WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Ambon dan MT Alfisyahrin Bersinergi Layani Mustahik Lewat Pengobatan Gratis dan Bantuan Paket Sembako

AMBON — Upaya menghadirkan kepedulian dan pelayanan langsung kepada masyarakat terus dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon. Bersama Majelis Taklim (MT) Alfisyahrin Negeri Batu Merah, BAZNAS Kota Ambon menggelar kegiatan sosial berupa pengobatan gratis dan pemberian santunan paket sembako kepada mustahik, Kamis, 3 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara BAZNAS Kota Ambon dan unsur masyarakat dalam memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan. Pengobatan gratis diberikan sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan, sementara santunan paket sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok para mustahik.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, bersama jajaran pimpinan, yakni Wakil Ketua I H. Achmad Salim, Wakil Ketua II Hendra Abubakar, dan Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat. Turut mendukung kegiatan tersebut sejumlah staf BAZNAS Kota Ambon, yaitu Jihan Abbas, Ayu, dan Ahmad Wijaya.

Kehadiran jajaran pimpinan dan staf BAZNAS menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat penerima manfaat.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa kegiatan pengobatan gratis dan penyaluran bantuan sembako merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya para mustahik.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan pangan, tetapi juga kesehatan. Karena itu, program sosial yang menggabungkan pelayanan kesehatan dan bantuan kebutuhan pokok dinilai memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat penerima.

“BAZNAS Kota Ambon ingin terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya melalui bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga dengan memberikan perhatian terhadap kesehatan. Karena kesehatan dan kebutuhan pangan merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat,” ujar Fakaubun.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dapat memperluas manfaat program BAZNAS. Menurutnya, MT Alfisyahrin memiliki peran penting dalam menjembatani komunikasi dan kepedulian terhadap masyarakat di lingkungan Negeri Batu Merah.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada MT Alfisyahrin Negeri Batu Merah yang telah berkolaborasi bersama BAZNAS Kota Ambon. Ketika lembaga zakat dan masyarakat bergerak bersama, insyaallah manfaat yang diberikan akan semakin luas dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Pengobatan gratis yang dilaksanakan dalam kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka tanpa harus memikirkan biaya pelayanan. Bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi, fasilitas seperti ini dinilai sangat berarti karena dapat membantu mereka memperoleh pemeriksaan dan penanganan kesehatan lebih awal.

Sementara itu, bantuan berupa paket sembako diberikan kepada mustahik sebagai bentuk santunan sekaligus dukungan terhadap kebutuhan rumah tangga. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan pengeluaran keluarga penerima, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Fakaubun menegaskan bahwa setiap dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS merupakan amanah dari masyarakat. Oleh sebab itu, pengelolaan dan pendistribusiannya dilakukan dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.

“Dana yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS adalah amanah. Tugas kami adalah mengelolanya dengan sebaik-baiknya dan menyalurkannya kepada mereka yang berhak menerima, sehingga manfaat zakat, infak, dan sedekah benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial semacam ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah dalam membantu sesama. Menurutnya, semangat berbagi tidak hanya membangun kepedulian sosial, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Semangat untuk saling membantu harus terus tumbuh. Zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan baik bisa menjadi kekuatan untuk membantu masyarakat dalam berbagai kondisi,” kata Fakaubun.

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kota Ambon terus berupaya memastikan program yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pendekatan ini penting agar bantuan yang diberikan tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan penerima manfaat.

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Raja Negeri Batu Merah tersebut juga memperlihatkan dukungan dari pemerintah negeri terhadap berbagai bentuk pelayanan sosial yang diberikan kepada masyarakat. Kehadiran Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, sebagai tuan rumah turut memperkuat suasana kebersamaan antara BAZNAS, MT Alfisyahrin, dan masyarakat setempat.

Bagi BAZNAS Kota Ambon, keterlibatan masyarakat dalam setiap program sosial merupakan modal penting untuk menciptakan gerakan kepedulian yang lebih kuat. Kolaborasi dengan majelis taklim, komunitas, pemerintah negeri, serta berbagai unsur masyarakat lainnya dinilai mampu memperluas jangkauan penerima manfaat.

Fakaubun berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat langsung sekaligus menjadi penyemangat bagi para mustahik agar tetap optimistis dalam menjalani kehidupan.

“Kami berharap para mustahik yang menerima layanan dan bantuan hari ini dapat merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Ada kepedulian dari BAZNAS, MT Alfisyahrin, dan masyarakat yang ingin bersama-sama membantu dan meringankan beban mereka,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk terus menunaikan zakat dan memperbanyak infak serta sedekah melalui lembaga yang amanah. Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat, BAZNAS akan memiliki ruang yang lebih besar untuk menjalankan berbagai program sosial, kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.

“Mari kita terus menjaga semangat berbagi. Semakin besar kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, semakin besar pula manfaat yang bisa kita berikan kepada para mustahik,” ajaknya.

Kegiatan pengobatan gratis dan santunan paket sembako tersebut menjadi salah satu gambaran nyata bagaimana zakat dapat dihadirkan dalam bentuk pelayanan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Tidak hanya membantu dari sisi ekonomi, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh perhatian dalam aspek kesehatan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mengoptimalkan amanah dana umat melalui program-program yang memberikan manfaat nyata.

Sinergi bersama MT Alfisyahrin Negeri Batu Merah diharapkan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan dalam kegiatan-kegiatan sosial berikutnya. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian bersama, keberadaan BAZNAS diharapkan semakin dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan.

Pada akhirnya, kegiatan tersebut bukan hanya sekadar pengobatan gratis dan penyaluran sembako, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan. BAZNAS Kota Ambon dan MT Alfisyahrin Negeri Batu Merah menunjukkan bahwa kebersamaan dapat menjadi kekuatan dalam membantu masyarakat sekaligus mewujudkan nilai-nilai zakat sebagai instrumen kemaslahatan umat.

05/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Doa Bersama HUT ke-451 Kota Ambon, BAZNAS Salurkan 50 Paket Sembako untuk Mustahik

AMBON — Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon Tahun 2026 diisi dengan kegiatan keagamaan dan kepedulian sosial. Pemerintah Kota Ambon menggelar Doa Bersama untuk Ambon di Gedung Islamic Center, Jumat (4/9/2026), sebagai momentum untuk memanjatkan doa sekaligus memperkuat semangat kebersamaan bagi kemajuan Kota Ambon.

Kegiatan yang diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) beragama Islam tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta. Doa bersama menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-451 Kota Ambon yang mengusung tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.”

Pelaksanaan doa bersama menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual pemerintah dan masyarakat untuk memohon keberkahan, perlindungan serta kedamaian bagi Kota Ambon. Momentum tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Ambon menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama memiliki arti penting karena menjadi sarana untuk menyatukan niat dan harapan bagi masa depan Kota Ambon. Menurutnya, semangat persaudaraan dan kebersamaan harus terus dipelihara oleh seluruh elemen masyarakat.

Doa bersama yang dilaksanakan dalam rangkaian peringatan HUT Kota Ambon tersebut juga menjadi bagian dari ikhtiar seluruh masyarakat agar berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi daerah dapat dihadapi dengan semangat persatuan serta senantiasa disertai doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju” yang diangkat dalam peringatan HUT tahun ini juga menjadi pesan penting bagi seluruh masyarakat. Ambon Bersih tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga menyangkut upaya membangun tata kelola pemerintahan yang baik serta menjaga kebersihan hati dan pikiran dari berbagai hal yang dapat merusak persatuan.

Sementara itu, semangat Maluku Sehat menggambarkan cita-cita untuk mewujudkan masyarakat yang sehat secara menyeluruh, baik dari segi fisik, mental maupun sosial. Sebagai ibu kota Provinsi Maluku, Kota Ambon memiliki posisi strategis dalam mendorong terciptanya masyarakat yang sehat, produktif dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Adapun pesan Indonesia Maju mengandung harapan agar seluruh pembangunan yang dilaksanakan di Kota Ambon dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan Provinsi Maluku sekaligus mendukung pembangunan nasional.

Dalam doa bersama tersebut, berbagai harapan turut dipanjatkan untuk Kota Ambon. Di antaranya agar keamanan dan kedamaian daerah tetap terjaga, hubungan harmonis antarumat beragama semakin kuat, serta seluruh pemimpin diberikan kebijaksanaan, kekuatan dan integritas dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Doa juga dipanjatkan agar masyarakat Kota Ambon senantiasa diberikan kesehatan, kesejahteraan, keselamatan serta perlindungan dari berbagai musibah, bencana dan ancaman yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat.

BAZNAS Kota Ambon Hadir dengan Bantuan Sosial

Selain menjadi momentum doa bersama, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan aksi kepedulian sosial melalui penyaluran 50 paket sembako dari BAZNAS Kota Ambon kepada para mustahik.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Ambon untuk mengoptimalkan dana zakat, infak dan sedekah agar dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Paket sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para penerima manfaat sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga.

Penyaluran bantuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, bersama Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat dan Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat. Turut hadir pula staf BAZNAS Kota Ambon, yakni Jihan Abbas, Ayu, Wandi, Intan, dan Ahmad Wijaya.

Kehadiran jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap rangkaian peringatan HUT Kota Ambon sekaligus wujud komitmen lembaga untuk terus menghadirkan program yang memberi manfaat kepada masyarakat.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa peringatan HUT Kota Ambon merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat rasa syukur sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian.

