Berita Terbaru
Semangat Berkurban dan Berbagi, BAZNAS Kota Ambon Sampaikan Ucapan Iduladha 1447 Hijriah
Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 10 Zulhijjah 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Muslim di Kota Ambon dan sekitarnya. Momentum Iduladha tahun ini menjadi pengingat penting tentang nilai keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian sosial yang harus terus ditanamkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mewakili segenap pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon, mengajak masyarakat untuk menjadikan Iduladha bukan hanya sebagai perayaan keagamaan semata, tetapi juga sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial dan semangat berbagi kepada sesama, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, ibadah kurban memiliki makna yang sangat mendalam karena mengajarkan umat Islam tentang ketulusan hati, pengorbanan, dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat relevan dalam kehidupan sosial saat ini, terutama dalam membangun kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Selamat Hari Raya Iduladha 10 Zulhijjah 1447 Hijriah/2026 Masehi. Melalui Iduladha kita belajar arti keikhlasan dalam berkurban dan kepedulian untuk berbagi dengan sesama. Semoga setiap kebaikan yang kita lakukan membawa manfaat bagi sesama dan keberkahan untuk kita semua,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia juga berharap momentum Iduladha dapat menjadi penguat semangat gotong royong dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Kota Ambon. Selain itu, semangat berbagi melalui kurban diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat kurang mampu dan mempererat hubungan sosial antarwarga.
BAZNAS Kota Ambon selama ini terus berkomitmen menjalankan berbagai program sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, sedekah, serta kurban yang amanah dan profesional. Momentum Iduladha juga menjadi bagian penting dalam memperkuat peran lembaga dalam menghadirkan manfaat nyata bagi umat.
Melalui pesan Iduladha ini, BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan nilai kepedulian sosial, memperbanyak amal kebaikan, dan menjadikan semangat pengorbanan sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari.
BERITA26/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Ketua BAZNAS Kota Ambon Hadiri Pelepasan Alumni SMA Negeri 13 Ambon di Auditorium Unpatti
Ambon, 23 Mei 2026 — Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menghadiri kegiatan pelepasan alumni SMA Negeri 13 Ambon yang berlangsung pada Sabtu (23/05/2026) di Auditorium Kampus Universitas Pattimura. Kegiatan tersebut berlangsung penuh khidmat dan sukacita dengan dihadiri para siswa, orang tua, dewan guru, alumni, serta sejumlah tamu undangan.
Acara pelepasan ini menjadi momentum penting bagi para siswa kelas XII yang telah menyelesaikan masa pendidikan mereka di SMA Negeri 13 Ambon. Suasana haru dan bangga terlihat sepanjang kegiatan, terutama saat prosesi penyerahan kembali siswa kepada orang tua serta pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Ambon menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh siswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di tingkat menengah atas. Ia juga memberikan motivasi kepada para alumni agar terus melanjutkan pendidikan dan menjadi generasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Pelepasan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk menapaki masa depan yang lebih besar. Kami berharap para alumni SMA Negeri 13 Ambon dapat terus belajar, menjaga akhlak, serta menjadi generasi yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah maupun bangsa,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia menambahkan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kepedulian sosial dan kontribusi kepada masyarakat.
“Anak-anak hari ini adalah pemimpin masa depan. Karena itu, selain mengejar cita-cita, mereka juga harus memiliki semangat berbagi, kepedulian, dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya,” tambahnya.
Kehadiran Ketua BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda di Kota Ambon. BAZNAS Kota Ambon sendiri terus berkomitmen mendukung sektor pendidikan melalui berbagai program beasiswa, bantuan pendidikan, serta pembinaan bagi pelajar dan mahasiswa kurang mampu.
Kegiatan pelepasan alumni SMA Negeri 13 Ambon berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dan persembahan dari siswa. Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto antara siswa, guru, serta tamu undangan sebagai kenang-kenangan atas perjalanan pendidikan yang telah dilalui bersama.
BERITA26/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS RI Gelar “Reconnect Lewat Sholat” Series 03, BAZNAS Kota Ambon Ajak Masyarakat Hidupkan Makna Ibadah
BAZNAS RI kembali menghadirkan ruang pembinaan spiritual bagi masyarakat melalui kegiatan bertajuk “Reconnect Lewat Sholat – Series 03” dengan tema “Latihan Sholat yang Menghidupkan”. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Minggu, 24 Mei 2026 pukul 11.00 WIT hingga selesai, menyesuaikan dengan jadwal nasional yang dimulai pukul 09.00 WIB.
Kajian tersebut menghadirkan narasumber Ust. Muslim Al-Fatih yang akan membahas bagaimana menghadirkan hati dan kesadaran penuh dalam sholat agar ibadah tidak hanya menjadi rutinitas harian, tetapi benar-benar menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS RI mengajak masyarakat untuk kembali memahami esensi sholat sebagai kebutuhan ruhani yang mampu menghadirkan ketenangan, kekuatan, dan ketulusan dalam kehidupan sehari-hari. Tema yang diangkat juga menjadi refleksi bagi banyak orang yang secara lahiriah tetap menjalankan sholat, namun belum sepenuhnya merasakan kedamaian dan kekhusyukan dalam ibadah.
BAZNAS Kota Ambon turut mendukung dan mengajak masyarakat Kota Ambon untuk mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai spiritual dan pembinaan mental keagamaan di era modern saat ini.
Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperbaiki kualitas hubungan seorang hamba dengan Allah SWT melalui sholat yang lebih bermakna.
“Banyak orang menjaga sholatnya tetap berjalan, tetapi masih merasa kosong dan gelisah. Melalui kegiatan ini, kami diajak untuk kembali memahami bahwa inti dari sholat bukan hanya gerakan, melainkan bagaimana hati benar-benar hadir di hadapan Allah,” ujar Jihan Abbas.
Ia menambahkan bahwa perkembangan zaman dan tingginya aktivitas sehari-hari sering membuat seseorang kehilangan fokus dalam ibadah. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjadi pengingat sekaligus sarana belajar bersama.
“Kadang kita terlalu sibuk memikirkan dunia sampai lupa menikmati sholat sebagai tempat terbaik untuk menenangkan hati. Kajian ini mengajarkan bahwa sholat harus menjadi ruang untuk kembali, mengadu, dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT,” tambahnya.
Menurut Jihan, pemanfaatan media digital seperti Zoom juga menunjukkan komitmen BAZNAS RI dalam memperluas jangkauan dakwah dan edukasi keislaman kepada masyarakat di berbagai daerah, termasuk di Kota Ambon.
Kegiatan Reconnect Lewat Sholat – Series 03 terbuka untuk umum dan diharapkan mampu memberikan pemahaman baru kepada peserta tentang pentingnya menghadirkan hati, kesadaran, dan kekhusyukan dalam setiap sholat yang dikerjakan.
BERITA25/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Matangkan Penyaluran 250 Paket Bantuan di Empat Titik untuk Mustahik
BAZNAS Kota Ambon menggelar diskusi terkait pematangan persiapan kegiatan penyaluran bantuan bagi para mustahik yang akan dilaksanakan pada Senin, 25 Mei 2026. Rapat tersebut berlangsung pada Kamis, 21 Mei 2026, sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan penyaluran berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon membahas kesiapan teknis penyaluran bantuan yang akan dilaksanakan di empat titik berbeda di Kota Ambon. Dua lokasi utama yang telah dipastikan yakni Pondok Pesantren Ishaka Ahuru Ambon di Kecamatan Sirimau serta di kawasan Amaci pada Kecamatan Nusaniwe. Selain itu, BAZNAS Kota Ambon juga tengah mempersiapkan titik penyaluran lainnya di Kecamatan Teluk Ambon dan Kecamatan Baguala.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin bidang penyaluran BAZNAS Kota Ambon dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan.
