WhatsApp Icon

BAZNAS Kota Ambon Ikuti Fundraising Forum 2026, Perkuat Strategi Kemitraan Sponsorship untuk Optimalisasi Penghimpunan Zakat

01/09/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Kota Ambon

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Fundraising Forum 2026, Perkuat Strategi Kemitraan Sponsorship untuk Optimalisasi Penghimpunan Zakat

BAZNAS Kota Ambon ikuti Fundraising Forum 2026, perkuat strategi kemitraan dan kolaborasi.

AMBON, 28 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus memperkuat kapasitas dan strategi dalam mengembangkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui peningkatan wawasan, kolaborasi, serta pengembangan jejaring kemitraan. Komitmen tersebut diwujudkan dengan mengikuti BAZNAS Fundraising Forum 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS Republik Indonesia (BAZNAS RI), Jumat, 28 Agustus 2026.

Kegiatan yang terbuka bagi BAZNAS, Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta para pegiat filantropi tersebut dilaksanakan secara daring dan dimulai pukul 06.00 WIB atau 08.00 WIT, hingga selesai.

BAZNAS Fundraising Forum 2026 mengangkat tema “Strategi Sukses Penyelenggaraan Event Fundraising Melalui Optimalisasi Kemitraan Sponsorship.” Tema tersebut menjadi pembahasan penting di tengah kebutuhan lembaga zakat untuk terus melakukan inovasi dalam menghimpun dana ZIS sekaligus membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak.

Kegiatan ini menghadirkan Firman Taufik, S.Pd., M.Si., Kepala Divisi Infak Operasional BAZNAS RI, sebagai narasumber. Forum juga mendapatkan pengantar dari H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM., Direktur Pengumpulan Profesi dan Perorangan, serta dipandu oleh Faris Fadlurrahman, S.I.Kom., Praktisi Fundraising BAZNAS RI, selaku moderator.

Forum berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan materi, diskusi, serta tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menggali berbagai strategi dan pengalaman dalam penyelenggaraan event fundraising.

Strategi Fundraising Terus Berkembang

Perkembangan dunia filantropi menuntut lembaga zakat untuk tidak hanya mengandalkan metode penghimpunan konvensional. Lembaga perlu membangun strategi yang kreatif, inovatif, terukur, dan mampu menjangkau calon muzaki serta donatur melalui berbagai kanal.

Salah satu strategi yang dibahas dalam forum adalah optimalisasi kemitraan sponsorship dalam penyelenggaraan kegiatan fundraising. Kemitraan dengan perusahaan, lembaga, komunitas, maupun pihak lainnya dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperluas jangkauan kegiatan sekaligus memperkuat sumber daya dalam pelaksanaan program penghimpunan.

Konsep tersebut menempatkan sponsorship bukan sekadar sebagai dukungan pembiayaan kegiatan, tetapi sebagai bagian dari strategi membangun hubungan jangka panjang dengan mitra. Karena itu, diperlukan perencanaan event yang matang, penawaran kerja sama yang jelas, serta kemampuan lembaga dalam menunjukkan manfaat dan dampak dari kegiatan yang dilaksanakan.

Bagi BAZNAS Kota Ambon, materi yang disampaikan dalam forum tersebut menjadi tambahan wawasan yang dapat dipertimbangkan untuk pengembangan strategi fundraising di daerah.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa penguatan kapasitas fundraising menjadi salah satu hal penting dalam meningkatkan penghimpunan ZIS dan memperluas kemanfaatan program BAZNAS.

“BAZNAS Fundraising Forum 2026 memberikan banyak perspektif dan wawasan yang sangat relevan bagi pengembangan fundraising. Strategi kemitraan sponsorship dapat menjadi salah satu pendekatan yang kita kembangkan untuk memperluas jejaring, meningkatkan kolaborasi, dan pada akhirnya memperkuat penghimpunan zakat, infak, dan sedekah,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Menurutnya, kemitraan harus dibangun dengan prinsip saling memberikan manfaat dan tetap berorientasi pada tujuan sosial serta kemanfaatan masyarakat.

“Kemitraan bukan hanya tentang mendapatkan dukungan, tetapi bagaimana membangun hubungan yang saling menguntungkan, transparan dan berkelanjutan. BAZNAS harus mampu menawarkan program yang jelas, memiliki dampak, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada para mitra dan masyarakat,” tambahnya.

Event Fundraising sebagai Ruang Kolaborasi

Muhammad Zulkifly menilai bahwa penyelenggaraan event fundraising dapat menjadi ruang untuk mempertemukan lembaga zakat dengan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap isu sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui event yang dikemas secara baik, lembaga zakat dapat memperkenalkan program, menyampaikan dampak penyaluran ZIS, sekaligus membangun kedekatan dengan muzaki, donatur, perusahaan, komunitas, dan masyarakat luas.

Menurutnya, event fundraising harus dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan seremonial, tetapi memiliki tujuan penghimpunan yang jelas dan memberikan pengalaman positif bagi para peserta maupun mitra.

“Event fundraising harus memiliki konsep yang kuat dan tujuan yang jelas. Kita ingin setiap kegiatan bukan hanya ramai dari sisi pelaksanaan, tetapi juga mampu menghasilkan dampak, baik dalam penghimpunan maupun dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat,”jelasnya.

Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari forum tersebut dapat diimplementasikan dalam pengembangan strategi fundraising BAZNAS Kota Ambon.

“Kami berharap hasil dari forum ini dapat diterapkan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan BAZNAS Kota Ambon. Yang paling penting adalah bagaimana kita dapat terus berinovasi dalam fundraising tanpa meninggalkan prinsip amanah, transparansi dan akuntabilitas,” tuturnya.

Jihan Abbas: Digitalisasi Perkuat Strategi Fundraising

Sementara itu, Jihan Abbas, selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, mengatakan bahwa strategi fundraising saat ini memiliki hubungan yang erat dengan perkembangan teknologi digital.

Menurutnya, digitalisasi memberikan peluang besar bagi lembaga zakat untuk memperkenalkan program, membangun komunikasi dengan masyarakat, memperluas jaringan calon muzaki, serta mendokumentasikan dampak program secara lebih efektif.

“Materi dalam BAZNAS Fundraising Forum 2026 sangat relevan dengan kebutuhan lembaga zakat saat ini. Strategi kemitraan sponsorship dapat kita kombinasikan dengan penguatan digitalisasi, sehingga event fundraising tidak hanya berlangsung secara offline, tetapi juga dapat dikembangkan melalui berbagai kanal digital,” ungkap Jihan Abbas.

Ia menjelaskan bahwa dokumentasi dan publikasi kegiatan menjadi salah satu aspek yang penting dalam membangun kepercayaan. Masyarakat dan mitra perlu mengetahui bagaimana sebuah program dilaksanakan, siapa penerima manfaatnya, serta dampak yang dihasilkan.

“Digitalisasi dapat membantu kita menyampaikan cerita dan dampak program secara lebih luas. Ketika masyarakat dapat melihat secara jelas manfaat dari zakat yang mereka tunaikan, hal itu dapat memperkuat kepercayaan sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan lebih banyak pihak,”jelasnya.

Jihan juga menilai bahwa pemanfaatan media digital dapat menjadi sarana untuk mengembangkan komunikasi fundraising yang lebih kreatif dan mudah diterima oleh generasi saat ini.

“Ke depan, fundraising harus semakin kreatif. Kita perlu menggabungkan kekuatan komunikasi, digitalisasi, storytelling, dan kemitraan agar pesan tentang zakat dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas,” tambahnya.

Perkuat Kemitraan dengan Berbagai Pihak

BAZNAS Fundraising Forum 2026 juga memberikan pemahaman bahwa keberhasilan fundraising tidak hanya ditentukan oleh kemampuan lembaga dalam meminta dukungan, tetapi juga oleh kemampuan membangun hubungan dan memberikan nilai kepada mitra.

Kemitraan sponsorship membutuhkan komunikasi yang profesional, proposal yang menarik, target yang jelas, serta kemampuan lembaga dalam menjelaskan manfaat kerja sama. Mitra perlu mendapatkan gambaran yang konkret mengenai tujuan kegiatan, sasaran penerima manfaat, bentuk eksposur, serta dampak sosial yang dapat dihasilkan.

Dalam konteks BAZNAS, kemitraan tersebut diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat. Semakin luas jejaring kemitraan yang dibangun, semakin besar pula peluang untuk menghadirkan program yang memberikan manfaat kepada mustahik.

BAZNAS Kota Ambon sendiri terus berupaya meningkatkan kualitas penghimpunan ZIS dengan memperkuat komunikasi dan membangun sinergi bersama berbagai pihak. Partisipasi dalam forum nasional seperti BAZNAS Fundraising Forum menjadi salah satu sarana untuk mendapatkan referensi dan praktik baik dari berbagai pengalaman pengelolaan fundraising.

Tingkatkan Profesionalisme Pengelolaan Fundraising

Pengelolaan fundraising yang profesional menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan muzaki dan donatur. Setiap strategi penghimpunan harus dibangun dengan memperhatikan aspek transparansi, akuntabilitas, pelayanan, komunikasi, serta keberlanjutan hubungan dengan para pihak yang terlibat.

Karena itu, BAZNAS Kota Ambon memandang peningkatan kapasitas sumber daya manusia sebagai kebutuhan yang harus terus dilakukan. Forum-forum pembelajaran seperti BAZNAS Fundraising Forum menjadi ruang bagi para amil dan pegiat filantropi untuk bertukar pengalaman dan memperoleh wawasan baru.

Kehadiran BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen untuk terus mengikuti perkembangan strategi fundraising nasional dan menyesuaikannya dengan kebutuhan masyarakat di Kota Ambon.

Melalui pemanfaatan strategi kemitraan sponsorship yang tepat, dukungan digitalisasi, serta penguatan komunikasi dan pelayanan, BAZNAS Kota Ambon diharapkan mampu memperluas jaringan fundraising dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam gerakan zakat.

Pada akhirnya, tujuan utama dari seluruh strategi tersebut adalah memastikan semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam gerakan zakat dan semakin luas pula manfaat yang dapat diberikan kepada mustahik.

Muhammad Zulkifly Fakaubun menegaskan bahwa inovasi dalam fundraising harus selalu berjalan beriringan dengan amanah dan tanggung jawab.

“Kita harus terus belajar dan berinovasi, tetapi tetap berpegang pada prinsip amanah. Fundraising yang kuat harus dibangun dengan kepercayaan, pelayanan yang baik, kemitraan yang sehat, serta bukti nyata bahwa dana yang dihimpun memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dengan mengikuti BAZNAS Fundraising Forum 2026, BAZNAS Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas fundraising, memperluas kemitraan, memanfaatkan teknologi digital, dan menghadirkan inovasi dalam pengelolaan ZIS.

Semangat kolaborasi yang dibangun melalui forum tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi BAZNAS Kota Ambon untuk terus menghadirkan strategi penghimpunan yang kreatif, profesional dan berkelanjutan, sehingga gerakan zakat semakin kuat dan manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat Kota Ambon.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Lihat Daftar Rekening →