“HUT Kota Ambon bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan kota ini, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kita untuk memperkuat doa, kebersamaan dan kepedulian kepada sesama,” ujar Fakaubun.

Menurutnya, doa dan ikhtiar sosial merupakan dua hal yang harus berjalan beriringan. Harapan dan doa yang dipanjatkan bagi Kota Ambon perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Kita berdoa agar Kota Ambon selalu diberikan kedamaian, keamanan dan keberkahan. Namun doa tersebut juga harus disertai ikhtiar. Salah satu ikhtiar yang dapat kita lakukan adalah menghadirkan kepedulian melalui penyaluran zakat, infak dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan,”ungkapnya.

Fakaubun menambahkan, penyaluran 50 paket sembako kepada mustahik merupakan bentuk tanggung jawab BAZNAS dalam mengelola dan mendistribusikan dana umat secara tepat sasaran.

Ia menjelaskan bahwa dana yang dikelola BAZNAS berasal dari kepercayaan masyarakat yang menunaikan zakat maupun memberikan infak dan sedekah. Amanah tersebut kemudian diwujudkan dalam berbagai program sosial untuk membantu masyarakat yang berada dalam kondisi membutuhkan.

“Setiap dana yang masuk ke BAZNAS adalah amanah dari masyarakat. Karena itu, kami harus memastikan bahwa amanah tersebut dikelola dengan baik dan disalurkan kepada mereka yang berhak. Bantuan 50 paket sembako ini adalah salah satu bentuk nyata dari amanah tersebut,”jelasnya.

Lebih jauh, Fakaubun menilai bahwa semangat yang terkandung dalam tema HUT ke-451 Kota Ambon sangat relevan dengan misi BAZNAS dalam membantu masyarakat.

Menurutnya, konsep Ambon Bersih dapat dimaknai sebagai upaya bersama untuk membangun lingkungan dan kehidupan sosial yang lebih baik. Sementara Maluku Sehat dapat diwujudkan melalui berbagai langkah yang mendukung kesejahteraan masyarakat, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar dan kepedulian terhadap kelompok rentan.

“Tema HUT Kota Ambon tahun ini mengandung pesan yang sangat kuat. Bersih bukan hanya lingkungan, tetapi juga bagaimana kita menjaga amanah, kejujuran dan persaudaraan. Sehat juga bukan hanya tubuh, tetapi bagaimana masyarakat dapat hidup dengan sejahtera dan saling peduli,”tutur Fakaubun.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam kegiatan doa bersama tersebut dapat terus dipertahankan dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di Kota Ambon.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan setiap program pembangunan maupun pelayanan sosial dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, begitu juga BAZNAS. Kita membutuhkan sinergi dengan semua pihak. Ketika pemerintah, lembaga sosial dan masyarakat bergerak bersama, maka manfaatnya akan lebih besar dan dirasakan oleh lebih banyak orang,” katanya.

Zakat sebagai Wujud Kepedulian

Fakaubun juga menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan zakat, tetapi juga bagaimana dana umat tersebut mampu memberikan dampak sosial bagi masyarakat.

Menurutnya, penyaluran sembako kepada mustahik dalam momentum HUT Kota Ambon menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap masyarakat yang masih membutuhkan dukungan.

“Kami ingin memastikan bahwa di tengah berbagai kemajuan yang sedang dibangun, masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan perhatian. Zakat, infak dan sedekah harus hadir sebagai salah satu instrumen yang membantu meringankan beban mereka,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan kepercayaan terhadap gerakan zakat. Menurutnya, semakin besar partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak dan sedekah, maka semakin banyak pula masyarakat yang dapat dibantu melalui berbagai program BAZNAS.

“Mari kita jadikan momentum HUT Kota Ambon ini sebagai kesempatan untuk memperkuat kepedulian. Zakat, infak dan sedekah yang kita keluarkan tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga dapat menjadi jalan untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan,” ajaknya.

Penyerahan 50 paket sembako tersebut menjadi salah satu rangkaian penting yang melengkapi pelaksanaan Doa Bersama untuk Ambon. Kegiatan tidak hanya memberikan ruang bagi ASN dan masyarakat untuk berdoa bagi kemajuan daerah, tetapi juga menghadirkan aksi nyata melalui kepedulian sosial.

Bagi para mustahik, bantuan tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Lebih dari sekadar bantuan materi, penyaluran sembako juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian yang menunjukkan bahwa masyarakat yang membutuhkan tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan Kota Ambon.

Momentum HUT ke-451 Kota Ambon pun diharapkan menjadi titik penguatan komitmen bersama untuk membangun daerah yang lebih bersih, sehat, aman, harmonis dan sejahtera.

Melalui doa, kerja nyata dan semangat kolaborasi, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat mengambil bagian dalam mewujudkan cita-cita tersebut.

BAZNAS Kota Ambon akan terus berupaya hadir melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak dan sedekah. Dengan dukungan masyarakat dan sinergi bersama pemerintah serta berbagai pihak, BAZNAS optimistis manfaat dana umat dapat terus diperluas untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Doa Bersama untuk Ambon akhirnya tidak hanya menjadi sebuah kegiatan dalam rangka memperingati usia Kota Ambon yang ke-451 tahun, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan harapan, mempererat persaudaraan dan memperkuat kepedulian sosial.

Semangat tersebut diharapkan menjadi energi bersama dalam perjalanan Kota Ambon menuju masa depan yang lebih baik, sejalan dengan tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.”

05/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Salurkan 40 Paket Sembako untuk Korban Kebakaran Negeri Batu Merah

AMBON — Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah kebakaran di Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, terus diwujudkan melalui berbagai bentuk dukungan. Salah satunya datang dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon yang menyalurkan bantuan berupa 40 paket sembako kepada warga yang menjadi korban kebakaran, Rabu (2/9/2026).

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian BAZNAS Kota Ambon terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana. Bantuan diserahkan kepada Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, untuk selanjutnya diberikan kepada para warga terdampak yang saat ini masih berada di lokasi pengungsian.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, didampingi jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I H. Achmad Salim, Wakil Ketua II Hendra Abubakar, Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat, serta Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat.

Selain jajaran pimpinan, hadir pula staf BAZNAS Kota Ambon, yakni Jihan Abbas, Intan, Ayu, dan Ahmad Wijaya, yang turut mendukung pelaksanaan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menjelaskan bahwa kehadiran BAZNAS dalam situasi kebencanaan merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk ikut mendukung upaya Pemerintah Kota Ambon dalam memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, BAZNAS Kota Ambon tidak hanya berfokus pada penyaluran zakat dalam bentuk bantuan sosial rutin, tetapi juga berupaya hadir ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat, termasuk musibah kebakaran dan bencana lainnya.

“BAZNAS adalah lembaga pemerintah nonstruktural. Karena itu, salah satu tugas kami adalah mendukung kerja-kerja Pemerintah Kota Ambon, termasuk ketika ada masyarakat yang terdampak musibah dan membutuhkan bantuan,” ujar Fakaubun.

Ia menyampaikan, bantuan yang disalurkan BAZNAS Kota Ambon berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS untuk dikelola dan disalurkan kepada mereka yang berhak menerima.

Sebagian sumber dana tersebut, lanjutnya, juga berasal dari zakat, infak, dan sedekah para aparatur sipil negara (ASN) muslim di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Seluruh dana yang dihimpun kemudian dikelola secara profesional, amanah, transparan, dan diarahkan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat.

Fakaubun menegaskan bahwa dalam menjalankan tugas kemanusiaan, BAZNAS senantiasa mengedepankan nilai kepedulian dan kemanusiaan. Bantuan kebencanaan diberikan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan lembaga, tanpa membedakan latar belakang masyarakat yang terdampak.

“Bantuan BAZNAS tidak mengenal suku, ras maupun agama. Ketika terjadi bencana dan masyarakat membutuhkan pertolongan, kami akan berupaya hadir memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan BAZNAS,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon tidak hanya menyalurkan 40 paket sembako, tetapi juga memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia akibat musibah kebakaran tersebut. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan moril sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit.

Fakaubun menyadari bahwa bantuan yang diberikan mungkin belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh kebutuhan para korban. Namun, ia berharap perhatian tersebut dapat memberikan sedikit kelegaan bagi warga yang saat ini masih berada di tempat pengungsian.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah. Kami juga berharap mereka tetap tabah dan kuat dalam menghadapi ujian ini. Mudah-mudahan kondisi mereka segera pulih dan ke depan bisa kembali mendapatkan tempat tinggal yang layak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fakaubun mengatakan bahwa respons terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon dalam menjalankan amanah umat.

Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga mempunyai peran sosial yang besar dalam membantu masyarakat yang berada dalam kondisi membutuhkan. Oleh karena itu, BAZNAS terus berupaya memastikan dana umat dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi penerima manfaat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong, terutama ketika terjadi musibah yang membutuhkan perhatian bersama.

“Kami akan terus berusaha hadir ketika masyarakat Kota Ambon mengalami musibah. Tentunya setiap bantuan disesuaikan dengan kemampuan BAZNAS, tetapi yang paling penting adalah bagaimana kita tidak membiarkan masyarakat menghadapi musibah seorang diri,” tambah Fakaubun.

Raja Negeri Batu Merah Apresiasi Kepedulian BAZNAS

Sementara itu, Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Ambon yang telah memberikan perhatian kepada warganya yang terdampak musibah kebakaran.

