WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Ambon dan MT Alfisyahrin Bersinergi Layani Mustahik Lewat Pengobatan Gratis dan Bantuan Paket Sembako

AMBON — Upaya menghadirkan kepedulian dan pelayanan langsung kepada masyarakat terus dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon. Bersama Majelis Taklim (MT) Alfisyahrin Negeri Batu Merah, BAZNAS Kota Ambon menggelar kegiatan sosial berupa pengobatan gratis dan pemberian santunan paket sembako kepada mustahik, Kamis, 3 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara BAZNAS Kota Ambon dan unsur masyarakat dalam memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan. Pengobatan gratis diberikan sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan, sementara santunan paket sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok para mustahik.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, bersama jajaran pimpinan, yakni Wakil Ketua I H. Achmad Salim, Wakil Ketua II Hendra Abubakar, dan Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat. Turut mendukung kegiatan tersebut sejumlah staf BAZNAS Kota Ambon, yaitu Jihan Abbas, Ayu, dan Ahmad Wijaya.

Kehadiran jajaran pimpinan dan staf BAZNAS menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat penerima manfaat.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa kegiatan pengobatan gratis dan penyaluran bantuan sembako merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya para mustahik.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan pangan, tetapi juga kesehatan. Karena itu, program sosial yang menggabungkan pelayanan kesehatan dan bantuan kebutuhan pokok dinilai memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat penerima.

“BAZNAS Kota Ambon ingin terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya melalui bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga dengan memberikan perhatian terhadap kesehatan. Karena kesehatan dan kebutuhan pangan merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat,” ujar Fakaubun.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dapat memperluas manfaat program BAZNAS. Menurutnya, MT Alfisyahrin memiliki peran penting dalam menjembatani komunikasi dan kepedulian terhadap masyarakat di lingkungan Negeri Batu Merah.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada MT Alfisyahrin Negeri Batu Merah yang telah berkolaborasi bersama BAZNAS Kota Ambon. Ketika lembaga zakat dan masyarakat bergerak bersama, insyaallah manfaat yang diberikan akan semakin luas dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Pengobatan gratis yang dilaksanakan dalam kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka tanpa harus memikirkan biaya pelayanan. Bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi, fasilitas seperti ini dinilai sangat berarti karena dapat membantu mereka memperoleh pemeriksaan dan penanganan kesehatan lebih awal.

Sementara itu, bantuan berupa paket sembako diberikan kepada mustahik sebagai bentuk santunan sekaligus dukungan terhadap kebutuhan rumah tangga. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan pengeluaran keluarga penerima, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Fakaubun menegaskan bahwa setiap dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS merupakan amanah dari masyarakat. Oleh sebab itu, pengelolaan dan pendistribusiannya dilakukan dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.

“Dana yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS adalah amanah. Tugas kami adalah mengelolanya dengan sebaik-baiknya dan menyalurkannya kepada mereka yang berhak menerima, sehingga manfaat zakat, infak, dan sedekah benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial semacam ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah dalam membantu sesama. Menurutnya, semangat berbagi tidak hanya membangun kepedulian sosial, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Semangat untuk saling membantu harus terus tumbuh. Zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan baik bisa menjadi kekuatan untuk membantu masyarakat dalam berbagai kondisi,” kata Fakaubun.

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kota Ambon terus berupaya memastikan program yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pendekatan ini penting agar bantuan yang diberikan tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan penerima manfaat.

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Raja Negeri Batu Merah tersebut juga memperlihatkan dukungan dari pemerintah negeri terhadap berbagai bentuk pelayanan sosial yang diberikan kepada masyarakat. Kehadiran Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, sebagai tuan rumah turut memperkuat suasana kebersamaan antara BAZNAS, MT Alfisyahrin, dan masyarakat setempat.

Bagi BAZNAS Kota Ambon, keterlibatan masyarakat dalam setiap program sosial merupakan modal penting untuk menciptakan gerakan kepedulian yang lebih kuat. Kolaborasi dengan majelis taklim, komunitas, pemerintah negeri, serta berbagai unsur masyarakat lainnya dinilai mampu memperluas jangkauan penerima manfaat.

Fakaubun berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat langsung sekaligus menjadi penyemangat bagi para mustahik agar tetap optimistis dalam menjalani kehidupan.

“Kami berharap para mustahik yang menerima layanan dan bantuan hari ini dapat merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Ada kepedulian dari BAZNAS, MT Alfisyahrin, dan masyarakat yang ingin bersama-sama membantu dan meringankan beban mereka,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk terus menunaikan zakat dan memperbanyak infak serta sedekah melalui lembaga yang amanah. Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat, BAZNAS akan memiliki ruang yang lebih besar untuk menjalankan berbagai program sosial, kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.

“Mari kita terus menjaga semangat berbagi. Semakin besar kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, semakin besar pula manfaat yang bisa kita berikan kepada para mustahik,” ajaknya.

Kegiatan pengobatan gratis dan santunan paket sembako tersebut menjadi salah satu gambaran nyata bagaimana zakat dapat dihadirkan dalam bentuk pelayanan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Tidak hanya membantu dari sisi ekonomi, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh perhatian dalam aspek kesehatan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mengoptimalkan amanah dana umat melalui program-program yang memberikan manfaat nyata.

Sinergi bersama MT Alfisyahrin Negeri Batu Merah diharapkan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan dalam kegiatan-kegiatan sosial berikutnya. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian bersama, keberadaan BAZNAS diharapkan semakin dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan.

Pada akhirnya, kegiatan tersebut bukan hanya sekadar pengobatan gratis dan penyaluran sembako, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan. BAZNAS Kota Ambon dan MT Alfisyahrin Negeri Batu Merah menunjukkan bahwa kebersamaan dapat menjadi kekuatan dalam membantu masyarakat sekaligus mewujudkan nilai-nilai zakat sebagai instrumen kemaslahatan umat.

05/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Doa Bersama HUT ke-451 Kota Ambon, BAZNAS Salurkan 50 Paket Sembako untuk Mustahik

AMBON — Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon Tahun 2026 diisi dengan kegiatan keagamaan dan kepedulian sosial. Pemerintah Kota Ambon menggelar Doa Bersama untuk Ambon di Gedung Islamic Center, Jumat (4/9/2026), sebagai momentum untuk memanjatkan doa sekaligus memperkuat semangat kebersamaan bagi kemajuan Kota Ambon.

Kegiatan yang diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) beragama Islam tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta. Doa bersama menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-451 Kota Ambon yang mengusung tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.”

Pelaksanaan doa bersama menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual pemerintah dan masyarakat untuk memohon keberkahan, perlindungan serta kedamaian bagi Kota Ambon. Momentum tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Ambon menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama memiliki arti penting karena menjadi sarana untuk menyatukan niat dan harapan bagi masa depan Kota Ambon. Menurutnya, semangat persaudaraan dan kebersamaan harus terus dipelihara oleh seluruh elemen masyarakat.

Doa bersama yang dilaksanakan dalam rangkaian peringatan HUT Kota Ambon tersebut juga menjadi bagian dari ikhtiar seluruh masyarakat agar berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi daerah dapat dihadapi dengan semangat persatuan serta senantiasa disertai doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju” yang diangkat dalam peringatan HUT tahun ini juga menjadi pesan penting bagi seluruh masyarakat. Ambon Bersih tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga menyangkut upaya membangun tata kelola pemerintahan yang baik serta menjaga kebersihan hati dan pikiran dari berbagai hal yang dapat merusak persatuan.

Sementara itu, semangat Maluku Sehat menggambarkan cita-cita untuk mewujudkan masyarakat yang sehat secara menyeluruh, baik dari segi fisik, mental maupun sosial. Sebagai ibu kota Provinsi Maluku, Kota Ambon memiliki posisi strategis dalam mendorong terciptanya masyarakat yang sehat, produktif dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Adapun pesan Indonesia Maju mengandung harapan agar seluruh pembangunan yang dilaksanakan di Kota Ambon dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan Provinsi Maluku sekaligus mendukung pembangunan nasional.

Dalam doa bersama tersebut, berbagai harapan turut dipanjatkan untuk Kota Ambon. Di antaranya agar keamanan dan kedamaian daerah tetap terjaga, hubungan harmonis antarumat beragama semakin kuat, serta seluruh pemimpin diberikan kebijaksanaan, kekuatan dan integritas dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Doa juga dipanjatkan agar masyarakat Kota Ambon senantiasa diberikan kesehatan, kesejahteraan, keselamatan serta perlindungan dari berbagai musibah, bencana dan ancaman yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat.

BAZNAS Kota Ambon Hadir dengan Bantuan Sosial

Selain menjadi momentum doa bersama, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan aksi kepedulian sosial melalui penyaluran 50 paket sembako dari BAZNAS Kota Ambon kepada para mustahik.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Ambon untuk mengoptimalkan dana zakat, infak dan sedekah agar dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Paket sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para penerima manfaat sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga.

Penyaluran bantuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, bersama Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat dan Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat. Turut hadir pula staf BAZNAS Kota Ambon, yakni Jihan Abbas, Ayu, Wandi, Intan, dan Ahmad Wijaya.

Kehadiran jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap rangkaian peringatan HUT Kota Ambon sekaligus wujud komitmen lembaga untuk terus menghadirkan program yang memberi manfaat kepada masyarakat.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa peringatan HUT Kota Ambon merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat rasa syukur sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian.

“HUT Kota Ambon bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan kota ini, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kita untuk memperkuat doa, kebersamaan dan kepedulian kepada sesama,” ujar Fakaubun.

Menurutnya, doa dan ikhtiar sosial merupakan dua hal yang harus berjalan beriringan. Harapan dan doa yang dipanjatkan bagi Kota Ambon perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Kita berdoa agar Kota Ambon selalu diberikan kedamaian, keamanan dan keberkahan. Namun doa tersebut juga harus disertai ikhtiar. Salah satu ikhtiar yang dapat kita lakukan adalah menghadirkan kepedulian melalui penyaluran zakat, infak dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan,”ungkapnya.

Fakaubun menambahkan, penyaluran 50 paket sembako kepada mustahik merupakan bentuk tanggung jawab BAZNAS dalam mengelola dan mendistribusikan dana umat secara tepat sasaran.

Ia menjelaskan bahwa dana yang dikelola BAZNAS berasal dari kepercayaan masyarakat yang menunaikan zakat maupun memberikan infak dan sedekah. Amanah tersebut kemudian diwujudkan dalam berbagai program sosial untuk membantu masyarakat yang berada dalam kondisi membutuhkan.

“Setiap dana yang masuk ke BAZNAS adalah amanah dari masyarakat. Karena itu, kami harus memastikan bahwa amanah tersebut dikelola dengan baik dan disalurkan kepada mereka yang berhak. Bantuan 50 paket sembako ini adalah salah satu bentuk nyata dari amanah tersebut,”jelasnya.

Lebih jauh, Fakaubun menilai bahwa semangat yang terkandung dalam tema HUT ke-451 Kota Ambon sangat relevan dengan misi BAZNAS dalam membantu masyarakat.

Menurutnya, konsep Ambon Bersih dapat dimaknai sebagai upaya bersama untuk membangun lingkungan dan kehidupan sosial yang lebih baik. Sementara Maluku Sehat dapat diwujudkan melalui berbagai langkah yang mendukung kesejahteraan masyarakat, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar dan kepedulian terhadap kelompok rentan.

