwa sebagaimana yang telah ditetapkan oleh BAZNAS Provinsi Maluku. InsyaAllah zakat yang ditunaikan akan disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerimanya di Kota Ambon,” tambahnya. Untuk memudahkan masyarakat, BAZNAS Kota Ambon menyediakan layanan pembayaran zakat fitrah secara online melalui situs resmi di alamat kotaambon.baznas.go.id/bayarzakat. Selain itu, masyarakat juga dapat menunaikan zakat melalui transfer ke rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan nomor rekening 7290868585 atas nama BAZNAS Kota Ambon. BAZNAS Kota Ambon juga membuka layanan konsultasi dan informasi bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai zakat, infak, dan sedekah. Layanan tersebut dapat diakses melalui WhatsApp di nomor wa.me/6285244177259, melalui email [email protected], maupun melalui kontak telepon di nomor +62813-1457-7058 atau +62821-9756-3577. Melalui berbagai kemudahan layanan tersebut, BAZNAS Kota Ambon berharap semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat fitrah melalui lembaga resmi sehingga penyalurannya dapat dilakukan secara terorganisir, transparan, dan tepat sasaran kepada para mustahik di Kota Ambon. “Zakat fitrah adalah ibadah yang tidak hanya berdampak pada diri kita sendiri, tetapi juga memberikan kebahagiaan bagi orang lain saat menyambut Hari Raya Idulfitri. Semoga semakin banyak masyarakat yang menunaikannya melalui BAZNAS Kota Ambon,” tutup Jihan Abbas.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Transformasi Digital Jadi Sorotan di Pengajian Selasa Pagi BAZNAS, Amil Se-Indonesia Ikuti Sesi Terakhir 2026
Transformasi Digital Jadi Sorotan di Pengajian Selasa Pagi BAZNAS, Amil Se-Indonesia Ikuti Sesi Terakhir 2026
Ambon, 10 Maret 2026 (WIT) – Pengajian Selasa Pagi yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali digelar dengan tema besar transformasi digital dalam pengelolaan zakat. Kegiatan yang menjadi sesi ke-9 sekaligus sesi terakhir pada tahun 2026 ini berlangsung secara daring melalui Zoom dan disiarkan langsung di kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa pagi. Kegiatan yang berlangsung pukul 06.00–07.30 WIB (08.00–09.30 WIT) ini diikuti oleh para amil zakat, pegawai BAZNAS, serta masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satu peserta yang turut mengikuti kegiatan tersebut adalah Jihan Abbas, staf BAZNAS, yang mengikuti pengajian sebagai bagian dari penguatan kapasitas dan wawasan amil zakat. Pengajian dibuka oleh KH. Achmad Sudrajat, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kegiatan pengajian rutin sebagai sarana peningkatan kompetensi dan spiritualitas para amil. “Pengajian ini bukan hanya forum menambah ilmu agama, tetapi juga ruang berbagi pengalaman dan penguatan kapasitas amil zakat di seluruh Indonesia,” ujar KH. Achmad Sudrajat dalam sambutannya. Menurutnya, transformasi dalam pengelolaan zakat tidak hanya berkaitan dengan sistem administrasi, tetapi juga bagaimana lembaga zakat mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pelayanan kepada muzaki dan mustahik. Sementara itu, materi utama disampaikan oleh KH. M. Nadratuzzaman Hosen, Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional BAZNAS RI. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa digitalisasi telah menjadi kebutuhan mendesak bagi lembaga pengelola zakat di era modern. “Transformasi digital adalah keniscayaan. Melalui teknologi, pengelolaan zakat dapat menjadi lebih transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat,” jelas KH. M. Nadratuzzaman Hosen. Ia juga menambahkan bahwa penggunaan sistem digital memungkinkan proses penghimpunan, pencatatan, hingga penyaluran zakat dilakukan secara lebih cepat dan efisien. Hal ini, menurutnya, sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga zakat. Dalam sesi diskusi, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk bertanya dan berbagi pengalaman terkait penerapan teknologi digital dalam pengelolaan zakat di daerah masing-masing. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama kegiatan berlangsung. Bagi Jihan Abbas, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan terkait perkembangan pengelolaan zakat berbasis teknologi. “Melalui pengajian ini kami mendapatkan banyak wawasan baru, khususnya bagaimana transformasi digital dapat memperkuat pengelolaan zakat agar lebih efektif dan profesional,” ujarnya. Program Pengajian Selasa Pagi sendiri telah rutin dilaksanakan sejak tahun 2022 sebagai bagian dari program pengembangan kapasitas amil oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan BAZNAS. Kegiatan ini terbuka bagi publik dan dapat diikuti secara gratis melalui platform daring. Dengan berakhirnya sesi ke-9 pada tahun 2026 ini, BAZNAS berharap semangat berbagi ilmu dan pengalaman di kalangan amil zakat terus berlanjut, sekaligus mendorong percepatan transformasi digital dalam pengelolaan zakat di Indonesia.