Ali menjelaskan bahwa para korban hingga saat ini masih berada di tempat pengungsian, salah satunya di Aula Kantor Negeri Batu Merah. Dalam kondisi tersebut, kebutuhan terhadap makanan dan bahan pokok menjadi salah satu hal yang sangat diperlukan oleh para pengungsi.

Menurutnya, bantuan 40 paket sembako yang disalurkan BAZNAS Kota Ambon memiliki arti penting bagi masyarakat yang sedang menjalani masa pemulihan pascakebakaran.

“Saya selaku Raja Negeri Batu Merah dan kepala pemerintahan negeri menyampaikan apresiasi dan terima kasih sepenuhnya kepada BAZNAS Kota Ambon yang sudah datang memberikan bantuan kepada warga kami yang saat ini berada di Aula Kantor Negeri Batu Merah,” ujar Ali.

Ia menilai kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah menunjukkan adanya kepedulian dan perhatian terhadap kondisi warga, khususnya mereka yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran.

Ali berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi selama berada di tempat penampungan.

“Mudah-mudahan bantuan yang diberikan ini dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan bapak dan ibu yang sedang berada di tempat pengungsian,” tuturnya.

Atas kepedulian tersebut, Ali juga mendoakan agar seluruh jajaran BAZNAS Kota Ambon senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan tugas, serta mendapatkan balasan kebaikan dari Allah SWT.

“Mudah-mudahan Allah SWT membalas segala kebaikan dan kepedulian dari BAZNAS Kota Ambon. Semoga BAZNAS Kota Ambon ke depan terus menjadi lembaga yang hadir dan melihat kebutuhan masyarakat kecil di Kota Ambon,” harapnya.

Penyaluran bantuan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Ambon dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan serta kepedulian sosial. Melalui penyaluran yang tepat sasaran, dana umat diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk mereka yang tengah menghadapi kondisi darurat akibat bencana.

BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Ambon, pemerintah negeri, serta berbagai pihak dalam merespons kebutuhan masyarakat. Kehadiran lembaga zakat di tengah situasi kebencanaan diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memberikan semangat kepada para korban untuk bangkit dan kembali menata kehidupan mereka.

Bagi BAZNAS Kota Ambon, bantuan kepada korban kebakaran Negeri Batu Merah bukan sekadar penyerahan paket sembako, tetapi juga merupakan wujud nyata dari amanah masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk dikelola dan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.

Melalui semangat zakat untuk kemanusiaan dan kepedulian bersama, BAZNAS Kota Ambon berharap masyarakat yang terdampak musibah dapat segera bangkit, memperoleh tempat tinggal yang layak, serta kembali menjalani kehidupan dengan penuh harapan.

02/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Dukung Isbat Nikah, Perkuat Sinergi Kemenag dan Pemkot Ambon dalam Pelayanan Masyarakat

Ambon, 24 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung berbagai upaya peningkatan pelayanan sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui kehadiran Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ambon, H. Achmad Salim, yang mewakili Ketua BAZNAS Kota Ambon dalam acara Isbat Nikah yang merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ambon dan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 24 Agustus 2026, bertempat di Gedung Asari Al-Fatah, Kota Ambon. Kehadiran BAZNAS Kota Ambon menjadi bagian dari dukungan terhadap sinergi lintas lembaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang administrasi dan kepastian hukum perkawinan.

Program Isbat Nikah memiliki arti penting bagi masyarakat yang telah melangsungkan pernikahan secara agama, namun belum memiliki pencatatan perkawinan secara resmi. Melalui proses isbat nikah, masyarakat memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pengakuan hukum atas pernikahannya melalui penetapan pengadilan agama, sehingga selanjutnya dapat mengurus dokumen administrasi kependudukan dan dokumen perkawinan secara resmi.

Bagi BAZNAS Kota Ambon, keterlibatan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari semangat kolaborasi dalam mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. BAZNAS tidak hanya berfokus pada aspek penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS), tetapi juga terus mendorong terbangunnya kerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka memperluas manfaat pelayanan sosial dan keagamaan.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS dalam kegiatan Isbat Nikah merupakan bentuk dukungan terhadap pelayanan masyarakat yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan sosial dan administrasi keluarga.

“BAZNAS Kota Ambon sangat mendukung kegiatan Isbat Nikah yang dilaksanakan melalui kolaborasi Kementerian Agama Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon. Kegiatan ini memiliki manfaat yang sangat penting bagi masyarakat, karena memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi pasangan yang telah melangsungkan pernikahan namun belum tercatat secara administratif,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Menurutnya, sinergi antara lembaga pemerintah, lembaga keagamaan, dan lembaga sosial seperti BAZNAS menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan pelayanan yang lebih menyeluruh kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat terus dikembangkan melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus diperkuat. BAZNAS Kota Ambon siap mendukung program-program yang memiliki nilai kemanfaatan bagi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan penguatan kesejahteraan, pelayanan sosial, dan kehidupan keagamaan masyarakat Kota Ambon,” tambahnya.

Sementara itu, Jihan Abbas, selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, menilai kehadiran BAZNAS dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam memperkuat komunikasi dan hubungan kelembagaan dengan berbagai pihak, khususnya instansi pemerintah dan lembaga keagamaan.

Menurut Jihan, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar berbagai program pelayanan masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas.

“Kehadiran BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan Isbat Nikah ini menunjukkan bahwa kolaborasi antarlembaga sangat penting dalam memberikan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kami melihat kegiatan ini sebagai bentuk sinergi positif antara Kemenag, Pemerintah Kota Ambon, dan BAZNAS dalam menghadirkan kemudahan serta kepastian bagi masyarakat,”ungkap Jihan Abbas.

Ia menambahkan, dari sisi komunikasi dan digitalisasi, berbagai kegiatan kolaboratif yang melibatkan BAZNAS juga penting untuk disampaikan kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi sekaligus informasi mengenai peran BAZNAS dalam mendukung pembangunan sosial dan keagamaan di Kota Ambon.

“Kami akan terus mendukung penyebarluasan informasi mengenai kegiatan dan kolaborasi BAZNAS, sehingga masyarakat dapat mengetahui bahwa BAZNAS hadir bersama pemerintah dan mitra lainnya dalam berbagai upaya pelayanan dan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ambon H. Achmad Salim hadir mewakili Ketua BAZNAS Kota Ambon. Kehadiran tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan dan dukungan kelembagaan BAZNAS terhadap pelaksanaan kegiatan yang diselenggarakan melalui kolaborasi Kemenag Kota Ambon bersama Pemkot Ambon.

BAZNAS Kota Ambon memandang bahwa pelayanan administrasi perkawinan tidak hanya berkaitan dengan aspek legalitas, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan perlindungan hak-hak keluarga. Kepemilikan dokumen perkawinan yang sah dapat membantu masyarakat dalam mengakses berbagai kebutuhan administrasi, termasuk dokumen kependudukan, pendidikan anak, layanan sosial, hingga berbagai urusan hukum dan pemerintahan lainnya.

Karena itu, kegiatan Isbat Nikah menjadi salah satu bentuk pelayanan yang memiliki nilai strategis bagi masyarakat. Dengan adanya kepastian hukum terhadap status perkawinan, keluarga dapat menjalani kehidupan sosial dan administrasi dengan lebih tertib serta memperoleh perlindungan hak secara lebih baik.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Asari Al-Fatah tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong antarlembaga dalam memberikan pelayanan publik. Sinergi Kemenag Kota Ambon dan Pemkot Ambon yang didukung berbagai pihak diharapkan mampu menghadirkan solusi atas persoalan administratif yang masih dihadapi sebagian masyarakat.

BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, organisasi keagamaan, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan kemanfaatan bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem pelayanan sosial dan keagamaan di Kota Ambon.

Melalui kehadiran dalam kegiatan Isbat Nikah ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk mengambil bagian dalam berbagai agenda yang memiliki nilai kemanfaatan bagi masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan upaya BAZNAS dalam membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata, sinergi kelembagaan, serta pengelolaan ZIS yang diarahkan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ke depan, BAZNAS Kota Ambon berharap sinergi bersama Kemenag Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon dapat terus ditingkatkan melalui berbagai program strategis lainnya, sehingga keberadaan lembaga-lembaga pelayanan publik dan sosial dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Ambon.

01/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, BAZNAS Kota Ambon Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

Ambon, 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi kepada seluruh umat Islam, khususnya masyarakat Kota Ambon.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali mengingat perjalanan hidup, perjuangan, keteladanan, serta akhlak mulia Rasulullah SAW. Lebih dari sekadar mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, peringatan Maulid diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah sekaligus mengamalkan nilai-nilai yang beliau ajarkan dalam kehidupan sehari-hari.

BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa keteladanan Rasulullah SAW memiliki relevansi yang sangat kuat dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam membangun kepedulian, kejujuran, amanah, persaudaraan, dan semangat berbagi.

“Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Mari kita jadikan momentum ini untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga kejujuran, amanah, kepedulian, dan kasih sayang kepada sesama,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Menurutnya, nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW merupakan landasan penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis. Semangat kepedulian kepada kaum dhuafa, anak yatim, fakir miskin, serta masyarakat yang membutuhkan juga merupakan bagian dari nilai yang terus diupayakan BAZNAS melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

“Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita untuk senantiasa peduli terhadap sesama dan menghadirkan kemanfaatan. Semangat inilah yang juga terus kami implementasikan melalui berbagai program BAZNAS Kota Ambon, agar zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan mustahik,” tambahnya.

