WhatsApp Icon

Tutup LASQI Nusantara Fest 2026, BAZNAS Kota Ambon Apresiasi Generasi Muda dalam Melestarikan Seni Islami

01/09/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Kota Ambon

Bagikan:URL telah tercopy
Tutup LASQI Nusantara Fest 2026, BAZNAS Kota Ambon Apresiasi Generasi Muda dalam Melestarikan Seni Islami

BAZNAS Kota Ambon dukung penutupan LASQI Fest 2026 dan apresiasi para pemenang.

AMBON, 30 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon turut hadir dalam acara penutupan LASQI Nusantara Fest Tingkat Kota Ambon Tahun 2026 yang berlangsung di Islamic Center Kota Ambon, Ahad, 30 Agustus 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Ambon, Hj. Sumiyati Kiat, hadir mewakili BAZNAS Kota Ambon sekaligus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan yang mengedepankan seni dan budaya Islami sebagai sarana mempererat silaturahmi serta membangun kehidupan masyarakat Kota Ambon yang madani.

LASQI Nusantara Fest Tingkat Kota Ambon Tahun 2026 mengusung tema “Melalui Seni dan Budaya Islami, Merajut Silaturahmi, Membangun Ambon yang Madani.” Tema tersebut menjadi landasan penting dalam pelaksanaan festival yang tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, kebudayaan, persaudaraan, dan kreativitas masyarakat.

Acara penutupan ini sekaligus menjadi puncak dari seluruh rangkaian LASQI Nusantara Fest Tingkat Kota Ambon Tahun 2026. Kegiatan tersebut secara resmi ditutup oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, yang hadir bersama unsur pemerintah daerah, pengurus LASQI, peserta, pendamping, tokoh agama, serta masyarakat.

Suasana penutupan berlangsung meriah sekaligus penuh rasa syukur. Setelah melewati berbagai rangkaian kegiatan dan kompetisi, para peserta akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menerima apresiasi atas kerja keras, latihan, serta penampilan yang telah mereka berikan.

Apresiasi bagi Para Pemenang

Salah satu agenda utama dalam acara penutupan adalah pengumuman juara dan pemberian hadiah kepada para pemenang. Pengumuman hasil perlombaan dibacakan oleh Ketua LASQI Kota Ambon, Abas Rumadan.

Pengumuman tersebut menjadi salah satu momen yang paling dinantikan oleh para peserta dan pendukung. Para peserta yang berhasil meraih juara kemudian mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah dicapai selama mengikuti LASQI Nusantara Fest Tahun 2026.

Pemberian hadiah bukan sekadar bentuk penghargaan terhadap hasil kompetisi, tetapi juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengembangkan bakat di bidang seni dan budaya Islami.

Bagi peserta yang belum meraih juara, keikutsertaan dalam festival tetap menjadi pengalaman yang berharga. Proses latihan, persiapan, keberanian tampil, serta kesempatan berinteraksi dengan peserta lainnya merupakan bagian dari pembelajaran yang dapat menjadi bekal untuk mengikuti kegiatan serupa pada masa mendatang.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan LASQI Nusantara Fest Tingkat Kota Ambon Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan bakat sekaligus memperkuat kecintaan terhadap seni dan budaya Islami.

“BAZNAS Kota Ambon mengapresiasi pelaksanaan LASQI Nusantara Fest Tahun 2026. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, kreativitas dan kecintaan terhadap seni serta budaya Islami,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia menilai tema yang diangkat dalam festival tersebut memiliki pesan yang sangat kuat, terutama dalam konteks mempererat hubungan antarmasyarakat dan membangun karakter generasi muda.

“Tema melalui seni dan budaya Islami, merajut silaturahmi, membangun Ambon yang madani merupakan sebuah pesan yang sangat positif. Seni dan budaya dapat menjadi media untuk mempererat persaudaraan sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman dan akhlak yang baik,”tambahnya.

BAZNAS Dorong Pembinaan Generasi Muda

Muhammad Zulkifly mengatakan, pembinaan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, lembaga keagamaan, organisasi masyarakat, keluarga, serta seluruh elemen masyarakat perlu memberikan ruang yang sehat bagi generasi muda untuk berkembang.

Menurutnya, kegiatan yang menggabungkan unsur seni, budaya, dan keagamaan dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengarahkan generasi muda kepada aktivitas yang produktif.

“Generasi muda harus diberikan ruang untuk berkreasi dan menunjukkan potensi mereka. Kegiatan seperti LASQI sangat baik karena anak-anak dan generasi muda dapat menyalurkan bakatnya dalam kegiatan yang positif, sekaligus belajar tentang disiplin, kerja keras, persaudaraan dan nilai-nilai keagamaan,” jelasnya.

Ia berharap para pemenang tidak berhenti pada pencapaian yang diperoleh dalam festival tersebut, tetapi terus berlatih dan meningkatkan kualitas diri.

“Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang dan seluruh peserta. Juara adalah sebuah pencapaian yang harus disyukuri, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana prestasi itu menjadi motivasi untuk terus belajar dan berkembang,” tuturnya.

Seni Islami sebagai Media Dakwah dan Pendidikan

LASQI Nusantara Fest juga memiliki nilai penting dalam memperkenalkan seni Islami kepada masyarakat. Seni seperti qasidah, kaligrafi, dan berbagai bentuk ekspresi budaya Islami dapat menjadi media dakwah yang dikemas secara kreatif.

Melalui seni, pesan-pesan tentang kebaikan, akhlak, persaudaraan, kasih sayang, dan kecintaan kepada agama dapat disampaikan dengan pendekatan yang lebih mudah diterima oleh masyarakat.

BAZNAS Kota Ambon memandang bahwa penguatan kehidupan keagamaan masyarakat perlu dilakukan melalui berbagai pendekatan. Tidak hanya melalui kegiatan formal, tetapi juga melalui seni, budaya, pendidikan, komunitas, dan berbagai ruang kreatif yang dekat dengan masyarakat.

Kehadiran Hj. Sumiyati Kiat dalam acara penutupan tersebut sekaligus menunjukkan dukungan BAZNAS Kota Ambon terhadap kegiatan yang memiliki nilai sosial dan keagamaan serta mampu mempertemukan berbagai lapisan masyarakat.

Silaturahmi sebagai Kekuatan Masyarakat

Tema “Merajut Silaturahmi” yang diangkat dalam LASQI Nusantara Fest juga menjadi pesan penting bagi kehidupan masyarakat Kota Ambon.

Silaturahmi memiliki peran dalam membangun hubungan sosial yang harmonis. Melalui pertemuan dan interaksi yang positif, masyarakat dapat saling mengenal, menghargai, dan memperkuat persaudaraan.

Festival seperti LASQI menjadi salah satu ruang yang memungkinkan masyarakat dari berbagai latar belakang untuk bertemu dalam suasana kebersamaan. Para peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar menghargai kemampuan satu sama lain.

Semangat tersebut diharapkan dapat terus dibawa ke luar arena festival dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Muhammad Zulkifly Fakaubun menegaskan bahwa membangun masyarakat madani membutuhkan kebersamaan dan kepedulian dari seluruh elemen masyarakat.

“Ambon yang madani tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kebersamaan, silaturahmi, kepedulian dan semangat untuk saling memberikan manfaat. Karena itu, kegiatan seperti LASQI harus kita dukung bersama,” katanya.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut juga memiliki hubungan dengan semangat yang dibangun BAZNAS melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

Zakat bukan hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperkuat kepedulian sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Semangat berbagi dan membantu sesama merupakan bagian dari upaya menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera.

Penutupan Menjadi Awal untuk Terus Berkarya

Dengan ditutupnya LASQI Nusantara Fest Tingkat Kota Ambon Tahun 2026 oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, maka berakhir pula rangkaian kegiatan festival yang telah menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan bakat dan kreativitas dalam seni Islami.

Namun, berakhirnya festival diharapkan bukan menjadi akhir dari semangat berkarya. Para peserta diharapkan terus berlatih, para pembina terus memberikan pendampingan, dan masyarakat terus memberikan dukungan terhadap perkembangan seni dan budaya Islami.

Pengumuman juara yang dibacakan oleh Ketua LASQI Kota Ambon, Abas Rumadan, serta pemberian hadiah kepada para pemenang menjadi penutup yang memberikan apresiasi kepada mereka yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Bagi BAZNAS Kota Ambon, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat dukungan terhadap berbagai aktivitas yang memiliki nilai keagamaan, sosial, pendidikan, dan kebudayaan.

“Kami berharap LASQI terus menjadi wadah pembinaan yang berkelanjutan. Bukan hanya mencari pemenang, tetapi juga membangun generasi yang memiliki kemampuan, kreativitas dan akhlak. Semoga semangat ini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi Kota Ambon,” pungkas Muhammad Zulkifly Fakaubun.

BAZNAS Kota Ambon berharap semangat yang dibangun melalui LASQI Nusantara Fest Tahun 2026 dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Seni dan budaya Islami diharapkan semakin mendapat ruang untuk berkembang, sementara silaturahmi dan persaudaraan masyarakat semakin kuat.

Melalui tema “Melalui Seni dan Budaya Islami, Merajut Silaturahmi, Membangun Ambon yang Madani,” LASQI Nusantara Fest Tahun 2026 tidak hanya menjadi sebuah festival, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun masyarakat yang berkarakter, religius, kreatif, harmonis, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Lihat Daftar Rekening →