WhatsApp Icon
Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kecamatan, BAZNAS Kota Ambon Matangkan Persiapan Penyaluran Paket Sembako di Teluk Ambon

Ambon – Dalam upaya memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Teluk Ambon terkait persiapan penyaluran paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Pertemuan tersebut berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026, di Kantor Camat Teluk Ambon, kawasan Wayame.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Ambon didampingi oleh Staf Pengumpulan dan Digitalisasi, Jihan Abbas, dan diterima langsung oleh Camat Teluk Ambon, Idrus Buamona. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan penyaluran bantuan, mulai dari pendataan calon penerima manfaat, mekanisme distribusi, hingga koordinasi dengan pemerintah setempat agar kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan tepat sasaran.

Koordinasi ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program pendistribusian zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang berhak menerima. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan proses penyaluran bantuan dapat terlaksana secara efektif, transparan, dan berkeadilan.

Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa kegiatan penyaluran paket sembako direncanakan akan dilaksanakan pada Senin, 15 Juni 2026, bertempat di Aula Kantor Camat Teluk AmbonPenyaluran bantuan berupa paket sembako ini akan menyasar para mustahik yang berada di wilayah Kecamatan Teluk Ambon sebagai bagian dari program pendistribusian BAZNAS Kota Ambon untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang membutuhkan. Pelaksanaan kegiatan akan melibatkan unsur pemerintah kecamatan serta BAZNAS Kota Ambon guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berlangsung dengan baik dan tepat sasaran.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah kecamatan merupakan langkah penting untuk memastikan setiap program pendistribusian benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

"Kami meyakini bahwa keberhasilan sebuah program sosial tidak hanya bergantung pada tersedianya bantuan, tetapi juga pada sinergi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan. Melalui persiapan yang matang, kami berharap penyaluran paket sembako ini dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi para mustahik di Kecamatan Teluk Ambon," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Ambon akan terus mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah melalui berbagai program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Selain memberikan bantuan yang bersifat konsumtif, BAZNAS juga berupaya menghadirkan program-program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kualitas hidup mustahik secara berkelanjutan.

Melalui koordinasi yang telah dilakukan, BAZNAS Kota Ambon berharap pelaksanaan penyaluran paket sembako pada 15 Juni 2026 dapat menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara pemerintah dan lembaga pengelola zakat dalam mewujudkan kesejahteraan umat di Kecamatan Teluk Ambon.

11/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Raih Penghargaan atas Kontribusi dalam Upaya Eliminasi AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di Kota Ambon

mbon – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menghadiri kegiatan Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan untuk Pencegahan dan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) di Kota Ambon yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Ambon bekerja sama dengan Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES). Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026, bertempat di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, dan menjadi wadah untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung upaya eliminasi penyakit menular di Kota Ambon.

Pertemuan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari unsur pemerintah, lembaga, organisasi, serta mitra pembangunan yang memiliki peran strategis dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Melalui forum tersebut, peserta berdiskusi mengenai penguatan kolaborasi, strategi pencegahan, serta langkah-langkah percepatan penanggulangan AIDS, tuberkulosis, dan malaria secara berkelanjutan.

Turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Johan Norimarna, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Kehadiran para narasumber memberikan gambaran mengenai pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program kesehatan yang menjadi prioritas nasional maupun daerah.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hendra Abubakar, S.Sos. Kehadiran BAZNAS Kota Ambon menjadi bentuk komitmen lembaga dalam membangun kemitraan lintas sektor, tidak hanya dalam bidang sosial dan ekonomi, tetapi juga dalam mendukung berbagai program kemanusiaan dan kesehatan masyarakat.

Momentum tersebut semakin bermakna ketika BAZNAS Kota Ambon menerima Piagam Penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kontribusinya dalam mendukung upaya eliminasi AIDS, tuberkulosis, dan malaria di Kota Ambon. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas sinergi yang telah dibangun BAZNAS bersama pemerintah daerah dan berbagai mitra dalam mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Pj. Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, dan diterima oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Ambon, Hendra Abubakar, S.Sos., yang hadir mewakili BAZNAS Kota Ambon.

Partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam forum ini menunjukkan bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah tidak hanya diarahkan pada pemberdayaan ekonomi dan bantuan sosial, tetapi juga dapat menjadi bagian dari dukungan terhadap program-program strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan umat.

11/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Tebar Kepedulian, Salurkan 10 Paket Sembako untuk Takmir Masjid dan Fakir Miskin di Air Salobar

Ambon – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat melalui program pendistribusian bantuan sosial. Pada Rabu, 10 Juni 2026 pukul 11.00 WIT, BAZNAS Kota Ambon menyalurkan 10 paket sembako kepada Takmir Masjid Jabal Iman serta fakir miskin di kawasan Air Salobar, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Kegiatan yang berlangsung di teras Masjid Jabal Iman tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Ambon untuk memperkuat kepedulian sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang telah diamanahkan oleh para muzakki.

Dalam prosesi penyerahan bantuan, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Ustaz Hi. Ahmad Salim, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa nilai sebuah bantuan tidak hanya diukur dari besar kecilnya nominal, tetapi juga dari semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.

“Jangan melihat besar kecilnya nilai bantuan yang diberikan, tetapi lihatlah semangat ukhuwah, kepedulian, dan kebersamaan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi keberkahan bagi para penerima,” ujarnya.

Penyaluran bantuan tersebut disaksikan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, tokoh masyarakat, serta tokoh agama setempat yang turut memberikan dukungan terhadap berbagai program sosial yang dilaksanakan BAZNAS.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen BAZNAS untuk memastikan dana zakat yang dihimpun dapat kembali kepada masyarakat yang berhak menerima secara tepat sasaran dan berkeadilan.

“BAZNAS Kota Ambon terus berupaya menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan. Bantuan sembako ini mungkin sederhana, namun kami berharap dapat meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus mempererat rasa persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Amanah para muzakki akan terus kami kelola secara profesional, transparan, dan akuntabel agar memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi umat,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Ambon. Menurutnya, partisipasi para donatur menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan berbagai program kemanusiaan, pendidikan, ekonomi, dan sosial keagamaan yang terus dijalankan oleh BAZNAS.

 

Kegiatan penyaluran bantuan ditutup dengan sesi foto bersama antara pimpinan BAZNAS Kota Ambon, para penerima manfaat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus menebarkan keberkahan kepada masyarakat Kota Ambon.

11/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Perluas Manfaat Zakat, Salurkan Bantuan Operasional Guru Mengaji, Pendidikan, dan Modal Usaha

Ambon – Selasa, 9 Juni 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kota Ambon Jl. Pengeringan Pantai Waihaong, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pendistribusian zakat, infak, dan sedekah. Pada penyaluran kali ini, BAZNAS Kota Ambon memberikan bantuan operasional kepada para guru mengaji yang tersebar di empat kecamatan di Kota Ambon. Selain itu, turut disalurkan bantuan pendidikan kepada pelajar yang membutuhkan serta bantuan modal usaha bagi masyarakat guna mendorong kemandirian ekonomi.

Kegiatan penyaluran tersebut dipandu oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Ambon, Hj. Rabea Kiat, S.Sos., M.Pd., dan diawali dengan pembacaan doa oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Ustaz Hi. Ahmad Salim, S.Sos., M.Si. Suasana berlangsung khidmat sebagai bentuk rasa syukur atas amanah zakat yang telah dipercayakan oleh para muzakki kepada BAZNAS Kota Ambon.

Penanggung jawab kegiatan sekaligus Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian, Hendra Abubakar, S.Sos., menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari rangkaian program sosial BAZNAS Kota Ambon yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Sebelumnya, BAZNAS Kota Ambon telah menyerahkan 30 paket sembako kepada guru-guru honorer Pondok Pesantren Ishaka Ahuru, Kota Ambon, yang disaksikan langsung oleh pimpinan pesantren, Ustaz Hi. Dr. Taib Hunsouw, yang memberikan apresiasi atas kepedulian BAZNAS terhadap para tenaga pendidik. Selain itu, BAZNAS juga telah menyalurkan 20 paket sembako kepada mustahik di kawasan Air Mata Cina, Kecamatan Nusaniwe.

