WhatsApp Icon

Dari Abu Kebakaran Menuju Harapan Baru: Rumah Pak Edi Dapat Sentuhan Cinta dari BAZNAS

19/09/2025  |  Penulis: Humas BAZNAS Kota Ambon

Bagikan:URL telah tercopy
Dari Abu Kebakaran Menuju Harapan Baru: Rumah Pak Edi Dapat Sentuhan Cinta dari BAZNAS

RLHB

Ambon, 19 September 2025 – Di tengah padatnya permukiman warga di kawasan Ongkoliong RT 002 RW 010, Desa Batu Merah, Kota Ambon, berdiri sebuah rumah sederhana berukuran 5 x 9 meter milik Edi Ripassy, pria berusia 48 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas. Rumah itu bukan hanya tempat berlindung dari panas dan hujan, tapi juga saksi bisu dari perjuangan hidup yang tak mudah ia lalui.

Tahun 2020, musibah besar menghampiri—rumahnya terbakar. Dalam sekejap, semua harta benda yang tersisa habis dilalap api. Tak ada yang tersisa, selain semangat untuk bangkit dan keinginan melindungi keluarga kecilnya. Dengan penghasilan yang serba pas-pasan, Edi membangun kembali rumah itu ala kadarnya, menggunakan kayu bekas, potongan tripleks, bahkan menumpang sebagian dinding rumahnya pada tembok milik tetangga. Hasilnya, sebuah rumah seadanya yang hanya cukup untuk bertahan.

Kini, ia tinggal bersama istri dan seorang anak, sementara dua anak lainnya harus tinggal bersama keluarga di kampung karena rumah yang kecil dan sempit tidak memungkinkan mereka berkumpul.

Namun hari ini, senyum dan harapan mulai tampak di wajahnya. Rumah Pak Edi akhirnya lolos dalam verifikasi program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) tahun 2025. Bantuan itu datang seperti cahaya di tengah lorong panjang kehidupan yang gelap dan melelahkan.

Program RLHB BAZNAS hadir sebagai wujud nyata kepedulian umat—buah dari zakat dan sedekah para mustahik dan muzakki yang mempercayakan penyaluran kelebihan hartanya melalui BAZNAS. Bantuan ini bukan sekadar memperbaiki rumah, tapi juga menghidupkan kembali harapan, martabat, dan semangat hidup keluarga-keluarga kecil seperti Pak Edi.

Ucapan Terima Kasih kepada semua orang baik yang telah berzakat melalui BAZNAS. Bantuan ini bukan hanya membangun rumah, tapi juga hati mustahik penerima.

Kini, rumah di lorong sempit Ongkoliong itu tak lagi hanya berdiri karena dinding tetangga, tapi akan berdiri dengan kokoh atas dasar kepedulian dan kebersamaan. Di sanalah, asa dan harapan kembali tumbuh—dari puing-puing luka, menuju kehidupan yang lebih layak dan bermartabat.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat