Berita Terbaru
Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kecamatan, BAZNAS Kota Ambon Matangkan Persiapan Penyaluran Paket Sembako di Teluk Ambon
Ambon – Dalam upaya memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Teluk Ambon terkait persiapan penyaluran paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Pertemuan tersebut berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026, di Kantor Camat Teluk Ambon, kawasan Wayame.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Ambon didampingi oleh Staf Pengumpulan dan Digitalisasi, Jihan Abbas, dan diterima langsung oleh Camat Teluk Ambon, Idrus Buamona. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan penyaluran bantuan, mulai dari pendataan calon penerima manfaat, mekanisme distribusi, hingga koordinasi dengan pemerintah setempat agar kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan tepat sasaran.
Koordinasi ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program pendistribusian zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang berhak menerima. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan proses penyaluran bantuan dapat terlaksana secara efektif, transparan, dan berkeadilan.
Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa kegiatan penyaluran paket sembako direncanakan akan dilaksanakan pada Senin, 15 Juni 2026, bertempat di Aula Kantor Camat Teluk Ambon. Penyaluran bantuan berupa paket sembako ini akan menyasar para mustahik yang berada di wilayah Kecamatan Teluk Ambon sebagai bagian dari program pendistribusian BAZNAS Kota Ambon untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang membutuhkan. Pelaksanaan kegiatan akan melibatkan unsur pemerintah kecamatan serta BAZNAS Kota Ambon guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berlangsung dengan baik dan tepat sasaran.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah kecamatan merupakan langkah penting untuk memastikan setiap program pendistribusian benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
"Kami meyakini bahwa keberhasilan sebuah program sosial tidak hanya bergantung pada tersedianya bantuan, tetapi juga pada sinergi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan. Melalui persiapan yang matang, kami berharap penyaluran paket sembako ini dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi para mustahik di Kecamatan Teluk Ambon," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Ambon akan terus mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah melalui berbagai program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Selain memberikan bantuan yang bersifat konsumtif, BAZNAS juga berupaya menghadirkan program-program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kualitas hidup mustahik secara berkelanjutan.
Melalui koordinasi yang telah dilakukan, BAZNAS Kota Ambon berharap pelaksanaan penyaluran paket sembako pada 15 Juni 2026 dapat menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara pemerintah dan lembaga pengelola zakat dalam mewujudkan kesejahteraan umat di Kecamatan Teluk Ambon.
BERITA11/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Raih Penghargaan atas Kontribusi dalam Upaya Eliminasi AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di Kota Ambon
mbon – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menghadiri kegiatan Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan untuk Pencegahan dan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) di Kota Ambon yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Ambon bekerja sama dengan Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES). Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026, bertempat di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, dan menjadi wadah untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung upaya eliminasi penyakit menular di Kota Ambon.
Pertemuan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari unsur pemerintah, lembaga, organisasi, serta mitra pembangunan yang memiliki peran strategis dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Melalui forum tersebut, peserta berdiskusi mengenai penguatan kolaborasi, strategi pencegahan, serta langkah-langkah percepatan penanggulangan AIDS, tuberkulosis, dan malaria secara berkelanjutan.
Turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Johan Norimarna, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Kehadiran para narasumber memberikan gambaran mengenai pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program kesehatan yang menjadi prioritas nasional maupun daerah.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hendra Abubakar, S.Sos. Kehadiran BAZNAS Kota Ambon menjadi bentuk komitmen lembaga dalam membangun kemitraan lintas sektor, tidak hanya dalam bidang sosial dan ekonomi, tetapi juga dalam mendukung berbagai program kemanusiaan dan kesehatan masyarakat.
Momentum tersebut semakin bermakna ketika BAZNAS Kota Ambon menerima Piagam Penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kontribusinya dalam mendukung upaya eliminasi AIDS, tuberkulosis, dan malaria di Kota Ambon. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas sinergi yang telah dibangun BAZNAS bersama pemerintah daerah dan berbagai mitra dalam mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Pj. Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, dan diterima oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Ambon, Hendra Abubakar, S.Sos., yang hadir mewakili BAZNAS Kota Ambon.
Partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam forum ini menunjukkan bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah tidak hanya diarahkan pada pemberdayaan ekonomi dan bantuan sosial, tetapi juga dapat menjadi bagian dari dukungan terhadap program-program strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan umat.
BERITA11/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Tebar Kepedulian, Salurkan 10 Paket Sembako untuk Takmir Masjid dan Fakir Miskin di Air Salobar
Ambon – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat melalui program pendistribusian bantuan sosial. Pada Rabu, 10 Juni 2026 pukul 11.00 WIT, BAZNAS Kota Ambon menyalurkan 10 paket sembako kepada Takmir Masjid Jabal Iman serta fakir miskin di kawasan Air Salobar, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.
Kegiatan yang berlangsung di teras Masjid Jabal Iman tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Ambon untuk memperkuat kepedulian sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang telah diamanahkan oleh para muzakki.
Dalam prosesi penyerahan bantuan, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Ustaz Hi. Ahmad Salim, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa nilai sebuah bantuan tidak hanya diukur dari besar kecilnya nominal, tetapi juga dari semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.
“Jangan melihat besar kecilnya nilai bantuan yang diberikan, tetapi lihatlah semangat ukhuwah, kepedulian, dan kebersamaan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi keberkahan bagi para penerima,” ujarnya.
Penyaluran bantuan tersebut disaksikan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, tokoh masyarakat, serta tokoh agama setempat yang turut memberikan dukungan terhadap berbagai program sosial yang dilaksanakan BAZNAS.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen BAZNAS untuk memastikan dana zakat yang dihimpun dapat kembali kepada masyarakat yang berhak menerima secara tepat sasaran dan berkeadilan.
“BAZNAS Kota Ambon terus berupaya menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan. Bantuan sembako ini mungkin sederhana, namun kami berharap dapat meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus mempererat rasa persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Amanah para muzakki akan terus kami kelola secara profesional, transparan, dan akuntabel agar memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi umat,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Ambon. Menurutnya, partisipasi para donatur menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan berbagai program kemanusiaan, pendidikan, ekonomi, dan sosial keagamaan yang terus dijalankan oleh BAZNAS.
Kegiatan penyaluran bantuan ditutup dengan sesi foto bersama antara pimpinan BAZNAS Kota Ambon, para penerima manfaat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus menebarkan keberkahan kepada masyarakat Kota Ambon.
BERITA11/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Perluas Manfaat Zakat, Salurkan Bantuan Operasional Guru Mengaji, Pendidikan, dan Modal Usaha
Ambon – Selasa, 9 Juni 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kota Ambon Jl. Pengeringan Pantai Waihaong, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pendistribusian zakat, infak, dan sedekah. Pada penyaluran kali ini, BAZNAS Kota Ambon memberikan bantuan operasional kepada para guru mengaji yang tersebar di empat kecamatan di Kota Ambon. Selain itu, turut disalurkan bantuan pendidikan kepada pelajar yang membutuhkan serta bantuan modal usaha bagi masyarakat guna mendorong kemandirian ekonomi.
