Berita Terbaru
Transfer Kepedulian dari Rekening: Keluarga Hutagalung Salurkan Zakat Rp10 Juta ke BAZNAS Kota Ambon
Ambon — Komitmen berbagi dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh masyarakat melalui penyaluran zakat maal. Pada Jumat, 13 Maret 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menerima zakat maal sebesar Rp10.000.000 dari Keluarga Hutagalung yang disalurkan melalui rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) BAZNAS Kota Ambon.
Penyaluran zakat melalui transfer bank ini menjadi bukti kemudahan layanan digital yang disediakan oleh BAZNAS dalam menjangkau para muzaki, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat secara praktis dan aman.
Staf Digitalisasi dan Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh muzaki kepada lembaga resmi.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Keluarga Hutagalung atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BAZNAS Kota Ambon. Penyaluran zakat maal sebesar Rp10 juta ini merupakan wujud kepedulian yang luar biasa terhadap masyarakat yang membutuhkan,” ujar Jihan Abbas.
Ia juga menambahkan bahwa sistem pembayaran melalui rekening bank memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan zakat.
“Melalui layanan transfer seperti ini, para muzaki dapat menunaikan zakat dengan lebih mudah tanpa harus datang langsung. Kami memastikan setiap dana yang masuk akan dikelola secara amanah, transparan, dan disalurkan kepada yang berhak menerima,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon Muhammad Zulkifly Fakaubun turut memberikan apresiasi atas langkah Keluarga Hutagalung yang dinilai sebagai contoh positif bagi masyarakat luas.
“Apa yang dilakukan oleh Keluarga Hutagalung menunjukkan bahwa zakat dapat dilakukan dengan cara yang mudah namun tetap berdampak besar. Ini adalah bentuk kontribusi nyata dalam membantu mengurangi kesenjangan sosial,” ungkap Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia juga berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan digital BAZNAS untuk menyalurkan zakat, sehingga potensi zakat di Kota Ambon dapat tergali secara maksimal.
BAZNAS Kota Ambon sendiri terus berupaya meningkatkan pelayanan melalui inovasi digital serta menjaga transparansi dalam pengelolaan dana zakat. Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui berbagai program, seperti bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dengan adanya dukungan dari para muzaki, BAZNAS optimis dapat terus menghadirkan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Ambon, serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan umat.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Khutbah Idulfitri di Batu Merah: Ketua BAZNAS Kota Ambon Ajak Perkuat Kepedulian dan Saling Memaafkan
Ambon — Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan Sholat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Baiturrahman Grahara, yang berlokasi di RT 004/RW 003, Batu Merah, pada Sabtu, 20 Maret 2026. Dalam momentum yang sarat makna tersebut, Ketua BAZNAS Kota Ambon dipercaya menyampaikan khutbah Idulfitri yang mengangkat tema tentang pentingnya memperkuat kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi.
Dalam khutbahnya, Ketua BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Idulfitri sebagai titik awal memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya melalui zakat, infak, dan sedekah.
“Idulfitri bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk kembali kepada fitrah, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. Mari kita saling memaafkan dan terus menumbuhkan semangat berbagi,” pesan khutbah yang disampaikan di hadapan jamaah.
Pelaksanaan Sholat Idulfitri berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan, dihadiri oleh masyarakat sekitar yang memadati area masjid sejak pagi hari. Usai pelaksanaan sholat, jamaah saling bersalaman dan mengucapkan “Mohon maaf lahir dan batin”, mencerminkan nilai kebersamaan yang kuat di tengah masyarakat.
Staf Digitalisasi dan Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, turut memberikan tanggapan terkait momentum Idulfitri sebagai sarana memperkuat peran zakat dalam kehidupan sosial.
“Momentum Idulfitri ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa zakat adalah salah satu instrumen penting dalam membantu sesama. Kami mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat melalui BAZNAS agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” ujar Jihan Abbas.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang transparan dan profesional.
Sementara itu, Muhammad Zulkifly Fakaubun menilai bahwa khutbah Idulfitri yang disampaikan memberikan pesan yang relevan dengan kondisi sosial saat ini.
“Pesan yang disampaikan sangat menyentuh dan mengingatkan kita semua akan pentingnya saling peduli dan berbagi. Idulfitri harus menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ungkap Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya merayakan Idulfitri secara seremonial, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Sholat Idulfitri ini menjadi salah satu momen penting dalam mempererat hubungan antarwarga di Batu Merah, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Dengan semangat Idulfitri, diharapkan masyarakat Kota Ambon dapat terus hidup rukun, saling membantu, dan menjaga persatuan.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Soroti Verifikasi Midtrans dalam Meeting Nasional Pengelola Digital BAZNAS RI
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan layanan digital dengan mengikuti meeting mingguan pengelola kantor digital BAZNAS RI se-Indonesia pada Kamis, 2 April 2026. Pertemuan yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Google Meet ini menjadi wadah koordinasi penting dalam penguatan sistem layanan zakat berbasis digital di seluruh Indonesia.
Rapat tersebut dipimpin oleh staf bidang layanan aplikasi nasional BAZNAS RI, Romadona, yang membahas berbagai isu strategis terkait pengelolaan platform digital, termasuk optimalisasi sistem pembayaran zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Dalam forum tersebut, BAZNAS Kota Ambon secara aktif menyampaikan pertanyaan terkait kendala verifikasi akun pembayaran ZIS melalui sistem Midtrans yang hingga saat ini belum mendapatkan konfirmasi dari pihak pengelola.
Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menegaskan pentingnya percepatan proses verifikasi tersebut guna menunjang kelancaran layanan kepada masyarakat.
“Kami mempertanyakan progres verifikasi akun pembayaran melalui Midtrans karena hal ini sangat penting dalam mendukung kemudahan masyarakat menunaikan ZIS secara digital. Kami berharap proses ini dapat segera diselesaikan agar layanan dapat berjalan optimal,” ujar Jihan Abbas dalam forum tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa digitalisasi menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan partisipasi muzaki, terutama di era yang semakin mengandalkan teknologi.