“Rapat persiapan ini dilakukan agar seluruh proses penyaluran bantuan dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran. Kami ingin memastikan seluruh mustahik yang telah terdata bisa menerima bantuan dengan baik di masing-masing titik penyaluran,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia menjelaskan bahwa total bantuan yang akan disalurkan dalam agenda tersebut mencapai 250 paket bantuan dengan berbagai bentuk program yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Bantuan yang akan disalurkan tidak hanya berupa paket sembako, tetapi juga bantuan modal usaha, bantuan dana pendidikan, bantuan etalase usaha, dan beberapa program bantuan lainnya. Ini menjadi bentuk komitmen BAZNAS Kota Ambon dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta membantu para mustahik agar lebih mandiri,” jelasnya.
Menurutnya, program penyaluran tersebut merupakan bagian dari amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS Kota Ambon untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima secara transparan dan tepat guna.
Selain fokus pada bantuan konsumtif, BAZNAS Kota Ambon juga terus mengembangkan program-program pemberdayaan produktif agar para penerima manfaat memiliki kesempatan meningkatkan taraf hidup dan membangun usaha secara berkelanjutan.
“Kami berharap bantuan yang diberikan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi penyemangat bagi para mustahik untuk terus bangkit dan berkembang,” tambah Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Dengan adanya empat titik penyaluran di Kecamatan Sirimau, Nusaniwe, Teluk Ambon, dan Baguala, BAZNAS Kota Ambon berharap distribusi bantuan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Kota Ambon.
BERITA21/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Bersama Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Bahas Penguatan Program dan Kemajuan Lembaga
BAZNAS Kota Ambon bersama Ketua BAZNAS Provinsi Maluku, Saiful Almaskaty menggelar pertemuan bersama pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon dalam rangka membahas program kerja serta penguatan kelembagaan BAZNAS Kota Ambon. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Ambon, kawasan Pengeringan Pantai Waihaong, pada Selasa, 19 Mei 2026.
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kolaborasi. Selain membahas berbagai program kerja yang sedang dan akan dijalankan, kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi untuk mendengarkan arahan, saran, dan masukan dari Ketua BAZNAS Provinsi Maluku demi mendukung kemajuan serta peningkatan kualitas pengelolaan zakat di Kota Ambon.
Berbagai agenda strategis turut dibahas dalam pertemuan tersebut, di antaranya penguatan penghimpunan zakat, optimalisasi penyaluran dan pemberdayaan mustahik, peningkatan tata kelola kelembagaan, pengembangan digitalisasi layanan, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua BAZNAS Provinsi Maluku yang telah memberikan perhatian dan dukungan terhadap pengembangan BAZNAS Kota Ambon.
“Kami merasa sangat bersyukur atas kehadiran Ketua BAZNAS Provinsi Maluku bersama kami di Kantor BAZNAS Kota Ambon. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, mengevaluasi program kerja, serta menerima arahan dan masukan demi kemajuan lembaga ke depan,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kota Ambon terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan zakat agar semakin profesional, transparan, dan mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
“Kami menyadari bahwa penguatan lembaga tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi, pembinaan, dan komunikasi yang baik antara BAZNAS provinsi dan daerah agar seluruh program yang dijalankan dapat lebih optimal dan tepat sasaran,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Maluku juga memberikan motivasi dan dorongan kepada seluruh pimpinan dan staf agar terus menjaga semangat kerja, memperkuat pelayanan, serta meningkatkan inovasi program demi membangun kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang diskusi dan berbagi pengalaman terkait tantangan pengelolaan zakat di daerah serta strategi pengembangan program yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap sinergi bersama BAZNAS Provinsi Maluku dapat terus diperkuat guna mendukung terciptanya tata kelola zakat yang amanah, modern, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat di Kota Ambon.
BERITA21/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Awali Pekan dengan Evaluasi dan Penguatan Program, BAZNAS Kota Ambon Gelar Rapat Harian Pimpinan dan Staf
BAZNAS Kota Ambon menggelar rapat harian pimpinan dan staf sebagai briefing awal pekan pada Senin, 18 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Ambon tersebut membahas sejumlah agenda penting, mulai dari rencana program penyaluran paket sembako, persiapan pelaksanaan kurban, hingga penekanan terhadap optimalisasi kinerja dan pelayanan di lingkungan kantor.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon bersama jajaran pimpinan dan diikuti seluruh staf. Dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan, rapat menjadi momentum evaluasi sekaligus penyusunan langkah strategis dalam meningkatkan efektivitas program pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah persiapan program penyaluran paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan sebagai bagian dari program sosial dan kepedulian BAZNAS Kota Ambon terhadap mustahik di wilayah Kota Ambon. Selain itu, rapat juga membahas kesiapan pelaksanaan program kurban yang akan dilaksanakan menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun menegaskan pentingnya koordinasi dan kesiapan seluruh tim dalam memastikan setiap program dapat berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat.
“Rapat awal pekan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, menyatukan langkah, serta memastikan seluruh program yang direncanakan dapat berjalan secara optimal. Penyaluran paket sembako dan persiapan kurban harus dipersiapkan dengan matang agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan disiplin dan optimalisasi kinerja seluruh pegawai dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami ingin seluruh pimpinan dan staf terus menjaga semangat kerja, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Optimalisasi pelayanan kantor harus menjadi perhatian bersama agar kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS terus meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas menyampaikan bahwa briefing rutin seperti ini sangat penting untuk memperkuat komunikasi internal dan mempercepat koordinasi antarbidang.
“Melalui rapat harian ini, seluruh staf dapat memahami target kerja dan program yang akan dijalankan dalam waktu dekat. Ini juga menjadi ruang evaluasi bersama agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal,” ungkap Jihan Abbas.
Ia menambahkan bahwa persiapan program kurban dan penyaluran paket sembako akan terus dimatangkan, baik dari sisi pendataan penerima manfaat, koordinasi teknis, maupun publikasi dan digitalisasi layanan.
“BAZNAS Kota Ambon terus berupaya menghadirkan program yang tepat sasaran dan berdampak langsung kepada masyarakat. Karena itu, sinergi dan kesiapan seluruh tim menjadi hal yang sangat penting,” lanjutnya.
Melalui rapat tersebut, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta menghadirkan berbagai program sosial dan pemberdayaan yang bermanfaat bagi masyarakat Kota Ambon.
BERITA21/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti BAZNAS Knowledge Sharing Bahas Tata Kelola dan Dampak Zakat untuk Penguatan BAZNAS Daerah
BAZNAS Kota Ambon mengikuti kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing – Sesi 03 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring pada Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pukul 07.30–09.00 WIB atau 09.30–11.00 WIT dan diikuti oleh jajaran pimpinan serta staf BAZNAS daerah dari seluruh Indonesia.
Mengusung tema “Membaca Peta Tata Kelola dan Dampak Zakat untuk Penguatan BAZNAS Daerah”, kegiatan ini menghadirkan narasumber Hidayaneu Farchatunnisa yang memberikan pemaparan terkait strategi penguatan tata kelola zakat, pengukuran dampak program zakat, serta peningkatan kapasitas kelembagaan BAZNAS daerah dalam menjawab tantangan pengelolaan zakat modern.
Kegiatan tersebut dipandu oleh Hafiza Elvira Nofitariani dan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan berbagi pengalaman antar peserta.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun mengatakan bahwa kegiatan knowledge sharing seperti ini sangat penting dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan BAZNAS daerah.
“Materi yang disampaikan sangat bermanfaat dalam memberikan pemahaman mengenai tata kelola zakat yang baik, terukur, dan berdampak langsung kepada masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi ruang belajar bersama untuk memperkuat peran BAZNAS daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada umat,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia menambahkan bahwa penguatan tata kelola zakat harus terus dilakukan agar pengelolaan dana umat dapat berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai prinsip syariah serta regulasi yang berlaku.
