WhatsApp Icon
BAZNAS Gaungkan “Kurban Berkah Berdayakan Desa”, Dorong Transformasi Sosial dari Daerah

Ambon, 17 April 2026 (WIT) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar konferensi pers bertajuk “Kurban Berkah Berdayakan Desa” pada Jumat (17/4/2026) pukul 14.30 WIT hingga selesai. Kegiatan ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube dan menghadirkan jajaran pimpinan BAZNAS RI sebagai narasumber utama.

Acara ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Wakil Ketua Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si., Pimpinan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si., CFRM., serta Deputi II Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si. Kehadiran para pimpinan ini menegaskan komitmen BAZNAS dalam memperkuat program kurban sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi desa.

Dalam paparannya, Ketua BAZNAS RI menekankan bahwa program “Kurban Berkah Berdayakan Desa” bukan sekadar distribusi daging kurban, melainkan upaya strategis untuk mendorong kemandirian masyarakat desa. Program ini dirancang agar manfaat kurban dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil.

“Program kurban ini kami arahkan untuk menjadi motor penggerak ekonomi desa. Tidak hanya konsumtif, tetapi juga produktif dan berdaya guna dalam jangka panjang,” ujar salah satu pimpinan BAZNAS RI dalam konferensi tersebut.

Di tingkat daerah, dukungan terhadap program ini juga disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menilai bahwa program ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal.

“Kami di BAZNAS Kota Ambon siap mengimplementasikan program ini secara maksimal. Kurban tidak hanya menjadi ibadah, tetapi juga solusi sosial untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa,” tegas Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Sementara itu, Jihan Abbas selaku staf pengumpulan dan digitalisasi menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung keberhasilan program. Ia menjelaskan bahwa digitalisasi menjadi kunci untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan kurban.

“Digitalisasi memungkinkan proses pengumpulan hingga distribusi kurban menjadi lebih transparan, cepat, dan tepat sasaran. Ini juga meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS,” ungkap Jihan Abbas.

Melalui pendekatan kolaboratif antara pusat dan daerah, BAZNAS berharap program ini mampu menjangkau lebih banyak desa di seluruh Indonesia. Selain itu, penguatan sistem digital diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam berkurban secara mudah dan aman.

Konferensi pers ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam program kurban tahun ini, dengan semangat berbagi dan pemberdayaan yang lebih luas.

 

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan ulang kegiatan ini, dapat mengakses siaran langsung melalui tautan berikut:
https://youtube.com/live/tx6troUtKwk?feature=share

22/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Lonjakan Signifikan Pengumpulan Zakat di Ambon 2026, Sinergi BAZNAS dan Penyuluh Agama Berbuah Nyata

Ambon, Senin 20 April 2026 — Kinerja pengumpulan dana keagamaan oleh BAZNAS Kota Ambon menunjukkan tren peningkatan yang sangat signifikan sepanjang tahun 2026. Berdasarkan laporan terbaru hasil pengumpulan di luar neraca (off balance sheet), kontribusi dari masjid-masjid se-Kota Ambon mengalami lonjakan pada berbagai jenis dana, mulai dari zakat fitrah, zakat maal, infak sedekah, hingga fidyah.

Peningkatan ini tidak terlepas dari kolaborasi intensif antara BAZNAS Kota Ambon dengan para penyuluh agama yang bertugas di Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh kecamatan. Peran aktif penyuluh dalam memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat dinilai berhasil meningkatkan kesadaran umat dalam menunaikan kewajiban dan anjuran berzakat.

Jihan Abbas, selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif berbagai pihak.

“Kami melihat adanya peningkatan yang sangat positif di tahun 2026. Hal ini tidak hanya karena sistem digitalisasi yang mulai tertata, tetapi juga berkat dukungan luar biasa dari para penyuluh agama di KUA yang aktif mendampingi masjid-masjid dalam proses pengumpulan dan pelaporan,” ujar Jihan Abbas.

Ia juga menambahkan bahwa pendekatan berbasis data dan digitalisasi pelaporan telah membantu mempercepat akurasi serta transparansi dalam pengelolaan dana umat.

“Dengan sistem digital yang kami dorong, setiap masjid kini lebih mudah melaporkan hasil pengumpulan secara real time. Ini membuat kepercayaan publik semakin meningkat,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa peningkatan ini merupakan bukti nyata dari kekuatan kolaborasi dan komitmen bersama dalam membangun ekosistem zakat yang lebih baik di Kota Ambon.

“Kami sangat mengapresiasi peran para penyuluh agama di KUA serta pengurus masjid yang telah menjadi ujung tombak dalam pengumpulan zakat. Ini menunjukkan bahwa ketika edukasi, kepercayaan, dan sistem berjalan beriringan, maka potensi zakat dapat dioptimalkan secara maksimal,” ungkap Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia juga menegaskan bahwa ke depan, BAZNAS Kota Ambon akan terus memperkuat sistem digitalisasi dan memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis pengelolaan zakat di Ambon akan semakin maju dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat,” tambahnya.

Capaian ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Ambon sebagai lembaga pengelola zakat yang semakin profesional, transparan, dan terpercaya. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mendorong optimalisasi potensi zakat di Kota Ambon.

21/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Dari Laptop ke Umat: Data Ungkap Lonjakan Zakat Ambon 2026 yang Makin Transparan

Ambon, Senin 20 April 2026 — Suasana kerja di kantor BAZNAS Kota Ambon tampak berbeda pagi itu. Di salah satu meja kerja, staf bidang pengumpulan, Ayu Setiawati, terlihat serius menatap layar laptopnya. Ia tengah melakukan rekapitulasi data pengumpulan dana umat di luar neraca (off balance sheet), yang berasal dari masjid-masjid se-Kota Ambon.

Di layar yang juga menampilkan logo resmi BAZNAS Kota Ambon, tersaji tabel dan grafik yang memperlihatkan tren menggembirakan: peningkatan signifikan dalam pengumpulan zakat fitrah, zakat maal, infak sedekah, dan fidyah sepanjang tahun 2026.

Ayu menjelaskan bahwa proses input data dilakukan secara bertahap dari laporan masjid yang kini semakin tertib dan terintegrasi.

“Kami melakukan input data harian dan bulanan dari laporan masjid. Tahun ini terlihat jelas peningkatan di beberapa kategori. Sistem yang lebih rapi membuat kami bisa memantau tren dengan lebih akurat,” ujar Ayu Setiawati saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurutnya, digitalisasi menjadi faktor penting dalam mempercepat proses rekapitulasi dan meminimalkan kesalahan pencatatan.

Hal senada disampaikan oleh Jihan Abbas, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi. Ia menekankan bahwa transformasi digital yang dilakukan BAZNAS Kota Ambon mulai menunjukkan hasil nyata.

“Kami melihat adanya peningkatan yang sangat positif di tahun 2026. Hal ini tidak hanya karena sistem digitalisasi yang mulai tertata, tetapi juga berkat dukungan luar biasa dari para penyuluh agama di KUA yang aktif mendampingi masjid-masjid dalam proses pengumpulan dan pelaporan,” jelas Jihan Abbas.

Ia menambahkan bahwa sistem pelaporan berbasis digital memungkinkan transparansi yang lebih tinggi dan memperkuat kepercayaan masyarakat.

“Dengan sistem digital yang kami dorong, setiap masjid kini lebih mudah melaporkan hasil pengumpulan secara real time. Ini membuat kepercayaan publik semakin meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menilai bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara lembaga, penyuluh agama, dan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh staf, termasuk dalam proses penginputan dan pengolahan data yang menjadi dasar pengambilan kebijakan. Peran penyuluh agama di KUA juga sangat vital dalam meningkatkan kesadaran masyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas akan terus menjadi prioritas utama BAZNAS Kota Ambon.

“Dengan data yang akurat dan sistem yang transparan, kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana umat dapat dikelola dengan amanah dan tepat sasaran,” lanjut Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Digitalisasi, sinergi dengan penyuluh agama, serta ketelitian dalam pengolahan data menjadi kunci utama peningkatan pengumpulan dana umat di Kota Ambon. Aktivitas sederhana seperti yang dilakukan Ayu Setiawati di depan laptopnya menjadi bagian penting dari sistem besar yang kini semakin transparan dan terpercaya.

21/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Perketat Transparansi, BAZNAS Kota Ambon Wajibkan Setoran ZIS Langsung ke Rekening Resmi

Ambon, Kamis 16 April 2026 — Dalam upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat, BAZNAS Kota Ambon menggelar rapat harian yang membahas kebijakan penting terkait mekanisme penyetoran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Rapat tersebut menegaskan bahwa seluruh setoran ZIS dari masyarakat maupun unit pengumpul zakat wajib langsung masuk ke rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Rapat yang berlangsung di kantor BAZNAS Kota Ambon ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, di antaranya Wakil Ketua I Achmad Salim, Wakil Ketua III Sumiyati Kiat, Wakil Ketua IV Rabea Kiat, serta para staf dari berbagai bidang.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memastikan bahwa seluruh dana yang dihimpun dapat tercatat secara sistematis, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara publik.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, dalam arahannya menegaskan pentingnya disiplin dalam sistem keuangan lembaga.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap dana ZIS yang dihimpun benar-benar tercatat dan masuk ke dalam sistem resmi BAZNAS. Oleh karena itu, seluruh penyetoran harus langsung melalui rekening resmi. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menjaga amanah umat,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa langkah ini akan mempermudah proses audit serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di Kota Ambon.

