WhatsApp Icon
Dorong Transformasi Digital Pengumpulan ZIS, BAZNAS Kota Ambon Ikuti BAZNAS Fundraising Forum 2026

Ambon, 31 Juli 2026 – BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan dan memperkuat strategi penghimpunan zakat melalui pemanfaatan teknologi digital. Komitmen tersebut diwujudkan dengan mengikuti BAZNAS Fundraising Forum 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (31/7/2026) mulai pukul 08.00 WIT atau 06.00 WIB hingga selesai.

Forum nasional yang terbuka bagi seluruh BAZNAS, LAZ, serta pegiat filantropi di Indonesia ini mengangkat tema "Membangun Ekosistem Digital Fundraising Hub Nasional untuk Meningkatkan Pengumpulan ZIS Nasional."Kegiatan menjadi wadah berbagi pengetahuan, pengalaman, serta inovasi dalam pengembangan strategi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berbasis digital guna menjawab tantangan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat.

Dalam forum tersebut, peserta memperoleh materi dari Fahrudin, S.Sos., M.M., CDM., Kepala Divisi Digital BAZNAS RI, yang memaparkan arah pengembangan ekosistem digital fundraising nasional. Kegiatan diawali dengan pengantar dari H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM., Direktur Pengumpulan Profesi dan Perorangan BAZNAS RI, serta dimoderatori oleh Donny Fajar Ramadhan, S.Hum., M.A., Praktisi Senior Fundraising BAZNAS RI. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif dengan melibatkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam forum ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya amil, memperkuat strategi penghimpunan dana ZIS, serta mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan kepada muzaki. Melalui forum tersebut, berbagai praktik baik dan inovasi fundraising digital dibagikan sebagai referensi bagi BAZNAS daerah dalam mengembangkan sistem penghimpunan yang lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa transformasi digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari pengelolaan zakat modern. Menurutnya, penguatan ekosistem digital akan memperluas akses masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana umat.

"BAZNAS Fundraising Forum 2026 memberikan wawasan yang sangat berharga mengenai pentingnya membangun ekosistem digital fundraising yang terintegrasi. BAZNAS Kota Ambon terus berkomitmen mengikuti perkembangan teknologi agar pelayanan kepada para muzaki semakin mudah, cepat, transparan, dan akuntabel. Inovasi digital merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan pengumpulan ZIS secara berkelanjutan," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia menambahkan bahwa berbagai materi dan pengalaman yang diperoleh selama forum akan menjadi referensi dalam memperkuat strategi penghimpunan zakat di Kota Ambon.

"Kami berharap hasil dari forum ini dapat diimplementasikan dalam pengembangan layanan digital BAZNAS Kota Ambon sehingga mampu menjangkau lebih banyak masyarakat, memperkuat literasi zakat digital, dan meningkatkan penghimpunan dana ZIS demi kesejahteraan umat," tambahnya.

Sementara itu, Jihan Abbas, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, menyampaikan bahwa forum tersebut memberikan banyak inspirasi mengenai pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana membangun hubungan yang lebih baik dengan muzaki.

"Digital fundraising bukan sekadar memanfaatkan media teknologi, tetapi juga membangun ekosistem pelayanan yang lebih cepat, aman, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Materi yang disampaikan dalam forum ini memberikan banyak ide dan strategi baru yang dapat kami terapkan untuk memperkuat pengumpulan zakat, infak, dan sedekah di BAZNAS Kota Ambon," ungkap Jihan Abbas.

Ia menambahkan bahwa penguatan digitalisasi akan terus menjadi salah satu fokus BAZNAS Kota Ambon dalam mendukung modernisasi pengelolaan zakat dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Melalui partisipasi dalam BAZNAS Fundraising Forum 2026, BAZNAS Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memperkuat kapasitas kelembagaan, serta menghadirkan inovasi dalam pengumpulan zakat, infak, dan sedekah. Dengan semangat kolaborasi dan transformasi digital, BAZNAS Kota Ambon optimistis dapat meningkatkan penghimpunan ZIS secara berkelanjutan sekaligus memperluas manfaatnya bagi kesejahteraan masyarakat dan pemberdayaan umat di Kota Ambon.

31/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Perencanaan Berbasis Data, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Pra-Bimtek Perencanaan Zakat Nasional Tahun 2027

Ambon, 30 Juli 2026 – BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola kelembagaan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil dengan mengikuti Pra-Bimbingan Teknis (Pra-Bimtek) Perencanaan Zakat Nasional Tahun 2027 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut berlangsung pada pukul 11.00–14.00 WIT atau 09.00–12.00 WIB, dan diikuti oleh seluruh BAZNAS Provinsi serta BAZNAS Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Pra-Bimtek ini merupakan tahapan awal dalam proses penyusunan Dokumen Perencanaan Pengelolaan Zakat Nasional Tahun 2027. Melalui kegiatan ini, BAZNAS RI memberikan arahan strategis mengenai penyusunan target pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan, serta penguatan tata kelola kelembagaan agar seluruh dokumen perencanaan di tingkat daerah selaras dengan arah kebijakan nasional dan pembangunan daerah.

Dari BAZNAS Kota Ambon, kegiatan ini diikuti oleh unsur pimpinan dan amil yang membidangi perencanaan sebagai bentuk keseriusan dalam menyusun program kerja Tahun 2027 yang lebih terukur, berbasis data, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Selain mengikuti pemaparan materi, peserta juga memperoleh penjelasan teknis mengenai penyusunan indikator kinerja, target pengelolaan zakat, serta sinkronisasi dokumen perencanaan dengan RPJMD 2025–2029 dan RKPD Tahun 2026.

Sebelum pelaksanaan Pra-Bimtek, setiap BAZNAS daerah diwajibkan memenuhi sejumlah prasyarat, di antaranya mengisi Form Perencanaan Pengelolaan Zakat Nasional Tahun 2027, menyiapkan laporan realisasi kinerja dan anggaran pengelolaan zakat Semester I Tahun 2026, serta melengkapi berbagai dokumen pendukung yang menjadi dasar penyusunan rencana strategis tahun berikutnya.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa proses perencanaan merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Menurutnya, setiap program harus dirancang berdasarkan data yang valid agar mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam Pra-Bimtek Perencanaan Zakat Nasional Tahun 2027 merupakan bentuk komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola lembaga. Perencanaan yang baik akan menjadi dasar lahirnya program-program yang tepat sasaran, efektif, dan memberikan manfaat yang luas bagi para mustahik maupun masyarakat Kota Ambon secara umum," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia menambahkan bahwa penyusunan dokumen perencanaan tidak hanya berorientasi pada target pengumpulan zakat, tetapi juga harus mampu menghadirkan inovasi program pemberdayaan yang berdampak dan selaras dengan visi pembangunan nasional.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang dirancang pada Tahun 2027 memiliki arah yang jelas, indikator yang terukur, serta mampu mendukung peningkatan kesejahteraan umat. Oleh karena itu, seluruh hasil dari Pra-Bimtek ini akan menjadi pedoman penting dalam penyusunan dokumen perencanaan BAZNAS Kota Ambon," tambahnya.

Sementara itu, Jihan Abbas, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi dan pengelolaan data menjadi aspek yang sangat penting dalam proses penyusunan perencanaan.

"Data pengumpulan zakat, infak, dan sedekah yang terdokumentasi secara digital menjadi landasan dalam menyusun target yang realistis dan strategi yang tepat. Melalui Pra-Bimtek ini kami memperoleh pemahaman yang semakin kuat mengenai pentingnya integrasi data digital dalam mendukung perencanaan yang akurat dan berkualitas," ungkap Jihan Abbas.

Di sisi lain, Intan, Staf Bidang Pelaporan dan Perencanaan BAZNAS Kota Ambon, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pemahaman teknis yang komprehensif mengenai penyusunan dokumen perencanaan sesuai standar yang ditetapkan BAZNAS RI.

"Pra-Bimtek ini memberikan arahan yang sangat jelas mulai dari penyusunan target, analisis capaian kinerja, penyelarasan dengan RPJMD dan RKPD, hingga penyusunan indikator keberhasilan program. Bekal ini akan kami implementasikan dalam penyusunan Dokumen Perencanaan BAZNAS Kota Ambon Tahun 2027 agar semakin sistematis, akuntabel, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat," tutur Intan.

Melalui partisipasi aktif dalam Pra-Bimtek Perencanaan Zakat Nasional Tahun 2027, BAZNAS Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan kelembagaan melalui pendekatan berbasis data, kolaboratif, dan selaras dengan kebijakan BAZNAS RI. Dengan perencanaan yang matang, BAZNAS Kota Ambon optimistis dapat menghadirkan program-program zakat yang semakin inovatif, efektif, dan berkelanjutan dalam mewujudkan kesejahteraan umat serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

31/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Semangat Gotong Royong Warnai Kerja Bakti BAZNAS Kota Ambon, Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dan Profesional

Ambon, 30 Juli 2026 – Suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong terlihat di lingkungan Kantor BAZNAS Kota Ambon pada Kamis (30/7/2026). Seluruh pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon melaksanakan kegiatan kerja bakti sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, nyaman, dan representatif dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan pembagian tugas di berbagai titik lingkungan kantor. Pimpinan dan staf bersama-sama membersihkan halaman kantor, merapikan taman, mencabut rumput, membersihkan saluran air, menyapu area sekitar kantor, hingga menata kembali fasilitas kerja agar lebih rapi dan tertata. Suasana kekeluargaan tampak begitu erat ketika seluruh unsur lembaga bekerja, menunjukkan bahwa budaya kerja sama merupakan salah satu nilai yang terus dijaga di lingkungan BAZNAS Kota Ambon.

Kerja bakti tersebut tidak hanya menjadi agenda kebersihan semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun solidaritas, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap kantor sebagai tempat menjalankan amanah pelayanan umat. Melalui kegiatan sederhana ini, BAZNAS Kota Ambon ingin menanamkan budaya kerja yang disiplin, peduli terhadap lingkungan, serta mampu menciptakan suasana kerja yang produktif dan harmonis.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, memberikan apresiasi atas kekompakan dan semangat seluruh pimpinan serta staf yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kekompakan yang ditunjukkan menjadi modal penting dalam membangun lembaga yang semakin profesional dan dipercaya masyarakat.

"Saya sangat mengapresiasi semangat kebersamaan seluruh pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon yang dengan penuh keikhlasan mengikuti kerja bakti ini. Kegiatan seperti ini bukan hanya membersihkan lingkungan kantor, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap tempat kita mengabdi. Sebagaimana ajaran Islam menyebutkan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman, maka menjaga kebersihan lingkungan kerja merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia menambahkan bahwa kegiatan kerja bakti akan dijadikan sebagai agenda rutin BAZNAS Kota Ambon sehingga budaya hidup bersih dan sehat dapat terus terpelihara.