“BAZNAS Kota Ambon terus berkomitmen meningkatkan kualitas pengelolaan zakat melalui penguatan SDM, digitalisasi, serta peningkatan kapasitas kelembagaan agar manfaat zakat semakin dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memberikan banyak wawasan baru terkait pengukuran dampak program zakat dan pengembangan tata kelola berbasis data.
“Kegiatan ini sangat membantu kami dalam memahami bagaimana pengelolaan zakat tidak hanya fokus pada penghimpunan dan penyaluran, tetapi juga bagaimana mengukur dampak program secara nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkap Jihan Abbas.
Ia juga menilai bahwa kegiatan knowledge sharing menjadi sarana penting untuk memperluas wawasan dan memperkuat koordinasi antar BAZNAS daerah di seluBAZNAS Kota Ambon mengikuti kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing – Sesi 03 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring pada Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pukul 07.30–09.00 WIB atau 09.30–11.00 WIT dan diikuti oleh jajaran pimpinan serta staf BAZNAS daerah dari seluruh Indonesia.
Mengusung tema “Membaca Peta Tata Kelola dan Dampak Zakat untuk Penguatan BAZNAS Daerah”, kegiatan ini menghadirkan narasumber Hidayaneu Farchatunnisa yang memberikan pemaparan terkait strategi penguatan tata kelola zakat, pengukuran dampak program zakat, serta peningkatan kapasitas kelembagaan BAZNAS daerah dalam menjawab tantangan pengelolaan zakat modern.
Kegiatan tersebut dipandu oleh Hafiza Elvira Nofitariani dan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan berbagi pengalaman antar peserta.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun mengatakan bahwa kegiatan knowledge sharing seperti ini sangat penting dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan BAZNAS daerah.
“Materi yang disampaikan sangat bermanfaat dalam memberikan pemahaman mengenai tata kelola zakat yang baik, terukur, dan berdampak langsung kepada masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi ruang belajar bersama untuk memperkuat peran BAZNAS daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada umat,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia menambahkan bahwa penguatan tata kelola zakat harus terus dilakukan agar pengelolaan dana umat dapat berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai prinsip syariah serta regulasi yang berlaku.
“BAZNAS Kota Ambon terus berkomitmen meningkatkan kualitas pengelolaan zakat melalui penguatan SDM, digitalisasi, serta peningkatan kapasitas kelembagaan agar manfaat zakat semakin dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memberikan banyak wawasan baru terkait pengukuran dampak program zakat dan pengembangan tata kelola berbasis data.
“Kegiatan ini sangat membantu kami dalam memahami bagaimana pengelolaan zakat tidak hanya fokus pada penghimpunan dan penyaluran, tetapi juga bagaimana mengukur dampak program secara nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkap Jihan Abbas.
Ia juga menilai bahwa kegiatan knowledge sharing menjadi sarana penting untuk memperluas wawasan dan memperkuat koordinasi antar BAZNAS daerah di seluruh Indonesia.
“Melalui forum ini, kami dapat belajar dari pengalaman dan praktik baik yang diterapkan di berbagai daerah sehingga dapat menjadi referensi untuk pengembangan program dan pelayanan di BAZNAS Kota Ambon,” lanjutnya.
Dengan mengikuti kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola zakat, memperkuat dampak program pemberdayaan umat, serta menghadirkan pelayanan yang lebih inovatif dan profesional bagi masyarakat Kota Ambon.
“Melalui forum ini, kami dapat belajar dari pengalaman dan praktik baik yang diterapkan di berbagai daerah sehingga dapat menjadi referensi untuk pengembangan program dan pelayanan di BAZNAS Kota Ambon,” lanjutnya.
Dengan mengikuti kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola zakat, memperkuat dampak program pemberdayaan umat, serta menghadirkan pelayanan yang lebih inovatif dan profesional bagi masyarakat Kota Ambon.
BERITA21/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Terima Kunjungan Mahasiswa Polnam untuk Penelitian Sistem Prediksi Penerima Bantuan Berbasis Algoritma C4.5
BAZNAS Kota Ambon menerima kunjungan akademik dari mahasiswa Grevio Wouter Dappungan pada Rabu, 20 Mei 2026. Mahasiswa dari Jurusan Teknik Elektro Program Studi Teknik Informatika Politeknik Negeri Ambon tersebut melakukan kunjungan dalam rangka penelitian dan pengumpulan data untuk penyusunan tugas akhir.
Dalam penelitian tersebut, Grevio Wouter Dappungan mengangkat judul “Sistem Prediksi Kelayakan Penerima Bantuan Modal Usaha Keagamaan di Kota Ambon Menggunakan Algoritma C4.5 Terintegrasi Framework Laravel.” Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem berbasis teknologi informasi yang mampu membantu proses penilaian dan prediksi kelayakan penerima bantuan secara lebih efektif, objektif, dan terstruktur.
Kunjungan berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Ambon dan diterima langsung oleh pimpinan serta staf pengumpulan dan digitalisasi. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa melakukan diskusi, wawancara, dan pengumpulan data terkait mekanisme penyaluran bantuan modal usaha keagamaan yang selama ini dijalankan oleh BAZNAS Kota Ambon.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun menyampaikan apresiasi terhadap inovasi dan semangat mahasiswa dalam mengembangkan sistem berbasis teknologi yang berkaitan dengan pengelolaan bantuan sosial dan keagamaan.
“Kami menyambut baik penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Politeknik Negeri Ambon ini. Pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pengelolaan bantuan sosial dan zakat merupakan langkah positif yang sangat relevan dengan perkembangan zaman saat ini,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia menambahkan bahwa penerapan sistem digital dan teknologi berbasis data dapat membantu lembaga dalam meningkatkan efektivitas, ketepatan sasaran, serta transparansi dalam proses penyaluran bantuan kepada masyarakat.
“BAZNAS Kota Ambon terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan sistem digitalisasi dan tata kelola yang profesional. Penelitian seperti ini tentu sangat bermanfaat dan dapat menjadi referensi pengembangan sistem pelayanan ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas mengatakan bahwa kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dan dunia akademik menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong inovasi pelayanan berbasis teknologi.
“Kami sangat mendukung penelitian yang menggabungkan teknologi informasi dengan sistem pelayanan sosial dan keagamaan. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat lahir inovasi yang membantu proses seleksi penerima bantuan menjadi lebih cepat, tepat, dan transparan,” ungkap Jihan Abbas.
Ia juga menjelaskan bahwa BAZNAS Kota Ambon terus membuka ruang bagi mahasiswa dan akademisi yang ingin melakukan penelitian maupun pengembangan sistem yang berkaitan dengan pengelolaan zakat dan pemberdayaan masyarakat.
BAZNAS Kota Ambon menerima kunjungan akademik dari mahasiswa Grevio Wouter Dappungan pada Rabu, 20 Mei 2026. Mahasiswa dari Jurusan Teknik Elektro Program Studi Teknik Informatika Politeknik Negeri Ambon tersebut melakukan kunjungan dalam rangka penelitian dan pengumpulan data untuk penyusunan tugas akhir.
Dalam penelitian tersebut, Grevio Wouter Dappungan mengangkat judul “Sistem Prediksi Kelayakan Penerima Bantuan Modal Usaha Keagamaan di Kota Ambon Menggunakan Algoritma C4.5 Terintegrasi Framework Laravel.” Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem berbasis teknologi informasi yang mampu membantu proses penilaian dan prediksi kelayakan penerima bantuan secara lebih efektif, objektif, dan terstruktur.