“Tema HUT Kota Ambon tahun ini mengandung pesan yang sangat kuat. Bersih bukan hanya lingkungan, tetapi juga bagaimana kita menjaga amanah, kejujuran dan persaudaraan. Sehat juga bukan hanya tubuh, tetapi bagaimana masyarakat dapat hidup dengan sejahtera dan saling peduli,”tutur Fakaubun.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam kegiatan doa bersama tersebut dapat terus dipertahankan dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di Kota Ambon.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan setiap program pembangunan maupun pelayanan sosial dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, begitu juga BAZNAS. Kita membutuhkan sinergi dengan semua pihak. Ketika pemerintah, lembaga sosial dan masyarakat bergerak bersama, maka manfaatnya akan lebih besar dan dirasakan oleh lebih banyak orang,” katanya.

Zakat sebagai Wujud Kepedulian

Fakaubun juga menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan zakat, tetapi juga bagaimana dana umat tersebut mampu memberikan dampak sosial bagi masyarakat.

Menurutnya, penyaluran sembako kepada mustahik dalam momentum HUT Kota Ambon menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap masyarakat yang masih membutuhkan dukungan.

“Kami ingin memastikan bahwa di tengah berbagai kemajuan yang sedang dibangun, masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan perhatian. Zakat, infak dan sedekah harus hadir sebagai salah satu instrumen yang membantu meringankan beban mereka,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan kepercayaan terhadap gerakan zakat. Menurutnya, semakin besar partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak dan sedekah, maka semakin banyak pula masyarakat yang dapat dibantu melalui berbagai program BAZNAS.

“Mari kita jadikan momentum HUT Kota Ambon ini sebagai kesempatan untuk memperkuat kepedulian. Zakat, infak dan sedekah yang kita keluarkan tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga dapat menjadi jalan untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan,” ajaknya.

Penyerahan 50 paket sembako tersebut menjadi salah satu rangkaian penting yang melengkapi pelaksanaan Doa Bersama untuk Ambon. Kegiatan tidak hanya memberikan ruang bagi ASN dan masyarakat untuk berdoa bagi kemajuan daerah, tetapi juga menghadirkan aksi nyata melalui kepedulian sosial.

Bagi para mustahik, bantuan tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Lebih dari sekadar bantuan materi, penyaluran sembako juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian yang menunjukkan bahwa masyarakat yang membutuhkan tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan Kota Ambon.

Momentum HUT ke-451 Kota Ambon pun diharapkan menjadi titik penguatan komitmen bersama untuk membangun daerah yang lebih bersih, sehat, aman, harmonis dan sejahtera.

Melalui doa, kerja nyata dan semangat kolaborasi, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat mengambil bagian dalam mewujudkan cita-cita tersebut.

BAZNAS Kota Ambon akan terus berupaya hadir melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak dan sedekah. Dengan dukungan masyarakat dan sinergi bersama pemerintah serta berbagai pihak, BAZNAS optimistis manfaat dana umat dapat terus diperluas untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Doa Bersama untuk Ambon akhirnya tidak hanya menjadi sebuah kegiatan dalam rangka memperingati usia Kota Ambon yang ke-451 tahun, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan harapan, mempererat persaudaraan dan memperkuat kepedulian sosial.

Semangat tersebut diharapkan menjadi energi bersama dalam perjalanan Kota Ambon menuju masa depan yang lebih baik, sejalan dengan tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.”

05/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Salurkan 40 Paket Sembako untuk Korban Kebakaran Negeri Batu Merah

AMBON — Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah kebakaran di Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, terus diwujudkan melalui berbagai bentuk dukungan. Salah satunya datang dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon yang menyalurkan bantuan berupa 40 paket sembako kepada warga yang menjadi korban kebakaran, Rabu (2/9/2026).

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian BAZNAS Kota Ambon terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana. Bantuan diserahkan kepada Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, untuk selanjutnya diberikan kepada para warga terdampak yang saat ini masih berada di lokasi pengungsian.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, didampingi jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I H. Achmad Salim, Wakil Ketua II Hendra Abubakar, Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat, serta Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat.

Selain jajaran pimpinan, hadir pula staf BAZNAS Kota Ambon, yakni Jihan Abbas, Intan, Ayu, dan Ahmad Wijaya, yang turut mendukung pelaksanaan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menjelaskan bahwa kehadiran BAZNAS dalam situasi kebencanaan merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk ikut mendukung upaya Pemerintah Kota Ambon dalam memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, BAZNAS Kota Ambon tidak hanya berfokus pada penyaluran zakat dalam bentuk bantuan sosial rutin, tetapi juga berupaya hadir ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat, termasuk musibah kebakaran dan bencana lainnya.

“BAZNAS adalah lembaga pemerintah nonstruktural. Karena itu, salah satu tugas kami adalah mendukung kerja-kerja Pemerintah Kota Ambon, termasuk ketika ada masyarakat yang terdampak musibah dan membutuhkan bantuan,” ujar Fakaubun.

Ia menyampaikan, bantuan yang disalurkan BAZNAS Kota Ambon berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS untuk dikelola dan disalurkan kepada mereka yang berhak menerima.

Sebagian sumber dana tersebut, lanjutnya, juga berasal dari zakat, infak, dan sedekah para aparatur sipil negara (ASN) muslim di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Seluruh dana yang dihimpun kemudian dikelola secara profesional, amanah, transparan, dan diarahkan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat.

Fakaubun menegaskan bahwa dalam menjalankan tugas kemanusiaan, BAZNAS senantiasa mengedepankan nilai kepedulian dan kemanusiaan. Bantuan kebencanaan diberikan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan lembaga, tanpa membedakan latar belakang masyarakat yang terdampak.

“Bantuan BAZNAS tidak mengenal suku, ras maupun agama. Ketika terjadi bencana dan masyarakat membutuhkan pertolongan, kami akan berupaya hadir memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan BAZNAS,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon tidak hanya menyalurkan 40 paket sembako, tetapi juga memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia akibat musibah kebakaran tersebut. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan moril sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit.

Fakaubun menyadari bahwa bantuan yang diberikan mungkin belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh kebutuhan para korban. Namun, ia berharap perhatian tersebut dapat memberikan sedikit kelegaan bagi warga yang saat ini masih berada di tempat pengungsian.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah. Kami juga berharap mereka tetap tabah dan kuat dalam menghadapi ujian ini. Mudah-mudahan kondisi mereka segera pulih dan ke depan bisa kembali mendapatkan tempat tinggal yang layak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fakaubun mengatakan bahwa respons terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon dalam menjalankan amanah umat.

Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga mempunyai peran sosial yang besar dalam membantu masyarakat yang berada dalam kondisi membutuhkan. Oleh karena itu, BAZNAS terus berupaya memastikan dana umat dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi penerima manfaat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong, terutama ketika terjadi musibah yang membutuhkan perhatian bersama.

“Kami akan terus berusaha hadir ketika masyarakat Kota Ambon mengalami musibah. Tentunya setiap bantuan disesuaikan dengan kemampuan BAZNAS, tetapi yang paling penting adalah bagaimana kita tidak membiarkan masyarakat menghadapi musibah seorang diri,” tambah Fakaubun.

Raja Negeri Batu Merah Apresiasi Kepedulian BAZNAS

Sementara itu, Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Ambon yang telah memberikan perhatian kepada warganya yang terdampak musibah kebakaran.

Ali menjelaskan bahwa para korban hingga saat ini masih berada di tempat pengungsian, salah satunya di Aula Kantor Negeri Batu Merah. Dalam kondisi tersebut, kebutuhan terhadap makanan dan bahan pokok menjadi salah satu hal yang sangat diperlukan oleh para pengungsi.

Menurutnya, bantuan 40 paket sembako yang disalurkan BAZNAS Kota Ambon memiliki arti penting bagi masyarakat yang sedang menjalani masa pemulihan pascakebakaran.

“Saya selaku Raja Negeri Batu Merah dan kepala pemerintahan negeri menyampaikan apresiasi dan terima kasih sepenuhnya kepada BAZNAS Kota Ambon yang sudah datang memberikan bantuan kepada warga kami yang saat ini berada di Aula Kantor Negeri Batu Merah,” ujar Ali.

Ia menilai kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah menunjukkan adanya kepedulian dan perhatian terhadap kondisi warga, khususnya mereka yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran.

Ali berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi selama berada di tempat penampungan.

“Mudah-mudahan bantuan yang diberikan ini dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan bapak dan ibu yang sedang berada di tempat pengungsian,” tuturnya.

Atas kepedulian tersebut, Ali juga mendoakan agar seluruh jajaran BAZNAS Kota Ambon senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan tugas, serta mendapatkan balasan kebaikan dari Allah SWT.

“Mudah-mudahan Allah SWT membalas segala kebaikan dan kepedulian dari BAZNAS Kota Ambon. Semoga BAZNAS Kota Ambon ke depan terus menjadi lembaga yang hadir dan melihat kebutuhan masyarakat kecil di Kota Ambon,” harapnya.

Penyaluran bantuan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Ambon dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan serta kepedulian sosial. Melalui penyaluran yang tepat sasaran, dana umat diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk mereka yang tengah menghadapi kondisi darurat akibat bencana.

BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Ambon, pemerintah negeri, serta berbagai pihak dalam merespons kebutuhan masyarakat. Kehadiran lembaga zakat di tengah situasi kebencanaan diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memberikan semangat kepada para korban untuk bangkit dan kembali menata kehidupan mereka.

Bagi BAZNAS Kota Ambon, bantuan kepada korban kebakaran Negeri Batu Merah bukan sekadar penyerahan paket sembako, tetapi juga merupakan wujud nyata dari amanah masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk dikelola dan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.

Melalui semangat zakat untuk kemanusiaan dan kepedulian bersama, BAZNAS Kota Ambon berharap masyarakat yang terdampak musibah dapat segera bangkit, memperoleh tempat tinggal yang layak, serta kembali menjalani kehidupan dengan penuh harapan.

02/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Dukung Isbat Nikah, Perkuat Sinergi Kemenag dan Pemkot Ambon dalam Pelayanan Masyarakat

Ambon, 24 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung berbagai upaya peningkatan pelayanan sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui kehadiran Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ambon, H. Achmad Salim, yang mewakili Ketua BAZNAS Kota Ambon dalam acara Isbat Nikah yang merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ambon dan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 24 Agustus 2026, bertempat di Gedung Asari Al-Fatah, Kota Ambon. Kehadiran BAZNAS Kota Ambon menjadi bagian dari dukungan terhadap sinergi lintas lembaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang administrasi dan kepastian hukum perkawinan.

Program Isbat Nikah memiliki arti penting bagi masyarakat yang telah melangsungkan pernikahan secara agama, namun belum memiliki pencatatan perkawinan secara resmi. Melalui proses isbat nikah, masyarakat memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pengakuan hukum atas pernikahannya melalui penetapan pengadilan agama, sehingga selanjutnya dapat mengurus dokumen administrasi kependudukan dan dokumen perkawinan secara resmi.

Bagi BAZNAS Kota Ambon, keterlibatan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari semangat kolaborasi dalam mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. BAZNAS tidak hanya berfokus pada aspek penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS), tetapi juga terus mendorong terbangunnya kerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka memperluas manfaat pelayanan sosial dan keagamaan.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS dalam kegiatan Isbat Nikah merupakan bentuk dukungan terhadap pelayanan masyarakat yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan sosial dan administrasi keluarga.

“BAZNAS Kota Ambon sangat mendukung kegiatan Isbat Nikah yang dilaksanakan melalui kolaborasi Kementerian Agama Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon. Kegiatan ini memiliki manfaat yang sangat penting bagi masyarakat, karena memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi pasangan yang telah melangsungkan pernikahan namun belum tercatat secara administratif,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Menurutnya, sinergi antara lembaga pemerintah, lembaga keagamaan, dan lembaga sosial seperti BAZNAS menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan pelayanan yang lebih menyeluruh kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat terus dikembangkan melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus diperkuat. BAZNAS Kota Ambon siap mendukung program-program yang memiliki nilai kemanfaatan bagi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan penguatan kesejahteraan, pelayanan sosial, dan kehidupan keagamaan masyarakat Kota Ambon,” tambahnya.

Sementara itu, Jihan Abbas, selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, menilai kehadiran BAZNAS dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam memperkuat komunikasi dan hubungan kelembagaan dengan berbagai pihak, khususnya instansi pemerintah dan lembaga keagamaan.

Menurut Jihan, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar berbagai program pelayanan masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas.

“Kehadiran BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan Isbat Nikah ini menunjukkan bahwa kolaborasi antarlembaga sangat penting dalam memberikan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kami melihat kegiatan ini sebagai bentuk sinergi positif antara Kemenag, Pemerintah Kota Ambon, dan BAZNAS dalam menghadirkan kemudahan serta kepastian bagi masyarakat,”ungkap Jihan Abbas.

Ia menambahkan, dari sisi komunikasi dan digitalisasi, berbagai kegiatan kolaboratif yang melibatkan BAZNAS juga penting untuk disampaikan kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi sekaligus informasi mengenai peran BAZNAS dalam mendukung pembangunan sosial dan keagamaan di Kota Ambon.

“Kami akan terus mendukung penyebarluasan informasi mengenai kegiatan dan kolaborasi BAZNAS, sehingga masyarakat dapat mengetahui bahwa BAZNAS hadir bersama pemerintah dan mitra lainnya dalam berbagai upaya pelayanan dan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ambon H. Achmad Salim hadir mewakili Ketua BAZNAS Kota Ambon. Kehadiran tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan dan dukungan kelembagaan BAZNAS terhadap pelaksanaan kegiatan yang diselenggarakan melalui kolaborasi Kemenag Kota Ambon bersama Pemkot Ambon.

BAZNAS Kota Ambon memandang bahwa pelayanan administrasi perkawinan tidak hanya berkaitan dengan aspek legalitas, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan perlindungan hak-hak keluarga. Kepemilikan dokumen perkawinan yang sah dapat membantu masyarakat dalam mengakses berbagai kebutuhan administrasi, termasuk dokumen kependudukan, pendidikan anak, layanan sosial, hingga berbagai urusan hukum dan pemerintahan lainnya.

Karena itu, kegiatan Isbat Nikah menjadi salah satu bentuk pelayanan yang memiliki nilai strategis bagi masyarakat. Dengan adanya kepastian hukum terhadap status perkawinan, keluarga dapat menjalani kehidupan sosial dan administrasi dengan lebih tertib serta memperoleh perlindungan hak secara lebih baik.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Asari Al-Fatah tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong antarlembaga dalam memberikan pelayanan publik. Sinergi Kemenag Kota Ambon dan Pemkot Ambon yang didukung berbagai pihak diharapkan mampu menghadirkan solusi atas persoalan administratif yang masih dihadapi sebagian masyarakat.

BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, organisasi keagamaan, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan kemanfaatan bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem pelayanan sosial dan keagamaan di Kota Ambon.

Melalui kehadiran dalam kegiatan Isbat Nikah ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk mengambil bagian dalam berbagai agenda yang memiliki nilai kemanfaatan bagi masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan upaya BAZNAS dalam membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata, sinergi kelembagaan, serta pengelolaan ZIS yang diarahkan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ke depan, BAZNAS Kota Ambon berharap sinergi bersama Kemenag Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon dapat terus ditingkatkan melalui berbagai program strategis lainnya, sehingga keberadaan lembaga-lembaga pelayanan publik dan sosial dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Ambon.

01/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, BAZNAS Kota Ambon Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

Ambon, 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi kepada seluruh umat Islam, khususnya masyarakat Kota Ambon.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali mengingat perjalanan hidup, perjuangan, keteladanan, serta akhlak mulia Rasulullah SAW. Lebih dari sekadar mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, peringatan Maulid diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah sekaligus mengamalkan nilai-nilai yang beliau ajarkan dalam kehidupan sehari-hari.

BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa keteladanan Rasulullah SAW memiliki relevansi yang sangat kuat dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam membangun kepedulian, kejujuran, amanah, persaudaraan, dan semangat berbagi.

“Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Mari kita jadikan momentum ini untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga kejujuran, amanah, kepedulian, dan kasih sayang kepada sesama,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Menurutnya, nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW merupakan landasan penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis. Semangat kepedulian kepada kaum dhuafa, anak yatim, fakir miskin, serta masyarakat yang membutuhkan juga merupakan bagian dari nilai yang terus diupayakan BAZNAS melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

“Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita untuk senantiasa peduli terhadap sesama dan menghadirkan kemanfaatan. Semangat inilah yang juga terus kami implementasikan melalui berbagai program BAZNAS Kota Ambon, agar zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan mustahik,” tambahnya.

Muhammad Zulkifly juga mengajak para muzaki, donatur, dan seluruh masyarakat untuk menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat semangat berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan perubahan nyata dalam perilaku dan kehidupan sosial masyarakat.

“Mari kita maknai Maulid Nabi bukan hanya dengan memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi dengan berusaha menghadirkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan kita. Semoga kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW dapat diwujudkan melalui amal kebaikan dan kepedulian kepada sesama,” tuturnya.

Sementara itu, Jihan Abbas, selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, mengatakan bahwa momentum Maulid Nabi Muhammad SAW juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat melalui berbagai media komunikasi dan digital.

Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan ruang yang luas bagi lembaga zakat untuk menyampaikan pesan keagamaan, edukasi zakat, serta nilai-nilai sosial yang diajarkan Rasulullah SAW kepada masyarakat secara lebih luas.

“Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah dalam membangun kehidupan yang penuh kasih sayang, kepedulian, kejujuran, dan kebermanfaatan. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk terus kita gaungkan di tengah masyarakat, termasuk melalui media digital,” ungkap Jihan Abbas.

Ia menambahkan bahwa semangat Rasulullah SAW dalam membangun kepedulian sosial dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk meningkatkan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah.

“Kami berharap semangat Maulid Nabi dapat mendorong semakin banyak masyarakat untuk berbagi dan peduli kepada sesama. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kita dapat ikut menghadirkan manfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” jelasnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H juga menjadi momentum bagi BAZNAS Kota Ambon untuk terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan zakat yang amanah, profesional, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Keteladanan Rasulullah SAW dalam menjalankan amanah menjadi nilai yang sangat penting dalam pengelolaan zakat. BAZNAS sebagai lembaga yang diberikan mandat untuk mengelola zakat terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat melalui pengelolaan dana umat secara bertanggung jawab serta penyaluran yang diarahkan kepada mereka yang berhak menerima.

Dalam kehidupan Rasulullah SAW, kepedulian terhadap kaum lemah dan masyarakat yang membutuhkan menjadi salah satu nilai penting yang patut diteladani. Karena itu, semangat Maulid Nabi diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama bahwa kesejahteraan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang dapat diwujudkan melalui kepedulian dan gotong royong.

BAZNAS Kota Ambon juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai kesempatan mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh keberkahan.

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M.

Semoga dengan meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW, seluruh umat Islam senantiasa diberikan kekuatan untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan sesama.

“Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW, mari kita hadirkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan dan terus menebarkan kebaikan,” pungkas Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun.

01/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Ambon Perkuat Strategi Pengumpulan Zakat Melalui BAZNAS Fundraising Forum 2026
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Strategi Pengumpulan Zakat Melalui BAZNAS Fundraising Forum 2026
Ambon, 26 Juni 2026 – BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas sumber daya amil dengan mengikuti BAZNAS Fundraising Forum 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh BAZNAS RI pada Jumat, 26 Juni 2026, mulai pukul 08.00 WIT (06.00 WIB) melalui platform Zoom Meeting. Forum yang terbuka bagi insan BAZNAS, LAZ, serta para pegiat filantropi ini mengangkat tema "Diseminasi Hasil Disertasi: Strategi Optimalisasi Manajemen SDI Amil dalam Pengumpulan Zakat di BAZNAS Daerah." Kegiatan menghadirkan narasumber Dr. H. Benny Nur Miftahul Ulum, S.Sos.I., MM., AWP., yang memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan zakat di BAZNAS Provinsi Jawa Timur periode 2003–2023. Acara dipandu oleh H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.Ikom., selaku Direktur Penguatan Pengumpulan BAZNAS RI. Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi para peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai penguatan manajemen sumber daya insani (SDI) amil sebagai fondasi utama dalam meningkatkan efektivitas pengumpulan zakat di daerah. Selain itu, forum juga menjadi ruang berbagi pengalaman, diskusi, serta pertukaran gagasan dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat yang semakin dinamis di era digital. Melalui pemaparan hasil disertasi yang berbasis penelitian akademik, peserta memperoleh berbagai perspektif mengenai strategi pengembangan kompetensi amil, penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan kualitas pelayanan kepada muzaki, hingga optimalisasi pendekatan fundraising yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam forum ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme lembaga dalam menghimpun zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan dalam penyusunan strategi pengumpulan zakat yang lebih inovatif, efektif, dan berorientasi pada peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana ZIS. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa forum seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat kapasitas amil sekaligus membuka wawasan baru mengenai strategi fundraising berbasis penguatan SDI. "BAZNAS Fundraising Forum 2026 memberikan banyak wawasan baru mengenai pentingnya penguatan manajemen sumber daya insani dalam mendukung keberhasilan pengumpulan zakat di daerah. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi BAZNAS saat ini, sehingga dapat menjadi referensi dalam menyusun strategi pengumpulan zakat yang lebih efektif, profesional, dan berkelanjutan di BAZNAS Kota Ambon," ujar Jihan Abbas. Ia menambahkan bahwa penguatan kompetensi amil harus berjalan seiring dengan pemanfaatan teknologi digital agar pelayanan kepada muzaki semakin cepat, transparan, dan akuntabel. "Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari forum ini dapat diimplementasikan dalam berbagai program pengumpulan dan digitalisasi zakat di BAZNAS Kota Ambon. Dengan peningkatan kapasitas SDI, kolaborasi yang semakin luas, serta inovasi dalam pelayanan, kami optimistis penghimpunan zakat akan semakin meningkat sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan," tambahnya. BAZNAS Kota Ambon mengapresiasi penyelenggaraan BAZNAS Fundraising Forum 2026 oleh BAZNAS RI sebagai bentuk komitmen dalam membangun ekosistem pengelolaan zakat nasional yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan. Melalui kegiatan-kegiatan peningkatan kapasitas seperti ini, diharapkan seluruh insan amil zakat di Indonesia semakin siap menghadapi tantangan zaman serta mampu menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat melalui optimalisasi pengelolaan zakat.
BERITA29/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Tebar Kebahagiaan di Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 H
BAZNAS Kota Ambon Tebar Kebahagiaan di Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 H
Ambon, 25 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon turut mengambil bagian dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah/2026 Masehi yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku bersama Kementerian Agama Kota Ambon, Kamis (25/6/2026), bertempat di Aula SMA Negeri 13 Ambon. Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh suka cita tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di bulan Muharam yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan. Acara dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, tokoh agama, lembaga sosial keagamaan, LAZ, serta para penerima manfaat yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Ambon. Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, H.M. Yasir Rumadaul, yang hadir mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan. Pada kegiatan tersebut, seluruh pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon hadir dan mengambil bagian sebagai bentuk dukungan terhadap program kemanusiaan yang digagas oleh Kementerian Agama. Sebagai wujud nyata kepedulian kepada sesama, BAZNAS Kota Ambon menyalurkan santunan kepada 20 anak yatim dan penyandang disabilitas, dengan masing-masing penerima manfaat memperoleh bantuan sebesar Rp250.000. Penyaluran santunan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon dalam mengelola dan mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para penerima manfaat sekaligus menghadirkan kebahagiaan pada momentum Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas tahun ini. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa peringatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas bukan hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat empati dan perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan bersama. "Momentum Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas mengajarkan kita untuk terus menumbuhkan rasa kasih sayang, kepedulian, dan kebersamaan. Anak-anak yatim dan penyandang disabilitas harus menjadi bagian dari perhatian kita bersama agar mereka merasakan kebahagiaan dan dukungan dari lingkungan sekitarnya," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menambahkan bahwa keterlibatan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzakki untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. "Dana zakat yang dihimpun BAZNAS harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang berhak menerima. Melalui kegiatan ini, kami menyalurkan santunan kepada 20 anak yatim dan penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial untuk menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama," tambahnya. Zulkifly juga mengapresiasi Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku dan Kementerian Agama Kota Ambon yang telah menginisiasi kegiatan tersebut sehingga menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak dalam menebar manfaat bagi masyarakat. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama yang terus membangun sinergi dengan BAZNAS dalam berbagai kegiatan sosial keagamaan. Semoga kolaborasi yang baik ini terus berlanjut dan mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya anak yatim dan penyandang disabilitas di Kota Ambon," ungkapnya. Lebih lanjut, ia berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial yang ditunjukkan dalam kegiatan ini dapat terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu sesama. Melalui kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan mustahik serta memperkuat nilai-nilai solidaritas sosial di Kota Ambon.
BERITA25/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Website BAZNAS Kota Ambon Tembus Peringkat 26 Nasional, Ketua BAZNAS Beri Apresiasi kepada Tim Digital
Website BAZNAS Kota Ambon Tembus Peringkat 26 Nasional, Ketua BAZNAS Beri Apresiasi kepada Tim Digital
Ambon – Capaian membanggakan kembali ditorehkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon. Berdasarkan rilis pemeringkatan website BAZNAS bulan Juni 2026, Website BAZNAS Kota Ambon berhasil menempati peringkat ke-26 dari 423 website BAZNAS Kabupaten/Kota se-Indonesia, sebuah prestasi yang menunjukkan komitmen kuat lembaga dalam membangun transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Atas capaian tersebut, Pimpinan dan Staf BAZNAS Kota Ambon memberikan apresiasi kepada Tim Digital BAZNAS Kota Ambon yang dikoordinir oleh Jihan Abbas, S.H., atas dedikasi dan kerja keras dalam mengelola serta mengembangkan media informasi digital lembaga sehingga mampu bersaing dengan ratusan website BAZNAS lainnya di seluruh Indonesia. Prestasi ini menjadi indikator bahwa publikasi dan penyebarluasan informasi kegiatan BAZNAS Kota Ambon berjalan secara aktif, konsisten, dan terukur. Melalui website resmi, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi terkait program pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan, kegiatan kelembagaan, hingga laporan pertanggungjawaban pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Tim Digital yang selama ini bekerja secara maksimal dalam mengelola publikasi dan dokumentasi kegiatan lembaga. "Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Tim Digital BAZNAS Kota Ambon yang dikoordinir oleh Saudari Jihan Abbas atas capaian yang sangat membanggakan ini. Berada pada peringkat ke-26 dari 423 website BAZNAS se-Indonesia merupakan hasil dari kerja keras, konsistensi, dan komitmen dalam membangun keterbukaan informasi kepada masyarakat," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Menurutnya, pengelolaan website bukan sekadar sarana publikasi, tetapi juga merupakan bagian dari tanggung jawab kelembagaan dalam memberikan informasi yang akurat dan transparan kepada masyarakat, khususnya para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Kota Ambon. "Website menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat. Melalui media digital, masyarakat dapat melihat secara langsung berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh BAZNAS Kota Ambon. Ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kami kepada para muzakki yang telah mempercayakan dana zakat, infak, dan sedekahnya untuk dikelola dan disalurkan kepada yang berhak menerima," jelasnya. Zulkifly juga mendorong agar capaian tersebut tidak membuat Tim Digital berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas publikasi dan penyebaran informasi kepada masyarakat. "Saya meminta Tim Digital untuk terus mewartakan setiap kegiatan BAZNAS Kota Ambon secara cepat, akurat, dan berkelanjutan. Setiap program yang dilaksanakan perlu diketahui oleh masyarakat sebagai bentuk transparansi sekaligus edukasi tentang pentingnya zakat dalam membantu meningkatkan kesejahteraan umat," tegasnya. Lebih lanjut, ia menilai perkembangan teknologi informasi harus dimanfaatkan secara maksimal untuk memperluas jangkauan dakwah zakat dan memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga. "Di era digital saat ini, pengelolaan informasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengelolaan zakat. Semakin baik informasi yang disampaikan kepada masyarakat, maka semakin besar pula kepercayaan publik terhadap BAZNAS. Karena itu, kami berharap Tim Digital terus berinovasi dan meningkatkan kualitas konten serta pelayanan informasi kepada masyarakat," tambahnya. Capaian peringkat 26 nasional tersebut menjadi bukti bahwa BAZNAS Kota Ambon terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan melalui pemanfaatan teknologi informasi. Ke depan, BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk terus memperkuat publikasi digital sebagai sarana edukasi, transparansi, dan pertanggungjawaban kepada masyarakat, sehingga manfaat zakat dapat semakin dirasakan secara luas oleh umat. Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran BAZNAS Kota Ambon untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan zakat secara profesional, modern, transparan, dan akuntabel sesuai dengan visi BAZNAS sebagai lembaga utama menyejahterakan umat.
BERITA25/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Sinergi Internal, BAZNAS Kota Ambon Gelar Diskusi Optimalisasi Kinerja Antarbidang
Perkuat Sinergi Internal, BAZNAS Kota Ambon Gelar Diskusi Optimalisasi Kinerja Antarbidang
Ambon, 22 Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan program dan memperkuat koordinasi internal kelembagaan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menggelar diskusi internal yang melibatkan seluruh staf dari berbagai bidang pada Senin (22/6/2026). Kegiatan yang dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hendra Abubakar, S.Sos, tersebut difokuskan pada penguatan koordinasi antarbidang, optimalisasi kinerja kelembagaan, serta menjaga harmonisasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing unit kerja di lingkungan BAZNAS Kota Ambon. Diskusi berlangsung dalam suasana penuh keterbukaan dan semangat kebersamaan. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai masukan, kendala, serta gagasan yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan pengelolaan program BAZNAS Kota Ambon ke depan. Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai strategi untuk memperkuat komunikasi antarstaf dan antarbidang agar setiap program yang dijalankan dapat terlaksana secara lebih efektif, terukur, dan memberikan manfaat yang maksimal kepada masyarakat. Selain itu, diskusi juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas bidang dalam mendukung target-target kelembagaan, baik dalam aspek pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan, administrasi, maupun pelaporan. Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hendra Abubakar, menegaskan bahwa koordinasi yang baik menjadi salah satu faktor utama dalam mewujudkan tata kelola lembaga yang profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Melalui forum diskusi tersebut, seluruh staf diajak untuk terus membangun komunikasi yang positif, memperkuat rasa tanggung jawab bersama, serta menjaga semangat kerja tim dalam menjalankan amanah yang dipercayakan kepada BAZNAS Kota Ambon. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyambut baik pelaksanaan diskusi tersebut sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas kelembagaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan BAZNAS Kota Ambon. "Kami meyakini bahwa keberhasilan sebuah lembaga tidak hanya ditentukan oleh program yang dijalankan, tetapi juga oleh kuatnya koordinasi dan komunikasi antar personel di dalamnya. Karena itu, kegiatan diskusi seperti ini sangat penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat kerja sama, dan membangun semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas-tugas kelembagaan," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Menurutnya, setiap bidang dalam BAZNAS memiliki peran yang saling berkaitan dan tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Oleh sebab itu, diperlukan sinergi yang kuat agar seluruh program dapat terlaksana secara optimal. "Setiap bidang memiliki fungsi strategis yang saling mendukung. Ketika koordinasi berjalan baik, maka pelaksanaan program akan lebih efektif dan pelayanan kepada masyarakat juga semakin maksimal. Karena itu, kami terus mendorong terciptanya budaya kerja yang kolaboratif, profesional, dan harmonis di lingkungan BAZNAS Kota Ambon," tambahnya. Lebih lanjut, Zulkifly menegaskan bahwa penguatan kelembagaan menjadi salah satu prioritas BAZNAS Kota Ambon dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat yang semakin kompleks dan dinamis. "Kami ingin memastikan bahwa seluruh unsur di BAZNAS Kota Ambon bergerak dalam satu visi dan semangat yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada muzakki dan mustahik. Dengan kerja sama yang solid serta koordinasi yang kuat, kami optimistis BAZNAS Kota Ambon akan semakin berkembang dan mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ungkapnya. Melalui kegiatan diskusi ini, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus meningkatkan kualitas kinerja kelembagaan sekaligus memperkuat hubungan kerja yang harmonis antarstaf dan antarbidang. Dengan demikian, setiap program yang dijalankan dapat terlaksana secara lebih efektif, akuntabel, dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Kota Ambon.
BERITA25/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Ketua BAZNAS Kota Ambon Hadiri Pelepasan Kafilah MTQ Kota Ambon, Dukung Syiar Al-Qur’an di Tingkat Provinsi Maluku
Ketua BAZNAS Kota Ambon Hadiri Pelepasan Kafilah MTQ Kota Ambon, Dukung Syiar Al-Qur’an di Tingkat Provinsi Maluku
Ambon, 22 Juni 2026 – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menghadiri acara pelepasan Kontingen Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kota Ambon yang akan mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota Ambon, Senin (22/6/2026), dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kontingen MTQ Kota Ambon akan mengikuti ajang MTQ Tingkat Provinsi Maluku yang berlangsung pada tanggal 22 hingga 28 Juni 2026. Kafilah Kota Ambon dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, selaku Ketua Kontingen/Kafilah MTQ Kota Ambon. Acara pelepasan dipimpin langsung oleh Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin Wattimena, M.Si, yang dalam sambutannya memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, menjaga kesehatan, serta menampilkan kemampuan terbaik tanpa harus terbebani oleh target juara. Wali Kota Ambon menegaskan bahwa yang terpenting dalam ajang MTQ adalah menampilkan kemampuan secara maksimal, menjaga nama baik daerah, dan menjadikan momentum tersebut sebagai sarana memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an. Selain itu, Pemerintah Kota Ambon juga menunjukkan komitmennya terhadap kenyamanan dan kesehatan peserta dengan menyiapkan tim kesehatan yang akan mendampingi serta mengawal seluruh rangkaian kegiatan kontingen selama pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Maluku. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kota Ambon, Syarif Hadler, menyampaikan bahwa seluruh peserta telah menjalani proses pembinaan dan persiapan secara maksimal guna menghadapi kompetisi di tingkat provinsi. Ia optimistis para peserta mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Kota Ambon. Acara pelepasan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Ambon, unsur Forkopimda, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Ambon, Ketua PCNU Kota Ambon, Pimpinan Muhammadiyah Kota Ambon, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Ambon, serta berbagai tokoh masyarakat dan tokoh agama lainnya. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ambon dan LPTQ Kota Ambon atas upaya pembinaan yang telah dilakukan terhadap para peserta MTQ. Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat. "Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ambon dan LPTQ yang telah melakukan pembinaan secara serius kepada para peserta. MTQ bukan hanya tentang meraih prestasi, tetapi juga menjadi media syiar Islam dan upaya menanamkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan penuh percaya diri serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan ukhuwah Islamiyah selama pelaksanaan MTQ. "Kami berharap seluruh peserta kafilah Kota Ambon dapat tampil maksimal, menjaga kesehatan, serta membawa nama baik Kota Ambon. Apapun hasil yang diraih nantinya, yang terpenting adalah semangat untuk terus belajar, mengamalkan, dan menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari," tambahnya. Lebih lanjut, Zulkifly menegaskan bahwa BAZNAS Kota Ambon mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang keagamaan dan pembinaan generasi muda. "BAZNAS Kota Ambon senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan yang memperkuat nilai keagamaan dan pembangunan karakter umat. Kami berharap MTQ Tingkat Provinsi Maluku tahun ini dapat melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat," ungkapnya. Pelepasan kafilah berlangsung dalam suasana penuh semangat dan optimisme. Seluruh peserta yang akan mewakili Kota Ambon diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus menjadi duta-duta Al-Qur’an yang membawa pesan persatuan, kedamaian, dan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat Maluku.
BERITA25/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Serahkan Laporan Pertanggungjawaban Program Rumah Layak Huni 2025 kepada BAZNAS RI
BAZNAS Kota Ambon Serahkan Laporan Pertanggungjawaban Program Rumah Layak Huni 2025 kepada BAZNAS RI
Jakarta, 18 Juni 2026 – Sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) Tahun 2025 kepada BAZNAS RI. Penyerahan laporan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 18 Juni 2026, di Kantor Pelayanan Mustahik BAZNAS RI, Jakarta. Dalam kesempatan itu, BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hendra Abubakar, S.Sos, yang hadir mewakili Pimpinan BAZNAS Kota Ambon. Laporan pertanggungjawaban diterima langsung oleh Ustaz Abdurahman dari BAZNAS RI. Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) merupakan salah satu program strategis yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu agar dapat memiliki hunian yang layak, sehat, dan aman. Di Kota Ambon, pelaksanaan program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Kota Ambon dan BAZNAS RI Penyerahan laporan pertanggungjawaban ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa seluruh pelaksanaan program berjalan sesuai dengan perencanaan, ketentuan yang berlaku, serta memberikan manfaat yang nyata kepada para mustahik penerima bantuan. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa laporan pertanggungjawaban merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kelembagaan kepada para muzakki, masyarakat, serta BAZNAS RI sebagai mitra pembina dalam pelaksanaan program-program pemberdayaan dan kemanusiaan. "Penyerahan laporan pertanggungjawaban Program Rumah Layak Huni BAZNAS Tahun 2025 merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang dilaksanakan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Menurutnya, program Rumah Layak Huni tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah semata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu melalui penyediaan tempat tinggal yang layak dan manusiawi. "Rumah yang layak merupakan kebutuhan dasar setiap keluarga. Karena itu, melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS, kami berupaya membantu masyarakat dhuafa agar dapat hidup dengan lebih nyaman, sehat, dan memiliki lingkungan tempat tinggal yang lebih baik. Program ini merupakan wujud nyata hadirnya zakat untuk meningkatkan kesejahteraan umat," tambahnya. Lebih lanjut, ia berharap program Rumah Layak Huni dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat kurang mampu yang dapat merasakan manfaatnya di masa mendatang. "Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Dengan dukungan BAZNAS RI, serta para muzakki, kami optimistis program-program kemanusiaan seperti Rumah Layak Huni akan semakin memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kota Ambon," tutupnya. Melalui penyerahan laporan pertanggungjawaban tersebut, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan amanah pengelolaan zakat secara profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus memastikan bahwa setiap program yang dilaksanakan mampu memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi para mustahik.
BERITA25/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Sinergi Bersama Kemenag Maluku, Matangkan Persiapan Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 Hijriah
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Sinergi Bersama Kemenag Maluku, Matangkan Persiapan Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 Hijriah
Ambon, 22 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka menyukseskan pelaksanaan kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 Hijriah. Hal tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Senin (22/6/2026). Pada kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Hi. Achmad Salim, S.Sos., M.Si, bersama jajaran Kementerian Agama Provinsi Maluku dan para pihak terkait untuk membahas berbagai aspek teknis dan kesiapan pelaksanaan kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas yang akan diselenggarakan dalam rangka memperingati 10 Muharam 1448 Hijriah. Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik, tertib, dan memberikan manfaat yang optimal kepada para penerima manfaat, khususnya anak yatim dan penyandang disabilitas. Berbagai hal dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari teknis pelaksanaan acara, jumlah penerima manfaat, mekanisme penyaluran bantuan, hingga penguatan sinergi antar lembaga dalam mendukung suksesnya kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon menyatakan komitmennya untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial keagamaan tersebut melalui pemberian santunan kepada 20 anak yatim dan penyandang disabilitas, dengan masing-masing penerima manfaat akan memperoleh bantuan sebesar Rp250.000. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan. "BAZNAS Kota Ambon menyambut baik pelaksanaan kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas 1448 Hijriah yang diinisiasi oleh Kementerian Agama. Melalui rapat koordinasi ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh persiapan berjalan dengan baik sehingga kegiatan nantinya dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Menurutnya, momentum 10 Muharam merupakan waktu yang sangat tepat untuk memperkuat kepedulian sosial terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih, terutama anak yatim dan penyandang disabilitas. "Kami telah menyatakan kesiapan untuk memberikan santunan kepada 20 anak yatim dan penyandang disabilitas sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan ini. Semoga bantuan yang diberikan tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi wujud kepedulian dan kasih sayang kepada mereka yang membutuhkan perhatian bersama," tambahnya. Lebih lanjut, Zulkifly mengapresiasi sinergi yang terus terjalin antara BAZNAS Kota Ambon dan Kementerian Agama dalam berbagai program sosial keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. "Kolaborasi antara BAZNAS dan Kementerian Agama merupakan langkah strategis dalam memperluas manfaat zakat kepada masyarakat. Kami berharap kerja sama yang baik ini terus terjalin sehingga semakin banyak program kemaslahatan umat yang dapat diwujudkan bersama," ungkapnya.
BERITA25/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon dan Pemkot Ambon Perkuat Kolaborasi, Dorong Pembangunan Rumah Duafa untuk Masyarakat Kurang Mampu
BAZNAS Kota Ambon dan Pemkot Ambon Perkuat Kolaborasi, Dorong Pembangunan Rumah Duafa untuk Masyarakat Kurang Mampu
Jakarta, 18 Juni 2026 – Komitmen untuk menghadirkan layanan sosial yang lebih baik bagi masyarakat kurang mampu terus diperkuat melalui sinergi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon. Upaya tersebut diwujudkan melalui audiensi bersama BAZNAS RI yang dilaksanakan di Ruang Rapat Pimpinan BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (18/6/2026). Audiensi tersebut menjadi momentum penting dalam mendorong realisasi pembangunan Rumah Duafa, sebuah program kolaboratif antara BAZNAS Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon yang dirancang untuk memberikan pelayanan dan fasilitas hunian sementara bagi masyarakat dhuafa yang membutuhkan. Selain membahas pembangunan Rumah Duafa, pertemuan tersebut juga mengagendakan pengajuan bantuan satu unit ambulans untuk mendukung Program BAZNAS Tanggap Darurat serta konsultasi penguatan kelembagaan BAZNAS Kota Ambon. Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hendra Abubakar, S.Sos, bersama Staf Ahli Walikota Ambon, Fenly Masawoy, Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, drg. Wendy Pelupessy, dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kota Ambon, M. Aulia Waliulu. Sementara itu, pihak BAZNAS RI diwakili oleh Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional, Agus Siswanto, Kepala Divisi Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota, Iqbal Rachmat, Plt. Kepala Divisi Kesehatan BAZNAS RI, Siti Masturoh, Kepala Divisi Penguatan Pengumpulan Nasional, Adhi Kelvianto Septha, serta jajaran pejabat terkait lainnya. Pada kesempatan tersebut, perwakilan Pemerintah Kota Ambon dan BAZNAS Kota Ambon memaparkan secara langsung proposal pembangunan Rumah Duafa yang akan dikelola bersama oleh Dinas Sosial Kota Ambon dan BAZNAS Kota Ambon. Proposal tersebut diterima langsung oleh Agus Siswanto selaku Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional untuk selanjutnya disampaikan kepada pimpinan BAZNAS RI sebagai bahan pertimbangan program prioritas tahun 2027. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa pembangunan Rumah Duafa merupakan salah satu program strategis yang diharapkan dapat membantu masyarakat kurang mampu, terutama mereka yang membutuhkan tempat tinggal sementara saat menjalani pengobatan maupun urusan sosial lainnya. “Rumah Duafa yang kami usulkan merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon terhadap masyarakat yang membutuhkan. Program ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi warga dhuafa yang memerlukan tempat singgah yang layak, aman, dan nyaman. Kami bersyukur karena proposal ini mendapat perhatian positif dari BAZNAS RI untuk ditindaklanjuti sebagai bagian dari program prioritas ke depan,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Selain pengajuan pembangunan Rumah Duafa, audiensi juga menghasilkan kabar baik bagi BAZNAS Kota Ambon. Dalam pertemuan tersebut, Plt. Kepala Divisi Kesehatan BAZNAS RI, Siti Masturoh, menyampaikan bahwa BAZNAS RI akan memberikan bantuan satu unit mobil ambulans kepada BAZNAS Kota Ambon yang direncanakan diserahkan pada Agustus 2026. Bantuan ambulans tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan dan layanan BAZNAS Tanggap Darurat di Kota Ambon, sehingga masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dan bantuan darurat dapat memperoleh akses yang lebih cepat dan memadai. “Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS RI atas dukungan yang diberikan kepada BAZNAS Kota Ambon. Bantuan ambulans ini akan sangat membantu pelaksanaan program kemanusiaan dan pelayanan kepada masyarakat. Ini menunjukkan bahwa sinergi yang dibangun antara BAZNAS RI, BAZNAS Kota Ambon, dan Pemerintah Kota Ambon berjalan dengan baik demi kepentingan umat,” tambah Zulkifly. Tidak hanya itu, audiensi juga membahas penguatan kelembagaan BAZNAS Kota Ambon melalui peningkatan kapasitas pengumpulan zakat, pendistribusian, dan pendayagunaan. BAZNAS RI menyatakan kesiapannya untuk memberikan pendampingan, konsultasi, pelatihan daring maupun tatap muka, serta dukungan strategi dalam pengembangan program-program prioritas. Menurut Zulkifly, penguatan kelembagaan menjadi faktor penting untuk memastikan dana zakat yang dihimpun dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada para mustahik di Kota Ambon. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui dukungan BAZNAS RI serta kolaborasi dengan Pemerintah Kota Ambon, kami optimistis berbagai program pemberdayaan dan pelayanan sosial dapat berjalan lebih maksimal dan memberikan dampak yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Pertemuan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi dalam menghadirkan program-program kemanusiaan dan pemberdayaan bagi masyarakat Kota Ambon dengan strategi dalam pengembangan program-program prioritas.