Kegiatan penyaluran tersebut dipandu oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Ambon, Hj. Rabea Kiat, S.Sos., M.Pd., dan diawali dengan pembacaan doa oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Ustaz Hi. Ahmad Salim, S.Sos., M.Si. Suasana berlangsung khidmat sebagai bentuk rasa syukur atas amanah zakat yang telah dipercayakan oleh para muzakki kepada BAZNAS Kota Ambon.
Penanggung jawab kegiatan sekaligus Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian, Hendra Abubakar, S.Sos., menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari rangkaian program sosial BAZNAS Kota Ambon yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Sebelumnya, BAZNAS Kota Ambon telah menyerahkan 30 paket sembako kepada guru-guru honorer Pondok Pesantren Ishaka Ahuru, Kota Ambon, yang disaksikan langsung oleh pimpinan pesantren, Ustaz Hi. Dr. Taib Hunsouw, yang memberikan apresiasi atas kepedulian BAZNAS terhadap para tenaga pendidik. Selain itu, BAZNAS juga telah menyalurkan 20 paket sembako kepada mustahik di kawasan Air Mata Cina, Kecamatan Nusaniwe.
Hendra Abubakar menegaskan bahwa setiap program pendistribusian dilaksanakan berdasarkan skala prioritas, pemerataan kewilayahan, dan prinsip keadilan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Dengan demikian, manfaat zakat dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, yang didampingi Wakil Ketua Bidang Pelaporan dan Keuangan, Hj. Sumiati Kiat, menyampaikan bahwa program bantuan operasional bagi guru mengaji merupakan bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan di Kota Ambon sekaligus bagian dari upaya BAZNAS mendukung program Pemerintah Kota Ambon dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama mereka yang belum tersentuh berbagai bantuan pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sosial lainnya.
Muhammad Zulkifly Fakaubun mengatakan,
"Guru mengaji memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan nilai-nilai keislaman generasi muda. Melalui bantuan operasional ini, kami berharap dapat membantu mendukung aktivitas mereka dalam mendidik anak-anak dan masyarakat. Di sisi lain, BAZNAS Kota Ambon juga terus berupaya menghadirkan manfaat zakat melalui bantuan pendidikan dan modal usaha agar zakat benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan umat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat."
Di akhir sambutannya, Muhammad Zulkifly Fakaubun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Kota Ambon, khususnya para pegawai Muslim Pemerintah Kota Ambon, pegawai Kementerian Agama Kota Ambon, serta para donatur lainnya.
Di hadapan perwakilan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pemerintah Kota Ambon, UPZ Kementerian Agama Kota Ambon, dan UPZ Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon, ia kembali menegaskan bahwa BAZNAS Kota Ambon senantiasa bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel dalam mengelola dana umat sehingga setiap amanah yang diterima dapat memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.
BERITA11/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat, BAZNAS Kota Ambon Ikuti BAZNAS Knowledge Sharing Bahas Kemitraan Usaha Ayam Ras Pedaging
Ambon, 9 Juni 2026 – Dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memperkaya wawasan mengenai program pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat, BAZNAS Kota Ambon mengikuti kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing Sesi 06 Tahun 2026 yang mengangkat tema "Keterlibatan Masyarakat dan Modal Sosial dalam Kemitraan Usaha Ayam Ras Pedaging di Balai Ternak BAZNAS Kabupaten Purworejo." Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 9 Juni 2026, mulai pukul 09.30 hingga 11.00 WIT.
Program Knowledge Sharing yang diselenggarakan secara rutin oleh BAZNAS RI setiap hari Selasa ini menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan program pemberdayaan mustahik di berbagai daerah. Pada sesi kali ini, peserta mendapatkan pemaparan dari Drh. Ajat Sudarjat, MA, selaku Kepala Divisi Penyaluran UPZ dan CSR, dengan dipandu oleh Randi Swandaru, PhD sebagai host.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa keberhasilan program Balai Ternak tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis peternakan, tetapi juga oleh keterlibatan aktif masyarakat dan kuatnya modal sosial yang dibangun melalui kemitraan, kepercayaan, serta kerja sama antaranggota kelompok. Pendekatan tersebut mampu menciptakan ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi mustahik.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh berbagai wawasan mengenai strategi membangun kolaborasi dengan masyarakat, penguatan kelembagaan kelompok usaha, serta pentingnya pendampingan yang berkesinambungan agar program ekonomi produktif dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemberdayaan yang tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada penciptaan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengelolaan zakat yang produktif.
Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa materi yang disampaikan memberikan perspektif baru mengenai pentingnya membangun kekuatan sosial dalam setiap program pemberdayaan yang dijalankan.
"Knowledge Sharing ini memberikan banyak inspirasi bahwa keberhasilan sebuah program pemberdayaan tidak hanya bergantung pada bantuan modal, tetapi juga pada keterlibatan masyarakat, kolaborasi, dan pendampingan yang berkelanjutan. Kami berharap pengalaman yang dibagikan dapat menjadi referensi untuk mengembangkan program-program pemberdayaan BAZNAS Kota Ambon agar semakin berdampak bagi kesejahteraan umat," ujar Jihan Abbas.
Ia menambahkan bahwa forum berbagi pengetahuan seperti ini menjadi sarana penting untuk meningkatkan kapasitas amil sekaligus memperluas inovasi dalam pengelolaan zakat. Dengan memanfaatkan pengalaman terbaik dari berbagai daerah, BAZNAS Kota Ambon optimistis dapat menghadirkan program-program pemberdayaan yang lebih efektif, berkelanjutan, dan mampu mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki di masa mendatang.
BERITA10/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Tingkatkan Strategi Penghimpunan ZIS, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Webinar “Optimalisasi Pengumpulan melalui Meta Ads”
Ambon, 8 Juni 2026 – Dalam upaya memperkuat kapasitas penghimpunan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui transformasi digital, BAZNAS Kota Ambon mengikuti kegiatan Webinar “Optimalisasi Pengumpulan melalui Meta Ads” yang diselenggarakan secara daring oleh BAZNAS Provinsi Jawa Barat pada Senin, 8 Juni 2026. Kegiatan dimulai pukul 11.00 WIT (setara dengan 09.00 WIB) melalui platform Zoom Meeting dan diikuti oleh jajaran BAZNAS Kabupaten/Kota serta tim pengumpulan dari berbagai daerah.
