Transformasi Digital Jadi Sorotan di Pengajian Selasa Pagi BAZNAS, Amil Se-Indonesia Ikuti Sesi Terakhir 2026
10/03/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Kota Ambon
Pengajian Selasa Pagi BAZNAS bahas transformasi digital pengelolaan zakat.
Ambon, 10 Maret 2026 (WIT) – Pengajian Selasa Pagi yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali digelar dengan tema besar transformasi digital dalam pengelolaan zakat. Kegiatan yang menjadi sesi ke-9 sekaligus sesi terakhir pada tahun 2026 ini berlangsung secara daring melalui Zoom dan disiarkan langsung di kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa pagi.
Kegiatan yang berlangsung pukul 06.00–07.30 WIB (08.00–09.30 WIT) ini diikuti oleh para amil zakat, pegawai BAZNAS, serta masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satu peserta yang turut mengikuti kegiatan tersebut adalah Jihan Abbas, staf BAZNAS, yang mengikuti pengajian sebagai bagian dari penguatan kapasitas dan wawasan amil zakat.
Pengajian dibuka oleh KH. Achmad Sudrajat, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kegiatan pengajian rutin sebagai sarana peningkatan kompetensi dan spiritualitas para amil.
“Pengajian ini bukan hanya forum menambah ilmu agama, tetapi juga ruang berbagi pengalaman dan penguatan kapasitas amil zakat di seluruh Indonesia,” ujar KH. Achmad Sudrajat dalam sambutannya.
Menurutnya, transformasi dalam pengelolaan zakat tidak hanya berkaitan dengan sistem administrasi, tetapi juga bagaimana lembaga zakat mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pelayanan kepada muzaki dan mustahik.
Sementara itu, materi utama disampaikan oleh KH. M. Nadratuzzaman Hosen, Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional BAZNAS RI. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa digitalisasi telah menjadi kebutuhan mendesak bagi lembaga pengelola zakat di era modern.
“Transformasi digital adalah keniscayaan. Melalui teknologi, pengelolaan zakat dapat menjadi lebih transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat,” jelas KH. M. Nadratuzzaman Hosen.
Ia juga menambahkan bahwa penggunaan sistem digital memungkinkan proses penghimpunan, pencatatan, hingga penyaluran zakat dilakukan secara lebih cepat dan efisien. Hal ini, menurutnya, sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga zakat.
Dalam sesi diskusi, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk bertanya dan berbagi pengalaman terkait penerapan teknologi digital dalam pengelolaan zakat di daerah masing-masing. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama kegiatan berlangsung.
Bagi Jihan Abbas, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan terkait perkembangan pengelolaan zakat berbasis teknologi.
“Melalui pengajian ini kami mendapatkan banyak wawasan baru, khususnya bagaimana transformasi digital dapat memperkuat pengelolaan zakat agar lebih efektif dan profesional,” ujarnya.
Program Pengajian Selasa Pagi sendiri telah rutin dilaksanakan sejak tahun 2022 sebagai bagian dari program pengembangan kapasitas amil oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan BAZNAS. Kegiatan ini terbuka bagi publik dan dapat diikuti secara gratis melalui platform daring.
Dengan berakhirnya sesi ke-9 pada tahun 2026 ini, BAZNAS berharap semangat berbagi ilmu dan pengalaman di kalangan amil zakat terus berlanjut, sekaligus mendorong percepatan transformasi digital dalam pengelolaan zakat di Indonesia.
Berita Lainnya
BAZNAS Gelar Talkshow Ramadhan Kareem, Bahas Perencanaan Keuangan Syariah untuk Masa Depan Keluarga
Penutup Safari Ramadhan, BAZNAS Kota Ambon Bersama Pemkot Ambon Tebar Berkah di Negeri Laha
BAZNAS Kota Ambon Hadiri Buka Puasa Bersama Kemenag Kota Ambon dalam Kegiatan Ramadan Berbagi
BAZNAS Kota Ambon Ajak Warga Segera Tunaikan Zakat Fitrah
Kolaborasi Teras Zawa Ramadan 1447 H di Ambon, BAZNAS Kota Ambon Tegaskan Komitmen Tebar Manfaat bagi Masyarakat
BAZNAS RI Gelar Rapat Kerja Nasional Validasi Laporan Zakat 2025, Libatkan BAZNAS Provinsi hingga Kabupaten/Kota

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