Kunjungan berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Ambon dan diterima langsung oleh pimpinan serta staf pengumpulan dan digitalisasi. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa melakukan diskusi, wawancara, dan pengumpulan data terkait mekanisme penyaluran bantuan modal usaha keagamaan yang selama ini dijalankan oleh BAZNAS Kota Ambon.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun menyampaikan apresiasi terhadap inovasi dan semangat mahasiswa dalam mengembangkan sistem berbasis teknologi yang berkaitan dengan pengelolaan bantuan sosial dan keagamaan.
“Kami menyambut baik penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Politeknik Negeri Ambon ini. Pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pengelolaan bantuan sosial dan zakat merupakan langkah positif yang sangat relevan dengan perkembangan zaman saat ini,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia menambahkan bahwa penerapan sistem digital dan teknologi berbasis data dapat membantu lembaga dalam meningkatkan efektivitas, ketepatan sasaran, serta transparansi dalam proses penyaluran bantuan kepada masyarakat.
“BAZNAS Kota Ambon terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan sistem digitalisasi dan tata kelola yang profesional. Penelitian seperti ini tentu sangat bermanfaat dan dapat menjadi referensi pengembangan sistem pelayanan ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas mengatakan bahwa kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dan dunia akademik menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong inovasi pelayanan berbasis teknologi.
“Kami sangat mendukung penelitian yang menggabungkan teknologi informasi dengan sistem pelayanan sosial dan keagamaan. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat lahir inovasi yang membantu proses seleksi penerima bantuan menjadi lebih cepat, tepat, dan transparan,” ungkap Jihan Abbas.
Ia juga menjelaskan bahwa BAZNAS Kota Ambon terus membuka ruang bagi mahasiswa dan akademisi yang ingin melakukan penelitian maupun pengembangan sistem yang berkaitan dengan pengelolaan zakat dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui kunjungan tersebut, Grevio Wouter Dappungan memperoleh berbagai data dan informasi terkait kriteria penerima bantuan modal usaha keagamaan, mekanisme verifikasi, serta sistem pendataan mustahik yang nantinya akan menjadi dasar dalam pengembangan aplikasi berbasis algoritma C4.5 menggunakan framework Laravel.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga pengelola zakat dalam mendukung pengembangan teknologi yang inovatif, adaptif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan sosial keagamaan di Kota Ambon.
Melalui kunjungan tersebut, Grevio Wouter Dappungan memperoleh berbagai data dan informasi terkait kriteria penerima bantuan modal usaha keagamaan, mekanisme verifikasi, serta sistem pendataan mustahik yang nantinya akan menjadi dasar dalam pengembangan aplikasi berbasis algoritma C4.5 menggunakan framework Laravel.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga pengelola zakat dalam mendukung pengembangan teknologi yang inovatif, adaptif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan sosial keagamaan di Kota Ambon.
BERITA21/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Terima Kunjungan Mahasiswi Unpatti untuk Penelitian Penerapan PSAK 109
BAZNAS Kota Ambon menerima kunjungan akademik dari mahasiswi Fitriyani Niapele, mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura pada Selasa, 19 Mei 2026. Kunjungan tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Ambon dalam rangka pelaksanaan penelitian ilmiah terkait penerapan standar akuntansi zakat.
Dalam penelitian tersebut, Fitriyani Niapele mengangkat judul “Analisis Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Tentang Akuntansi Zakat Pada Badan Amil Zakat Nasional Berdasarkan PSAK No. 109 di BAZNAS Kota Ambon.” Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana implementasi PSAK 109 diterapkan dalam pengelolaan dan pelaporan dana zakat, infak, dan sedekah di lingkungan BAZNAS Kota Ambon.
Kedatangan mahasiswi tersebut disambut langsung oleh pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon. Dalam suasana penuh keakraban dan keterbukaan, pihak BAZNAS memberikan ruang diskusi serta data yang dibutuhkan guna mendukung kelancaran proses penelitian akademik tersebut.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun menyampaikan apresiasinya terhadap mahasiswa yang menjadikan BAZNAS sebagai objek penelitian ilmiah, khususnya dalam bidang akuntansi zakat dan tata kelola keuangan syariah.
“Kami sangat mengapresiasi semangat mahasiswa yang ingin mendalami pengelolaan zakat melalui penelitian akademik. Ini menjadi bentuk sinergi yang baik antara dunia pendidikan dan lembaga pengelola zakat. BAZNAS Kota Ambon selalu terbuka terhadap kegiatan penelitian yang dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan tata kelola zakat yang profesional dan akuntabel,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia juga menegaskan bahwa penerapan PSAK 109 menjadi bagian penting dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat agar dapat dipertanggungjawabkan secara baik kepada masyarakat.
“Penerapan standar akuntansi zakat bukan hanya soal administrasi keuangan, tetapi juga bentuk amanah dan tanggung jawab lembaga kepada para muzakki maupun mustahik. Karena itu, BAZNAS Kota Ambon terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelaporan sesuai standar yang berlaku,” tambahnya.
Sementara itu, staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas menjelaskan bahwa kegiatan penelitian seperti ini sangat penting dalam mendukung penguatan literasi zakat dan pengembangan sistem kelembagaan berbasis teknologi dan akuntansi modern.
“Kami mendukung penuh kegiatan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa, karena selain menjadi bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan, hal ini juga membantu memperkenalkan sistem pengelolaan zakat yang diterapkan di BAZNAS Kota Ambon kepada dunia akademik,” ungkap Jihan Abbas.
Ia menambahkan bahwa digitaBAZNAS Kota Ambon menerima kunjungan akademik dari mahasiswi Fitriyani Niapele, mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura pada Selasa, 19 Mei 2026. Kunjungan tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Ambon dalam rangka pelaksanaan penelitian ilmiah terkait penerapan standar akuntansi zakat.
Dalam penelitian tersebut, Fitriyani Niapele mengangkat judul “Analisis Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Tentang Akuntansi Zakat Pada Badan Amil Zakat Nasional Berdasarkan PSAK No. 109 di BAZNAS Kota Ambon.” Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana implementasi PSAK 109 diterapkan dalam pengelolaan dan pelaporan dana zakat, infak, dan sedekah di lingkungan BAZNAS Kota Ambon.
Kedatangan mahasiswi tersebut disambut langsung oleh pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon. Dalam suasana penuh keakraban dan keterbukaan, pihak BAZNAS memberikan ruang diskusi serta data yang dibutuhkan guna mendukung kelancaran proses penelitian akademik tersebut.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun menyampaikan apresiasinya terhadap mahasiswa yang menjadikan BAZNAS sebagai objek penelitian ilmiah, khususnya dalam bidang akuntansi zakat dan tata kelola keuangan syariah.
“Kami sangat mengapresiasi semangat mahasiswa yang ingin mendalami pengelolaan zakat melalui penelitian akademik. Ini menjadi bentuk sinergi yang baik antara dunia pendidikan dan lembaga pengelola zakat. BAZNAS Kota Ambon selalu terbuka terhadap kegiatan penelitian yang dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan tata kelola zakat yang profesional dan akuntabel,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia juga menegaskan bahwa penerapan PSAK 109 menjadi bagian penting dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat agar dapat dipertanggungjawabkan secara baik kepada masyarakat.
“Penerapan standar akuntansi zakat bukan hanya soal administrasi keuangan, tetapi juga bentuk amanah dan tanggung jawab lembaga kepada para muzakki maupun mustahik. Karena itu, BAZNAS Kota Ambon terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelaporan sesuai standar yang berlaku,” tambahnya.
Sementara itu, staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas menjelaskan bahwa kegiatan penelitian seperti ini sangat penting dalam mendukung penguatan literasi zakat dan pengembangan sistem kelembagaan berbasis teknologi dan akuntansi modern.
“Kami mendukung penuh kegiatan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa, karena selain menjadi bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan, hal ini juga membantu memperkenalkan sistem pengelolaan zakat yang diterapkan di BAZNAS Kota Ambon kepada dunia akademik,” ungkap Jihan Abbas.
Ia menambahkan bahwa digitalisasi dan penerapan standar akuntansi yang baik menjadi salah satu fokus BAZNAS Kota Ambon dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat.
Dalam kunjungan tersebut, Fitriyani Niapele juga melakukan wawancara dan pengumpulan data terkait sistem pencatatan keuangan, pelaporan dana zakat, serta implementasi PSAK No. 109 dalam operasional BAZNAS Kota Ambon.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan, keterbukaan informasi, serta penguatan tata kelola zakat yang transparan, profesional, dan sesuai prinsip syariah.lisasi dan penerapan standar akuntansi yang baik menjadi salah satu fokus BAZNAS Kota Ambon dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat.
Dalam kunjungan tersebut, Fitriyani Niapele juga melakukan wawancara dan pengumpulan data terkait sistem pencatatan keuangan, pelaporan dana zakat, serta implementasi PSAK No. 109 dalam operasional BAZNAS Kota Ambon.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan, keterbukaan informasi, serta penguatan tata kelola zakat yang transparan, profesional, dan sesuai prinsip syariah.
BERITA21/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Gaungkan Semangat Kebangkitan Nasional 2026: “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”
Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang jatuh pada 20 Mei 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia melalui media publikasi resmi yang menampilkan logo BAZNAS Kota Ambon dengan tema nasional tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.”
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat persatuan, kepedulian sosial, serta komitmen bersama dalam menjaga masa depan generasi bangsa. Melalui tema tersebut, BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan perhatian serius terhadap pembinaan generasi muda sebagai penerus perjuangan bangsa.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa semangat kebangkitan nasional tidak hanya dimaknai sebagai peringatan sejarah, tetapi juga sebagai ajakan untuk terus memperkuat kualitas sumber daya manusia, pendidikan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Momentum Hari Kebangkitan Nasional tahun 2026 ini harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga tunas bangsa adalah tanggung jawab bersama. Generasi muda harus dibina dengan nilai keimanan, pendidikan, dan kepedulian sosial agar mampu menjadi generasi yang kuat dalam menjaga kedaulatan negara,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Kota Ambon terus berkomitmen menghadirkan berbagai program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan membantu menciptakan generasi yang mandiri, cerdas, dan berakhlak.
“BAZNAS tidak hanya hadir dalam pengelolaan zakat, tetapi juga hadir sebagai bagian dari gerakan membangun bangsa. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kami ingin turut mengambil bagian dalam menjaga masa depan anak-anak bangsa demi Indonesia yang lebih kuat dan sejahtera,” tambahnya.
Ucapan Hari Kebangkitan Nasional yang dipublikasikan oleh BAZNAS Kota Ambon tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap semangat nasionalisme dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Ambon.
Dengan mengusung pesan “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara,” BAZNAS Kota Ambon berharap seluruh masyarakat dapat terus menjaga semangat gotong royong, memperkuat solidaritas sosial, dan bersama-sama membangun bangsa menuju masa depan yang lebih baik.
BERITA20/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ajak Masyarakat Teladani Semangat Juang Pattimura di Hari Pahlawan Maluku 2026
Ambon — Dalam rangka memperingati Hari Kapitan Pattimura yang jatuh pada 15 Mei 2026, BAZNAS Kota Ambonmenyampaikan ucapan penghormatan dan apresiasi atas perjuangan pahlawan nasional asal Maluku, Kapitan Pattimura, yang telah berjasa besar dalam perjuangan melawan penjajahan demi mempertahankan martabat dan tanah air.
Peringatan Hari Pattimura tahun ini mengusung semangat untuk terus meneladani nilai perjuangan, persatuan, keberanian, serta pengorbanan yang diwariskan oleh Kapitan Pattimura kepada generasi bangsa, khususnya masyarakat Maluku.
Adapun ucapan yang disampaikan oleh BAZNAS Kota Ambon yakni:
“Selamat Memperingati Hari Kapitan Pattimura15 Mei 1817 – 15 Mei 2026Teladani Perjuangan Pattimura, Wujudkan Maluku yang Gemilang Menuju Indonesia Emas 2045.”
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa perjuangan Kapitan Pattimura harus terus menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat dalam membangun daerah dan bangsa.
“Hari Pattimura bukan hanya sekadar mengenang sejarah perjuangan, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan semangat persatuan, keberanian, dan pengabdian kepada masyarakat. Nilai perjuangan Pattimura harus terus hidup dalam kehidupan generasi saat ini,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia menambahkan bahwa semangat perjuangan Pattimura sangat relevan dengan upaya membangun kesejahteraan masyarakat dan memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Kita harus meneladani semangat juang Kapitan Pattimura dengan terus bekerja, bersatu, dan saling membantu demi mewujudkan Maluku yang maju, sejahtera, dan gemilang menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Menurutnya, perjuangan para pahlawan terdahulu harus menjadi motivasi untuk terus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, termasuk melalui berbagai program sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan yang dijalankan oleh BAZNAS Kota Ambon.
Melalui momentum peringatan Hari Pattimura, BAZNAS Kota Ambon juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, serta bersama-sama membangun Maluku yang lebih baik di masa depan.
Semangat perjuangan Kapitan Pattimura diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai tanah air, menjaga nilai kebangsaan, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa Indonesia.
BERITA15/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Fundraising Forum 2026, Bahas Strategi Penghimpunan CSR untuk Kurban
Ambon — BAZNAS Kota Ambon mengikuti kegiatan “BAZNAS Fundraising Forum 2026 Series II” yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (15/05/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Sukses Fundraising Kurban dengan Strategi Menghimpun CSR Perusahaan” sebagai bagian dari upaya optimalisasi pengumpulan dan potensi penghimpunan kurban melalui kemitraan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
Acara berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 09.00 WIB atau pukul 09.00 hingga 11.00 WIT dan diikuti oleh jajaran pimpinan serta amil BAZNAS dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk BAZNAS Kota Ambon.
Dalam forum tersebut, peserta mendapatkan pemaparan materi dari Budi Setiawan mengenai strategi fundraising kurban melalui pendekatan kemitraan dengan perusahaan, penguatan komunikasi penghimpunan, serta optimalisasi potensi CSR dalam mendukung program-program sosial dan kemanusiaan BAZNAS. Kegiatan ini dipandu oleh moderator Adhi Kelvianto Septa Pradana.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa kegiatan Fundraising Forum sangat penting dalam meningkatkan kapasitas pengumpulan zakat dan kurban di daerah.
“Kegiatan ini memberikan banyak wawasan baru terkait strategi penghimpunan dana kurban melalui kerja sama CSR perusahaan. Ini menjadi langkah penting untuk memperkuat pengumpulan dan memperluas manfaat program kurban kepada masyarakat,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia menambahkan bahwa sinergi bersama perusahaan melalui program CSR memiliki potensi besar dalam mendukung berbagai program sosial dan pemberdayaan umat yang dijalankan BAZNAS.
“Kami berharap strategi-strategi yang dibagikan dalam forum ini dapat diterapkan dan dikembangkan di daerah sehingga penghimpunan kurban dan program sosial lainnya dapat berjalan lebih optimal,” tambahnya.
Sementara itu, staf pengumpulan dan digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi sarana penting dalam meningkatkan kemampuan fundraising dan memperkuat inovasi pengumpulan dana sosial keagamaan.
“Melalui forum ini kami mendapatkan pemahaman terkait strategi pendekatan kepada perusahaan, penguatan komunikasi fundraising, serta pentingnya membangun kemitraan CSR yang berkelanjutan untuk mendukung program-program BAZNAS,” ungkap Jihan Abbas.