BERITA10/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Mengukur Kesehatan Ekosistem Zakat Nasional, BAZNAS Kupas Tuntas Dua Indeks Strategis di Ramadan
Mengukur Kesehatan Ekosistem Zakat Nasional, BAZNAS Kupas Tuntas Dua Indeks Strategis di Ramadan
Ambon, Selasa (10/3/2026) WIT — Dalam rangka memperkuat transparansi dan tata kelola pengelolaan zakat nasional di bulan suci Ramadan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menggelar kegiatan Public Expose Special Ramadan bertajuk “Seberapa Sehat Ekosistem Zakat Kita?” pada Selasa, 10 Maret 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini berlangsung pada pukul 10.00–12.00 WIB atau 12.00–14.00 Waktu Indonesia Timur (WIT) dan diikuti oleh para pengelola zakat, akademisi, peneliti, serta praktisi filantropi Islam dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satu peserta yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Jihan Abbas, staf BAZNAS daerah, yang turut menyimak pemaparan mengenai perkembangan dan evaluasi pengelolaan zakat nasional. Public expose ini menghadirkan sejumlah narasumber dari Direktorat Kajian dan Pengembangan ZIS DSKL Nasional BAZNAS RI, yakni Tri Alfiani dan Nono Hartono. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan Muhammad Hasbi Zaenal sebagai pembicara utama yang memberikan gambaran strategis mengenai penguatan ekosistem zakat di Indonesia. Diskusi dipandu oleh moderator Zakiyyatul Fadlillah. Mengukur Kepuasan Stakeholder Zakat Dalam pemaparannya, Tri Alfiani menjelaskan bahwa Indeks Kepuasan Stakeholder Zakat merupakan salah satu instrumen penting untuk mengetahui tingkat kepuasan para pemangku kepentingan terhadap kinerja lembaga pengelola zakat. Stakeholder yang dimaksud mencakup berbagai pihak seperti muzaki (pemberi zakat), mustahik (penerima zakat), mitra program, hingga masyarakat umum yang terlibat dalam ekosistem zakat. “Indeks kepuasan stakeholder zakat menjadi indikator penting untuk menilai bagaimana layanan lembaga zakat dirasakan oleh para pemangku kepentingan. Hasil indeks ini dapat menjadi dasar evaluasi sekaligus perbaikan layanan di masa mendatang,” jelas Tri Alfiani dalam pemaparannya. Menurutnya, tingkat kepuasan yang tinggi menunjukkan bahwa lembaga zakat telah mampu memberikan pelayanan yang profesional, transparan, dan sesuai dengan harapan masyarakat. Pentingnya Maturitas Manajemen Risiko Sementara itu, peneliti BAZNAS lainnya, Nono Hartono, memaparkan mengenai Indeks Maturitas Manajemen Risiko Lembaga Zakat, yang berfungsi untuk mengukur sejauh mana lembaga zakat telah menerapkan sistem manajemen risiko secara efektif. Indeks ini menilai berbagai aspek penting seperti kebijakan pengelolaan risiko, sistem pengawasan internal, penerapan prosedur operasional, hingga mekanisme mitigasi risiko dalam pengelolaan dana zakat. “Manajemen risiko merupakan bagian penting dari tata kelola lembaga zakat modern. Dengan sistem yang matang, lembaga zakat dapat mengidentifikasi potensi risiko sejak awal serta memastikan pengelolaan dana umat berjalan dengan aman dan akuntabel,” ujar Nono Hartono. Ia menambahkan bahwa penerapan manajemen risiko yang baik akan meningkatkan kredibilitas lembaga zakat di mata publik. Membangun Ekosistem Zakat yang Lebih Kuat Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS DSKL Nasional BAZNAS, Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D., dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa pengukuran melalui berbagai indeks ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem zakat yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia. “Penguatan ekosistem zakat tidak hanya bergantung pada besarnya penghimpunan dana, tetapi juga pada kualitas tata kelola, tingkat kepuasan stakeholder, serta kesiapan lembaga dalam mengelola berbagai risiko,” kata Muhammad Hasbi Zaenal. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara BAZNAS pusat, daerah, serta berbagai lembaga zakat lainnya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan zakat secara nasional. Menambah Wawasan Pengelola Zakat di Daerah Kegiatan ini mendapat perhatian besar dari para peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui forum ini, para pengelola zakat memperoleh wawasan baru mengenai metode pengukuran kinerja lembaga zakat serta strategi penguatan tata kelola. Jihan Abbas yang mengikuti kegiatan tersebut menyampaikan bahwa public expose ini memberikan pemahaman yang sangat bermanfaat bagi pengelola zakat di daerah. “Materi yang disampaikan sangat membuka wawasan mengenai bagaimana mengukur kualitas layanan zakat serta pentingnya manajemen risiko dalam pengelolaan lembaga zakat,” ujarnya. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di tingkat daerah. Dorong Transparansi dan Profesionalisme Public Expose Special Ramadan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus meningkatkan transparansi, profesionalisme, dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat di Indonesia. Melalui kegiatan ini, diharapkan lembaga pengelola zakat dapat terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan sehingga mampu membangun kepercayaan masyarakat serta memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
BERITA10/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Percepat Integrasi Pembayaran ZIS Lewat Kantor Digital
BAZNAS Kota Ambon Percepat Integrasi Pembayaran ZIS Lewat Kantor Digital
Ambon, 10 Maret 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus memperkuat transformasi digital dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Melalui kegiatan Konsultasi Online Kantor Digital BAZNAS yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI pada Selasa (10/3/2026), BAZNAS Kota Ambon mempelajari percepatan proses registrasi Midtrans guna mendukung pengumpulan ZIS secara digital. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Google Meet tersebut dilaksanakan pada pukul 14.05–15.15 WIB atau 16.05–17.15 WIT. Agenda ini menjadi bagian dari upaya optimalisasi penggunaan Kantor Digital BAZNAS oleh seluruh BAZNAS daerah di Indonesia. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan bimbingan teknis terkait percepatan integrasi sistem pembayaran digital melalui Midtrans agar masyarakat dapat menyalurkan zakat dengan lebih mudah melalui website resmi BAZNAS daerah. Perwakilan staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengikuti kegiatan tersebut dan didampingi oleh tim dari BAZNAS RI, Romadhona Kusuma, yang memberikan arahan teknis mengenai proses registrasi serta pemanfaatan fitur pembayaran digital. Jihan Abbas menjelaskan bahwa pemahaman mengenai integrasi Midtrans sangat penting untuk meningkatkan efektivitas layanan digital kepada masyarakat, khususnya dalam mempermudah proses pembayaran ZIS secara online. “Melalui kegiatan ini kami mempelajari cara mempercepat proses registrasi Midtrans agar pengumpulan zakat, infak, dan sedekah melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Ambon bisa berjalan lebih optimal dan mudah diakses oleh masyarakat,” ujar Jihan Abbas. Selain itu, dalam sesi konsultasi juga dibahas langkah lanjutan yang perlu dilakukan oleh BAZNAS Kota Ambon, yakni melakukan konfirmasi kembali kepada admin Midtrans untuk memastikan proses registrasi akun dapat segera diselesaikan. Hal ini penting agar kode verifikasi Midtrans dapat diterbitkan, sehingga nantinya bisa disinkronkan dengan sistem SIMBA BAZNAS Kota Ambon sebagai bagian dari integrasi layanan pembayaran digital. Sementara itu, Romadhona Kusuma dari BAZNAS RI menekankan bahwa penguatan layanan digital menjadi langkah strategis dalam meningkatkan transparansi dan kemudahan layanan zakat. “BAZNAS daerah diharapkan dapat memaksimalkan penggunaan Kantor Digital, termasuk integrasi sistem pembayaran seperti Midtrans, sehingga masyarakat dapat menunaikan ZIS secara cepat, aman, dan transparan melalui platform digital,” kata Romadhona. Program konsultasi online ini juga bertujuan untuk mempercepat implementasi berbagai fitur dalam sistem Kantor Digital BAZNAS, khususnya pada website BAZNAS daerah. Dengan integrasi pembayaran digital yang lebih cepat, diharapkan penghimpunan dana ZIS dapat meningkat serta menjangkau lebih banyak masyarakat. BAZNAS Kota Ambon menilai kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem layanan digital lembaga, sekaligus mendukung upaya modernisasi pengelolaan zakat agar lebih efisien dan akuntabel di era digital. Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia serta pemanfaatan teknologi, BAZNAS Kota Ambon optimistis pelayanan kepada masyarakat akan semakin cepat, transparan, dan mudah diakses kapan saja.