"Insya Allah kegiatan kerja bakti ini akan kita laksanakan secara rutin. Dengan lingkungan kantor yang bersih, rapi, dan nyaman, pelayanan kepada para muzaki, mustahik, serta seluruh masyarakat akan semakin optimal. Semangat gotong royong ini juga menjadi cerminan budaya kerja yang ingin terus kita bangun di BAZNAS Kota Ambon," tambahnya.

Sementara itu, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengatakan bahwa kerja bakti merupakan wujud nyata kebersamaan seluruh keluarga besar BAZNAS Kota Ambon dalam menjaga lingkungan kerja yang sehat sekaligus memperkuat budaya organisasi.

"Kerja bakti hari ini menunjukkan bahwa seluruh pimpinan dan staf memiliki kepedulian yang sama terhadap lingkungan kerja. Tidak ada sekat antara pimpinan dan staf karena semuanya turun langsung bekerja bersama. Kekompakan seperti ini menjadi energi positif yang akan terus mendukung peningkatan kinerja lembaga serta pelayanan kepada masyarakat," ungkap Jihan Abbas.

Ia juga berharap budaya gotong royong tersebut dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari karakter organisasi yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan pelayanan.

Melalui kegiatan kerja bakti ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk membangun lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan nyaman sebagai pondasi dalam memberikan pelayanan zakat, infak, dan sedekah yang semakin profesional, amanah, transparan, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Ambon. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh pimpinan dan staf diharapkan menjadi budaya positif yang terus tumbuh dan menginspirasi dalam setiap aktivitas kelembagaan BAZNAS Kota Ambon.

31/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon dan PNM Cabang Ambon Jajaki Kolaborasi Pemberdayaan Mustahik, Perkuat Ekonomi Umat melalui Program Produktif

Ambon, Selasa, 28 Juli 2026 – BAZNAS Kota Ambon terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi. Sebagai wujud komitmen tersebut, BAZNAS Kota Ambon melaksanakan audiensi dengan jajaran pimpinan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Ambon, Selasa (28/7/2026), guna membahas peluang kerja sama dalam mendukung pengembangan usaha produktif bagi para mustahik binaan BAZNAS Kota Ambon.

Audiensi tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Ambon, Hendra Abubakar, didampingi Staf Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Ahmad Wijaya. Kehadiran keduanya mewakili jajaran pimpinan BAZNAS Kota Ambon untuk membangun komunikasi dan sinergi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang merupakan anak perusahaan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan memiliki fokus pada layanan pembiayaan, pendampingan, serta pemberdayaan pelaku usaha ultra mikro, mikro, dan kecil di Indonesia.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaboratif. Kedua belah pihak berdiskusi mengenai berbagai peluang kerja sama yang dapat diwujudkan dalam mendukung peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat, khususnya para mustahik yang telah menjadi binaan BAZNAS Kota Ambon.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon menyampaikan sebuah proposal program pemberdayaan yang dirancang khusus bagi para mustahik binaan. Proposal tersebut memuat konsep pengembangan usaha produktif yang tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga mengedepankan pembinaan, pendampingan, peningkatan kapasitas usaha, hingga penguatan kemandirian ekonomi mustahik agar mampu berkembang menjadi pelaku usaha yang berdaya saing.

Proposal tersebut diterima dengan baik oleh jajaran pimpinan PT PNM Cabang Ambon. Pihak PNM menyampaikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS Kota Ambon dalam menghadirkan program pemberdayaan yang terarah dan berkelanjutan. Mereka juga menyatakan akan mempelajari secara mendalam isi proposal tersebut sebagai dasar untuk menyusun bentuk kolaborasi yang dapat direalisasikan pada tahap berikutnya.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa pemberdayaan ekonomi merupakan salah satu fokus utama BAZNAS dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat agar memberikan dampak jangka panjang bagi para penerima manfaat.

"Kami ingin zakat tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi mampu menjadi instrumen pemberdayaan yang mengubah kehidupan mustahik menjadi lebih mandiri. Karena itu, BAZNAS Kota Ambon terus membangun sinergi dengan berbagai lembaga, termasuk PT PNM Cabang Ambon, agar program-program pemberdayaan yang kami jalankan memiliki pendampingan yang kuat, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik binaan secara nyata," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan merupakan langkah strategis dalam memperluas manfaat zakat serta memperkuat ekosistem pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Kami berharap proposal yang telah kami sampaikan dapat menjadi awal dari kerja sama yang produktif. Dengan dukungan PT PNM, kami optimistis para mustahik binaan BAZNAS Kota Ambon akan memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan pada akhirnya mampu bertransformasi menjadi pribadi yang mandiri bahkan menjadi muzaki di masa depan," tambahnya.

Sementara itu, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menilai bahwa sinergi antara BAZNAS dan PT PNM memiliki potensi besar dalam menciptakan program pemberdayaan yang berkelanjutan.

"Respons positif dari PT PNM Cabang Ambon menjadi motivasi bagi kami untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai mitra. Program pemberdayaan yang dirancang tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga pada proses pendampingan dan penguatan kapasitas usaha mustahik. Kami berharap kerja sama ini dapat segera diwujudkan sehingga semakin banyak mustahik binaan BAZNAS Kota Ambon yang memperoleh manfaat dan mampu meningkatkan taraf perekonomiannya," ungkap Jihan Abbas.

Audiensi tersebut diakhiri dengan komitmen kedua belah pihak untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi dalam menindaklanjuti proposal yang telah disampaikan. BAZNAS Kota Ambon optimistis bahwa sinergi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Ambon akan menjadi langkah strategis dalam menghadirkan program-program pemberdayaan ekonomi yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan bagi para mustahik di Kota Ambon.

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kota Ambon berharap pengelolaan zakat tidak hanya berfokus pada aspek penyaluran bantuan, tetapi juga mampu mendorong lahirnya pelaku-pelaku usaha baru yang tangguh, mandiri, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat serta pengentasan kemiskinan di Kota Ambon.

28/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Sinergi dengan Pemkot, Sekkot Apresiasi Kinerja dan Siap Dorong Optimalisasi ZIS

Ambon, Selasa, 28 Juli 2026 – Dalam upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Ambon dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon, jajaran Pimpinan BAZNAS Kota Ambon melaksanakan audiensi dengan Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, di Balai Kota Ambon, Selasa (28/7/2026). Audiensi tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat koordinasi sekaligus membahas penguatan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat di Kota Ambon.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, didampingi seluruh unsur pimpinan, yaitu para Wakil Ketua BAZNAS Kota Ambon beserta staf. Pertemuan juga dihadiri oleh Plt. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Kota Ambon, Aulia Waliulu berserta Kasubag Bina Mental Spiritual, Usman Bugis.

Dalam audiensi tersebut, Pimpinan BAZNAS Kota Ambon terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat kepada Bapak Robby Sapulette atas dilantiknya sebagai Sekretaris Kota Ambon definitif. Selain sebagai bentuk silaturahmi, pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk melaporkan perkembangan berbagai program dan capaian BAZNAS Kota Ambon, baik pada aspek pengumpulan, pendistribusian, maupun pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang telah berjalan selama ini.

Ketua BAZNAS Kota Ambon memaparkan bahwa hingga saat ini BAZNAS terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, serta pemberdayaan ekonomi mustahik. Berbagai inovasi juga terus dilakukan untuk memperkuat tata kelola kelembagaan agar semakin profesional, transparan, dan akuntabel.

Menanggapi laporan tersebut, Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, memberikan apresiasi yang tinggi atas berbagai pencapaian yang berhasil diraih BAZNAS Kota Ambon. Menurutnya, peningkatan penghimpunan zakat serta penyaluran bantuan kepada masyarakat merupakan bukti nyata bahwa BAZNAS telah menjalankan amanah dengan baik dan memberikan kontribusi positif dalam mendukung program Pemerintah Kota Ambon dan berharap agar BAZNAS Kota Ambon terus meningkatkan kinerja, memperluas jangkauan pelayanan, serta menghadirkan program-program yang semakin berdampak bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Robby Sapulette juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Didampingi Plt. Kabag Kesra, ia menegaskan akan terus mengimbau seluruh pegawai Muslim di lingkungan Pemerintah Kota Ambon, termasuk para guru dan kepala desa, agar aktif menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Ambon sebagai lembaga resmi pengelola zakat.

Dalam keterangannya Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan dukungan penuh yang diberikan oleh Pemerintah Kota Ambon terhadap berbagai program BAZNAS.

"Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Robby Sapulette atas amanah sebagai Sekretaris Kota Ambon definitif. Audiensi ini bukan hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan perkembangan program dan capaian BAZNAS Kota Ambon. Alhamdulillah, kami mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari Pemerintah Kota Ambon. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, baik dalam pengumpulan maupun pendistribusian zakat agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia menambahkan bahwa dukungan Pemerintah Kota Ambon dalam mendorong ASN Muslim, para guru, dan kepala desa untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat di Kota Ambon.

"Komitmen Bapak Sekretaris Kota Ambon untuk terus mengimbau pegawai Muslim, guru, dan kepala desa agar menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Ambon merupakan bentuk sinergi yang sangat kami apresiasi. Insya Allah, dengan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah dan BAZNAS, pengelolaan zakat akan semakin optimal sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar dalam mengurangi kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendukung pembangunan sosial di Kota Ambon," tambahnya.

Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Pertemuan tersebut menjadi bukti nyata komitmen bersama antara Pemerintah Kota Ambon dan BAZNAS Kota Ambon untuk terus memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan dukungan pemerintah daerah, BAZNAS Kota Ambon optimistis dapat terus meningkatkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta memperluas jangkauan program-program kemaslahatan bagi masyarakat, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan umat dan penguatan kesejahteraan masyarakat Kota Ambon.