“Melalui sistem digital, kami ingin memberikan kemudahan, kecepatan, dan transparansi bagi para muzaki. Oleh karena itu, setiap kendala teknis perlu segera ditangani agar tidak menghambat pelayanan,” lanjutnya.
Pertemuan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman antar pengelola digital BAZNAS dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan implementasi teknologi dalam pengelolaan zakat. Diskusi yang berlangsung interaktif ini diharapkan mampu menghasilkan solusi konkret untuk meningkatkan efektivitas sistem digital BAZNAS secara nasional.
BAZNAS Kota Ambon sendiri terus berupaya mengembangkan sistem digitalisasi guna mempermudah akses masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat. Dengan adanya dukungan dari BAZNAS RI, diharapkan seluruh kendala teknis, termasuk verifikasi pembayaran digital, dapat segera terselesaikan.
Langkah aktif yang diambil oleh BAZNAS Kota Ambon dalam forum nasional ini menunjukkan keseriusan dalam menghadirkan layanan zakat yang modern, transparan, dan terpercaya bagi masyarakat.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS RI Gelar Konsultasi Online SIMBA, Dorong Optimalisasi Layanan Digital Zakat Nasional
Ambon — Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan digital zakat di seluruh Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar kegiatan konsultasi online bagi para operator Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA), Kamis, 2 April 2026. Kegiatan ini menjadi ruang interaktif bagi para operator untuk menyampaikan kendala teknis sekaligus mendapatkan solusi secara langsung dari tim pusat.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diawali dengan pemaparan terkait fitur terbaru, khususnya mengenai migrasi kas masuk dalam sistem SIMBA. Penjelasan tersebut diharapkan dapat membantu para operator dalam memahami dan mengimplementasikan pembaruan sistem secara optimal di masing-masing daerah.
Konsultasi online ini diinisiasi oleh BAZNAS RI melalui Tim Layanan Aplikasi Nasional, sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat tata kelola zakat berbasis digital yang transparan dan akuntabel.
Para operator dari berbagai daerah, termasuk BAZNAS Kota Ambon, turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan berbagai kendala teknis yang dihadapi dalam penggunaan SIMBA, mulai dari pencatatan transaksi hingga pengelolaan laporan keuangan berbasis sistem.
Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyambut baik pelaksanaan konsultasi online ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas operator.
“Kegiatan ini sangat membantu kami sebagai operator di daerah, terutama dalam memahami fitur-fitur baru seperti migrasi kas masuk. Dengan adanya sesi tanya jawab langsung, kami bisa menyampaikan kendala yang dihadapi dan mendapatkan solusi secara cepat,” ujar Jihan Abbas.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini sangat penting dalam mendukung kelancaran operasional digital di lingkungan BAZNAS.
“Melalui konsultasi ini, kami semakin yakin bahwa sistem digital seperti SIMBA dapat dioptimalkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan zakat yang lebih transparan dan akuntabel,” lanjutnya.
Selain menjadi sarana konsultasi, kegiatan ini juga memperkuat koordinasi antara BAZNAS pusat dan daerah, sehingga setiap pembaruan sistem dapat diterapkan secara seragam dan efektif di seluruh Indonesia.
Dengan adanya agenda rutin seperti ini, diharapkan para operator SIMBA dapat terus meningkatkan kompetensi dan mampu mengelola sistem dengan lebih baik. Hal ini tentu akan berdampak positif terhadap peningkatan kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan zakat melalui BAZNAS.
BAZNAS RI menegaskan pentingnya partisipasi aktif seluruh operator dalam setiap kegiatan pengembangan sistem digital, agar pengelolaan zakat di Indonesia semakin modern, profesional, dan berdaya guna.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Duka Mendalam dari BAZNAS Kota Ambon: Wafatnya Imam Besar Masjid Agung An-Nur Batu Merah Tinggalkan Jejak Keteladanan
Ambon — Kabar duka menyelimuti masyarakat Kota Ambon, khususnya warga Negeri Batu Merah, atas wafatnya H. Usman Oey bin Abdul Kadir Oey pada Jumat, 3 April 2026. Almarhum dikenal sebagai Imam Besar Masjid Agung An-Nur yang telah memberikan kontribusi besar dalam pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Kehilangan sosok ulama yang kharismatik ini dirasakan mendalam oleh berbagai kalangan, termasuk keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon. Almarhum dikenal sebagai figur yang sederhana, bijaksana, dan konsisten dalam mengajarkan nilai-nilai keimanan serta kepedulian sosial.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum.
“Kami keluarga besar BAZNAS Kota Ambon menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak H. Usman Oey. Beliau adalah sosok panutan yang telah banyak memberikan teladan dalam kehidupan beragama dan sosial. Kehilangan ini tentu menjadi duka bagi kita semua,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia juga mengenang peran almarhum sebagai tokoh agama yang tidak hanya aktif di lingkungan masjid, tetapi juga turut mendorong semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.
“Almarhum dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan selalu mengajak umat untuk memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kepedulian sosial. Nilai-nilai yang beliau tanamkan akan terus menjadi inspirasi bagi kita semua,” tambahnya.
Wafatnya Imam Besar Masjid Agung An-Nur ini meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat luas yang selama ini merasakan bimbingan dan keteladanan beliau.
Masyarakat Negeri Batu Merah dan sekitarnya turut berbondong-bondong memberikan penghormatan terakhir, sebagai bentuk cinta dan penghargaan atas jasa-jasa almarhum selama hidupnya.