Webinar ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas amil dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan perubahan pola perilaku masyarakat dalam berdonasi. Melalui pemanfaatan platform Meta Ads, peserta memperoleh wawasan mengenai strategi pemasaran digital yang lebih efektif, terukur, dan mampu menjangkau calon muzaki secara lebih luas.
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan dasar Meta Ads, penyusunan target audiens, pembuatan konten kampanye digital yang menarik, hingga strategi optimalisasi anggaran iklan agar dapat menghasilkan dampak maksimal terhadap penghimpunan dana ZIS. Selain itu, peserta juga mendapatkan berbagai contoh implementasi yang dapat diterapkan oleh BAZNAS di daerah masing-masing.
Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan inovasi dalam penghimpunan zakat. Di tengah pesatnya perkembangan media digital, strategi komunikasi yang tepat menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memperluas jangkauan dakwah zakat.
Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa pemanfaatan media digital, khususnya Meta Ads, merupakan peluang besar untuk meningkatkan efektivitas kampanye zakat kepada masyarakat.
“Webinar ini memberikan wawasan baru mengenai bagaimana strategi digital dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperluas jangkauan edukasi dan penghimpunan ZIS. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam berbagai program digital BAZNAS Kota Ambon sehingga mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah,” ujar Jihan Abbas.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan kompetensi sumber daya manusia di bidang digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari perkembangan pengelolaan zakat modern.
Melalui partisipasi dalam webinar ini, BAZNAS Kota Ambon optimistis dapat terus berinovasi dalam strategi penghimpunan dana ZIS dengan memanfaatkan teknologi digital secara profesional, transparan, dan akuntabel. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem zakat yang lebih inklusif sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan secara lebih luas.
BERITA10/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Strategi Penghimpunan Berbasis Data, BAZNAS Kota Ambon Ikuti BAZNAS Fundraising Forum 2026
Ambon, 5 Juni 2026 – BAZNAS Kota Ambon terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan kualitas strategi penghimpunan zakat dengan mengikuti BAZNAS Fundraising Forum 2026 bertajuk “Learning Session: Data-Driven Fundraising” yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara virtual melalui Zoom Meeting pada Jumat, 5 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 08.00 WIT (setara dengan 06.00 WIB) dan diikuti oleh jajaran pengelola pengumpulan zakat dari BAZNAS provinsi maupun kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Forum ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus berbagi pengalaman mengenai pemanfaatan data sebagai dasar penyusunan strategi fundraising yang lebih efektif, terukur, dan berdampak.
Acara diawali dengan sambutan dan arahan dari Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, selaku Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, yang menekankan pentingnya transformasi digital dan pengelolaan data dalam mendukung peningkatan penghimpunan zakat nasional. Selanjutnya, H. M. Arifin Purwakananta, S.I.Kom., M.I.Kom., CWC., CFRM, Deputi I BAZNAS RI, memberikan arahan mengenai penguatan strategi pengumpulan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Pada sesi utama, materi disampaikan oleh Dwi Nurani, Kepala Divisi Administrasi Pengumpulan Nasional BAZNAS RI, yang memaparkan bagaimana data dapat menjadi landasan dalam menyusun kebijakan fundraising, memetakan potensi muzaki, mengevaluasi program, hingga meningkatkan efektivitas komunikasi dan pelayanan kepada masyarakat. Diskusi dipandu oleh H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.Ikom., Direktur Penguatan Pengumpulan BAZNAS RI, yang mengajak seluruh peserta untuk aktif bertukar pengalaman melalui sesi diskusi dan tanya jawab.
Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam forum ini merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk terus memperkuat tata kelola pengumpulan zakat yang profesional, transparan, dan berbasis inovasi. Dengan memanfaatkan data secara optimal, strategi penghimpunan diharapkan mampu menjangkau lebih banyak muzaki sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Menanggapi kegiatan tersebut, Jihan Abbas, Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, menyampaikan bahwa materi yang diperoleh menjadi bekal penting dalam pengembangan strategi digital fundraising di daerah.
“Forum ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana data dapat menjadi dasar dalam menyusun strategi penghimpunan yang lebih tepat sasaran. Bagi kami di BAZNAS Kota Ambon, pemanfaatan data yang akurat akan membantu meningkatkan efektivitas layanan kepada muzaki sekaligus memperkuat tata kelola lembaga yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan umat,” ujar Jihan Abbas.
Ia menambahkan bahwa perkembangan teknologi menuntut setiap lembaga zakat untuk mampu mengelola informasi secara baik sehingga setiap program penghimpunan dapat dirancang berdasarkan kebutuhan dan potensi yang nyata.
Melalui partisipasi dalam BAZNAS Fundraising Forum 2026, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat mengimplementasikan berbagai pengetahuan dan praktik terbaik yang diperoleh untuk memperkuat sistem penghimpunan zakat di daerah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang modern, terpercaya, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BERITA05/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Dua Mustahik, Dorong Kemandirian Ekonomi Umat
Ambon, 2 Juni 2026 – BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui program bantuan modal usaha produktif. Pada Selasa (2/6/2026), BAZNAS Kota Ambon menyalurkan bantuan modal usaha kepada dua mustahik yang memiliki usaha mikro dan membutuhkan dukungan permodalan untuk mengembangkan usahanya.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Ambon dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan mustahik. Melalui bantuan modal usaha ini, diharapkan para penerima manfaat dapat memperkuat usahanya, meningkatkan pendapatan keluarga, serta secara bertahap bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa program bantuan modal usaha merupakan salah satu bentuk nyata pemberdayaan ekonomi yang terus menjadi perhatian BAZNAS Kota Ambon.
“Bantuan yang kami salurkan hari ini bukan sekadar memberikan modal usaha, tetapi juga menjadi bentuk ikhtiar untuk mendorong kemandirian ekonomi mustahik. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha yang telah dijalankan sehingga mampu meningkatkan taraf hidup keluarga penerima manfaat,” ujar Zulkifly.
Menurutnya, zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat bangkit secara ekonomi. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Ambon terus berupaya menghadirkan program-program produktif yang mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami ingin zakat yang ditunaikan oleh para muzaki dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan. Melalui program modal usaha ini, kami berharap mustahik tidak hanya terbantu untuk memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga memiliki peluang untuk berkembang dan mandiri di masa mendatang,” tambahnya.
Para penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Ambon atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam menambah modal usaha serta memberikan semangat baru untuk terus berusaha meningkatkan perekonomian keluarga.
Program bantuan modal usaha produktif merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kota Ambon yang secara konsisten dilaksanakan sebagai bagian dari misi pemberdayaan ekonomi umat. Ke depan, BAZNAS Kota Ambon akan terus memperluas jangkauan program serupa agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dari pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan berdampak.
Melalui sinergi antara muzaki, BAZNAS, dan masyarakat penerima manfaat, diharapkan ekosistem pemberdayaan ekonomi umat dapat terus tumbuh sehingga mampu menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya saing.