BERITA25/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Siap Dukung Santunan Anak Yatim dan Disabilitas, Perkuat Sinergi Bersama Kementerian Agama Provinsi Maluku
BAZNAS Kota Ambon Siap Dukung Santunan Anak Yatim dan Disabilitas, Perkuat Sinergi Bersama Kementerian Agama Provinsi Maluku
Ambon, 18 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pihak dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para mustahik. Hal tersebut ditunjukkan melalui pertemuan koordinasi yang dilaksanakan pada Kamis, 18 Juni 2026, antara Pimpinan BAZNAS Kota Ambon dan Perwakilan dari Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi tersebut membahas berbagai agenda strategis yang berkaitan dengan penguatan peran BAZNAS dalam mendukung program-program sosial dan keagamaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama, baik di tingkat Provinsi Maluku maupun Kota Ambon. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan komitmen lembaganya untuk terus berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang memiliki keterkaitan dengan tugas dan fungsi BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang bertanggung jawab dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Menurutnya, sinergi antara BAZNAS dan Kementerian Agama merupakan bagian penting dalam mewujudkan program-program kemaslahatan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian dan bantuan. “BAZNAS Kota Ambon siap mendukung dan berperan secara aktif dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama Provinsi Maluku maupun Kementerian Agama Kota Ambon yang berkaitan dengan peran dan fungsi BAZNAS. Kami memandang bahwa kolaborasi yang baik akan semakin memperkuat pelayanan kepada masyarakat serta meningkatkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi para mustahik,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Dalam rapat tersebut juga dibahas rencana kegiatan santunan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas yang akan diselenggarakan pada tanggal 25 Juni 2026. BAZNAS Kota Ambon menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dan memberikan dukungan berupa santunan kepada para penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian sosial dan komitmen dalam membantu kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus. Muhammad Zulkifly Fakaubun menambahkan bahwa pemberian santunan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas merupakan salah satu bentuk implementasi nyata dari amanah zakat yang dikelola oleh BAZNAS untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami siap memberikan santunan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas dalam kegiatan yang akan dilaksanakan pada 25 Juni 2026. Semoga bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat dan memberikan manfaat bagi para penerima. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan komitmen BAZNAS dalam menghadirkan keberkahan zakat untuk masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya. Melalui koordinasi yang terus dibangun bersama Kementerian Agama, BAZNAS Kota Ambon berharap berbagai program sosial, keagamaan, dan kemanusiaan dapat terlaksana secara lebih optimal. Selain memperkuat kelembagaan, kerja sama tersebut juga diharapkan mampu memperluas jangkauan manfaat zakat sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan dampak positif dari program-program BAZNAS. Pertemuan untuk koordinasi ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat hubungan kelembagaan antara BAZNAS Kota Ambon dan Kementerian Agama, sekaligus menunjukkan komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi umat serta mendukung pembangunan sosial keagamaan di Kota Ambon dan Provinsi Maluku.
BERITA25/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Sampaikan Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026
BAZNAS Kota Ambon Sampaikan Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026
Ambon, 22 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terselenggaranya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 yang berlangsung pada 22 hingga 28 Juni 2026 di Kota Ambon. Pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku tahun ini mengusung tema “Mewujudkan Generasi Qurani yang Berakhlak Mulia, Harmonis, dan Berdaya Saing Par Maluku Pung Bae.” Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan upaya membangun sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki landasan moral, spiritual, dan akhlak yang kuat berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an. Sebagai ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani, MTQ tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi para qari dan qariah terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Maluku, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta mengimplementasikan nilai-nilai kandungannya dalam kehidupan sehari-hari. BAZNAS Kota Ambon memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku. Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya mahir membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa MTQ merupakan sarana strategis dalam membangun karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. "Atas nama pimpinan dan seluruh keluarga besar BAZNAS Kota Ambon, kami mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 di Kota Ambon. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, sukses, dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Maluku. MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai Qurani dalam kehidupan sehingga dapat melahirkan generasi yang berakhlak mulia, harmonis, dan mampu bersaing dalam berbagai bidang demi kemajuan Maluku yang lebih baik," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Lebih lanjut, ia berharap pelaksanaan MTQ dapat semakin meningkatkan semangat umat Islam untuk membaca, memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membentuk masyarakat yang religius, toleran, produktif, dan peduli terhadap sesama. BAZNAS Kota Ambon juga meyakini bahwa semangat yang diusung dalam MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku sejalan dengan visi pemberdayaan umat yang selama ini dijalankan melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan ekonomi. Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, diharapkan masyarakat Maluku dapat terus memperkuat persatuan, menjaga keharmonisan, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah. Melalui pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026, diharapkan lahir generasi Qurani yang mampu menjadi agen perubahan, membawa nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan Maluku yang maju, sejahtera, dan berdaya saing sesuai dengan semangat “Par Maluku Pung Bae”.
BERITA23/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Knowledge Sharing Nasional, Perkuat Sinergi Filantropi Islam untuk Pengentasan Kemiskinan
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Knowledge Sharing Nasional, Perkuat Sinergi Filantropi Islam untuk Pengentasan Kemiskinan
Ambon, 23 Juni 2026 – BAZNAS Kota Ambon mengikuti kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing Sesi 07 Tahun 2026yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 23 Juni 2026 pukul 09.30–11.00 WIT. Kegiatan yang rutin dilaksanakan sebagai sarana peningkatan kapasitas amil dan pengelola zakat ini mengangkat tema “Sinergi Pilar Filantropi Islam untuk Pengentasan Kemiskinan dan Pembangunan Berkelanjutan Indonesia.” Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si., Wakil Ketua BAZNAS RI, yang memaparkan berbagai strategi penguatan kolaborasi antar pilar filantropi Islam dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan upaya pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan. Acara dipandu oleh Randi Swandaru, Ph.D. selaku host yang memfasilitasi jalannya diskusi dan sesi tanya jawab secara interaktif. Dalam pemaparannya, Dr. Zainut Tauhid Sa’adi menekankan pentingnya sinergi antara zakat, infak, sedekah, wakaf, serta berbagai instrumen filantropi Islam lainnya sebagai kekuatan besar dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, pengelolaan dana sosial keagamaan yang profesional dan terintegrasi akan memberikan dampak yang lebih luas dalam mengurangi angka kemiskinan dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta memperkuat pemahaman mengenai pengelolaan zakat yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan Knowledge Sharing ini memberikan perspektif baru mengenai pentingnya kolaborasi seluruh elemen filantropi Islam dalam menciptakan dampak sosial yang lebih besar. "Materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan pengelolaan zakat saat ini. Kami memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai bagaimana zakat dapat disinergikan dengan berbagai instrumen filantropi Islam lainnya untuk mendukung program pengentasan kemiskinan dan pembangunan berkelanjutan. Pengetahuan ini tentu menjadi bekal berharga dalam meningkatkan kualitas layanan dan program BAZNAS Kota Ambon," ujar Jihan Abbas. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas amil melalui forum-forum edukatif seperti Knowledge Sharing merupakan langkah penting dalam memperkuat tata kelola zakat yang profesional dan berdampak. "BAZNAS Kota Ambon terus berkomitmen untuk mengikuti berbagai kegiatan peningkatan kapasitas yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI. Melalui kegiatan ini, kami memperoleh wawasan strategis tentang pentingnya sinergi filantropi Islam dalam mendukung pembangunan bangsa. Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam berbagai program pemberdayaan yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Ambon," ungkap Muhammad Zulkifly Fakaubun. Melalui keikutsertaan dalam BAZNAS Knowledge Sharing Sesi 07 Tahun 2026, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus memperkuat perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperluas wawasan serta membangun jejaring kolaborasi yang lebih kuat antar lembaga pengelola zakat di seluruh Indonesia. Dengan semangat berbagi ilmu dan pengalaman, BAZNAS Kota Ambon optimis bahwa penguatan sinergi filantropi Islam akan semakin memperbesar kontribusi zakat dalam mewujudkan kesejahteraan umat, mengurangi kemiskinan, serta mendukung pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.
BERITA23/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Fundraising Forum 2026: Perkuat Peran UPZ Masjid dalam Membangun Ekonomi Umat melalui Gerakan Zakat Berdampak
BAZNAS Fundraising Forum 2026: Perkuat Peran UPZ Masjid dalam Membangun Ekonomi Umat melalui Gerakan Zakat Berdampak
Ambon, 19 Juni 2026 – BAZNAS Kota Ambon turut berpartisipasi dalam kegiatan BAZNAS Fundraising Forum 2026yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 19 Juni 2026 pukul 08.00 WIT hingga selesai. Kegiatan yang mengangkat tema “Bersama UPZ Masjid Bergerak, Zakat Berdampak dan Membangun Ekonomi Umat” ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat berbasis masjid guna mendukung pembangunan ekonomi masyarakat. Forum tersebut menghadirkan narasumber kompeten, yaitu KH. Nurul Badruttamam, MA., C.Med., selaku Kasubdit Kemasjidan Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, serta KH. Taufik Setyaudin, MA., Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Kegiatan dipandu oleh H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.Ikom., Direktur Penguatan Pengumpulan BAZNAS RI. Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya optimalisasi peran masjid sebagai pusat pemberdayaan umat, tidak hanya dalam aspek ibadah tetapi juga sebagai pusat penguatan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional, transparan, serta berkelanjutan. Selain itu, forum ini juga membahas berbagai strategi fundraising yang dapat diterapkan oleh BAZNAS dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid untuk meningkatkan penghimpunan dana umat sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa forum tersebut memberikan banyak wawasan baru terkait penguatan peran UPZ Masjid dalam mendukung program-program pemberdayaan masyarakat. "Kegiatan BAZNAS Fundraising Forum 2026 ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai strategi penguatan fundraising berbasis masjid. Kami memperoleh banyak inspirasi dan praktik baik yang dapat diterapkan untuk mengoptimalkan peran UPZ Masjid di Kota Ambon sehingga penghimpunan zakat semakin meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," ujar Jihan Abbas. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa masjid memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah. "Masjid merupakan pusat aktivitas umat yang memiliki potensi besar dalam mendukung gerakan zakat nasional. Melalui penguatan UPZ Masjid, kami optimistis penghimpunan zakat dapat terus meningkat sehingga mampu menghadirkan lebih banyak program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Forum ini menjadi sarana penting untuk memperkuat kapasitas dan kolaborasi dalam mewujudkan zakat yang berdampak," ungkap Muhammad Zulkifly Fakaubun. Melalui partisipasi dalam BAZNAS Fundraising Forum 2026, BAZNAS Kota Ambon menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan dan memperluas jaringan kolaborasi dalam pengelolaan zakat. Diharapkan berbagai materi dan strategi yang diperoleh dalam forum ini dapat diimplementasikan secara efektif guna memperkuat peran UPZ Masjid sebagai mitra strategis dalam penghimpunan zakat dan pemberdayaan ekonomi umat di Kota Ambon. Kegiatan yang terbuka untuk umum ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS, UPZ Masjid, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA23/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Setoran Perdana UPZ Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon Jadi Energi Baru Penguatan Gerakan Zakat