Hendra Abubakar menegaskan bahwa setiap program pendistribusian dilaksanakan berdasarkan skala prioritas, pemerataan kewilayahan, dan prinsip keadilan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Dengan demikian, manfaat zakat dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, yang didampingi Wakil Ketua Bidang Pelaporan dan Keuangan, Hj. Sumiati Kiat, menyampaikan bahwa program bantuan operasional bagi guru mengaji merupakan bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan di Kota Ambon sekaligus bagian dari upaya BAZNAS mendukung program Pemerintah Kota Ambon dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama mereka yang belum tersentuh berbagai bantuan pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sosial lainnya.

Muhammad Zulkifly Fakaubun mengatakan,

"Guru mengaji memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan nilai-nilai keislaman generasi muda. Melalui bantuan operasional ini, kami berharap dapat membantu mendukung aktivitas mereka dalam mendidik anak-anak dan masyarakat. Di sisi lain, BAZNAS Kota Ambon juga terus berupaya menghadirkan manfaat zakat melalui bantuan pendidikan dan modal usaha agar zakat benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan umat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat."

Di akhir sambutannya, Muhammad Zulkifly Fakaubun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Kota Ambon, khususnya para pegawai Muslim Pemerintah Kota Ambon, pegawai Kementerian Agama Kota Ambon, serta para donatur lainnya. 

Di hadapan perwakilan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pemerintah Kota Ambon, UPZ Kementerian Agama Kota Ambon, dan UPZ Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon, ia kembali menegaskan bahwa BAZNAS Kota Ambon senantiasa bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel dalam mengelola dana umat sehingga setiap amanah yang diterima dapat memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.

11/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat, BAZNAS Kota Ambon Ikuti BAZNAS Knowledge Sharing Bahas Kemitraan Usaha Ayam Ras Pedaging

Ambon, 9 Juni 2026 – Dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memperkaya wawasan mengenai program pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat, BAZNAS Kota Ambon mengikuti kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing Sesi 06 Tahun 2026 yang mengangkat tema "Keterlibatan Masyarakat dan Modal Sosial dalam Kemitraan Usaha Ayam Ras Pedaging di Balai Ternak BAZNAS Kabupaten Purworejo." Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 9 Juni 2026, mulai pukul 09.30 hingga 11.00 WIT.

Program Knowledge Sharing yang diselenggarakan secara rutin oleh BAZNAS RI setiap hari Selasa ini menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan program pemberdayaan mustahik di berbagai daerah. Pada sesi kali ini, peserta mendapatkan pemaparan dari Drh. Ajat Sudarjat, MA, selaku Kepala Divisi Penyaluran UPZ dan CSR, dengan dipandu oleh Randi Swandaru, PhD sebagai host.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa keberhasilan program Balai Ternak tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis peternakan, tetapi juga oleh keterlibatan aktif masyarakat dan kuatnya modal sosial yang dibangun melalui kemitraan, kepercayaan, serta kerja sama antaranggota kelompok. Pendekatan tersebut mampu menciptakan ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi mustahik.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh berbagai wawasan mengenai strategi membangun kolaborasi dengan masyarakat, penguatan kelembagaan kelompok usaha, serta pentingnya pendampingan yang berkesinambungan agar program ekonomi produktif dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.

Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemberdayaan yang tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada penciptaan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengelolaan zakat yang produktif.

Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa materi yang disampaikan memberikan perspektif baru mengenai pentingnya membangun kekuatan sosial dalam setiap program pemberdayaan yang dijalankan.

"Knowledge Sharing ini memberikan banyak inspirasi bahwa keberhasilan sebuah program pemberdayaan tidak hanya bergantung pada bantuan modal, tetapi juga pada keterlibatan masyarakat, kolaborasi, dan pendampingan yang berkelanjutan. Kami berharap pengalaman yang dibagikan dapat menjadi referensi untuk mengembangkan program-program pemberdayaan BAZNAS Kota Ambon agar semakin berdampak bagi kesejahteraan umat," ujar Jihan Abbas.

Ia menambahkan bahwa forum berbagi pengetahuan seperti ini menjadi sarana penting untuk meningkatkan kapasitas amil sekaligus memperluas inovasi dalam pengelolaan zakat. Dengan memanfaatkan pengalaman terbaik dari berbagai daerah, BAZNAS Kota Ambon optimistis dapat menghadirkan program-program pemberdayaan yang lebih efektif, berkelanjutan, dan mampu mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki di masa mendatang.