BERITA05/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Rapat Harian Pimpinan BAZNAS Kota Ambon Matangkan Penyaluran Bantuan untuk Guru TPQ dan Dana Pendidikan
Ambon, 3 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menggelar rapat harian pimpinan pada Rabu (3/6/2026) guna membahas berbagai agenda strategis lembaga, khususnya persiapan penyaluran bantuan bagi guru Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) serta bantuan dana pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Rapat yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Ambon tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, dan dihadiri oleh unsur pimpinan serta staf pelaksana. Dalam pertemuan tersebut, berbagai aspek teknis dan administratif penyaluran bantuan dibahas secara mendalam guna memastikan program dapat berjalan tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi para penerima.
Program bantuan untuk guru TPQ menjadi salah satu fokus utama pembahasan mengingat peran penting para guru TPQ dalam membina generasi muda melalui pendidikan keagamaan di tengah masyarakat. Selain itu, rapat juga membahas mekanisme penyaluran bantuan dana pendidikan yang ditujukan bagi pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar dapat terus melanjutkan pendidikan tanpa terkendala faktor ekonomi.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa seluruh program yang dijalankan BAZNAS merupakan bentuk komitmen dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan sumber daya manusia.
“Melalui rapat ini kami memastikan seluruh proses penyaluran bantuan dapat dipersiapkan dengan matang. Bantuan untuk guru TPQ dan bantuan dana pendidikan merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Ambon dalam mendukung sektor pendidikan dan pembinaan keagamaan yang memiliki peran strategis dalam membangun generasi yang unggul dan berakhlak,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk menghadirkan program-program yang tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Kami berharap bantuan yang akan disalurkan nantinya dapat meringankan beban para penerima manfaat serta menjadi motivasi bagi guru-guru TPQ dan para pelajar untuk terus berkontribusi dan berprestasi. BAZNAS hadir untuk memastikan dana umat dapat kembali kepada umat dalam bentuk program yang produktif dan bermanfaat,” tambahnya.
Dalam rapat tersebut, pimpinan juga melakukan evaluasi terhadap sejumlah program yang telah berjalan sekaligus menyusun langkah-langkah penguatan koordinasi guna mempercepat realisasi program penyaluran bantuan dalam waktu dekat.
Melalui persiapan yang matang dan koordinasi yang berkelanjutan, BAZNAS Kota Ambon optimistis program bantuan bagi guru TPQ dan bantuan dana pendidikan dapat terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Ambon. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan berorientasi pada pemberdayaan umat.
BERITA03/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Sinergi BAZNAS dan Kemenag Ambon Perkuat Program Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA
Ambon, 3 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menerima kunjungan dari Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama Kota Ambon dalam rangka koordinasi penentuan titik lokasi bantuan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Kantor Urusan Agama (KUA). Pertemuan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Ambon pada Rabu (3/6/2026) ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antar lembaga guna memastikan program pemberdayaan dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kota Ambon bersama jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon. Fokus pembahasan diarahkan pada pemetaan wilayah penerima manfaat, penentuan lokasi strategis pelaksanaan program, serta mekanisme pendampingan yang akan dilakukan kepada masyarakat penerima bantuan.
Program Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan usaha produktif yang berbasis potensi lokal. Melalui koordinasi ini, diharapkan seluruh tahapan pelaksanaan program dapat disusun secara matang sehingga bantuan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa kolaborasi antara BAZNAS dan Kementerian Agama merupakan langkah penting dalam menghadirkan program pemberdayaan yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi umat.
“Koordinasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan program Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA dapat berjalan dengan baik. Kami berharap penentuan lokasi dilakukan secara tepat sehingga bantuan yang diberikan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan dan mampu meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya bergantung pada bantuan yang diberikan, tetapi juga pada sinergi dan komitmen seluruh pihak dalam melakukan pendampingan kepada para penerima manfaat.
“BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama, agar program-program pemberdayaan yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan mendorong terciptanya kemandirian ekonomi umat,” tambahnya.
Sementara itu, Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menjelaskan bahwa koordinasi lintas lembaga menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan efektivitas pelaksanaan program di lapangan.
“Melalui koordinasi ini, kami dapat menyelaraskan data dan informasi terkait calon lokasi penerima manfaat sehingga program yang akan dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Harapannya, bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat sesaat, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan,” ungkap Jihan Abbas.
Menurutnya, sinergi antara BAZNAS Kota Ambon dan Kementerian Agama Kota Ambon merupakan wujud komitmen bersama dalam mengoptimalkan pengelolaan dana zakat untuk kesejahteraan umat.
Dengan adanya pertemuan tersebut, BAZNAS Kota Ambon berharap proses penentuan titik lokasi bantuan dapat segera ditetapkan sehingga tahapan pelaksanaan program dapat berjalan sesuai rencana. Program ini diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen pemberdayaan masyarakat yang efektif dalam meningkatkan produktivitas, memperkuat usaha ekonomi keluarga, serta mendorong terwujudnya kesejahteraan dan kemandirian ekonomi umat di Kota Ambon.
Sinergi dan kolaborasi yang terus dibangun antara BAZNAS Kota Ambon dan Kementerian Agama Kota Ambon menjadi modal penting dalam menghadirkan program-program yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan kebermanfaatan yang lebih besar bagi masyarakat.
BERITA03/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Langkah Strategis Penguatan Zakat, UPZ Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon Resmi Dibentuk
Ambon, 2 Juni 2026 – Komitmen dalam memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kota Ambon terus diwujudkan oleh BAZNAS Kota Ambon. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon pada Selasa (2/6/2026).
Penyerahan SK tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, H. Achmad Salim, sebagai bentuk dukungan terhadap optimalisasi penghimpunan dana zakat di lingkungan kementerian yang baru berdiri tersebut.
Pembentukan UPZ ini menjadi langkah penting menyusul perubahan struktur kelembagaan pemerintah di bidang penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Sebelumnya, urusan haji dan umrah masih berada di bawah Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama. Namun kini, dengan terbentuknya Kementerian Haji dan Umrah sebagai kementerian tersendiri, diperlukan penyesuaian kelembagaan, termasuk pembentukan kembali Unit Pengumpul Zakat yang akan menjadi mitra resmi BAZNAS dalam menghimpun dana ZIS.
Keberadaan UPZ di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon diharapkan mampu mengoptimalkan potensi zakat dari para pegawai dan jajaran kementerian sehingga dapat dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa pembentukan UPZ ini merupakan bagian dari upaya memperluas jaringan penghimpunan zakat sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat.
"Dengan terbentuknya UPZ Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon, kami berharap potensi zakat, infak, dan sedekah yang ada dapat terhimpun secara lebih optimal. Ini bukan hanya tentang pengumpulan dana, tetapi juga tentang memperluas manfaat dan menghadirkan lebih banyak keberkahan bagi masyarakat yang membutuhkan di Kota Ambon,"ujar Jihan Abbas.