BAZNAS Kota Ambon berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan, serta almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah beliau dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” tutup Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Kepergian almarhum menjadi pengingat bagi seluruh umat akan pentingnya meneladani kehidupan yang penuh keikhlasan, pengabdian, dan kepedulian terhadap sesama.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Dapat Evaluasi Penuh, Didorong Maksimalkan Jangkauan Kepesertaan BPJS TK
Ambon — BAZNAS Kota Ambon menegaskan komitmennya dalam memperluas perlindungan sosial melalui partisipasi aktif dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Pada Rabu, 1 April 2026, BAZNAS Kota Ambon menghadiri undangan pertemuan rutin wadah dan agen Perisai bersama BPJS TK Maluku, yang digelar untuk melakukan evaluasi dan koordinasi peningkatan jangkauan kepesertaan program.
Pertemuan ini berlangsung secara formal dan menjadi momen penting bagi semua pihak untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian program, sekaligus membahas strategi agar partisipasi masyarakat dapat lebih optimal. Dalam forum tersebut, BAZNAS Kota Ambon mendapatkan evaluasi penuh dari BPJS TK Maluku terkait efektivitas sosialisasi dan jangkauan kepesertaan, dengan arahan untuk meningkatkan kinerja di lapangan.
Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan tanggapan atas hasil evaluasi tersebut.
“Kami menerima evaluasi penuh dari BPJS TK Maluku, dan ini menjadi bahan refleksi penting bagi kami. Arahan yang diberikan jelas: jangkauan kepesertaan harus lebih dimaksimalkan, terutama untuk menjangkau masyarakat yang belum tercover,” ujar Jihan Abbas.
Ia menambahkan bahwa BAZNAS Kota Ambon siap menindaklanjuti arahan tersebut dengan langkah-langkah konkret di lapangan, termasuk memanfaatkan pendekatan digital dan kerja sama dengan agen Perisai untuk memperluas akses masyarakat terhadap program BPJS TK.
“Dengan dukungan sistem digital yang kami miliki, kami optimis bisa meningkatkan jangkauan kepesertaan. Program ini penting agar masyarakat, khususnya pekerja informal, mendapatkan perlindungan kerja yang layak,” tambahnya.
Selain evaluasi capaian, pertemuan ini juga membahas tantangan teknis dan strategi peningkatan sosialisasi, termasuk penguatan koordinasi antara BAZNAS, agen Perisai, dan BPJS TK Maluku. Forum ini menjadi ajang berbagi pengalaman serta mencari solusi agar setiap hambatan di lapangan dapat diatasi secara efektif.
Kehadiran BAZNAS Kota Ambon dalam forum ini menunjukkan bahwa peran lembaga tidak hanya terbatas pada pengelolaan zakat, tetapi juga mendukung program-program sosial dan perlindungan masyarakat secara luas. Dengan langkah-langkah yang lebih maksimal, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terlindungi melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Jemput Setoran ZIS di UPZ Kemenag, Salurkan untuk Kegiatan Ramadan
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus memperkuat layanan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui sistem jemput setoran. Pada bulan Maret 2026, tim BAZNAS Kota Ambon melakukan penjemputan setoran ZIS dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kota Ambon.
Sejak awal bulan, sebagian besar dana yang terkumpul dari UPZ telah langsung disalurkan untuk kegiatan sosial dan keagamaan yang berlangsung selama bulan Ramadan. Akibatnya, dana yang disetorkan ke BAZNAS untuk bulan ini hanya tersisa sedikit.
Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menjelaskan mekanisme distribusi dana dan pentingnya jemput setoran.
“Penjemputan setoran dari UPZ Kemenag untuk bulan Maret sebagian besar sudah kami salurkan untuk kegiatan Ramadan. Jadi, yang masuk ke BAZNAS bulan ini memang hanya sedikit. Hal ini wajar karena sebagian besar dana sudah digunakan untuk program yang tepat sasaran,” ujar Jihan Abbas.
Ia menambahkan bahwa sistem jemput setoran dan digitalisasi mempermudah BAZNAS Kota Ambon dalam mengelola ZIS dengan cepat, aman, dan transparan. Setiap dana yang diterima langsung diarahkan ke kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama saat momentum Ramadan.
“Kami ingin memastikan setiap rupiah zakat dikelola secara optimal. Dana yang sudah tersalurkan ke kegiatan Ramadan adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan dampak nyata bagi umat,” lanjut Jihan Abbas.
Selain kegiatan Ramadan, dana ZIS juga digunakan untuk program pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu, sesuai prioritas kebutuhan di Kota Ambon.
Dengan sistem jemput setoran dan pengelolaan digital yang terus ditingkatkan, BAZNAS Kota Ambon berharap transparansi dan efektivitas penyaluran ZIS semakin optimal, sekaligus mendorong kepercayaan masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Program Dai 3T BAZNAS Kota Ambon Sukses Digelar, H. Husni Nutte Aktif Isi Tausiah Ramadan di Talake
Ambon, Rabu, 4 Maret 2026 – Program Dai 3T yang digagas oleh BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan keberhasilannya dalam memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadirkan dai-dai berkualitas yang tidak hanya menyampaikan dakwah, tetapi juga mampu berinteraksi langsung dengan masyarakat secara intensif.
Salah satu dai yang terlibat dalam program ini adalah H. Husni Nutte, S.Sos., M.Si. yang turut ambil bagian dengan terjun langsung ke masyarakat. Dalam momentum bulan suci Ramadan, ia aktif mengisi tausiah di berbagai majelis taklim, termasuk di Masjid Al Istiqomah, kawasan Talake, Kota Ambon.
Kegiatan tausiah yang berlangsung pada Rabu (4/3/2026) tersebut disambut antusias oleh jamaah. Dalam ceramahnya, H. Husni Nutte menekankan pentingnya memperkuat keimanan dan mempererat ukhuwah Islamiyah, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik.