28/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Ambon Tingkatkan Kapasitas Penghimpunan melalui BAZNAS Fundraising Forum 2026 Bahas Kepatuhan Syariah Zakat Perusahaan
BAZNAS Kota Ambon Tingkatkan Kapasitas Penghimpunan melalui BAZNAS Fundraising Forum 2026 Bahas Kepatuhan Syariah Zakat Perusahaan
Ambon, Jumat, 10 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kembali mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI melalui BAZNAS Fundraising Forum 2026. Forum yang terbuka untuk umum ini mengangkat tema "Syariah Kepatuhan Zakat Perusahaan yang Berdampak untuk Umat", sebagai upaya memperkuat pemahaman dan implementasi penghimpunan zakat perusahaan yang sesuai dengan prinsip syariah. Kegiatan dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting pada Jumat, 10 Juli 2026, mulai pukul 06.00 WIB atau 08.00 WIT hingga selesai. Forum menghadirkan H. Faisal Qosim, Lc., CFRM., Direktur Pengumpulan BAZNAS RI, sebagai narasumber, dengan dipandu oleh Ahmad Badrun Kosasih dari Penguatan Pengumpulan Nasional sebagai moderator. Forum ini diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap penguatan penghimpunan zakat di Indonesia. Melalui diskusi tersebut, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya kepatuhan syariah dalam pengelolaan zakat perusahaan sebagai bagian dari tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa zakat perusahaan memiliki potensi yang sangat besar dalam mendukung pembangunan kesejahteraan umat apabila dikelola secara optimal dan sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara perusahaan, Organisasi Pengelola Zakat (OPZ), serta para pemangku kepentingan untuk membangun budaya kepatuhan zakat yang berkelanjutan. Selain membahas aspek fikih zakat perusahaan, forum ini juga mengulas strategi membangun kepercayaan perusahaan, memperkuat hubungan kemitraan dengan dunia usaha, serta mengembangkan pendekatan penghimpunan yang profesional sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam forum ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, khususnya dalam memperluas kolaborasi dengan sektor korporasi di Kota Ambon. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan menjadi bekal dalam memperkuat edukasi kepada perusahaan mengenai kewajiban zakat perusahaan sesuai prinsip syariah sekaligus mendorong tumbuhnya kepercayaan terhadap pengelolaan zakat melalui BAZNAS. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa forum ini memberikan wawasan yang sangat relevan dengan pengembangan strategi penghimpunan zakat perusahaan di daerah. "BAZNAS Fundraising Forum 2026 memberikan pemahaman yang semakin kuat mengenai pentingnya kepatuhan syariah dalam pengelolaan zakat perusahaan. Materi yang disampaikan menjadi bekal berharga bagi kami untuk membangun komunikasi yang lebih efektif dengan dunia usaha, memperkuat edukasi tentang zakat perusahaan, serta meningkatkan kepercayaan para calon muzaki agar menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS secara amanah, profesional, dan sesuai syariat," ujar Jihan Abbas. Ia menambahkan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui forum-forum nasional merupakan langkah penting dalam menghadirkan inovasi penghimpunan zakat yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan prinsip-prinsip syariah. Melalui partisipasi aktif dalam BAZNAS Fundraising Forum 2026, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat mengimplementasikan berbagai strategi dan praktik baik yang diperoleh selama kegiatan untuk memperkuat penghimpunan zakat di daerah. Dengan meningkatnya kepatuhan zakat perusahaan dan semakin luasnya kolaborasi bersama dunia usaha, diharapkan manfaat zakat dapat dirasakan oleh lebih banyak mustahik serta mendukung terwujudnya kesejahteraan umat secara berkelanjutan.
BERITA13/07/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Reconnect Lewat Sholat Series 04, Perkuat Spiritualitas Amil melalui Kajian "The Steady Heart"
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Reconnect Lewat Sholat Series 04, Perkuat Spiritualitas Amil melalui Kajian "The Steady Heart"
Ambon, Sabtu, 11 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tidak hanya dari aspek profesionalisme, tetapi juga pembinaan spiritual para amil. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam kajian daring yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI bertajuk Reconnect Lewat Sholat Series 04 dengan tema "The Steady Heart". Kegiatan berlangsung secara virtual melalui Zoom pada Sabtu, 11 Juli 2026, mulai pukul 09.00 WIB atau 11.00 WIThingga selesai. Kajian menghadirkan Ust. Muslim Al-Fatih sebagai pemateri yang menyampaikan tausiyah mengenai pentingnya menjadikan shalat sebagai sarana untuk menenangkan hati, memperkuat keimanan, serta membangun keteguhan jiwa dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Kajian ini diikuti oleh keluarga besar BAZNAS dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk jajaran amil BAZNAS Kota Ambon. Melalui materi yang disampaikan, peserta diajak untuk kembali merefleksikan makna shalat sebagai ibadah yang bukan hanya menggugurkan kewajiban, tetapi juga menjadi sumber kekuatan spiritual yang mampu membentuk pribadi yang sabar, ikhlas, dan istiqamah dalam menjalankan amanah pelayanan kepada umat. Dalam penyampaiannya, Ust. Muslim Al-Fatih mengajak peserta untuk menjadikan shalat sebagai tempat kembali ketika menghadapi tekanan hidup maupun tantangan pekerjaan. Hati yang senantiasa terhubung dengan Allah SWT melalui shalat akan melahirkan ketenangan, kebijaksanaan, dan semangat dalam memberikan manfaat kepada sesama. Bagi BAZNAS Kota Ambon, kegiatan pembinaan spiritual seperti ini merupakan bagian penting dalam membangun karakter amil yang berintegritas. Selain meningkatkan kompetensi melalui berbagai pelatihan teknis dan forum pengembangan kapasitas, penguatan nilai-nilai keislaman juga menjadi fondasi utama dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional serta penuh tanggung jawab. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kajian tersebut memberikan penguatan spiritual yang sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugas sebagai amil zakat. "Kajian Reconnect Lewat Sholat mengingatkan kami bahwa di balik setiap aktivitas pelayanan kepada masyarakat, ada kebutuhan untuk terus memperbaiki hubungan dengan Allah SWT. Shalat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga sumber ketenangan, kekuatan, dan motivasi dalam menjalankan amanah. Semoga nilai-nilai yang kami peroleh dari kajian ini dapat kami implementasikan dalam memberikan pelayanan yang lebih tulus, profesional, dan penuh keberkahan kepada masyarakat,"ujar Jihan Abbas. Ia menambahkan bahwa keseimbangan antara peningkatan kompetensi dan pembinaan spiritual menjadi modal penting bagi setiap amil dalam menghadapi dinamika pekerjaan sekaligus menjaga keikhlasan dalam melayani umat. Melalui keikutsertaan dalam Reconnect Lewat Sholat Series 04, BAZNAS Kota Ambon berharap seluruh insan BAZNAS semakin memiliki hati yang kokoh, jiwa yang tenang, serta semangat yang terus terjaga untuk menghadirkan pelayanan zakat yang amanah, transparan, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Pembinaan spiritual yang berkesinambungan diharapkan menjadi salah satu pilar dalam mewujudkan amil yang profesional, berintegritas, dan senantiasa menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam setiap pengabdian.
BERITA13/07/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Knowledge Sharing Nasional Bahas Revitalisasi Literasi Zakat untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Knowledge Sharing Nasional Bahas Revitalisasi Literasi Zakat untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat
Ambon, Selasa, 7 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui partisipasi aktif pada kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing Sesi 09 Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh BAZNAS RI. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 7 Juli 2026 pukul 09.30–11.00 WIT (07.30–09.00 WIB) ini mengangkat tema "Revitalisasi Peran Organisasi Pengelola Zakat dalam Meningkatkan Literasi Zakat Masyarakat: Studi Kasus Peran BAZNAS Kabupaten Kampar." Kegiatan menghadirkan Aldin Susilo, S.Ag., M.A., Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Kampar Periode 2021–2026, sebagai narasumber dan dipandu oleh Randi Swandaru, Ph.D. selaku host. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran amil BAZNAS dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia, termasuk BAZNAS Kota Ambon. Melalui forum berbagi pengetahuan ini, peserta memperoleh wawasan mengenai strategi membangun literasi zakat yang efektif, memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat, serta mengoptimalkan peran BAZNAS sebagai lembaga yang profesional, transparan, dan akuntabel. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa literasi zakat merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Berbagai inovasi yang telah diterapkan oleh BAZNAS Kabupaten Kampar menjadi contoh praktik baik (best practice) yang dapat diadaptasi oleh BAZNAS di berbagai daerah sesuai karakteristik dan kebutuhan masyarakat masing-masing. Selain membahas strategi edukasi kepada masyarakat, sesi diskusi juga mengulas pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, dunia pendidikan, media, dan komunitas dalam memperluas jangkauan literasi zakat. Pemanfaatan media digital dan media sosial juga menjadi salah satu pendekatan yang dinilai efektif untuk menjangkau generasi muda sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat. Bagi BAZNAS Kota Ambon, kegiatan Knowledge Sharing ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi amil sehingga mampu menghadirkan pelayanan yang semakin baik kepada para muzaki maupun mustahik. Materi yang diperoleh diharapkan dapat menjadi referensi dalam menyusun strategi edukasi zakat yang lebih inovatif dan relevan dengan kondisi masyarakat Kota Ambon. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan Knowledge Sharing menjadi media pembelajaran yang sangat bermanfaat dalam memperkaya wawasan para amil mengenai pengelolaan zakat di berbagai daerah. "Knowledge Sharing seperti ini memberikan banyak inspirasi bagi kami dalam mengembangkan strategi literasi zakat di Kota Ambon. Pengalaman yang dibagikan oleh BAZNAS Kabupaten Kampar menunjukkan bahwa peningkatan literasi masyarakat membutuhkan kolaborasi, inovasi, serta pemanfaatan media digital yang optimal. Kami berharap berbagai praktik baik yang diperoleh hari ini dapat menjadi referensi untuk terus meningkatkan edukasi zakat dan memperkuat kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS Kota Ambon," ujar Jihan Abbas. Melalui keikutsertaan dalam BAZNAS Knowledge Sharing Sesi 09 Tahun 2026, BAZNAS Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk terus belajar, berinovasi, dan memperkuat kapasitas kelembagaan dalam mewujudkan tata kelola zakat yang profesional, modern, dan terpercaya. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan literasi zakat masyarakat sehingga penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dapat terus bertumbuh dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan umat.
BERITA08/07/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Kemitraan dengan PT DSA, Pembinaan Rohani Jadi Langkah Awal Pembentukan UPZ
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Kemitraan dengan PT DSA, Pembinaan Rohani Jadi Langkah Awal Pembentukan UPZ