10/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon

Berita Terbaru

Iklan IM3 Tuai Polemik, BAZNAS Kota Ambon Minta Penarikan dan Permintaan Maaf Terbuka
Iklan IM3 Tuai Polemik, BAZNAS Kota Ambon Minta Penarikan dan Permintaan Maaf Terbuka
Ambon – BAZNAS Kota Ambon secara resmi menyampaikan protes terhadap iklan layanan seluler IM3 milik Indosat Ooredoo Hutchison yang dinilai kontroversial dan menyinggung nilai-nilai keagamaan. Iklan tersebut ditemukan terpampang di sejumlah ruang publik dan memuat narasi yang berkaitan dengan zakat, sehingga memicu reaksi dari berbagai pihak, khususnya lembaga pengelola zakat. Ketua Muhammad Zulkifly Fakaubun menegaskan bahwa konten iklan tersebut tidak hanya tidak sensitif, tetapi juga berpotensi merusak citra lembaga zakat serta menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. “Kami memandang bahwa materi iklan tersebut sangat tidak tepat dan menyinggung zakat sebagai bagian dari rukun Islam. Zakat bukan sekadar simbol atau bahan promosi, melainkan kewajiban ibadah yang memiliki nilai sakral. Jika dipersepsikan secara keliru, ini bisa merusak nama baik lembaga pengelola zakat dan menurunkan kepercayaan masyarakat,” ujar Zulkifly. Ia menambahkan bahwa keberadaan iklan di ruang publik membuat dampaknya semakin luas, karena dapat dilihat oleh berbagai lapisan masyarakat tanpa batasan usia maupun latar belakang. “Ketika iklan seperti ini dipasang di tempat umum, maka dampaknya jauh lebih besar. Masyarakat bisa menangkap pesan yang salah, bahkan bisa menimbulkan persepsi negatif terhadap zakat itu sendiri,” tambahnya. BAZNAS Kota Ambon juga menyoroti momentum Ramadan sebagai waktu yang sangat penting bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah, termasuk zakat, infak, dan sedekah. Oleh karena itu, segala bentuk komunikasi publik seharusnya memperhatikan nilai-nilai religius yang sedang dijunjung tinggi. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa di era keterbukaan informasi, konten yang tidak sensitif dapat dengan cepat menyebar dan menimbulkan polemik yang lebih luas. “Konten seperti ini sangat berisiko karena bisa dengan mudah viral dan memengaruhi opini publik. Apalagi ini menyangkut nilai agama yang sangat sensitif. Kami berharap semua pihak lebih berhati-hati dan mempertimbangkan dampak sosial sebelum mempublikasikan materi promosi,” jelas Jihan. Lebih lanjut, BAZNAS Kota Ambon secara tegas meminta agar pihak Indosat segera menarik iklan tersebut dari seluruh ruang publik dan platform lainnya, serta menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat. “Kami meminta dengan tegas agar iklan tersebut segera ditarik dan pihak terkait menyampaikan permohonan maaf kepada umat Islam. Ini penting untuk menjaga kehormatan zakat sebagai bagian dari rukun Islam dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat,” tegas Zulkifly. BAZNAS juga mengajak seluruh pelaku industri kreatif, khususnya di bidang periklanan, untuk lebih bijak dalam mengangkat tema-tema yang berkaitan dengan agama. Sensitivitas terhadap nilai-nilai keagamaan dinilai sangat penting guna menjaga keharmonisan sosial, terlebih dalam suasana Ramadan yang sarat makna spiritual. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebebasan berekspresi dalam dunia periklanan tetap harus dibarengi dengan tanggung jawab moral, terutama ketika menyentuh aspek fundamental dalam kehidupan beragama masyarakat.
BERITA14/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Apresiasi Penghargaan Ely Toisutta di Puspa Bangsa 2026, Dorong Penguatan Peran Perempuan
BAZNAS Ambon Apresiasi Penghargaan Ely Toisutta di Puspa Bangsa 2026, Dorong Penguatan Peran Perempuan
Ambon – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menyampaikan apresiasi atas rencana penganugerahan yang akan diterima Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, dalam ajang Anugerah Puspa Bangsa 2026 yang digelar Kompas TV di Jakarta, Senin (13/4/2026). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan terhadap figur perempuan inspiratif di Indonesia yang dinilai konsisten memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan. Ajang Anugerah Puspa Bangsa 2026 merupakan inisiatif Kompas Gramedia dalam memperkuat ruang partisipasi perempuan di Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya melanjutkan semangat emansipasi R.A. Kartini serta mendukung agenda kesetaraan gender menuju Indonesia Emas 2045. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, yang mewakili seluruh pimpinan dan staf, memberikan apresiasi atas capaian tersebut sebagai bentuk pengakuan atas kiprah perempuan daerah. “Kami atas nama pimpinan dan seluruh jajaran BAZNAS Kota Ambon menyampaikan penghargaan dan rasa bangga atas pencapaian Ibu Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta. Penghargaan ini menunjukkan bahwa perempuan Ambon mampu berperan penting dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Zulkifly. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kepemimpinan perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah, khususnya dalam aspek sosial kemasyarakatan yang sejalan dengan nilai-nilai pengabdian. Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga sosial seperti BAZNAS sangat penting dalam memperkuat program-program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Ajang penghargaan ini juga akan dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Arifatul Choiri Fauzi dan Direktur Utama Kompas TV, Rosiana Silalahi. Acara penganugerahan akan dilaksanakan di Menara Kompas, Jakarta, dengan proses perekaman pada 13 April 2026, serta penayangan secara nasional pada 21 April 2026 pukul 20.00 WIB. BAZNAS Kota Ambon menilai bahwa penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi kepada individu, tetapi juga simbol penguatan kontribusi perempuan Indonesia dalam berbagai bidang, mulai dari sosial, budaya, lingkungan, hingga kepemimpinan publik. BAZNAS juga berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi perempuan muda di Kota Ambon untuk terus aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah dan mengambil peran lebih luas di masyarakat.
BERITA13/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Perkuat Sinergi Data Zakat, Sambangi KUA Nusaniwe Bahas Roadmap Kolaborasi
BAZNAS Ambon Perkuat Sinergi Data Zakat, Sambangi KUA Nusaniwe Bahas Roadmap Kolaborasi
Ambon – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus memperkuat sinergi lintas lembaga dalam optimalisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kunjungan koordinasi ke Kantor KUA Kecamatan Nusaniwe, Senin (13/4/2026), yang berlokasi di Jalan Permi Waihaong, Kota Ambon. Kunjungan ini difokuskan pada penguatan kerja sama dalam hal sosialisasi, edukasi, serta pendataan zakat yang bersumber dari masjid-masjid di wilayah Kecamatan Nusaniwe. BAZNAS menilai KUA dan penyuluh agama memiliki peran strategis dalam menjembatani pemahaman masyarakat terkait pengelolaan zakat yang lebih tertib dan terstruktur. Dalam kegiatan tersebut, staf pengumpulan dan digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, melakukan pertemuan langsung dengan Apridani Siolimbona selaku penyuluh agama yang membidangi zakat di KUA Kecamatan Nusaniwe. Pertemuan berlangsung dalam suasana koordinatif dan produktif, dengan fokus pembahasan pada penguatan kolaborasi antar lembaga serta penyusunan roadmap program bersama yang dapat segera diimplementasikan di lapangan. “Kami melihat pentingnya sinergi antara BAZNAS dan KUA, terutama dalam memperkuat edukasi dan pendataan zakat di tingkat masjid. Penyuluh agama memiliki peran vital dalam membangun kesadaran masyarakat,” ujar Jihan Abbas. Ia menambahkan bahwa hingga saat ini masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan, seperti belum seragamnya sistem pencatatan zakat di masjid, keterbatasan pelaporan, serta perlunya peningkatan literasi digital dalam pengelolaan data ZIS. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa penguatan data menjadi fondasi utama dalam memastikan program zakat berjalan tepat sasaran. “Kolaborasi dengan KUA sangat penting karena data zakat yang akurat akan menentukan arah kebijakan dan program pendistribusian. Tanpa data yang kuat, program tidak akan berjalan maksimal,” tegasnya. Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, H. Achmad Salim, menekankan pentingnya integrasi data antara masjid, KUA, dan BAZNAS. “Banyak potensi zakat yang belum terdata secara optimal. Dengan sinergi ini, kita berharap seluruh data dari masjid di Nusaniwe dapat masuk dalam sistem dan menjadi bagian dari penguatan zakat nasional,” ujarnya. Dalam kesempatan yang sama, Apridani Siolimbona menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan KUA untuk mendukung penuh proses kolaborasi, baik dalam aspek sosialisasi maupun pendataan di lapangan. BAZNAS Kota Ambon berharap hasil pertemuan ini dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk roadmap kerja sama yang terukur, sehingga berbagai kendala seperti minimnya data, kurangnya edukasi, dan belum optimalnya pelaporan zakat di tingkat masjid dapat segera diatasi. Dengan sinergi ini, BAZNAS Kota Ambon optimistis pengelolaan zakat di wilayah Nusaniwe dapat semakin tertib, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA13/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Sentuhan Kepedulian di Awal Maret: BAZNAS Kota Ambon Terima Zakat Maal Rp5 Juta dari Muzaki
