WhatsApp Icon

Iklan IM3 Tuai Polemik, BAZNAS Kota Ambon Minta Penarikan dan Permintaan Maaf Terbuka

14/04/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Kota Ambon

Bagikan:URL telah tercopy
Iklan IM3 Tuai Polemik, BAZNAS Kota Ambon Minta Penarikan dan Permintaan Maaf Terbuka

BAZNAS Ambon protes iklan IM3, minta segera ditarik dan minta maaf

AmbonBAZNAS Kota Ambon secara resmi menyampaikan protes terhadap iklan layanan seluler IM3 milik Indosat Ooredoo Hutchison yang dinilai kontroversial dan menyinggung nilai-nilai keagamaan. Iklan tersebut ditemukan terpampang di sejumlah ruang publik dan memuat narasi yang berkaitan dengan zakat, sehingga memicu reaksi dari berbagai pihak, khususnya lembaga pengelola zakat.

Ketua Muhammad Zulkifly Fakaubun menegaskan bahwa konten iklan tersebut tidak hanya tidak sensitif, tetapi juga berpotensi merusak citra lembaga zakat serta menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Kami memandang bahwa materi iklan tersebut sangat tidak tepat dan menyinggung zakat sebagai bagian dari rukun Islam. Zakat bukan sekadar simbol atau bahan promosi, melainkan kewajiban ibadah yang memiliki nilai sakral. Jika dipersepsikan secara keliru, ini bisa merusak nama baik lembaga pengelola zakat dan menurunkan kepercayaan masyarakat,” ujar Zulkifly.

Ia menambahkan bahwa keberadaan iklan di ruang publik membuat dampaknya semakin luas, karena dapat dilihat oleh berbagai lapisan masyarakat tanpa batasan usia maupun latar belakang.

Ketika iklan seperti ini dipasang di tempat umum, maka dampaknya jauh lebih besar. Masyarakat bisa menangkap pesan yang salah, bahkan bisa menimbulkan persepsi negatif terhadap zakat itu sendiri,” tambahnya.

BAZNAS Kota Ambon juga menyoroti momentum Ramadan sebagai waktu yang sangat penting bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah, termasuk zakat, infak, dan sedekah. Oleh karena itu, segala bentuk komunikasi publik seharusnya memperhatikan nilai-nilai religius yang sedang dijunjung tinggi.

Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa di era keterbukaan informasi, konten yang tidak sensitif dapat dengan cepat menyebar dan menimbulkan polemik yang lebih luas.

Konten seperti ini sangat berisiko karena bisa dengan mudah viral dan memengaruhi opini publik. Apalagi ini menyangkut nilai agama yang sangat sensitif. Kami berharap semua pihak lebih berhati-hati dan mempertimbangkan dampak sosial sebelum mempublikasikan materi promosi,” jelas Jihan.

Lebih lanjut, BAZNAS Kota Ambon secara tegas meminta agar pihak Indosat segera menarik iklan tersebut dari seluruh ruang publik dan platform lainnya, serta menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat.

Kami meminta dengan tegas agar iklan tersebut segera ditarik dan pihak terkait menyampaikan permohonan maaf kepada umat Islam. Ini penting untuk menjaga kehormatan zakat sebagai bagian dari rukun Islam dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat,” tegas Zulkifly.

BAZNAS juga mengajak seluruh pelaku industri kreatif, khususnya di bidang periklanan, untuk lebih bijak dalam mengangkat tema-tema yang berkaitan dengan agama. Sensitivitas terhadap nilai-nilai keagamaan dinilai sangat penting guna menjaga keharmonisan sosial, terlebih dalam suasana Ramadan yang sarat makna spiritual.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebebasan berekspresi dalam dunia periklanan tetap harus dibarengi dengan tanggung jawab moral, terutama ketika menyentuh aspek fundamental dalam kehidupan beragama masyarakat.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Lihat Daftar Rekening →