WhatsApp Icon
Dorong Transformasi Digital Pengumpulan ZIS, BAZNAS Kota Ambon Ikuti BAZNAS Fundraising Forum 2026

Ambon, 31 Juli 2026 – BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan dan memperkuat strategi penghimpunan zakat melalui pemanfaatan teknologi digital. Komitmen tersebut diwujudkan dengan mengikuti BAZNAS Fundraising Forum 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (31/7/2026) mulai pukul 08.00 WIT atau 06.00 WIB hingga selesai.

Forum nasional yang terbuka bagi seluruh BAZNAS, LAZ, serta pegiat filantropi di Indonesia ini mengangkat tema "Membangun Ekosistem Digital Fundraising Hub Nasional untuk Meningkatkan Pengumpulan ZIS Nasional."Kegiatan menjadi wadah berbagi pengetahuan, pengalaman, serta inovasi dalam pengembangan strategi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berbasis digital guna menjawab tantangan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat.

Dalam forum tersebut, peserta memperoleh materi dari Fahrudin, S.Sos., M.M., CDM., Kepala Divisi Digital BAZNAS RI, yang memaparkan arah pengembangan ekosistem digital fundraising nasional. Kegiatan diawali dengan pengantar dari H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM., Direktur Pengumpulan Profesi dan Perorangan BAZNAS RI, serta dimoderatori oleh Donny Fajar Ramadhan, S.Hum., M.A., Praktisi Senior Fundraising BAZNAS RI. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif dengan melibatkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam forum ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya amil, memperkuat strategi penghimpunan dana ZIS, serta mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan kepada muzaki. Melalui forum tersebut, berbagai praktik baik dan inovasi fundraising digital dibagikan sebagai referensi bagi BAZNAS daerah dalam mengembangkan sistem penghimpunan yang lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa transformasi digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari pengelolaan zakat modern. Menurutnya, penguatan ekosistem digital akan memperluas akses masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana umat.

"BAZNAS Fundraising Forum 2026 memberikan wawasan yang sangat berharga mengenai pentingnya membangun ekosistem digital fundraising yang terintegrasi. BAZNAS Kota Ambon terus berkomitmen mengikuti perkembangan teknologi agar pelayanan kepada para muzaki semakin mudah, cepat, transparan, dan akuntabel. Inovasi digital merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan pengumpulan ZIS secara berkelanjutan," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia menambahkan bahwa berbagai materi dan pengalaman yang diperoleh selama forum akan menjadi referensi dalam memperkuat strategi penghimpunan zakat di Kota Ambon.

"Kami berharap hasil dari forum ini dapat diimplementasikan dalam pengembangan layanan digital BAZNAS Kota Ambon sehingga mampu menjangkau lebih banyak masyarakat, memperkuat literasi zakat digital, dan meningkatkan penghimpunan dana ZIS demi kesejahteraan umat," tambahnya.

Sementara itu, Jihan Abbas, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, menyampaikan bahwa forum tersebut memberikan banyak inspirasi mengenai pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana membangun hubungan yang lebih baik dengan muzaki.

"Digital fundraising bukan sekadar memanfaatkan media teknologi, tetapi juga membangun ekosistem pelayanan yang lebih cepat, aman, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Materi yang disampaikan dalam forum ini memberikan banyak ide dan strategi baru yang dapat kami terapkan untuk memperkuat pengumpulan zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Kota Ambon," ungkap Jihan Abbas.

Ia menambahkan bahwa penguatan digitalisasi akan terus menjadi salah satu fokus BAZNAS Kota Ambon dalam mendukung modernisasi pengelolaan zakat dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Melalui partisipasi dalam BAZNAS Fundraising Forum 2026, BAZNAS Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memperkuat kapasitas kelembagaan, serta menghadirkan inovasi dalam pengumpulan zakat, infak, dan sedekah. Dengan semangat kolaborasi dan transformasi digital, BAZNAS Kota Ambon optimistis dapat meningkatkan penghimpunan ZIS secara berkelanjutan sekaligus memperluas manfaatnya bagi kesejahteraan masyarakat dan pemberdayaan umat di Kota Ambon.

31/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Perencanaan Berbasis Data, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Pra-Bimtek Perencanaan Zakat Nasional Tahun 2027

Ambon, 30 Juli 2026 – BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola kelembagaan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil dengan mengikuti Pra-Bimbingan Teknis (Pra-Bimtek) Perencanaan Zakat Nasional Tahun 2027 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut berlangsung pada pukul 11.00–14.00 WIT atau 09.00–12.00 WIB, dan diikuti oleh seluruh BAZNAS Provinsi serta BAZNAS Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Pra-Bimtek ini merupakan tahapan awal dalam proses penyusunan Dokumen Perencanaan Pengelolaan Zakat Nasional Tahun 2027. Melalui kegiatan ini, BAZNAS RI memberikan arahan strategis mengenai penyusunan target pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan, serta penguatan tata kelola kelembagaan agar seluruh dokumen perencanaan di tingkat daerah selaras dengan arah kebijakan nasional dan pembangunan daerah.

Dari BAZNAS Kota Ambon, kegiatan ini diikuti oleh unsur pimpinan dan amil yang membidangi perencanaan sebagai bentuk keseriusan dalam menyusun program kerja Tahun 2027 yang lebih terukur, berbasis data, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Selain mengikuti pemaparan materi, peserta juga memperoleh penjelasan teknis mengenai penyusunan indikator kinerja, target pengelolaan zakat, serta sinkronisasi dokumen perencanaan dengan RPJMD 2025–2029 dan RKPD Tahun 2026.

Sebelum pelaksanaan Pra-Bimtek, setiap BAZNAS daerah diwajibkan memenuhi sejumlah prasyarat, di antaranya mengisi Form Perencanaan Pengelolaan Zakat Nasional Tahun 2027, menyiapkan laporan realisasi kinerja dan anggaran pengelolaan zakat Semester I Tahun 2026, serta melengkapi berbagai dokumen pendukung yang menjadi dasar penyusunan rencana strategis tahun berikutnya.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa proses perencanaan merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Menurutnya, setiap program harus dirancang berdasarkan data yang valid agar mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam Pra-Bimtek Perencanaan Zakat Nasional Tahun 2027 merupakan bentuk komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola lembaga. Perencanaan yang baik akan menjadi dasar lahirnya program-program yang tepat sasaran, efektif, dan memberikan manfaat yang luas bagi para mustahik maupun masyarakat Kota Ambon secara umum," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia menambahkan bahwa penyusunan dokumen perencanaan tidak hanya berorientasi pada target pengumpulan zakat, tetapi juga harus mampu menghadirkan inovasi program pemberdayaan yang berdampak dan selaras dengan visi pembangunan nasional.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang dirancang pada Tahun 2027 memiliki arah yang jelas, indikator yang terukur, serta mampu mendukung peningkatan kesejahteraan umat. Oleh karena itu, seluruh hasil dari Pra-Bimtek ini akan menjadi pedoman penting dalam penyusunan dokumen perencanaan BAZNAS Kota Ambon," tambahnya.

Sementara itu, Jihan Abbas, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi dan pengelolaan data menjadi aspek yang sangat penting dalam proses penyusunan perencanaan.

"Data pengumpulan zakat, infak, dan sedekah yang terdokumentasi secara digital menjadi landasan dalam menyusun target yang realistis dan strategi yang tepat. Melalui Pra-Bimtek ini kami memperoleh pemahaman yang semakin kuat mengenai pentingnya integrasi data digital dalam mendukung perencanaan yang akurat dan berkualitas," ungkap Jihan Abbas.

Di sisi lain, Intan, Staf Bidang Pelaporan dan Perencanaan BAZNAS Kota Ambon, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pemahaman teknis yang komprehensif mengenai penyusunan dokumen perencanaan sesuai standar yang ditetapkan BAZNAS RI.

"Pra-Bimtek ini memberikan arahan yang sangat jelas mulai dari penyusunan target, analisis capaian kinerja, penyelarasan dengan RPJMD dan RKPD, hingga penyusunan indikator keberhasilan program. Bekal ini akan kami implementasikan dalam penyusunan Dokumen Perencanaan BAZNAS Kota Ambon Tahun 2027 agar semakin sistematis, akuntabel, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat," tutur Intan.

Melalui partisipasi aktif dalam Pra-Bimtek Perencanaan Zakat Nasional Tahun 2027, BAZNAS Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan kelembagaan melalui pendekatan berbasis data, kolaboratif, dan selaras dengan kebijakan BAZNAS RI. Dengan perencanaan yang matang, BAZNAS Kota Ambon optimistis dapat menghadirkan program-program zakat yang semakin inovatif, efektif, dan berkelanjutan dalam mewujudkan kesejahteraan umat serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

31/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Semangat Gotong Royong Warnai Kerja Bakti BAZNAS Kota Ambon, Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dan Profesional

Ambon, 30 Juli 2026 – Suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong terlihat di lingkungan Kantor BAZNAS Kota Ambon pada Kamis (30/7/2026). Seluruh pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon melaksanakan kegiatan kerja bakti sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, nyaman, dan representatif dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan pembagian tugas di berbagai titik lingkungan kantor. Pimpinan dan staf bersama-sama membersihkan halaman kantor, merapikan taman, mencabut rumput, membersihkan saluran air, menyapu area sekitar kantor, hingga menata kembali fasilitas kerja agar lebih rapi dan tertata. Suasana kekeluargaan tampak begitu erat ketika seluruh unsur lembaga bekerja, menunjukkan bahwa budaya kerja sama merupakan salah satu nilai yang terus dijaga di lingkungan BAZNAS Kota Ambon.

Kerja bakti tersebut tidak hanya menjadi agenda kebersihan semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun solidaritas, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap kantor sebagai tempat menjalankan amanah pelayanan umat. Melalui kegiatan sederhana ini, BAZNAS Kota Ambon ingin menanamkan budaya kerja yang disiplin, peduli terhadap lingkungan, serta mampu menciptakan suasana kerja yang produktif dan harmonis.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, memberikan apresiasi atas kekompakan dan semangat seluruh pimpinan serta staf yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kekompakan yang ditunjukkan menjadi modal penting dalam membangun lembaga yang semakin profesional dan dipercaya masyarakat.

"Saya sangat mengapresiasi semangat kebersamaan seluruh pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon yang dengan penuh keikhlasan mengikuti kerja bakti ini. Kegiatan seperti ini bukan hanya membersihkan lingkungan kantor, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap tempat kita mengabdi. Sebagaimana ajaran Islam menyebutkan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman, maka menjaga kebersihan lingkungan kerja merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia menambahkan bahwa kegiatan kerja bakti akan dijadikan sebagai agenda rutin BAZNAS Kota Ambon sehingga budaya hidup bersih dan sehat dapat terus terpelihara.

"Insya Allah kegiatan kerja bakti ini akan kita laksanakan secara rutin. Dengan lingkungan kantor yang bersih, rapi, dan nyaman, pelayanan kepada para muzaki, mustahik, serta seluruh masyarakat akan semakin optimal. Semangat gotong royong ini juga menjadi cerminan budaya kerja yang ingin terus kita bangun di BAZNAS Kota Ambon," tambahnya.

Sementara itu, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengatakan bahwa kerja bakti merupakan wujud nyata kebersamaan seluruh keluarga besar BAZNAS Kota Ambon dalam menjaga lingkungan kerja yang sehat sekaligus memperkuat budaya organisasi.

"Kerja bakti hari ini menunjukkan bahwa seluruh pimpinan dan staf memiliki kepedulian yang sama terhadap lingkungan kerja. Tidak ada sekat antara pimpinan dan staf karena semuanya turun langsung bekerja bersama. Kekompakan seperti ini menjadi energi positif yang akan terus mendukung peningkatan kinerja lembaga serta pelayanan kepada masyarakat," ungkap Jihan Abbas.

Ia juga berharap budaya gotong royong tersebut dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari karakter organisasi yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan pelayanan.

Melalui kegiatan kerja bakti ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk membangun lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan nyaman sebagai pondasi dalam memberikan pelayanan zakat, infak, dan sedekah yang semakin profesional, amanah, transparan, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Ambon. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh pimpinan dan staf diharapkan menjadi budaya positif yang terus tumbuh dan menginspirasi dalam setiap aktivitas kelembagaan BAZNAS Kota Ambon.

31/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon dan PNM Cabang Ambon Jajaki Kolaborasi Pemberdayaan Mustahik, Perkuat Ekonomi Umat melalui Program Produktif

Ambon, Selasa, 28 Juli 2026 – BAZNAS Kota Ambon terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi. Sebagai wujud komitmen tersebut, BAZNAS Kota Ambon melaksanakan audiensi dengan jajaran pimpinan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Ambon, Selasa (28/7/2026), guna membahas peluang kerja sama dalam mendukung pengembangan usaha produktif bagi para mustahik binaan BAZNAS Kota Ambon.

Audiensi tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Ambon, Hendra Abubakar, didampingi Staf Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Ahmad Wijaya. Kehadiran keduanya mewakili jajaran pimpinan BAZNAS Kota Ambon untuk membangun komunikasi dan sinergi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang merupakan anak perusahaan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan memiliki fokus pada layanan pembiayaan, pendampingan, serta pemberdayaan pelaku usaha ultra mikro, mikro, dan kecil di Indonesia.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaboratif. Kedua belah pihak berdiskusi mengenai berbagai peluang kerja sama yang dapat diwujudkan dalam mendukung peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat, khususnya para mustahik yang telah menjadi binaan BAZNAS Kota Ambon.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon menyampaikan sebuah proposal program pemberdayaan yang dirancang khusus bagi para mustahik binaan. Proposal tersebut memuat konsep pengembangan usaha produktif yang tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga mengedepankan pembinaan, pendampingan, peningkatan kapasitas usaha, hingga penguatan kemandirian ekonomi mustahik agar mampu berkembang menjadi pelaku usaha yang berdaya saing.

Proposal tersebut diterima dengan baik oleh jajaran pimpinan PT PNM Cabang Ambon. Pihak PNM menyampaikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS Kota Ambon dalam menghadirkan program pemberdayaan yang terarah dan berkelanjutan. Mereka juga menyatakan akan mempelajari secara mendalam isi proposal tersebut sebagai dasar untuk menyusun bentuk kolaborasi yang dapat direalisasikan pada tahap berikutnya.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa pemberdayaan ekonomi merupakan salah satu fokus utama BAZNAS dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat agar memberikan dampak jangka panjang bagi para penerima manfaat.

"Kami ingin zakat tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi mampu menjadi instrumen pemberdayaan yang mengubah kehidupan mustahik menjadi lebih mandiri. Karena itu, BAZNAS Kota Ambon terus membangun sinergi dengan berbagai lembaga, termasuk PT PNM Cabang Ambon, agar program-program pemberdayaan yang kami jalankan memiliki pendampingan yang kuat, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik binaan secara nyata," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan merupakan langkah strategis dalam memperluas manfaat zakat serta memperkuat ekosistem pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Kami berharap proposal yang telah kami sampaikan dapat menjadi awal dari kerja sama yang produktif. Dengan dukungan PT PNM, kami optimistis para mustahik binaan BAZNAS Kota Ambon akan memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan pada akhirnya mampu bertransformasi menjadi pribadi yang mandiri bahkan menjadi muzaki di masa depan," tambahnya.

Sementara itu, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menilai bahwa sinergi antara BAZNAS dan PT PNM memiliki potensi besar dalam menciptakan program pemberdayaan yang berkelanjutan.

"Respons positif dari PT PNM Cabang Ambon menjadi motivasi bagi kami untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai mitra. Program pemberdayaan yang dirancang tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga pada proses pendampingan dan penguatan kapasitas usaha mustahik. Kami berharap kerja sama ini dapat segera diwujudkan sehingga semakin banyak mustahik binaan BAZNAS Kota Ambon yang memperoleh manfaat dan mampu meningkatkan taraf perekonomiannya," ungkap Jihan Abbas.

Audiensi tersebut diakhiri dengan komitmen kedua belah pihak untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi dalam menindaklanjuti proposal yang telah disampaikan. BAZNAS Kota Ambon optimistis bahwa sinergi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Ambon akan menjadi langkah strategis dalam menghadirkan program-program pemberdayaan ekonomi yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan bagi para mustahik di Kota Ambon.

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kota Ambon berharap pengelolaan zakat tidak hanya berfokus pada aspek penyaluran bantuan, tetapi juga mampu mendorong lahirnya pelaku-pelaku usaha baru yang tangguh, mandiri, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat serta pengentasan kemiskinan di Kota Ambon.

28/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Sinergi dengan Pemkot, Sekkot Apresiasi Kinerja dan Siap Dorong Optimalisasi ZIS

Ambon, Selasa, 28 Juli 2026 – Dalam upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Ambon dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon, jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Ambon melaksanakan audiensi dengan Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, di Balai Kota Ambon, Selasa (28/7/2026). Audiensi tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat koordinasi sekaligus membahas penguatan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat di Kota Ambon.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, didampingi seluruh unsur pimpinan, yaitu para Wakil Ketua BAZNAS Kota Ambon beserta staf. Pertemuan juga dihadiri oleh Plt. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Kota Ambon, Aulia Waliulu berserta Kasubag Bina Mental Spiritual, Usman Bugis.

Dalam audiensi tersebut, Pimpinan BAZNAS Kota Ambon terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat kepada Bapak Robby Sapulette atas dilantiknya sebagai Sekretaris Kota Ambon definitif. Selain sebagai bentuk silaturahmi, pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk melaporkan perkembangan berbagai program dan capaian BAZNAS Kota Ambon, baik pada aspek pengumpulan, pendistribusian, maupun pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang telah berjalan selama ini.

Ketua BAZNAS Kota Ambon memaparkan bahwa hingga saat ini BAZNAS terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, serta pemberdayaan ekonomi mustahik. Berbagai inovasi juga terus dilakukan untuk memperkuat tata kelola kelembagaan agar semakin profesional, transparan, dan akuntabel.

Menanggapi laporan tersebut, Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, memberikan apresiasi yang tinggi atas berbagai pencapaian yang berhasil diraih BAZNAS Kota Ambon. Menurutnya, peningkatan penghimpunan zakat serta penyaluran bantuan kepada masyarakat merupakan bukti nyata bahwa BAZNAS telah menjalankan amanah dengan baik dan memberikan kontribusi positif dalam mendukung program Pemerintah Kota Ambon dan berharap agar BAZNAS Kota Ambon terus meningkatkan kinerja, memperluas jangkauan pelayanan, serta menghadirkan program-program yang semakin berdampak bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Robby Sapulette juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Didampingi Plt. Kabag Kesra, ia menegaskan akan terus mengimbau seluruh pegawai Muslim di lingkungan Pemerintah Kota Ambon, termasuk para guru dan kepala desa, agar aktif menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Ambon sebagai lembaga resmi pengelola zakat.

Dalam keterangannya Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan dukungan penuh yang diberikan oleh Pemerintah Kota Ambon terhadap berbagai program BAZNAS.

"Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Robby Sapulette atas amanah sebagai Sekretaris Kota Ambon definitif. Audiensi ini bukan hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan perkembangan program dan capaian BAZNAS Kota Ambon. Alhamdulillah, kami mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari Pemerintah Kota Ambon. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, baik dalam pengumpulan maupun pendistribusian zakat agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia menambahkan bahwa dukungan Pemerintah Kota Ambon dalam mendorong ASN Muslim, para guru, dan kepala desa untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat di Kota Ambon.

"Komitmen Bapak Sekretaris Kota Ambon untuk terus mengimbau pegawai Muslim, guru, dan kepala desa agar menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Ambon merupakan bentuk sinergi yang sangat kami apresiasi. Insya Allah, dengan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah dan BAZNAS, pengelolaan zakat akan semakin optimal sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar dalam mengurangi kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendukung pembangunan sosial di Kota Ambon," tambahnya.

Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Pertemuan tersebut menjadi bukti nyata komitmen bersama antara Pemerintah Kota Ambon dan BAZNAS Kota Ambon untuk terus memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan dukungan pemerintah daerah, BAZNAS Kota Ambon optimistis dapat terus meningkatkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta memperluas jangkauan program-program kemaslahatan bagi masyarakat, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan umat dan penguatan kesejahteraan masyarakat Kota Ambon.

28/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Ambon dan Pemkot Ambon Perkuat Kolaborasi, Dorong Pembangunan Rumah Duafa untuk Masyarakat Kurang Mampu
BAZNAS Kota Ambon dan Pemkot Ambon Perkuat Kolaborasi, Dorong Pembangunan Rumah Duafa untuk Masyarakat Kurang Mampu
Jakarta, 18 Juni 2026 – Komitmen untuk menghadirkan layanan sosial yang lebih baik bagi masyarakat kurang mampu terus diperkuat melalui sinergi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon. Upaya tersebut diwujudkan melalui audiensi bersama BAZNAS RI yang dilaksanakan di Ruang Rapat Pimpinan BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (18/6/2026). Audiensi tersebut menjadi momentum penting dalam mendorong realisasi pembangunan Rumah Duafa, sebuah program kolaboratif antara BAZNAS Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon yang dirancang untuk memberikan pelayanan dan fasilitas hunian sementara bagi masyarakat dhuafa yang membutuhkan. Selain membahas pembangunan Rumah Duafa, pertemuan tersebut juga mengagendakan pengajuan bantuan satu unit ambulans untuk mendukung Program BAZNAS Tanggap Darurat serta konsultasi penguatan kelembagaan BAZNAS Kota Ambon. Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hendra Abubakar, S.Sos, bersama Staf Ahli Walikota Ambon, Fenly Masawoy, Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, drg. Wendy Pelupessy, dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kota Ambon, M. Aulia Waliulu. Sementara itu, pihak BAZNAS RI diwakili oleh Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional, Agus Siswanto, Kepala Divisi Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota, Iqbal Rachmat, Plt. Kepala Divisi Kesehatan BAZNAS RI, Siti Masturoh, Kepala Divisi Penguatan Pengumpulan Nasional, Adhi Kelvianto Septha, serta jajaran pejabat terkait lainnya. Pada kesempatan tersebut, perwakilan Pemerintah Kota Ambon dan BAZNAS Kota Ambon memaparkan secara langsung proposal pembangunan Rumah Duafa yang akan dikelola bersama oleh Dinas Sosial Kota Ambon dan BAZNAS Kota Ambon. Proposal tersebut diterima langsung oleh Agus Siswanto selaku Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional untuk selanjutnya disampaikan kepada pimpinan BAZNAS RI sebagai bahan pertimbangan program prioritas tahun 2027. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa pembangunan Rumah Duafa merupakan salah satu program strategis yang diharapkan dapat membantu masyarakat kurang mampu, terutama mereka yang membutuhkan tempat tinggal sementara saat menjalani pengobatan maupun urusan sosial lainnya. “Rumah Duafa yang kami usulkan merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon terhadap masyarakat yang membutuhkan. Program ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi warga dhuafa yang memerlukan tempat singgah yang layak, aman, dan nyaman. Kami bersyukur karena proposal ini mendapat perhatian positif dari BAZNAS RI untuk ditindaklanjuti sebagai bagian dari program prioritas ke depan,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Selain pengajuan pembangunan Rumah Duafa, audiensi juga menghasilkan kabar baik bagi BAZNAS Kota Ambon. Dalam pertemuan tersebut, Plt. Kepala Divisi Kesehatan BAZNAS RI, Siti Masturoh, menyampaikan bahwa BAZNAS RI akan memberikan bantuan satu unit mobil ambulans kepada BAZNAS Kota Ambon yang direncanakan diserahkan pada Agustus 2026. Bantuan ambulans tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan dan layanan BAZNAS Tanggap Darurat di Kota Ambon, sehingga masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dan bantuan darurat dapat memperoleh akses yang lebih cepat dan memadai. “Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS RI atas dukungan yang diberikan kepada BAZNAS Kota Ambon. Bantuan ambulans ini akan sangat membantu pelaksanaan program kemanusiaan dan pelayanan kepada masyarakat. Ini menunjukkan bahwa sinergi yang dibangun antara BAZNAS RI, BAZNAS Kota Ambon, dan Pemerintah Kota Ambon berjalan dengan baik demi kepentingan umat,” tambah Zulkifly. Tidak hanya itu, audiensi juga membahas penguatan kelembagaan BAZNAS Kota Ambon melalui peningkatan kapasitas pengumpulan zakat, pendistribusian, dan pendayagunaan. BAZNAS RI menyatakan kesiapannya untuk memberikan pendampingan, konsultasi, pelatihan daring maupun tatap muka, serta dukungan strategi dalam pengembangan program-program prioritas. Menurut Zulkifly, penguatan kelembagaan menjadi faktor penting untuk memastikan dana zakat yang dihimpun dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada para mustahik di Kota Ambon. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui dukungan BAZNAS RI serta kolaborasi dengan Pemerintah Kota Ambon, kami optimistis berbagai program pemberdayaan dan pelayanan sosial dapat berjalan lebih maksimal dan memberikan dampak yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Pertemuan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi dalam menghadirkan program-program kemanusiaan dan pemberdayaan bagi masyarakat Kota Ambon dengan strategi dalam pengembangan program-program prioritas.
BERITA25/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Siap Dukung Santunan Anak Yatim dan Disabilitas, Perkuat Sinergi Bersama Kementerian Agama Provinsi Maluku
BAZNAS Kota Ambon Siap Dukung Santunan Anak Yatim dan Disabilitas, Perkuat Sinergi Bersama Kementerian Agama Provinsi Maluku
Ambon, 18 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pihak dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para mustahik. Hal tersebut ditunjukkan melalui pertemuan koordinasi yang dilaksanakan pada Kamis, 18 Juni 2026, antara Pimpinan BAZNAS Kota Ambon dan Perwakilan dari Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi tersebut membahas berbagai agenda strategis yang berkaitan dengan penguatan peran BAZNAS dalam mendukung program-program sosial dan keagamaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama, baik di tingkat Provinsi Maluku maupun Kota Ambon. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan komitmen lembaganya untuk terus berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang memiliki keterkaitan dengan tugas dan fungsi BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang bertanggung jawab dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Menurutnya, sinergi antara BAZNAS dan Kementerian Agama merupakan bagian penting dalam mewujudkan program-program kemaslahatan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian dan bantuan. “BAZNAS Kota Ambon siap mendukung dan berperan secara aktif dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama Provinsi Maluku maupun Kementerian Agama Kota Ambon yang berkaitan dengan peran dan fungsi BAZNAS. Kami memandang bahwa kolaborasi yang baik akan semakin memperkuat pelayanan kepada masyarakat serta meningkatkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi para mustahik,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Dalam rapat tersebut juga dibahas rencana kegiatan santunan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas yang akan diselenggarakan pada tanggal 25 Juni 2026. BAZNAS Kota Ambon menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dan memberikan dukungan berupa santunan kepada para penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian sosial dan komitmen dalam membantu kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus. Muhammad Zulkifly Fakaubun menambahkan bahwa pemberian santunan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas merupakan salah satu bentuk implementasi nyata dari amanah zakat yang dikelola oleh BAZNAS untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami siap memberikan santunan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas dalam kegiatan yang akan dilaksanakan pada 25 Juni 2026. Semoga bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat dan memberikan manfaat bagi para penerima. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan komitmen BAZNAS dalam menghadirkan keberkahan zakat untuk masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya. Melalui koordinasi yang terus dibangun bersama Kementerian Agama, BAZNAS Kota Ambon berharap berbagai program sosial, keagamaan, dan kemanusiaan dapat terlaksana secara lebih optimal. Selain memperkuat kelembagaan, kerja sama tersebut juga diharapkan mampu memperluas jangkauan manfaat zakat sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan dampak positif dari program-program BAZNAS. Pertemuan untuk koordinasi ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat hubungan kelembagaan antara BAZNAS Kota Ambon dan Kementerian Agama, sekaligus menunjukkan komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi umat serta mendukung pembangunan sosial keagamaan di Kota Ambon dan Provinsi Maluku.
BERITA25/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Sampaikan Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026
BAZNAS Kota Ambon Sampaikan Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026
Ambon, 22 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terselenggaranya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 yang berlangsung pada 22 hingga 28 Juni 2026 di Kota Ambon. Pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku tahun ini mengusung tema “Mewujudkan Generasi Qurani yang Berakhlak Mulia, Harmonis, dan Berdaya Saing Par Maluku Pung Bae.” Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan upaya membangun sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki landasan moral, spiritual, dan akhlak yang kuat berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an. Sebagai ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani, MTQ tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi para qari dan qariah terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Maluku, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta mengimplementasikan nilai-nilai kandungannya dalam kehidupan sehari-hari. BAZNAS Kota Ambon memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku. Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya mahir membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa MTQ merupakan sarana strategis dalam membangun karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. "Atas nama pimpinan dan seluruh keluarga besar BAZNAS Kota Ambon, kami mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 di Kota Ambon. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, sukses, dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Maluku. MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai Qurani dalam kehidupan sehingga dapat melahirkan generasi yang berakhlak mulia, harmonis, dan mampu bersaing dalam berbagai bidang demi kemajuan Maluku yang lebih baik," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Lebih lanjut, ia berharap pelaksanaan MTQ dapat semakin meningkatkan semangat umat Islam untuk membaca, memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membentuk masyarakat yang religius, toleran, produktif, dan peduli terhadap sesama. BAZNAS Kota Ambon juga meyakini bahwa semangat yang diusung dalam MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku sejalan dengan visi pemberdayaan umat yang selama ini dijalankan melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan ekonomi. Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, diharapkan masyarakat Maluku dapat terus memperkuat persatuan, menjaga keharmonisan, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah. Melalui pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026, diharapkan lahir generasi Qurani yang mampu menjadi agen perubahan, membawa nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan Maluku yang maju, sejahtera, dan berdaya saing sesuai dengan semangat “Par Maluku Pung Bae”.
BERITA23/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Knowledge Sharing Nasional, Perkuat Sinergi Filantropi Islam untuk Pengentasan Kemiskinan
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Knowledge Sharing Nasional, Perkuat Sinergi Filantropi Islam untuk Pengentasan Kemiskinan
Ambon, 23 Juni 2026 – BAZNAS Kota Ambon mengikuti kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing Sesi 07 Tahun 2026yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 23 Juni 2026 pukul 09.30–11.00 WIT. Kegiatan yang rutin dilaksanakan sebagai sarana peningkatan kapasitas amil dan pengelola zakat ini mengangkat tema “Sinergi Pilar Filantropi Islam untuk Pengentasan Kemiskinan dan Pembangunan Berkelanjutan Indonesia.” Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si., Wakil Ketua BAZNAS RI, yang memaparkan berbagai strategi penguatan kolaborasi antar pilar filantropi Islam dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan upaya pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan. Acara dipandu oleh Randi Swandaru, Ph.D. selaku host yang memfasilitasi jalannya diskusi dan sesi tanya jawab secara interaktif. Dalam pemaparannya, Dr. Zainut Tauhid Sa’adi menekankan pentingnya sinergi antara zakat, infak, sedekah, wakaf, serta berbagai instrumen filantropi Islam lainnya sebagai kekuatan besar dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, pengelolaan dana sosial keagamaan yang profesional dan terintegrasi akan memberikan dampak yang lebih luas dalam mengurangi angka kemiskinan dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta memperkuat pemahaman mengenai pengelolaan zakat yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan Knowledge Sharing ini memberikan perspektif baru mengenai pentingnya kolaborasi seluruh elemen filantropi Islam dalam menciptakan dampak sosial yang lebih besar. "Materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan pengelolaan zakat saat ini. Kami memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai bagaimana zakat dapat disinergikan dengan berbagai instrumen filantropi Islam lainnya untuk mendukung program pengentasan kemiskinan dan pembangunan berkelanjutan. Pengetahuan ini tentu menjadi bekal berharga dalam meningkatkan kualitas layanan dan program BAZNAS Kota Ambon," ujar Jihan Abbas. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas amil melalui forum-forum edukatif seperti Knowledge Sharing merupakan langkah penting dalam memperkuat tata kelola zakat yang profesional dan berdampak. "BAZNAS Kota Ambon terus berkomitmen untuk mengikuti berbagai kegiatan peningkatan kapasitas yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI. Melalui kegiatan ini, kami memperoleh wawasan strategis tentang pentingnya sinergi filantropi Islam dalam mendukung pembangunan bangsa. Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam berbagai program pemberdayaan yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Ambon," ungkap Muhammad Zulkifly Fakaubun. Melalui keikutsertaan dalam BAZNAS Knowledge Sharing Sesi 07 Tahun 2026, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus memperkuat perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperluas wawasan serta membangun jejaring kolaborasi yang lebih kuat antar lembaga pengelola zakat di seluruh Indonesia. Dengan semangat berbagi ilmu dan pengalaman, BAZNAS Kota Ambon optimis bahwa penguatan sinergi filantropi Islam akan semakin memperbesar kontribusi zakat dalam mewujudkan kesejahteraan umat, mengurangi kemiskinan, serta mendukung pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.
BERITA23/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Fundraising Forum 2026: Perkuat Peran UPZ Masjid dalam Membangun Ekonomi Umat melalui Gerakan Zakat Berdampak
BAZNAS Fundraising Forum 2026: Perkuat Peran UPZ Masjid dalam Membangun Ekonomi Umat melalui Gerakan Zakat Berdampak
Ambon, 19 Juni 2026 – BAZNAS Kota Ambon turut berpartisipasi dalam kegiatan BAZNAS Fundraising Forum 2026yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 19 Juni 2026 pukul 08.00 WIT hingga selesai. Kegiatan yang mengangkat tema “Bersama UPZ Masjid Bergerak, Zakat Berdampak dan Membangun Ekonomi Umat” ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat berbasis masjid guna mendukung pembangunan ekonomi masyarakat. Forum tersebut menghadirkan narasumber kompeten, yaitu KH. Nurul Badruttamam, MA., C.Med., selaku Kasubdit Kemasjidan Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, serta KH. Taufik Setyaudin, MA., Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Kegiatan dipandu oleh H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.Ikom., Direktur Penguatan Pengumpulan BAZNAS RI. Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya optimalisasi peran masjid sebagai pusat pemberdayaan umat, tidak hanya dalam aspek ibadah tetapi juga sebagai pusat penguatan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional, transparan, serta berkelanjutan. Selain itu, forum ini juga membahas berbagai strategi fundraising yang dapat diterapkan oleh BAZNAS dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid untuk meningkatkan penghimpunan dana umat sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa forum tersebut memberikan banyak wawasan baru terkait penguatan peran UPZ Masjid dalam mendukung program-program pemberdayaan masyarakat. "Kegiatan BAZNAS Fundraising Forum 2026 ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai strategi penguatan fundraising berbasis masjid. Kami memperoleh banyak inspirasi dan praktik baik yang dapat diterapkan untuk mengoptimalkan peran UPZ Masjid di Kota Ambon sehingga penghimpunan zakat semakin meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," ujar Jihan Abbas. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa masjid memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah. "Masjid merupakan pusat aktivitas umat yang memiliki potensi besar dalam mendukung gerakan zakat nasional. Melalui penguatan UPZ Masjid, kami optimistis penghimpunan zakat dapat terus meningkat sehingga mampu menghadirkan lebih banyak program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Forum ini menjadi sarana penting untuk memperkuat kapasitas dan kolaborasi dalam mewujudkan zakat yang berdampak," ungkap Muhammad Zulkifly Fakaubun. Melalui partisipasi dalam BAZNAS Fundraising Forum 2026, BAZNAS Kota Ambon menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan dan memperluas jaringan kolaborasi dalam pengelolaan zakat. Diharapkan berbagai materi dan strategi yang diperoleh dalam forum ini dapat diimplementasikan secara efektif guna memperkuat peran UPZ Masjid sebagai mitra strategis dalam penghimpunan zakat dan pemberdayaan ekonomi umat di Kota Ambon. Kegiatan yang terbuka untuk umum ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS, UPZ Masjid, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA23/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Setoran Perdana UPZ Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon Jadi Energi Baru Penguatan Gerakan Zakat
Setoran Perdana UPZ Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon Jadi Energi Baru Penguatan Gerakan Zakat
Ambon, 16 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kembali mencatat capaian positif dalam upaya memperluas penghimpunan zakat di Kota Ambon. Bertempat di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon, Selasa (16/6/2026), dilakukan penyetoran perdana dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon kepada BAZNAS Kota Ambon. Penyetoran perdana tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara BAZNAS Kota Ambon dengan instansi pemerintah dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat. Dana ZIS yang dihimpun dari para pegawai muslim Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon diserahkan oleh Rosanti Tutupoho selaku Sekretaris UPZ dan diterima langsung oleh Jihan Abbas, S.H., Staf Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon. Pembentukan dan realisasi penyetoran dana ZIS melalui UPZ ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran berzakat di lingkungan aparatur pemerintah. Selain memperkuat penghimpunan zakat, keberadaan UPZ juga menjadi sarana untuk mendekatkan layanan zakat kepada para muzaki sehingga penyaluran zakat dapat dilakukan secara lebih terorganisir, profesional, dan akuntabel. BAZNAS Kota Ambon menilai penyetoran perdana ini sebagai bentuk kepercayaan yang sangat berharga dari Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon terhadap pengelolaan zakat yang dilakukan oleh BAZNAS. Dukungan tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi Bidang Pengumpulan untuk terus meningkatkan kinerja dalam mencapai target penghimpunan zakat yang telah ditetapkan oleh BAZNAS RI. Sebagai bentuk komitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat, BAZNAS Kota Ambon juga melibatkan perwakilan Unit Pengumpul Zakat dalam berbagai kegiatan pendistribusian dan pendayagunaan zakat. Langkah ini dilakukan agar para pengurus UPZ dapat melihat secara langsung manfaat dana yang telah dihimpun dan disalurkan kepada para mustahik. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon beserta seluruh jajaran yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung gerakan zakat melalui penyetoran dana ZIS secara rutin melalui UPZ. “Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon beserta seluruh jajaran atas penyetoran perdana dana zakat, infak, dan sedekah melalui Unit Pengumpul Zakat. Ini merupakan langkah yang sangat baik dan menjadi bukti nyata dukungan terhadap penguatan gerakan zakat di Kota Ambon. Capaian ini juga menunjukkan keberhasilan Bidang Pengumpulan dalam membangun komunikasi dan kepercayaan dengan berbagai instansi. Ke depan, capaian ini harus didukung oleh seluruh bidang di BAZNAS melalui kerja yang profesional, akuntabel, serta sinergis dengan program Pemerintah Kota Ambon sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Lebih lanjut, Zulkifly menegaskan bahwa kolaborasi dengan berbagai instansi pemerintah akan terus diperkuat sebagai bagian dari strategi peningkatan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di Kota Ambon. Menurutnya, semakin banyak instansi yang membentuk dan mengaktifkan UPZ, maka semakin besar pula potensi zakat yang dapat dihimpun dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyetoran perdana dana ZIS dari UPZ Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon ini diharapkan menjadi contoh positif bagi instansi lainnya untuk turut berpartisipasi dalam mendukung gerakan zakat nasional. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian sosial, BAZNAS Kota Ambon optimistis dapat terus meningkatkan penghimpunan dana zakat serta memperluas manfaatnya bagi kesejahteraan masyarakat Kota Ambon.
BERITA16/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Apresiasi Komitmen Berzakat, BAZNAS Kota Ambon Salurkan 25 Paket Sembako untuk Mustahik di Kecamatan Teluk Ambon
Apresiasi Komitmen Berzakat, BAZNAS Kota Ambon Salurkan 25 Paket Sembako untuk Mustahik di Kecamatan Teluk Ambon
Ambon, 15 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui program pendistribusian paket sembako. Bertempat di Aula Kantor Camat Teluk Ambon, Senin (15/6/2026) pukul 14.00 WIT, BAZNAS Kota Ambon menyalurkan 25 paket sembako kepada para mustahik yang berada di wilayah Kecamatan Teluk Ambon. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Ambon dalam menghadirkan manfaat zakat secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi yang selama ini mendukung gerakan zakat di Kota Ambon. Penyaluran bantuan berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan, disaksikan oleh unsur pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, serta para penerima manfaat. Acara diawali dengan sambutan dari Camat Teluk Ambon, Idrus Buamona, SSTP., M.I.Kom, yang menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada BAZNAS Kota Ambon atas kepeduliannya terhadap masyarakat di wilayah Kecamatan Teluk Ambon. Menurutnya, bantuan yang diberikan menjadi bukti nyata bahwa zakat memiliki peran penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Dalam kesempatan tersebut, Camat Teluk Ambon juga menyatakan komitmennya untuk mendukung berbagai program BAZNAS Kota Ambon, termasuk mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di desa, negeri, dan kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Teluk Ambon. “Kami akan mengajak para kepala desa, lurah, dan raja untuk bersama-sama mendukung program BAZNAS, khususnya pembentukan UPZ sebagai upaya memperkuat pengelolaan zakat di tingkat wilayah,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menjelaskan bahwa penyaluran paket sembako tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Teluk Ambon yang selama ini secara konsisten mendukung gerakan zakat melalui penyetoran zakat, infak, dan sedekah pegawai muslim ke BAZNAS Kota Ambon setiap bulan. Menurutnya, keberhasilan program-program BAZNAS tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah yang memiliki komitmen kuat dalam menunaikan zakat dan membangun budaya berbagi di lingkungan kerja. “Penyaluran paket sembako ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi kami kepada Pemerintah Kecamatan Teluk Ambon yang secara rutin setiap bulan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah pegawai muslim melalui BAZNAS Kota Ambon. Komitmen tersebut sangat membantu kami dalam menghadirkan manfaat zakat kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap sinergi ini terus terjalin dan dapat menjadi contoh bagi instansi lainnya dalam mendukung gerakan cinta zakat untuk kesejahteraan umat,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun, Ketua BAZNAS Kota Ambon. Lebih lanjut, Zulkifly menyampaikan bahwa Kecamatan Teluk Ambon merupakan salah satu instansi yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam mendukung pengelolaan zakat di Kota Ambon. Atas komitmen tersebut, Kecamatan Teluk Ambon berhasil meraih BAZNAS Kota Ambon Award Tahun 2026 yang diserahkan pada pelaksanaan apel pagi Pemerintah Kota Ambon dan disaksikan langsung oleh Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si. Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan zakat yang dilakukan secara konsisten mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dana zakat yang terkumpul tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar mustahik, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan mengurangi kesenjangan ekonomi. Para penerima manfaat menyambut baik bantuan yang diberikan dan mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kota Ambon. Paket sembako yang disalurkan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga penerima manfaat di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat. Kegiatan penyaluran bantuan kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustaz Ahmad Salim, S.Sos., M.Si, sebagai ungkapan syukur atas terlaksananya kegiatan serta harapan agar zakat yang dikelola BAZNAS Kota Ambon terus membawa keberkahan bagi para muzaki maupun mustahik. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun kesejahteraan umat melalui zakat.
BERITA16/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Ketua BAZNAS Kota Ambon Hadiri Pelantikan Pengurus LPTQ 2026–2031, Perkuat Sinergi Pembinaan Generasi Qurani
Ketua BAZNAS Kota Ambon Hadiri Pelantikan Pengurus LPTQ 2026–2031, Perkuat Sinergi Pembinaan Generasi Qurani
Ambon, 15 Juni 2026 – Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menghadiri acara pelantikan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Ambon Masa Bakti 2026–2031 yang berlangsung di Aula Vlissingen, Pemerintah Kota Ambon, Senin (15/6). Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si, dan menetapkan Syarif Hadler sebagai Ketua LPTQ Kota Ambon untuk masa bakti lima tahun ke depan. Acara pelantikan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, pimpinan lembaga Islam, serta berbagai unsur masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pengembangan syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani di Kota Ambon. Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon menegaskan bahwa LPTQ memiliki peran strategis yang tidak hanya terbatas pada pembinaan peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), tetapi juga dalam membangun karakter generasi muda Muslim yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. Menurutnya, tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut adanya upaya bersama untuk membentengi generasi muda dengan pendidikan agama yang kuat. Wali Kota berharap kepengurusan LPTQ yang baru mampu menghadirkan berbagai program pembinaan yang berkelanjutan sehingga tidak hanya melahirkan qari dan qariah berprestasi, tetapi juga generasi Muslim yang berakhlakul karimah, memiliki integritas, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Kehadiran Ketua BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan lembaga-lembaga keagamaan yang berperan dalam pembinaan umat. Sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS memandang pembinaan generasi Qurani sebagai bagian penting dari upaya membangun masyarakat yang religius, berkarakter, dan berdaya. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus LPTQ Kota Ambon yang baru dan berharap kepengurusan yang terbentuk dapat membawa kemajuan bagi pembinaan Al-Qur’an di Kota Ambon. “Kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus LPTQ Kota Ambon masa bakti 2026–2031 yang telah dilantik. LPTQ memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an kepada generasi muda. Kami berharap kepengurusan yang baru dapat menghadirkan program-program pembinaan yang berkelanjutan sehingga lahir generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam tilawah dan hafalan, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta mampu menghadapi tantangan zaman dengan berpegang teguh pada ajaran Islam,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa BAZNAS Kota Ambon siap mendukung berbagai upaya yang bertujuan meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat, termasuk melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga Islam dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat. Pelantikan pengurus LPTQ Kota Ambon masa bakti 2026–2031 ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam memperkuat pembinaan Al-Qur’an di Kota Ambon. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan seluruh elemen masyarakat, upaya mencetak generasi Qurani yang cerdas, berprestasi, dan berakhlakul karimah diharapkan dapat terwujud secara berkelanjutan. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara Wali Kota Ambon, pengurus LPTQ yang baru dilantik, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, serta para tamu undangan yang hadir sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung pengembangan syiar Al-Qur’an di Kota Ambon.
BERITA16/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Sambut 1 Muharam 1448 H, BAZNAS Kota Ambon Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Hijrah sebagai Inspirasi Berbagi dan Berbuat Kebaikan
Sambut 1 Muharam 1448 H, BAZNAS Kota Ambon Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Hijrah sebagai Inspirasi Berbagi dan Berbuat Kebaikan
Ambon – Momentum pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah menjadi ajang refleksi bagi BAZNAS Kota Ambon untuk mengajak seluruh masyarakat memperkuat semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Melalui ucapan selamat Tahun Baru Islam yang disampaikan kepada masyarakat, BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan pergantian tahun hijriah sebagai momentum meningkatkan keimanan, kepedulian sosial, serta komitmen dalam menghadirkan manfaat bagi sesama. Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian penanggalan, tetapi memiliki makna historis dan spiritual yang sangat mendalam. Peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah mengajarkan nilai perjuangan, pengorbanan, persatuan, dan optimisme dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Nilai-nilai tersebut menjadi inspirasi bagi BAZNAS Kota Ambon dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Memasuki 1 Muharam 1448 Hijriah, BAZNAS Kota Ambon mengajak masyarakat untuk menjadikan pengalaman dan pelajaran selama satu tahun terakhir sebagai bekal dalam memperbaiki diri. Semangat hijrah diharapkan mampu diwujudkan melalui peningkatan ibadah, kepedulian terhadap kaum dhuafa, serta partisipasi aktif dalam menunaikan zakat dan berbagai bentuk kebaikan sosial lainnya. Sebagai lembaga yang memiliki tugas menghimpun dan mendistribusikan dana zakat, BAZNAS Kota Ambon terus berkomitmen membangun pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Dukungan serta kepercayaan masyarakat menjadi modal utama untuk menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang mampu memberikan dampak nyata bagi mustahik di Kota Ambon. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa Tahun Baru Islam hendaknya menjadi momentum untuk memperbarui niat dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. “Satu tahun telah berlalu, membawa banyak pelajaran, perjuangan, dan hikmah yang berharga. Memasuki 1 Muharam 1448 Hijriah, mari kita melangkah dengan niat yang lebih baik, memperkuat ikhtiar, dan menghadirkan lebih banyak manfaat untuk sesama. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing setiap langkah kita menuju kebaikan, memberikan keberkahan dalam setiap usaha, serta menjadikan zakat sebagai jalan untuk memperkuat solidaritas dan kesejahteraan umat,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun, Ketua BAZNAS Kota Ambon. Lebih lanjut, ia berharap semangat hijrah tidak hanya menjadi simbol pergantian tahun, tetapi juga menjadi komitmen nyata untuk meningkatkan kualitas diri dan memperkuat budaya berbagi di tengah masyarakat. Dengan kebersamaan antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat, potensi zakat diharapkan dapat terus dioptimalkan sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Melalui momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menjadikan semangat hijrah sebagai motivasi untuk membangun Ambon yang lebih peduli, sejahtera, dan penuh keberkahan bagi semua.
BERITA16/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Sambut 1 Muharram 1448 H, BAZNAS Kota Ambon Perkuat Spirit Hijrah Melalui Mujahadah dan Doa Bersama
Sambut 1 Muharram 1448 H, BAZNAS Kota Ambon Perkuat Spirit Hijrah Melalui Mujahadah dan Doa Bersama