Muhammad Zulkifly juga mengajak para muzaki, donatur, dan seluruh masyarakat untuk menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat semangat berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan perubahan nyata dalam perilaku dan kehidupan sosial masyarakat.

“Mari kita maknai Maulid Nabi bukan hanya dengan memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi dengan berusaha menghadirkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan kita. Semoga kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW dapat diwujudkan melalui amal kebaikan dan kepedulian kepada sesama,” tuturnya.

Sementara itu, Jihan Abbas, selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, mengatakan bahwa momentum Maulid Nabi Muhammad SAW juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat melalui berbagai media komunikasi dan digital.

Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan ruang yang luas bagi lembaga zakat untuk menyampaikan pesan keagamaan, edukasi zakat, serta nilai-nilai sosial yang diajarkan Rasulullah SAW kepada masyarakat secara lebih luas.

“Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah dalam membangun kehidupan yang penuh kasih sayang, kepedulian, kejujuran, dan kebermanfaatan. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk terus kita gaungkan di tengah masyarakat, termasuk melalui media digital,” ungkap Jihan Abbas.

Ia menambahkan bahwa semangat Rasulullah SAW dalam membangun kepedulian sosial dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk meningkatkan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah.

“Kami berharap semangat Maulid Nabi dapat mendorong semakin banyak masyarakat untuk berbagi dan peduli kepada sesama. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kita dapat ikut menghadirkan manfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” jelasnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H juga menjadi momentum bagi BAZNAS Kota Ambon untuk terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan zakat yang amanah, profesional, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Keteladanan Rasulullah SAW dalam menjalankan amanah menjadi nilai yang sangat penting dalam pengelolaan zakat. BAZNAS sebagai lembaga yang diberikan mandat untuk mengelola zakat terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat melalui pengelolaan dana umat secara bertanggung jawab serta penyaluran yang diarahkan kepada mereka yang berhak menerima.

Dalam kehidupan Rasulullah SAW, kepedulian terhadap kaum lemah dan masyarakat yang membutuhkan menjadi salah satu nilai penting yang patut diteladani. Karena itu, semangat Maulid Nabi diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama bahwa kesejahteraan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang dapat diwujudkan melalui kepedulian dan gotong royong.

BAZNAS Kota Ambon juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai kesempatan mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh keberkahan.

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M.

Semoga dengan meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW, seluruh umat Islam senantiasa diberikan kekuatan untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan sesama.

“Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW, mari kita hadirkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan dan terus menebarkan kebaikan,” pungkas Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun.

01/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Ambon Antar Undangan Awards 2026, Negeri Batu Merah Raih Predikat Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat
BAZNAS Kota Ambon Antar Undangan Awards 2026, Negeri Batu Merah Raih Predikat Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat
Ambon – BAZNAS Kota Ambon terus memantapkan persiapan pelaksanaan BAZNAS Kota Ambon Awards Tahun 2026. Pada Jumat (13/2/2026), Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, didampingi staf BAZNAS Jihan Abbas, secara langsung mengantarkan undangan penganugerahan kepada Negeri Batu Merah. Penyerahan undangan berlangsung di Kantor Negeri Batu Merah sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas capaian yang diraih. Negeri Batu Merah ditetapkan sebagai penerima penghargaan pada kategori Desa/Kelurahan/Negeri Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat, berkat komitmen dan dukungan aktif dalam menggerakkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi bentuk pengakuan atas kerja nyata pemerintah negeri dalam mendukung penguatan tata kelola zakat di Kota Ambon. “Kami datang langsung untuk menyampaikan undangan ini sebagai bentuk penghargaan dan rasa hormat. Negeri Batu Merah menunjukkan komitmen luar biasa dalam mendukung Gerakan Cinta Zakat. Ini adalah hasil kolaborasi yang patut diapresiasi,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menambahkan bahwa dukungan pemerintah negeri sangat berperan dalam mendorong partisipasi masyarakat maupun aparatur untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara terkoordinasi melalui BAZNAS. “Gerakan Cinta Zakat hanya bisa berjalan maksimal jika ada sinergi antara BAZNAS dan pemerintah negeri. Negeri Batu Merah telah memberi contoh yang baik bagi desa dan kelurahan lainnya di Kota Ambon,” tambahnya. Acara penganugerahan BAZNAS Kota Ambon Awards Tahun 2026 akan dilaksanakan pada Rabu, 18 Februari 2026, bertepatan dengan Apel Bersama OPD, ASN, dan pegawai lingkup Pemerintah Kota Ambon di halaman Balai Kota Ambon. Kegiatan tersebut akan disaksikan langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah terhadap penguatan peran zakat dalam pembangunan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui ajang ini, BAZNAS Kota Ambon berharap semakin banyak desa, kelurahan, dan negeri yang terdorong untuk aktif mendukung Gerakan Cinta Zakat. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bersama untuk membangun budaya zakat yang lebih kuat, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat Kota Ambon.
BERITA16/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Review Z-Magazine JZC Edisi Maret 2026
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Review Z-Magazine JZC Edisi Maret 2026
Ambon, 12 Februari 2026 (WIT) – BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan publikasi dan literasi zakat dengan mengikuti kegiatan Review Z-Magazine JZC edisi Maret 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring. Kegiatan yang berlangsung melalui Google Meet ini dimulai pukul 12.00 WIT (10.00 WIB) hingga selesai dan diikuti oleh perwakilan BAZNAS daerah se-Indonesia. Dari BAZNAS Kota Ambon, kegiatan ini diikuti oleh staf, Jihan Abbas. Review mingguan ini bertujuan untuk membahas pengelolaan konten Z-Magazine serta pengembangan website BAZNAS daerah agar semakin informatif, aktual, dan berdampak bagi masyarakat. Staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas publikasi di daerah. “Kegiatan review ini memberikan arahan dan standar yang jelas bagi kami di daerah dalam mengelola konten website dan Z-Magazine agar lebih profesional dan informatif,” ujar Jihan Abbas. Melalui partisipasi aktif dalam forum nasional ini, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus meningkatkan kualitas penyebaran informasi zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat luas.
BERITA12/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Jelang Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kota Ambon Perkuat Strategi Lewat Rakernis Nasional
Jelang Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kota Ambon Perkuat Strategi Lewat Rakernis Nasional
Ambon, 12 Februari 2026 (WIT) – BAZNAS Kota Ambon turut ambil bagian dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIT (07.30 WIB) ini diikuti oleh staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas. Rakernis yang mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia” ini secara resmi dibuka oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, bersama Pimpinan BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan. Kegiatan ini membahas persiapan Ramadhan 1447 H, termasuk pandangan terkait penetapan nishab zakat tahun 2026 serta berbagai agenda strategis lainnya. Dalam sambutannya, Prof. Noor Achmad menegaskan pentingnya penguatan peran zakat dalam pembangunan nasional. “Melalui momentum Ramadhan, zakat harus menjadi instrumen yang mampu menguatkan Indonesia dari sisi sosial dan ekonomi umat,” ujarnya. Berbagai materi strategis disampaikan oleh para narasumber nasional, di antaranya Hasbi Zaenal terkait fiqih zakat, Arifin Purwakananta mengenai pembangunan ekosistem fundraising perusahaan, serta Fitriansyah Agus Setiawan dan Dwi Nurani tentang perancangan fundraising Ramadhan (on balance dan off balance sheet). Selain itu, Rulli Kurniawan memaparkan strategi sukses fundraising Ramadhan, dan Adhi Kelvianto membahas optimalisasi kampanye zakat dengan tema serta visual Ramadhan “Zakat Menguatkan Indonesia”. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Rakernis ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan daerah dalam menyambut Ramadhan. “Kami mendapatkan banyak strategi dan insight baru yang akan menjadi bekal dalam memaksimalkan penghimpunan dan pengelolaan zakat di Kota Ambon,” ungkap Jihan Abbas. Partisipasi ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi dan kesiapan BAZNAS Kota Ambon dalam mengoptimalkan potensi zakat demi kemaslahatan umat.
BERITA12/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Hadiri Rapat Kolaborasi Zakat & Wakaf 2026, Sinergi untuk Kesejahteraan Umat
BAZNAS Kota Ambon Hadiri Rapat Kolaborasi Zakat & Wakaf 2026, Sinergi untuk Kesejahteraan Umat
Ambon, 11 Februari 2026 – BAZNAS Kota Ambon yang diwakili oleh Jihan Abbas turut ambil bagian dalam Rapat Koordinasi dan Kolaborasi Program Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf dengan tema “Sinergi Indonesia Berdaya: Mendampakkan Zakat-Wakaf Untuk Kesejahteraan Umat dan Kemakmuran Bumi.” Rapat yang berlangsung secara hybrid ini digelar di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta, dan disiarkan secara daring melalui Zoom serta live streaming di kanal YouTube Literasi Zakat Wakaf. Untuk wilayah Indonesia Timur, kegiatan berlangsung pada pukul 10.00–17.00 WIT pada Rabu dan Kamis, 11–12 Februari 2026. Latar Belakang Zakat dan wakaf merupakan instrumen ekonomi syariah yang memiliki potensi besar dalam penanggulangan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan umat. Namun, efektivitas program sering terhambat oleh ego sektoral, tumpang tindih program antar lembaga, dan kurangnya integrasi data. Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara regulator, pengelola (nazhir dan amil), serta pemangku kepentingan, sehingga program zakat dan wakaf dapat memberikan dampak sosial dan ekonomi yang optimal. Program unggulan yang menjadi fokus pembahasan antara lain Kampung Zakat, Pemberdayaan Ekonomi Umat berbasis KUA, Kota Wakaf, dan Inkubasi Wakaf Produktif. Program-program ini dirancang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat serta kapasitas pengelola zakat dan wakaf secara profesional. Dasar Pelaksanaan Kegiatan ini dilaksanakan dengan merujuk pada beberapa peraturan, di antaranya: UU No. 41 Tahun 2004 tentang Wakaf UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat PP No. 45 Tahun 2013 dan perubahan PP No. 50 Tahun 2018 PP No. 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU Pengelolaan Zakat PP No. 25 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan UU Wakaf Permenag No. 6 Tahun 2022 dan Permenag No. 33 Tahun 2024 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemenag Keputusan Menteri Agama dan Keuangan terkait pengelolaan dana zakat, wakaf, dan pengangkatan penanggung jawab keuangan. Tujuan Kegiatan Rapat ini bertujuan untuk: Menyelaraskan peta jalan program agar tidak terjadi duplikasi manfaat. Membangun kemitraan strategis antar lembaga untuk pendayagunaan dana produktif. Menstandarisasi pelaporan serta memperbarui data muzakki, mustahik, dan aset wakaf. Merumuskan solusi strategis atas hambatan pelaksanaan program di lapangan. Peserta Rapat ini dihadiri oleh 136 peserta secara luring serta peserta daring dari seluruh provinsi, meliputi: Ketua Tim Zakat & Wakaf Kanwil Kemenag Provinsi Penyelenggara Zakat & Wakaf Kemenag Kab./Kota BAZNAS, BWI, LAZNAS, Forum Zakat, ANI, FWP, MOSAIC, Nazhir Hutan Wakaf Bogor Lembaga Keuangan Syariah pengelola Wakaf Uang (LKSPWU) dan berbagai kementerian/lembaga terkait. Program Unggulan Kampung Zakat: Program terpadu untuk pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial masyarakat. Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis KUA: Bantuan modal dan pembinaan usaha bagi mustahik. Inkubasi Wakaf Produktif: Transformasi nazhir menjadi profesional dan inovatif dalam pengelolaan aset wakaf. Kota Wakaf: Pengembangan ekosistem wakaf berbasis kewilayahan untuk kesejahteraan umat dan pembangunan infrastruktur publik. Rapat ini diharapkan menghasilkan titik kolaborasi program, Nota Kesepahaman (MoU), Rencana Aksi Bersama, dan matriks pembagian peran antar lembaga, sehingga pengelolaan zakat dan wakaf dapat lebih terintegrasi dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Zakat Fitrah 1447 H Ditetapkan, Saatnya Warga Ambon Tunaikan ZIS Melalui BAZNAS Kota Ambon
Zakat Fitrah 1447 H Ditetapkan, Saatnya Warga Ambon Tunaikan ZIS Melalui BAZNAS Kota Ambon
Ambon – Kabar penting bagi umat Islam menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menetapkan besaran zakat fitrah tahun 2026 sebesar Rp50.000 per jiwa atau setara dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras premium. Ketetapan ini menjadi pedoman nasional dalam pelaksanaan zakat fitrah tahun ini. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui pembahasan dan analisis yang komprehensif, terutama dengan mempertimbangkan fluktuasi harga beras di berbagai daerah. “Setelah melalui kajian mendalam serta pertimbangan yang cermat, BAZNAS RI menetapkan nilai zakat fitrah menjadi Rp50 ribu per jiwa, serta menetapkan besaran fidyah sebesar Rp65 ribu per jiwa per hari sesuai dengan Keputusan Ketua BAZNAS RI Nomor 14 Tahun 2026,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (3/2/2026). Ia menegaskan bahwa nominal tersebut berlaku untuk pembayaran yang disalurkan melalui BAZNAS dan diharapkan menjadi acuan bersama bagi BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota, maupun Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia. “BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota, serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) dapat menggunakan besaran zakat fitrah dan fidyah tersebut sebagai acuan penerimaan di wilayah masing-masing,” jelasnya. Namun demikian, BAZNAS daerah diberikan kewenangan untuk melakukan penyesuaian apabila terjadi perbedaan harga beras yang cukup signifikan di wilayahnya, dengan tetap mengacu pada syariat Islam dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Zakat fitrah dapat dibayarkan sejak awal Ramadan dan paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Sementara itu, pendistribusian kepada para mustahik wajib dituntaskan sebelum khatib naik mimbar pada salat Id. “Kami memastikan pengelolaan dan penyaluran zakat fitrah dilakukan sesuai prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, serta disalurkan kepada delapan golongan mustahik sebagaimana ditetapkan dalam syariat Islam,” tegas Kiai Noor. Dengan diberlakukannya keputusan ini, maka Keputusan Ketua BAZNAS Nomor 14 Tahun 2025 tentang Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah untuk Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi Tahun 2025 resmi dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. BAZNAS Kota Ambon Siap Laksanakan Arahan Menindaklanjuti keputusan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyatakan kesiapan penuh untuk melaksanakan arahan BAZNAS RI dalam pengelolaan zakat fitrah dan fidyah di Kota Ambon. “Kami siap melaksanakan arahan dan ketetapan dari Ketua BAZNAS RI. Nilai yang telah ditetapkan akan menjadi pedoman resmi dalam penerimaan zakat fitrah dan fidyah di BAZNAS Kota Ambon,” tegas Zulkifly. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kota Ambon untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Ambon sebagai lembaga resmi pemerintah yang amanah dan terpercaya. “Ramadan adalah puncak momentum memperkuat kepedulian sosial. Dengan menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Kota Ambon, masyarakat turut membantu mustahik di sekitar kita. Kami pastikan pengelolaan dilakukan secara transparan, profesional, dan tepat sasaran,” ujarnya. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang menunaikan ZIS melalui BAZNAS, semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan oleh fakir miskin, pedagang kecil, lansia, dan keluarga kurang mampu di Kota Ambon. “Mari jadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai jalan keberkahan hidup. Insya Allah, apa yang kita tunaikan akan kembali sebagai kebaikan yang berlipat ganda,” pungkasnya.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Semangat Berbagi Tak Pernah Padam, Ketua UPZ Baiturahman Grahara Setor ZIS ke BAZNAS Kota Ambon
Semangat Berbagi Tak Pernah Padam, Ketua UPZ Baiturahman Grahara Setor ZIS ke BAZNAS Kota Ambon
Ambon – Semangat menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) terus digaungkan di Kota Ambon. Ketua UPZ Baiturahman Grahara, Ibu Dalfa Tabaubun, menyetorkan ZIS bulan Januari 2026 ke BAZNAS Kota Ambon, Rabu (11/2/2026), di Kantor BAZNAS Kota Ambon, kawasan Pengeringan Pantai Waihaong. Setoran ZIS tersebut berasal dari para munfiq dan mushadiq di wilayah lingkungannya. Selain sebagai Ketua UPZ, Dalfa Tabaubun juga merupakan Ketua RT yang dikenal aktif mendorong warganya untuk rutin menyalurkan ZIS melalui BAZNAS. Ia mengungkapkan bahwa kesadaran masyarakat untuk berbagi terus tumbuh, apalagi sebagian besar warganya berprofesi sebagai pedagang pasar yang merasakan langsung manfaat program BAZNAS. “Alhamdulillah, warga kami sangat antusias. Banyak yang berprofesi sebagai pedagang di pasar, dan mereka tahu betul bagaimana rasanya dibantu saat membutuhkan. Karena itu, ketika ada rezeki lebih, mereka ingin berbagi melalui BAZNAS,” ujar Dalfa. Menurutnya, kepercayaan masyarakat tidak lepas dari berbagai program BAZNAS yang telah dirasakan manfaatnya oleh para mustahik di lingkungannya. “Kami sudah melihat sendiri bagaimana BAZNAS Kota Ambon membantu warga yang membutuhkan, baik untuk kebutuhan darurat kebencanaan, bantuan kesehatan, maupun pemberdayaan usaha kecil. Itu yang membuat kami semakin semangat menyalurkan ZIS secara rutin,” tambahnya. Setoran ZIS tersebut diterima langsung oleh Staf BAZNAS Kota Ambon Bidang Pengumpulan, Jihan Abbas. Ia menyampaikan apresiasi atas konsistensi UPZ Baiturahman Grahara dalam mendukung gerakan zakat di Kota Ambon. “Kami sangat mengapresiasi semangat Ibu Dalfa dan seluruh warga di lingkungannya. Ini menjadi contoh nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan baik dapat memberikan dampak besar bagi mustahik,” kata Jihan. Ia juga mengajak masyarakat Kota Ambon untuk tidak ragu menyalurkan ZIS melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi yang amanah dan transparan. “Semakin banyak yang menyalurkan ZIS melalui BAZNAS, semakin luas pula manfaat yang bisa dirasakan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Mari bersama kita kuatkan solidaritas dan kepedulian,” tutupnya. Semangat yang ditunjukkan UPZ Baiturahman Grahara menjadi inspirasi bahwa dari lingkungan kecil, gerakan kebaikan dapat tumbuh dan memberi dampak besar bagi kesejahteraan umat.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Agen Perisai BAZNAS Kota Ambon Hadiri Pertemuan Bersama Pimpinan Baru BPJS Ketenagakerjaan Maluku
Agen Perisai BAZNAS Kota Ambon Hadiri Pertemuan Bersama Pimpinan Baru BPJS Ketenagakerjaan Maluku
Ambon – Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menghadiri pertemuan wadah dan Agen Perisai bersama Pimpinan Cabang BPJS Ketenagakerjaan Maluku yang baru, Bapak Heru, pada Selasa (10/2/2026) di Wailela Resto, Ambon. Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus ajang sharing antara BPJS Ketenagakerjaan Maluku dan para Agen Perisai guna memperkuat sinergi dalam memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Maluku, khususnya Kota Ambon. Dalam kesempatan itu, Jihan Abbas menegaskan bahwa BAZNAS Kota Ambon terus mendorong kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi mustahik sebagai bagian dari program pemberdayaan dan perlindungan sosial. “Fokus kami di BAZNAS Kota Ambon adalah memastikan para mustahik tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Ini penting agar mereka merasa aman dalam bekerja dan berusaha,” ujar Jihan. Menurutnya, perlindungan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan yang memiliki aktivitas kerja, terutama di sektor informal yang berisiko. “Kepesertaan mustahik dalam BPJS Ketenagakerjaan adalah langkah strategis. Dengan adanya jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, mereka dan keluarganya memiliki perlindungan yang jelas,” tambahnya. Sementara itu, Pimpinan Cabang BPJS Ketenagakerjaan Maluku, Heru, menyampaikan apresiasi atas peran aktif para Agen Perisai dan dukungan BAZNAS Kota Ambon dalam memperluas perlindungan sosial. “Kami menyambut baik kolaborasi bersama BAZNAS Kota Ambon. Sinergi ini sangat penting untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan perlindungan, terutama para mustahik,” kata Heru. Ia juga berharap komunikasi dan koordinasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Agen Perisai dapat terus diperkuat demi optimalisasi program di lapangan. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan komitmen bersama untuk memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Maluku.
BERITA10/02/2026 | Jihan. Editor : Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Konsultasi Online Kantor Digital BAZNAS RI
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Konsultasi Online Kantor Digital BAZNAS RI
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon mengikuti kegiatan Konsultasi Online Kantor Digital yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI dalam rangka meningkatkan kemudahan penyebaran informasi serta optimalisasi pemanfaatan Kantor Digital oleh seluruh BAZNAS daerah. Kegiatan ini diikuti oleh BAZNAS Kota Ambon yang diwakili oleh staf BAZNAS, Jihan Abbas. Konsultasi online ini bertujuan untuk mendukung pengelolaan website BAZNAS daerah agar lebih optimal, informatif, dan terintegrasi dengan sistem nasional. Selain itu, kegiatan ini juga membahas pemanfaatan fitur analitik website yang dapat dibagikan dan diakses oleh BAZNAS RI sebagai bagian dari upaya penguatan koordinasi pusat dan daerah. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026, pukul 14.05–15.20 WIB atau 16.05–17.20 WIT, secara daring melalui platform Google Meet. Sesi ini difasilitasi oleh Tim Layanan Aplikasi Nasional BAZNAS RI dan diikuti oleh perwakilan BAZNAS dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, beberapa BAZNAS daerah turut berbagi pengalaman terkait pengelolaan Kantor Digital, termasuk BAZNAS Kota Ambon yang telah lebih dulu melakukan pengelolaan dan sharing data analitik website. Melalui forum ini, peserta juga mendapatkan tambahan pengetahuan baru terkait optimalisasi sistem digital BAZNAS. Staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan konsultasi ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman teknis pengelolaan Kantor Digital BAZNAS di daerah. “Alhamdulillah, melalui konsultasi online ini kami mendapatkan satu lagi ilmu baru terkait optimalisasi Kantor Digital BAZNAS, khususnya dalam pengelolaan website dan analitik. Ini sangat membantu kami di daerah agar informasi BAZNAS bisa tersampaikan lebih luas dan efektif kepada masyarakat,” ujar Jihan Abbas. Ia juga menambahkan bahwa keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus beradaptasi dengan transformasi digital yang dikembangkan oleh BAZNAS RI. “Kami siap mendukung kebijakan BAZNAS RI dalam penguatan sistem digital, sehingga layanan informasi dan transparansi kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan,” tambahnya. Melalui kegiatan konsultasi online ini, diharapkan seluruh BAZNAS daerah, termasuk BAZNAS Kota Ambon, dapat semakin maksimal dalam memanfaatkan Kantor Digital sebagai sarana pelayanan dan informasi zakat kepada masyarakat.
BERITA10/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Pengajian Nasional Bahas Program ZIS Ramadhan
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Pengajian Nasional Bahas Program ZIS Ramadhan
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon mengikuti kegiatan Pengajian Selasa Pagi: Berbagi Ilmu, Berbagi Pengalaman – Sesi 06 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI. Kegiatan ini diikuti secara daring dan BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh staf BAZNAS, Jihan Abbas. Pengajian nasional tersebut mengangkat tema “Program Pendistribusian dan Pendayagunaan ZIS Selama Bulan Ramadhan di BAZNAS RI”, yang menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas amil zakat di seluruh Indonesia, khususnya dalam menyambut dan mengoptimalkan program-program Ramadhan. Kegiatan ini menghadirkan Eka Budhi Sulistyo, selaku Direktur Pendayagunaan dan Penyaluran UPZ dan CSR BAZNAS RI, sebagai narasumber utama. Sesi pengajian dipandu oleh H. M. Nadratuzzaman Hosen, Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional BAZNAS RI, yang mengulas strategi pendistribusian dan pendayagunaan ZIS agar lebih tepat sasaran dan berdampak bagi mustahik. Pengajian Selasa Pagi dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026, pukul 06.00–07.30 WIB atau 08.00–09.30 WIT, melalui platform Zoom dan disiarkan secara langsung melalui YouTube BAZNAS TV. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti secara gratis oleh masyarakat. Staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan pengajian ini sangat bermanfaat sebagai sarana peningkatan wawasan dan penguatan pemahaman amil dalam menjalankan tugas pengelolaan ZIS. “Melalui pengajian ini, kami mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif terkait strategi pendistribusian dan pendayagunaan ZIS selama bulan Ramadhan. Materi yang disampaikan sangat relevan dan menjadi bekal penting bagi kami di daerah untuk mengelola ZIS secara lebih optimal dan berdampak,” ujar Jihan Abbas. Ia juga menambahkan bahwa keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan pengajian nasional ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki dan mustahik. “BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk terus belajar dan beradaptasi dengan kebijakan serta program BAZNAS RI, agar pengelolaan zakat di daerah dapat berjalan profesional, transparan, dan memberi manfaat yang luas bagi masyarakat,” tambahnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS pusat dan daerah semakin kuat dalam mewujudkan pengelolaan ZIS yang amanah serta berorientasi pada kesejahteraan umat.
BERITA10/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Langkah Kebaikan Dimulai di Toko Tasya, BAZNAS Kota Ambon Serahkan Kotak Sedekah
Langkah Kebaikan Dimulai di Toko Tasya, BAZNAS Kota Ambon Serahkan Kotak Sedekah
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat melalui berbagai program penguatan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan penyerahan Kotak (Celengan) Sedekah BAZNAS kepada pelaku usaha yang dinilai strategis dan memiliki kepedulian sosial. Pada Selasa, 10 Februari 2026, BAZNAS Kota Ambon menyerahkan Kotak Sedekah BAZNAS kepada Toko Tasya milik kerabat Ibu Rina, yang berlokasi di Kawasan Pertokoan Ruko Batumerah, Negeri Batu Merah, Kota Ambon. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana kebaikan serta membawa keberkahan bagi masyarakat yang menyalurkan sedekahnya. Penyerahan kotak sedekah tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ambon Bidang Pengumpulan, H. Achmad Salim. Ia menyampaikan bahwa penempatan kotak sedekah di lokasi usaha bertujuan memudahkan masyarakat untuk bersedekah sekaligus memperluas jangkauan penghimpunan ZIS. Ibu Rina tidak hanya dikenal sebagai kerabat dari pemilik Toko Tasya, tetapi juga menjabat sebagai Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Nurul Iman Batu Merah, Kepala Air. Berdasarkan penilaian BAZNAS Kota Ambon, Ibu Rina dipandang memiliki dedikasi dan pengalaman yang cukup baik dalam pengumpulan ZIS, sehingga penempatan Kotak Sedekah BAZNAS di Toko Tasya direkomendasikan. Selain itu, Toko Tasya dinilai strategis karena ramai dikunjungi masyarakat setiap hari. Dengan tingginya aktivitas pengunjung, diharapkan Kotak Sedekah BAZNAS dapat menjadi media ajakan berbagi yang efektif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Ambon berharap, melalui kerja sama dengan para pelaku usaha dan UPZ, budaya bersedekah di Kota Ambon semakin tumbuh, serta manfaat ZIS dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA10/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Zakat Menguatkan Umat, ASN Kemenag Kota Ambon Konsisten Salurkan ZIS ke BAZNAS
Zakat Menguatkan Umat, ASN Kemenag Kota Ambon Konsisten Salurkan ZIS ke BAZNAS
Ambon — Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Muslim di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Ambon. Pada Senin, 9 Februari 2026, Staf Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, melakukan penjemputan setoran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) rutin untuk bulan Januari di Ruang Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kota Ambon. Setoran ZIS tersebut diserahkan secara langsung oleh Bendahara UPZ Kemenag Kota Ambon sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi negara, yakni BAZNAS Kota Ambon. Jihan Abbas menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas konsistensi para muzaki di lingkungan Kemenag Kota Ambon yang terus menjaga keistiqamahan dalam berzakat. “ZIS yang ditunaikan secara rutin ini bukan hanya angka, tetapi bukti nyata kepedulian dan cinta terhadap sesama. Dari sinilah keberkahan itu mengalir, menguatkan umat dan menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan,” ungkap Jihan. Ia menegaskan bahwa zakat yang disalurkan melalui BAZNAS akan dikelola secara amanah, transparan, dan profesional, serta disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan kemanusiaan. “Ketika Bapak dan Ibu ASN serta P3K menyalurkan ZIS ke BAZNAS, sejatinya sedang menggerakkan perubahan. Zakat yang dikelola bersama akan menjadi kekuatan besar untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat di Kota Ambon,” tegasnya. Menurut Jihan, peran UPZ sangat strategis dalam menumbuhkan kesadaran berzakat di lingkungan instansi, sekaligus memastikan penghimpunan ZIS berjalan tertib dan berkelanjutan, khususnya menjelang bulan suci Ramadan. BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh muzaki di Kota Ambon untuk meneladani semangat ASN dan P3K Kemenag Kota Ambon. Dengan menunaikan ZIS melalui BAZNAS, muzaki tidak hanya menunaikan kewajiban agama, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan besar membangun kemandirian dan kesejahteraan umat.
BERITA09/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Matangkan Program Ramadan 2026 Lewat Rapat Harian
BAZNAS Kota Ambon Matangkan Program Ramadan 2026 Lewat Rapat Harian
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menggelar rapat harian pada Senin, 10 Februari 2026, bertempat di Ruang Rapat BAZNAS Kota Ambon. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, dengan fokus utama pada pematangan dan sinkronisasi program Ramadan tahun 2026. Dalam rapat tersebut, BAZNAS Kota Ambon membahas rencana audiensi dengan Raja Negeri Laha, Kepala Desa Waiheru, dan Lurah Pandan Kasturi. Audiensi ini direncanakan sebagai langkah awal dalam persiapan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di wilayah masing-masing. Selain itu, rapat juga menyinggung penguatan program Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2026 yang akan disinergikan dengan program-program Ramadan. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa keterlibatan pemerintah negeri, desa, dan kelurahan menjadi kunci keberhasilan optimalisasi pengelolaan zakat. “Kami ingin memastikan bahwa program Ramadan 2026 tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Karena itu, audiensi dengan Raja Negeri, Kepala Desa, dan Lurah sangat penting untuk membangun pemahaman bersama terkait ZIS dan pembentukan UPZ,” jelasnya. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa UPZ memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan penghimpunan dan penyaluran zakat secara profesional dan transparan. “UPZ adalah ujung tombak BAZNAS di tingkat akar rumput. Jika UPZ terbentuk dan berjalan baik, maka sosialisasi ZIS akan lebih masif dan dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat,” tambah Zulkifly. Selain agenda audiensi dan pembentukan UPZ, rapat harian tersebut juga membahas pematangan sosialisasi ZIS di Negeri Batu Merah. Wilayah ini menjadi salah satu fokus BAZNAS Kota Ambon dalam meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah, khususnya menjelang bulan suci Ramadan. Tak hanya itu, persiapan Program Dai 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) juga menjadi perhatian serius dalam rapat. Program ini dirancang untuk memperkuat dakwah dan pembinaan keagamaan di wilayah-wilayah yang memiliki keterbatasan akses, terutama selama Ramadan. “Program Dai 3T adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan bahwa pesan dakwah dan layanan keumatan dapat dirasakan secara merata, termasuk di wilayah yang selama ini minim pendampingan,” ungkap Ketua BAZNAS Kota Ambon. Melalui rapat harian ini, BAZNAS Kota Ambon berharap seluruh program Ramadan 2026 dapat direncanakan secara matang, terukur, dan berkelanjutan, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi mustahik dan masyarakat luas melalui kolaborasi lintas sektor.
BERITA09/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Drs. Abdul Haji Latua
BAZNAS Kota Ambon Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Drs. Abdul Haji Latua
Ambon — Keluarga Besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Drs. Abdul Haji Latua/Silawane, tokoh Muhammadiyah Maluku, pada Ahad, 8 Februari 2026, di RSUP Dr. Leimena Ambon. Almarhum merupakan figur penting dalam perjalanan Muhammadiyah di Maluku. Beliau pernah mengemban amanah sebagai Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Maluku periode 2015–2022, serta Wakil Ketua PW Muhammadiyah Maluku periode 2022–2027. Dedikasi, pemikiran, dan keteladanannya telah memberikan kontribusi besar bagi penguatan dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan di Maluku. BAZNAS Kota Ambon mengenang almarhum sebagai pribadi yang berintegritas, rendah hati, dan konsisten dalam memperjuangkan nilai-nilai keislaman serta kemanusiaan. Kepergian beliau merupakan kehilangan besar bagi umat dan masyarakat Maluku. Keluarga Besar BAZNAS Kota Ambon mendoakan semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan.
BERITA09/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Siapkan Sasaran Dana CSR/TJSL Tahun 2026, Fokus Penguatan Pengumpulan dan Pendistribusian
BAZNAS Kota Ambon Siapkan Sasaran Dana CSR/TJSL Tahun 2026, Fokus Penguatan Pengumpulan dan Pendistribusian
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon mempersiapkan sasaran penyaluran dana Corporate Social Responsibility/Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR/TJSL) tahun 2026. Persiapan ini dibahas dalam rapat internal yang dilaksanakan pada Kamis, 5 Februari 2026, dan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun. Rapat tersebut menegaskan strategi penggalangan dana CSR/TJSL dengan menyasar berbagai potensi sumber dana, termasuk BUMN cabang yang beroperasi di Ambon, BUMD, perbankan, serta lembaga negara perwakilan di daerah. BAZNAS Kota Ambon juga membuka peluang kerja sama dengan instansi dan lembaga lain yang memiliki program tanggung jawab sosial. Dalam arahannya, Muhammad Zulkifly Fakaubun menyampaikan bahwa penggalangan dana CSR/TJSL merupakan bagian dari upaya penguatan bidang pengumpulan agar neraca on-balance BAZNAS Kota Ambon semakin maksimal. “Kami mempersiapkan sasaran CSR/TJSL tahun 2026 untuk memperkuat sektor pengumpulan. Dengan peningkatan sumber dana, kami berharap neraca on-balance BAZNAS Kota Ambon semakin kuat dan program-program sosial bisa berjalan lebih optimal,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Rapat juga membahas arah program pada bidang pendistribusian dan pendayagunaan dana. BAZNAS Kota Ambon menegaskan bahwa sebagai pengelola dana, penyaluran CSR/TJSL harus tepat sasaran dan memberi manfaat langsung kepada mustahik melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan. Ketua BAZNAS Kota Ambon menambahkan bahwa kerja sama dengan BUMN, BUMD, perbankan, dan lembaga negara perwakilan di daerah menjadi sangat penting karena sesuai peraturan, lembaga-lembaga tersebut memiliki kewajiban mengalokasikan dana CSR/TJSL untuk kepentingan sosial. “Dana CSR/TJSL merupakan kewajiban yang harus dikeluarkan oleh perusahaan atau lembaga untuk kepentingan sosial. Kami berharap alokasi tersebut dapat disalurkan melalui BAZNAS kepada mustahik yang membutuhkan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan,” ujarnya. Dengan persiapan yang matang ini, BAZNAS Kota Ambon berharap penyaluran dana CSR/TJSL tahun 2026 dapat berjalan secara terencana, transparan, dan akuntabel, serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Kota Ambon.
BERITA07/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Zakat, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Konsultasi Online SIMBA Nasional
Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Zakat, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Konsultasi Online SIMBA Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelaporan zakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan Konsultasi Online Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) yang diselenggarakan oleh Tim Layanan Aplikasi Nasional BAZNAS RI. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh staf BAZNAS, Jihan Abbas, yang mengikuti seluruh rangkaian agenda konsultasi dan pendampingan teknis secara daring. Konsultasi online SIMBA bertujuan untuk memberikan ruang bagi para operator SIMBA di seluruh Indonesia dalam menyampaikan berbagai kendala penggunaan aplikasi, sekaligus memperoleh penjelasan langsung dari tim nasional. Sebelum sesi tanya jawab, peserta mendapatkan pemaparan terkait pembaruan (update) laporan bulanan SIMBA. Perwakilan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat membantu operator daerah dalam memahami sistem dan pembaruan fitur SIMBA. “Konsultasi online ini sangat bermanfaat karena kami dapat menyampaikan kendala secara langsung sekaligus memahami update laporan bulanan SIMBA yang mendukung kelancaran proses pelaporan,” ujar Jihan Abbas. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada Kamis, 6 Februari 2026, pukul 12.30 hingga 14.00 WIT, menyesuaikan waktu Kota Ambon. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan tata kelola zakat di daerah. “Kami berharap melalui konsultasi online SIMBA ini, pengelolaan dan pelaporan data zakat di BAZNAS Kota Ambon dapat semakin tertib, transparan, dan akuntabel sesuai dengan standar nasional BAZNAS,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
BERITA07/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Umum melalui MoU dengan Praktik dr. Poppy Rusdi
BAZNAS Kota Ambon Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Umum melalui MoU dengan Praktik dr. Poppy Rusdi
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Praktik dr. Poppy Rusdi dalam rangka kerja sama bidang kesehatan umum bagi mustahik. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 4 Februari 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kota Ambon, Kawasan Pengeringan Pantai Waihaong. Serah terima dan penandatanganan MoU tersebut diwakili oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Ambon Bidang Pengelolaan Sumber Daya Amil Zakat, Administrasi Perkantoran, Komunikasi, Umum, dan Pemberian Rekomendasi, Hj. Rabea Kiat. Sementara itu, pihak mitra diwakili oleh dr. Andi Roosdiyanah Mutiah Rusdi, selaku pemilik tempat praktik dokter dr. Poppy Rusdi. MoU ini merupakan bentuk kesepakatan kerja sama dalam penyediaan layanan kesehatan umum bagi mustahik, sebagai upaya meningkatkan akses pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat kurang mampu di Kota Ambon. Dalam kesempatan tersebut, Hj. Rabea Kiat menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon untuk memperluas jejaring kemitraan strategis di sektor kesehatan, sehingga pendayagunaan dana zakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan. “Melalui kerja sama ini, BAZNAS Kota Ambon berharap mustahik dapat memperoleh pelayanan kesehatan umum yang layak, mudah diakses, dan berkesinambungan, sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Hj. Rabea Kiat. Pihak Praktik dr. Poppy Rusdi menyambut baik kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung program-program kesehatan yang dijalankan oleh BAZNAS Kota Ambon, khususnya bagi mustahik yang membutuhkan layanan kesehatan umum. Dengan ditandatanganinya MoU ini, BAZNAS Kota Ambon menegaskan komitmennya dalam pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan berorientasi pada pelayanan, sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga zakat dan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Ambon.
BERITA04/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Koordinasi dengan Pemkot Ambon Terkait Rencana Baznas Awards 2026
BAZNAS Kota Ambon Koordinasi dengan Pemkot Ambon Terkait Rencana Baznas Awards 2026
Ambon — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, bersama Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Achmad Salim, melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Ambon terkait rencana pelaksanaan BAZNAS Kota Ambon Awards 2026 bagi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) berprestasi. Koordinasi tersebut dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, bertempat di ruangan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemerintah Kota Ambon. Pertemuan ini diterima langsung oleh Plt. Kabag Kesra Pemkot Ambon, M. Aulia Waliulu, dan didampingi oleh Usman Bugis. Dalam pertemuan tersebut, pihak BAZNAS Kota Ambon menyampaikan rencana penyerahan BAZNAS Kota Ambon Awards 2026 sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada UPZ yang dinilai berprestasi dalam pengelolaan dan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah di wilayah Kota Ambon. Muhammad Zulkifly Fakaubun menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi UPZ agar semakin optimal dalam menjalankan perannya serta meningkatkan sinergi antara BAZNAS, UPZ, dan Pemerintah Kota Ambon dalam pengelolaan zakat yang transparan dan profesional. Sementara itu, Plt. Kabag Kesra Pemkot Ambon, M. Aulia Waliulu, menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti rencana tersebut dengan melakukan koordinasi lebih lanjut bersama Wali Kota Ambon, khususnya terkait waktu dan teknis pelaksanaan kegiatan. Pelaksanaan BAZNAS Kota Ambon Awards 2026 akan menunggu hasil koordinasi internal Pemerintah Kota Ambon dengan Wali Kota. Setelah itu, jadwal dan mekanisme kegiatan akan disampaikan kembali kepada pihak BAZNAS Kota Ambon Diharapkan, melalui koordinasi ini, pelaksanaan BAZNAS Kota Ambon Awards 2026 dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi penguatan pengelolaan zakat serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Ambon.
BERITA04/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Sosialisasi dan Rapat Teknis Program Ramadhan 1447 H BAZNAS RI
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Sosialisasi dan Rapat Teknis Program Ramadhan 1447 H BAZNAS RI
Ambon — Dalam rangka menguatkan syiar zakat pada bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Direktorat Pendayagunaan menyelenggarakan Sosialisasi dan Rapat Teknis Program Ramadhan 1447 H. Kegiatan ini diikuti oleh BAZNAS Kota Ambon sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program pendayagunaan zakat secara nasional. Program Ramadhan 1447 H yang disosialisasikan merupakan program tematik BAZNAS RI yang mencakup sejumlah kegiatan strategis, di antaranya Lomba Film Kisah Inspiratif Santri, Program Memberdayakan Desa, ZCorner Kampung Ramadhan, serta Bazar Ramadhan. Program-program tersebut bertujuan untuk memperluas dakwah zakat sekaligus meningkatkan pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah. Kegiatan sosialisasi dan rapat teknis ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi antara BAZNAS RI dengan BAZNAS Provinsi, Kota, dan Kabupaten dalam pelaksanaan program pendayagunaan selama bulan Ramadhan, sehingga pelaksanaan dakwah zakat di seluruh Indonesia dapat berjalan optimal dan sesuai dengan harapan bersama. Sosialisasi dan rapat teknis dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Selasa, 3 Februari 2026, pukul 09.00–12.00 WIB atau 11.00–14.00 WIT, dan diikuti oleh pimpinan BAZNAS Provinsi, Kota, dan Kabupaten yang menjalankan Program Pendayagunaan, termasuk BAZNAS Kota Ambon. Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon menyatakan kesiapan untuk mendukung dan mengimplementasikan seluruh program tematik Ramadhan BAZNAS RI, guna memperkuat syiar zakat serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya di Kota Ambon.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Jelang Ramadan 2026, BAZNAS RI Perkenalkan Kampanye “Zakat Menguatkan Indonesia”
Jelang Ramadan 2026, BAZNAS RI Perkenalkan Kampanye “Zakat Menguatkan Indonesia”
JAKARTA — Menyambut datangnya Ramadan 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkenalkan kampanye nasional bertajuk “Zakat Menguatkan Indonesia”. Kampanye ini menegaskan posisi zakat sebagai kekuatan sosial strategis dalam memperkuat ketahanan bangsa, mulai dari pengentasan kemiskinan hingga penanganan bencana di berbagai wilayah Indonesia. Peluncuran kampanye tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. menyampaikan bahwa zakat kini tidak lagi sekadar kewajiban individu, tetapi telah berkembang menjadi pilar penting dalam mendukung ketahanan sosial nasional. “Tagline Zakat Menguatkan Indonesia menggambarkan semangat kebersamaan bangsa, di mana zakat menjadi energi kolektif untuk menghadapi persoalan besar seperti kemiskinan, kebencanaan, dan ketimpangan yang masih kita hadapi bersama,” ujar Kiai Noor. Ia menjelaskan, peran zakat telah terbukti sebagai penopang sosial yang efektif, khususnya dalam membantu pemulihan masyarakat di daerah terdampak bencana, seperti banjir di Aceh dan Sumatra. “Kami ingin menegaskan bahwa zakat adalah fondasi bersama yang mampu memperkuat kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tambahnya. Sepanjang tahun 2026, BAZNAS RI akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan melalui berbagai program pemberdayaan, antara lain Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid. Program-program tersebut dirancang untuk meningkatkan daya tahan masyarakat di wilayah rawan bencana agar mampu bangkit dan mandiri. Selain fokus pada kebencanaan, BAZNAS RI juga menaruh perhatian besar pada penguatan ekonomi mustahik, layanan kesehatan, serta pengembangan sektor keagamaan sebagai bagian dari gerakan pemberdayaan berbasis masyarakat. Kiai Noor berharap Ramadan menjadi momentum untuk mempererat persatuan melalui optimalisasi zakat, infak, dan sedekah. “Ini bukan hanya slogan, melainkan seruan bersama agar zakat menjadi kekuatan besar dalam menjaga persatuan, menumbuhkan harapan, dan memperkokoh Indonesia di tengah berbagai tantangan,” pungkasnya. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS RI sebagai bagian dari komitmen memperkuat transformasi digital dan koordinasi nasional demi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Kontributor: Muhamad Maulana Ihsan Editor: Pu3
BERITA03/02/2026 | Muhamad Maulana Ihsan. Editor : Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Pengajian Selasa Pagi Bahas Fitur SIMBA Pelaporan Bulanan
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Pengajian Selasa Pagi Bahas Fitur SIMBA Pelaporan Bulanan
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon mengikuti kegiatan Pengajian Selasa Pagi: Berbagi Ilmu, Berbagi Pengalaman – Sesi 05 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh staf BAZNAS Kota Ambon, salah satunya Jihan Abbas. Pengajian yang mengangkat tema “Fitur SIMBA Pelaporan Bulanan” ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman amil zakat terhadap sistem pelaporan digital yang terintegrasi secara nasional. “Kegiatan ini sangat membantu kami dalam memahami fitur-fitur SIMBA, khususnya dalam penyusunan pelaporan bulanan yang sesuai dengan standar BAZNAS RI,” ujar Jihan Abbas, staf BAZNAS Kota Ambon, usai mengikuti kegiatan tersebut. Pengajian Selasa Pagi menghadirkan Sugianto, Kepala Bagian Pelaporan Nasional BAZNAS RI, serta Muhammad Sulthan Rafi dari Bagian Layanan Aplikasi Nasional DITI BAZNAS RI sebagai narasumber. Kegiatan ini dipandu oleh H. M. Nadratuzzaman Hosen, Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional BAZNAS RI. Dalam pemaparannya, Sugianto menyampaikan bahwa SIMBA menjadi instrumen penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat. “Pelaporan yang baik dan tepat waktu melalui SIMBA merupakan bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap BAZNAS,” jelasnya. Pengajian berlangsung pada pukul 06.00–07.30 WIB atau 08.00–09.30 WIT melalui Zoom. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan terintegrasi secara nasional.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Lihat Daftar Rekening →