Program Dai 3T sendiri merupakan inisiatif BAZNAS untuk menjangkau wilayah-wilayah yang tergolong tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta daerah yang membutuhkan sentuhan dakwah yang lebih intensif. Kehadiran para dai diharapkan mampu memberikan pencerahan serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa program ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS dalam mendukung pembangunan spiritual masyarakat.
“Program Dai 3T ini bukan hanya sekadar kegiatan dakwah biasa, tetapi merupakan bentuk nyata kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat yang membutuhkan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan. Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi, terutama di bulan Ramadan ini,” ujar Jihan Abbas.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan dai seperti H. Husni Nutte menjadi kekuatan tersendiri dalam menyukseskan program tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi para dai yang terlibat, termasuk H. Husni Nutte yang ??????? turun langsung ke masyarakat. Ini menunjukkan bahwa dakwah tidak hanya dilakukan di mimbar, tetapi juga melalui pendekatan sosial yang menyentuh kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Dengan suksesnya pelaksanaan program ini, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus memperluas jangkauan dakwah serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.
BERITA04/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Dai 3T BAZNAS Ambon Menggema di Ramadan, H. Husni Nutte Isi Tausiah di Buka Puasa IWSS Maluku
Ambon, Kamis, 5 Maret 2026 – Program Dai 3T yang diinisiasi oleh BAZNAS Kota Ambon kembali membuktikan perannya dalam memperluas jangkauan dakwah di tengah masyarakat. Melalui program ini, para dai diterjunkan langsung untuk memberikan pembinaan keagamaan, khususnya di momentum penting seperti bulan suci Ramadan.
Salah satu dai yang turut berpartisipasi aktif adalah H. Husni Nutte, S.Sos., M.Si. Kehadirannya menjadi bagian penting dalam menyukseskan program tersebut dengan terjun langsung ke masyarakat. Pada Kamis (5/3/2026), ia mengisi tausiah dalam kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh IWSS Provinsi Maluku.
IWSS sendiri merupakan singkatan dari Ikatan Wanita Sulawesi Selatan, sebuah organisasi kemasyarakatan yang mewadahi perempuan asal Sulawesi Selatan di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Maluku. Organisasi ini aktif dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung penuh kehangatan dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat serta anggota IWSS. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, terutama saat sesi tausiah yang disampaikan oleh H. Husni Nutte.
Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat tali silaturahmi. Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Program Dai 3T sendiri merupakan upaya strategis BAZNAS dalam menghadirkan dakwah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah yang membutuhkan penguatan nilai-nilai keagamaan. Dengan pendekatan yang humanis dan kontekstual, para dai diharapkan mampu menjadi agen perubahan di tengah kehidupan sosial.
Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari sinergi antara lembaga, dai, dan masyarakat.
“Program Dai 3T ini menjadi salah satu wujud komitmen kami untuk terus menghadirkan dakwah yang inklusif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Momentum Ramadan seperti ini sangat efektif untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus membangun kebersamaan,” ujar Jihan Abbas.
Ia juga mengapresiasi peran aktif para dai yang terlibat langsung dalam kegiatan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kontribusi para dai, termasuk H. Husni Nutte yang hadir langsung di tengah masyarakat dalam kegiatan buka puasa bersama IWSS. Ini menunjukkan bahwa dakwah bisa hadir dalam berbagai ruang sosial dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Dengan suksesnya pelaksanaan kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon optimis Program Dai 3T akan terus memberikan dampak positif yang berkelanjutan, tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga dalam memperkuat solidaritas sosial di masyarakat Maluku.
BERITA04/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Hangatkan Ramadan, Dai 3T BAZNAS Ambon Hadir di Buka Puasa Keluarga Besar BTN Kanawa
Ambon, Jumat, 6 Maret 2026 – Program Dai 3T yang digagas oleh BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan kiprah nyata dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Memasuki momentum bulan suci Ramadan, program ini terus bergerak aktif menghadirkan dakwah yang menyentuh langsung kehidupan sosial warga.
Salah satu dai yang terlibat dalam program tersebut adalah H. Husni Nutte, S.Sos., M.Si., yang secara konsisten turun langsung ke masyarakat. Pada Jumat (6/3/2026), ia mengisi tausiah dalam kegiatan buka puasa bersama keluarga besar yang berlangsung di kawasan BTN Kanawa, Kota Ambon.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh keakraban dan kebersamaan, dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat setempat. Suasana kekeluargaan sangat terasa, terlebih saat seluruh peserta mengikuti tausiah yang disampaikan dengan penuh hikmah oleh H. Husni Nutte.
Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempererat hubungan kekeluargaan dan sosial. Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan saling berbagi di tengah kehidupan bermasyarakat.
Program Dai 3T sendiri merupakan salah satu upaya strategis BAZNAS Kota Ambon dalam menjangkau masyarakat secara langsung melalui pendekatan dakwah yang humanis dan kontekstual. Tidak hanya berfokus pada penyampaian materi keagamaan, program ini juga mendorong keterlibatan aktif dai dalam kehidupan sosial masyarakat.
Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari antusiasme masyarakat serta dedikasi para dai yang terlibat.
“Program Dai 3T ini menjadi sarana efektif untuk menghadirkan dakwah yang dekat dengan masyarakat. Kami melihat bagaimana kegiatan seperti buka puasa bersama ini mampu menjadi ruang yang memperkuat nilai spiritual sekaligus kebersamaan sosial,” ujar Jihan Abbas.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran dai di tengah masyarakat memberikan dampak positif yang signifikan.
“Kami sangat mengapresiasi para dai, termasuk H. Husni Nutte, yang terus berkontribusi aktif. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai penceramah, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa Program Dai 3T merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam membangun masyarakat yang religius dan berdaya.