Ia juga menilai bahwa perkembangan pengelolaan zakat dan kurban saat ini membutuhkan inovasi serta kolaborasi yang lebih luas agar penghimpunan dana dapat terus meningkat dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber terkait tantangan serta peluang fundraising kurban di berbagai daerah.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat memperkuat strategi pengumpulan kurban dan zakat melalui berbagai inovasi serta kolaborasi dengan berbagai pihak demi meningkatkan pelayanan dan manfaat bagi masyarakat.
BERITA15/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Evaluasi Triwulan I 2026 Perencanaan ZIS-DSKL Nasional
Ambon — BAZNAS Kota Ambon mengikuti kegiatan Evaluasi Triwulan I Tahun 2026 Perencanaan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring melalui Zoom Meeting.
Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB atau pukul 11.00 hingga 14.00 WIT dan diikuti oleh jajaran pimpinan serta amil BAZNAS dari berbagai daerah di Indonesia. Dari BAZNAS Kota Ambon, kegiatan ini diikuti langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, Wakil Ketua Bidang Penyaluran dan Pendayagunaan Hendra Abubakar, serta staf pengumpulan dan digitalisasi Jihan Abbas.
Kegiatan evaluasi tersebut dilaksanakan sesuai arahan Ketua BAZNAS RI dan program kerja Direktorat Perencanaan ZIS-DSKL Nasional dalam rangka melakukan evaluasi pelaksanaan RKAT BAZNAS daerah, penelaahan capaian kinerja perencanaan, serta identifikasi berbagai kendala dan tantangan dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya secara nasional.
Acara diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan oleh MC, dilanjutkan sambutan dari Pimpinan BAZNAS Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi, serta arahan dan pembukaan resmi oleh Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid.
Dalam kegiatan tersebut juga dipaparkan materi Evaluasi Perencanaan RKAT BAZNAS Daerah Triwulan I Tahun 2026 serta penyusunan naskah Rencana Strategis (Renstra) BAZNAS daerah oleh Direktorat Perencanaan ZIS-DSKL Nasional.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa kegiatan evaluasi tersebut sangat penting untuk memperkuat kualitas perencanaan dan pengelolaan program BAZNAS daerah.
“Kegiatan evaluasi ini menjadi bagian penting dalam melihat capaian program yang telah berjalan sekaligus memperbaiki berbagai kekurangan dalam proses perencanaan dan penganggaran. Dengan evaluasi yang baik, program-program BAZNAS ke depan dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan tepat sasaran,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia juga menambahkan bahwa penyusunan perencanaan yang matang sangat berpengaruh terhadap optimalisasi pengelolaan zakat dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini BAZNAS daerah semakin mampu menyusun program yang berkualitas dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat,” tambahnya.
Sementara itu, staf pengumpulan dan digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan banyak pemahaman baru terkait penguatan dokumen perencanaan dan evaluasi program.
“Melalui evaluasi ini, kami mendapatkan banyak informasi terkait penyusunan Renstra, penguatan RKAT, serta pentingnya kelengkapan dokumen perencanaan sebagai bahan evaluasi dan pengembangan program di daerah,” ungkap Jihan Abbas.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi ruang diskusi dan berbagi pengalaman antar-BAZNAS daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan zakat.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan penyampaian hasil laporan Indeks Kualitas Perencanaan Tahun 2025, penugasan PIC perencanaan, serta sesi diskusi dan tanya jawab bersama seluruh peserta.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap mampu meningkatkan kualitas perencanaan, pengelolaan program, dan tata kelola zakat yang lebih profesional, transparan, serta berdampak nyata bagi masyarakat.
BERITA15/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Diskusi Tindak Lanjut Program Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA Tahun 2026
Ambon — BAZNAS Kota Ambon mengikuti kegiatan diskusi tindak lanjut Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) Berbasis KUA Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI melalui Zoom Meeting pada Senin (11/05/2026).
Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 13.30 WIB atau pukul 15.30 WIT dan diikuti oleh jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, BAZNAS, serta LAZ dari berbagai daerah di Indonesia.
Diskusi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut pelaksanaan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA Tahun 2026 sesuai Kepdirjen Bimas Islam Nomor 248 Tahun 2026 dan Pengumuman Nomor B-247/Dj.III.IV/HM.00/05/2026.
Dalam kegiatan tersebut disampaikan sejumlah tahapan penting program, mulai dari pengusulan titik KUA hingga pelaporan dan evaluasi yang dijadwalkan berlangsung sampai Desember 2026. Program ini bertujuan memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sinergi antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan LAZ di berbagai daerah.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan ekonomi umat yang digagas pemerintah.
“Kegiatan ini sangat penting karena memberikan pemahaman terkait tahapan pelaksanaan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA Tahun 2026, sekaligus memperkuat koordinasi antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan LAZ dalam mendukung pemberdayaan masyarakat,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia menjelaskan bahwa program tersebut memiliki potensi besar dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan ekonomi yang terstruktur dan berkelanjutan.
“Kami berharap program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para penerima manfaat yang membutuhkan dukungan usaha dan pemberdayaan ekonomi,” tambahnya.
Sementara itu, staf pengumpulan dan digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa diskusi tersebut memberikan banyak informasi penting terkait mekanisme pelaksanaan program dan kolaborasi lintas lembaga.
“Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan penjelasan terkait tahapan program mulai dari pengusulan titik KUA, asesmen penerima manfaat, pelatihan business plan, hingga proses pendampingan dan evaluasi program. Ini menjadi langkah penting dalam mendukung penguatan ekonomi umat berbasis kolaborasi,” ungkap Jihan Abbas.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam program tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk mendukung pemberdayaan masyarakat melalui program-program produktif yang berkelanjutan.
Dalam pemaparan kegiatan, dijelaskan bahwa tahapan program dimulai dari pengusulan titik KUA hingga 31 Mei 2026, penetapan titik KUA pada 8 Juni 2026, penandatanganan PKS pada 17 Juni 2026, serta asesmen dan verifikasi lapangan yang melibatkan unsur KUA, Kankemenag, BAZNAS, dan LAZ pada Juli 2026.
Selain itu, program juga mencakup pelatihan business plan, penyaluran bantuan, hingga fase inkubasi berupa pelatihan dan pendampingan kepada penerima manfaat yang akan berlangsung hingga November 2026.
Melalui partisipasi dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Agama dan berbagai pihak dalam menghadirkan program pemberdayaan ekonomi yang berdampak nyata bagi masyarakat.
BERITA15/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Launching Kampung Cahaya Zakat untuk Gaza Palestina
Ambon — BAZNAS Kota Ambon mengikuti kegiatan Launching Kampung Cahaya Zakat BAZNAS di Gaza, Palestina, yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring pada Senin (11/05/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penyampaian perkembangan penyaluran bantuan program “Membasuh Luka Palestina” kepada para donatur yang telah menitipkan bantuan melalui BAZNAS Provinsi maupun BAZNAS Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.
Launching Kampung Cahaya Zakat dilaksanakan di Kamp Pengungsian Deir Al Balah, Gaza, Palestina, dan diikuti oleh jajaran pimpinan serta amil BAZNAS dari berbagai daerah, termasuk BAZNAS Kota Ambon. Acara dimulai pada pukul 14.00 WIB atau pukul 16.00 WIT hingga selesai.
Program Kampung Cahaya Zakat menjadi salah satu bentuk kepedulian dan bantuan kemanusiaan yang diberikan BAZNAS bagi masyarakat Palestina yang terdampak konflik dan krisis kemanusiaan berkepanjangan.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan dan solidaritas terhadap perjuangan serta kondisi masyarakat Palestina.