Ambon, Senin, 15 Juni 2026 – Dalam rangka menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, BAZNAS Kota Ambon mengikuti kegiatan Mujahadah dan Doa Bersama BAZNAS yang diselenggarakan secara nasional melalui Zoom Meeting. Kegiatan tersebut diikuti pada Senin, 15 Juni 2026, pukul 18.00 WIT (16.00 WIB) hingga selesai, sebagai momentum memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus menumbuhkan semangat hijrah menuju kinerja yang lebih baik dalam melayani umat. Mujahadah dan doa bersama menjadi salah satu agenda yang tidak hanya berorientasi pada penguatan aspek keagamaan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan seluruh insan BAZNAS di berbagai daerah. Melalui lantunan doa dan munajat kepada Allah SWT, seluruh peserta memohon keberkahan, kemudahan, serta kekuatan dalam mengemban amanah sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional, amanah, dan terpercaya. Momentum Tahun Baru Islam memiliki makna yang sangat mendalam bagi umat Islam. Peristiwa hijrah Rasulullah SAW mengajarkan pentingnya perubahan menuju keadaan yang lebih baik, penuh semangat pengorbanan, kerja keras, dan keikhlasan. Nilai-nilai tersebut menjadi inspirasi bagi BAZNAS Kota Ambon untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah secara transparan dan akuntabel. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini juga menjadi sarana refleksi bagi seluruh insan BAZNAS agar senantiasa menjadikan ibadah dan pengabdian sebagai landasan dalam setiap program yang dijalankan. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan seluruh jajaran BAZNAS mampu menghadirkan inovasi dan pelayanan yang semakin baik demi kesejahteraan mustahik serta peningkatan kepercayaan para muzaki. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan mujahadah dan doa bersama memberikan energi positif bagi seluruh insan BAZNAS untuk menyambut tahun baru hijriah dengan semangat baru dalam menjalankan amanah. “Mujahadah dan doa bersama ini menjadi momentum yang sangat bermakna bagi kami untuk melakukan introspeksi sekaligus memperbarui semangat pengabdian kepada umat. Nilai hijrah mengajarkan bahwa setiap langkah harus diiringi dengan perbaikan dan inovasi. Melalui doa bersama ini, kami berharap Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, kemudahan, serta kekuatan kepada seluruh insan BAZNAS agar dapat terus menjalankan amanah dengan profesional, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Jihan Abbas, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon. Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk terus membangun keseimbangan antara penguatan spiritual dan peningkatan kualitas pelayanan. Dengan menyambut 1 Muharram 1448 Hijriah melalui mujahadah dan doa bersama, diharapkan semangat hijrah dapat diwujudkan dalam kerja nyata yang semakin produktif, kolaboratif, dan berdampak bagi kemaslahatan umat di Kota Ambon dan Indonesia secara keseluruhan.
BERITA16/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Sinergi Gerakan Zakat Nasional, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Sosialisasi KMA Bulan Zakat Nasional Secara Daring
Perkuat Sinergi Gerakan Zakat Nasional, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Sosialisasi KMA Bulan Zakat Nasional Secara Daring
Ambon, Senin, 15 Juni 2026 – Dalam upaya mendukung penguatan tata kelola zakat nasional dan menyukseskan pelaksanaan Bulan Zakat Nasional, BAZNAS Kota Ambon mengikuti kegiatan Sosialisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 608 Tahun 2026 tentang Bulan Zakat Nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting pada Senin, 15 Juni 2026, pukul 11.00 WIT hingga selesai, menyesuaikan dengan jadwal nasional yang dimulai pukul 09.00 WIB. Sosialisasi ini merupakan bagian dari langkah strategis Kementerian Agama RI untuk meningkatkan efektivitas, koordinasi, serta sinergi dalam tata kelola zakat nasional. Melalui kegiatan ini, pemerintah mendorong seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Kantor Wilayah Kementerian Agama, Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, BAZNAS, hingga Lembaga Amil Zakat di seluruh Indonesia agar memiliki pemahaman yang sama dalam mengimplementasikan kebijakan Bulan Zakat Nasional. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Kota Ambon, BAZNAS Kota Ambon memandang kegiatan ini sebagai momentum penting untuk memperkuat strategi penghimpunan dan pendistribusian zakat yang lebih terarah, profesional, dan akuntabel. Melalui sosialisasi tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai tujuan penetapan Bulan Zakat Nasional, arah kebijakan pemerintah dalam optimalisasi pengelolaan zakat, serta pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat. Selain menjadi ajang penyampaian kebijakan, kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi nasional dalam menyatukan langkah seluruh pengelola zakat agar mampu mencapai target penghimpunan dan pendayagunaan zakat secara maksimal. Dengan adanya kesamaan visi dan strategi, diharapkan pengelolaan zakat dapat memberikan dampak yang lebih besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut memberikan pemahaman yang semakin kuat mengenai pentingnya kolaborasi seluruh elemen pengelola zakat dalam menyukseskan Bulan Zakat Nasional. “Sosialisasi ini menjadi penguatan bagi kami untuk memahami arah kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan Bulan Zakat Nasional. Melalui kegiatan ini, kami semakin menyadari bahwa keberhasilan gerakan zakat tidak hanya bergantung pada penghimpunan dana, tetapi juga pada sinergi, tata kelola yang baik, serta edukasi kepada masyarakat. BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan optimalisasi pengumpulan zakat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para mustahik,” ujar Jihan Abbas, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon. Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini menjadi bentuk komitmen lembaga untuk terus mendukung kebijakan nasional di bidang perzakatan sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Melalui semangat Bulan Zakat Nasional, diharapkan semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi sehingga pengelolaannya semakin transparan, profesional, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA16/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Tata Kelola UPZ, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Webinar Kelas Hukum Vol. 4 Tahun 2026 Secara Daring
Perkuat Tata Kelola UPZ, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Webinar Kelas Hukum Vol. 4 Tahun 2026 Secara Daring
Ambon, Senin, 15 Juni 2026 – BAZNAS Kota Ambon terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan penguatan kelembagaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan mengikuti Webinar Kelas Hukum Vol. 4 Tahun 2026 yang mengangkat tema “Sosialisasi Tata Kelola Unit Pengumpul Zakat (UPZ)”. Kegiatan ini diikuti secara virtual melalui Zoom pada Senin, 15 Juni 2026, pukul 10.30 WIT hingga selesai, yang merupakan penyesuaian dari jadwal nasional pukul 08.30 WIB. Webinar ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Ketua BAZNAS RI, serta Triahadian S. Muslim, S.Sn., Kepala Divisi UPZ BAZNAS RI. Melalui pemaparan materi yang komprehensif, peserta memperoleh pemahaman mengenai tata kelola Unit Pengumpul Zakat yang efektif, akuntabel, serta sesuai dengan regulasi dan prinsip syariah. Dalam kegiatan tersebut dibahas berbagai aspek penting, mulai dari fungsi strategis UPZ sebagai ujung tombak penghimpunan zakat, mekanisme pembentukan dan pengelolaan UPZ, hingga pentingnya sinergi antara BAZNAS dan UPZ dalam memperluas layanan kepada masyarakat. Selain itu, narasumber juga menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam pengelolaan dana zakat agar mampu meningkatkan kepercayaan para muzaki. Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam webinar ini menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan zakat di daerah. Melalui pembelajaran yang diperoleh, diharapkan implementasi pengelolaan UPZ di Kota Ambon dapat berjalan lebih optimal dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan banyak wawasan baru yang sangat bermanfaat dalam mendukung penguatan kelembagaan dan optimalisasi pengumpulan zakat. “Webinar Kelas Hukum ini menjadi sarana yang sangat penting untuk memperdalam pemahaman mengenai tata kelola Unit Pengumpul Zakat yang baik dan sesuai regulasi. Materi yang disampaikan memberikan panduan praktis bagi kami dalam memperkuat koordinasi dengan UPZ sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan untuk mendukung pengelolaan zakat yang semakin profesional, transparan, dan terpercaya di Kota Ambon,” ujar Jihan Abbas, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon. Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus mengembangkan kapasitas sumber daya manusia dan memperkuat sistem pengelolaan zakat yang modern serta berorientasi pada pelayanan umat. Penguatan tata kelola UPZ diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA16/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Sinergi Zakat dan Wakaf Nasional, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Sosialisasi Program Lebaran Yatim 2026 dan Bulan Zakat Nasional
Perkuat Sinergi Zakat dan Wakaf Nasional, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Sosialisasi Program Lebaran Yatim 2026 dan Bulan Zakat Nasional
Ambon – Dalam upaya meningkatkan kapasitas kelembagaan serta memperkuat sinergi pengelolaan zakat dan wakaf di Indonesia, BAZNAS Kota Ambon mengikuti rangkaian kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan tersebut meliputi Sosialisasi Program Nasional Lebaran Yatim & Penyandang Disabilitas 2026 serta Bulan Wakaf Muharram 1448 H dan Sosialisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 608 Tahun 2026 tentang Bulan Zakat Nasional. Sosialisasi Program Nasional Lebaran Yatim & Penyandang Disabilitas 2026 diselenggarakan pada Jumat, 12 Juni 2026, pukul 08.00–10.00 WIB atau 10.00–12.00 WIT melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini mengusung tema “Festival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri”, sebagai bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui instrumen zakat dan wakaf sekaligus memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Dalam agenda tersebut, peserta memperoleh pemaparan mengenai arah kebijakan Kementerian Agama terkait pelaksanaan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026, sosialisasi Kerangka Acuan Kerja (KAK), peringatan Bulan Wakaf Muharram 1448 H, mekanisme pelaksanaan serentak nasional, hingga sinkronisasi program yatim, penyandang disabilitas, zakat, dan wakaf bersama berbagai stakeholder. Selain itu, BAZNAS Kota Ambon juga mengikuti Sosialisasi KMA Nomor 608 Tahun 2026 tentang Bulan Zakat Nasional yang dijadwalkan pada Senin, 15 Juni 2026, pukul 09.00 WIB atau 11.00 WIT hingga selesai secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan efektivitas koordinasi, tata kelola zakat nasional, serta menyukseskan gerakan Bulan Zakat Nasional guna mendorong peningkatan penghimpunan dan pendistribusian zakat yang akuntabel dan berdampak luas bagi masyarakat. Partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam kedua kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk terus memperkuat kapasitas kelembagaan dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dalam pengembangan ekosistem zakat dan wakaf di Indonesia. Melalui forum ini, berbagai strategi, kebijakan, dan mekanisme pelaksanaan program nasional dapat dipahami secara komprehensif sehingga implementasinya di daerah dapat berjalan optimal. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam sosialisasi ini menjadi kesempatan penting untuk menyelaraskan program daerah dengan arah kebijakan nasional. "Kegiatan sosialisasi ini menjadi momentum yang sangat strategis bagi kami untuk memahami arah kebijakan pemerintah terkait penguatan zakat dan wakaf. Dengan adanya sinkronisasi program nasional, BAZNAS Kota Ambon dapat mengembangkan inovasi pelayanan serta memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya anak yatim, penyandang disabilitas, dan kelompok mustahik lainnya," ujar Jihan Abbas. Ia juga menambahkan bahwa implementasi Bulan Zakat Nasional dan Bulan Wakaf Muharram diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, sedekah, dan wakaf sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. "Kami berharap semangat kolaborasi yang dibangun melalui kegiatan ini dapat memperkuat penghimpunan dan pendayagunaan dana zakat serta wakaf sehingga semakin banyak program sosial dan pemberdayaan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kota Ambon," tambahnya. Melalui partisipasi aktif dalam berbagai agenda nasional tersebut, BAZNAS Kota Ambon terus menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan profesionalisme pengelolaan zakat, memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan, serta mendukung terwujudnya ekosistem zakat dan wakaf yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan.