Sentuhan Kepedulian di Awal Maret: BAZNAS Kota Ambon Terima Zakat Maal Rp5 Juta dari Muzaki
Ambon — Komitmen dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon. Pada Sabtu, 7 Maret 2026, BAZNAS Kota Ambon menerima penyaluran zakat maal sebesar Rp5.000.000 dari seorang muzaki, Hesty Yuki Hama. Dana tersebut tidak hanya diterima, tetapi juga langsung disalurkan kepada para mustahik dalam berbagai program prioritas. Penyaluran zakat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran, mencakup bantuan untuk fakir miskin, dukungan pendidikan, serta tambahan modal usaha bagi pelaku usaha kecil. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS dalam mengelola zakat secara produktif dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Staf Digitalisasi dan Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan muzaki yang telah menyalurkan zakatnya melalui lembaga resmi. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Hesty Yuki Hama atas kepercayaan dan kepeduliannya. Zakat yang disalurkan hari ini langsung kami distribusikan kepada yang berhak menerima, mulai dari fakir miskin, bantuan pendidikan, hingga tambahan modal usaha,” ujar Jihan Abbas. Ia menambahkan bahwa langkah penyaluran langsung ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk memastikan zakat dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa setiap dana yang masuk tidak hanya tersimpan, tetapi segera memberikan dampak. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga amanah para muzaki,” tambahnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon Muhammad Zulkifly Fakaubun menilai bahwa langkah cepat BAZNAS dalam menyalurkan zakat merupakan praktik baik yang patut diapresiasi. “Penyaluran yang cepat dan tepat sasaran seperti ini menunjukkan bahwa zakat benar-benar menjadi solusi bagi masyarakat. Apa yang dilakukan oleh Ibu Hesty Yuki Hama adalah contoh nyata kepedulian sosial yang berdampak langsung,” ungkap Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia juga berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih terarah dan memberikan manfaat yang lebih luas. BAZNAS Kota Ambon terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk melalui sistem digitalisasi yang memudahkan muzaki dalam menunaikan kewajiban zakat. Selain itu, transparansi dalam pengelolaan dan penyaluran dana menjadi prioritas utama untuk menjaga kepercayaan publik. Dengan adanya penyaluran langsung ini, diharapkan manfaat zakat dapat segera dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kecil dan peningkatan kualitas pendidikan di Kota Ambon. Momentum ini menjadi pengingat bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga solusi nyata dalam membangun kesejahteraan umat secara berkelanjutan.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Transfer Kepedulian dari Rekening: Keluarga Hutagalung Salurkan Zakat Rp10 Juta ke BAZNAS Kota Ambon
Transfer Kepedulian dari Rekening: Keluarga Hutagalung Salurkan Zakat Rp10 Juta ke BAZNAS Kota Ambon
Ambon — Komitmen berbagi dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh masyarakat melalui penyaluran zakat maal. Pada Jumat, 13 Maret 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menerima zakat maal sebesar Rp10.000.000 dari Keluarga Hutagalung yang disalurkan melalui rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) BAZNAS Kota Ambon. Penyaluran zakat melalui transfer bank ini menjadi bukti kemudahan layanan digital yang disediakan oleh BAZNAS dalam menjangkau para muzaki, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat secara praktis dan aman. Staf Digitalisasi dan Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh muzaki kepada lembaga resmi. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Keluarga Hutagalung atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BAZNAS Kota Ambon. Penyaluran zakat maal sebesar Rp10 juta ini merupakan wujud kepedulian yang luar biasa terhadap masyarakat yang membutuhkan,” ujar Jihan Abbas. Ia juga menambahkan bahwa sistem pembayaran melalui rekening bank memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan zakat. “Melalui layanan transfer seperti ini, para muzaki dapat menunaikan zakat dengan lebih mudah tanpa harus datang langsung. Kami memastikan setiap dana yang masuk akan dikelola secara amanah, transparan, dan disalurkan kepada yang berhak menerima,” jelasnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon Muhammad Zulkifly Fakaubun turut memberikan apresiasi atas langkah Keluarga Hutagalung yang dinilai sebagai contoh positif bagi masyarakat luas. “Apa yang dilakukan oleh Keluarga Hutagalung menunjukkan bahwa zakat dapat dilakukan dengan cara yang mudah namun tetap berdampak besar. Ini adalah bentuk kontribusi nyata dalam membantu mengurangi kesenjangan sosial,” ungkap Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia juga berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan digital BAZNAS untuk menyalurkan zakat, sehingga potensi zakat di Kota Ambon dapat tergali secara maksimal. BAZNAS Kota Ambon sendiri terus berupaya meningkatkan pelayanan melalui inovasi digital serta menjaga transparansi dalam pengelolaan dana zakat. Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui berbagai program, seperti bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan adanya dukungan dari para muzaki, BAZNAS optimis dapat terus menghadirkan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Ambon, serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan umat.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Khutbah Idulfitri di Batu Merah: Ketua BAZNAS Kota Ambon Ajak Perkuat Kepedulian dan Saling Memaafkan
Khutbah Idulfitri di Batu Merah: Ketua BAZNAS Kota Ambon Ajak Perkuat Kepedulian dan Saling Memaafkan
Ambon — Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan Sholat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Baiturrahman Grahara, yang berlokasi di RT 004/RW 003, Batu Merah, pada Sabtu, 20 Maret 2026. Dalam momentum yang sarat makna tersebut, Ketua BAZNAS Kota Ambon dipercaya menyampaikan khutbah Idulfitri yang mengangkat tema tentang pentingnya memperkuat kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi. Dalam khutbahnya, Ketua BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Idulfitri sebagai titik awal memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya melalui zakat, infak, dan sedekah. “Idulfitri bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk kembali kepada fitrah, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. Mari kita saling memaafkan dan terus menumbuhkan semangat berbagi,” pesan khutbah yang disampaikan di hadapan jamaah. Pelaksanaan Sholat Idulfitri berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan, dihadiri oleh masyarakat sekitar yang memadati area masjid sejak pagi hari. Usai pelaksanaan sholat, jamaah saling bersalaman dan mengucapkan “Mohon maaf lahir dan batin”, mencerminkan nilai kebersamaan yang kuat di tengah masyarakat. Staf Digitalisasi dan Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, turut memberikan tanggapan terkait momentum Idulfitri sebagai sarana memperkuat peran zakat dalam kehidupan sosial. “Momentum Idulfitri ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa zakat adalah salah satu instrumen penting dalam membantu sesama. Kami mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat melalui BAZNAS agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” ujar Jihan Abbas. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang transparan dan profesional. Sementara itu, Muhammad Zulkifly Fakaubun menilai bahwa khutbah Idulfitri yang disampaikan memberikan pesan yang relevan dengan kondisi sosial saat ini. “Pesan yang disampaikan sangat menyentuh dan mengingatkan kita semua akan pentingnya saling peduli dan berbagi. Idulfitri harus menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ungkap Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya merayakan Idulfitri secara seremonial, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan Sholat Idulfitri ini menjadi salah satu momen penting dalam mempererat hubungan antarwarga di Batu Merah, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Dengan semangat Idulfitri, diharapkan masyarakat Kota Ambon dapat terus hidup rukun, saling membantu, dan menjaga persatuan.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Soroti Verifikasi Midtrans dalam Meeting Nasional Pengelola Digital BAZNAS RI
BAZNAS Ambon Soroti Verifikasi Midtrans dalam Meeting Nasional Pengelola Digital BAZNAS RI
