WhatsApp Icon

BAZNAS Kota Ambon Terima Kunjungan Mahasiswa Polnam untuk Penelitian Sistem Prediksi Penerima Bantuan Berbasis Algoritma C4.5

21/05/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Kota Ambon

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Kota Ambon Terima Kunjungan Mahasiswa Polnam untuk Penelitian Sistem Prediksi Penerima Bantuan Berbasis Algoritma C4.5

BAZNAS Kota Ambon terima riset sistem prediksi bantuan berbasis algoritma C4.5.

BAZNAS Kota Ambon menerima kunjungan akademik dari mahasiswa Grevio Wouter Dappungan pada Rabu, 20 Mei 2026. Mahasiswa dari Jurusan Teknik Elektro Program Studi Teknik Informatika Politeknik Negeri Ambon tersebut melakukan kunjungan dalam rangka penelitian dan pengumpulan data untuk penyusunan tugas akhir.

Dalam penelitian tersebut, Grevio Wouter Dappungan mengangkat judul “Sistem Prediksi Kelayakan Penerima Bantuan Modal Usaha Keagamaan di Kota Ambon Menggunakan Algoritma C4.5 Terintegrasi Framework Laravel.” Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem berbasis teknologi informasi yang mampu membantu proses penilaian dan prediksi kelayakan penerima bantuan secara lebih efektif, objektif, dan terstruktur.

Kunjungan berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Ambon dan diterima langsung oleh pimpinan serta staf pengumpulan dan digitalisasi. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa melakukan diskusi, wawancara, dan pengumpulan data terkait mekanisme penyaluran bantuan modal usaha keagamaan yang selama ini dijalankan oleh BAZNAS Kota Ambon.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun menyampaikan apresiasi terhadap inovasi dan semangat mahasiswa dalam mengembangkan sistem berbasis teknologi yang berkaitan dengan pengelolaan bantuan sosial dan keagamaan.

“Kami menyambut baik penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Politeknik Negeri Ambon ini. Pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pengelolaan bantuan sosial dan zakat merupakan langkah positif yang sangat relevan dengan perkembangan zaman saat ini,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia menambahkan bahwa penerapan sistem digital dan teknologi berbasis data dapat membantu lembaga dalam meningkatkan efektivitas, ketepatan sasaran, serta transparansi dalam proses penyaluran bantuan kepada masyarakat.

“BAZNAS Kota Ambon terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan sistem digitalisasi dan tata kelola yang profesional. Penelitian seperti ini tentu sangat bermanfaat dan dapat menjadi referensi pengembangan sistem pelayanan ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas mengatakan bahwa kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dan dunia akademik menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong inovasi pelayanan berbasis teknologi.

“Kami sangat mendukung penelitian yang menggabungkan teknologi informasi dengan sistem pelayanan sosial dan keagamaan. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat lahir inovasi yang membantu proses seleksi penerima bantuan menjadi lebih cepat, tepat, dan transparan,” ungkap Jihan Abbas.

Ia juga menjelaskan bahwa BAZNAS Kota Ambon terus membuka ruang bagi mahasiswa dan akademisi yang ingin melakukan penelitian maupun pengembangan sistem yang berkaitan dengan pengelolaan zakat dan pemberdayaan masyarakat.

BAZNAS Kota Ambon menerima kunjungan akademik dari mahasiswa Grevio Wouter Dappungan pada Rabu, 20 Mei 2026. Mahasiswa dari Jurusan Teknik Elektro Program Studi Teknik Informatika Politeknik Negeri Ambon tersebut melakukan kunjungan dalam rangka penelitian dan pengumpulan data untuk penyusunan tugas akhir.

Dalam penelitian tersebut, Grevio Wouter Dappungan mengangkat judul “Sistem Prediksi Kelayakan Penerima Bantuan Modal Usaha Keagamaan di Kota Ambon Menggunakan Algoritma C4.5 Terintegrasi Framework Laravel.” Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem berbasis teknologi informasi yang mampu membantu proses penilaian dan prediksi kelayakan penerima bantuan secara lebih efektif, objektif, dan terstruktur.

Kunjungan berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Ambon dan diterima langsung oleh pimpinan serta staf pengumpulan dan digitalisasi. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa melakukan diskusi, wawancara, dan pengumpulan data terkait mekanisme penyaluran bantuan modal usaha keagamaan yang selama ini dijalankan oleh BAZNAS Kota Ambon.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun menyampaikan apresiasi terhadap inovasi dan semangat mahasiswa dalam mengembangkan sistem berbasis teknologi yang berkaitan dengan pengelolaan bantuan sosial dan keagamaan.

“Kami menyambut baik penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Politeknik Negeri Ambon ini. Pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pengelolaan bantuan sosial dan zakat merupakan langkah positif yang sangat relevan dengan perkembangan zaman saat ini,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia menambahkan bahwa penerapan sistem digital dan teknologi berbasis data dapat membantu lembaga dalam meningkatkan efektivitas, ketepatan sasaran, serta transparansi dalam proses penyaluran bantuan kepada masyarakat.

“BAZNAS Kota Ambon terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan sistem digitalisasi dan tata kelola yang profesional. Penelitian seperti ini tentu sangat bermanfaat dan dapat menjadi referensi pengembangan sistem pelayanan ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas mengatakan bahwa kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dan dunia akademik menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong inovasi pelayanan berbasis teknologi.

“Kami sangat mendukung penelitian yang menggabungkan teknologi informasi dengan sistem pelayanan sosial dan keagamaan. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat lahir inovasi yang membantu proses seleksi penerima bantuan menjadi lebih cepat, tepat, dan transparan,” ungkap Jihan Abbas.

Ia juga menjelaskan bahwa BAZNAS Kota Ambon terus membuka ruang bagi mahasiswa dan akademisi yang ingin melakukan penelitian maupun pengembangan sistem yang berkaitan dengan pengelolaan zakat dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui kunjungan tersebut, Grevio Wouter Dappungan memperoleh berbagai data dan informasi terkait kriteria penerima bantuan modal usaha keagamaan, mekanisme verifikasi, serta sistem pendataan mustahik yang nantinya akan menjadi dasar dalam pengembangan aplikasi berbasis algoritma C4.5 menggunakan framework Laravel.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga pengelola zakat dalam mendukung pengembangan teknologi yang inovatif, adaptif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan sosial keagamaan di Kota Ambon.

Melalui kunjungan tersebut, Grevio Wouter Dappungan memperoleh berbagai data dan informasi terkait kriteria penerima bantuan modal usaha keagamaan, mekanisme verifikasi, serta sistem pendataan mustahik yang nantinya akan menjadi dasar dalam pengembangan aplikasi berbasis algoritma C4.5 menggunakan framework Laravel.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga pengelola zakat dalam mendukung pengembangan teknologi yang inovatif, adaptif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan sosial keagamaan di Kota Ambon.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Lihat Daftar Rekening →