“Kegiatan launching ini menjadi momentum penting untuk melihat secara langsung perkembangan penyaluran bantuan kemanusiaan yang telah dipercayakan masyarakat melalui BAZNAS. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia menambahkan bahwa dukungan masyarakat Indonesia, termasuk warga Kota Ambon, menunjukkan besarnya rasa kepedulian terhadap kondisi kemanusiaan di Gaza.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan para donatur yang telah mempercayakan bantuan kemanusiaan melalui BAZNAS. Semoga bantuan yang diberikan menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat besar bagi masyarakat Palestina,” tambahnya.
Sementara itu, staf pengumpulan dan digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa program Kampung Cahaya Zakat merupakan bentuk nyata kepedulian dan komitmen BAZNAS dalam mendukung kemanusiaan global.
“Melalui launching ini, kita dapat melihat bagaimana bantuan masyarakat Indonesia benar-benar disalurkan untuk membantu warga Palestina, khususnya di kamp pengungsian Gaza. Ini menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki dampak besar dalam membantu sesama,” ungkap Jihan Abbas.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan semangat solidaritas masyarakat untuk terus mendukung program-program kemanusiaan yang dijalankan BAZNAS.
Acara launching berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti secara antusias oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan perkembangan bantuan kemanusiaan yang telah disalurkan kepada masyarakat Palestina melalui berbagai program BAZNAS.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program kemanusiaan internasional serta mengajak masyarakat untuk terus menebarkan kepedulian kepada sesama, khususnya bagi masyarakat Palestina yang tengah menghadapi situasi sulit.
BERITA15/05/2026 | Humas BAZNAS Kota AmbonBAZNAS Kota Ambon Ikuti Launching Kampung Cahaya Zakat untuk Gaza Palestina
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Knowledge Sharing Nasional, Bahas Strategi Penguatan Kemendagri untuk BAZNAS Daerah
Ambon — BAZNAS Kota Ambon mengikuti kegiatan “BAZNAS Knowledge Sharing | Sesi 02 – 2026” yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (12/05/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema “Strategi Penguatan Kemendagri untuk BAZNAS Daerah” tersebut menghadirkan narasumber A. Fatoni dan dipandu oleh Hafiza Elvira N., MNLM selaku host. Acara berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 09.00 WIB atau pukul 09.30 hingga 11.00 WIT dan diikuti oleh pimpinan serta amil BAZNAS dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan Knowledge Sharing ini menjadi wadah berbagi ilmu, pengalaman, dan strategi dalam memperkuat kelembagaan BAZNAS daerah, khususnya dalam membangun sinergi bersama pemerintah daerah melalui dukungan Kementerian Dalam Negeri.
Dalam pemaparannya, narasumber menyampaikan pentingnya penguatan tata kelola kelembagaan, koordinasi dengan pemerintah daerah, serta peningkatan profesionalisme pengelolaan zakat agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat luas.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kualitas pelayanan zakat di daerah.
“Kegiatan Knowledge Sharing seperti ini sangat penting karena memberikan tambahan wawasan, pengetahuan, dan strategi baru dalam memperkuat kelembagaan BAZNAS daerah, khususnya dalam membangun sinergi bersama pemerintah daerah demi optimalisasi pengelolaan zakat,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia menambahkan bahwa perkembangan pengelolaan zakat saat ini membutuhkan penguatan koordinasi, tata kelola yang baik, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar program-program BAZNAS semakin efektif dan tepat sasaran.
“Kami berharap materi yang diperoleh dalam kegiatan ini dapat menjadi referensi dan bahan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan, pengumpulan, pendistribusian, dan pemberdayaan zakat di Kota Ambon,” tambahnya.
Sementara itu, staf pengumpulan dan digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga memberikan pemahaman penting mengenai transformasi digital dan penguatan tata kelola lembaga zakat di era modern.
“Knowledge Sharing ini sangat bermanfaat karena memberikan banyak ilmu baru terkait penguatan kelembagaan, tata kelola, serta pentingnya inovasi dan digitalisasi dalam mendukung pelayanan BAZNAS kepada masyarakat,” ungkap Jihan Abbas.
Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi sarana positif untuk memperluas wawasan dan mempererat komunikasi antar-BAZNAS daerah dalam berbagi pengalaman serta solusi terhadap tantangan pengelolaan zakat di masing-masing wilayah.
Acara berlangsung secara interaktif dengan antusiasme peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Selain pemaparan materi, peserta juga diberikan kesempatan berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait strategi penguatan kelembagaan dan sinergi dengan pemerintah daerah.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA15/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Tebar Kepedulian, 50 Paket Sembako Disalurkan untuk Mustahik di Batu Merah Kepala Air
Ambon — BAZNAS Kota Ambon kembali melaksanakan kegiatan sosial kemanusiaan dengan menyalurkan 50 paket sembako kepada para mustahik di wilayah kerja UPZ Nurul Iman Batu Merah Kepala Air, Selasa (12/05/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui pendistribusian zakat, infak, dan sedekah kepada warga yang berhak menerima manfaat. Penyaluran bantuan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.
Adapun paket sembako yang dibagikan berisi kebutuhan pokok sehari-hari, di antaranya beras, minyak goreng, tepung terigu, dan susu kental manis. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan para mustahik serta meringankan beban ekonomi masyarakat.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Alhamdulillah, hari ini BAZNAS Kota Ambon kembali menyalurkan 50 paket sembako kepada para mustahik di wilayah kerja UPZ Nurul Iman Batu Merah Kepala Air. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dan memberikan manfaat bagi para penerima,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia menambahkan bahwa BAZNAS Kota Ambon akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan yang langsung menyentuh kebutuhan warga.
“Kami berkomitmen untuk terus menyalurkan amanah zakat kepada masyarakat yang membutuhkan. Sinergi bersama UPZ di berbagai wilayah menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua UPZ Nurul Iman, Rina, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kota Ambon atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat di wilayahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Ambon atas bantuan paket sembako yang diberikan kepada para mustahik di wilayah kerja kami. Bantuan ini sangat membantu masyarakat dan menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi mereka,” ungkap Ibu Rina.
Ucapan syukur juga disampaikan oleh salah satu mustahik penerima bantuan yang mengaku sangat terbantu dengan adanya paket sembako tersebut.
“Terima kasih kepada BAZNAS Kota Ambon dan UPZ Nurul Iman atas bantuan sembako ini. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga kami sehari-hari. Semoga semua yang membantu diberikan kesehatan dan rezeki yang berkah,” ujar salah satu mustahik penerima bantuan.
Menurut masyarakat, bantuan seperti ini sangat dibutuhkan, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga di tengah kondisi ekonomi yang masih cukup berat bagi sebagian warga.
Kegiatan penyaluran sembako tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas sosial dan semangat berbagi kepada sesama, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.
Melalui program-program sosial seperti ini, BAZNAS Kota Ambon berharap manfaat zakat dapat semakin dirasakan oleh masyarakat serta mampu membantu meningkatkan kesejahteraan umat di Kota Ambon.
BERITA15/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Terima Wawancara Mahasiswi UIN AM Sangadji untuk Lengkapi Skripsi Program Z-Mart
Ambon — BAZNAS Kota Ambon menerima kunjungan seorang mahasiswi dari UIN A.M. Sangadji Ambon Fakultas Ekonomi Syariah pada Senin (11/05/2026) dalam rangka wawancara guna melengkapi bahan penyusunan skripsi terkait kemanfaatan program pemberdayaan zakat melalui program Z-Mart di Kota Ambon.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses pengumpulan data dan informasi untuk mendukung penyusunan tema skripsi yang membahas sejauh mana manfaat program zakat produktif mampu membantu peningkatan ekonomi masyarakat penerima manfaat di Kota Ambon.