Setoran Perdana UPZ Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon Jadi Energi Baru Penguatan Gerakan Zakat
Ambon, 16 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kembali mencatat capaian positif dalam upaya memperluas penghimpunan zakat di Kota Ambon. Bertempat di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon, Selasa (16/6/2026), dilakukan penyetoran perdana dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon kepada BAZNAS Kota Ambon. Penyetoran perdana tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara BAZNAS Kota Ambon dengan instansi pemerintah dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat. Dana ZIS yang dihimpun dari para pegawai muslim Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon diserahkan oleh Rosanti Tutupoho selaku Sekretaris UPZ dan diterima langsung oleh Jihan Abbas, S.H., Staf Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon. Pembentukan dan realisasi penyetoran dana ZIS melalui UPZ ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran berzakat di lingkungan aparatur pemerintah. Selain memperkuat penghimpunan zakat, keberadaan UPZ juga menjadi sarana untuk mendekatkan layanan zakat kepada para muzaki sehingga penyaluran zakat dapat dilakukan secara lebih terorganisir, profesional, dan akuntabel. BAZNAS Kota Ambon menilai penyetoran perdana ini sebagai bentuk kepercayaan yang sangat berharga dari Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon terhadap pengelolaan zakat yang dilakukan oleh BAZNAS. Dukungan tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi Bidang Pengumpulan untuk terus meningkatkan kinerja dalam mencapai target penghimpunan zakat yang telah ditetapkan oleh BAZNAS RI. Sebagai bentuk komitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat, BAZNAS Kota Ambon juga melibatkan perwakilan Unit Pengumpul Zakat dalam berbagai kegiatan pendistribusian dan pendayagunaan zakat. Langkah ini dilakukan agar para pengurus UPZ dapat melihat secara langsung manfaat dana yang telah dihimpun dan disalurkan kepada para mustahik. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon beserta seluruh jajaran yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung gerakan zakat melalui penyetoran dana ZIS secara rutin melalui UPZ. “Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon beserta seluruh jajaran atas penyetoran perdana dana zakat, infak, dan sedekah melalui Unit Pengumpul Zakat. Ini merupakan langkah yang sangat baik dan menjadi bukti nyata dukungan terhadap penguatan gerakan zakat di Kota Ambon. Capaian ini juga menunjukkan keberhasilan Bidang Pengumpulan dalam membangun komunikasi dan kepercayaan dengan berbagai instansi. Ke depan, capaian ini harus didukung oleh seluruh bidang di BAZNAS melalui kerja yang profesional, akuntabel, serta sinergis dengan program Pemerintah Kota Ambon sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Lebih lanjut, Zulkifly menegaskan bahwa kolaborasi dengan berbagai instansi pemerintah akan terus diperkuat sebagai bagian dari strategi peningkatan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di Kota Ambon. Menurutnya, semakin banyak instansi yang membentuk dan mengaktifkan UPZ, maka semakin besar pula potensi zakat yang dapat dihimpun dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyetoran perdana dana ZIS dari UPZ Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon ini diharapkan menjadi contoh positif bagi instansi lainnya untuk turut berpartisipasi dalam mendukung gerakan zakat nasional. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian sosial, BAZNAS Kota Ambon optimistis dapat terus meningkatkan penghimpunan dana zakat serta memperluas manfaatnya bagi kesejahteraan masyarakat Kota Ambon.
BERITA16/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Apresiasi Komitmen Berzakat, BAZNAS Kota Ambon Salurkan 25 Paket Sembako untuk Mustahik di Kecamatan Teluk Ambon
Apresiasi Komitmen Berzakat, BAZNAS Kota Ambon Salurkan 25 Paket Sembako untuk Mustahik di Kecamatan Teluk Ambon
Ambon, 15 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui program pendistribusian paket sembako. Bertempat di Aula Kantor Camat Teluk Ambon, Senin (15/6/2026) pukul 14.00 WIT, BAZNAS Kota Ambon menyalurkan 25 paket sembako kepada para mustahik yang berada di wilayah Kecamatan Teluk Ambon. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Ambon dalam menghadirkan manfaat zakat secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi yang selama ini mendukung gerakan zakat di Kota Ambon. Penyaluran bantuan berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan, disaksikan oleh unsur pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, serta para penerima manfaat. Acara diawali dengan sambutan dari Camat Teluk Ambon, Idrus Buamona, SSTP., M.I.Kom, yang menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada BAZNAS Kota Ambon atas kepeduliannya terhadap masyarakat di wilayah Kecamatan Teluk Ambon. Menurutnya, bantuan yang diberikan menjadi bukti nyata bahwa zakat memiliki peran penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Dalam kesempatan tersebut, Camat Teluk Ambon juga menyatakan komitmennya untuk mendukung berbagai program BAZNAS Kota Ambon, termasuk mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di desa, negeri, dan kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Teluk Ambon. “Kami akan mengajak para kepala desa, lurah, dan raja untuk bersama-sama mendukung program BAZNAS, khususnya pembentukan UPZ sebagai upaya memperkuat pengelolaan zakat di tingkat wilayah,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menjelaskan bahwa penyaluran paket sembako tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Teluk Ambon yang selama ini secara konsisten mendukung gerakan zakat melalui penyetoran zakat, infak, dan sedekah pegawai muslim ke BAZNAS Kota Ambon setiap bulan. Menurutnya, keberhasilan program-program BAZNAS tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah yang memiliki komitmen kuat dalam menunaikan zakat dan membangun budaya berbagi di lingkungan kerja. “Penyaluran paket sembako ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi kami kepada Pemerintah Kecamatan Teluk Ambon yang secara rutin setiap bulan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah pegawai muslim melalui BAZNAS Kota Ambon. Komitmen tersebut sangat membantu kami dalam menghadirkan manfaat zakat kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap sinergi ini terus terjalin dan dapat menjadi contoh bagi instansi lainnya dalam mendukung gerakan cinta zakat untuk kesejahteraan umat,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun, Ketua BAZNAS Kota Ambon. Lebih lanjut, Zulkifly menyampaikan bahwa Kecamatan Teluk Ambon merupakan salah satu instansi yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam mendukung pengelolaan zakat di Kota Ambon. Atas komitmen tersebut, Kecamatan Teluk Ambon berhasil meraih BAZNAS Kota Ambon Award Tahun 2026 yang diserahkan pada pelaksanaan apel pagi Pemerintah Kota Ambon dan disaksikan langsung oleh Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si. Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan zakat yang dilakukan secara konsisten mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dana zakat yang terkumpul tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar mustahik, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan mengurangi kesenjangan ekonomi. Para penerima manfaat menyambut baik bantuan yang diberikan dan mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kota Ambon. Paket sembako yang disalurkan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga penerima manfaat di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat. Kegiatan penyaluran bantuan kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustaz Ahmad Salim, S.Sos., M.Si, sebagai ungkapan syukur atas terlaksananya kegiatan serta harapan agar zakat yang dikelola BAZNAS Kota Ambon terus membawa keberkahan bagi para muzaki maupun mustahik. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun kesejahteraan umat melalui zakat.
BERITA16/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Ketua BAZNAS Kota Ambon Hadiri Pelantikan Pengurus LPTQ 2026–2031, Perkuat Sinergi Pembinaan Generasi Qurani
Ketua BAZNAS Kota Ambon Hadiri Pelantikan Pengurus LPTQ 2026–2031, Perkuat Sinergi Pembinaan Generasi Qurani
Ambon, 15 Juni 2026 – Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menghadiri acara pelantikan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Ambon Masa Bakti 2026–2031 yang berlangsung di Aula Vlissingen, Pemerintah Kota Ambon, Senin (15/6). Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si, dan menetapkan Syarif Hadler sebagai Ketua LPTQ Kota Ambon untuk masa bakti lima tahun ke depan. Acara pelantikan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, pimpinan lembaga Islam, serta berbagai unsur masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pengembangan syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani di Kota Ambon. Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon menegaskan bahwa LPTQ memiliki peran strategis yang tidak hanya terbatas pada pembinaan peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), tetapi juga dalam membangun karakter generasi muda Muslim yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. Menurutnya, tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut adanya upaya bersama untuk membentengi generasi muda dengan pendidikan agama yang kuat. Wali Kota berharap kepengurusan LPTQ yang baru mampu menghadirkan berbagai program pembinaan yang berkelanjutan sehingga tidak hanya melahirkan qari dan qariah berprestasi, tetapi juga generasi Muslim yang berakhlakul karimah, memiliki integritas, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Kehadiran Ketua BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan lembaga-lembaga keagamaan yang berperan dalam pembinaan umat. Sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS memandang pembinaan generasi Qurani sebagai bagian penting dari upaya membangun masyarakat yang religius, berkarakter, dan berdaya. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus LPTQ Kota Ambon yang baru dan berharap kepengurusan yang terbentuk dapat membawa kemajuan bagi pembinaan Al-Qur’an di Kota Ambon. “Kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus LPTQ Kota Ambon masa bakti 2026–2031 yang telah dilantik. LPTQ memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an kepada generasi muda. Kami berharap kepengurusan yang baru dapat menghadirkan program-program pembinaan yang berkelanjutan sehingga lahir generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam tilawah dan hafalan, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta mampu menghadapi tantangan zaman dengan berpegang teguh pada ajaran Islam,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa BAZNAS Kota Ambon siap mendukung berbagai upaya yang bertujuan meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat, termasuk melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga Islam dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat. Pelantikan pengurus LPTQ Kota Ambon masa bakti 2026–2031 ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam memperkuat pembinaan Al-Qur’an di Kota Ambon. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan seluruh elemen masyarakat, upaya mencetak generasi Qurani yang cerdas, berprestasi, dan berakhlakul karimah diharapkan dapat terwujud secara berkelanjutan. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara Wali Kota Ambon, pengurus LPTQ yang baru dilantik, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, serta para tamu undangan yang hadir sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung pengembangan syiar Al-Qur’an di Kota Ambon.
BERITA16/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Sambut 1 Muharam 1448 H, BAZNAS Kota Ambon Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Hijrah sebagai Inspirasi Berbagi dan Berbuat Kebaikan
Sambut 1 Muharam 1448 H, BAZNAS Kota Ambon Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Hijrah sebagai Inspirasi Berbagi dan Berbuat Kebaikan
Ambon – Momentum pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah menjadi ajang refleksi bagi BAZNAS Kota Ambon untuk mengajak seluruh masyarakat memperkuat semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Melalui ucapan selamat Tahun Baru Islam yang disampaikan kepada masyarakat, BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan pergantian tahun hijriah sebagai momentum meningkatkan keimanan, kepedulian sosial, serta komitmen dalam menghadirkan manfaat bagi sesama. Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian penanggalan, tetapi memiliki makna historis dan spiritual yang sangat mendalam. Peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah mengajarkan nilai perjuangan, pengorbanan, persatuan, dan optimisme dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Nilai-nilai tersebut menjadi inspirasi bagi BAZNAS Kota Ambon dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Memasuki 1 Muharam 1448 Hijriah, BAZNAS Kota Ambon mengajak masyarakat untuk menjadikan pengalaman dan pelajaran selama satu tahun terakhir sebagai bekal dalam memperbaiki diri. Semangat hijrah diharapkan mampu diwujudkan melalui peningkatan ibadah, kepedulian terhadap kaum dhuafa, serta partisipasi aktif dalam menunaikan zakat dan berbagai bentuk kebaikan sosial lainnya. Sebagai lembaga yang memiliki tugas menghimpun dan mendistribusikan dana zakat, BAZNAS Kota Ambon terus berkomitmen membangun pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Dukungan serta kepercayaan masyarakat menjadi modal utama untuk menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang mampu memberikan dampak nyata bagi mustahik di Kota Ambon. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa Tahun Baru Islam hendaknya menjadi momentum untuk memperbarui niat dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. “Satu tahun telah berlalu, membawa banyak pelajaran, perjuangan, dan hikmah yang berharga. Memasuki 1 Muharam 1448 Hijriah, mari kita melangkah dengan niat yang lebih baik, memperkuat ikhtiar, dan menghadirkan lebih banyak manfaat untuk sesama. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing setiap langkah kita menuju kebaikan, memberikan keberkahan dalam setiap usaha, serta menjadikan zakat sebagai jalan untuk memperkuat solidaritas dan kesejahteraan umat,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun, Ketua BAZNAS Kota Ambon. Lebih lanjut, ia berharap semangat hijrah tidak hanya menjadi simbol pergantian tahun, tetapi juga menjadi komitmen nyata untuk meningkatkan kualitas diri dan memperkuat budaya berbagi di tengah masyarakat. Dengan kebersamaan antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat, potensi zakat diharapkan dapat terus dioptimalkan sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Melalui momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menjadikan semangat hijrah sebagai motivasi untuk membangun Ambon yang lebih peduli, sejahtera, dan penuh keberkahan bagi semua.