Ia menambahkan bahwa semakin banyak UPZ yang terbentuk, maka semakin besar pula peluang untuk meningkatkan capaian penghimpunan zakat dan memperluas program-program sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta kemanusiaan yang dijalankan oleh BAZNAS Kota Ambon.
Pembentukan UPZ ini juga menjadi wujud sinergi antara BAZNAS dan lembaga pemerintah dalam membangun budaya berzakat yang kuat di lingkungan aparatur negara. Melalui kolaborasi tersebut, dana ZIS yang dihimpun diharapkan dapat menjadi kekuatan sosial yang mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan membantu pengentasan kemiskinan di Kota Ambon.
BAZNAS Kota Ambon optimistis bahwa kehadiran UPZ Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon akan menjadi energi baru dalam memperkuat gerakan zakat di daerah. Dengan tata kelola yang baik dan dukungan seluruh pihak, zakat diharapkan semakin berdaya guna, memberikan manfaat yang luas, dan menjadi solusi nyata bagi berbagai persoalan sosial umat.
BERITA03/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Knowledge Sharing Nasional Bahas Regulasi dan Kewenangan Amil Zakat di Indonesia
AMBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan peningkatan kompetensi yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI. Salah satunya dengan mengikuti kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing Sesi 05 Tahun 2026 yang mengangkat tema “Regulasi Zakat: Studi Kewenangan Amil Zakat Indonesia (Publikasi Riset)”, pada Selasa, 2 Juni 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom tersebut berlangsung pada pukul 09.30–11.00 WITatau menyesuaikan jadwal nasional pukul 07.30–09.00 WIB. Acara menghadirkan narasumber Dr. KH. Holilur Rahman, S.HI., M.H.I, Ketua Lazis Al-Amien Prenduan, Sumenep, Madura, yang memaparkan hasil riset mengenai regulasi zakat serta kewenangan amil zakat dalam sistem pengelolaan zakat di Indonesia. Sementara jalannya diskusi dipandu oleh Hafiza Elvira Nofitariani, S.Kep., MNLM selaku host.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai perkembangan regulasi zakat nasional, kedudukan amil zakat dalam perspektif hukum, serta tantangan yang dihadapi lembaga pengelola zakat dalam menjalankan tugas dan fungsinya sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, yang mengikuti kegiatan tersebut menyampaikan bahwa forum Knowledge Sharing menjadi sarana penting untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman para amil zakat terhadap berbagai aspek tata kelola zakat yang terus berkembang.
“Materi yang disampaikan sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terkait regulasi zakat dan kewenangan amil zakat di Indonesia. Pengetahuan ini menjadi bekal penting bagi kami dalam menjalankan tugas pengelolaan zakat secara profesional, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujar Jihan Abbas.
Menurutnya, kegiatan berbagi ilmu yang rutin diselenggarakan oleh BAZNAS RI menjadi wadah strategis untuk memperkuat kapasitas amil zakat di seluruh Indonesia sekaligus menyamakan persepsi terkait berbagai kebijakan dan regulasi yang berkaitan dengan pengelolaan zakat nasional.
“Melalui forum seperti ini, kami dapat terus memperbarui pengetahuan, memahami hasil-hasil riset terbaru, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Harapannya, pengelolaan zakat di daerah dapat semakin optimal dan memberikan dampak yang lebih besar bagi kesejahteraan umat,” tambahnya.
BAZNAS Kota Ambon menyambut baik penyelenggaraan kegiatan Knowledge Sharing yang secara konsisten menghadirkan berbagai tema aktual dan relevan dengan kebutuhan lembaga zakat. Dengan mengikuti kegiatan tersebut, diharapkan seluruh amil di lingkungan BAZNAS Kota Ambon dapat terus meningkatkan kompetensi, memperkuat pemahaman regulasi, serta mendukung terwujudnya tata kelola zakat yang modern, transparan, dan terpercaya.
Partisipasi aktif dalam kegiatan peningkatan kapasitas ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik kepada para muzaki dan mustahik, sekaligus mendukung penguatan ekosistem zakat nasional yang semakin profesional dan berdaya guna bagi masyarakat.
BERITA02/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Kurban Produktif Jadi Instrumen Pemberdayaan Desa, BAZNAS RI Perkuat Dampak Sosial dan Ekonomi Masyarakat
Ambon, 1 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus mendorong pengelolaan kurban yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan ibadah semata, tetapi juga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 yang dilaksanakan di Balai Ternak BAZNAS Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dan disiarkan secara langsung pada Rabu (27/5/2026).
Program ini menjadi salah satu inovasi BAZNAS dalam mengintegrasikan nilai-nilai ibadah kurban dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Melalui pengembangan balai ternak, masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat dari distribusi daging kurban saat Iduladha, tetapi juga mendapatkan peluang peningkatan pendapatan dan penguatan sektor peternakan lokal yang berkelanjutan.
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum Iduladha memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar pelaksanaan ritual keagamaan. Menurutnya, kurban merupakan sarana untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.
Ia menilai nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan ketaatan yang diwariskan melalui kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS masih sangat relevan dalam kehidupan saat ini. Nilai tersebut menjadi landasan penting dalam membangun masyarakat yang peduli terhadap sesama dan memiliki komitmen untuk saling membantu dalam menghadapi berbagai tantangan sosial maupun ekonomi.
Dalam kesempatan tersebut, Dian juga mengapresiasi langkah BAZNAS yang mengembangkan program Balai Ternak sebagai salah satu model pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi produktif. Menurutnya, program tersebut berpotensi menjadi solusi dalam mengatasi berbagai persoalan yang masih dihadapi daerah, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Selain memberikan manfaat ekonomi, program ini dinilai mampu memperkuat ketahanan masyarakat desa melalui peningkatan kapasitas peternak lokal. Dengan pengelolaan yang terencana dan profesional, hasil kurban tidak hanya dinikmati dalam jangka pendek, tetapi juga dapat menciptakan efek berganda bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia dengan melibatkan 103 titik Balai Ternak BAZNAS yang tersebar di 15 provinsi. Pelaksanaan program ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan kurban dapat dioptimalkan sebagai instrumen pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.
Menanggapi pelaksanaan program tersebut, Jihan Abbas, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, menyampaikan apresiasinya atas komitmen BAZNAS RI dalam menghadirkan program kurban yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
"Program Kurban Berkah Berdayakan Desa menunjukkan bahwa ibadah kurban memiliki potensi besar untuk menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Melalui pengelolaan yang terintegrasi dengan program pemberdayaan seperti Balai Ternak, manfaat kurban tidak hanya dirasakan pada hari raya, tetapi juga mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang," ujar Jihan Abbas.