“Transparansi adalah kunci utama. Dengan sistem yang terintegrasi melalui rekening resmi, kami bisa memantau arus masuk dana secara real time dan meminimalkan potensi kesalahan atau penyimpangan,” lanjut Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Sementara itu, Jihan Abbas, selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi, menjelaskan bahwa kebijakan ini juga sejalan dengan penguatan sistem digital yang sedang dikembangkan oleh BAZNAS Kota Ambon.

“Dengan seluruh setoran masuk langsung ke rekening resmi, proses digitalisasi menjadi jauh lebih optimal. Data yang masuk bisa langsung terintegrasi dengan sistem kami, sehingga pelaporan menjadi lebih cepat, akurat, dan transparan,” jelas Jihan Abbas.

Ia juga menekankan bahwa pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada masjid, unit pengumpul zakat, dan masyarakat agar memahami mekanisme baru tersebut.

“Kami tidak hanya menetapkan aturan, tetapi juga memastikan semua pihak memahami dan mampu menerapkannya. Edukasi akan terus kami lakukan agar sistem ini berjalan efektif,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut, para pimpinan juga memberikan masukan terkait penguatan koordinasi dengan unit pengumpul zakat di tingkat masjid dan instansi, serta pentingnya monitoring berkala terhadap implementasi kebijakan ini di lapangan.

Diskusi berlangsung dinamis, dengan berbagai pandangan konstruktif dari para peserta rapat. Semua pihak sepakat bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi menuju pengelolaan zakat yang lebih profesional dan modern.

Selain itu, rapat juga menyoroti pentingnya integrasi antara sistem keuangan dan pelaporan digital, sehingga setiap transaksi dapat dilacak dengan mudah dan menghasilkan laporan yang dapat diakses secara cepat oleh pihak terkait.

Dengan adanya kebijakan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat memperkuat kepercayaan publik serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat dan berbagi melalui infak dan sedekah.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam membangun sistem pengelolaan zakat yang tidak hanya akuntabel, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Rapat harian ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS Kota Ambon dalam mempertegas komitmen terhadap transparansi dan profesionalisme. Dengan sistem penyetoran yang lebih tertib dan terintegrasi, diharapkan pengelolaan dana umat dapat semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

21/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Kolaborasi 127 RT/RW, Raja dan Perangkat Negeri di Batu Merah Berbuah Nyata, BAZNAS Ambon Apresiasi Setoran Perdana ZIS

Ambon, Senin 20 April 2026BAZNAS Kota Ambon memberikan apresiasi atas keberhasilan penyetoran perdana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pemerintah Negeri Batu Merah. Penyetoran ini menjadi salah satu capaian penting dalam penguatan sistem pengumpulan zakat berbasis desa/kelurahan yang kini mulai diterapkan secara lebih terstruktur di Kota Ambon.

Pengumpulan ZIS tersebut melibatkan kolaborasi 127 RT/RW se-Negeri Batu Merah, bersama Raja Batu Merah, perangkat negeri, serta staf pemerintahan yang menghimpun dana umat selama periode Januari hingga Maret 2026. Hasilnya, dana yang berhasil dikumpulkan menunjukkan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung pengelolaan zakat yang lebih tertib dan transparan.

Sebagai bentuk administrasi resmi, Jihan Abbas selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi menyerahkan bukti setoran ZIS kepada pihak Pemerintah Negeri Batu Merah, yang diterima oleh bagian keuangan, Ida Leurima. Penyerahan ini menandai bahwa dana telah tercatat secara resmi dan masuk ke sistem BAZNAS Kota Ambon.

Dalam keterangannya, Jihan Abbas menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang solid dari seluruh unsur di Negeri Batu Merah.

“Kolaborasi 127 RT dan RW ini adalah bukti nyata bahwa pengumpulan ZIS bisa berjalan efektif jika ada koordinasi yang kuat di tingkat wilayah. Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang terbangun di Negeri Batu Merah,” ujar Jihan Abbas.

Ia juga menegaskan bahwa sistem pengumpulan saat ini telah terintegrasi dengan digitalisasi, sehingga setiap data yang masuk dapat dipantau secara transparan dan real time.

“Setiap setoran yang masuk langsung tercatat dalam sistem manajemen BAZNAS (SIMBA). Ini penting untuk menjaga akurasi data sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menilai bahwa capaian ini merupakan langkah awal yang sangat baik dalam memperkuat pengelolaan zakat berbasis desa.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Negeri Batu Merah, para RT/RW, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi. Ini adalah contoh nyata bagaimana zakat bisa dikelola secara kolektif dan terorganisir,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa keterlibatan aktif pemerintah negeri dan struktur RT/RW menjadi kunci keberhasilan pengumpulan ZIS di tingkat akar rumput.

“Ketika struktur paling bawah seperti RT dan RW bergerak bersama, maka potensi zakat, infak, dan sedekah bisa dihimpun secara maksimal. Ini model yang sangat baik untuk ditiru oleh desa, negeri, dan kelurahan lain di Kota Ambon,” lanjut Muhammad Zulkifly Fakaubun.

BAZNAS Kota Ambon juga menegaskan bahwa seluruh sistem pengumpulan dan penyetoran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) saat ini wajib dilakukan melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon, sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme lembaga.

Dengan adanya penyetoran perdana ini, Batu Merah diharapkan dapat menjadi contoh bagi negeri, desa, dan kelurahan lain di Kota Ambon dalam mengoptimalkan potensi zakat melalui sistem yang lebih terstruktur dan berbasis partisipasi masyarakat.

Keberhasilan kolaborasi 127 RT/RW di Negeri Batu Merah menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat berbasis desa, negeri, maupun kelurahan, dan komunitas mampu memberikan hasil nyata. BAZNAS Kota Ambon optimistis model ini dapat diperluas ke wilayah lain guna memperkuat penghimpunan ZIS dan meningkatkan manfaat bagi mustahik.