“Program Dai 3T ini adalah bentuk nyata kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa dakwah tidak hanya hadir di tempat-tempat formal, tetapi juga menjangkau lingkungan keluarga dan komunitas seperti di BTN Kanawa ini,” ungkap Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kami berharap program ini terus berkembang dan memberikan manfaat luas, terutama dalam membangun kesadaran keagamaan serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat,” tutupnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya fokus pada pengelolaan zakat, tetapi juga aktif dalam penguatan dakwah dan pembangunan spiritual masyarakat di berbagai lapisan.
BERITA04/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Resmi Terbitkan SK UPZ Masjid, Perkuat Pengumpulan Zakat di Momentum Ramadan
Ambon, 16 Maret 2026 — Dalam upaya mengoptimalkan pengumpulan zakat fitrah dan zakat maal di bulan suci Ramadan, BAZNAS Kota Ambon resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid terbaru di sejumlah masjid di Kota Ambon. Kebijakan ini diumumkan pada Senin, 16 Maret 2026 yang bertepatan dengan 26 Ramadan 1447 Hijriah.
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk penguatan sistem pengelolaan zakat berbasis masjid, sekaligus memastikan distribusi zakat dapat lebih tepat sasaran, transparan, dan terkoordinasi dengan baik di seluruh wilayah kota.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa penerbitan SK UPZ ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat.
“Penerbitan SK UPZ masjid ini adalah langkah konkret untuk memperkuat jaringan pengumpulan zakat di tingkat akar rumput. Dengan adanya UPZ yang resmi dan terstruktur, kami berharap pengumpulan zakat fitrah maupun maal di Kota Ambon dapat meningkat secara signifikan, terutama di momentum Ramadan ini,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan UPZ masjid akan membantu mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat tanpa harus jauh-jauh ke kantor layanan, karena kini bisa dilakukan langsung melalui masjid terdekat yang telah memiliki legalitas resmi.
Sementara itu, staf pengumpulan dan digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menjelaskan bahwa selain pembentukan UPZ, pihaknya juga terus mendorong integrasi sistem digital dalam pengelolaan zakat.
“Kami tidak hanya fokus pada pembentukan UPZ secara administratif, tetapi juga mendorong digitalisasi sistem pelaporan dan pengumpulan zakat. Hal ini penting agar prosesnya lebih transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat,” jelas Jihan Abbas.
Menurutnya, dengan kombinasi antara penguatan kelembagaan UPZ dan pemanfaatan teknologi digital, diharapkan potensi zakat di Kota Ambon dapat tergali secara maksimal.
Program ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang BAZNAS Kota Ambon dalam meningkatkan literasi zakat di kalangan masyarakat serta memperluas jangkauan layanan. Selain itu, UPZ masjid diharapkan dapat berperan aktif tidak hanya dalam pengumpulan, tetapi juga dalam edukasi dan pendistribusian zakat kepada mustahik di lingkungan masing-masing.
Dengan diterbitkannya SK UPZ terbaru ini, BAZNAS Kota Ambon optimistis bahwa sinergi antara lembaga zakat dan pengurus masjid akan semakin kuat, sehingga mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat.
BERITA24/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Perketat Pengawasan UPZ Masjid, Pastikan Pengelolaan Zakat Sesuai Prinsip 3A
Ambon — Upaya memperkuat tata kelola zakat terus dilakukan oleh BAZNAS Kota Ambon. Selain memantau pemasangan spanduk penerimaan zakat fitrah di berbagai masjid, BAZNAS juga menegaskan bahwa seluruh aktivitas pengumpulan zakat oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) berada dalam pengawasan resmi dan wajib memenuhi prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.
Pemantauan yang dilakukan di sejumlah titik masjid di Kota Ambon menunjukkan bahwa para pengurus UPZ telah mengikuti arahan dengan memasang spanduk resmi berlogo BAZNAS. Langkah ini tidak hanya sebagai identitas visual, tetapi juga menjadi bukti bahwa pengumpulan zakat tersebut terorganisasi dan berada dalam kendali lembaga resmi.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan pentingnya pengawasan ini sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap zakat yang dikumpulkan melalui UPZ masjid benar-benar berada dalam pengawasan BAZNAS Kota Ambon. Dengan demikian, pengelolaannya tidak hanya terorganisasi dengan baik, tetapi juga dipastikan memenuhi prinsip 3A, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia menambahkan bahwa prinsip 3A menjadi landasan utama dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat, khususnya di momentum Ramadan yang identik dengan peningkatan aktivitas ibadah dan berbagi.
“Kepercayaan masyarakat adalah hal utama. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa seluruh proses, mulai dari pengumpulan hingga pendistribusian zakat, berjalan sesuai syariat, aturan hukum, dan tetap dalam bingkai keutuhan negara,” tambahnya.
Sementara itu, staf pengumpulan dan digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menjelaskan bahwa sistem identifikasi melalui spanduk resmi juga menjadi bagian dari penguatan sistem pengawasan berbasis data.
“Dengan adanya spanduk berlogo resmi, masyarakat bisa dengan mudah mengenali UPZ yang terdaftar dan diawasi. Ini juga memudahkan kami dalam melakukan tracking dan integrasi data pengumpulan zakat secara digital,” jelas Jihan Abbas.
Ia menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama dalam pengelolaan zakat modern, sehingga setiap UPZ harus terhubung dengan sistem yang telah disiapkan oleh BAZNAS.
Melalui langkah ini, BAZNAS Kota Ambon berharap seluruh pengumpulan zakat di masjid-masjid dapat berjalan lebih tertib, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Penguatan pengawasan ini juga menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional, terpercaya, dan sesuai dengan prinsip-prinsip yang telah ditetapkan.
BERITA24/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Hingga Malam Takbiran, BAZNAS Ambon Maksimalkan Pengumpulan dan Penyaluran Zakat Fitrah
Ambon, 20 Maret 2026 — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, BAZNAS Kota Ambon terus mengintensifkan pengumpulan sekaligus penyaluran zakat fitrah hingga malam takbiran, Jumat (20/3/2026) atau bertepatan dengan 30 Ramadan 1447 H. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh zakat yang terkumpul dapat segera disalurkan kepada mustahik secara tepat waktu.