BERITA16/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Sambut 1 Muharram 1448 H, BAZNAS Kota Ambon Perkuat Spirit Hijrah Melalui Mujahadah dan Doa Bersama
Sambut 1 Muharram 1448 H, BAZNAS Kota Ambon Perkuat Spirit Hijrah Melalui Mujahadah dan Doa Bersama
Ambon, Senin, 15 Juni 2026 – Dalam rangka menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, BAZNAS Kota Ambon mengikuti kegiatan Mujahadah dan Doa Bersama BAZNAS yang diselenggarakan secara nasional melalui Zoom Meeting. Kegiatan tersebut diikuti pada Senin, 15 Juni 2026, pukul 18.00 WIT (16.00 WIB) hingga selesai, sebagai momentum memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus menumbuhkan semangat hijrah menuju kinerja yang lebih baik dalam melayani umat. Mujahadah dan doa bersama menjadi salah satu agenda yang tidak hanya berorientasi pada penguatan aspek keagamaan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan seluruh insan BAZNAS di berbagai daerah. Melalui lantunan doa dan munajat kepada Allah SWT, seluruh peserta memohon keberkahan, kemudahan, serta kekuatan dalam mengemban amanah sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional, amanah, dan terpercaya. Momentum Tahun Baru Islam memiliki makna yang sangat mendalam bagi umat Islam. Peristiwa hijrah Rasulullah SAW mengajarkan pentingnya perubahan menuju keadaan yang lebih baik, penuh semangat pengorbanan, kerja keras, dan keikhlasan. Nilai-nilai tersebut menjadi inspirasi bagi BAZNAS Kota Ambon untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah secara transparan dan akuntabel. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini juga menjadi sarana refleksi bagi seluruh insan BAZNAS agar senantiasa menjadikan ibadah dan pengabdian sebagai landasan dalam setiap program yang dijalankan. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan seluruh jajaran BAZNAS mampu menghadirkan inovasi dan pelayanan yang semakin baik demi kesejahteraan mustahik serta peningkatan kepercayaan para muzaki. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan mujahadah dan doa bersama memberikan energi positif bagi seluruh insan BAZNAS untuk menyambut tahun baru hijriah dengan semangat baru dalam menjalankan amanah. “Mujahadah dan doa bersama ini menjadi momentum yang sangat bermakna bagi kami untuk melakukan introspeksi sekaligus memperbarui semangat pengabdian kepada umat. Nilai hijrah mengajarkan bahwa setiap langkah harus diiringi dengan perbaikan dan inovasi. Melalui doa bersama ini, kami berharap Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, kemudahan, serta kekuatan kepada seluruh insan BAZNAS agar dapat terus menjalankan amanah dengan profesional, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Jihan Abbas, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon. Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk terus membangun keseimbangan antara penguatan spiritual dan peningkatan kualitas pelayanan. Dengan menyambut 1 Muharram 1448 Hijriah melalui mujahadah dan doa bersama, diharapkan semangat hijrah dapat diwujudkan dalam kerja nyata yang semakin produktif, kolaboratif, dan berdampak bagi kemaslahatan umat di Kota Ambon dan Indonesia secara keseluruhan.
BERITA16/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Sinergi Gerakan Zakat Nasional, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Sosialisasi KMA Bulan Zakat Nasional Secara Daring
Perkuat Sinergi Gerakan Zakat Nasional, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Sosialisasi KMA Bulan Zakat Nasional Secara Daring
Ambon, Senin, 15 Juni 2026 – Dalam upaya mendukung penguatan tata kelola zakat nasional dan menyukseskan pelaksanaan Bulan Zakat Nasional, BAZNAS Kota Ambon mengikuti kegiatan Sosialisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 608 Tahun 2026 tentang Bulan Zakat Nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting pada Senin, 15 Juni 2026, pukul 11.00 WIT hingga selesai, menyesuaikan dengan jadwal nasional yang dimulai pukul 09.00 WIB. Sosialisasi ini merupakan bagian dari langkah strategis Kementerian Agama RI untuk meningkatkan efektivitas, koordinasi, serta sinergi dalam tata kelola zakat nasional. Melalui kegiatan ini, pemerintah mendorong seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Kantor Wilayah Kementerian Agama, Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, BAZNAS, hingga Lembaga Amil Zakat di seluruh Indonesia agar memiliki pemahaman yang sama dalam mengimplementasikan kebijakan Bulan Zakat Nasional. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Kota Ambon, BAZNAS Kota Ambon memandang kegiatan ini sebagai momentum penting untuk memperkuat strategi penghimpunan dan pendistribusian zakat yang lebih terarah, profesional, dan akuntabel. Melalui sosialisasi tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai tujuan penetapan Bulan Zakat Nasional, arah kebijakan pemerintah dalam optimalisasi pengelolaan zakat, serta pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat. Selain menjadi ajang penyampaian kebijakan, kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi nasional dalam menyatukan langkah seluruh pengelola zakat agar mampu mencapai target penghimpunan dan pendayagunaan zakat secara maksimal. Dengan adanya kesamaan visi dan strategi, diharapkan pengelolaan zakat dapat memberikan dampak yang lebih besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut memberikan pemahaman yang semakin kuat mengenai pentingnya kolaborasi seluruh elemen pengelola zakat dalam menyukseskan Bulan Zakat Nasional. “Sosialisasi ini menjadi penguatan bagi kami untuk memahami arah kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan Bulan Zakat Nasional. Melalui kegiatan ini, kami semakin menyadari bahwa keberhasilan gerakan zakat tidak hanya bergantung pada penghimpunan dana, tetapi juga pada sinergi, tata kelola yang baik, serta edukasi kepada masyarakat. BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan optimalisasi pengumpulan zakat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para mustahik,” ujar Jihan Abbas, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon. Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini menjadi bentuk komitmen lembaga untuk terus mendukung kebijakan nasional di bidang perzakatan sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Melalui semangat Bulan Zakat Nasional, diharapkan semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi sehingga pengelolaannya semakin transparan, profesional, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA16/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Tata Kelola UPZ, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Webinar Kelas Hukum Vol. 4 Tahun 2026 Secara Daring
Perkuat Tata Kelola UPZ, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Webinar Kelas Hukum Vol. 4 Tahun 2026 Secara Daring
Ambon, Senin, 15 Juni 2026 – BAZNAS Kota Ambon terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan penguatan kelembagaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan mengikuti Webinar Kelas Hukum Vol. 4 Tahun 2026 yang mengangkat tema “Sosialisasi Tata Kelola Unit Pengumpul Zakat (UPZ)”. Kegiatan ini diikuti secara virtual melalui Zoom pada Senin, 15 Juni 2026, pukul 10.30 WIT hingga selesai, yang merupakan penyesuaian dari jadwal nasional pukul 08.30 WIB. Webinar ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Ketua BAZNAS RI, serta Triahadian S. Muslim, S.Sn., Kepala Divisi UPZ BAZNAS RI. Melalui pemaparan materi yang komprehensif, peserta memperoleh pemahaman mengenai tata kelola Unit Pengumpul Zakat yang efektif, akuntabel, serta sesuai dengan regulasi dan prinsip syariah. Dalam kegiatan tersebut dibahas berbagai aspek penting, mulai dari fungsi strategis UPZ sebagai ujung tombak penghimpunan zakat, mekanisme pembentukan dan pengelolaan UPZ, hingga pentingnya sinergi antara BAZNAS dan UPZ dalam memperluas layanan kepada masyarakat. Selain itu, narasumber juga menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam pengelolaan dana zakat agar mampu meningkatkan kepercayaan para muzaki. Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam webinar ini menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan zakat di daerah. Melalui pembelajaran yang diperoleh, diharapkan implementasi pengelolaan UPZ di Kota Ambon dapat berjalan lebih optimal dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan banyak wawasan baru yang sangat bermanfaat dalam mendukung penguatan kelembagaan dan optimalisasi pengumpulan zakat. “Webinar Kelas Hukum ini menjadi sarana yang sangat penting untuk memperdalam pemahaman mengenai tata kelola Unit Pengumpul Zakat yang baik dan sesuai regulasi. Materi yang disampaikan memberikan panduan praktis bagi kami dalam memperkuat koordinasi dengan UPZ sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan untuk mendukung pengelolaan zakat yang semakin profesional, transparan, dan terpercaya di Kota Ambon,” ujar Jihan Abbas, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon. Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus mengembangkan kapasitas sumber daya manusia dan memperkuat sistem pengelolaan zakat yang modern serta berorientasi pada pelayanan umat. Penguatan tata kelola UPZ diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA16/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Sinergi Zakat dan Wakaf Nasional, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Sosialisasi Program Lebaran Yatim 2026 dan Bulan Zakat Nasional
Perkuat Sinergi Zakat dan Wakaf Nasional, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Sosialisasi Program Lebaran Yatim 2026 dan Bulan Zakat Nasional
Ambon – Dalam upaya meningkatkan kapasitas kelembagaan serta memperkuat sinergi pengelolaan zakat dan wakaf di Indonesia, BAZNAS Kota Ambon mengikuti rangkaian kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan tersebut meliputi Sosialisasi Program Nasional Lebaran Yatim & Penyandang Disabilitas 2026 serta Bulan Wakaf Muharram 1448 H dan Sosialisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 608 Tahun 2026 tentang Bulan Zakat Nasional. Sosialisasi Program Nasional Lebaran Yatim & Penyandang Disabilitas 2026 diselenggarakan pada Jumat, 12 Juni 2026, pukul 08.00–10.00 WIB atau 10.00–12.00 WIT melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini mengusung tema “Festival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri”, sebagai bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui instrumen zakat dan wakaf sekaligus memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Dalam agenda tersebut, peserta memperoleh pemaparan mengenai arah kebijakan Kementerian Agama terkait pelaksanaan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026, sosialisasi Kerangka Acuan Kerja (KAK), peringatan Bulan Wakaf Muharram 1448 H, mekanisme pelaksanaan serentak nasional, hingga sinkronisasi program yatim, penyandang disabilitas, zakat, dan wakaf bersama berbagai stakeholder. Selain itu, BAZNAS Kota Ambon juga mengikuti Sosialisasi KMA Nomor 608 Tahun 2026 tentang Bulan Zakat Nasional yang dijadwalkan pada Senin, 15 Juni 2026, pukul 09.00 WIB atau 11.00 WIT hingga selesai secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan efektivitas koordinasi, tata kelola zakat nasional, serta menyukseskan gerakan Bulan Zakat Nasional guna mendorong peningkatan penghimpunan dan pendistribusian zakat yang akuntabel dan berdampak luas bagi masyarakat. Partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam kedua kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk terus memperkuat kapasitas kelembagaan dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dalam pengembangan ekosistem zakat dan wakaf di Indonesia. Melalui forum ini, berbagai strategi, kebijakan, dan mekanisme pelaksanaan program nasional dapat dipahami secara komprehensif sehingga implementasinya di daerah dapat berjalan optimal. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam sosialisasi ini menjadi kesempatan penting untuk menyelaraskan program daerah dengan arah kebijakan nasional. "Kegiatan sosialisasi ini menjadi momentum yang sangat strategis bagi kami untuk memahami arah kebijakan pemerintah terkait penguatan zakat dan wakaf. Dengan adanya sinkronisasi program nasional, BAZNAS Kota Ambon dapat mengembangkan inovasi pelayanan serta memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya anak yatim, penyandang disabilitas, dan kelompok mustahik lainnya," ujar Jihan Abbas. Ia juga menambahkan bahwa implementasi Bulan Zakat Nasional dan Bulan Wakaf Muharram diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, sedekah, dan wakaf sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. "Kami berharap semangat kolaborasi yang dibangun melalui kegiatan ini dapat memperkuat penghimpunan dan pendayagunaan dana zakat serta wakaf sehingga semakin banyak program sosial dan pemberdayaan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kota Ambon," tambahnya. Melalui partisipasi aktif dalam berbagai agenda nasional tersebut, BAZNAS Kota Ambon terus menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan profesionalisme pengelolaan zakat, memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan, serta mendukung terwujudnya ekosistem zakat dan wakaf yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan.
BERITA13/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Lihat Daftar Rekening →