21/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon

Berita Terbaru

Perkuat Spirit Ramadhan, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Kajian Refleksi Nasional
Perkuat Spirit Ramadhan, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Kajian Refleksi Nasional
Ambon, 21 Februari 2026 (WIT) – Dalam rangka menyambut dan menguatkan nilai spiritual di bulan suci, BAZNAS Kota Ambon turut ambil bagian dalam kegiatan nasional bertajuk Meraih Berkah dalam Kajian Refleksi Ramadhan yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 21 Februari 2026 pukul 09.00 WIB atau pukul 11.00 Waktu Indonesia Timur (WIT) hingga selesai, dan diikuti oleh jajaran amil zakat dari seluruh Indonesia. Dari Kota Ambon, kegiatan ini diikuti sebagai bagian dari penguatan kapasitas spiritual dan pembinaan ruhiyah para pengelola zakat. Kajian refleksi menghadirkan narasumber nasional, Ustadz Muslim Al-Fatih, yang membawakan materi tentang pentingnya menghadirkan kekhusyukan dalam shalat sebagai fondasi pembentukan karakter dan integritas seorang Muslim, khususnya bagi para amil yang mengemban amanah umat. Dalam undangan resmi yang disampaikan oleh BAZNAS RI disebutkan: “Ramadhan adalah momentum untuk kembali menata hati dan memperdalam kedekatan dengan Allah melalui shalat yang khusyuk dan penuh kesadaran.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan ruang transformasi diri untuk memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia. Perwakilan BAZNAS Kota Ambon menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kajian ini menjadi bagian penting dalam membangun keseimbangan antara profesionalitas kerja dan kekuatan spiritual. “Sebagai pengelola zakat, kami tidak hanya dituntut profesional dan akuntabel, tetapi juga harus memiliki fondasi spiritual yang kuat. Kajian ini menjadi ruang refleksi agar setiap amanah yang kami jalankan bernilai ibadah,” ungkap salah satu peserta dari BAZNAS Kota Ambon. Dalam pemaparannya, Ustadz Muslim Al-Fatih mengajak peserta untuk menjadikan shalat sebagai pusat kesadaran hidup, bukan sekadar kewajiban yang ditunaikan. Ia menekankan bahwa kekhusyukan lahir dari hati yang bersih dan niat yang tulus. “Shalat yang khusyuk akan melahirkan pribadi yang jujur, amanah, dan penuh empati. Dari sanalah keberkahan hidup bermula,” jelasnya dalam kajian tersebut. Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen untuk terus bertumbuh, tidak hanya dalam aspek tata kelola zakat, tetapi juga dalam pembinaan spiritual para amil. Dengan ruhiyah yang kuat, pelayanan kepada muzaki dan mustahik diharapkan semakin optimal dan penuh keikhlasan. Momentum Ramadhan menjadi pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan hanya instrumen sosial-ekonomi, tetapi juga jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Melalui kajian refleksi ini, BAZNAS Kota Ambon bertekad menjadikan Ramadhan sebagai titik tolak peningkatan integritas, pelayanan, dan keberkahan dalam setiap program yang dijalankan.
BERITA21/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Muzakarah Nasional, Perkuat Standar Nisab Zakat 2026
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Muzakarah Nasional, Perkuat Standar Nisab Zakat 2026
Ambon, 20 Februari 2026 (WIT) – BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat dengan mengikuti kegiatan Muzakarah Diskusi Mengenai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh BAZNAS RI melalui Direktorat Kajian dan Pengembangan ZIS DSKL Nasional. Kegiatan yang digelar pada Jumat, 20 Februari 2026 pukul 16.00–18.00 WIB atau 18.00–20.00 Waktu Indonesia Timur (WIT) ini diikuti oleh pimpinan BAZNAS Provinsi, Kabupaten/Kota serta pimpinan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia melalui Zoom Meeting. Partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam forum nasional ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kebijakan dan implementasi zakat di daerah tetap selaras dengan perkembangan regulasi dan dinamika ekonomi terkini, khususnya terkait perubahan harga emas yang berpengaruh terhadap standar nisab zakat pendapatan dan jasa. Dalam undangan resmi yang disampaikan oleh Direktorat Kajian dan Pengembangan ZIS DSKL Nasional BAZNAS RI disebutkan: “Kehadiran dan masukan dari Bapak/Ibu sangat kami harapkan demi penguatan tata kelola zakat nasional yang lebih baik.” Muzakarah ini menjadi ruang ilmiah dan syar’i untuk membahas secara mendalam bagaimana penetapan nisab zakat pendapatan dan jasa pada tahun 2026 dapat tetap relevan dengan kondisi ekonomi masyarakat, tanpa mengabaikan prinsip-prinsip fiqih zakat. Perwakilan BAZNAS Kota Ambon menyampaikan bahwa forum ini sangat penting untuk memberikan kepastian dan keseragaman pemahaman di seluruh Indonesia. “Kami mengikuti muzakarah ini agar kebijakan dan sosialisasi zakat di Kota Ambon tetap berdasarkan kajian nasional yang komprehensif. Penetapan nisab harus mempertimbangkan aspek syariah dan kondisi ekonomi masyarakat,” ungkap salah satu pimpinan BAZNAS Kota Ambon. Dinamika harga emas sebagai acuan nisab zakat maal maupun zakat pendapatan menjadi salah satu fokus utama pembahasan. Kenaikan atau penurunan harga emas secara langsung berdampak pada batas minimal harta atau pendapatan yang wajib dizakati. Oleh karena itu, diperlukan kesepahaman nasional agar tidak terjadi perbedaan penafsiran di lapangan. Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini juga menunjukkan keseriusan dalam menjaga profesionalisme dan akuntabilitas pengelolaan zakat. Dengan mengikuti arahan dan kajian nasional, diharapkan pelaksanaan zakat pendapatan dan jasa di daerah dapat berjalan lebih terstruktur, transparan, dan sesuai dengan regulasi terbaru. Selain sebagai forum diskusi, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi nasional antar pengelola zakat se-Indonesia. Sinergi antara pusat dan daerah dinilai sangat penting untuk memperkuat peran zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat. Dengan semangat kolaborasi dan pembaruan kebijakan berbasis kajian, BAZNAS Kota Ambon berkomitmen terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menunaikan zakat sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui tata kelola yang baik dan keseragaman standar nisab, zakat diharapkan semakin optimal dalam menghadirkan kesejahteraan dan keberkahan bagi umat.
BERITA21/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Bayar Fidyah Tanpa Ribet, BAZNAS Kota Ambon Hadir Jemput ke Rumah
Bayar Fidyah Tanpa Ribet, BAZNAS Kota Ambon Hadir Jemput ke Rumah
Ambon, 20 Februari 2020 – Komitmen pelayanan terbaik kembali ditunjukkan BAZNAS Kota Ambon dengan menghadirkan layanan jemput fidyah langsung ke rumah warga. Layanan ini menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin menunaikan kewajiban syariat tanpa harus datang ke kantor. Kali ini, layanan jemput fidyah diberikan kepada Dwi Ana Sakinah yang menunaikan fidyah karena kondisi hamil. Pembayaran fidyah tersebut dijemput langsung oleh staf BAZNAS bidang pengumpulan, Jihan Abbas, di kediamannya di kawasan Batu Merah, Kota Ambon, Jumat (20/2/2020). Dwi Ana Sakinah mengaku memilih menyalurkan fidyah melalui BAZNAS karena dinilai lebih mudah dan praktis. “Saya memilih membayar fidyah di BAZNAS Kota Ambon karena lebih mudah dan praktis. Apalagi dalam kondisi hamil, tentu lebih nyaman jika dijemput langsung ke rumah,” ungkapnya. Fidyah sendiri merupakan kewajiban bagi umat Islam yang tidak dapat melaksanakan puasa Ramadhan karena alasan tertentu yang dibenarkan syariat, termasuk ibu hamil yang mengkhawatirkan kondisi dirinya atau janinnya. Fidyah dibayarkan dengan memberi makan fakir miskin sesuai ketentuan yang berlaku. Staf BAZNAS bidang pengumpulan, Jihan Abbas, menjelaskan bahwa layanan jemput zakat, infak, sedekah, dan fidyah merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. “Kami ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat. Jika tidak sempat datang ke kantor, cukup menghubungi kami, dan BAZNAS siap melayani jemput zakat maupun fidyah ke rumah,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa dana yang dihimpun akan dikelola secara transparan, amanah, dan akuntabel, kemudian disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program, seperti bantuan sembako, santunan dhuafa, bantuan modal usaha, hingga program kemanusiaan lainnya di Kota Ambon. Layanan jemput ini menjadi bukti bahwa BAZNAS terus berinovasi dalam meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan muzaki. Dengan sistem pelayanan yang profesional serta pengelolaan dana yang bertanggung jawab, masyarakat tidak perlu ragu menunaikan zakat, infak, sedekah, maupun fidyah melalui BAZNAS. Melalui langkah nyata seperti ini, BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh umat Islam untuk tidak menunda kewajiban. Sebab setiap zakat dan fidyah yang ditunaikan bukan hanya menggugurkan kewajiban, tetapi juga menjadi jalan keberkahan, kepedulian sosial, dan solusi bagi sesama yang membutuhkan.
BERITA21/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Dari Batu Merah untuk Umat: Seruan Menggetarkan Hati Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah di BAZNAS Kota Ambon
Dari Batu Merah untuk Umat: Seruan Menggetarkan Hati Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah di BAZNAS Kota Ambon