Momentum akhir Ramadan menjadi periode krusial dalam pengelolaan zakat fitrah. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Ambon mengerahkan seluruh potensi, termasuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid-masjid, guna memaksimalkan capaian pengumpulan serta mempercepat distribusi kepada masyarakat yang berhak menerima.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan optimal hingga detik terakhir sebelum Idulfitri.
“Kami memaksimalkan pengumpulan zakat fitrah hingga malam takbiran, sekaligus memastikan penyalurannya dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami agar zakat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para mustahik sebelum Hari Raya,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia menjelaskan bahwa koordinasi dengan UPZ masjid terus diperkuat agar proses distribusi berjalan lancar dan merata di seluruh wilayah Kota Ambon.
“Kami telah menginstruksikan seluruh UPZ untuk segera menyalurkan zakat yang terkumpul tanpa penundaan, dengan tetap memperhatikan data mustahik yang valid. Dengan demikian, tidak ada keterlambatan dalam pendistribusian,” tambahnya.
Sementara itu, staf pengumpulan dan digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengungkapkan bahwa pihaknya juga memanfaatkan sistem digital untuk memantau pergerakan pengumpulan dan penyaluran zakat secara real-time.
“Kami terus memantau perkembangan pengumpulan zakat dari UPZ masjid hingga malam takbiran. Dengan sistem digital yang kami gunakan, proses pelaporan menjadi lebih cepat dan akurat, sehingga penyaluran bisa segera dilakukan,” jelas Jihan Abbas.
Ia menambahkan bahwa percepatan distribusi menjadi prioritas utama agar zakat fitrah dapat benar-benar membantu kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri.
“Tujuan utama zakat fitrah adalah membantu mustahik menyambut hari raya dengan layak. Karena itu, kami pastikan distribusinya dilakukan sebelum salat Idulfitri,” tambahnya.
Selain itu, BAZNAS Kota Ambon juga mengimbau masyarakat yang belum menunaikan zakat fitrah agar segera menyalurkannya melalui UPZ masjid terdekat atau langsung ke layanan resmi BAZNAS.
Dengan berbagai langkah optimalisasi ini, BAZNAS Kota Ambon berharap pengelolaan zakat fitrah tahun ini dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA24/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Sampaikan Ucapan Idulfitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan
Ambon — Dalam suasana penuh kebahagiaan dan kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan, BAZNAS Kota Ambon menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kota Ambon dan umat Muslim pada umumnya.
Ucapan tersebut tidak hanya menjadi bentuk perayaan hari kemenangan, tetapi juga sebagai ajakan untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi yang telah dibangun selama bulan suci Ramadan.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan pesan penuh makna kepada masyarakat.
“Kami segenap keluarga besar BAZNAS Kota Ambon mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H. Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga amal ibadah kita selama Ramadan diterima oleh Allah SWT, dilimpahkan keberkahan, dan diberikan kemudahan dalam setiap langkah kehidupan,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat nilai-nilai spiritual dan sosial dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita rayakan kemenangan ini dengan hati yang bersih, penuh rasa syukur, serta terus menebarkan kebaikan kepada sesama. Semangat zakat, infak, dan sedekah yang telah kita bangun selama Ramadan harus tetap kita jaga dan tingkatkan,” tambahnya.
Menurutnya, peran zakat tidak hanya sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam membangun kesejahteraan umat dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Melalui momentum Idulfitri ini, BAZNAS Kota Ambon berharap nilai-nilai kepedulian yang telah tumbuh dapat terus berlanjut, sehingga mampu memberikan dampak nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Ucapan ini juga menjadi pengingat bahwa kemenangan sejati tidak hanya dirayakan dengan suka cita, tetapi juga dengan komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Dengan semangat #ZakatMenguatkanIndonesia, #BAZNASKotaAmbon, #BetaParAmbon, dan #AmbonParSamua, BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam membangun kota yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
BERITA24/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Sesi Terakhir Tadarus Zakat Wakaf Digelar, Baznas Ambon Dorong Penguatan Digitalisasi dan Tata Kelola
Ambon, 17 Maret 2026 — Program Tadarus Zakat Wakaf: Ramadan Berdampak resmi memasuki sesi terakhir yang diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Direktorat Jenderal Bimas Islam. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dan diikuti oleh berbagai pengelola zakat dan wakaf dari seluruh Indonesia.
Program ini menjadi salah satu upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas tata kelola zakat dan wakaf, sekaligus memperkuat pemahaman terkait kebijakan, pengamanan aset wakaf, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang ZISWAF.
Partisipasi aktif juga datang dari BAZNAS Kota Ambon, yang menilai kegiatan ini sebagai momentum penting dalam mendorong transformasi digital di sektor pengelolaan zakat dan wakaf.
Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menegaskan bahwa kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi peningkatan kompetensi para pengelola.
“Program Tadarus Zakat Wakaf ini sangat bermanfaat, terutama dalam memperluas wawasan kami terkait kebijakan terbaru serta penguatan tata kelola berbasis digital. Ini menjadi bekal penting bagi kami di daerah untuk mengelola zakat dan wakaf secara lebih profesional dan transparan,” ujar Jihan Abbas.
Ia juga menambahkan bahwa digitalisasi menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat modern, terutama dalam hal akuntabilitas dan kemudahan akses bagi masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memberikan nilai tambah berupa E-Certificate bagi peserta yang mengikuti sesi secara penuh. Hal ini semakin meningkatkan antusiasme peserta untuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan hingga sesi terakhir.
Dengan berakhirnya sesi ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam praktik pengelolaan zakat dan wakaf di daerah masing-masing, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat, khususnya di bulan suci Ramadan.