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan layanan digital dengan mengikuti meeting mingguan pengelola kantor digital BAZNAS RI se-Indonesia pada Kamis, 2 April 2026. Pertemuan yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Google Meet ini menjadi wadah koordinasi penting dalam penguatan sistem layanan zakat berbasis digital di seluruh Indonesia. Rapat tersebut dipimpin oleh staf bidang layanan aplikasi nasional BAZNAS RI, Romadona, yang membahas berbagai isu strategis terkait pengelolaan platform digital, termasuk optimalisasi sistem pembayaran zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dalam forum tersebut, BAZNAS Kota Ambon secara aktif menyampaikan pertanyaan terkait kendala verifikasi akun pembayaran ZIS melalui sistem Midtrans yang hingga saat ini belum mendapatkan konfirmasi dari pihak pengelola. Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menegaskan pentingnya percepatan proses verifikasi tersebut guna menunjang kelancaran layanan kepada masyarakat. “Kami mempertanyakan progres verifikasi akun pembayaran melalui Midtrans karena hal ini sangat penting dalam mendukung kemudahan masyarakat menunaikan ZIS secara digital. Kami berharap proses ini dapat segera diselesaikan agar layanan dapat berjalan optimal,” ujar Jihan Abbas dalam forum tersebut. Ia juga menambahkan bahwa digitalisasi menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan partisipasi muzaki, terutama di era yang semakin mengandalkan teknologi. “Melalui sistem digital, kami ingin memberikan kemudahan, kecepatan, dan transparansi bagi para muzaki. Oleh karena itu, setiap kendala teknis perlu segera ditangani agar tidak menghambat pelayanan,” lanjutnya. Pertemuan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman antar pengelola digital BAZNAS dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan implementasi teknologi dalam pengelolaan zakat. Diskusi yang berlangsung interaktif ini diharapkan mampu menghasilkan solusi konkret untuk meningkatkan efektivitas sistem digital BAZNAS secara nasional. BAZNAS Kota Ambon sendiri terus berupaya mengembangkan sistem digitalisasi guna mempermudah akses masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat. Dengan adanya dukungan dari BAZNAS RI, diharapkan seluruh kendala teknis, termasuk verifikasi pembayaran digital, dapat segera terselesaikan. Langkah aktif yang diambil oleh BAZNAS Kota Ambon dalam forum nasional ini menunjukkan keseriusan dalam menghadirkan layanan zakat yang modern, transparan, dan terpercaya bagi masyarakat.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS RI Gelar Konsultasi Online SIMBA, Dorong Optimalisasi Layanan Digital Zakat Nasional
BAZNAS RI Gelar Konsultasi Online SIMBA, Dorong Optimalisasi Layanan Digital Zakat Nasional
Ambon — Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan digital zakat di seluruh Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar kegiatan konsultasi online bagi para operator Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA), Kamis, 2 April 2026. Kegiatan ini menjadi ruang interaktif bagi para operator untuk menyampaikan kendala teknis sekaligus mendapatkan solusi secara langsung dari tim pusat. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diawali dengan pemaparan terkait fitur terbaru, khususnya mengenai migrasi kas masuk dalam sistem SIMBA. Penjelasan tersebut diharapkan dapat membantu para operator dalam memahami dan mengimplementasikan pembaruan sistem secara optimal di masing-masing daerah. Konsultasi online ini diinisiasi oleh BAZNAS RI melalui Tim Layanan Aplikasi Nasional, sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat tata kelola zakat berbasis digital yang transparan dan akuntabel. Para operator dari berbagai daerah, termasuk BAZNAS Kota Ambon, turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan berbagai kendala teknis yang dihadapi dalam penggunaan SIMBA, mulai dari pencatatan transaksi hingga pengelolaan laporan keuangan berbasis sistem. Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyambut baik pelaksanaan konsultasi online ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas operator. “Kegiatan ini sangat membantu kami sebagai operator di daerah, terutama dalam memahami fitur-fitur baru seperti migrasi kas masuk. Dengan adanya sesi tanya jawab langsung, kami bisa menyampaikan kendala yang dihadapi dan mendapatkan solusi secara cepat,” ujar Jihan Abbas. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini sangat penting dalam mendukung kelancaran operasional digital di lingkungan BAZNAS. “Melalui konsultasi ini, kami semakin yakin bahwa sistem digital seperti SIMBA dapat dioptimalkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan zakat yang lebih transparan dan akuntabel,” lanjutnya. Selain menjadi sarana konsultasi, kegiatan ini juga memperkuat koordinasi antara BAZNAS pusat dan daerah, sehingga setiap pembaruan sistem dapat diterapkan secara seragam dan efektif di seluruh Indonesia. Dengan adanya agenda rutin seperti ini, diharapkan para operator SIMBA dapat terus meningkatkan kompetensi dan mampu mengelola sistem dengan lebih baik. Hal ini tentu akan berdampak positif terhadap peningkatan kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan zakat melalui BAZNAS. BAZNAS RI menegaskan pentingnya partisipasi aktif seluruh operator dalam setiap kegiatan pengembangan sistem digital, agar pengelolaan zakat di Indonesia semakin modern, profesional, dan berdaya guna.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Duka Mendalam dari BAZNAS Kota Ambon: Wafatnya Imam Besar Masjid Agung An-Nur Batu Merah Tinggalkan Jejak Keteladanan
Duka Mendalam dari BAZNAS Kota Ambon: Wafatnya Imam Besar Masjid Agung An-Nur Batu Merah Tinggalkan Jejak Keteladanan
Ambon — Kabar duka menyelimuti masyarakat Kota Ambon, khususnya warga Negeri Batu Merah, atas wafatnya H. Usman Oey bin Abdul Kadir Oey pada Jumat, 3 April 2026. Almarhum dikenal sebagai Imam Besar Masjid Agung An-Nur yang telah memberikan kontribusi besar dalam pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Kehilangan sosok ulama yang kharismatik ini dirasakan mendalam oleh berbagai kalangan, termasuk keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon. Almarhum dikenal sebagai figur yang sederhana, bijaksana, dan konsisten dalam mengajarkan nilai-nilai keimanan serta kepedulian sosial. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum. “Kami keluarga besar BAZNAS Kota Ambon menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak H. Usman Oey. Beliau adalah sosok panutan yang telah banyak memberikan teladan dalam kehidupan beragama dan sosial. Kehilangan ini tentu menjadi duka bagi kita semua,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia juga mengenang peran almarhum sebagai tokoh agama yang tidak hanya aktif di lingkungan masjid, tetapi juga turut mendorong semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. “Almarhum dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan selalu mengajak umat untuk memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kepedulian sosial. Nilai-nilai yang beliau tanamkan akan terus menjadi inspirasi bagi kita semua,” tambahnya. Wafatnya Imam Besar Masjid Agung An-Nur ini meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat luas yang selama ini merasakan bimbingan dan keteladanan beliau. Masyarakat Negeri Batu Merah dan sekitarnya turut berbondong-bondong memberikan penghormatan terakhir, sebagai bentuk cinta dan penghargaan atas jasa-jasa almarhum selama hidupnya. BAZNAS Kota Ambon berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan, serta almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah beliau dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” tutup Muhammad Zulkifly Fakaubun. Kepergian almarhum menjadi pengingat bagi seluruh umat akan pentingnya meneladani kehidupan yang penuh keikhlasan, pengabdian, dan kepedulian terhadap sesama.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Dapat Evaluasi Penuh, Didorong Maksimalkan Jangkauan Kepesertaan BPJS TK
BAZNAS Ambon Dapat Evaluasi Penuh, Didorong Maksimalkan Jangkauan Kepesertaan BPJS TK