Lebih lanjut, Jihan menilai pendekatan yang dilakukan BAZNAS RI sejalan dengan semangat pengelolaan dana umat yang produktif dan tepat sasaran.
"Kami di BAZNAS Kota Ambon melihat bahwa inovasi seperti ini sangat penting untuk terus dikembangkan. Kurban bukan hanya tentang berbagi daging, tetapi juga tentang membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Semoga program ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk menjadikan kurban sebagai sarana pemberdayaan umat," tambahnya.
Melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa, BAZNAS RI kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pengelola zakat dan dana sosial keagamaan yang tidak hanya fokus pada aspek distribusi bantuan, tetapi juga pada upaya menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.
BERITA01/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Hari Lahir Pancasila 2026: BAZNAS Kota Ambon Teguhkan Semangat Persatuan untuk Indonesia dan Perdamaian Dunia
Ambon, 1 Juni 2026 – Keluarga besar BAZNAS Kota Ambon menyampaikan ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 kepada seluruh masyarakat Indonesia. Momentum peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, yang menegaskan pentingnya nilai-nilai luhur Pancasila sebagai perekat keberagaman bangsa sekaligus inspirasi dalam membangun kehidupan yang damai, adil, dan harmonis.
Hari Lahir Pancasila menjadi momen penting untuk mengenang sekaligus menguatkan komitmen seluruh elemen bangsa terhadap ideologi negara yang telah menjadi dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sejak kemerdekaan Indonesia. Di tengah berbagai tantangan global maupun dinamika sosial yang terus berkembang, nilai-nilai Pancasila tetap relevan sebagai pedoman dalam menjaga persatuan, toleransi, gotong royong, dan keadilan sosial.
Sebagai lembaga yang mengemban amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Ambon memandang bahwa semangat Pancasila memiliki keterkaitan erat dengan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial yang menjadi fondasi dalam setiap program pemberdayaan masyarakat. Melalui penguatan solidaritas dan semangat kebersamaan, zakat hadir sebagai instrumen yang mampu memperkuat persaudaraan serta mengurangi kesenjangan sosial di tengah masyarakat.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mewakili segenap pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon, menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar peringatan Hari Lahir Pancasila dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan bangsa.
“Atas nama pimpinan dan seluruh keluarga besar BAZNAS Kota Ambon, kami mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Pancasila adalah dasar negara sekaligus pemersatu bangsa yang harus terus kita jaga dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa yang dimiliki Indonesia, Pancasila menjadi kekuatan yang mempersatukan seluruh anak bangsa dalam semangat persaudaraan dan kebersamaan,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tema tahun ini mengandung pesan yang sangat relevan bagi Indonesia sebagai bangsa yang majemuk sekaligus bagian dari masyarakat dunia yang terus mengupayakan perdamaian dan kemanusiaan.
“Tema ‘Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia’ mengingatkan kita bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya penting bagi kehidupan berbangsa, tetapi juga memiliki makna universal dalam membangun perdamaian dunia. Nilai kemanusiaan, keadilan, persatuan, dan musyawarah yang terkandung dalam Pancasila merupakan fondasi yang dapat memperkuat harmoni sosial dan menciptakan kehidupan yang lebih damai,” tambahnya.
Menurutnya, semangat Pancasila juga sejalan dengan misi BAZNAS dalam membangun kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan berdampak. Program-program sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kemanusiaan yang dijalankan BAZNAS merupakan wujud nyata implementasi nilai gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
Melalui semangat Pancasila, BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempererat persaudaraan, memperkuat kepedulian sosial, dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju, sejahtera, serta berkontribusi dalam mewujudkan perdamaian dunia.
Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.
BERITA31/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Kajian Reflektif “Makna Ikhlas”, Perkuat Ketenangan Hati dan Spirit Pengabdian
Ambon, 31 Mei 2026 – Dalam upaya memperkuat nilai-nilai spiritual serta meningkatkan kualitas diri sebagai insan pengelola zakat, BAZNAS Kota Ambon mengikuti Kajian Reflektif bertajuk “Makna Ikhlas: Apa Yang Tersisa Setelah Melepaskan?” yang diselenggarakan secara daring oleh BAZNAS RI pada Minggu, 31 Mei 2026.
Kegiatan yang menghadirkan Ust. Dr. Fahruddin Faiz sebagai narasumber ini berlangsung secara online melalui Zoom Meeting mulai pukul 19.30 WIB atau 21.30 WIT hingga selesai. Kajian tersebut menjadi wadah refleksi bagi peserta untuk memahami makna ikhlas secara lebih mendalam dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan.
Mengangkat tema yang menyentuh sisi kemanusiaan dan spiritualitas, kajian ini berangkat dari pemahaman bahwa tidak semua yang dilepaskan merupakan kehilangan. Sebaliknya, terdapat banyak pelajaran berharga yang dapat dipetik melalui proses menerima, merelakan, dan mengikhlaskan sesuatu yang berada di luar kendali manusia.
Dalam pemaparannya, Ust. Dr. Fahruddin Faiz mengajak peserta untuk memahami ikhlas bukan sekadar menerima keadaan, melainkan sebuah proses kesadaran batin yang memungkinkan seseorang tetap tenang, bersyukur, dan bertumbuh meskipun harus menghadapi berbagai bentuk kehilangan, perubahan, maupun ujian kehidupan.
Peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kajian dengan antusias. Materi yang disampaikan tidak hanya memberikan pemahaman keagamaan, tetapi juga menghadirkan perspektif reflektif yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan amanah pekerjaan dan pengabdian kepada masyarakat.
BAZNAS Kota Ambon turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis pengelolaan zakat, tetapi juga pada pembinaan karakter dan spiritualitas amil.
Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kajian ini memberikan banyak pelajaran berharga tentang pentingnya membangun ketenangan hati dan keikhlasan dalam menjalani setiap proses kehidupan.
“Kajian ini memberikan perspektif yang sangat mendalam tentang makna ikhlas. Kami diajak memahami bahwa setiap kehilangan, perubahan, maupun tantangan yang terjadi dalam hidup dapat menjadi sarana pembelajaran dan pendewasaan diri. Sebagai insan pengelola zakat, nilai ikhlas menjadi fondasi penting dalam menjalankan amanah dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujar Jihan Abbas.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa materi yang disampaikan oleh Ust. Dr. Fahruddin Faiz sangat relevan dengan kondisi kehidupan saat ini, di mana banyak orang menghadapi berbagai tantangan yang membutuhkan ketenangan batin dan kemampuan untuk menerima ketetapan Allah SWT dengan lapang dada.
