WhatsApp Icon

BAZNAS RI Perkuat Kolaborasi dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi untuk Mendorong Ekonomi Umat Berbasis Masjid

14/07/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Kota Ambon

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS RI Perkuat Kolaborasi dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi untuk Mendorong Ekonomi Umat Berbasis Masjid

BAZNAS RI perkuat sinergi untuk membangun ekonomi umat berbasis masjid.

Ambon, 14 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka mengembangkan pemberdayaan ekonomi umat. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui audiensi antara Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Sodik Mudjahid, M.Sc, dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi Republik Indonesia sekaligus CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Rosan Perkasa Roeslani, B.A., M.B.A., yang berlangsung di Ruang Bandung, Kantor BKPM, Jakarta, pada Jumat (10/7/2026).

Pertemuan yang difasilitasi oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan program-program yang lebih inovatif, berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat.

Audiensi dihadiri langsung oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi RI Rosan Perkasa Roeslani, Ketua Harian MES Dr. Ferry Joko Juliantono, S.E., Ak., M.Si., Sekretaris Jenderal MES Ari Permana, Direktur Eksekutif Sekretariat MES Herry Aslam Wahid, beserta jajaran Danantara. Sementara itu, delegasi BAZNAS RI dipimpin oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., didampingi Pimpinan Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., serta Deputi Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan H. M. Arifin Purwakananta, S.I.Kom., M.I.Kom., CWC., CFRM.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kerja sama strategis guna memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional. Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian adalah pengembangan koperasi berbasis masjid sebagai sarana penguatan ekonomi masyarakat. Dengan konsep tersebut, masjid diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan jamaah dan masyarakat di sekitarnya.

Selain penguatan koperasi berbasis masjid, BAZNAS RI dan Danantara juga membahas upaya meningkatkan penghimpunan dana zakat melalui penerbitan surat edaran yang mendorong penyaluran zakat dan infak karyawan Danantara melalui BAZNAS RI. Langkah ini dipandang sebagai strategi untuk mengoptimalkan penghimpunan dana ZIS sehingga manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak mustahik di berbagai daerah.

Pembahasan juga mencakup pengembangan platform digital yang terintegrasi sebagai media penghimpunan zakat. Inovasi tersebut dirancang untuk mendukung berbagai skema pembiayaan pembangunan dan investasi sosial sehingga program pemberdayaan mustahik dapat berjalan secara berkelanjutan, transparan, dan memiliki dampak ekonomi yang lebih luas.

Tidak hanya itu, kedua institusi turut membahas pemanfaatan dana ZIS pada delapan strata prioritas pemberdayaan, rencana penandatanganan nota kesepahaman antara BAZNAS RI dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dalam memperkuat ekonomi mikro berbasis masjid, hingga penyusunan skema co-financing antara Danantara dan BAZNAS RI dalam pengembangan koperasi pemberdayaan masyarakat.

Pengembangan Koperasi Desa (Kopdes) juga menjadi salah satu fokus pembahasan. Program ini diharapkan mampu membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan usaha produktif yang berbasis potensi lokal, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasinya atas langkah strategis yang dilakukan BAZNAS RI dalam membangun kemitraan dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi RI. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci untuk memperkuat ekosistem pemberdayaan ekonomi umat di seluruh Indonesia.

"Sinergi yang dibangun BAZNAS RI bersama Kementerian Investasi dan Hilirisasi merupakan langkah strategis dalam memperluas dampak pengelolaan zakat. Kami berharap kolaborasi ini dapat melahirkan berbagai program pemberdayaan ekonomi berbasis masjid yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ekonomi mikro, serta menjadi inspirasi bagi BAZNAS di daerah untuk terus menghadirkan inovasi dalam pelayanan kepada umat," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Sementara itu, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menilai bahwa penguatan transformasi digital dalam penghimpunan zakat akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperluas jangkauan layanan BAZNAS.

"Kolaborasi yang dibangun BAZNAS RI menunjukkan bahwa pengelolaan zakat saat ini terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman. Integrasi teknologi digital dengan program pemberdayaan ekonomi berbasis masjid menjadi langkah yang sangat positif untuk memperluas penghimpunan zakat sekaligus memastikan penyalurannya semakin efektif, transparan, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi mustahik," ungkap Jihan Abbas.

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS RI optimistis pengelolaan zakat nasional akan semakin berkontribusi dalam memperkuat ekonomi umat, mengurangi angka kemiskinan, memperluas akses pemberdayaan masyarakat, serta mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi melalui pengembangan masjid sebagai pusat pemberdayaan dan pertumbuhan ekonomi berbasis syariah.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Lihat Daftar Rekening →