Ambon — BAZNAS Kota Ambon menegaskan komitmennya dalam memperluas perlindungan sosial melalui partisipasi aktif dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Pada Rabu, 1 April 2026, BAZNAS Kota Ambon menghadiri undangan pertemuan rutin wadah dan agen Perisai bersama BPJS TK Maluku, yang digelar untuk melakukan evaluasi dan koordinasi peningkatan jangkauan kepesertaan program. Pertemuan ini berlangsung secara formal dan menjadi momen penting bagi semua pihak untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian program, sekaligus membahas strategi agar partisipasi masyarakat dapat lebih optimal. Dalam forum tersebut, BAZNAS Kota Ambon mendapatkan evaluasi penuh dari BPJS TK Maluku terkait efektivitas sosialisasi dan jangkauan kepesertaan, dengan arahan untuk meningkatkan kinerja di lapangan. Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan tanggapan atas hasil evaluasi tersebut. “Kami menerima evaluasi penuh dari BPJS TK Maluku, dan ini menjadi bahan refleksi penting bagi kami. Arahan yang diberikan jelas: jangkauan kepesertaan harus lebih dimaksimalkan, terutama untuk menjangkau masyarakat yang belum tercover,” ujar Jihan Abbas. Ia menambahkan bahwa BAZNAS Kota Ambon siap menindaklanjuti arahan tersebut dengan langkah-langkah konkret di lapangan, termasuk memanfaatkan pendekatan digital dan kerja sama dengan agen Perisai untuk memperluas akses masyarakat terhadap program BPJS TK. “Dengan dukungan sistem digital yang kami miliki, kami optimis bisa meningkatkan jangkauan kepesertaan. Program ini penting agar masyarakat, khususnya pekerja informal, mendapatkan perlindungan kerja yang layak,” tambahnya. Selain evaluasi capaian, pertemuan ini juga membahas tantangan teknis dan strategi peningkatan sosialisasi, termasuk penguatan koordinasi antara BAZNAS, agen Perisai, dan BPJS TK Maluku. Forum ini menjadi ajang berbagi pengalaman serta mencari solusi agar setiap hambatan di lapangan dapat diatasi secara efektif. Kehadiran BAZNAS Kota Ambon dalam forum ini menunjukkan bahwa peran lembaga tidak hanya terbatas pada pengelolaan zakat, tetapi juga mendukung program-program sosial dan perlindungan masyarakat secara luas. Dengan langkah-langkah yang lebih maksimal, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terlindungi melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Jemput Setoran ZIS di UPZ Kemenag, Salurkan untuk Kegiatan Ramadan
BAZNAS Kota Ambon Jemput Setoran ZIS di UPZ Kemenag, Salurkan untuk Kegiatan Ramadan
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus memperkuat layanan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui sistem jemput setoran. Pada bulan Maret 2026, tim BAZNAS Kota Ambon melakukan penjemputan setoran ZIS dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kota Ambon. Sejak awal bulan, sebagian besar dana yang terkumpul dari UPZ telah langsung disalurkan untuk kegiatan sosial dan keagamaan yang berlangsung selama bulan Ramadan. Akibatnya, dana yang disetorkan ke BAZNAS untuk bulan ini hanya tersisa sedikit. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menjelaskan mekanisme distribusi dana dan pentingnya jemput setoran. “Penjemputan setoran dari UPZ Kemenag untuk bulan Maret sebagian besar sudah kami salurkan untuk kegiatan Ramadan. Jadi, yang masuk ke BAZNAS bulan ini memang hanya sedikit. Hal ini wajar karena sebagian besar dana sudah digunakan untuk program yang tepat sasaran,” ujar Jihan Abbas. Ia menambahkan bahwa sistem jemput setoran dan digitalisasi mempermudah BAZNAS Kota Ambon dalam mengelola ZIS dengan cepat, aman, dan transparan. Setiap dana yang diterima langsung diarahkan ke kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama saat momentum Ramadan. “Kami ingin memastikan setiap rupiah zakat dikelola secara optimal. Dana yang sudah tersalurkan ke kegiatan Ramadan adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan dampak nyata bagi umat,” lanjut Jihan Abbas. Selain kegiatan Ramadan, dana ZIS juga digunakan untuk program pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu, sesuai prioritas kebutuhan di Kota Ambon. Dengan sistem jemput setoran dan pengelolaan digital yang terus ditingkatkan, BAZNAS Kota Ambon berharap transparansi dan efektivitas penyaluran ZIS semakin optimal, sekaligus mendorong kepercayaan masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Program Dai 3T BAZNAS Kota Ambon Sukses Digelar, H. Husni Nutte Aktif Isi Tausiah Ramadan di Talake
Program Dai 3T BAZNAS Kota Ambon Sukses Digelar, H. Husni Nutte Aktif Isi Tausiah Ramadan di Talake
Ambon, Rabu, 4 Maret 2026 – Program Dai 3T yang digagas oleh BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan keberhasilannya dalam memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadirkan dai-dai berkualitas yang tidak hanya menyampaikan dakwah, tetapi juga mampu berinteraksi langsung dengan masyarakat secara intensif. Salah satu dai yang terlibat dalam program ini adalah H. Husni Nutte, S.Sos., M.Si. yang turut ambil bagian dengan terjun langsung ke masyarakat. Dalam momentum bulan suci Ramadan, ia aktif mengisi tausiah di berbagai majelis taklim, termasuk di Masjid Al Istiqomah, kawasan Talake, Kota Ambon. Kegiatan tausiah yang berlangsung pada Rabu (4/3/2026) tersebut disambut antusias oleh jamaah. Dalam ceramahnya, H. Husni Nutte menekankan pentingnya memperkuat keimanan dan mempererat ukhuwah Islamiyah, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik. Program Dai 3T sendiri merupakan inisiatif BAZNAS untuk menjangkau wilayah-wilayah yang tergolong tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta daerah yang membutuhkan sentuhan dakwah yang lebih intensif. Kehadiran para dai diharapkan mampu memberikan pencerahan serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa program ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS dalam mendukung pembangunan spiritual masyarakat. “Program Dai 3T ini bukan hanya sekadar kegiatan dakwah biasa, tetapi merupakan bentuk nyata kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat yang membutuhkan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan. Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi, terutama di bulan Ramadan ini,” ujar Jihan Abbas. Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan dai seperti H. Husni Nutte menjadi kekuatan tersendiri dalam menyukseskan program tersebut. “Kami sangat mengapresiasi para dai yang terlibat, termasuk H. Husni Nutte yang ??????? turun langsung ke masyarakat. Ini menunjukkan bahwa dakwah tidak hanya dilakukan di mimbar, tetapi juga melalui pendekatan sosial yang menyentuh kehidupan sehari-hari,” tambahnya. Dengan suksesnya pelaksanaan program ini, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus memperluas jangkauan dakwah serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.
BERITA04/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Dai 3T BAZNAS Ambon Menggema di Ramadan, H. Husni Nutte Isi Tausiah di Buka Puasa IWSS Maluku
Dai 3T BAZNAS Ambon Menggema di Ramadan, H. Husni Nutte Isi Tausiah di Buka Puasa IWSS Maluku
Ambon, Kamis, 5 Maret 2026 – Program Dai 3T yang diinisiasi oleh BAZNAS Kota Ambon kembali membuktikan perannya dalam memperluas jangkauan dakwah di tengah masyarakat. Melalui program ini, para dai diterjunkan langsung untuk memberikan pembinaan keagamaan, khususnya di momentum penting seperti bulan suci Ramadan. Salah satu dai yang turut berpartisipasi aktif adalah H. Husni Nutte, S.Sos., M.Si. Kehadirannya menjadi bagian penting dalam menyukseskan program tersebut dengan terjun langsung ke masyarakat. Pada Kamis (5/3/2026), ia mengisi tausiah dalam kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh IWSS Provinsi Maluku. IWSS sendiri merupakan singkatan dari Ikatan Wanita Sulawesi Selatan, sebuah organisasi kemasyarakatan yang mewadahi perempuan asal Sulawesi Selatan di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Maluku. Organisasi ini aktif dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung penuh kehangatan dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat serta anggota IWSS. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, terutama saat sesi tausiah yang disampaikan oleh H. Husni Nutte. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat tali silaturahmi. Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis. Program Dai 3T sendiri merupakan upaya strategis BAZNAS dalam menghadirkan dakwah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah yang membutuhkan penguatan nilai-nilai keagamaan. Dengan pendekatan yang humanis dan kontekstual, para dai diharapkan mampu menjadi agen perubahan di tengah kehidupan sosial. Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari sinergi antara lembaga, dai, dan masyarakat. “Program Dai 3T ini menjadi salah satu wujud komitmen kami untuk terus menghadirkan dakwah yang inklusif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Momentum Ramadan seperti ini sangat efektif untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus membangun kebersamaan,” ujar Jihan Abbas. Ia juga mengapresiasi peran aktif para dai yang terlibat langsung dalam kegiatan masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi kontribusi para dai, termasuk H. Husni Nutte yang hadir langsung di tengah masyarakat dalam kegiatan buka puasa bersama IWSS. Ini menunjukkan bahwa dakwah bisa hadir dalam berbagai ruang sosial dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” tambahnya. Dengan suksesnya pelaksanaan kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon optimis Program Dai 3T akan terus memberikan dampak positif yang berkelanjutan, tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga dalam memperkuat solidaritas sosial di masyarakat Maluku.
BERITA04/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Hangatkan Ramadan, Dai 3T BAZNAS Ambon Hadir di Buka Puasa Keluarga Besar BTN Kanawa
Hangatkan Ramadan, Dai 3T BAZNAS Ambon Hadir di Buka Puasa Keluarga Besar BTN Kanawa