“Melalui kajian ini, kami belajar bahwa ikhlas bukan berarti menyerah, melainkan menerima dengan penuh kesadaran bahwa setiap ketetapan Allah memiliki hikmah terbaik. Semoga nilai-nilai yang diperoleh dapat kami implementasikan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas pelayanan kepada umat,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran dan refleksi yang bermanfaat bagi seluruh peserta. Selain memperkuat pemahaman keagamaan, kajian reflektif tersebut juga menjadi pengingat bahwa ketenangan hidup sering kali ditemukan ketika seseorang mampu melepaskan sesuatu dengan penuh keikhlasan dan kepercayaan kepada Allah SWT.
Melalui partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan pembinaan spiritual yang diselenggarakan BAZNAS RI, BAZNAS Kota Ambon terus berkomitmen untuk membangun sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan memiliki ketangguhan spiritual dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
BERITA31/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ustaz H. Ma’ruf Mamulati, Sosok Penggerak Zakat di Maluku
Ambon, 31 Mei 2026 – Keluarga besar BAZNAS Kota Ambon menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Ustaz H. Ma’ruf Mamulati, Pimpinan BAZNAS Provinsi Maluku, yang berpulang ke rahmatullah pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar BAZNAS di Maluku. Sosok Ustaz H. Ma’ruf Mamulati dikenal sebagai figur yang memiliki dedikasi tinggi dalam pengembangan dan penguatan pengelolaan zakat di Provinsi Maluku. Selama masa pengabdiannya, almarhum aktif mendorong peningkatan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel serta senantiasa memberikan motivasi kepada seluruh jajaran BAZNAS di kabupaten dan kota se-Maluku.
Sebagai salah satu tokoh yang berperan dalam memperkuat sinergi kelembagaan BAZNAS di Maluku, almarhum dikenal dekat dengan para amil dan selalu memberikan arahan yang membangun demi kemajuan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Berbagai program yang digagas dan didukungnya telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan umat melalui instrumen zakat.
Atas nama pimpinan dan seluruh staf BAZNAS Kota Ambon, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum.
“Kami keluarga besar BAZNAS Kota Ambon turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Ustaz H. Ma’ruf Mamulati. Beliau adalah sosok pemimpin yang penuh keteladanan, memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan zakat di Maluku, serta menjadi inspirasi bagi kami dalam menjalankan amanah pelayanan kepada umat. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, melapangkan kuburnya, dan menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan menghadapi musibah ini,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Ungkapan belasungkawa juga disampaikan oleh Jihan Abbas selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon yang mewakili segenap keluarga besar BAZNAS Kota Ambon. Menurutnya, almarhum merupakan sosok yang selalu memberikan semangat dan dorongan kepada seluruh insan BAZNAS untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami sangat kehilangan atas berpulangnya Ustaz H. Ma’ruf Mamulati. Beliau adalah pribadi yang ramah, bersahaja, dan selalu memberikan motivasi kepada kami untuk terus belajar serta mengembangkan pelayanan zakat yang lebih baik. Atas nama segenap keluarga besar BAZNAS Kota Ambon, kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal kebaikan beliau dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya,” ungkap Jihan Abbas.
Kepergian almarhum meninggalkan jejak pengabdian yang akan terus dikenang oleh seluruh insan BAZNAS di Maluku. Semangat, dedikasi, serta komitmen beliau dalam membangun tata kelola zakat yang profesional akan menjadi teladan dan motivasi bagi generasi penerus untuk melanjutkan perjuangan dalam melayani umat.
Keluarga besar BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan almarhum agar memperoleh rahmat dan ampunan dari Allah SWT serta diberikan tempat yang mulia di sisi-Nya. Semoga seluruh amal jariah yang telah ditinggalkan menjadi pahala yang terus mengalir dan memberikan manfaat bagi umat.
BERITA31/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti BAZNAS Fundraising Forum 2026, Perkuat Strategi Layanan Kurban yang Profesional dan Berdampak
Ambon, 22 Mei 2026 – BAZNAS Kota Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kualitas layanan kepada masyarakat dengan mengikuti kegiatan BAZNAS Fundraising Forum 2026yang mengangkat tema “Service Blueprint Layanan Kurban”. Kegiatan yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 22 Mei 2026, mulai pukul 06.00 WIB atau 08.00 WIT hingga selesai.
Forum strategis tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS RI dalam mendukung optimalisasi pengumpulan zakat nasional sekaligus memperkuat tata kelola layanan kurban dan dam yang profesional, terintegrasi, transparan, serta memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan umat.
Kegiatan diawali dengan sambutan dan arahan dari jajaran pimpinan BAZNAS RI, yakni Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM selaku Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, H. M. Arifin Purwakananta, S.I.Kom., M.I.Kom., CWC., CFRM. selaku Deputi I BAZNAS RI, serta H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.Ikom. selaku Direktur Penguatan Pengumpulan BAZNAS RI.
Selanjutnya, sesi utama diisi oleh H. Rulli Kurniawan, M.M., CMA., CFRM., Direktur Layanan dan Promosi BAZNAS RI, yang memaparkan konsep Service Blueprint Layanan Kurban. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pentingnya pemetaan proses layanan kurban secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan, penghimpunan, pelayanan kepada pekurban, pelaksanaan penyembelihan, hingga pendistribusian kepada para penerima manfaat.
Melalui forum ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai standar pelayanan kurban yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, peningkatan kualitas pengalaman layanan, serta penguatan koordinasi antarunit dalam mendukung keberhasilan program kurban nasional.
BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh staf Pengumpulan dan Digitalisasi, Jihan Abbas, yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai bagian dari pengembangan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan strategi fundraising di daerah.
Menurut Jihan, forum tersebut memberikan banyak wawasan baru yang dapat diimplementasikan dalam pengelolaan layanan kurban di tingkat daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan para pekurban.
“Melalui BAZNAS Fundraising Forum 2026 ini, kami mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya penyusunan service blueprint dalam layanan kurban. Materi yang disampaikan sangat relevan untuk diterapkan di daerah karena membantu kami memahami alur pelayanan yang lebih efektif, terukur, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kualitas layanan kurban BAZNAS Kota Ambon ke depan,” ujar Jihan Abbas, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon.
Ia menambahkan bahwa penguatan layanan kurban tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis pelaksanaan, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas komunikasi, transparansi, akuntabilitas, serta pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Forum yang dimoderatori oleh Heri Mulyadi tersebut juga menghadirkan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta dari berbagai daerah diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman, tantangan, serta praktik baik dalam pengelolaan program penghimpunan zakat dan layanan kurban.
Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam forum nasional ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung transformasi pengelolaan zakat dan kurban yang semakin profesional. Dengan terus mengikuti berbagai program peningkatan kapasitas yang diselenggarakan BAZNAS RI, diharapkan kualitas layanan kepada muzaki, munfiq, dan masyarakat penerima manfaat dapat terus meningkat, sehingga manfaat zakat dan kurban dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan kompetensi SDM, BAZNAS Kota Ambon optimistis dapat terus menghadirkan layanan yang amanah, profesional, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA31/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Sambut Idul Adha 1447 H, BAZNAS Kota Ambon Salurkan Bantuan Sembako di Kecamatan Nusaniwe
Ambon, 25 Mei 2026 — Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kembali melaksanakan program sosial kemasyarakatan melalui penyaluran bantuan paket sembako kepada warga di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Senin (25/05/2026).