Dalam kesempatan itu, pihak BAZNAS Kota Ambon menerima mahasiswi tersebut dengan baik dan memberikan penjelasan umum mengenai program Z-Mart yang selama ini dijalankan sebagai salah satu program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan penelitian mahasiswa yang berkaitan dengan pengelolaan zakat dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami menyambut baik mahasiswa yang ingin melakukan penelitian di BAZNAS Kota Ambon, khususnya terkait program-program pemberdayaan zakat. Hal ini tentu menjadi bagian dari pengembangan literasi zakat dan penguatan kajian akademik mengenai manfaat zakat bagi masyarakat,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia menjelaskan bahwa BAZNAS Kota Ambon hanya dapat memberikan keterangan secara singkat dan umum terkait program Z-Mart karena data yang lebih lengkap dan detail berada di tingkat BAZNAS Provinsi Maluku.
“Kami memberikan penjelasan dasar mengenai pelaksanaan program Z-Mart di Kota Ambon. Namun untuk kebutuhan data yang lebih lengkap dan komprehensif guna melengkapi isi skripsinya, mahasiswi tersebut kami arahkan untuk berkoordinasi langsung dengan BAZNAS Provinsi Maluku,” tambahnya.
Sementara itu, staf digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam meneliti program zakat produktif sangat penting dalam memberikan gambaran nyata mengenai dampak sosial dan ekonomi program yang dijalankan BAZNAS.
“Kami berharap penelitian ini dapat menjadi referensi yang baik bagi dunia akademik sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bagaimana program pemberdayaan zakat seperti Z-Mart mampu membantu mustahik untuk meningkatkan usaha dan kesejahteraan mereka,” kata Jihan Abbas.
Menurutnya, sinergi antara lembaga pengelola zakat dan kalangan akademisi perlu terus dibangun agar program-program pemberdayaan dapat dikaji secara ilmiah dan dikembangkan lebih baik di masa mendatang.
Program Z-Mart sendiri merupakan salah satu program unggulan pemberdayaan ekonomi berbasis zakat yang bertujuan membantu pelaku usaha kecil dan mustahik agar memiliki usaha yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Melalui program ini, penerima manfaat diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup serta memperkuat perekonomian keluarga.
Melalui kunjungan akademik tersebut, BAZNAS Kota Ambon berharap penelitian yang dilakukan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan pengelolaan zakat produktif, sekaligus menjadi bahan evaluasi dan masukan dalam meningkatkan manfaat program pemberdayaan bagi masyarakat luas.
BERITA15/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Abdul Majid, Wujudkan Kemandirian Ekonomi Mustahik
AMBON — Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, BAZNAS Kota Ambonkembali menyalurkan bantuan modal usaha kepada salah satu mustahik, Abdul Majid, pada 14 April 2026. Bantuan tersebut diberikan guna membantu pengembangan usaha yang sementara dijalankan oleh Abdul Majid agar semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari program pemberdayaan ekonomi BAZNAS Kota Ambon yang berfokus pada penguatan usaha kecil masyarakat kurang mampu. Dengan adanya bantuan modal usaha tersebut, diharapkan penerima manfaat dapat lebih mandiri secara ekonomi dan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun mengatakan bahwa bantuan modal usaha merupakan salah satu bentuk nyata pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
“BAZNAS Kota Ambon terus berupaya menghadirkan program-program produktif yang dapat membantu masyarakat untuk bangkit dan mandiri. Bantuan modal usaha kepada Abdul Majid ini diharapkan dapat menjadi motivasi agar usaha yang dijalankan semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia juga menegaskan bahwa zakat tidak hanya diberikan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan pada program produktif yang memiliki dampak jangka panjang bagi para mustahik.
“Kami ingin zakat yang dihimpun dari para muzakki dapat benar-benar dirasakan manfaatnya secara luas. Melalui bantuan usaha seperti ini, kami berharap mustahik bisa perlahan meningkatkan taraf ekonominya dan suatu saat dapat menjadi muzakki,” tambahnya.
Abdul Majid selaku penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Ambon atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti untuk menunjang kebutuhan usahanya.
Program bantuan modal usaha ini merupakan salah satu agenda rutin BAZNAS Kota Ambon dalam mendukung pengembangan UMKM masyarakat serta memperkuat ekonomi umat di Kota Ambon. BAZNAS Kota Ambon berharap sinergi antara masyarakat dan para muzakki terus terjalin sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah.
BERITA13/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Siap Optimalkan Program Kurban Berkah Berdayakan Desa
AMBON — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menyatakan kesiapan dalam mendukung program nasional Kurban Berkah Berdayakan Desa yang diinisiasi BAZNAS RI. Program tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan layanan kurban di seluruh daerah agar dikelola secara mandiri, profesional, dan memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat.
Melalui himbauan resmi dari BAZNAS RI, setiap BAZNAS daerah diminta untuk menyiapkan layanan kurban secara mandiri di wilayah masing-masing, termasuk optimalisasi penghimpunan dana kurban, pengelolaan DAM haji, hingga pencatatan pengumpulan kurban baik on balance maupun off balance melalui aplikasi SIMBA BAZNAS.
Selain itu, BAZNAS RI juga menyiapkan pengolahan daging kurban dalam bentuk kemasan kaleng sebagai langkah strategis memperluas manfaat distribusi kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun menegaskan bahwa program tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola kurban yang lebih modern, terintegrasi, dan berdampak luas bagi masyarakat.
“Himbauan dari BAZNAS RI ini menjadi penguatan bagi seluruh BAZNAS daerah untuk terus meningkatkan pelayanan kurban secara profesional dan mandiri. Program Kurban Berkah Berdayakan Desa tidak hanya berfokus pada ibadah, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat dan pemerataan manfaat kurban,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia menjelaskan bahwa pengelolaan kurban melalui lembaga resmi memberikan banyak manfaat, mulai dari penyaluran yang tepat sasaran hingga penguatan ekonomi masyarakat, khususnya peternak lokal dan masyarakat desa.
“Melalui pengelolaan yang baik, kurban dapat menjadi instrumen sosial yang sangat kuat dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, BAZNAS Kota Ambon siap mendukung program nasional ini dengan pelayanan yang amanah dan transparan,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, H. Achmad Salim menyampaikan bahwa optimalisasi pengumpulan kurban akan terus diperkuat melalui berbagai strategi sosialisasi dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami terus mendorong peningkatan penghimpunan kurban agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. Selain itu, keterlibatan BAZNAS daerah dalam program nasional ini juga menjadi bentuk sinergi dalam memperkuat pengelolaan kurban secara terstruktur dan terukur,” jelas H. Achmad Salim.
Ia juga menambahkan bahwa pencatatan pengumpulan kurban melalui aplikasi SIMBA BAZNAS menjadi langkah penting dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana masyarakat.
“Semua pengumpulan kurban, baik on balance maupun off balance, akan dicatat secara sistematis dalam aplikasi SIMBA BAZNAS agar proses pelaporan dan pengelolaan lebih tertib dan terpercaya,” lanjutnya.
Di sisi lain, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas menilai bahwa transformasi digital dalam pengelolaan kurban menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
“Digitalisasi membuat pengelolaan kurban menjadi lebih mudah, transparan, dan cepat. Dengan sistem yang terintegrasi, masyarakat dapat lebih percaya dan nyaman dalam menitipkan kurbannya melalui BAZNAS,” ungkap Jihan Abbas.
Ia juga menyampaikan bahwa partisipasi daerah dalam program pengalengan daging kurban dan penghimpunan DAM haji menjadi peluang besar untuk memperluas manfaat program sosial BAZNAS.
“Program ini sangat baik karena manfaat kurban bisa dirasakan lebih luas dan lebih lama, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah,” tambahnya.
BAZNAS Kota Ambon berharap pelaksanaan program Kurban Berkah Berdayakan Desa dapat semakin memperkuat semangat berbagi, kepedulian sosial, dan pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan kurban yang profesional dan berkelanjutan.
BERITA11/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.
Lihat Daftar Rekening →