Ambon, Jumat, 6 Maret 2026 – Program Dai 3T yang digagas oleh BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan kiprah nyata dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Memasuki momentum bulan suci Ramadan, program ini terus bergerak aktif menghadirkan dakwah yang menyentuh langsung kehidupan sosial warga. Salah satu dai yang terlibat dalam program tersebut adalah H. Husni Nutte, S.Sos., M.Si., yang secara konsisten turun langsung ke masyarakat. Pada Jumat (6/3/2026), ia mengisi tausiah dalam kegiatan buka puasa bersama keluarga besar yang berlangsung di kawasan BTN Kanawa, Kota Ambon. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh keakraban dan kebersamaan, dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat setempat. Suasana kekeluargaan sangat terasa, terlebih saat seluruh peserta mengikuti tausiah yang disampaikan dengan penuh hikmah oleh H. Husni Nutte. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempererat hubungan kekeluargaan dan sosial. Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan saling berbagi di tengah kehidupan bermasyarakat. Program Dai 3T sendiri merupakan salah satu upaya strategis BAZNAS Kota Ambon dalam menjangkau masyarakat secara langsung melalui pendekatan dakwah yang humanis dan kontekstual. Tidak hanya berfokus pada penyampaian materi keagamaan, program ini juga mendorong keterlibatan aktif dai dalam kehidupan sosial masyarakat. Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari antusiasme masyarakat serta dedikasi para dai yang terlibat. “Program Dai 3T ini menjadi sarana efektif untuk menghadirkan dakwah yang dekat dengan masyarakat. Kami melihat bagaimana kegiatan seperti buka puasa bersama ini mampu menjadi ruang yang memperkuat nilai spiritual sekaligus kebersamaan sosial,” ujar Jihan Abbas. Ia juga menambahkan bahwa kehadiran dai di tengah masyarakat memberikan dampak positif yang signifikan. “Kami sangat mengapresiasi para dai, termasuk H. Husni Nutte, yang terus berkontribusi aktif. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai penceramah, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri,” tambahnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa Program Dai 3T merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam membangun masyarakat yang religius dan berdaya. “Program Dai 3T ini adalah bentuk nyata kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa dakwah tidak hanya hadir di tempat-tempat formal, tetapi juga menjangkau lingkungan keluarga dan komunitas seperti di BTN Kanawa ini,” ungkap Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. “Kami berharap program ini terus berkembang dan memberikan manfaat luas, terutama dalam membangun kesadaran keagamaan serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat,” tutupnya. Dengan terlaksananya kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya fokus pada pengelolaan zakat, tetapi juga aktif dalam penguatan dakwah dan pembangunan spiritual masyarakat di berbagai lapisan.
BERITA04/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Resmi Terbitkan SK UPZ Masjid, Perkuat Pengumpulan Zakat di Momentum Ramadan
BAZNAS Ambon Resmi Terbitkan SK UPZ Masjid, Perkuat Pengumpulan Zakat di Momentum Ramadan
Ambon, 16 Maret 2026 — Dalam upaya mengoptimalkan pengumpulan zakat fitrah dan zakat maal di bulan suci Ramadan, BAZNAS Kota Ambon resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid terbaru di sejumlah masjid di Kota Ambon. Kebijakan ini diumumkan pada Senin, 16 Maret 2026 yang bertepatan dengan 26 Ramadan 1447 Hijriah. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk penguatan sistem pengelolaan zakat berbasis masjid, sekaligus memastikan distribusi zakat dapat lebih tepat sasaran, transparan, dan terkoordinasi dengan baik di seluruh wilayah kota. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa penerbitan SK UPZ ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat. “Penerbitan SK UPZ masjid ini adalah langkah konkret untuk memperkuat jaringan pengumpulan zakat di tingkat akar rumput. Dengan adanya UPZ yang resmi dan terstruktur, kami berharap pengumpulan zakat fitrah maupun maal di Kota Ambon dapat meningkat secara signifikan, terutama di momentum Ramadan ini,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia juga menambahkan bahwa keberadaan UPZ masjid akan membantu mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat tanpa harus jauh-jauh ke kantor layanan, karena kini bisa dilakukan langsung melalui masjid terdekat yang telah memiliki legalitas resmi. Sementara itu, staf pengumpulan dan digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menjelaskan bahwa selain pembentukan UPZ, pihaknya juga terus mendorong integrasi sistem digital dalam pengelolaan zakat. “Kami tidak hanya fokus pada pembentukan UPZ secara administratif, tetapi juga mendorong digitalisasi sistem pelaporan dan pengumpulan zakat. Hal ini penting agar prosesnya lebih transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat,” jelas Jihan Abbas. Menurutnya, dengan kombinasi antara penguatan kelembagaan UPZ dan pemanfaatan teknologi digital, diharapkan potensi zakat di Kota Ambon dapat tergali secara maksimal. Program ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang BAZNAS Kota Ambon dalam meningkatkan literasi zakat di kalangan masyarakat serta memperluas jangkauan layanan. Selain itu, UPZ masjid diharapkan dapat berperan aktif tidak hanya dalam pengumpulan, tetapi juga dalam edukasi dan pendistribusian zakat kepada mustahik di lingkungan masing-masing. Dengan diterbitkannya SK UPZ terbaru ini, BAZNAS Kota Ambon optimistis bahwa sinergi antara lembaga zakat dan pengurus masjid akan semakin kuat, sehingga mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat.
BERITA24/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Perketat Pengawasan UPZ Masjid, Pastikan Pengelolaan Zakat Sesuai Prinsip 3A
BAZNAS Ambon Perketat Pengawasan UPZ Masjid, Pastikan Pengelolaan Zakat Sesuai Prinsip 3A
Ambon — Upaya memperkuat tata kelola zakat terus dilakukan oleh BAZNAS Kota Ambon. Selain memantau pemasangan spanduk penerimaan zakat fitrah di berbagai masjid, BAZNAS juga menegaskan bahwa seluruh aktivitas pengumpulan zakat oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) berada dalam pengawasan resmi dan wajib memenuhi prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Pemantauan yang dilakukan di sejumlah titik masjid di Kota Ambon menunjukkan bahwa para pengurus UPZ telah mengikuti arahan dengan memasang spanduk resmi berlogo BAZNAS. Langkah ini tidak hanya sebagai identitas visual, tetapi juga menjadi bukti bahwa pengumpulan zakat tersebut terorganisasi dan berada dalam kendali lembaga resmi. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan pentingnya pengawasan ini sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa setiap zakat yang dikumpulkan melalui UPZ masjid benar-benar berada dalam pengawasan BAZNAS Kota Ambon. Dengan demikian, pengelolaannya tidak hanya terorganisasi dengan baik, tetapi juga dipastikan memenuhi prinsip 3A, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menambahkan bahwa prinsip 3A menjadi landasan utama dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat, khususnya di momentum Ramadan yang identik dengan peningkatan aktivitas ibadah dan berbagi. “Kepercayaan masyarakat adalah hal utama. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa seluruh proses, mulai dari pengumpulan hingga pendistribusian zakat, berjalan sesuai syariat, aturan hukum, dan tetap dalam bingkai keutuhan negara,” tambahnya. Sementara itu, staf pengumpulan dan digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menjelaskan bahwa sistem identifikasi melalui spanduk resmi juga menjadi bagian dari penguatan sistem pengawasan berbasis data. “Dengan adanya spanduk berlogo resmi, masyarakat bisa dengan mudah mengenali UPZ yang terdaftar dan diawasi. Ini juga memudahkan kami dalam melakukan tracking dan integrasi data pengumpulan zakat secara digital,” jelas Jihan Abbas. Ia menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama dalam pengelolaan zakat modern, sehingga setiap UPZ harus terhubung dengan sistem yang telah disiapkan oleh BAZNAS. Melalui langkah ini, BAZNAS Kota Ambon berharap seluruh pengumpulan zakat di masjid-masjid dapat berjalan lebih tertib, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Penguatan pengawasan ini juga menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional, terpercaya, dan sesuai dengan prinsip-prinsip yang telah ditetapkan.
BERITA24/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Hingga Malam Takbiran, BAZNAS Ambon Maksimalkan Pengumpulan dan Penyaluran Zakat Fitrah
Hingga Malam Takbiran, BAZNAS Ambon Maksimalkan Pengumpulan dan Penyaluran Zakat Fitrah
Ambon, 20 Maret 2026 — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, BAZNAS Kota Ambon terus mengintensifkan pengumpulan sekaligus penyaluran zakat fitrah hingga malam takbiran, Jumat (20/3/2026) atau bertepatan dengan 30 Ramadan 1447 H. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh zakat yang terkumpul dapat segera disalurkan kepada mustahik secara tepat waktu. Momentum akhir Ramadan menjadi periode krusial dalam pengelolaan zakat fitrah. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Ambon mengerahkan seluruh potensi, termasuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid-masjid, guna memaksimalkan capaian pengumpulan serta mempercepat distribusi kepada masyarakat yang berhak menerima. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan optimal hingga detik terakhir sebelum Idulfitri. “Kami memaksimalkan pengumpulan zakat fitrah hingga malam takbiran, sekaligus memastikan penyalurannya dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami agar zakat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para mustahik sebelum Hari Raya,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menjelaskan bahwa koordinasi dengan UPZ masjid terus diperkuat agar proses distribusi berjalan lancar dan merata di seluruh wilayah Kota Ambon. “Kami telah menginstruksikan seluruh UPZ untuk segera menyalurkan zakat yang terkumpul tanpa penundaan, dengan tetap memperhatikan data mustahik yang valid. Dengan demikian, tidak ada keterlambatan dalam pendistribusian,” tambahnya. Sementara itu, staf pengumpulan dan digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengungkapkan bahwa pihaknya juga memanfaatkan sistem digital untuk memantau pergerakan pengumpulan dan penyaluran zakat secara real-time. “Kami terus memantau perkembangan pengumpulan zakat dari UPZ masjid hingga malam takbiran. Dengan sistem digital yang kami gunakan, proses pelaporan menjadi lebih cepat dan akurat, sehingga penyaluran bisa segera dilakukan,” jelas Jihan Abbas. Ia menambahkan bahwa percepatan distribusi menjadi prioritas utama agar zakat fitrah dapat benar-benar membantu kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri. “Tujuan utama zakat fitrah adalah membantu mustahik menyambut hari raya dengan layak. Karena itu, kami pastikan distribusinya dilakukan sebelum salat Idulfitri,” tambahnya. Selain itu, BAZNAS Kota Ambon juga mengimbau masyarakat yang belum menunaikan zakat fitrah agar segera menyalurkannya melalui UPZ masjid terdekat atau langsung ke layanan resmi BAZNAS. Dengan berbagai langkah optimalisasi ini, BAZNAS Kota Ambon berharap pengelolaan zakat fitrah tahun ini dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA24/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Sampaikan Ucapan Idulfitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan
BAZNAS Ambon Sampaikan Ucapan Idulfitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan
Ambon — Dalam suasana penuh kebahagiaan dan kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan, BAZNAS Kota Ambon menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kota Ambon dan umat Muslim pada umumnya. Ucapan tersebut tidak hanya menjadi bentuk perayaan hari kemenangan, tetapi juga sebagai ajakan untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi yang telah dibangun selama bulan suci Ramadan. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan pesan penuh makna kepada masyarakat. “Kami segenap keluarga besar BAZNAS Kota Ambon mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H. Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga amal ibadah kita selama Ramadan diterima oleh Allah SWT, dilimpahkan keberkahan, dan diberikan kemudahan dalam setiap langkah kehidupan,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat nilai-nilai spiritual dan sosial dalam kehidupan sehari-hari. “Mari kita rayakan kemenangan ini dengan hati yang bersih, penuh rasa syukur, serta terus menebarkan kebaikan kepada sesama. Semangat zakat, infak, dan sedekah yang telah kita bangun selama Ramadan harus tetap kita jaga dan tingkatkan,” tambahnya. Menurutnya, peran zakat tidak hanya sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam membangun kesejahteraan umat dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Melalui momentum Idulfitri ini, BAZNAS Kota Ambon berharap nilai-nilai kepedulian yang telah tumbuh dapat terus berlanjut, sehingga mampu memberikan dampak nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Ucapan ini juga menjadi pengingat bahwa kemenangan sejati tidak hanya dirayakan dengan suka cita, tetapi juga dengan komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Dengan semangat #ZakatMenguatkanIndonesia, #BAZNASKotaAmbon, #BetaParAmbon, dan #AmbonParSamua, BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam membangun kota yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
BERITA24/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Sesi Terakhir Tadarus Zakat Wakaf Digelar, Baznas Ambon Dorong Penguatan Digitalisasi dan Tata Kelola
Sesi Terakhir Tadarus Zakat Wakaf Digelar, Baznas Ambon Dorong Penguatan Digitalisasi dan Tata Kelola
Ambon, 17 Maret 2026 — Program Tadarus Zakat Wakaf: Ramadan Berdampak resmi memasuki sesi terakhir yang diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Direktorat Jenderal Bimas Islam. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dan diikuti oleh berbagai pengelola zakat dan wakaf dari seluruh Indonesia. Program ini menjadi salah satu upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas tata kelola zakat dan wakaf, sekaligus memperkuat pemahaman terkait kebijakan, pengamanan aset wakaf, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang ZISWAF. Partisipasi aktif juga datang dari BAZNAS Kota Ambon, yang menilai kegiatan ini sebagai momentum penting dalam mendorong transformasi digital di sektor pengelolaan zakat dan wakaf. Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menegaskan bahwa kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi peningkatan kompetensi para pengelola. “Program Tadarus Zakat Wakaf ini sangat bermanfaat, terutama dalam memperluas wawasan kami terkait kebijakan terbaru serta penguatan tata kelola berbasis digital. Ini menjadi bekal penting bagi kami di daerah untuk mengelola zakat dan wakaf secara lebih profesional dan transparan,” ujar Jihan Abbas. Ia juga menambahkan bahwa digitalisasi menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat modern, terutama dalam hal akuntabilitas dan kemudahan akses bagi masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memberikan nilai tambah berupa E-Certificate bagi peserta yang mengikuti sesi secara penuh. Hal ini semakin meningkatkan antusiasme peserta untuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan hingga sesi terakhir. Dengan berakhirnya sesi ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam praktik pengelolaan zakat dan wakaf di daerah masing-masing, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat, khususnya di bulan suci Ramadan. Program Tadarus Zakat Wakaf: Ramadan Berdampak pun diharapkan terus berlanjut sebagai wadah pembelajaran berkelanjutan dalam membangun ekosistem zakat dan wakaf yang lebih kuat, transparan, dan berbasis teknologi di Indonesia.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Tausiah Menyentuh Hati di PPN Tantui, H. Achmad Salim Ajak Jamaah Maksimalkan Ibadah Ramadan
Tausiah Menyentuh Hati di PPN Tantui, H. Achmad Salim Ajak Jamaah Maksimalkan Ibadah Ramadan
Ambon, 28 Februari 2026 — Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Alim Pattimura yang berada di kawasan Kompleks Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tantui, Ambon, pada Sabtu malam. Menjelang pelaksanaan salat tarawih, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, H. Achmad Salim, memberikan tausiah yang sarat makna bagi jamaah salat. Kegiatan ini dihadiri oleh jamaah salat serta pengurus masjid yang antusias mengikuti tausiah sebagai bagian dari rangkaian ibadah di bulan suci Ramadan. Dalam penyampaiannya, H. Achmad Salim mengajak jamaah untuk memanfaatkan momentum Ramadan sebagai waktu terbaik dalam meningkatkan kualitas ibadah, khususnya melalui zakat, infak, dan sedekah. Dalam tausiah tersebut, ia menekankan pentingnya keikhlasan dan kepedulian sosial sebagai inti dari ibadah di bulan Ramadan. Ia juga mengingatkan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga sarana untuk membersihkan harta dan membantu sesama. “Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperbanyak amal kebaikan. Jangan hanya fokus pada ibadah pribadi, tetapi juga perkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah agar keberkahan dapat dirasakan bersama,” ujar H. Achmad Salim di hadapan jamaah salat. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peran lembaga zakat seperti BAZNAS sangat penting dalam menyalurkan amanah umat secara tepat sasaran dan transparan. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat mempercayakan penyaluran zakatnya melalui lembaga resmi agar manfaatnya lebih luas dan terarah. Tausiah yang disampaikan dengan gaya komunikatif dan penuh kehangatan tersebut mendapat respons positif dari jamaah salat. Banyak di antara mereka yang merasa termotivasi untuk lebih aktif dalam berzakat dan berbagi kepada sesama. Kegiatan tausiah sebelum salat tarawih ini juga menjadi bagian dari upaya dakwah yang terus dilakukan BAZNAS Kota Ambon dalam mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat serta meningkatkan literasi keagamaan di berbagai lapisan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga Ramadan benar-benar menjadi bulan penuh berkah bagi semua.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Lihat Daftar Rekening →