Transformasi Zakat untuk Kemandirian Umat, BAZNAS Gelar Tadarus Zakat Wakaf Sesi 7
15/03/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS dorong zakat produktif lewat Tadarus Zakat Wakaf Sesi 7 via Zoom.
Ambon, 13 Maret 2026 (WIT) — Upaya memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat terus didorong oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Melalui kegiatan Tadarus Zakat Wakaf Sesi 7, BAZNAS mengangkat tema “Transformasi Zakat dari Karitatif Menjadi Produktif untuk Penguatan Ekonomi Umat” yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 11.00 WIT hingga selesai.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi zakat dan wakaf yang rutin diselenggarakan BAZNAS untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para pengelola zakat di berbagai daerah, mengenai pengelolaan zakat yang lebih inovatif dan berkelanjutan. Melalui forum ini, peserta diajak untuk mendalami konsep transformasi zakat dari pendekatan karitatif—yang selama ini lebih berfokus pada bantuan langsung—menuju pendekatan produktif yang mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi para penerima manfaat (mustahik).
Dalam pemaparannya, para narasumber menjelaskan bahwa zakat memiliki potensi besar sebagai instrumen pembangunan ekonomi umat apabila dikelola secara strategis. Pendayagunaan zakat secara produktif dapat diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan seperti bantuan modal usaha, pelatihan kewirausahaan, pengembangan usaha mikro, hingga pendampingan bisnis bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pendekatan ini dinilai mampu memberikan dampak yang lebih luas dibandingkan bantuan konsumtif semata. Dengan zakat produktif, mustahik tidak hanya menerima bantuan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga mendapatkan peluang untuk meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi dalam jangka panjang.
Selain itu, kegiatan Tadarus Zakat Wakaf ini juga menjadi ruang diskusi bagi para peserta untuk berbagi pengalaman serta strategi dalam mengembangkan program-program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat dan wakaf. Kolaborasi antara lembaga pengelola zakat, pemerintah, akademisi, dan masyarakat dinilai sangat penting dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, serta berdampak nyata bagi kesejahteraan umat.
Salah satu peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah Jihan Abbas, staf digitalisasi BAZNAS Kota Ambon. Ia menilai bahwa diskusi dalam Tadarus Zakat Wakaf Sesi 7 memberikan wawasan yang sangat penting bagi para pengelola zakat, khususnya dalam mengembangkan program pemberdayaan ekonomi di daerah.
“Kegiatan Tadarus Zakat Wakaf ini sangat memberikan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana zakat dapat dikelola tidak hanya secara karitatif, tetapi juga secara produktif. Dengan pendekatan ini, zakat dapat menjadi solusi jangka panjang untuk membantu masyarakat meningkatkan kemandirian ekonomi,” ujar Jihan Abbas.
Menurutnya, transformasi pengelolaan zakat menjadi lebih produktif merupakan langkah strategis yang perlu terus didorong oleh seluruh lembaga pengelola zakat di Indonesia.
“Melalui kegiatan ini kami mendapatkan banyak wawasan baru mengenai strategi pengelolaan zakat yang lebih inovatif dan berdampak. Harapannya, konsep zakat produktif dapat semakin berkembang sehingga mampu memperkuat ekonomi umat dan membantu mustahik untuk bangkit serta mandiri,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan edukasi seperti Tadarus Zakat Wakaf sangat penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan pengelola zakat, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi masyarakat yang semakin kompleks.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BAZNAS berharap literasi masyarakat tentang zakat dan wakaf semakin meningkat serta mendorong optimalisasi pengelolaan zakat di Indonesia. Transformasi zakat dari pendekatan karitatif menuju produktif diyakini dapat menjadi salah satu solusi strategis dalam mengurangi kemiskinan dan memperkuat ekonomi umat secara berkelanjutan.
Melalui program-program edukatif seperti Tadarus Zakat Wakaf, BAZNAS terus berkomitmen menghadirkan inovasi dalam pengelolaan zakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
Berita Lainnya
BAZNAS Kota Ambon Ikuti BAZNAS Fundraising Forum 2026, Perkuat Komunikasi untuk Membangun Kepercayaan Publik
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Pra-RAKORNAS 2026, Perkuat Evaluasi Kinerja dan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT
Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, BAZNAS Kota Ambon Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah
BAZNAS Kota Ambon Salurkan 40 Paket Sembako untuk Korban Kebakaran Negeri Batu Merah
Doa Bersama HUT ke-451 Kota Ambon, BAZNAS Salurkan 50 Paket Sembako untuk Mustahik
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Kick-Off IZN dan KDZ 2026, Perkuat Komitmen Pengukuran Dampak Zakat
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Fundraising Forum 2026, Perkuat Strategi Kemitraan Sponsorship untuk Optimalisasi Penghimpunan Zakat
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Knowledge Sharing Sesi 16, Dalami Update Program “Membasuh Luka Palestina”
Tutup LASQI Nusantara Fest 2026, BAZNAS Kota Ambon Apresiasi Generasi Muda dalam Melestarikan Seni Islami
Perkuat Pelayanan dan Tata Kelola, BAZNAS Kota Ambon Gelar Rapat Harian Bahas Penyaluran Bantuan hingga Persiapan IZN dan KDZ
BAZNAS Kota Ambon Ucapkan Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia: Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur
BAZNAS Kota Ambon dan MT Alfisyahrin Bersinergi Layani Mustahik Lewat Pengobatan Gratis dan Bantuan Paket Sembako
Hadiri Maulid Nabi MT Silaturahmi Kota Ambon, BAZNAS Ajak Jamaah Manfaatkan 5 Nikmat Sebelum Datang 5 Perkara
BAZNAS Kota Ambon Dukung Isbat Nikah, Perkuat Sinergi Kemenag dan Pemkot Ambon dalam Pelayanan Masyarakat
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Knowledge Sharing Sesi 15, Dalami Reorientasi Pengelolaan Muzaki

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.
Lihat Daftar Rekening →