Program Tadarus Zakat Wakaf: Ramadan Berdampak pun diharapkan terus berlanjut sebagai wadah pembelajaran berkelanjutan dalam membangun ekosistem zakat dan wakaf yang lebih kuat, transparan, dan berbasis teknologi di Indonesia.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Tausiah Menyentuh Hati di PPN Tantui, H. Achmad Salim Ajak Jamaah Maksimalkan Ibadah Ramadan
Ambon, 28 Februari 2026 — Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Alim Pattimura yang berada di kawasan Kompleks Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tantui, Ambon, pada Sabtu malam. Menjelang pelaksanaan salat tarawih, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, H. Achmad Salim, memberikan tausiah yang sarat makna bagi jamaah salat.
Kegiatan ini dihadiri oleh jamaah salat serta pengurus masjid yang antusias mengikuti tausiah sebagai bagian dari rangkaian ibadah di bulan suci Ramadan. Dalam penyampaiannya, H. Achmad Salim mengajak jamaah untuk memanfaatkan momentum Ramadan sebagai waktu terbaik dalam meningkatkan kualitas ibadah, khususnya melalui zakat, infak, dan sedekah.
Dalam tausiah tersebut, ia menekankan pentingnya keikhlasan dan kepedulian sosial sebagai inti dari ibadah di bulan Ramadan. Ia juga mengingatkan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga sarana untuk membersihkan harta dan membantu sesama.
“Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperbanyak amal kebaikan. Jangan hanya fokus pada ibadah pribadi, tetapi juga perkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah agar keberkahan dapat dirasakan bersama,” ujar H. Achmad Salim di hadapan jamaah salat.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peran lembaga zakat seperti BAZNAS sangat penting dalam menyalurkan amanah umat secara tepat sasaran dan transparan. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat mempercayakan penyaluran zakatnya melalui lembaga resmi agar manfaatnya lebih luas dan terarah.
Tausiah yang disampaikan dengan gaya komunikatif dan penuh kehangatan tersebut mendapat respons positif dari jamaah salat. Banyak di antara mereka yang merasa termotivasi untuk lebih aktif dalam berzakat dan berbagi kepada sesama.
Kegiatan tausiah sebelum salat tarawih ini juga menjadi bagian dari upaya dakwah yang terus dilakukan BAZNAS Kota Ambon dalam mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat serta meningkatkan literasi keagamaan di berbagai lapisan.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga Ramadan benar-benar menjadi bulan penuh berkah bagi semua.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Kehangatan Buka Puasa Bersama, Ketua BAZNAS Ambon dan H. Achmad Salim Beri Tausiah Penuh Makna di SMAN 13 Ambon
Ambon, 7 Maret 2026 — Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa dalam kegiatan buka puasa bersama keluarga besar SMA Negeri 13 Ambon yang digelar pada Sabtu sore. Acara tersebut menghadirkan Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, bersama Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Achmad Salim, yang memberikan tausiah inspiratif kepada para peserta.
Kegiatan ini diikuti oleh para guru, siswa, serta keluarga besar sekolah yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan nilai-nilai keimanan dan kepedulian sosial.
Dalam tausiahnya, Muhammad Zulkifly Fakaubun menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai sarana pembentukan karakter, khususnya bagi generasi muda. Ia mengajak para siswa untuk tidak hanya fokus pada ibadah ritual, tetapi juga membangun kepedulian terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah.
“Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang bagaimana kita membentuk pribadi yang peduli, jujur, dan bertanggung jawab. Generasi muda harus mulai membiasakan diri untuk berbagi sejak dini,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Sementara itu, H. Achmad Salim dalam tausiahnya menambahkan bahwa kebersamaan dalam kegiatan buka puasa menjadi momen penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah. Ia juga mengingatkan bahwa keberkahan Ramadan akan semakin terasa jika diisi dengan amal kebaikan yang berdampak bagi orang lain.
“Melalui momen seperti ini, kita belajar bahwa kebersamaan dan kepedulian adalah kunci keberkahan. Jangan lewatkan kesempatan di bulan Ramadan untuk memperbanyak amal, karena setiap kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya,” ungkap H. Achmad Salim.
Acara berlangsung dengan khidmat, diawali dengan tausiah, dilanjutkan doa bersama, dan diakhiri dengan buka puasa bersama yang penuh kebersamaan. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung.
Kehadiran BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi zakat di kalangan pelajar, sekaligus menanamkan nilai-nilai filantropi Islam sejak usia dini.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin tumbuh di lingkungan sekolah, serta mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Tausiah Penuh Makna di Batu Merah, Ketua BAZNAS Ambon Ajak Jamaah Perkuat Takwa dan Silaturahmi
Ambon, 9 Maret 2026 — Menjelang pelaksanaan salat tarawih, suasana religius terasa kuat di Masjid Al Musyafa Ongko Liong, Batu Merah, Ambon, pada Senin malam. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, hadir memberikan tausiah kepada jamaah salat dengan mengangkat tema “Membekali Diri dengan Takwa dan Pentingnya Silaturahmi.”
Kegiatan ini dihadiri oleh jamaah salat yang memenuhi area masjid dengan penuh antusias, menjadikan momentum Ramadan sebagai sarana memperkuat keimanan dan mempererat hubungan sosial antar sesama.
Dalam tausiahnya, Muhammad Zulkifly Fakaubun menekankan bahwa takwa merupakan bekal utama bagi setiap muslim dalam menjalani kehidupan, baik secara pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Ia mengajak jamaah untuk menjadikan Ramadan sebagai titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik.
“Takwa adalah bekal terbaik dalam hidup. Ramadan hadir sebagai momentum untuk melatih diri kita agar lebih taat kepada Allah, sekaligus memperbaiki hubungan dengan sesama melalui silaturahmi,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga hubungan antar sesama manusia sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai keislaman. Menurutnya, silaturahmi tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga membuka pintu rezeki dan memperpanjang umur sebagaimana diajarkan dalam ajaran Islam.