Ambon, 20 Februari 2026 – Semangat Gerakan Cinta Zakat menggema kuat di Negeri Batu Merah, negeri dengan jumlah penduduk umat Islam terbanyak di Kota Ambon. BAZNAS Kota Ambon menggelar sosialisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi para Ketua RT dan RW se-Negeri Batu Merah, Jumat (20/2/2026), bertempat di Aula Kantor Negeri Batu Merah. Sebagai salah satu negeri terbesar di Kota Ambon, Batu Merah memiliki sekitar 120 RT dan 20 RW. Para Ketua RT dan RW yang hadir tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Peran mereka dinilai sangat strategis sebagai ujung tombak penyampaian informasi dan edukasi zakat di lingkungan masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kota Ambon Muhammad Zulkifly Fakaubun, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan H. Achmad Salim, Wakil Ketua II Hendra Abu Bakar, Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat, serta staf Jihan Abbas dan Ayu. Turut hadir Sekretaris Negeri Batu Merah sekaligus Ketua UPZ Arlis Lisaholet serta Raja Negeri Batu Merah Ali Hatala. Bukti Nyata Program untuk Umat Sekretaris Negeri Batu Merah sekaligus Ketua UPZ, Arlis Lisaholet, menegaskan bahwa dukungan terhadap BAZNAS merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap persoalan sosial masyarakat. “BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatannya sudah banyak bukti, di antaranya paket sembako, bantuan modal usaha, program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), dan berbagai bantuan sosial lainnya. Ini mesti kita dukung bersama untuk membantu mengatasi persoalan di Kota Ambon, terutama di Negeri Batu Merah,” ujarnya. Ia menambahkan, dengan jumlah 120 RT dan 20 RW, potensi zakat di Batu Merah sangat besar apabila dikelola secara maksimal melalui BAZNAS. Dua UPZ Mandiri Jadi Teladan Di Negeri Batu Merah juga telah berdiri dua UPZ mandiri yang menjadi contoh dan teladan, yakni UPZ Baiturahman Grahara dan UPZ Nurul Iman. Keberadaan keduanya menunjukkan bahwa kesadaran berzakat di tingkat komunitas semakin meningkat dan terorganisir dengan baik. Kehadiran dua UPZ ini diharapkan mampu menginspirasi lingkungan lainnya untuk membentuk unit serupa sehingga Gerakan Cinta Zakat semakin luas dan berdampak nyata. Penghargaan Jadi Pemacu Semangat Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih dalam ajang BAZNAS Kota Ambon Awards 2026. “Kami berterima kasih karena Negeri Batu Merah dianugerahi penghargaan sebagai negeri terbaik pendukung Gerakan Cinta Zakat. Ini menjadi pemacu bagi kami untuk lebih memaksimalkan lagi gerakan cinta zakat di Negeri Batu Merah,” ungkapnya. Transparan, Amanah dan Profesional Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, dalam paparannya menjelaskan dasar hukum dan regulasi pengelolaan zakat serta tata kelola yang transparan, amanah, akuntabel, dan bertanggung jawab. “Pengelolaan zakat di BAZNAS dilakukan secara transparan dan profesional. Kami ingin para muzaki yakin bahwa zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan benar-benar sampai kepada yang berhak,” tegasnya. Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Achmad Salim, memaparkan dalil-dalil kewajiban zakat, keutamaan, ganjaran pahala, serta penjelasan mengenai nisab, haul, dan ketentuan lainnya. “Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga sarana membersihkan harta dan jiwa. Di dalamnya ada keberkahan dan solusi bagi persoalan umat,” jelasnya. Dengan dukungan sekitar 120 RT, 20 RW, serta dua UPZ mandiri yang aktif, Negeri Batu Merah diharapkan semakin kokoh sebagai pusat Gerakan Cinta Zakat di Kota Ambon. Melalui sinergi antara BAZNAS, pemerintah negeri, UPZ, dan masyarakat, zakat, infak, dan sedekah menjadi kekuatan bersama untuk menghadirkan kesejahteraan dan keberkahan bagi umat.
BERITA21/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Hadiri Penguatan Pengumpulan Ramadhan 1447 H, Siap Optimalkan Layanan Zakat di Maluku
BAZNAS Kota Ambon Hadiri Penguatan Pengumpulan Ramadhan 1447 H, Siap Optimalkan Layanan Zakat di Maluku
Ambon, 19 Februari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon mengikuti kegiatan Penguatan Pengumpulan Ramadhan 1447 H BAZNAS se-Provinsi Maluku yang dilaksanakan secara daring pada Kamis (19/2/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat kerja teknis persiapan Ramadhan dan digelar melalui Zoom Meeting pada pukul 13.00 WIB atau 15.00 Waktu Indonesia Timur (WIT) hingga selesai. Forum ini diikuti oleh jajaran BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Maluku sebagai bagian dari konsolidasi dan penguatan strategi penghimpunan zakat menjelang bulan suci Ramadhan. Partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini diwakili oleh staf, Jihan Abbas. Meski dihadiri oleh perwakilan staf, keikutsertaan tersebut secara kelembagaan merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon dalam menyukseskan program nasional dan provinsi. Dalam penyampaiannya, panitia menegaskan pentingnya sinergi antar-BAZNAS di wilayah Maluku. “Menindaklanjuti rapat kerja teknis persiapan Ramadhan, kami mengundang bapak/ibu untuk hadir dalam penguatan pengumpulan Ramadhan 1447 H BAZNAS se-Provinsi Maluku,” demikian disampaikan dalam undangan resmi. Kegiatan ini membahas strategi optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah selama Ramadhan, termasuk penguatan kampanye, kolaborasi dengan mitra, serta peningkatan pelayanan kepada muzaki. Perwakilan BAZNAS Kota Ambon menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh agenda penguatan tersebut. “Momentum Ramadhan adalah waktu terbaik untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat. Kami siap mengoptimalkan penghimpunan serta memastikan penyaluran tepat sasaran,” ujar perwakilan BAZNAS Kota Ambon. Melalui forum ini, diharapkan terbangun koordinasi yang lebih solid antar-BAZNAS se-Maluku sehingga target penghimpunan Ramadhan 1447 H dapat tercapai secara maksimal. Selain itu, penguatan ini juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme, BAZNAS Kota Ambon terus berupaya menghadirkan pelayanan zakat yang amanah dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kota Ambon dan sekitarnya.
BERITA19/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Tata Kelola Digital, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Konsultasi Nasional SIMBA Bersama BAZNAS RI
Perkuat Tata Kelola Digital, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Konsultasi Nasional SIMBA Bersama BAZNAS RI
Ambon, 19 Februari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon mengikuti kegiatan Konsultasi Online SIMBA yang diselenggarakan oleh Tim Layanan Aplikasi Nasional BAZNAS RI pada Kamis (19/2/2026). Kegiatan ini berlangsung secara daring pukul 10.00–12.00 WIB atau 12.00–14.00 Waktu Indonesia Timur (WIT) dan diikuti oleh operator SIMBA dari seluruh Indonesia. Partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam forum nasional ini menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam memperkuat tata kelola zakat berbasis digital serta meningkatkan kapasitas pengelolaan data dan pelaporan secara akuntabel. Dalam undangan resminya, panitia menyampaikan, “Dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada rekan-rekan operator SIMBA, kami akan mengadakan konsultasi online. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi rekan-rekan untuk menyampaikan pertanyaan terkait kendala penggunaan SIMBA, yang akan kami jawab secara langsung.” Sebelum sesi tanya jawab, peserta mendapatkan pemaparan materi bertajuk Kupas Tuntas Profiling SIMBA. Materi ini membahas secara mendalam fitur profiling dalam Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA), yang berperan penting dalam pengelolaan database muzaki dan mustahik, serta penyusunan laporan yang terintegrasi secara nasional. Perwakilan staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, turut mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari tim pengelola SIMBA di daerah. Keikutsertaan ini mewakili komitmen kelembagaan BAZNAS Kota Ambon dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Dalam pernyataannya, perwakilan BAZNAS Kota Ambon menyampaikan, “Kegiatan konsultasi ini sangat penting untuk memastikan pengelolaan data dan pelaporan zakat di daerah berjalan sesuai standar nasional. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas SDM dan optimalisasi penggunaan SIMBA.” Panitia juga berharap seluruh operator dapat memanfaatkan momentum ini secara maksimal. “Semoga rekan-rekan sekalian bisa mengikuti agenda ini dan bisa menggunakan fitur tersebut secara langsung,” demikian disampaikan dalam penutup undangan resmi. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon semakin menegaskan dukungannya terhadap transformasi digital pengelolaan zakat di Indonesia. Dengan sistem yang terintegrasi dan sumber daya manusia yang kompeten, diharapkan pengelolaan zakat di Kota Ambon semakin transparan, profesional, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan umat. Semangat “Zakat Menguatkan Indonesia” menjadi landasan dalam setiap langkah penguatan sistem dan pelayanan, termasuk melalui partisipasi aktif dalam konsultasi nasional SIMBA ini.
BERITA19/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Negeri Batu Merah Sabet BAZNAS Kota Ambon Awards 2026, 2 UPZ Mandiri Jadi Teladan!
Negeri Batu Merah Sabet BAZNAS Kota Ambon Awards 2026, 2 UPZ Mandiri Jadi Teladan!
Ambon, 18 Februari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional Kota Ambon berhasil mencatat sejarah di Kota Ambon. Dalam BAZNAS Kota Ambon Awards 2026 yang digelar di halaman Balaikota Ambon, Rabu (18/2/2026), Negeri Batu Merah dan dua UPZ mandiri menjadi sorotan utama berkat dedikasi luar biasa mereka dalam pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). UPZ Masjid Baiturrahman Grahara (Ketua: Dalfa Tabaubun) dan UPZ Nurul Iman (Ketua: Ibu Rina) sama-sama dinobatkan sebagai UPZ Mandiri Terbaik 2026, sementara Negeri Batu Merah meraih penghargaan sebagai Desa/Kelurahan/Negeri Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat, yang langsung diterima oleh Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengungkapkan, “Ini adalah pengakuan nyata atas kerja keras dan profesionalisme UPZ serta masyarakat Negeri Batu Merah. Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi seluruh OPD, instansi, dan UPZ mandiri di Kota Ambon untuk terus meningkatkan layanan pengumpulan ZIS dan menyalurkan hak masyarakat yang membutuhkan.” Ia menambahkan, “Tahun ini, OPD Pemkot Ambon telah menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dimana semua pelaporan dan pendayagunaan dana ZIS telah tersusun rapi dan terintegrasi dengan SIMBA Sistem Manajemen BAZNAS serta kantor digital BAZNAS RI. Semoga prestasi ini menginspirasi semua pihak untuk semakin mendukung Gerakan Cinta Zakat.” Selain Ketua BAZNAS, hadir seluruh pimpinan BAZNAS Kota Ambon, Wakil Ketua I H. Achmad Salim, Wakil Ketua II Hendra Abubakar, Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat, Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat, serta staf Jihan Abbas dan Ayu. Turut menyaksikan dan menerima penghargaan Kepala Kantor Kementerian Agama H.R.A. Fachrurrazy Hassanusi, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah H. Amir Machmud Latar, Camat Teluk Ambon Idrus Buamona, dan Wali Kota Ambon. Daftar Penerima Penghargaan BAZNAS Kota Ambon Awards 2026: UPZ Mandiri Terbaik: UPZ Masjid Baiturrahman Grahara (Ketua: Dalfa Tabaubun) UPZ Nurul Iman (Ketua: Ibu Rina) Desa/Kelurahan/Negeri Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat: Negeri Batu Merah (Raja: Ali Hatala) Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, disaksikan seluruh pimpinan BAZNAS, Sekretaris Kota Ambon, Wali Kota Ambon, serta penerima penghargaan, diakhiri doa dan foto bersama.
BERITA18/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Awards 2026: Apresiasi Penggerak ZIS
BAZNAS Kota Ambon Awards 2026: Apresiasi Penggerak ZIS
Ambon, 18 Februari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional Kota Ambon kembali menggelar BAZNAS Kota Ambon Awards Tahun 2026 di halaman Balaikota Ambon, Rabu (18/2/2026), bertepatan dengan apel bersama OPD, ASN, dan pegawai lingkup Pemerintah Kota Ambon. Acara ini menjadi ajang penghargaan bagi OPD, instansi, dan UPZ mandiri yang menunjukkan kinerja terbaik dan konsisten dalam pengumpulan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), sekaligus mendukung Gerakan Cinta Zakat Tahun 2026. Seluruh pimpinan BAZNAS Kota Ambon hadir, termasuk Ketua Muhammad Zulkifly Fakaubun, Wakil Ketua I H. Achmad Salim, Wakil Ketua II Hendra Abubakar, Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat, Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat, serta staf Jihan Abbas dan Ayu. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon atas dukungan nyata, termasuk dana hibah dan Perwali No. 23 Tahun 2022, yang memperkuat kapasitas pengelolaan zakat di kota ini. “Penghargaan ini diberikan berdasarkan kinerja, integritas, serta konsistensi dalam pengumpulan dana ZIS serta semua penyaluran dan pendayagunaan dana tersusun rapi, terintegrasi dengan SIMBA Sistem Manajemen BAZNAS, kantor digital, dan BAZNAS RI,” ujar Zulkifly. Ia menambahkan, “Penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi OPD, instansi, dan UPZ mandiri untuk terus meningkatkan profesionalisme, akuntabilitas, dan kualitas layanan pengumpulan zakat. Semoga Ramadhan 1447 H membawa berkah bagi seluruh masyarakat.” Sementara itu, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengapresiasi pelaksanaan BAZNAS Awards yang telah dua kali digelar sebagai dorongan nyata bagi OPD, instansi, dan UPZ mandiri. “Kegiatan ini menjadi motivasi bagi seluruh OPD, instansi, dan UPZ mandiri untuk terus meningkatkan pengumpulan dana ZIS. Apa yang kita peroleh dari hasil kerja kita, di dalamnya ada hak orang lain yang harus kita tunaikan. Mari konsisten menyalurkan ZIS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Wattimena. Acara ini juga dihadiri pimpinan OPD, tamu undangan, dan penerima penghargaan, termasuk Raja Batu Merah Ali Hatala, Kepala Kantor Kementerian Agama H.R.A. Fachrurrazy Hassanusi, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah H. Amir Machmud Latar, Ketua UPZ Baiturrahman Dalfa Tabaubun, Ketua UPZ Nurul Iman Rina, serta Camat Teluk Ambon Idrus Buamona. Daftar Penerima Penghargaan BAZNAS Kota Ambon Awards 2026: Kategori OPD/Instansi Pengumpul ZIS Terbaik: Dinas Kesehatan Kota Ambon Sekretariat Pemerintah Kota Ambon Kantor Kementerian Agama Kota Ambon Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Ambon Kategori OPD/Instansi Pengumpul ZIS Terfavorit: Dinas Pendidikan Kota Ambon Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Ambon Satuan Polisi Pamong Praja Kota Ambon Dinas Perhubungan Kota Ambon Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Ambon Dinas Perikanan Kota Ambon Kategori UPZ Mandiri Terbaik: UPZ Masjid Baiturrahman Grahara UPZ Nurul Iman Kategori Desa/Kelurahan/Nagari Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat: Negeri Batu Merah Kategori Kecamatan Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat: Kecamatan Teluk Ambon Kategori Instansi Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat: Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon dan disaksikan Wali Kota Ambon bersama Sekretaris Kota Ambon, diakhiri dengan doa dan foto bersama seluruh penerima. Melalui BAZNAS Kota Ambon Awards 2026 yang digelar di halaman Balaikota Ambon ini, diharapkan seluruh OPD, instansi, dan UPZ mandiri semakin termotivasi dan solid dalam pengumpulan dana ZIS, demi memperkuat kesejahteraan masyarakat Kota Ambon.
BERITA18/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Rilis Jadwal Imsakiyah 1447 H, Zakat Menguatkan Indonesia
BAZNAS Kota Ambon Rilis Jadwal Imsakiyah 1447 H, Zakat Menguatkan Indonesia
Ambon – Badan Amil Zakat Nasional Kota Ambon merilis Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi untuk wilayah Kota Ambon dan sekitarnya sebagai panduan bagi umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa. Peluncuran jadwal imsakiyah ini mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi zakat di bulan suci. Jadwal imsakiyah tersebut memuat informasi lengkap waktu imsak, salat lima waktu, serta waktu berbuka puasa yang disesuaikan dengan zona waktu WIT. Distribusi dilakukan secara digital melalui media sosial dan platform resmi BAZNAS Kota Ambon guna memudahkan akses masyarakat. Staf IT dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di era digital saat ini. “Melalui digitalisasi jadwal imsakiyah ini, kami ingin memastikan informasi dapat diakses dengan cepat, akurat, dan mudah oleh masyarakat Kota Ambon. Ini juga menjadi bagian dari komitmen kami bahwa zakat menguatkan Indonesia, dimulai dari pelayanan yang profesional dan transparan,” ujar Jihan Abbas. Ia menjelaskan bahwa Ramadhan merupakan momentum strategis, tidak hanya untuk meningkatkan kualitas ibadah personal, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Oleh karena itu, penyediaan jadwal imsakiyah tidak sekadar informasi waktu ibadah, tetapi juga media edukasi untuk mengajak masyarakat menunaikan zakat secara tepat dan terpercaya. “Tema ‘Zakat Menguatkan Indonesia’ kami hadirkan dalam publikasi imsakiyah sebagai pengingat bahwa setiap ibadah di bulan Ramadhan memiliki dimensi sosial. Zakat yang ditunaikan masyarakat akan kembali dalam bentuk program pemberdayaan, bantuan kemanusiaan, dan peningkatan kesejahteraan mustahik,” tambahnya. BAZNAS Kota Ambon menilai bahwa transformasi digital dalam pelayanan zakat merupakan kebutuhan yang tidak terelakkan. Melalui sistem informasi yang terintegrasi, pengelolaan zakat dapat dilakukan secara lebih akuntabel dan efisien, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik. Dengan dirilisnya Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M ini, BAZNAS Kota Ambon berharap umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan tertib dan khusyuk, serta semakin sadar akan pentingnya peran zakat dalam membangun ketahanan sosial dan ekonomi umat. Ramadhan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga bulan berbagi. Melalui penguatan layanan, edukasi, dan digitalisasi, BAZNAS Kota Ambon berkomitmen menjadikan zakat sebagai pilar penguatan kesejahteraan masyarakat di Kota Ambon dan sekitarnya.
BERITA18/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon: Ramadhan Momentum Sucikan Hati dan Kuatkan Zakat
BAZNAS Kota Ambon: Ramadhan Momentum Sucikan Hati dan Kuatkan Zakat
Ambon – Badan Amil Zakat Nasional Kota Ambon menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim, seraya mengajak masyarakat menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum menyucikan hati, memperbanyak ibadah, dan menebar kebaikan kepada sesama. Dalam pernyataan resminya, BAZNAS Kota Ambon menegaskan bahwa Ramadhan bukan sekadar peningkatan spiritualitas personal, tetapi juga momentum penguatan tanggung jawab sosial melalui optimalisasi zakat, infak, dan sedekah. “Kami keluarga besar BAZNAS Kota Ambon mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Bulan penuh berkah telah tiba, saatnya kita menyucikan hati, memperbanyak ibadah, dan menebar kebaikan untuk sesama,” demikian pernyataan resmi BAZNAS Kota Ambon. Lebih lanjut disampaikan, Ramadhan memiliki makna strategis bagi para amil zakat. Bulan ini menjadi puncak pelayanan sekaligus ujian profesionalisme dalam pengelolaan dana umat. Kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui sistem yang transparan, pelayanan yang tepat, serta pengelolaan yang akuntabel. “Ramadhan bukan hanya tentang peningkatan spiritual, tetapi juga menjadi momen penting bagi seorang amil untuk memaksimalkan kompetensinya. Profesionalisme, ketepatan pelayanan, dan akuntabilitas pengelolaan zakat adalah kunci dalam membantu masyarakat menunaikan kewajiban berzakat dengan aman dan terpercaya,” lanjut pernyataan tersebut. BAZNAS Kota Ambon menilai bahwa zakat memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Melalui pengelolaan yang tepat, zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan mustahik, membuka akses ekonomi, serta menghadirkan solusi nyata bagi persoalan kemiskinan. Semangat “Zakat Menguatkan Indonesia” juga digaungkan sebagai komitmen moral dan kelembagaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan tata kelola. Dengan sistem yang profesional dan berbasis akuntabilitas, BAZNAS Kota Ambon bertekad menjaga amanah umat sekaligus memperluas dampak kebermanfaatan. Di akhir pernyataannya, BAZNAS Kota Ambon berharap Ramadhan tahun ini membawa keberkahan dan ketenangan bagi seluruh masyarakat. “Semoga Ramadhan ini membawa keberkahan, ketenangan, dan semangat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas diri dalam melayani dan membantu sesama,” tutupnya. Momentum suci ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT, tetapi juga mempererat solidaritas sosial demi terwujudnya masyarakat yang lebih adil, peduli, dan sejahtera.
BERITA18/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Tarhib Ramadan Nasional, Zakat Menguatkan Indonesia
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Tarhib Ramadan Nasional, Zakat Menguatkan Indonesia
Ambon, 17 Februari 2026 – BAZNAS Kota Ambon mengikuti siaran langsung Tarhib Ramadan BAZNAS: Zakat Menguatkan Indonesia yang digelar secara nasional pada Selasa (17/2/2026). Kegiatan ini disiarkan pukul 16.00 WIB atau 18.00 WIT melalui kanal YouTube BAZNAS TV. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh stafnya, Jihan Abbas, yang mengikuti rangkaian acara secara daring hingga selesai. Momentum Tarhib Ramadan ini menjadi bagian dari ikhtiar menyambut bulan suci dengan memperkuat spiritualitas sekaligus komitmen sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Jihan Abbas menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni penyambutan Ramadan, tetapi juga penguatan nilai dan gerakan zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. “Tarhib Ramadan ini mengingatkan kita bahwa zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga kekuatan sosial untuk membantu sesama. Melalui momentum ini, kami di BAZNAS Kota Ambon semakin termotivasi untuk mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat di bulan suci,” ujar Jihan pada pukul 19.15 WIT usai mengikuti siaran langsung. Ia menambahkan bahwa Ramadan merupakan puncak musim kebaikan bagi umat Islam. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan kelembagaan, strategi komunikasi, serta penguatan literasi zakat agar partisipasi masyarakat semakin meningkat. “Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperbanyak zikir, doa, dan sedekah. Kami berharap semangat ‘Zakat Menguatkan Indonesia’ benar-benar terimplementasi hingga ke daerah, termasuk di Kota Ambon,” tambahnya. Kegiatan Tarhib Ramadan yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional ini menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial. Zakat, infak, dan sedekah diposisikan sebagai instrumen strategis dalam mendukung pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan mustahik, serta penguatan ekonomi umat. Melalui partisipasi dalam siaran nasional ini, BAZNAS Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk menyukseskan program-program Ramadan 1447 H dengan pendekatan yang profesional, transparan, dan berdampak luas. Sinergi antara pusat dan daerah diharapkan mampu mendorong optimalisasi potensi zakat yang semakin besar setiap tahunnya. Dengan semangat kebersamaan dan penguatan ibadah sosial, BAZNAS Kota Ambon siap menyambut Ramadan 1447 H sebagai momentum memperluas manfaat zakat bagi masyarakat dan turut berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih kuat dan sejahtera.
BERITA18/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Strategi Fundraising di Forum Nasional Ramadhan 1447 H
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Strategi Fundraising di Forum Nasional Ramadhan 1447 H
Ambon, 17 Februari 2026 – BAZNAS Kota Ambon mengikuti Seminar Nasional Gerakan Nasional Memenangkan Fundraising Ramadhan 1447 H yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (17/2/2026). Kegiatan berlangsung pukul 08.30–12.00 WIB atau 10.30–14.00 WIT dan diikuti pimpinan serta perwakilan Badan Amil Zakat Nasional dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Indonesia. BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh staf, Jihan Abbas, yang mengikuti forum nasional tersebut secara penuh hingga selesai pada pukul 14.00 WIT. Seminar ini menjadi momentum strategis dalam menyambut Ramadhan 1447 Hijriah, khususnya dalam memperkuat strategi penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara nasional. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional, di antaranya Ketua Ramadhan BAZNAS 1447 H dari Badan Amil Zakat Nasional, H. Rulli Kurniawan; Direktur Utama LAZISMU, Ibnu Tsani; Direktur Eksekutif LAZ Nurul Hayat, Kholaf Hibatulloh; Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU PBNU, Riri Kharirroh; CEO Rumah Zakat Indonesia, H. Irvan Nugraha; serta Direktur Mobilisasi Sumber Daya Dompet Dhuafa, Etika Setiawati. Dalam forum tersebut, para narasumber menekankan pentingnya penguatan strategi digital fundraising, kolaborasi lintas lembaga, serta harmonisasi gerakan nasional ZIS agar potensi zakat di bulan Ramadhan dapat dioptimalkan secara maksimal dan tepat sasaran. Jihan Abbas menyampaikan bahwa forum ini memberikan wawasan strategis yang sangat relevan untuk diimplementasikan di daerah, khususnya di Kota Ambon. “Melalui forum nasional ini, kami mendapatkan banyak pembelajaran mengenai strategi fundraising Ramadhan yang efektif, termasuk penguatan kampanye digital dan kolaborasi lintas lembaga. Ini menjadi bekal penting bagi BAZNAS Kota Ambon untuk meningkatkan penghimpunan ZIS pada Ramadhan 1447 H,” ujar Jihan pada pukul 13.55 WIT. Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara BAZNAS dan LAZ di seluruh Indonesia menjadi kunci keberhasilan gerakan nasional ini. “Kami optimistis, dengan sinergi dan harmonisasi gerakan nasional, target pengumpulan zakat di Kota Ambon dapat meningkat signifikan dan memberikan dampak nyata bagi mustahik,” tambahnya. Seminar nasional ini bertujuan untuk memperkuat strategi fundraising Ramadhan 1447 H, membangun sinergi dan harmonisasi gerakan nasional ZIS, serta berbagi praktik terbaik (best practice) dalam pengumpulan dana Ramadhan. Forum ini juga menjadi ruang konsolidasi nasional agar pengelolaan zakat semakin profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat. Partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini menegaskan komitmen lembaga untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan dan optimalisasi layanan kepada masyarakat, sejalan dengan semangat bahwa zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, BAZNAS Kota Ambon siap menyukseskan Gerakan Nasional Memenangkan Fundraising Ramadhan 1447 H demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi umat di Kota Ambon.
BERITA18/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Antar Undangan Awards 2026, Kecamatan Teluk Ambon Raih Predikat Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat
BAZNAS Kota Ambon Antar Undangan Awards 2026, Kecamatan Teluk Ambon Raih Predikat Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat
Ambon – BAZNAS Kota Ambon terus mengintensifkan persiapan pelaksanaan BAZNAS Kota Ambon Awards Tahun 2026 dengan mengantarkan langsung undangan kepada para penerima penghargaan. Pada Jumat (13/2/2026), Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, didampingi staf BAZNAS Jihan Abbas, mengunjungi Kantor Camat Teluk Ambon di Wayame. Kedatangan rombongan BAZNAS diterima langsung oleh Camat Teluk Ambon, Idrus Buamona. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS secara resmi menyerahkan undangan sekaligus menyampaikan bahwa Kecamatan Teluk Ambon ditetapkan sebagai penerima penghargaan pada kategori Kecamatan Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat Tahun 2026. Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian atas komitmen dan kontribusi aktif pihak kecamatan dalam mendorong partisipasi zakat, infak, dan sedekah di wilayahnya, termasuk sinergi bersama desa dan kelurahan dalam mendukung program BAZNAS. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi yang kuat antara kecamatan dan BAZNAS dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya zakat. “Kami hadir langsung untuk menyampaikan undangan ini sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi. Kecamatan Teluk Ambon menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung Gerakan Cinta Zakat dan menjadi contoh bagi kecamatan lainnya,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menambahkan bahwa dukungan pemerintah kecamatan sangat penting dalam memastikan program zakat berjalan efektif hingga ke tingkat masyarakat. “Gerakan Cinta Zakat bukan hanya seremonial, tetapi gerakan berkelanjutan. Peran camat dan jajaran sangat strategis dalam menggerakkan ASN dan masyarakat untuk berzakat melalui BAZNAS,” tambahnya. BAZNAS Kota Ambon Awards Tahun 2026 akan dilaksanakan pada Rabu, 18 Februari 2026, bertepatan dengan Apel Bersama OPD, ASN, dan pegawai lingkup Pemerintah Kota Ambon di halaman Balai Kota Ambon. Kegiatan tersebut akan disaksikan langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, sebagai bentuk dukungan pemerintah kota terhadap penguatan tata kelola zakat dan keberlanjutan Gerakan Cinta Zakat di Kota Ambon. Melalui penghargaan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap semakin banyak kecamatan yang terinspirasi untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan penghimpunan zakat, serta memastikan distribusinya tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat Kota Ambon.
BERITA16/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Antar Undangan Awards 2026, Kemen Haji dan Umrah Ambon Raih Instansi Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat
BAZNAS Kota Ambon Antar Undangan Awards 2026, Kemen Haji dan Umrah Ambon Raih Instansi Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat
Ambon – BAZNAS Kota Ambon terus memantapkan rangkaian persiapan BAZNAS Kota Ambon Awards Tahun 2026 dengan mengantarkan langsung undangan kepada para penerima penghargaan. Pada Jumat (13/2/2026), Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, bersama staf BAZNAS Jihan Abbas, mengunjungi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon, H. Amir Machmud Latar. Dalam kesempatan itu, BAZNAS secara resmi menyerahkan undangan sekaligus menyampaikan bahwa instansi tersebut ditetapkan sebagai penerima penghargaan pada kategori OPD/Instansi Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat Tahun 2026. Ketua BAZNAS Kota Ambon menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian atas komitmen, dukungan, serta kontribusi aktif instansi dalam mendorong partisipasi zakat, infak, dan sedekah di lingkungan kerja. “Kami hadir secara langsung sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi. Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon dinilai konsisten mendukung Gerakan Cinta Zakat dan menjadi contoh bagi OPD/Instansi lainnya,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menambahkan bahwa peran OPD/Instansi sangat strategis dalam membangun budaya sadar zakat di kalangan ASN dan pegawai, sehingga pengumpulan zakat dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. “Gerakan Cinta Zakat bukan hanya program BAZNAS, tetapi gerakan bersama. Dukungan dari OPD/Instansi seperti ini sangat membantu dalam memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya. BAZNAS Kota Ambon Awards Tahun 2026 akan dilaksanakan pada Rabu, 18 Februari 2026, bertepatan dengan Apel Bersama OPD, ASN, dan pegawai lingkup Pemerintah Kota Ambon di halaman Balai Kota Ambon. Kegiatan tersebut akan disaksikan langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah terhadap penguatan tata kelola zakat dan keberlanjutan Gerakan Cinta Zakat di Kota Ambon. Melalui momentum penghargaan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap sinergi antara lembaga pengelola zakat dan seluruh OPD semakin kuat, sehingga zakat tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Ambon.
BERITA16/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Antar Undangan Awards 2026 ke Kemenag, Apresiasi Instansi Pengumpul ZIS Terbaik
BAZNAS Kota Ambon Antar Undangan Awards 2026 ke Kemenag, Apresiasi Instansi Pengumpul ZIS Terbaik
Ambon – BAZNAS Kota Ambon terus memaksimalkan persiapan pelaksanaan BAZNAS Kota Ambon Awards Tahun 2026. Pada Jumat (13/2/2026), Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, didampingi staf BAZNAS Jihan Abbas, secara langsung mengantarkan undangan penganugerahan ke Kantor Kementerian Agama Kota Ambon. Kedatangan rombongan BAZNAS diterima oleh Nur Patima selaku Kepala Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kemenag Kota Ambon. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS secara resmi menyampaikan bahwa Kementerian Agama Kota Ambon ditetapkan sebagai penerima penghargaan pada kategori OPD/Instansi Pengumpul Zakat, Infak, dan Sedekah Terbaik. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi Kemenag dalam mendukung penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan instansi. “Kami hadir langsung untuk menyampaikan undangan ini sebagai bentuk penghormatan. Kementerian Agama Kota Ambon dinilai aktif dan konsisten dalam pengumpulan zakat, infak, dan sedekah sehingga layak menerima penghargaan ini,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menjelaskan bahwa peran OPD dan instansi pemerintah sangat strategis dalam mendorong partisipasi ASN dan pegawai dalam menunaikan kewajiban zakat melalui BAZNAS secara resmi dan terkoordinasi. “Sinergi antara BAZNAS dan OPD adalah kunci penguatan Gerakan Cinta Zakat. Kami berharap kolaborasi ini terus ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat Kota Ambon,” tambahnya. BAZNAS Kota Ambon Awards Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 18 Februari 2026, bertepatan dengan Apel Bersama OPD, ASN, dan pegawai lingkup Pemerintah Kota Ambon di halaman Balai Kota Ambon. Kegiatan tersebut akan disaksikan langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, sebagai bentuk dukungan pemerintah kota terhadap penguatan tata kelola zakat serta optimalisasi pengumpulan ZIS di lingkungan pemerintahan. Melalui ajang penghargaan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap semakin banyak OPD dan instansi yang termotivasi untuk meningkatkan capaian penghimpunan zakat secara transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA16/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Antar Undangan Awards 2026, Negeri Batu Merah Raih Predikat Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat
BAZNAS Kota Ambon Antar Undangan Awards 2026, Negeri Batu Merah Raih Predikat Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat
Ambon – BAZNAS Kota Ambon terus memantapkan persiapan pelaksanaan BAZNAS Kota Ambon Awards Tahun 2026. Pada Jumat (13/2/2026), Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, didampingi staf BAZNAS Jihan Abbas, secara langsung mengantarkan undangan penganugerahan kepada Negeri Batu Merah. Penyerahan undangan berlangsung di Kantor Negeri Batu Merah sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas capaian yang diraih. Negeri Batu Merah ditetapkan sebagai penerima penghargaan pada kategori Desa/Kelurahan/Negeri Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat, berkat komitmen dan dukungan aktif dalam menggerakkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi bentuk pengakuan atas kerja nyata pemerintah negeri dalam mendukung penguatan tata kelola zakat di Kota Ambon. “Kami datang langsung untuk menyampaikan undangan ini sebagai bentuk penghargaan dan rasa hormat. Negeri Batu Merah menunjukkan komitmen luar biasa dalam mendukung Gerakan Cinta Zakat. Ini adalah hasil kolaborasi yang patut diapresiasi,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menambahkan bahwa dukungan pemerintah negeri sangat berperan dalam mendorong partisipasi masyarakat maupun aparatur untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara terkoordinasi melalui BAZNAS. “Gerakan Cinta Zakat hanya bisa berjalan maksimal jika ada sinergi antara BAZNAS dan pemerintah negeri. Negeri Batu Merah telah memberi contoh yang baik bagi desa dan kelurahan lainnya di Kota Ambon,” tambahnya. Acara penganugerahan BAZNAS Kota Ambon Awards Tahun 2026 akan dilaksanakan pada Rabu, 18 Februari 2026, bertepatan dengan Apel Bersama OPD, ASN, dan pegawai lingkup Pemerintah Kota Ambon di halaman Balai Kota Ambon. Kegiatan tersebut akan disaksikan langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah terhadap penguatan peran zakat dalam pembangunan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui ajang ini, BAZNAS Kota Ambon berharap semakin banyak desa, kelurahan, dan negeri yang terdorong untuk aktif mendukung Gerakan Cinta Zakat. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bersama untuk membangun budaya zakat yang lebih kuat, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat Kota Ambon.
BERITA16/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Review Z-Magazine JZC Edisi Maret 2026
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Review Z-Magazine JZC Edisi Maret 2026
Ambon, 12 Februari 2026 (WIT) – BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan publikasi dan literasi zakat dengan mengikuti kegiatan Review Z-Magazine JZC edisi Maret 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring. Kegiatan yang berlangsung melalui Google Meet ini dimulai pukul 12.00 WIT (10.00 WIB) hingga selesai dan diikuti oleh perwakilan BAZNAS daerah se-Indonesia. Dari BAZNAS Kota Ambon, kegiatan ini diikuti oleh staf, Jihan Abbas. Review mingguan ini bertujuan untuk membahas pengelolaan konten Z-Magazine serta pengembangan website BAZNAS daerah agar semakin informatif, aktual, dan berdampak bagi masyarakat. Staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas publikasi di daerah. “Kegiatan review ini memberikan arahan dan standar yang jelas bagi kami di daerah dalam mengelola konten website dan Z-Magazine agar lebih profesional dan informatif,” ujar Jihan Abbas. Melalui partisipasi aktif dalam forum nasional ini, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus meningkatkan kualitas penyebaran informasi zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat luas.
BERITA12/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Jelang Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kota Ambon Perkuat Strategi Lewat Rakernis Nasional
Jelang Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kota Ambon Perkuat Strategi Lewat Rakernis Nasional
Ambon, 12 Februari 2026 (WIT) – BAZNAS Kota Ambon turut ambil bagian dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIT (07.30 WIB) ini diikuti oleh staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas. Rakernis yang mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia” ini secara resmi dibuka oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, bersama Pimpinan BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan. Kegiatan ini membahas persiapan Ramadhan 1447 H, termasuk pandangan terkait penetapan nishab zakat tahun 2026 serta berbagai agenda strategis lainnya. Dalam sambutannya, Prof. Noor Achmad menegaskan pentingnya penguatan peran zakat dalam pembangunan nasional. “Melalui momentum Ramadhan, zakat harus menjadi instrumen yang mampu menguatkan Indonesia dari sisi sosial dan ekonomi umat,” ujarnya. Berbagai materi strategis disampaikan oleh para narasumber nasional, di antaranya Hasbi Zaenal terkait fiqih zakat, Arifin Purwakananta mengenai pembangunan ekosistem fundraising perusahaan, serta Fitriansyah Agus Setiawan dan Dwi Nurani tentang perancangan fundraising Ramadhan (on balance dan off balance sheet). Selain itu, Rulli Kurniawan memaparkan strategi sukses fundraising Ramadhan, dan Adhi Kelvianto membahas optimalisasi kampanye zakat dengan tema serta visual Ramadhan “Zakat Menguatkan Indonesia”. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Rakernis ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan daerah dalam menyambut Ramadhan. “Kami mendapatkan banyak strategi dan insight baru yang akan menjadi bekal dalam memaksimalkan penghimpunan dan pengelolaan zakat di Kota Ambon,” ungkap Jihan Abbas. Partisipasi ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi dan kesiapan BAZNAS Kota Ambon dalam mengoptimalkan potensi zakat demi kemaslahatan umat.
BERITA12/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Hadiri Rapat Kolaborasi Zakat & Wakaf 2026, Sinergi untuk Kesejahteraan Umat
BAZNAS Kota Ambon Hadiri Rapat Kolaborasi Zakat & Wakaf 2026, Sinergi untuk Kesejahteraan Umat
Ambon, 11 Februari 2026 – BAZNAS Kota Ambon yang diwakili oleh Jihan Abbas turut ambil bagian dalam Rapat Koordinasi dan Kolaborasi Program Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf dengan tema “Sinergi Indonesia Berdaya: Mendampakkan Zakat-Wakaf Untuk Kesejahteraan Umat dan Kemakmuran Bumi.” Rapat yang berlangsung secara hybrid ini digelar di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta, dan disiarkan secara daring melalui Zoom serta live streaming di kanal YouTube Literasi Zakat Wakaf. Untuk wilayah Indonesia Timur, kegiatan berlangsung pada pukul 10.00–17.00 WIT pada Rabu dan Kamis, 11–12 Februari 2026. Latar Belakang Zakat dan wakaf merupakan instrumen ekonomi syariah yang memiliki potensi besar dalam penanggulangan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan umat. Namun, efektivitas program sering terhambat oleh ego sektoral, tumpang tindih program antar lembaga, dan kurangnya integrasi data. Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara regulator, pengelola (nazhir dan amil), serta pemangku kepentingan, sehingga program zakat dan wakaf dapat memberikan dampak sosial dan ekonomi yang optimal. Program unggulan yang menjadi fokus pembahasan antara lain Kampung Zakat, Pemberdayaan Ekonomi Umat berbasis KUA, Kota Wakaf, dan Inkubasi Wakaf Produktif. Program-program ini dirancang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat serta kapasitas pengelola zakat dan wakaf secara profesional. Dasar Pelaksanaan Kegiatan ini dilaksanakan dengan merujuk pada beberapa peraturan, di antaranya: UU No. 41 Tahun 2004 tentang Wakaf UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat PP No. 45 Tahun 2013 dan perubahan PP No. 50 Tahun 2018 PP No. 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU Pengelolaan Zakat PP No. 25 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan UU Wakaf Permenag No. 6 Tahun 2022 dan Permenag No. 33 Tahun 2024 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemenag Keputusan Menteri Agama dan Keuangan terkait pengelolaan dana zakat, wakaf, dan pengangkatan penanggung jawab keuangan. Tujuan Kegiatan Rapat ini bertujuan untuk: Menyelaraskan peta jalan program agar tidak terjadi duplikasi manfaat. Membangun kemitraan strategis antar lembaga untuk pendayagunaan dana produktif. Menstandarisasi pelaporan serta memperbarui data muzakki, mustahik, dan aset wakaf. Merumuskan solusi strategis atas hambatan pelaksanaan program di lapangan. Peserta Rapat ini dihadiri oleh 136 peserta secara luring serta peserta daring dari seluruh provinsi, meliputi: Ketua Tim Zakat & Wakaf Kanwil Kemenag Provinsi Penyelenggara Zakat & Wakaf Kemenag Kab./Kota BAZNAS, BWI, LAZNAS, Forum Zakat, ANI, FWP, MOSAIC, Nazhir Hutan Wakaf Bogor Lembaga Keuangan Syariah pengelola Wakaf Uang (LKSPWU) dan berbagai kementerian/lembaga terkait. Program Unggulan Kampung Zakat: Program terpadu untuk pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial masyarakat. Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis KUA: Bantuan modal dan pembinaan usaha bagi mustahik. Inkubasi Wakaf Produktif: Transformasi nazhir menjadi profesional dan inovatif dalam pengelolaan aset wakaf. Kota Wakaf: Pengembangan ekosistem wakaf berbasis kewilayahan untuk kesejahteraan umat dan pembangunan infrastruktur publik. Rapat ini diharapkan menghasilkan titik kolaborasi program, Nota Kesepahaman (MoU), Rencana Aksi Bersama, dan matriks pembagian peran antar lembaga, sehingga pengelolaan zakat dan wakaf dapat lebih terintegrasi dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Zakat Fitrah 1447 H Ditetapkan, Saatnya Warga Ambon Tunaikan ZIS Melalui BAZNAS Kota Ambon
Zakat Fitrah 1447 H Ditetapkan, Saatnya Warga Ambon Tunaikan ZIS Melalui BAZNAS Kota Ambon
Ambon – Kabar penting bagi umat Islam menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menetapkan besaran zakat fitrah tahun 2026 sebesar Rp50.000 per jiwa atau setara dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras premium. Ketetapan ini menjadi pedoman nasional dalam pelaksanaan zakat fitrah tahun ini. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui pembahasan dan analisis yang komprehensif, terutama dengan mempertimbangkan fluktuasi harga beras di berbagai daerah. “Setelah melalui kajian mendalam serta pertimbangan yang cermat, BAZNAS RI menetapkan nilai zakat fitrah menjadi Rp50 ribu per jiwa, serta menetapkan besaran fidyah sebesar Rp65 ribu per jiwa per hari sesuai dengan Keputusan Ketua BAZNAS RI Nomor 14 Tahun 2026,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (3/2/2026). Ia menegaskan bahwa nominal tersebut berlaku untuk pembayaran yang disalurkan melalui BAZNAS dan diharapkan menjadi acuan bersama bagi BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota, maupun Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia. “BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota, serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) dapat menggunakan besaran zakat fitrah dan fidyah tersebut sebagai acuan penerimaan di wilayah masing-masing,” jelasnya. Namun demikian, BAZNAS daerah diberikan kewenangan untuk melakukan penyesuaian apabila terjadi perbedaan harga beras yang cukup signifikan di wilayahnya, dengan tetap mengacu pada syariat Islam dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Zakat fitrah dapat dibayarkan sejak awal Ramadan dan paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Sementara itu, pendistribusian kepada para mustahik wajib dituntaskan sebelum khatib naik mimbar pada salat Id. “Kami memastikan pengelolaan dan penyaluran zakat fitrah dilakukan sesuai prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, serta disalurkan kepada delapan golongan mustahik sebagaimana ditetapkan dalam syariat Islam,” tegas Kiai Noor. Dengan diberlakukannya keputusan ini, maka Keputusan Ketua BAZNAS Nomor 14 Tahun 2025 tentang Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah untuk Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi Tahun 2025 resmi dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. BAZNAS Kota Ambon Siap Laksanakan Arahan Menindaklanjuti keputusan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyatakan kesiapan penuh untuk melaksanakan arahan BAZNAS RI dalam pengelolaan zakat fitrah dan fidyah di Kota Ambon. “Kami siap melaksanakan arahan dan ketetapan dari Ketua BAZNAS RI. Nilai yang telah ditetapkan akan menjadi pedoman resmi dalam penerimaan zakat fitrah dan fidyah di BAZNAS Kota Ambon,” tegas Zulkifly. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kota Ambon untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Ambon sebagai lembaga resmi pemerintah yang amanah dan terpercaya. “Ramadan adalah puncak momentum memperkuat kepedulian sosial. Dengan menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Kota Ambon, masyarakat turut membantu mustahik di sekitar kita. Kami pastikan pengelolaan dilakukan secara transparan, profesional, dan tepat sasaran,” ujarnya. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang menunaikan ZIS melalui BAZNAS, semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan oleh fakir miskin, pedagang kecil, lansia, dan keluarga kurang mampu di Kota Ambon. “Mari jadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai jalan keberkahan hidup. Insya Allah, apa yang kita tunaikan akan kembali sebagai kebaikan yang berlipat ganda,” pungkasnya.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Lihat Daftar Rekening →