Ambon, Senin, 6 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus memperluas sinergi dengan berbagai pihak dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Mental Rohani sekaligus Sosialisasi Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang dilaksanakan di Kantor PT Dream Sukses Airindo (DSA) Ambon, perusahaan swasta yang bergerak di bidang pengelolaan air bersih di Kota Ambon, pada Senin, 6 Juli 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran manajemen dan karyawan PT Dream Sukses Airindo (DSA) sebagai bagian dari upaya membangun karakter, meningkatkan nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, sekaligus memperkenalkan pentingnya pengelolaan zakat melalui lembaga resmi. Materi pembinaan disampaikan oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Ustaz H. Achmad Salim, yang mengajak seluruh peserta untuk menjadikan nilai-nilai keimanan sebagai fondasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan perusahaan. Dalam pembinaannya, beliau menekankan bahwa dedikasi, integritas, kejujuran, disiplin, dan semangat melayani merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai Islam yang harus diwujudkan dalam dunia kerja. Selain pembinaan mental rohani, BAZNAS Kota Ambon juga memberikan sosialisasi mengenai peran dan fungsi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam menghimpun zakat, infak, dan sedekah di lingkungan instansi maupun perusahaan. Melalui sosialisasi tersebut, para peserta memperoleh pemahaman mengenai manfaat pembentukan UPZ, mekanisme penghimpunan ZIS, serta dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pendayagunaan zakat. Kegiatan ini disambut positif oleh manajemen PT Dream Sukses Airindo. Dalam kesempatan tersebut, pihak perusahaan menyampaikan rencana untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) PT Dream Sukses Airindo di bawah koordinasi BAZNAS Kota Ambon. Rencana tersebut menjadi kabar baik sekaligus wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung Gerakan Zakat di Kota Ambon. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi kepada manajemen PT Dream Sukses Airindo atas keterbukaan dan komitmennya untuk membangun kolaborasi bersama BAZNAS. "Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada manajemen PT Dream Sukses Airindo yang telah memberikan ruang bagi BAZNAS Kota Ambon untuk melaksanakan pembinaan mental rohani sekaligus sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat. Ini merupakan langkah yang sangat positif karena selain memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, juga menjadi awal terbentuknya budaya berzakat yang terorganisasi melalui UPZ," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menambahkan bahwa pembentukan UPZ di lingkungan perusahaan akan memberikan kemudahan bagi para karyawan dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah secara rutin, sekaligus memperluas manfaat dana ZIS bagi masyarakat yang membutuhkan. "Kami menyambut baik rencana PT Dream Sukses Airindo untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat. Semoga niat baik ini dapat segera direalisasikan sehingga menjadi sarana bagi seluruh karyawan untuk menunaikan zakat dengan mudah, aman, dan sesuai syariat. Dana yang dihimpun nantinya akan dikelola secara profesional, transparan, dan disalurkan melalui berbagai program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi mustahik di Kota Ambon," tambahnya. Menurutnya, kolaborasi dengan sektor swasta merupakan salah satu strategi penting dalam memperkuat penghimpunan zakat sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan dunia usaha. Semakin banyak perusahaan yang membentuk UPZ, semakin besar pula potensi zakat yang dapat dihimpun dan dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk terus melakukan pendekatan, edukasi, dan pendampingan kepada berbagai instansi pemerintah, BUMN, BUMD, maupun perusahaan swasta agar semakin banyak Unit Pengumpul Zakat yang terbentuk di Kota Ambon. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem zakat yang profesional, meningkatkan kesadaran berzakat di lingkungan kerja, serta memperluas manfaat zakat bagi pembangunan kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan pembinaan mental rohani dan sosialisasi pembentukan UPZ ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan tata kelola zakat yang lebih kuat, profesional, dan berdampak bagi umat.
BERITA06/07/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Sinergi Internal, Ketua BAZNAS Kota Ambon Gelar Evaluasi Kinerja Staf dan Koordinasi Lintas Bidang
Perkuat Sinergi Internal, Ketua BAZNAS Kota Ambon Gelar Evaluasi Kinerja Staf dan Koordinasi Lintas Bidang
Ambon, Kamis, 2 Juli 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat tata kelola kelembagaan, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menggelar diskusi ringan dan koordinasi bersama seluruh staf dari masing-masing bidang di lingkungan BAZNAS Kota Ambon. Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Ambon ini menjadi agenda evaluasi rutin untuk memastikan setiap program dan pelayanan kepada masyarakat berjalan secara optimal. Diskusi yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut difokuskan pada evaluasi capaian kinerja masing-masing bidang, mulai dari bidang pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan, perencanaan, administrasi, hingga bidang pendukung lainnya. Selain membahas perkembangan pelaksanaan program kerja, setiap staf juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam menjalankan tugas sehari-hari. Melalui forum ini, pimpinan BAZNAS Kota Ambon bersama seluruh staf berdiskusi untuk mengidentifikasi akar permasalahan sekaligus merumuskan solusi yang tepat sehingga setiap hambatan dapat segera diatasi. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, memperkuat koordinasi antarbidang, serta menciptakan lingkungan kerja yang semakin produktif dan profesional. Ketua BAZNAS Kota Ambon menegaskan bahwa keberhasilan sebuah lembaga tidak hanya ditentukan oleh kualitas program yang dijalankan, tetapi juga oleh soliditas tim serta komunikasi yang baik di antara seluruh unsur organisasi. Oleh karena itu, evaluasi dan koordinasi secara berkala menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang berorientasi pada peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Ambon juga memberikan motivasi kepada seluruh staf agar terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta mengedepankan semangat kerja sama dalam menjalankan amanah sebagai amil zakat. "Evaluasi dan koordinasi seperti ini sangat penting untuk memastikan seluruh program BAZNAS Kota Ambon berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Kami ingin mengetahui secara langsung capaian yang telah diraih oleh setiap bidang sekaligus mendengar berbagai kendala yang dihadapi agar dapat dicarikan solusi bersama. Dengan komunikasi yang terbuka, setiap tantangan akan lebih mudah diselesaikan dan kinerja lembaga akan semakin meningkat," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menambahkan bahwa setiap bidang memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan pengelolaan zakat di Kota Ambon. Karena itu, sinergi dan profesionalisme menjadi faktor utama dalam mewujudkan pelayanan yang berkualitas kepada para muzaki maupun mustahik. "Saya berharap seluruh staf terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat koordinasi, dan bekerja secara profesional sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Keberhasilan BAZNAS bukan merupakan hasil kerja individu, tetapi buah dari kolaborasi seluruh tim yang memiliki komitmen yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan kerja sama yang solid, insya Allah kita dapat menghadirkan program-program yang lebih bermanfaat dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat," tambahnya. Selain menjadi forum evaluasi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang untuk menyampaikan berbagai masukan dan ide dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan BAZNAS Kota Ambon. Berbagai usulan yang disampaikan oleh staf akan menjadi bahan pertimbangan pimpinan dalam menyusun langkah-langkah strategis guna meningkatkan efektivitas program serta memperkuat tata kelola organisasi. Melalui kegiatan koordinasi dan evaluasi rutin ini, BAZNAS Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan kolaboratif. Dengan semangat kebersamaan dan perbaikan yang berkelanjutan, BAZNAS Kota Ambon optimistis mampu memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat serta mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah demi terwujudnya kesejahteraan umat.
BERITA06/07/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Jadi Laboratorium Pembelajaran, Mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam UIN A.M. Sangadji Laksanakan Observasi
BAZNAS Kota Ambon Jadi Laboratorium Pembelajaran, Mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam UIN A.M. Sangadji Laksanakan Observasi
Ambon, Kamis, 2 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menerima kunjungan mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Universitas Islam Negeri (UIN) A.M. Sangadji Ambon dalam rangka kegiatan observasi akademik yang berkaitan dengan mata kuliah yang sedang ditempuh. Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Ambon, Kawasan Pengeringan Pantai Waihaong, ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia akademik dengan lembaga pengelola zakat sekaligus meningkatkan literasi zakat di kalangan mahasiswa. Kunjungan tersebut diisi dengan sesi wawancara dan diskusi yang diterima langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Ambon, Hj. Rabea Kiat, S.Sos., M.Pd. Dalam kesempatan itu, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai tugas dan fungsi BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang diberi amanah untuk menghimpun, mengelola, mendistribusikan, dan mendayagunakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara profesional, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan syariat Islam. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan berbagai program yang telah dijalankan BAZNAS Kota Ambon, mulai dari program pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dakwah, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain memahami mekanisme penghimpunan dan penyaluran dana ZIS, mahasiswa diajak melihat bagaimana zakat dapat menjadi instrumen strategis dalam mengurangi kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan umat, serta mendorong pemberdayaan mustahik agar mampu menjadi pribadi yang mandiri dan produktif. Suasana observasi berlangsung interaktif. Para mahasiswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan mengenai tata kelola zakat, strategi meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi, mekanisme pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), hingga tantangan yang dihadapi BAZNAS dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat di era digital. Berbagai pertanyaan tersebut dijawab secara komprehensif sehingga memberikan gambaran nyata mengenai implementasi pengelolaan zakat di lapangan. Kegiatan observasi ini juga menjadi bagian dari penguatan literasi zakat di lingkungan perguruan tinggi. BAZNAS Kota Ambon memandang bahwa mahasiswa merupakan agen perubahan yang memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan pemahaman tentang pentingnya zakat sebagai salah satu instrumen ekonomi Islam yang mampu memberikan dampak nyata terhadap pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Melalui observasi lapangan, mahasiswa tidak hanya memahami konsep zakat dari sisi teori, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana dana ZIS dikelola secara amanah dan didayagunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi atas kunjungan mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam UIN A.M. Sangadji Ambon. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan BAZNAS merupakan langkah strategis dalam meningkatkan literasi zakat sekaligus menyiapkan generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap penguatan ekonomi umat. "Kami menyambut baik kunjungan mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam UIN A.M. Sangadji Ambon ke BAZNAS Kota Ambon. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan literasi zakat di kalangan generasi muda. Kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami zakat sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga melihat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi dan solusi dalam mengurangi kemiskinan. Dengan pemahaman tersebut, mereka diharapkan dapat menjadi agen edukasi yang mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menambahkan bahwa BAZNAS Kota Ambon akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. "BAZNAS Kota Ambon selalu terbuka untuk menjadi mitra pembelajaran bagi mahasiswa. Kami berharap kunjungan seperti ini terus berlanjut sehingga lahir generasi akademisi yang memiliki pemahaman yang baik tentang tata kelola zakat dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Semakin tinggi literasi zakat di kalangan generasi muda, maka semakin besar pula peluang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berzakat melalui BAZNAS," tambahnya. Melalui kegiatan observasi ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai praktik pengelolaan zakat di lapangan sekaligus memperkuat pemahaman akademik yang telah diperoleh di ruang kuliah. Di sisi lain, BAZNAS Kota Ambon terus menegaskan komitmennya sebagai lembaga yang tidak hanya menghimpun dan menyalurkan zakat, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan literasi zakat bagi masyarakat, khususnya kalangan akademisi. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam UIN A.M. Sangadji Ambon, Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Ambon, serta jajaran amil sebagai simbol terjalinnya silaturahmi dan komitmen bersama dalam membangun budaya sadar zakat serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dan BAZNAS Kota Ambon.
BERITA06/07/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Kepercayaan Terus Menguat, Pemerintah Negeri Batumerah Kembali Salurkan ZIS melalui BAZNAS Kota Ambon
Kepercayaan Terus Menguat, Pemerintah Negeri Batumerah Kembali Salurkan ZIS melalui BAZNAS Kota Ambon
Ambon, Selasa, 30 Juni 2026 – Kepercayaan Pemerintah Negeri Batumerah terhadap Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus menunjukkan tren positif. Hal ini ditandai dengan kembali disetorkannya dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) oleh Pemerintah Negeri Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, kepada BAZNAS Kota Ambon sebagai lembaga resmi pengelola zakat. Pada penyetoran yang dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kota Ambon tersebut, Pemerintah Negeri Batumerah menyerahkan dana ZIS sebesar Rp11.590.000. Dana tersebut bersumber dari zakat, infak, dan sedekah para Ketua RT dan RW serta perangkat dan staf Kantor Pemerintah Negeri Batumerah. Dana ZIS tersebut diserahkan langsung oleh Bendahara/Kaur Keuangan Pemerintah Negeri Batumerah, Ida Leurima, dan diterima oleh Staf Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, S.H. Penyerahan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Negeri Batumerah dalam mendukung pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel melalui BAZNAS Kota Ambon. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Negeri Batumerah atas konsistensinya dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Ambon. Menurutnya, kepercayaan yang terus diberikan merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan pengelolaan yang baik serta penyaluran yang tepat sasaran. "Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Negeri Batumerah beserta seluruh perangkat negeri, staf, Ketua RT, dan Ketua RW yang secara konsisten mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Ambon. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan setiap dana yang dihimpun dikelola secara profesional, transparan, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang membutuhkan," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menjelaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga dikembangkan melalui berbagai program pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan. "Kami berharap sinergi yang telah terjalin ini terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Semoga langkah Pemerintah Negeri Batumerah dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah negeri, kelurahan, maupun instansi lainnya di Kota Ambon untuk bersama-sama memperkuat Gerakan Zakat sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya," tambahnya. Ia menambahkan bahwa kolaborasi seperti ini merupakan bentuk sinergi yang sangat baik antara pemerintah dan BAZNAS dalam membangun kepedulian sosial melalui optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah. BAZNAS Kota Ambon terus mendorong terbangunnya kolaborasi dengan pemerintah daerah, pemerintah negeri, instansi, lembaga, maupun berbagai elemen masyarakat dalam meningkatkan penghimpunan dana ZIS. Semakin besar partisipasi berbagai pihak, semakin luas pula manfaat yang dapat diberikan kepada para mustahik melalui program-program di bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dakwah, serta pemberdayaan ekonomi. Melalui sinergi yang terus terjalin dengan Pemerintah Negeri Batumerah, BAZNAS Kota Ambon optimistis pengelolaan zakat di Kota Ambon akan semakin berkembang dan mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Kepercayaan yang diberikan menjadi modal penting dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat.
BERITA06/07/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Sambut Dukungan Paguyuban Sunda, Inisiasi Pembentukan UPZ Keluarga Besar Jawa Barat
BAZNAS Kota Ambon Sambut Dukungan Paguyuban Sunda, Inisiasi Pembentukan UPZ Keluarga Besar Jawa Barat
Ambon, Selasa, 30 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menerima kunjungan silaturahmi dari Pembina Paguyuban Keluarga Besar Jawa Barat (Sunda), Kang Ajat Sudrajat, di Kantor BAZNAS Kota Ambon. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, dalam suasana penuh keakraban dan semangat membangun sinergi untuk memperkuat pengelolaan zakat di Kota Ambon. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara BAZNAS Kota Ambon dengan berbagai organisasi kemasyarakatan, khususnya paguyuban kedaerahan yang selama ini turut berkontribusi dalam menjaga persatuan dan kebersamaan di Kota Ambon. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga membahas peluang kolaborasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Dalam kesempatan itu, Kang Adjat Sudrajat menyampaikan apresiasi atas kiprah dan kinerja BAZNAS Kota Ambon yang dinilainya semakin eksis dan mampu menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, berbagai program sosial, kemanusiaan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi yang dijalankan BAZNAS Kota Ambon menunjukkan bahwa pengelolaan zakat dapat menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan pengelolaan zakat, Kang Adjat menyatakan kesiapan Paguyuban Keluarga Besar Jawa Barat untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Keluarga Besar Jawa Barat di bawah koordinasi BAZNAS Kota Ambon. Pembentukan UPZ tersebut direncanakan akan diawali dengan pertemuan bersama antara pengurus Paguyuban Sunda dan pimpinan BAZNAS Kota Ambon guna membahas mekanisme pembentukan serta program kerja yang akan dilaksanakan. Keberadaan UPZ di lingkungan paguyuban diharapkan mampu menjadi sarana untuk meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dari anggota paguyuban sekaligus memperkuat budaya berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyambut baik niat tersebut dan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Paguyuban Keluarga Besar Jawa Barat atas komitmennya dalam mendukung gerakan zakat di Kota Ambon. "Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kang Adjat Sudrajat beserta keluarga besar Paguyuban Sunda atas kepercayaan dan niat baik untuk berkolaborasi bersama BAZNAS Kota Ambon. Rencana pembentukan Unit Pengumpul Zakat Keluarga Besar Jawa Barat merupakan langkah yang sangat positif dalam memperkuat gerakan zakat di lingkungan paguyuban sekaligus memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Lebih lanjut, ia berharap inisiatif tersebut dapat menjadi inspirasi bagi paguyuban-paguyuban lainnya di Kota Ambon untuk turut mengambil bagian dalam mendukung pengelolaan zakat melalui pembentukan UPZ. "Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan seluruh organisasi kemasyarakatan, paguyuban, maupun komunitas yang ingin bersama-sama membangun kepedulian sosial melalui zakat. Semoga pembentukan UPZ Keluarga Besar Jawa Barat dapat segera terealisasi dan menjadi contoh bagi komunitas lainnya untuk bersama BAZNAS membantu masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat kesejahteraan umat di Kota Ambon," tambahnya. BAZNAS Kota Ambon meyakini bahwa sinergi dengan berbagai elemen masyarakat merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pendayagunaan zakat. Dengan semakin banyaknya mitra yang terlibat, manfaat zakat diharapkan dapat menjangkau lebih banyak mustahik melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi. Melalui kunjungan silaturahmi ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan yang produktif dengan berbagai paguyuban dan organisasi masyarakat sebagai upaya menghadirkan pengelolaan zakat yang semakin inklusif, profesional, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Ambon.
BERITA06/07/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Dukung Jalan Santai Forum Pembauran Kebangsaan, Salurkan Paket Sembako dan Perkuat Semangat Kolaborasi
BAZNAS Kota Ambon Dukung Jalan Santai Forum Pembauran Kebangsaan, Salurkan Paket Sembako dan Perkuat Semangat Kolaborasi
Ambon, Jumat, 26 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon turut mendukung pelaksanaan kegiatan Jalan Santai Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Ambon sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah keberagaman masyarakat Kota Ambon. Kegiatan yang berlangsung meriah ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, dan diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari 25 paguyuban kedaerahan dan etnis yang ada di Kota Ambon. Jalan santai yang diselenggarakan oleh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Ambon menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga dari berbagai latar belakang suku, budaya, dan etnis. Kehadiran seluruh paguyuban dalam satu kegiatan mencerminkan semangat persaudaraan, toleransi, dan persatuan yang selama ini menjadi kekuatan utama masyarakat Kota Ambon sebagai kota yang majemuk. Sebagai lembaga yang mengemban amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kota Ambon memandang bahwa nilai-nilai kebangsaan dan kepedulian sosial merupakan dua hal yang saling melengkapi. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Ambon mengambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan menyerahkan 25 paket sembako kepada panitia Forum Pembauran Kebangsaan untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS Kota Ambon dalam mendukung kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Selain itu, partisipasi BAZNAS juga menjadi bentuk sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dalam membangun solidaritas sosial dan memperkuat semangat gotong royong. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang mampu menyatukan berbagai paguyuban etnis dalam suasana penuh kebersamaan. "Kami sangat mengapresiasi Forum Pembauran Kebangsaan Kota Ambon yang terus berkomitmen menjaga persatuan dan mempererat hubungan antarwarga dari berbagai latar belakang etnis. Kegiatan seperti ini memiliki makna yang sangat penting karena tidak hanya memperkuat nilai kebangsaan, tetapi juga menumbuhkan semangat saling peduli dan berbagi kepada sesama. BAZNAS Kota Ambon merasa terpanggil untuk ikut berkontribusi melalui penyaluran 25 paket sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga pemerintah, organisasi masyarakat, dan lembaga sosial merupakan langkah strategis dalam memperluas manfaat bagi masyarakat. "Kami berharap Forum Pembauran Kebangsaan Kota Ambon dapat terus bersinergi dan berkolaborasi bersama BAZNAS Kota Ambon dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan. Dengan semangat kebersamaan yang telah terbangun, kita dapat menghadirkan lebih banyak program yang menyentuh masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan. Semoga kerja sama ini menjadi awal dari kolaborasi yang semakin kuat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Ambon," tambahnya. BAZNAS Kota Ambon akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai organisasi, komunitas, dan lembaga yang memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi tersebut, diharapkan pengelolaan zakat tidak hanya memberikan manfaat dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga mampu menghadirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan. Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan Jalan Santai Forum Pembauran Kebangsaan ini sekaligus menegaskan komitmen lembaga untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat nilai persatuan dalam keberagaman, serta mendukung setiap upaya yang bertujuan membangun kehidupan sosial yang harmonis, inklusif, dan penuh kepedulian.
BERITA06/07/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Prof. Dr. Retno Sunarminingsih, M.Sc., Apt
BAZNAS Kota Ambon Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Prof. Dr. Retno Sunarminingsih, M.Sc., Apt
Ambon, 1 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Prof. Dr. Retno Sunarminingsih, M.Sc., Apt, istri dari Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA., CA., Ketua BAZNAS RI Periode 2015–2020, pada Rabu, 1 Juli 2026. Kabar duka tersebut menjadi kehilangan bagi keluarga besar BAZNAS di seluruh Indonesia. Almarhumah dikenal sebagai sosok yang senantiasa memberikan dukungan terhadap pengabdian Prof. Dr. Bambang Sudibyo selama memimpin BAZNAS RI, sekaligus menjadi pribadi yang menginspirasi melalui dedikasi dan pengabdiannya di bidang pendidikan serta keilmuan. Atas nama pimpinan, amil, dan seluruh keluarga besar BAZNAS Kota Ambon, disampaikan doa agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhumah, mengampuni segala dosa dan khilafnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. BAZNAS Kota Ambon juga mendoakan agar almarhumah memperoleh husnul khatimah dan termasuk golongan ahli surga. Di saat yang sama, keluarga yang ditinggalkan kiranya senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, keikhlasan, dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Atas nama keluarga besar BAZNAS Kota Ambon, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Prof. Dr. Retno Sunarminingsih, M.Sc., Apt. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di surga terbaik. Kepada Prof. Dr. Bambang Sudibyo beserta seluruh keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin." Keluarga besar BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan almarhumah agar mendapatkan rahmat dan magfirah dari Allah SWT. Semoga setiap amal kebaikan yang telah dilakukan selama hidup menjadi pemberat timbangan amal di akhirat dan menjadi inspirasi bagi banyak orang. Al-Fatihah.
BERITA06/07/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Perdalam Strategi Komunikasi Zakat Perusahaan melalui BAZNAS Fundraising Forum 2026
BAZNAS Kota Ambon Perdalam Strategi Komunikasi Zakat Perusahaan melalui BAZNAS Fundraising Forum 2026