BERITA10/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Menteri Agama Resmi Lantik Pimpinan BAZNAS RI Periode 2026–2031, Keluarga Besar BAZNAS Kota Ambon Nyatakan Dukungan
Menteri Agama Resmi Lantik Pimpinan BAZNAS RI Periode 2026–2031, Keluarga Besar BAZNAS Kota Ambon Nyatakan Dukungan
Jakarta, 10 Maret 2026 – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, secara resmi melantik jajaran pimpinan **Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia periode 2026–2031 pada Selasa (10/3/2026) di Jakarta. Pelantikan ini menandai dimulainya masa kepemimpinan baru BAZNAS RI untuk lima tahun ke depan dalam memperkuat pengelolaan zakat nasional. Dalam susunan kepengurusan tersebut, Dikdik Sodik Mujahid dipercaya sebagai Ketua BAZNAS RI dan Zainut Tauhid Saadi sebagai Wakil Ketua. Selain itu, Presiden Republik Indonesia juga menetapkan sembilan anggota lainnya yang turut mengemban amanah sebagai pimpinan BAZNAS RI. Adapun nama-nama yang menerima SK Presiden sebagai Anggota BAZNAS RI periode 2026–2031 yakni Rizaludin Kurniawan, Saidah Sakwan, Syarifuddin, Idy Muzayyad, Mokhamad Mahdum, Neyla Saida Anwar, Abu Rokhmad, Fatoni, serta Mochamad Agus Rofiudin. Pelantikan tersebut turut mendapat sambutan positif dari keluarga besar BAZNAS di berbagai daerah, termasuk pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon yang menyampaikan ucapan selamat sekaligus dukungan terhadap kepemimpinan baru BAZNAS RI. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru BAZNAS RI dapat terus memperkuat pengelolaan zakat secara nasional serta mempererat sinergi dengan BAZNAS daerah. “Kami keluarga besar BAZNAS Kota Ambon mengucapkan selamat kepada pimpinan BAZNAS RI periode 2026–2031 yang telah resmi dilantik. Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab, mendapat ridha Allah SWT, dan mampu membawa kemajuan bagi pengelolaan zakat di Indonesia,” ujar Zulkifly. Ia menambahkan bahwa BAZNAS daerah siap mendukung berbagai program strategis yang dicanangkan oleh BAZNAS RI demi meningkatkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. “Kami di daerah tentu siap bersinergi dan mendukung kebijakan serta program nasional BAZNAS agar manfaat zakat semakin luas dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya. Senada dengan itu, staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, juga menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru dapat terus mendorong inovasi, khususnya dalam pengembangan layanan digital dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. “Kami berharap kepemimpinan baru BAZNAS RI dapat terus memperkuat inovasi dan pengembangan sistem digital zakat, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin mudah, cepat, dan transparan,” kata Jihan. Menurutnya, langkah-langkah transformasi yang dilakukan oleh BAZNAS RI selama ini telah memberikan dampak positif bagi BAZNAS daerah dalam meningkatkan penghimpunan dan pengelolaan zakat secara lebih modern. Dengan dilantiknya jajaran pimpinan baru ini, diharapkan BAZNAS RI semakin memperkuat perannya sebagai lembaga pengelola zakat nasional yang terpercaya serta mampu menghadirkan program-program pemberdayaan yang berdampak nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
BERITA10/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Hadiri Undangan Ramadhan Berbagi Kemenag, Perkuat Kolaborasi Kepedulian Sosial
BAZNAS Ambon Hadiri Undangan Ramadhan Berbagi Kemenag, Perkuat Kolaborasi Kepedulian Sosial
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menghadiri kegiatan Ramadhan Berbagi yang digelar oleh Kementerian Agama Kota Ambon sebagai bagian dari agenda nasional di bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Ambon pada Rabu (4/3) ini merupakan kolaborasi serentak di 34 provinsi di Indonesia. Program tersebut bertujuan memperkuat sinergi antar lembaga dalam meningkatkan kepedulian sosial serta berbagi kebahagiaan kepada masyarakat selama bulan Ramadhan. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh Wakil Ketua IV, Hj. Rabea Kiat, yang hadir bersama sejumlah undangan dari berbagai unsur, antara lain Kepala Seksi Pendis dan Bimas Islam, para kepala madrasah negeri dan swasta se-Kota Ambon, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kemenag Kota Ambon, kepala KUA kecamatan, serta perwakilan lembaga zakat dan penyuluh agama. Kepala Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, Achmad Hamzah Waliulu, dalam undangannya menyampaikan bahwa kegiatan Ramadhan Berbagi merupakan program kolaboratif yang diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong, solidaritas, dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam mengoptimalkan program zakat, infak, dan sedekah, khususnya pada momentum bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.
BERITA09/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Ikuti Tadarus Zakat Wakaf “Ramadan Berdampak”, Perkuat Kompetensi Pengelola ZISWAF
BAZNAS Ambon Ikuti Tadarus Zakat Wakaf “Ramadan Berdampak”, Perkuat Kompetensi Pengelola ZISWAF
Ambon – Badan Amil Zakat Nasional Kota Ambon mengikuti kegiatan Tadarus Zakat Wakaf: Ramadan Berdampak yang diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf di bawah Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI pada Senin, 9 Maret 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting itu dimulai pukul 09.00 WIB atau 11.00 WIT hingga selesai dan diikuti oleh para pengelola zakat dan wakaf dari berbagai daerah di Indonesia. Program ini bertujuan untuk mensosialisasikan kebijakan terkait zakat dan wakaf, memperkuat tata kelola lembaga, mengamankan aset wakaf, serta meningkatkan kompetensi para pengelola zakat dan wakaf agar pengelolaannya semakin profesional dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Staf Badan Amil Zakat Nasional Kota Ambon, Jihan Abbas, mengatakan kegiatan tersebut memberikan banyak manfaat bagi para pengelola zakat di daerah, termasuk dalam memperluas wawasan terkait pengelolaan zakat dan wakaf yang baik. “Program Tadarus Zakat Wakaf ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai pengelola zakat di daerah. Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan penguatan terkait kebijakan, tata kelola, serta pengamanan aset wakaf yang penting untuk meningkatkan profesionalitas pengelolaan zakat dan wakaf,” ujar Jihan Abbas. Ia menjelaskan, penguatan kapasitas sumber daya manusia merupakan hal penting agar pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Menurutnya, keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dana umat serta memperkuat program-program pemberdayaan masyarakat. “Kami di BAZNAS Kota Ambon terus berupaya meningkatkan kompetensi dan kapasitas pengelola zakat agar pelayanan kepada para muzaki dan mustahik semakin baik serta program pemberdayaan yang dijalankan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya. Selain memperkaya wawasan para peserta, kegiatan ini juga memberikan E-Certificate bagi peserta yang mengikuti seluruh rangkaian sesi hingga selesai. Melalui momentum Ramadan, BAZNAS Kota Ambon berharap semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat, infak, sedekah, dan wakaf sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memperkuat kesejahteraan umat.
