Dari Mustahik Menjadi Mandiri, BAZNAS Kota Ambon Dorong Usaha Sembako Warga Air Salobar
13/08/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Kota Ambon
Dari mustahik menuju mandiri, BAZNAS Kota Ambon dukung usaha sembako di Air Salobar.
Ambon, 30 Juli 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pendistribusian dan pendayagunaan zakat. Tidak hanya memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar, BAZNAS Kota Ambon juga mendorong para mustahik agar mampu bangkit secara ekonomi dan secara bertahap menjadi masyarakat yang mandiri.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemberian bantuan modal usaha kepada salah seorang mustahik yang berdomisili di kawasan Air Salobar, Kota Ambon, pada Kamis, 30 Juli 2026. Mustahik tersebut sebelumnya berada dalam kondisi ekonomi yang membutuhkan bantuan. Namun, dengan semangat dan niat untuk mengubah kehidupannya, ia mulai merintis usaha kecil dari rumah dengan berjualan berbagai kebutuhan sembako.
Langkah tersebut menjadi sebuah ikhtiar positif untuk keluar dari keterbatasan ekonomi. Melihat adanya kemauan dan kesungguhan mustahik dalam membangun usaha, BAZNAS Kota Ambon memberikan dukungan berupa bantuan modal usaha yang diharapkan dapat membantu mengembangkan usaha kecil yang telah dirintis.
Bantuan tersebut disalurkan di Kantor BAZNAS Kota Ambon oleh Hendra Abubakar, Wakil Ketua BAZNAS Kota Ambon Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Ambon untuk mengarahkan pendistribusian zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga dapat memberikan dampak pemberdayaan bagi mustahik.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa kemauan mustahik untuk berusaha dan mengubah kondisi kehidupannya merupakan hal yang patut mendapatkan dukungan.
“Kami sangat mengapresiasi niat dan kemauan mustahik untuk bangkit. Ketika seorang mustahik sudah memiliki kemauan untuk berusaha, maka BAZNAS hadir memberikan dukungan agar ikhtiar tersebut dapat berkembang dan memberikan perubahan bagi kehidupannya,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
Menurutnya, pemberian modal usaha merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat yang diarahkan untuk membantu mustahik agar memiliki sumber penghasilan yang lebih berkelanjutan. Dengan adanya usaha yang dikelola secara mandiri, diharapkan penerima manfaat tidak selamanya berada dalam posisi sebagai penerima bantuan.
“Harapan kami, bantuan modal usaha ini bukan hanya membantu usaha sembako yang sedang dijalankan, tetapi menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi. Kita ingin mustahik dapat perlahan-lahan meningkatkan pendapatannya, memenuhi kebutuhan keluarganya, dan pada waktunya bisa keluar dari kondisi mustahik,” lanjutnya.
Usaha sembako yang dirintis dari rumah tersebut menjadi contoh bahwa perubahan kondisi ekonomi dapat dimulai dari langkah sederhana. Dengan kemauan, kerja keras, serta dukungan yang tepat, peluang untuk meningkatkan taraf hidup tetap terbuka.
BAZNAS Kota Ambon memandang bahwa pemberdayaan ekonomi mustahik perlu dilakukan dengan memperhatikan potensi dan kemampuan masing-masing penerima manfaat. Bantuan modal tidak hanya diberikan sebagai bentuk bantuan sesaat, tetapi diharapkan menjadi stimulan agar mustahik dapat mengembangkan aktivitas ekonomi yang telah dijalankan.
Dalam konteks tersebut, usaha sembako yang dijalankan mustahik di kawasan Air Salobar menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk membangun kemandirian. Usaha yang dijalankan dari rumah memungkinkan penerima manfaat memperoleh penghasilan dari aktivitas ekonomi yang dekat dengan lingkungan tempat tinggalnya.
Muhammad Zulkifly Fakaubun menegaskan bahwa BAZNAS Kota Ambon akan terus berupaya memastikan dana zakat yang dihimpun dari masyarakat dapat memberikan manfaat yang nyata dan tepat sasaran.
“Dana zakat yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS harus kita kelola dan salurkan dengan sebaik-baiknya. Ketika ada mustahik yang memiliki semangat untuk mengubah nasib melalui usaha, kita harus memberikan ruang dan dukungan agar mereka bisa berkembang,” tegasnya.
Ia juga berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab untuk memperkuat usaha yang telah dirintis. Keberhasilan program pemberdayaan, menurutnya, tidak hanya diukur dari bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari perubahan dan perkembangan kehidupan mustahik setelah menerima bantuan.
Sementara itu, Hendra Abubakar dalam penyaluran bantuan tersebut memastikan bahwa bantuan modal usaha diberikan sebagai bentuk dukungan BAZNAS Kota Ambon terhadap ikhtiar mustahik dalam meningkatkan kondisi ekonominya. Ia berharap usaha sembako yang dijalankan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi penerima bantuan maupun masyarakat di sekitarnya.
Penyaluran bantuan modal usaha ini sekaligus memperkuat peran BAZNAS Kota Ambon dalam menjalankan fungsi pendistribusian dan pendayagunaan zakat secara produktif. Zakat diharapkan tidak hanya hadir untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mampu menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi umat.
Kisah mustahik di kawasan Air Salobar ini menjadi gambaran bahwa semangat untuk bangkit dapat tumbuh dari lingkungan keluarga dan rumah sendiri. Dari usaha kecil menjual sembako, terdapat harapan besar untuk meningkatkan pendapatan, membangun kemandirian, dan memperbaiki taraf kehidupan.
BAZNAS Kota Ambon akan terus mendorong berbagai bentuk program pemberdayaan yang dapat membuka peluang bagi mustahik untuk berkembang. Dengan dukungan para muzaki dan masyarakat yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi, manfaat ZIS diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendorong mereka menuju kemandirian.
Bantuan modal usaha yang disalurkan pada Kamis, 30 Juli 2026, menjadi salah satu wujud nyata bahwa zakat dapat menjadi jalan perubahan. Dari seorang mustahik yang membutuhkan bantuan, tumbuh semangat untuk berusaha dan memperbaiki kehidupan. BAZNAS Kota Ambon berharap ikhtiar tersebut terus berkembang hingga penerima manfaat mampu berdiri secara mandiri dan kelak dapat menjadi muzaki yang turut membantu sesama.
Berita Lainnya
BAZNAS Kota Ambon Salurkan Bantuan Etalase Usaha untuk Mustahik di Air Salobar
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Knowledge Sharing Sesi 15, Dalami Reorientasi Pengelolaan Muzaki
Jumat Berkah BAZNAS Kota Ambon Kembali Hadir, 25 Paket Makanan Dibagikan kepada Pekerja Jalanan
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Pra-RAKORNAS 2026, Perkuat Evaluasi Kinerja dan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT
BAZNAS Kota Ambon Salurkan Santunan Beras bagi Mustahik yang Membutuhkan
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Sinergi dengan Pemkot, Sekkot Apresiasi Kinerja dan Siap Dorong Optimalisasi ZIS
BAZNAS Kota Ambon Salurkan Etalase Usaha kepada Ernawati di Jalan Baru, Dorong Mustahik Lebih Mandiri
BAZNAS Kota Ambon Ucapkan Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia: Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur
BAZNAS Kota Ambon dan PNM Cabang Ambon Jajaki Kolaborasi Pemberdayaan Mustahik, Perkuat Ekonomi Umat melalui Program Produktif
Ketua BAZNAS Kota Ambon Hadiri Supervisi dan Advokasi Social Contracting ATM 2026, Perkuat Sinergi Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Peluncuran Satu Data ZIS-DSKL, Perkuat Tata Kelola Data Zakat Nasional
Memahami Nisab Zakat Penghasilan 2026: Desil 9 dan 10 Masuk Kelompok Wajib Zakat
Perkuat Perencanaan Berbasis Data, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Pra-Bimtek Perencanaan Zakat Nasional Tahun 2027
BAZNAS Kota Ambon Sampaikan Dirgahayu ke-81 Provinsi Maluku: “Maluku Bersatu, Maju Membangun Negeri”
BAZNAS Kota Ambon Tingkatkan Kompetensi Amil Melalui Knowledge Sharing Sesi 13, Pelajari Praktik Baik Pengelolaan ZIS dari Kabupaten Siak

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.
Lihat Daftar Rekening →