BERITA13/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Strategi Penghimpunan ZIS, BAZNAS Kota Ambon Ikuti BAZNAS Fundraising Forum 2026 Bertema Ketahanan Pangan
Perkuat Strategi Penghimpunan ZIS, BAZNAS Kota Ambon Ikuti BAZNAS Fundraising Forum 2026 Bertema Ketahanan Pangan
Ambon – BAZNAS Kota Ambon terus berupaya meningkatkan kapasitas kelembagaan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui penguatan strategi penghimpunan dana yang inovatif dan berkelanjutan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mengikuti BAZNAS Fundraising Forum 2026 yang mengangkat tema “Fundraising untuk Solusi Ketahanan Pangan.” Kegiatan yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI ini berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2026, mulai pukul 06.00 WIB atau 08.00 WIT hingga selesai, melalui platform Zoom Meeting. Forum tersebut menghadirkan Prof. Dr. Ahmad Subagyo, S.E., M.M., CRBD., CDMP., CRP., CSA, Guru Besar Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta, sebagai narasumber utama. Acara dipandu oleh H. Aditia Taruna Minang Sundawan, S.E., CFRM., Senior Officer Direktorat Penguatan Penghimpunan Nasional BAZNAS RI. Forum ini menjadi wadah strategis bagi insan amil zakat di seluruh Indonesia untuk berbagi pengalaman, memperluas wawasan, serta memperkuat strategi fundraising yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui tema ketahanan pangan, peserta diajak memahami bagaimana dana zakat, infak, dan sedekah dapat dioptimalkan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi umat dan menciptakan sistem pangan yang berkelanjutan. Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan penghimpunan dana sosial keagamaan sehingga mampu menjawab berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat. Dengan strategi fundraising yang semakin adaptif dan inovatif, diharapkan program-program pemberdayaan yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada para mustahik. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa forum ini menjadi kesempatan penting untuk memperoleh pengetahuan baru sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang penghimpunan dana. “BAZNAS Fundraising Forum 2026 memberikan banyak perspektif mengenai bagaimana strategi fundraising dapat dikembangkan agar tidak hanya meningkatkan penghimpunan ZIS, tetapi juga mampu mendukung solusi nyata terhadap isu ketahanan pangan. Pengetahuan yang kami peroleh akan menjadi referensi untuk memperkuat inovasi dan kolaborasi dalam program-program BAZNAS Kota Ambon,” ujar Jihan Abbas. Ia juga menambahkan bahwa penguatan kompetensi melalui forum nasional seperti ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Ambon dalam menghadirkan layanan yang semakin profesional, transparan, dan berdampak bagi masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mengimplementasikan strategi-strategi yang relevan dengan kondisi daerah sehingga penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dapat terus meningkat dan manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung program pemberdayaan dan ketahanan pangan,” tambahnya. BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh insan amil zakat, pengelola UPZ, serta masyarakat yang peduli terhadap pemberdayaan umat untuk terus mendukung penguatan ekosistem zakat melalui inovasi penghimpunan dan kolaborasi yang berkelanjutan. Dengan sinergi yang kuat, zakat diharapkan mampu menjadi instrumen penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung ketahanan pangan nasional.
BERITA13/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kecamatan, BAZNAS Kota Ambon Matangkan Persiapan Penyaluran Paket Sembako di Teluk Ambon
Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kecamatan, BAZNAS Kota Ambon Matangkan Persiapan Penyaluran Paket Sembako di Teluk Ambon
Ambon – Dalam upaya memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Teluk Ambon terkait persiapan penyaluran paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Pertemuan tersebut berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026, di Kantor Camat Teluk Ambon, kawasan Wayame. Dalam kunjungan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Ambon didampingi oleh Staf Pengumpulan dan Digitalisasi, Jihan Abbas, dan diterima langsung oleh Camat Teluk Ambon, Idrus Buamona. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan penyaluran bantuan, mulai dari pendataan calon penerima manfaat, mekanisme distribusi, hingga koordinasi dengan pemerintah setempat agar kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan tepat sasaran. Koordinasi ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program pendistribusian zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang berhak menerima. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan proses penyaluran bantuan dapat terlaksana secara efektif, transparan, dan berkeadilan. Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa kegiatan penyaluran paket sembako direncanakan akan dilaksanakan pada Senin, 15 Juni 2026, bertempat di Aula Kantor Camat Teluk Ambon. Penyaluran bantuan berupa paket sembako ini akan menyasar para mustahik yang berada di wilayah Kecamatan Teluk Ambon sebagai bagian dari program pendistribusian BAZNAS Kota Ambon untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang membutuhkan. Pelaksanaan kegiatan akan melibatkan unsur pemerintah kecamatan serta BAZNAS Kota Ambon guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berlangsung dengan baik dan tepat sasaran. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah kecamatan merupakan langkah penting untuk memastikan setiap program pendistribusian benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan. "Kami meyakini bahwa keberhasilan sebuah program sosial tidak hanya bergantung pada tersedianya bantuan, tetapi juga pada sinergi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan. Melalui persiapan yang matang, kami berharap penyaluran paket sembako ini dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi para mustahik di Kecamatan Teluk Ambon," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Ambon akan terus mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah melalui berbagai program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Selain memberikan bantuan yang bersifat konsumtif, BAZNAS juga berupaya menghadirkan program-program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kualitas hidup mustahik secara berkelanjutan. Melalui koordinasi yang telah dilakukan, BAZNAS Kota Ambon berharap pelaksanaan penyaluran paket sembako pada 15 Juni 2026 dapat menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara pemerintah dan lembaga pengelola zakat dalam mewujudkan kesejahteraan umat di Kecamatan Teluk Ambon.
BERITA11/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Raih Penghargaan atas Kontribusi dalam Upaya Eliminasi AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Raih Penghargaan atas Kontribusi dalam Upaya Eliminasi AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di Kota Ambon
mbon – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menghadiri kegiatan Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan untuk Pencegahan dan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) di Kota Ambon yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Ambon bekerja sama dengan Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES). Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026, bertempat di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, dan menjadi wadah untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung upaya eliminasi penyakit menular di Kota Ambon. Pertemuan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari unsur pemerintah, lembaga, organisasi, serta mitra pembangunan yang memiliki peran strategis dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Melalui forum tersebut, peserta berdiskusi mengenai penguatan kolaborasi, strategi pencegahan, serta langkah-langkah percepatan penanggulangan AIDS, tuberkulosis, dan malaria secara berkelanjutan. Turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Johan Norimarna, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Kehadiran para narasumber memberikan gambaran mengenai pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program kesehatan yang menjadi prioritas nasional maupun daerah. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hendra Abubakar, S.Sos. Kehadiran BAZNAS Kota Ambon menjadi bentuk komitmen lembaga dalam membangun kemitraan lintas sektor, tidak hanya dalam bidang sosial dan ekonomi, tetapi juga dalam mendukung berbagai program kemanusiaan dan kesehatan masyarakat. Momentum tersebut semakin bermakna ketika BAZNAS Kota Ambon menerima Piagam Penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kontribusinya dalam mendukung upaya eliminasi AIDS, tuberkulosis, dan malaria di Kota Ambon. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas sinergi yang telah dibangun BAZNAS bersama pemerintah daerah dan berbagai mitra dalam mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Pj. Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, dan diterima oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Ambon, Hendra Abubakar, S.Sos., yang hadir mewakili BAZNAS Kota Ambon. Partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam forum ini menunjukkan bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah tidak hanya diarahkan pada pemberdayaan ekonomi dan bantuan sosial, tetapi juga dapat menjadi bagian dari dukungan terhadap program-program strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan umat.
BERITA11/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Tebar Kepedulian, Salurkan 10 Paket Sembako untuk Takmir Masjid dan Fakir Miskin di Air Salobar
BAZNAS Kota Ambon Tebar Kepedulian, Salurkan 10 Paket Sembako untuk Takmir Masjid dan Fakir Miskin di Air Salobar