Ambon, 3 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang penghimpunan zakat dengan mengikuti BAZNAS Fundraising Forum 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 3 Juli 2026, pukul 08.00 WIT hingga selesai. Forum yang mengangkat tema "Membangun Strategi Komunikasi Zakat Perusahaan Berbasis Relationship dan Kepercayaan" ini menjadi wadah pembelajaran bagi insan pengelola zakat di seluruh Indonesia untuk memperkuat strategi komunikasi dan membangun hubungan yang berkelanjutan dengan perusahaan sebagai mitra dalam penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kegiatan ini menghadirkan berbagai materi mengenai pentingnya membangun komunikasi yang efektif, profesional, dan berorientasi pada kepercayaan. Dalam dunia fundraising modern, hubungan yang kuat dengan calon muzaki, khususnya dari sektor korporasi, menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan penghimpunan zakat secara berkelanjutan. Oleh karena itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai pendekatan komunikasi yang tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi, tetapi juga pada pembangunan hubungan jangka panjang yang didasarkan pada transparansi, akuntabilitas, dan nilai-nilai kemitraan. Sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi, BAZNAS Kota Ambon secara aktif mengikuti forum ini guna memperkaya wawasan dalam menyusun strategi komunikasi yang lebih efektif kepada perusahaan-perusahaan di Kota Ambon maupun wilayah Maluku. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal dalam memperluas jaringan kemitraan serta meningkatkan kepercayaan para calon muzaki terhadap pengelolaan zakat yang dilakukan oleh BAZNAS Kota Ambon. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa perkembangan dunia fundraising menuntut setiap amil zakat untuk memiliki kemampuan komunikasi yang lebih adaptif dan mampu membangun hubungan yang kuat dengan para pemangku kepentingan. "Materi yang disampaikan dalam BAZNAS Fundraising Forum kali ini memberikan banyak wawasan mengenai bagaimana membangun komunikasi yang efektif dengan perusahaan melalui pendekatan relationship dan kepercayaan. Kami belajar bahwa keberhasilan fundraising tidak hanya ditentukan oleh penyampaian program, tetapi juga oleh kemampuan membangun hubungan yang berkesinambungan, menjaga kredibilitas lembaga, serta menghadirkan pelayanan yang profesional kepada para muzaki," ujar Jihan Abbas. Ia menambahkan bahwa BAZNAS Kota Ambon akan terus mengembangkan strategi komunikasi yang lebih inovatif dengan memanfaatkan media digital sekaligus memperkuat komunikasi secara langsung dengan berbagai mitra potensial. "Melalui forum ini kami semakin memahami bahwa kepercayaan merupakan fondasi utama dalam penghimpunan zakat. Karena itu, BAZNAS Kota Ambon akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, transparansi pengelolaan dana ZIS, serta memperkuat komunikasi dengan perusahaan dan berbagai mitra agar kolaborasi yang terbangun dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Ilmu yang diperoleh dari forum ini akan menjadi referensi penting dalam menyusun strategi fundraising yang lebih efektif di masa mendatang," tambahnya. Keikutsertaan dalam BAZNAS Fundraising Forum 2026 menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan melalui pembelajaran berkelanjutan. Dengan mengikuti berbagai forum nasional yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI, diharapkan setiap amil mampu mengimplementasikan strategi penghimpunan zakat yang inovatif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan terbaik kepada muzaki. Melalui peningkatan kompetensi tersebut, BAZNAS Kota Ambon optimistis dapat memperluas sinergi dengan berbagai perusahaan, memperkuat kepercayaan publik, serta meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah guna mendukung berbagai program pemberdayaan ekonomi, sosial, pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA06/07/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Kapasitas SDM Melalui Knowledge Sharing Balai Ternak, Siapkan Strategi Program Kurban Berdayakan Desa 2027
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Kapasitas SDM Melalui Knowledge Sharing Balai Ternak, Siapkan Strategi Program Kurban Berdayakan Desa 2027
Ambon, 30 Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta memperkuat pemahaman terhadap pengembangan program pemberdayaan berbasis zakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon mengikuti kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing Sesi 08 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 30 Juni 2026, pukul 09.30–11.00 WIT. Kegiatan yang mengangkat tema "Sukses Kurban Berkah Berdayakan Desa melalui Penguatan Balai Ternak: Strategi Persiapan Program 2027" ini menghadirkan Eka Budhi Sulistyo, Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI, sebagai narasumber. Sementara jalannya diskusi dipandu oleh Randi Swandaru, Ph.D. selaku host. Knowledge Sharing menjadi salah satu forum pembelajaran rutin yang diselenggarakan BAZNAS RI sebagai media berbagi pengalaman, inovasi, serta praktik terbaik dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya. Melalui forum ini, seluruh BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota memperoleh wawasan baru dalam menyusun strategi program yang lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pada sesi kali ini, peserta mendapatkan pemaparan mengenai pentingnya penguatan Program Balai Ternak sebagai salah satu model pemberdayaan ekonomi mustahik yang berorientasi pada kemandirian. Selain menjadi sarana peningkatan produktivitas peternakan masyarakat, Balai Ternak juga menjadi bagian dari strategi penguatan ekosistem kurban yang tidak hanya berorientasi pada penyaluran daging kurban, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat desa. Materi yang disampaikan juga membahas berbagai langkah strategis dalam mempersiapkan pelaksanaan Program Kurban Berkah Tahun 2027, mulai dari perencanaan program, penguatan kelembagaan kelompok peternak, peningkatan kualitas pengelolaan ternak, hingga sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas manfaat program kepada masyarakat. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperluas wawasan dalam merancang program-program pemberdayaan yang inovatif. "Knowledge Sharing seperti ini memberikan banyak pembelajaran yang sangat bermanfaat, khususnya mengenai bagaimana program kurban tidak hanya menjadi kegiatan tahunan yang bersifat konsumtif, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan Balai Ternak. Materi yang disampaikan menjadi referensi penting bagi kami dalam mempersiapkan berbagai inovasi program yang berorientasi pada pemberdayaan mustahik secara berkelanjutan," ujar Jihan Abbas. Lebih lanjut, Jihan menambahkan bahwa BAZNAS Kota Ambon terus berkomitmen mengikuti berbagai kegiatan peningkatan kapasitas yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI sebagai bentuk penguatan kompetensi sumber daya manusia. "Melalui kegiatan ini kami memperoleh banyak perspektif baru mengenai strategi pengembangan program pemberdayaan berbasis zakat. Harapannya, berbagai ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam penyusunan program-program BAZNAS Kota Ambon sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi umat," tambahnya. Melalui partisipasi aktif dalam setiap forum pembelajaran nasional, BAZNAS Kota Ambon berharap mampu terus meningkatkan kualitas tata kelola lembaga sekaligus menghadirkan berbagai program pendayagunaan zakat yang inovatif, profesional, transparan, dan berdampak bagi kesejahteraan mustahik. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung terwujudnya pengelolaan zakat yang semakin modern serta berorientasi pada pembangunan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
BERITA06/07/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Tegaskan Dukungan Penuh terhadap 13 Program Prioritas BAZNAS 2026–2031 untuk Mewujudkan Kesejahteraan Umat
BAZNAS Kota Ambon Tegaskan Dukungan Penuh terhadap 13 Program Prioritas BAZNAS 2026–2031 untuk Mewujudkan Kesejahteraan Umat
Ambon, 29 Juni 2026 – BAZNAS Kota Ambon menyatakan komitmen dan dukungan penuh terhadap implementasi 13 Program Prioritas BAZNAS Tahun 2026–2031 yang menjadi arah kebijakan strategis BAZNAS dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan di Indonesia. Ketiga belas program prioritas tersebut merupakan langkah nyata BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat secara lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Program-program tersebut meliputi BAZNAS Siaga Kemiskinan, BAZNAS Tanggap Bencana, Beasiswa Cendekia BAZNAS, Rumah Sehat BAZNAS dan Kartu Sehat BAZNAS, Rumah Layak Huni BAZNAS, Bantuan Permodalan BAZNAS Berbasis Masjid dan Majelis Taklim, Rumah Terang BAZNAS, Balai Ternak BAZNAS, Lumbung Pangan BAZNAS, Mualaf Center BAZNAS, Sekolah dan Pesantren Layak Belajar BAZNAS, Air Bersih BAZNAS, serta Bank Sampah BAZNAS. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa program-program prioritas tersebut menjadi pedoman penting bagi seluruh jajaran BAZNAS di daerah dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang semakin luas kepada masyarakat. Menurutnya, 13 program prioritas tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan sesaat, tetapi juga mendorong lahirnya berbagai program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kualitas hidup mustahik secara berkelanjutan. "BAZNAS Kota Ambon menyambut baik dan mendukung penuh 13 Program Prioritas BAZNAS Tahun 2026–2031. Program-program ini merupakan wujud nyata transformasi pengelolaan zakat yang tidak hanya berorientasi pada bantuan konsumtif, tetapi juga penguatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, lingkungan, hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami siap bersinergi untuk mengimplementasikan program-program tersebut sesuai kebutuhan masyarakat di Kota Ambon," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menambahkan bahwa keberhasilan implementasi program prioritas tersebut membutuhkan kolaborasi yang kuat antara BAZNAS, pemerintah daerah, instansi terkait, dunia usaha, komunitas, para muzaki, serta seluruh elemen masyarakat. "Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Ambon untuk terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Semakin besar partisipasi masyarakat, maka semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik melalui berbagai program strategis yang telah disiapkan BAZNAS. Bersama, kita dapat menghadirkan perubahan yang nyata bagi kesejahteraan umat," tambahnya. Sementara itu, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menilai bahwa hadirnya 13 program prioritas tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh BAZNAS daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, penghimpunan dana ZIS, serta pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung efektivitas program. Menurutnya, digitalisasi menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas jangkauan pelayanan zakat sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana masyarakat. "Ketiga belas program prioritas BAZNAS memberikan arah yang jelas bagi seluruh BAZNAS daerah untuk terus berinovasi. Dari sisi pengumpulan dan digitalisasi, kami akan terus mengembangkan berbagai strategi pelayanan yang lebih mudah diakses masyarakat, meningkatkan literasi zakat, serta memperkuat sistem digital agar penghimpunan zakat semakin optimal dan manfaatnya dapat disalurkan secara tepat sasaran," ungkap Jihan Abbas. Ia juga menegaskan bahwa dukungan terhadap program-program nasional tersebut akan diwujudkan melalui penguatan koordinasi, peningkatan kapasitas amil, serta kolaborasi lintas sektor di Kota Ambon. "Kami optimistis implementasi 13 Program Prioritas BAZNAS 2026–2031 akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi, profesionalisme, dan inovasi, BAZNAS Kota Ambon siap menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun masyarakat yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya melalui pengelolaan zakat yang amanah serta berkelanjutan," tutup Jihan. Melalui dukungan terhadap 13 Program Prioritas BAZNAS Tahun 2026–2031, BAZNAS Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak. Dengan menjadikan zakat sebagai instrumen pembangunan sosial yang inklusif, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai persoalan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, dan kemanusiaan, sehingga cita-cita mewujudkan kesejahteraan umat dapat tercapai secara berkelanjutan.
BERITA29/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Strategi Pengumpulan Zakat Melalui BAZNAS Fundraising Forum 2026
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Strategi Pengumpulan Zakat Melalui BAZNAS Fundraising Forum 2026
Ambon, 26 Juni 2026 – BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas sumber daya amil dengan mengikuti BAZNAS Fundraising Forum 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh BAZNAS RI pada Jumat, 26 Juni 2026, mulai pukul 08.00 WIT (06.00 WIB) melalui platform Zoom Meeting. Forum yang terbuka bagi insan BAZNAS, LAZ, serta para pegiat filantropi ini mengangkat tema "Diseminasi Hasil Disertasi: Strategi Optimalisasi Manajemen SDI Amil dalam Pengumpulan Zakat di BAZNAS Daerah." Kegiatan menghadirkan narasumber Dr. H. Benny Nur Miftahul Ulum, S.Sos.I., MM., AWP., yang memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan zakat di BAZNAS Provinsi Jawa Timur periode 2003–2023. Acara dipandu oleh H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.Ikom., selaku Direktur Penguatan Pengumpulan BAZNAS RI. Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi para peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai penguatan manajemen sumber daya insani (SDI) amil sebagai fondasi utama dalam meningkatkan efektivitas pengumpulan zakat di daerah. Selain itu, forum juga menjadi ruang berbagi pengalaman, diskusi, serta pertukaran gagasan dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat yang semakin dinamis di era digital. Melalui pemaparan hasil disertasi yang berbasis penelitian akademik, peserta memperoleh berbagai perspektif mengenai strategi pengembangan kompetensi amil, penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan kualitas pelayanan kepada muzaki, hingga optimalisasi pendekatan fundraising yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam forum ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme lembaga dalam menghimpun zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan dalam penyusunan strategi pengumpulan zakat yang lebih inovatif, efektif, dan berorientasi pada peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana ZIS. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa forum seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat kapasitas amil sekaligus membuka wawasan baru mengenai strategi fundraising berbasis penguatan SDI. "BAZNAS Fundraising Forum 2026 memberikan banyak wawasan baru mengenai pentingnya penguatan manajemen sumber daya insani dalam mendukung keberhasilan pengumpulan zakat di daerah. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi BAZNAS saat ini, sehingga dapat menjadi referensi dalam menyusun strategi pengumpulan zakat yang lebih efektif, profesional, dan berkelanjutan di BAZNAS Kota Ambon," ujar Jihan Abbas. Ia menambahkan bahwa penguatan kompetensi amil harus berjalan seiring dengan pemanfaatan teknologi digital agar pelayanan kepada muzaki semakin cepat, transparan, dan akuntabel. "Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari forum ini dapat diimplementasikan dalam berbagai program pengumpulan dan digitalisasi zakat di BAZNAS Kota Ambon. Dengan peningkatan kapasitas SDI, kolaborasi yang semakin luas, serta inovasi dalam pelayanan, kami optimistis penghimpunan zakat akan semakin meningkat sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan," tambahnya. BAZNAS Kota Ambon mengapresiasi penyelenggaraan BAZNAS Fundraising Forum 2026 oleh BAZNAS RI sebagai bentuk komitmen dalam membangun ekosistem pengelolaan zakat nasional yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan. Melalui kegiatan-kegiatan peningkatan kapasitas seperti ini, diharapkan seluruh insan amil zakat di Indonesia semakin siap menghadapi tantangan zaman serta mampu menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat melalui optimalisasi pengelolaan zakat.
BERITA29/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Tebar Kebahagiaan di Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 H
BAZNAS Kota Ambon Tebar Kebahagiaan di Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 H
Ambon, 25 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon turut mengambil bagian dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah/2026 Masehi yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku bersama Kementerian Agama Kota Ambon, Kamis (25/6/2026), bertempat di Aula SMA Negeri 13 Ambon. Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh suka cita tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di bulan Muharam yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan. Acara dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, tokoh agama, lembaga sosial keagamaan, LAZ, serta para penerima manfaat yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Ambon. Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, H.M. Yasir Rumadaul, yang hadir mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan. Pada kegiatan tersebut, seluruh pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon hadir dan mengambil bagian sebagai bentuk dukungan terhadap program kemanusiaan yang digagas oleh Kementerian Agama. Sebagai wujud nyata kepedulian kepada sesama, BAZNAS Kota Ambon menyalurkan santunan kepada 20 anak yatim dan penyandang disabilitas, dengan masing-masing penerima manfaat memperoleh bantuan sebesar Rp250.000. Penyaluran santunan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon dalam mengelola dan mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para penerima manfaat sekaligus menghadirkan kebahagiaan pada momentum Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas tahun ini. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa peringatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas bukan hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat empati dan perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan bersama. "Momentum Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas mengajarkan kita untuk terus menumbuhkan rasa kasih sayang, kepedulian, dan kebersamaan. Anak-anak yatim dan penyandang disabilitas harus menjadi bagian dari perhatian kita bersama agar mereka merasakan kebahagiaan dan dukungan dari lingkungan sekitarnya," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menambahkan bahwa keterlibatan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzakki untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. "Dana zakat yang dihimpun BAZNAS harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang berhak menerima. Melalui kegiatan ini, kami menyalurkan santunan kepada 20 anak yatim dan penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial untuk menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama," tambahnya. Zulkifly juga mengapresiasi Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku dan Kementerian Agama Kota Ambon yang telah menginisiasi kegiatan tersebut sehingga menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak dalam menebar manfaat bagi masyarakat. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama yang terus membangun sinergi dengan BAZNAS dalam berbagai kegiatan sosial keagamaan. Semoga kolaborasi yang baik ini terus berlanjut dan mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya anak yatim dan penyandang disabilitas di Kota Ambon," ungkapnya. Lebih lanjut, ia berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial yang ditunjukkan dalam kegiatan ini dapat terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu sesama. Melalui kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan mustahik serta memperkuat nilai-nilai solidaritas sosial di Kota Ambon.
BERITA25/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Website BAZNAS Kota Ambon Tembus Peringkat 26 Nasional, Ketua BAZNAS Beri Apresiasi kepada Tim Digital
Website BAZNAS Kota Ambon Tembus Peringkat 26 Nasional, Ketua BAZNAS Beri Apresiasi kepada Tim Digital
Ambon – Capaian membanggakan kembali ditorehkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon. Berdasarkan rilis pemeringkatan website BAZNAS bulan Juni 2026, Website BAZNAS Kota Ambon berhasil menempati peringkat ke-26 dari 423 website BAZNAS Kabupaten/Kota se-Indonesia, sebuah prestasi yang menunjukkan komitmen kuat lembaga dalam membangun transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Atas capaian tersebut, Pimpinan dan Staf BAZNAS Kota Ambon memberikan apresiasi kepada Tim Digital BAZNAS Kota Ambon yang dikoordinir oleh Jihan Abbas, S.H., atas dedikasi dan kerja keras dalam mengelola serta mengembangkan media informasi digital lembaga sehingga mampu bersaing dengan ratusan website BAZNAS lainnya di seluruh Indonesia. Prestasi ini menjadi indikator bahwa publikasi dan penyebarluasan informasi kegiatan BAZNAS Kota Ambon berjalan secara aktif, konsisten, dan terukur. Melalui website resmi, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi terkait program pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan, kegiatan kelembagaan, hingga laporan pertanggungjawaban pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Tim Digital yang selama ini bekerja secara maksimal dalam mengelola publikasi dan dokumentasi kegiatan lembaga. "Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Tim Digital BAZNAS Kota Ambon yang dikoordinir oleh Saudari Jihan Abbas atas capaian yang sangat membanggakan ini. Berada pada peringkat ke-26 dari 423 website BAZNAS se-Indonesia merupakan hasil dari kerja keras, konsistensi, dan komitmen dalam membangun keterbukaan informasi kepada masyarakat," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Menurutnya, pengelolaan website bukan sekadar sarana publikasi, tetapi juga merupakan bagian dari tanggung jawab kelembagaan dalam memberikan informasi yang akurat dan transparan kepada masyarakat, khususnya para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Kota Ambon. "Website menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat. Melalui media digital, masyarakat dapat melihat secara langsung berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh BAZNAS Kota Ambon. Ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kami kepada para muzakki yang telah mempercayakan dana zakat, infak, dan sedekahnya untuk dikelola dan disalurkan kepada yang berhak menerima," jelasnya. Zulkifly juga mendorong agar capaian tersebut tidak membuat Tim Digital berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas publikasi dan penyebaran informasi kepada masyarakat. "Saya meminta Tim Digital untuk terus mewartakan setiap kegiatan BAZNAS Kota Ambon secara cepat, akurat, dan berkelanjutan. Setiap program yang dilaksanakan perlu diketahui oleh masyarakat sebagai bentuk transparansi sekaligus edukasi tentang pentingnya zakat dalam membantu meningkatkan kesejahteraan umat," tegasnya. Lebih lanjut, ia menilai perkembangan teknologi informasi harus dimanfaatkan secara maksimal untuk memperluas jangkauan dakwah zakat dan memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga. "Di era digital saat ini, pengelolaan informasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengelolaan zakat. Semakin baik informasi yang disampaikan kepada masyarakat, maka semakin besar pula kepercayaan publik terhadap BAZNAS. Karena itu, kami berharap Tim Digital terus berinovasi dan meningkatkan kualitas konten serta pelayanan informasi kepada masyarakat," tambahnya. Capaian peringkat 26 nasional tersebut menjadi bukti bahwa BAZNAS Kota Ambon terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan melalui pemanfaatan teknologi informasi. Ke depan, BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk terus memperkuat publikasi digital sebagai sarana edukasi, transparansi, dan pertanggungjawaban kepada masyarakat, sehingga manfaat zakat dapat semakin dirasakan secara luas oleh umat. Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran BAZNAS Kota Ambon untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan zakat secara profesional, modern, transparan, dan akuntabel sesuai dengan visi BAZNAS sebagai lembaga utama menyejahterakan umat.
BERITA25/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Sinergi Internal, BAZNAS Kota Ambon Gelar Diskusi Optimalisasi Kinerja Antarbidang
Perkuat Sinergi Internal, BAZNAS Kota Ambon Gelar Diskusi Optimalisasi Kinerja Antarbidang
Ambon, 22 Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan program dan memperkuat koordinasi internal kelembagaan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menggelar diskusi internal yang melibatkan seluruh staf dari berbagai bidang pada Senin (22/6/2026). Kegiatan yang dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hendra Abubakar, S.Sos, tersebut difokuskan pada penguatan koordinasi antarbidang, optimalisasi kinerja kelembagaan, serta menjaga harmonisasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing unit kerja di lingkungan BAZNAS Kota Ambon. Diskusi berlangsung dalam suasana penuh keterbukaan dan semangat kebersamaan. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai masukan, kendala, serta gagasan yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan pengelolaan program BAZNAS Kota Ambon ke depan. Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai strategi untuk memperkuat komunikasi antarstaf dan antarbidang agar setiap program yang dijalankan dapat terlaksana secara lebih efektif, terukur, dan memberikan manfaat yang maksimal kepada masyarakat. Selain itu, diskusi juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas bidang dalam mendukung target-target kelembagaan, baik dalam aspek pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan, administrasi, maupun pelaporan. Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hendra Abubakar, menegaskan bahwa koordinasi yang baik menjadi salah satu faktor utama dalam mewujudkan tata kelola lembaga yang profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Melalui forum diskusi tersebut, seluruh staf diajak untuk terus membangun komunikasi yang positif, memperkuat rasa tanggung jawab bersama, serta menjaga semangat kerja tim dalam menjalankan amanah yang dipercayakan kepada BAZNAS Kota Ambon. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyambut baik pelaksanaan diskusi tersebut sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas kelembagaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan BAZNAS Kota Ambon. "Kami meyakini bahwa keberhasilan sebuah lembaga tidak hanya ditentukan oleh program yang dijalankan, tetapi juga oleh kuatnya koordinasi dan komunikasi antar personel di dalamnya. Karena itu, kegiatan diskusi seperti ini sangat penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat kerja sama, dan membangun semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas-tugas kelembagaan," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Menurutnya, setiap bidang dalam BAZNAS memiliki peran yang saling berkaitan dan tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Oleh sebab itu, diperlukan sinergi yang kuat agar seluruh program dapat terlaksana secara optimal. "Setiap bidang memiliki fungsi strategis yang saling mendukung. Ketika koordinasi berjalan baik, maka pelaksanaan program akan lebih efektif dan pelayanan kepada masyarakat juga semakin maksimal. Karena itu, kami terus mendorong terciptanya budaya kerja yang kolaboratif, profesional, dan harmonis di lingkungan BAZNAS Kota Ambon," tambahnya. Lebih lanjut, Zulkifly menegaskan bahwa penguatan kelembagaan menjadi salah satu prioritas BAZNAS Kota Ambon dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat yang semakin kompleks dan dinamis. "Kami ingin memastikan bahwa seluruh unsur di BAZNAS Kota Ambon bergerak dalam satu visi dan semangat yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada muzakki dan mustahik. Dengan kerja sama yang solid serta koordinasi yang kuat, kami optimistis BAZNAS Kota Ambon akan semakin berkembang dan mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ungkapnya. Melalui kegiatan diskusi ini, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus meningkatkan kualitas kinerja kelembagaan sekaligus memperkuat hubungan kerja yang harmonis antarstaf dan antarbidang. Dengan demikian, setiap program yang dijalankan dapat terlaksana secara lebih efektif, akuntabel, dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Kota Ambon.
BERITA25/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Ketua BAZNAS Kota Ambon Hadiri Pelepasan Kafilah MTQ Kota Ambon, Dukung Syiar Al-Qur’an di Tingkat Provinsi Maluku
Ketua BAZNAS Kota Ambon Hadiri Pelepasan Kafilah MTQ Kota Ambon, Dukung Syiar Al-Qur’an di Tingkat Provinsi Maluku
Ambon, 22 Juni 2026 – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menghadiri acara pelepasan Kontingen Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kota Ambon yang akan mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota Ambon, Senin (22/6/2026), dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kontingen MTQ Kota Ambon akan mengikuti ajang MTQ Tingkat Provinsi Maluku yang berlangsung pada tanggal 22 hingga 28 Juni 2026. Kafilah Kota Ambon dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, selaku Ketua Kontingen/Kafilah MTQ Kota Ambon. Acara pelepasan dipimpin langsung oleh Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Wattimena, M.Si, yang dalam sambutannya memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, menjaga kesehatan, serta menampilkan kemampuan terbaik tanpa harus terbebani oleh target juara. Wali Kota Ambon menegaskan bahwa yang terpenting dalam ajang MTQ adalah menampilkan kemampuan secara maksimal, menjaga nama baik daerah, dan menjadikan momentum tersebut sebagai sarana memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an. Selain itu, Pemerintah Kota Ambon juga menunjukkan komitmennya terhadap kenyamanan dan kesehatan peserta dengan menyiapkan tim kesehatan yang akan mendampingi serta mengawal seluruh rangkaian kegiatan kontingen selama pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Maluku. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kota Ambon, Syarif Hadler, menyampaikan bahwa seluruh peserta telah menjalani proses pembinaan dan persiapan secara maksimal guna menghadapi kompetisi di tingkat provinsi. Ia optimistis para peserta mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Kota Ambon. Acara pelepasan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Ambon, unsur Forkopimda, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Ambon, Ketua PCNU Kota Ambon, Pimpinan Muhammadiyah Kota Ambon, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Ambon, serta berbagai tokoh masyarakat dan tokoh agama lainnya. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ambon dan LPTQ Kota Ambon atas upaya pembinaan yang telah dilakukan terhadap para peserta MTQ. Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat. "Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ambon dan LPTQ yang telah melakukan pembinaan secara serius kepada para peserta. MTQ bukan hanya tentang meraih prestasi, tetapi juga menjadi media syiar Islam dan upaya menanamkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan penuh percaya diri serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan ukhuwah Islamiyah selama pelaksanaan MTQ. "Kami berharap seluruh peserta kafilah Kota Ambon dapat tampil maksimal, menjaga kesehatan, serta membawa nama baik Kota Ambon. Apapun hasil yang diraih nantinya, yang terpenting adalah semangat untuk terus belajar, mengamalkan, dan menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari," tambahnya. Lebih lanjut, Zulkifly menegaskan bahwa BAZNAS Kota Ambon mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang keagamaan dan pembinaan generasi muda. "BAZNAS Kota Ambon senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan yang memperkuat nilai keagamaan dan pembangunan karakter umat. Kami berharap MTQ Tingkat Provinsi Maluku tahun ini dapat melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat," ungkapnya. Pelepasan kafilah berlangsung dalam suasana penuh semangat dan optimisme. Seluruh peserta yang akan mewakili Kota Ambon diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus menjadi duta-duta Al-Qur’an yang membawa pesan persatuan, kedamaian, dan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat Maluku.
BERITA25/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Serahkan Laporan Pertanggungjawaban Program Rumah Layak Huni 2025 kepada BAZNAS RI
BAZNAS Kota Ambon Serahkan Laporan Pertanggungjawaban Program Rumah Layak Huni 2025 kepada BAZNAS RI
Jakarta, 18 Juni 2026 – Sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) Tahun 2025 kepada BAZNAS RI. Penyerahan laporan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 18 Juni 2026, di Kantor Pelayanan Mustahik BAZNAS RI, Jakarta. Dalam kesempatan itu, BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hendra Abubakar, S.Sos, yang hadir mewakili Pimpinan BAZNAS Kota Ambon. Laporan pertanggungjawaban diterima langsung oleh Ustaz Abdurahman dari BAZNAS RI. Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) merupakan salah satu program strategis yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu agar dapat memiliki hunian yang layak, sehat, dan aman. Di Kota Ambon, pelaksanaan program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Kota Ambon dan BAZNAS RI Penyerahan laporan pertanggungjawaban ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa seluruh pelaksanaan program berjalan sesuai dengan perencanaan, ketentuan yang berlaku, serta memberikan manfaat yang nyata kepada para mustahik penerima bantuan. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa laporan pertanggungjawaban merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kelembagaan kepada para muzakki, masyarakat, serta BAZNAS RI sebagai mitra pembina dalam pelaksanaan program-program pemberdayaan dan kemanusiaan. "Penyerahan laporan pertanggungjawaban Program Rumah Layak Huni BAZNAS Tahun 2025 merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang dilaksanakan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Menurutnya, program Rumah Layak Huni tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah semata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu melalui penyediaan tempat tinggal yang layak dan manusiawi. "Rumah yang layak merupakan kebutuhan dasar setiap keluarga. Karena itu, melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS, kami berupaya membantu masyarakat dhuafa agar dapat hidup dengan lebih nyaman, sehat, dan memiliki lingkungan tempat tinggal yang lebih baik. Program ini merupakan wujud nyata hadirnya zakat untuk meningkatkan kesejahteraan umat," tambahnya. Lebih lanjut, ia berharap program Rumah Layak Huni dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat kurang mampu yang dapat merasakan manfaatnya di masa mendatang. "Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Dengan dukungan BAZNAS RI, serta para muzakki, kami optimistis program-program kemanusiaan seperti Rumah Layak Huni akan semakin memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kota Ambon," tutupnya. Melalui penyerahan laporan pertanggungjawaban tersebut, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan amanah pengelolaan zakat secara profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus memastikan bahwa setiap program yang dilaksanakan mampu memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi para mustahik.
BERITA25/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Sinergi Bersama Kemenag Maluku, Matangkan Persiapan Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 Hijriah
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Sinergi Bersama Kemenag Maluku, Matangkan Persiapan Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 Hijriah
Ambon, 22 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka menyukseskan pelaksanaan kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 Hijriah. Hal tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Senin (22/6/2026). Pada kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Hi. Achmad Salim, S.Sos., M.Si, bersama jajaran Kementerian Agama Provinsi Maluku dan para pihak terkait untuk membahas berbagai aspek teknis dan kesiapan pelaksanaan kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas yang akan diselenggarakan dalam rangka memperingati 10 Muharam 1448 Hijriah. Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik, tertib, dan memberikan manfaat yang optimal kepada para penerima manfaat, khususnya anak yatim dan penyandang disabilitas. Berbagai hal dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari teknis pelaksanaan acara, jumlah penerima manfaat, mekanisme penyaluran bantuan, hingga penguatan sinergi antar lembaga dalam mendukung suksesnya kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon menyatakan komitmennya untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial keagamaan tersebut melalui pemberian santunan kepada 20 anak yatim dan penyandang disabilitas, dengan masing-masing penerima manfaat akan memperoleh bantuan sebesar Rp250.000. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan. "BAZNAS Kota Ambon menyambut baik pelaksanaan kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 Hijriah yang diinisiasi oleh Kementerian Agama. Melalui rapat koordinasi ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh persiapan berjalan dengan baik sehingga kegiatan nantinya dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Menurutnya, momentum 10 Muharam merupakan waktu yang sangat tepat untuk memperkuat kepedulian sosial terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih, terutama anak yatim dan penyandang disabilitas. "Kami telah menyatakan kesiapan untuk memberikan santunan kepada 20 anak yatim dan penyandang disabilitas sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan ini. Semoga bantuan yang diberikan tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi wujud kepedulian dan kasih sayang kepada mereka yang membutuhkan perhatian bersama," tambahnya. Lebih lanjut, Zulkifly mengapresiasi sinergi yang terus terjalin antara BAZNAS Kota Ambon dan Kementerian Agama dalam berbagai program sosial keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. "Kolaborasi antara BAZNAS dan Kementerian Agama merupakan langkah strategis dalam memperluas manfaat zakat kepada masyarakat. Kami berharap kerja sama yang baik ini terus terjalin sehingga semakin banyak program kemaslahatan umat yang dapat diwujudkan bersama," ungkapnya.
BERITA25/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Lihat Daftar Rekening →