BERITA09/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Ketua BAZNAS Ambon Ajak Jamaah Perkuat Takwa dan Silaturahim dalam Kultum Ramadan
Ketua BAZNAS Ambon Ajak Jamaah Perkuat Takwa dan Silaturahim dalam Kultum Ramadan
Ambon – Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, memberikan kuliah tujuh menit (kultum) kepada jamaah di Masjid Al-Musaffa Negeri Batumerah, Kecamatan Sirimau, Ambon, pada Ahad, 8 Maret 2026. Dalam kultum tersebut, Zulkifly mengangkat tema “Membekali Diri dengan Takwa dan Pentingnya Silaturahim”, yang menjadi pengingat bagi umat Islam untuk memanfaatkan momentum Ramadan sebagai waktu terbaik meningkatkan kualitas keimanan dan mempererat hubungan antar sesama. Ia menekankan bahwa takwa merupakan bekal utama bagi setiap muslim dalam menjalani kehidupan, sekaligus menjadi tujuan utama dari ibadah puasa di bulan Ramadan. “Ramadan adalah momentum terbaik bagi kita untuk membekali diri dengan takwa. Ketakwaan bukan hanya diwujudkan dalam ibadah kepada Allah, tetapi juga dalam sikap dan hubungan baik dengan sesama manusia,” ujar Zulkifly dalam tausiyahnya. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga dan memperkuat silaturahim di tengah kehidupan masyarakat. Menurutnya, hubungan persaudaraan yang baik akan membawa keberkahan, memperkuat persatuan, serta menciptakan kehidupan sosial yang harmonis. “Silaturahim memiliki banyak keutamaan. Selain mempererat persaudaraan, silaturahim juga membuka pintu rezeki dan memperpanjang umur sebagaimana diajarkan dalam Islam,” katanya. Melalui kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Ambon juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial, terutama di bulan Ramadan, dengan saling membantu dan memperhatikan sesama yang membutuhkan. Kegiatan kultum yang berlangsung setelah rangkaian ibadah di masjid itu disambut antusias oleh para jamaah yang hadir. Tausiyah singkat tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk terus meningkatkan keimanan serta mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan masyarakat.
BERITA09/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Wanita Islam Kota Ambon Gelar Buka Puasa Bersama, BAZNAS Ambon Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Dhuafa
Wanita Islam Kota Ambon Gelar Buka Puasa Bersama, BAZNAS Ambon Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Dhuafa
Ambon — Pengurus Daerah Wanita Islam Kota Ambon menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama dan Berbagi Kasih Ramadan di pelataran kediaman Wali Kota Ambon, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini berlangsung penuh khidmat dan kekeluargaan serta menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Dalam kegiatan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon turut berpartisipasi dengan menyalurkan 50 paket sembako kepada anak yatim dan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Ambon Hj. Sumiyati Kiat bersama staf BAZNAS Kota Ambon Jihan Abbas yang hadir secara langsung sekaligus ikut menyerahkan bantuan kepada para penerima manfaat. Staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat, khususnya di bulan Ramadan. “Melalui momentum Ramadan ini, BAZNAS Kota Ambon terus berupaya menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan sembako yang disalurkan dapat memberikan manfaat serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan kaum dhuafa,” ujarnya. Kegiatan yang mengusung tema “Ciptakan Kehangatan dan Kedamaian di Bulan Ramadhan Penuh Berkah” ini turut dihadiri berbagai organisasi perempuan di Kota Ambon, di antaranya TP-PKK Kota Ambon, Dharma Wanita Persatuan Kota Ambon, serta Pengurus Daerah Wanita Islam Kota Ambon. Selain buka puasa bersama, rangkaian kegiatan juga diisi dengan tausiyah Ramadan serta penyerahan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan penuh berkah ini. Tausiyah Ramadan disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, H.R.A. Fachrurrazy Hassannusi, S.Fil.I., M.Si, yang menekankan bahwa ibadah puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana pembinaan spiritual dan sosial bagi umat Islam. Dalam ceramahnya, ia mengutip firman Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 183 yang menjelaskan bahwa puasa diwajibkan kepada orang-orang beriman sebagaimana juga diwajibkan kepada umat terdahulu, dengan tujuan agar manusia menjadi pribadi yang bertakwa. Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Ambon Lisa Wattimena dalam sambutannya menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum untuk meningkatkan kesabaran, keikhlasan, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan sosial tersebut, termasuk BAZNAS Kota Ambon yang turut berpartisipasi dalam penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara lembaga zakat dan organisasi perempuan dalam menumbuhkan semangat berbagi serta mempererat ukhuwah di tengah masyarakat Kota Ambon selama bulan suci Ramadan.