Ambon – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat melalui program pendistribusian bantuan sosial. Pada Rabu, 10 Juni 2026 pukul 11.00 WIT, BAZNAS Kota Ambon menyalurkan 10 paket sembako kepada Takmir Masjid Jabal Iman serta fakir miskin di kawasan Air Salobar, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Kegiatan yang berlangsung di teras Masjid Jabal Iman tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Ambon untuk memperkuat kepedulian sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang telah diamanahkan oleh para muzakki. Dalam prosesi penyerahan bantuan, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Ustaz Hi. Ahmad Salim, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa nilai sebuah bantuan tidak hanya diukur dari besar kecilnya nominal, tetapi juga dari semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. “Jangan melihat besar kecilnya nilai bantuan yang diberikan, tetapi lihatlah semangat ukhuwah, kepedulian, dan kebersamaan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi keberkahan bagi para penerima,” ujarnya. Penyaluran bantuan tersebut disaksikan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, tokoh masyarakat, serta tokoh agama setempat yang turut memberikan dukungan terhadap berbagai program sosial yang dilaksanakan BAZNAS. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen BAZNAS untuk memastikan dana zakat yang dihimpun dapat kembali kepada masyarakat yang berhak menerima secara tepat sasaran dan berkeadilan. “BAZNAS Kota Ambon terus berupaya menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan. Bantuan sembako ini mungkin sederhana, namun kami berharap dapat meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus mempererat rasa persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Amanah para muzakki akan terus kami kelola secara profesional, transparan, dan akuntabel agar memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi umat,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Ambon. Menurutnya, partisipasi para donatur menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan berbagai program kemanusiaan, pendidikan, ekonomi, dan sosial keagamaan yang terus dijalankan oleh BAZNAS. Kegiatan penyaluran bantuan ditutup dengan sesi foto bersama antara pimpinan BAZNAS Kota Ambon, para penerima manfaat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus menebarkan keberkahan kepada masyarakat Kota Ambon.
BERITA11/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Perluas Manfaat Zakat, Salurkan Bantuan Operasional Guru Mengaji, Pendidikan, dan Modal Usaha
BAZNAS Kota Ambon Perluas Manfaat Zakat, Salurkan Bantuan Operasional Guru Mengaji, Pendidikan, dan Modal Usaha
Ambon – Selasa, 9 Juni 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kota Ambon Jl. Pengeringan Pantai Waihaong, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pendistribusian zakat, infak, dan sedekah. Pada penyaluran kali ini, BAZNAS Kota Ambon memberikan bantuan operasional kepada para guru mengaji yang tersebar di empat kecamatan di Kota Ambon. Selain itu, turut disalurkan bantuan pendidikan kepada pelajar yang membutuhkan serta bantuan modal usaha bagi masyarakat guna mendorong kemandirian ekonomi. Kegiatan penyaluran tersebut dipandu oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Ambon, Hj. Rabea Kiat, S.Sos., M.Pd., dan diawali dengan pembacaan doa oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Ustaz Hi. Ahmad Salim, S.Sos., M.Si. Suasana berlangsung khidmat sebagai bentuk rasa syukur atas amanah zakat yang telah dipercayakan oleh para muzakki kepada BAZNAS Kota Ambon. Penanggung jawab kegiatan sekaligus Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian, Hendra Abubakar, S.Sos., menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari rangkaian program sosial BAZNAS Kota Ambon yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Sebelumnya, BAZNAS Kota Ambon telah menyerahkan 30 paket sembako kepada guru-guru honorer Pondok Pesantren Ishaka Ahuru, Kota Ambon, yang disaksikan langsung oleh pimpinan pesantren, Ustaz Hi. Dr. Taib Hunsouw, yang memberikan apresiasi atas kepedulian BAZNAS terhadap para tenaga pendidik. Selain itu, BAZNAS juga telah menyalurkan 20 paket sembako kepada mustahik di kawasan Air Mata Cina, Kecamatan Nusaniwe. Hendra Abubakar menegaskan bahwa setiap program pendistribusian dilaksanakan berdasarkan skala prioritas, pemerataan kewilayahan, dan prinsip keadilan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Dengan demikian, manfaat zakat dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, yang didampingi Wakil Ketua Bidang Pelaporan dan Keuangan, Hj. Sumiati Kiat, menyampaikan bahwa program bantuan operasional bagi guru mengaji merupakan bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan di Kota Ambon sekaligus bagian dari upaya BAZNAS mendukung program Pemerintah Kota Ambon dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama mereka yang belum tersentuh berbagai bantuan pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sosial lainnya. Muhammad Zulkifly Fakaubun mengatakan, "Guru mengaji memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan nilai-nilai keislaman generasi muda. Melalui bantuan operasional ini, kami berharap dapat membantu mendukung aktivitas mereka dalam mendidik anak-anak dan masyarakat. Di sisi lain, BAZNAS Kota Ambon juga terus berupaya menghadirkan manfaat zakat melalui bantuan pendidikan dan modal usaha agar zakat benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan umat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat." Di akhir sambutannya, Muhammad Zulkifly Fakaubun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Kota Ambon, khususnya para pegawai Muslim Pemerintah Kota Ambon, pegawai Kementerian Agama Kota Ambon, serta para donatur lainnya. Di hadapan perwakilan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pemerintah Kota Ambon, UPZ Kementerian Agama Kota Ambon, dan UPZ Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon, ia kembali menegaskan bahwa BAZNAS Kota Ambon senantiasa bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel dalam mengelola dana umat sehingga setiap amanah yang diterima dapat memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.
BERITA11/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat, BAZNAS Kota Ambon Ikuti BAZNAS Knowledge Sharing Bahas Kemitraan Usaha Ayam Ras Pedaging
Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat, BAZNAS Kota Ambon Ikuti BAZNAS Knowledge Sharing Bahas Kemitraan Usaha Ayam Ras Pedaging
Ambon, 9 Juni 2026 – Dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memperkaya wawasan mengenai program pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat, BAZNAS Kota Ambon mengikuti kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing Sesi 06 Tahun 2026 yang mengangkat tema "Keterlibatan Masyarakat dan Modal Sosial dalam Kemitraan Usaha Ayam Ras Pedaging di Balai Ternak BAZNAS Kabupaten Purworejo." Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 9 Juni 2026, mulai pukul 09.30 hingga 11.00 WIT. Program Knowledge Sharing yang diselenggarakan secara rutin oleh BAZNAS RI setiap hari Selasa ini menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan program pemberdayaan mustahik di berbagai daerah. Pada sesi kali ini, peserta mendapatkan pemaparan dari Drh. Ajat Sudarjat, MA, selaku Kepala Divisi Penyaluran UPZ dan CSR, dengan dipandu oleh Randi Swandaru, PhD sebagai host. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa keberhasilan program Balai Ternak tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis peternakan, tetapi juga oleh keterlibatan aktif masyarakat dan kuatnya modal sosial yang dibangun melalui kemitraan, kepercayaan, serta kerja sama antaranggota kelompok. Pendekatan tersebut mampu menciptakan ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi mustahik. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh berbagai wawasan mengenai strategi membangun kolaborasi dengan masyarakat, penguatan kelembagaan kelompok usaha, serta pentingnya pendampingan yang berkesinambungan agar program ekonomi produktif dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan. Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemberdayaan yang tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada penciptaan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengelolaan zakat yang produktif. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa materi yang disampaikan memberikan perspektif baru mengenai pentingnya membangun kekuatan sosial dalam setiap program pemberdayaan yang dijalankan. "Knowledge Sharing ini memberikan banyak inspirasi bahwa keberhasilan sebuah program pemberdayaan tidak hanya bergantung pada bantuan modal, tetapi juga pada keterlibatan masyarakat, kolaborasi, dan pendampingan yang berkelanjutan. Kami berharap pengalaman yang dibagikan dapat menjadi referensi untuk mengembangkan program-program pemberdayaan BAZNAS Kota Ambon agar semakin berdampak bagi kesejahteraan umat," ujar Jihan Abbas. Ia menambahkan bahwa forum berbagi pengetahuan seperti ini menjadi sarana penting untuk meningkatkan kapasitas amil sekaligus memperluas inovasi dalam pengelolaan zakat. Dengan memanfaatkan pengalaman terbaik dari berbagai daerah, BAZNAS Kota Ambon optimistis dapat menghadirkan program-program pemberdayaan yang lebih efektif, berkelanjutan, dan mampu mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki di masa mendatang.
BERITA10/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Tingkatkan Strategi Penghimpunan ZIS, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Webinar “Optimalisasi Pengumpulan melalui Meta Ads”
Tingkatkan Strategi Penghimpunan ZIS, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Webinar “Optimalisasi Pengumpulan melalui Meta Ads”
Ambon, 8 Juni 2026 – Dalam upaya memperkuat kapasitas penghimpunan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui transformasi digital, BAZNAS Kota Ambon mengikuti kegiatan Webinar “Optimalisasi Pengumpulan melalui Meta Ads” yang diselenggarakan secara daring oleh BAZNAS Provinsi Jawa Barat pada Senin, 8 Juni 2026. Kegiatan dimulai pukul 11.00 WIT (setara dengan 09.00 WIB) melalui platform Zoom Meeting dan diikuti oleh jajaran BAZNAS Kabupaten/Kota serta tim pengumpulan dari berbagai daerah. Webinar ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas amil dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan perubahan pola perilaku masyarakat dalam berdonasi. Melalui pemanfaatan platform Meta Ads, peserta memperoleh wawasan mengenai strategi pemasaran digital yang lebih efektif, terukur, dan mampu menjangkau calon muzaki secara lebih luas. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan dasar Meta Ads, penyusunan target audiens, pembuatan konten kampanye digital yang menarik, hingga strategi optimalisasi anggaran iklan agar dapat menghasilkan dampak maksimal terhadap penghimpunan dana ZIS. Selain itu, peserta juga mendapatkan berbagai contoh implementasi yang dapat diterapkan oleh BAZNAS di daerah masing-masing. Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan inovasi dalam penghimpunan zakat. Di tengah pesatnya perkembangan media digital, strategi komunikasi yang tepat menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memperluas jangkauan dakwah zakat. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa pemanfaatan media digital, khususnya Meta Ads, merupakan peluang besar untuk meningkatkan efektivitas kampanye zakat kepada masyarakat. “Webinar ini memberikan wawasan baru mengenai bagaimana strategi digital dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperluas jangkauan edukasi dan penghimpunan ZIS. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam berbagai program digital BAZNAS Kota Ambon sehingga mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah,” ujar Jihan Abbas. Ia juga menambahkan bahwa penguatan kompetensi sumber daya manusia di bidang digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari perkembangan pengelolaan zakat modern. Melalui partisipasi dalam webinar ini, BAZNAS Kota Ambon optimistis dapat terus berinovasi dalam strategi penghimpunan dana ZIS dengan memanfaatkan teknologi digital secara profesional, transparan, dan akuntabel. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem zakat yang lebih inklusif sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan secara lebih luas.
BERITA10/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Lihat Daftar Rekening →