“Silaturahmi bukan hanya memperkuat hubungan kekeluargaan, tetapi juga membawa keberkahan dalam hidup kita. Jangan biarkan kesibukan membuat kita jauh dari sesama,” tambahnya.
Selain itu, ia turut mengingatkan jamaah tentang pentingnya menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial yang sejalan dengan nilai ketakwaan. Peran BAZNAS, lanjutnya, menjadi jembatan dalam menyalurkan amanah umat secara tepat dan transparan.
Tausiah yang disampaikan dengan bahasa sederhana namun penuh makna tersebut mendapat perhatian serius dari jamaah. Banyak di antara mereka yang tampak khusyuk menyimak setiap pesan yang disampaikan, sebagai bekal dalam meningkatkan kualitas ibadah di bulan suci Ramadan.
Kegiatan tausiah sebelum salat tarawih ini menjadi bagian dari upaya dakwah BAZNAS Kota Ambon dalam menyebarkan nilai-nilai keislaman sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat dan kepedulian sosial.
Diharapkan, melalui tausiah ini, jamaah dapat semakin termotivasi untuk memperkuat ketakwaan serta menjaga hubungan silaturahmi, sehingga kehidupan bermasyarakat menjadi lebih harmonis dan penuh keberkahan.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Jemput Setoran ZIS di Baiturahman Grahara, Siapkan SK Pengumpul Zakat untuk Laporan Off Balance Sheet
Ambon, 16 Maret 2026 — Upaya penguatan tata kelola zakat terus dilakukan oleh BAZNAS Kota Ambon melalui kegiatan jemput setoran ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) di Masjid Baiturahman Grahara pada Senin. Selain penjemputan setoran, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengambilan data untuk penerbitan Surat Keputusan (SK) pengumpul zakat di tingkat masjid.
Berbeda dengan pembentukan UPZ mandiri, penerbitan SK ini diperuntukkan bagi pengumpul zakat di masjid sebagai bagian dari kebutuhan administrasi dan pelaporan keuangan, khususnya dalam penyusunan neraca off balance sheet untuk zakat fitrah, zakat maal, serta kurban.
Staf Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari penyesuaian sistem pelaporan agar lebih tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Penerbitan SK ini bukan untuk membentuk UPZ mandiri, tetapi untuk penguatan peran pengumpul zakat di masjid dalam aspek administrasi. Ini penting terutama untuk kebutuhan pelaporan off balance sheet zakat fitrah, maal, dan kurban,” ujar Jihan Abbas.
Ia menambahkan bahwa keberadaan SK tersebut akan membantu masjid dalam menyusun laporan keuangan yang lebih rapi, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus memudahkan koordinasi dengan BAZNAS.
“Dengan adanya SK, pengelolaan zakat di masjid bisa lebih tertib, mulai dari pencatatan hingga pelaporan. Ini juga menjadi bentuk akuntabilitas kepada masyarakat,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim BAZNAS turut berkoordinasi langsung dengan pengurus masjid untuk melengkapi data yang dibutuhkan, seperti struktur pengelola zakat dan administrasi pendukung lainnya.
Langkah jemput setoran yang dilakukan BAZNAS juga menjadi bentuk pelayanan aktif dalam memudahkan mitra masjid menyalurkan ZIS tanpa harus datang langsung ke kantor. Hal ini sekaligus mempererat sinergi antara BAZNAS dan pengelola zakat di tingkat masjid.
BAZNAS Kota Ambon berharap, melalui penerbitan SK pengumpul zakat ini, tata kelola zakat di masjid semakin baik dan mampu memenuhi standar pelaporan keuangan yang transparan serta akuntabel.
Dengan penguatan sistem administrasi ini, diharapkan pengelolaan zakat, baik fitrah, maal, maupun kurban, dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan tepat sasaran bagi masyarakat.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Terima Paket Ramadan Bahagia dari BAZNAS RI, Semangat Kebersamaan Terjaga
Ambon, 18 Maret 2026 — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terasa hangat di BAZNAS Kota Ambon pada Rabu, saat menerima Paket Ramadan Bahagia dari BAZNAS RI melalui BAZNAS Provinsi Maluku. Penyerahan paket berlangsung di Gedung Asari Al Fatah dan diperuntukkan bagi pimpinan serta staf BAZNAS Kota Ambon.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antarpegawai sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di bulan Ramadan. Pemberian paket juga menjadi bentuk apresiasi dan motivasi bagi seluruh staf yang berperan aktif dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kota Ambon.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dukungan BAZNAS RI.
“Paket Ramadan Bahagia ini bukan sekadar bingkisan, tetapi wujud kepedulian BAZNAS RI terhadap kami di daerah. Ini meningkatkan semangat staf dalam menunaikan tugasnya melayani umat selama Ramadan,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Sementara itu, Staf Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menambahkan bahwa paket ini juga menjadi momentum bagi staf untuk saling memperkuat kebersamaan dan semangat kerja di bulan suci.
“Selain manfaat secara fisik, paket ini memberikan motivasi moral bagi kami. Semangat kebersamaan semakin terasa dan membuat kami lebih termotivasi untuk melayani masyarakat dengan lebih baik,” ujar Jihan Abbas.
Acara penyerahan paket berlangsung hangat dan khidmat. Para staf BAZNAS Kota Ambon menerima paket dengan rasa syukur dan antusiasme tinggi. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan internal, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal.
BAZNAS Kota Ambon berharap, melalui kegiatan ini, semangat Ramadan dapat dirasakan lebih luas, bukan hanya bagi penerima paket, tetapi juga masyarakat yang dilayani melalui pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf yang profesional serta transparan.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.
Lihat Daftar Rekening →