BERITA09/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Penutup Safari Ramadhan, BAZNAS Kota Ambon Bersama Pemkot Ambon Tebar Berkah di Negeri Laha
Penutup Safari Ramadhan, BAZNAS Kota Ambon Bersama Pemkot Ambon Tebar Berkah di Negeri Laha
Ambon – Suasana penuh kebersamaan dan nilai spiritual mewarnai kegiatan Safari dan Berbagi Berkah Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Nurul Iman, Kampung Baru, Negeri Laha, Kecamatan Teluk Ambon, Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini menjadi titik terakhir rangkaian Safari Ramadhan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Ambon bersama BAZNAS Kota Ambon selama bulan suci Ramadhan. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon turut menyalurkan 20 paket bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon untuk terus menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi warga, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah. Penyaluran bantuan ini turut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon Muhammad Zulkifly Fakaubun, didampingi Wakil Ketua II Hendra Abubakar dan Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat. Kehadiran para pimpinan BAZNAS tersebut menunjukkan keseriusan lembaga dalam memastikan program sosial berjalan langsung menyentuh masyarakat. Selain jajaran pimpinan, kegiatan ini juga didukung oleh staf BAZNAS Kota Ambon yakni Jihan Abbas, Ayu, dan Intan yang turut membantu proses penyaluran bantuan kepada warga penerima manfaat. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan momentum penting untuk memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, melalui kegiatan Safari Ramadhan yang dilakukan bersama Pemerintah Kota Ambon, BAZNAS berupaya memastikan bahwa dana zakat yang dihimpun dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. “Ramadhan adalah bulan berbagi. BAZNAS hadir untuk memastikan keberkahan zakat dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami berharap bantuan ini bisa membantu meringankan kebutuhan warga, terlebih di bulan suci yang penuh berkah ini,” ujarnya. Kegiatan Safari Ramadhan ini juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon H.R.A. Fachrurrazy Hasannussi, Wakapolresta Pulau Ambon dan PP Lease, Raja Negeri Laha Yasin Mewar, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon memberikan tausiyah yang menekankan bahwa hakikat puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari perkataan yang sia-sia, tidak bermanfaat, maupun ucapan yang dilarang dalam syariat. Ia menjelaskan bahwa menjaga lisan merupakan bagian penting dari ibadah puasa, karena kesempurnaan puasa tidak hanya ditentukan oleh menahan diri secara fisik, tetapi juga pengendalian sikap dan perkataan. Sementara itu, Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta dalam sambutannya menyampaikan bahwa Safari Ramadhan merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan warga. Menurutnya, meskipun pemerintah sedang menghadapi keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi, namun Pemerintah Kota Ambon tetap berupaya hadir bersama masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Ambon juga menyalurkan sekitar 100 paket sembako kepada masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian sosial kepada warga. Raja Negeri Laha, Yasin Mewar, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kota Ambon dan BAZNAS Kota Ambon kepada masyarakat di wilayahnya. Ia berharap kegiatan seperti Safari Ramadhan dapat terus dilakukan setiap tahun karena mampu mempererat hubungan antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat. Melalui kegiatan penutup Safari Ramadhan ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya mengelola zakat, tetapi juga menjadi motor penggerak kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kehadiran BAZNAS dalam kegiatan ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat dan keberkahan bagi warga Kota Ambon, khususnya di bulan suci Ramadhan.
BERITA07/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS RI Gelar Rapat Kerja Nasional Validasi Laporan Zakat 2025, Libatkan BAZNAS Provinsi hingga Kabupaten/Kota
BAZNAS RI Gelar Rapat Kerja Nasional Validasi Laporan Zakat 2025, Libatkan BAZNAS Provinsi hingga Kabupaten/Kota
Ambon, Sabtu (WIT) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menggelar Rapat Kerja Laporan Pengelolaan Zakat Nasional Tahun 2025 yang melibatkan BAZNAS provinsi serta kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memvalidasi data laporan kinerja pengelolaan zakat sebelum disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Agama RI. Rapat kerja tersebut dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom pada Jumat, 6 Maret 2026, pukul 10.30–13.30 WIT. Agenda ini menjadi bagian penting dalam proses penyusunan laporan nasional terkait pengumpulan, penyaluran, serta pengelolaan zakat yang dilakukan oleh seluruh jaringan BAZNAS di Indonesia sepanjang tahun 2025. Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, dalam surat undangan resmi yang diterbitkan pada 4 Maret 2026 bertepatan dengan 14 Ramadan 1447 Hijriah menegaskan pentingnya validasi data dari seluruh daerah. Ia menyampaikan bahwa proses verifikasi data dilakukan terhadap laporan yang sebelumnya telah dikirim melalui Sistem Manajemen Informasi BAZNAS (SIMBA). “Sehubungan dengan penyusunan Laporan Pengelolaan Zakat Nasional Akhir Tahun 2025 yang akan diserahkan kepada Bapak Presiden RI melalui Kementerian Agama RI, BAZNAS RI akan memvalidasi data laporan kinerja dari BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota yang telah disampaikan melalui Sistem Manajemen Informasi BAZNAS (SIMBA),” ujar Subhan Cholid dalam surat resminya. Dalam rapat tersebut, BAZNAS RI secara khusus mengundang Wakil Ketua III BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota bersama kontributor data laporan kinerja. Mereka diminta memastikan kesesuaian data yang meliputi jumlah pengumpulan zakat, data muzaki, penyaluran dana zakat, jumlah mustahik penerima manfaat, serta laporan Off-Balance Sheet (Off-BS). BAZNAS RI juga melampirkan rekapitulasi data awal yang telah dihimpun secara nasional. Apabila ditemukan ketidaksesuaian, masing-masing daerah diminta menyiapkan data yang benar dan melakukan pembaruan laporan melalui sistem SIMBA. “Apabila terdapat ketidaksesuaian data, kami mohon untuk dapat disiapkan data yang sebenarnya dan disampaikan perubahan data laporannya melalui SIMBA,” tulis Subhan Cholid. Kegiatan rapat kerja ini juga menjadi momentum konsolidasi nasional dalam meningkatkan akurasi pelaporan zakat. Validitas data dinilai sangat penting karena laporan tersebut akan menjadi rujukan pemerintah dalam melihat perkembangan pengelolaan zakat nasional serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. Selain itu, BAZNAS RI berharap koordinasi antara pusat dan daerah dapat semakin kuat sehingga sistem pengelolaan zakat di Indonesia semakin transparan, profesional, dan akuntabel. Melalui kegiatan ini, BAZNAS juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat nasional agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengentasan kemiskinan serta pemberdayaan ekonomi umat. Rapat kerja nasional ini sekaligus menjadi bagian dari upaya harmonisasi data zakat nasional yang melibatkan seluruh unit BAZNAS di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
BERITA07/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Gerakan Nasional Tebar Harapan Ramadhan Diluncurkan, Targetkan 2 Juta Paket Zakat Fitrah untuk Keluarga Indonesia
Gerakan Nasional Tebar Harapan Ramadhan Diluncurkan, Targetkan 2 Juta Paket Zakat Fitrah untuk Keluarga Indonesia
Ambon, Sabtu (WIT) — Pemerintah bersama berbagai lembaga filantropi nasional akan meluncurkan gerakan nasional Indonesia Berdaya melalui Tebar Harapan Ramadhan (THR) sebagai upaya memperkuat distribusi zakat sekaligus mendukung percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Program ini digagas oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf dengan menggandeng sejumlah mitra strategis, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Zakat (FOZ), serta berbagai lembaga amil zakat dan organisasi filantropi di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara serentak pada Kamis, 12 Maret 2026 di Jakarta, 34 Kantor Wilayah Provinsi, serta 509 kabupaten/kota pada satuan kerja Bimas Islam. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono, dalam surat sosialisasi resmi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat peran dana sosial keagamaan dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat. “Kegiatan Indonesia Berdaya – Pulih Bersama, Bangkit Berdaya melalui program Selasar Hangat Lintas Agama x Joyful Ramadhan merupakan kolaborasi multipihak antara kementerian, lembaga zakat, dan tokoh masyarakat untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di bulan Ramadhan,” ujar Waryono dalam keterangannya. Program nasional ini juga menargetkan distribusi 2.000.000 paket zakat fitrah bagi keluarga Indonesia yang membutuhkan. Penyaluran bantuan tersebut akan melibatkan jaringan lembaga zakat dan kantor Kementerian Agama di seluruh daerah. Sosialisasi Nasional Digelar Daring Sebelum pelaksanaan kegiatan utama, Kementerian Agama menggelar sosialisasi nasional secara daring melalui aplikasi Zoom pada Jumat, 6 Maret 2026 pukul 12.00–14.00 WIT. Sosialisasi ini diikuti oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi, Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, serta seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Indonesia. Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan berbagai rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dalam program Selasar Hangat Lintas Agama x Joyful Ramadhan. Beberapa agenda utama yang akan dilaksanakan antara lain: Majelis Berkah Ramadhan Kick Off Serentak 2 Juta Paket Zakat Fitrah Buka Puasa Bersama Lintas Agama yang melibatkan enam agama di Indonesia Konser amal untuk membantu respons bencana Pameran produk pemberdayaan ekonomi umat Menurut Waryono, program ini tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan sosial, tetapi juga bertujuan memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. “Momentum Ramadhan harus menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas sosial, membangun harmoni antarumat beragama, serta memastikan dana zakat tersalurkan secara tepat sasaran,” jelasnya. Gunakan Data Nasional untuk Pastikan Tepat Sasaran Dalam pelaksanaan program ini, pemerintah juga mengintegrasikan penyaluran zakat dengan sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang memanfaatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai basis data penerima manfaat. Pendekatan ini bertujuan memastikan bahwa bantuan zakat benar-benar diterima oleh masyarakat yang masuk dalam kategori mustahik berdasarkan tingkat kesejahteraan nasional. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang optimalisasi pengentasan kemiskinan ekstrem. Data nasional menunjukkan bahwa gerakan filantropi Islam di Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam satu dekade terakhir. Jika pada tahun 2015 penghimpunan zakat nasional baru mencapai sekitar Rp3,6 triliun, maka pada tahun 2024 nilainya melonjak menjadi sekitar Rp40,5 triliun dengan jangkauan penerima manfaat mencapai lebih dari 119 juta orang. Peningkatan ini menunjukkan bahwa zakat telah berkembang menjadi gerakan sosial besar yang berkontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat dan pengurangan kemiskinan. Perkuat Kolaborasi Nasional Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga akan menghadirkan pameran produk pemberdayaan mustahik seperti usaha mikro binaan lembaga zakat. Produk-produk tersebut akan ditampilkan dalam berbagai booth showcase sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat tentang dampak nyata program pemberdayaan zakat. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap tercipta sinergi yang lebih kuat antara lembaga zakat, pemerintah, dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi dana sosial keagamaan. “Dukungan dan sinergi seluruh pihak sangat diharapkan demi tercapainya tujuan pemberdayaan umat serta suksesnya syiar zakat nasional,” demikian disampaikan dalam dokumen kerangka acuan kegiatan. Program Selasar Hangat Lintas Agama x Joyful Ramadhan diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat solidaritas sosial sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat di Indonesia.
BERITA07/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ajak Masyarakat Hidupkan Malam Nuzulul Qur’an dengan Amalan dan Kepedulian Sosial
BAZNAS Kota Ambon Ajak Masyarakat Hidupkan Malam Nuzulul Qur’an dengan Amalan dan Kepedulian Sosial
Ambon – Malam Nuzulul Qur’an yang diperingati setiap tanggal 17 Ramadan menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali mengingat peristiwa turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi seluruh umat manusia. Pada momen penuh berkah ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon mengajak masyarakat untuk menghidupkan malam istimewa tersebut dengan memperbanyak amalan kebaikan, doa, serta meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ketua BAZNAS Kota Ambon menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan kesempatan bagi umat Islam untuk memperkuat hubungan dengan Al-Qur’an serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan. “Malam Nuzulul Qur’an mengingatkan kita pada turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bagi umat manusia. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya mengajarkan tentang keimanan, keadilan, kepedulian sosial, dan semangat untuk saling membantu,” ujarnya. Menurutnya, bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat istimewa untuk memperbanyak amal kebajikan. Setiap kebaikan yang dilakukan diyakini akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Oleh karena itu, masyarakat diajak untuk memanfaatkan momentum malam ke-17 Ramadan dengan meningkatkan ibadah, membaca Al-Qur’an, berdoa, serta menunaikan zakat, infak, dan sedekah. BAZNAS Kota Ambon juga terus berkomitmen untuk menyalurkan amanah masyarakat secara transparan dan tepat sasaran. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun akan digunakan untuk membantu masyarakat kurang mampu, mendukung program pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di Kota Ambon. Melalui gerakan zakat yang terorganisir dan profesional, BAZNAS berharap dapat memperkuat solidaritas sosial serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat dan sedekah menjadi bagian penting dalam upaya bersama membangun kemandirian umat dan memperkuat ekonomi masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat, khususnya para Sahabat BAZNAS, untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui layanan resmi BAZNAS Kota Ambon atau melalui transfer rekening berikut: Rekening Zakat BAZNAS Kota Ambon BSI : 7290868585 BSI : 7290868631 A.n. : BAZNAS Kota Ambon Dengan semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan, BAZNAS Kota Ambon berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berbagi dan membantu sesama. “Semoga setiap amal yang kita lakukan di bulan Ramadan ini diterima dan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT, serta menjadi keberkahan bagi kita semua,” tutupnya. #ZakatMenguatkanIndonesia #BAZNASKotaAmbon #BetaParAmbon #AmbonParSamua
BERITA06/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat