WhatsApp Icon

BAZNAS Kota Ambon Terima Kunjungan Mahasiswi Unpatti untuk Penelitian Penerapan PSAK 109

21/05/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Kota Ambon

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Kota Ambon Terima Kunjungan Mahasiswi Unpatti untuk Penelitian Penerapan PSAK 109

BAZNAS Kota Ambon terima kunjungan riset PSAK 109 dari mahasiswi Unpatti.

BAZNAS Kota Ambon menerima kunjungan akademik dari mahasiswi Fitriyani Niapele, mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura pada Selasa, 19 Mei 2026. Kunjungan tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Ambon dalam rangka pelaksanaan penelitian ilmiah terkait penerapan standar akuntansi zakat.

Dalam penelitian tersebut, Fitriyani Niapele mengangkat judul “Analisis Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Tentang Akuntansi Zakat Pada Badan Amil Zakat Nasional Berdasarkan PSAK No. 109 di BAZNAS Kota Ambon.” Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana implementasi PSAK 109 diterapkan dalam pengelolaan dan pelaporan dana zakat, infak, dan sedekah di lingkungan BAZNAS Kota Ambon.

Kedatangan mahasiswi tersebut disambut langsung oleh pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon. Dalam suasana penuh keakraban dan keterbukaan, pihak BAZNAS memberikan ruang diskusi serta data yang dibutuhkan guna mendukung kelancaran proses penelitian akademik tersebut.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun menyampaikan apresiasinya terhadap mahasiswa yang menjadikan BAZNAS sebagai objek penelitian ilmiah, khususnya dalam bidang akuntansi zakat dan tata kelola keuangan syariah.

“Kami sangat mengapresiasi semangat mahasiswa yang ingin mendalami pengelolaan zakat melalui penelitian akademik. Ini menjadi bentuk sinergi yang baik antara dunia pendidikan dan lembaga pengelola zakat. BAZNAS Kota Ambon selalu terbuka terhadap kegiatan penelitian yang dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan tata kelola zakat yang profesional dan akuntabel,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia juga menegaskan bahwa penerapan PSAK 109 menjadi bagian penting dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat agar dapat dipertanggungjawabkan secara baik kepada masyarakat.

“Penerapan standar akuntansi zakat bukan hanya soal administrasi keuangan, tetapi juga bentuk amanah dan tanggung jawab lembaga kepada para muzakki maupun mustahik. Karena itu, BAZNAS Kota Ambon terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelaporan sesuai standar yang berlaku,” tambahnya.

Sementara itu, staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas menjelaskan bahwa kegiatan penelitian seperti ini sangat penting dalam mendukung penguatan literasi zakat dan pengembangan sistem kelembagaan berbasis teknologi dan akuntansi modern.

“Kami mendukung penuh kegiatan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa, karena selain menjadi bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan, hal ini juga membantu memperkenalkan sistem pengelolaan zakat yang diterapkan di BAZNAS Kota Ambon kepada dunia akademik,” ungkap Jihan Abbas.

Ia menambahkan bahwa digitaBAZNAS Kota Ambon menerima kunjungan akademik dari mahasiswi Fitriyani Niapele, mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura pada Selasa, 19 Mei 2026. Kunjungan tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Ambon dalam rangka pelaksanaan penelitian ilmiah terkait penerapan standar akuntansi zakat.

Dalam penelitian tersebut, Fitriyani Niapele mengangkat judul “Analisis Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Tentang Akuntansi Zakat Pada Badan Amil Zakat Nasional Berdasarkan PSAK No. 109 di BAZNAS Kota Ambon.” Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana implementasi PSAK 109 diterapkan dalam pengelolaan dan pelaporan dana zakat, infak, dan sedekah di lingkungan BAZNAS Kota Ambon.

Kedatangan mahasiswi tersebut disambut langsung oleh pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon. Dalam suasana penuh keakraban dan keterbukaan, pihak BAZNAS memberikan ruang diskusi serta data yang dibutuhkan guna mendukung kelancaran proses penelitian akademik tersebut.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun menyampaikan apresiasinya terhadap mahasiswa yang menjadikan BAZNAS sebagai objek penelitian ilmiah, khususnya dalam bidang akuntansi zakat dan tata kelola keuangan syariah.

“Kami sangat mengapresiasi semangat mahasiswa yang ingin mendalami pengelolaan zakat melalui penelitian akademik. Ini menjadi bentuk sinergi yang baik antara dunia pendidikan dan lembaga pengelola zakat. BAZNAS Kota Ambon selalu terbuka terhadap kegiatan penelitian yang dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan tata kelola zakat yang profesional dan akuntabel,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia juga menegaskan bahwa penerapan PSAK 109 menjadi bagian penting dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat agar dapat dipertanggungjawabkan secara baik kepada masyarakat.

“Penerapan standar akuntansi zakat bukan hanya soal administrasi keuangan, tetapi juga bentuk amanah dan tanggung jawab lembaga kepada para muzakki maupun mustahik. Karena itu, BAZNAS Kota Ambon terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelaporan sesuai standar yang berlaku,” tambahnya.

Sementara itu, staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas menjelaskan bahwa kegiatan penelitian seperti ini sangat penting dalam mendukung penguatan literasi zakat dan pengembangan sistem kelembagaan berbasis teknologi dan akuntansi modern.

“Kami mendukung penuh kegiatan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa, karena selain menjadi bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan, hal ini juga membantu memperkenalkan sistem pengelolaan zakat yang diterapkan di BAZNAS Kota Ambon kepada dunia akademik,” ungkap Jihan Abbas.

Ia menambahkan bahwa digitalisasi dan penerapan standar akuntansi yang baik menjadi salah satu fokus BAZNAS Kota Ambon dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat.

Dalam kunjungan tersebut, Fitriyani Niapele juga melakukan wawancara dan pengumpulan data terkait sistem pencatatan keuangan, pelaporan dana zakat, serta implementasi PSAK No. 109 dalam operasional BAZNAS Kota Ambon.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan, keterbukaan informasi, serta penguatan tata kelola zakat yang transparan, profesional, dan sesuai prinsip syariah.lisasi dan penerapan standar akuntansi yang baik menjadi salah satu fokus BAZNAS Kota Ambon dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat.

Dalam kunjungan tersebut, Fitriyani Niapele juga melakukan wawancara dan pengumpulan data terkait sistem pencatatan keuangan, pelaporan dana zakat, serta implementasi PSAK No. 109 dalam operasional BAZNAS Kota Ambon.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan, keterbukaan informasi, serta penguatan tata kelola zakat yang transparan, profesional, dan sesuai prinsip syariah.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Lihat Daftar Rekening →