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dipusatkan bagi masyarakat yang berada di kawasan Airmata Cina dan Kelurahan Silale yang pelaksanaannya digabung menjadi satu titik penyaluran. Program ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Ambon dalam membantu meringankan kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Penyaluran bantuan dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, bersama jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon.
Dalam kesempatan tersebut dijelaskan bahwa program pembagian sembako ini merupakan bagian dari agenda distribusi triwulan kedua BAZNAS Kota Ambon tahun 2026. Sebanyak 250 paket sembako telah dipersiapkan untuk disalurkan secara bertahap kepada masyarakat di beberapa wilayah Kota Ambon.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan amanah dari para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Kota Ambon untuk diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Menjelang Hari Raya Idul Adha, kami ingin memastikan bahwa masyarakat juga dapat merasakan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Bantuan ini merupakan bentuk amanah dari para muzakki yang kami salurkan kepada warga yang membutuhkan agar dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar Zulkifly.
Ia menambahkan bahwa BAZNAS Kota Ambon akan terus berupaya menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu di berbagai wilayah Kota Ambon.
“Kami berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat serta membawa keberkahan bagi masyarakat penerima. Semoga semangat berbagi dan saling membantu terus tumbuh di tengah kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.
Suasana penyaluran berlangsung tertib dan penuh kebersamaan. Warga penerima bantuan tampak antusias dan bersyukur atas perhatian yang diberikan BAZNAS Kota Ambon menjelang Idul Adha.
Melalui kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, dan terus hadir memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Ambon melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan.
BERITA26/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon dan UPZ Kemenag Tebar Kepedulian, Salurkan Paket Sembako untuk Guru Honorer dan Kaum Duafa
Ambon, 26 Mei 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama Kota Ambon kembali melaksanakan aksi sosial melalui penyaluran bantuan paket sembako kepada guru honorer, fakir miskin, dan kaum duafa di sejumlah wilayah di Kota Ambon.
Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yakni kawasan Air Mata Cina di Kecamatan Nusaniwe dan Yayasan Mawadah Warahmah Pondok Pesantren Ishaka Ahuru di Kecamatan Sirimau. Penyaluran bantuan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan dengan melibatkan jajaran BAZNAS Kota Ambon serta UPZ Kemenag Kota Ambon.
Dalam tahap awal penyaluran ini, sebanyak 50 paket sembako dibagikan kepada para penerima manfaat. Dari jumlah tersebut, 20 paket diberikan kepada masyarakat kurang mampu di kawasan Air Mata Cina, sementara 30 paket lainnya disalurkan kepada guru honorer dan penerima manfaat di lingkungan Yayasan Mawadah Warahmah Pondok Pesantren Ishaka Ahuru.
Program tersebut merupakan bagian dari agenda penyaluran bantuan sosial BAZNAS Kota Ambon yang akan dilakukan secara bertahap di empat kecamatan di Kota Ambon dengan total sebanyak 250 paket sembako.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus hasil kolaborasi antara BAZNAS Kota Ambon dan UPZ Kementerian Agama Kota Ambon dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Bantuan yang disalurkan hari ini merupakan amanah dari para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada kami. Kami ingin memastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya guru honorer, fakir miskin, dan kaum duafa,” ujar Zulkifly.
Ia menjelaskan bahwa penyaluran bantuan sembako menjelang Idul Adha ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat rasa kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat Kota Ambon.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus menghadirkan semangat berbagi dan saling membantu di tengah kehidupan masyarakat. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat dan membawa keberkahan bagi semua pihak,” tambahnya.
Suasana penuh kekeluargaan tampak selama proses penyaluran berlangsung. Para penerima manfaat menyambut baik bantuan yang diberikan dan mengaku bersyukur atas perhatian dari BAZNAS Kota Ambon dan UPZ Kemenag Kota Ambon.
Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara lembaga pengelola zakat dengan masyarakat penerima manfaat. Kolaborasi yang terjalin diharapkan dapat terus berjalan guna memperluas manfaat program sosial dan kemanusiaan di Kota Ambon.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya dalam mengelola zakat secara amanah, profesional, dan tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat solidaritas sosial di Kota Ambon.
BERITA26/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Knowledge Sharing Nasional Bahas Tata Kelola dan Dampak Zakat
AMBON — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon mengikuti kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing – Sesi 04 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara virtual melalui Zoom Meeting, Selasa (26/5/2026). Kegiatan nasional tersebut berlangsung pukul 07.30–09.00 WIB atau 09.30–11.00 WIT dan diikuti oleh jajaran pimpinan serta amil BAZNAS dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan bertema “Membaca Peta Tata Kelola dan Dampak Zakat untuk Penguatan BAZNAS Daerah” ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag yang merupakan Pimpinan BAZNAS RI sekaligus Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. Acara dipandu oleh Hafiza Elvira Nofitariani, S.Kep., MNLM selaku host.
Dalam pemaparannya, Prof. Abu Rokhmad menekankan pentingnya penguatan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Ia juga menjelaskan bahwa pengelolaan zakat saat ini tidak hanya berfokus pada penghimpunan dan penyaluran, tetapi juga bagaimana zakat mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi mustahik.
BAZNAS Kota Ambon menyambut baik kegiatan tersebut sebagai ruang pembelajaran dan peningkatan kapasitas amil zakat daerah. Melalui forum Knowledge Sharing ini, peserta memperoleh wawasan baru mengenai strategi penguatan kelembagaan, tata kelola zakat modern, serta pengukuran dampak program yang dijalankan oleh BAZNAS di daerah masing-masing.
Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman amil terhadap arah kebijakan pengelolaan zakat nasional.
“Melalui kegiatan Knowledge Sharing ini, kami mendapatkan banyak pemahaman baru terkait tata kelola zakat yang lebih terukur dan berdampak. Materi yang disampaikan sangat relevan untuk mendukung penguatan BAZNAS daerah, khususnya dalam pengembangan digitalisasi dan penguatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Jihan Abbas.
Ia menambahkan bahwa BAZNAS Kota Ambon akan terus mengikuti berbagai forum peningkatan kapasitas yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI guna mendukung pengelolaan zakat yang lebih profesional, adaptif, dan terpercaya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber. Melalui forum ini, diharapkan seluruh BAZNAS daerah mampu membaca arah perkembangan tata kelola zakat nasional sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan.
BERITA26/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.
Lihat Daftar Rekening →