WhatsApp Icon
BAZNAS Gaungkan “Kurban Berkah Berdayakan Desa”, Dorong Transformasi Sosial dari Daerah

Ambon, 17 April 2026 (WIT) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar konferensi pers bertajuk “Kurban Berkah Berdayakan Desa” pada Jumat (17/4/2026) pukul 14.30 WIT hingga selesai. Kegiatan ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube dan menghadirkan jajaran pimpinan BAZNAS RI sebagai narasumber utama.

Acara ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Wakil Ketua Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si., Pimpinan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si., CFRM., serta Deputi II Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si. Kehadiran para pimpinan ini menegaskan komitmen BAZNAS dalam memperkuat program kurban sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi desa.

Dalam paparannya, Ketua BAZNAS RI menekankan bahwa program “Kurban Berkah Berdayakan Desa” bukan sekadar distribusi daging kurban, melainkan upaya strategis untuk mendorong kemandirian masyarakat desa. Program ini dirancang agar manfaat kurban dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil.

“Program kurban ini kami arahkan untuk menjadi motor penggerak ekonomi desa. Tidak hanya konsumtif, tetapi juga produktif dan berdaya guna dalam jangka panjang,” ujar salah satu pimpinan BAZNAS RI dalam konferensi tersebut.

Di tingkat daerah, dukungan terhadap program ini juga disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menilai bahwa program ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal.

“Kami di BAZNAS Kota Ambon siap mengimplementasikan program ini secara maksimal. Kurban tidak hanya menjadi ibadah, tetapi juga solusi sosial untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa,” tegas Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Sementara itu, Jihan Abbas selaku staf pengumpulan dan digitalisasi menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung keberhasilan program. Ia menjelaskan bahwa digitalisasi menjadi kunci untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan kurban.

“Digitalisasi memungkinkan proses pengumpulan hingga distribusi kurban menjadi lebih transparan, cepat, dan tepat sasaran. Ini juga meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS,” ungkap Jihan Abbas.

Melalui pendekatan kolaboratif antara pusat dan daerah, BAZNAS berharap program ini mampu menjangkau lebih banyak desa di seluruh Indonesia. Selain itu, penguatan sistem digital diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam berkurban secara mudah dan aman.

Konferensi pers ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam program kurban tahun ini, dengan semangat berbagi dan pemberdayaan yang lebih luas.

 

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan ulang kegiatan ini, dapat mengakses siaran langsung melalui tautan berikut:
https://youtube.com/live/tx6troUtKwk?feature=share

22/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Lonjakan Signifikan Pengumpulan Zakat di Ambon 2026, Sinergi BAZNAS dan Penyuluh Agama Berbuah Nyata

Ambon, Senin 20 April 2026 — Kinerja pengumpulan dana keagamaan oleh BAZNAS Kota Ambon menunjukkan tren peningkatan yang sangat signifikan sepanjang tahun 2026. Berdasarkan laporan terbaru hasil pengumpulan di luar neraca (off balance sheet), kontribusi dari masjid-masjid se-Kota Ambon mengalami lonjakan pada berbagai jenis dana, mulai dari zakat fitrah, zakat maal, infak sedekah, hingga fidyah.

Peningkatan ini tidak terlepas dari kolaborasi intensif antara BAZNAS Kota Ambon dengan para penyuluh agama yang bertugas di Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh kecamatan. Peran aktif penyuluh dalam memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat dinilai berhasil meningkatkan kesadaran umat dalam menunaikan kewajiban dan anjuran berzakat.

Jihan Abbas, selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif berbagai pihak.

“Kami melihat adanya peningkatan yang sangat positif di tahun 2026. Hal ini tidak hanya karena sistem digitalisasi yang mulai tertata, tetapi juga berkat dukungan luar biasa dari para penyuluh agama di KUA yang aktif mendampingi masjid-masjid dalam proses pengumpulan dan pelaporan,” ujar Jihan Abbas.

Ia juga menambahkan bahwa pendekatan berbasis data dan digitalisasi pelaporan telah membantu mempercepat akurasi serta transparansi dalam pengelolaan dana umat.

“Dengan sistem digital yang kami dorong, setiap masjid kini lebih mudah melaporkan hasil pengumpulan secara real time. Ini membuat kepercayaan publik semakin meningkat,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa peningkatan ini merupakan bukti nyata dari kekuatan kolaborasi dan komitmen bersama dalam membangun ekosistem zakat yang lebih baik di Kota Ambon.

“Kami sangat mengapresiasi peran para penyuluh agama di KUA serta pengurus masjid yang telah menjadi ujung tombak dalam pengumpulan zakat. Ini menunjukkan bahwa ketika edukasi, kepercayaan, dan sistem berjalan beriringan, maka potensi zakat dapat dioptimalkan secara maksimal,” ungkap Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia juga menegaskan bahwa ke depan, BAZNAS Kota Ambon akan terus memperkuat sistem digitalisasi dan memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis pengelolaan zakat di Ambon akan semakin maju dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat,” tambahnya.

Capaian ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Ambon sebagai lembaga pengelola zakat yang semakin profesional, transparan, dan terpercaya. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mendorong optimalisasi potensi zakat di Kota Ambon.

21/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Dari Laptop ke Umat: Data Ungkap Lonjakan Zakat Ambon 2026 yang Makin Transparan

Ambon, Senin 20 April 2026 — Suasana kerja di kantor BAZNAS Kota Ambon tampak berbeda pagi itu. Di salah satu meja kerja, staf bidang pengumpulan, Ayu Setiawati, terlihat serius menatap layar laptopnya. Ia tengah melakukan rekapitulasi data pengumpulan dana umat di luar neraca (off balance sheet), yang berasal dari masjid-masjid se-Kota Ambon.

Di layar yang juga menampilkan logo resmi BAZNAS Kota Ambon, tersaji tabel dan grafik yang memperlihatkan tren menggembirakan: peningkatan signifikan dalam pengumpulan zakat fitrah, zakat maal, infak sedekah, dan fidyah sepanjang tahun 2026.

Ayu menjelaskan bahwa proses input data dilakukan secara bertahap dari laporan masjid yang kini semakin tertib dan terintegrasi.

“Kami melakukan input data harian dan bulanan dari laporan masjid. Tahun ini terlihat jelas peningkatan di beberapa kategori. Sistem yang lebih rapi membuat kami bisa memantau tren dengan lebih akurat,” ujar Ayu Setiawati saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurutnya, digitalisasi menjadi faktor penting dalam mempercepat proses rekapitulasi dan meminimalkan kesalahan pencatatan.

Hal senada disampaikan oleh Jihan Abbas, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi. Ia menekankan bahwa transformasi digital yang dilakukan BAZNAS Kota Ambon mulai menunjukkan hasil nyata.

“Kami melihat adanya peningkatan yang sangat positif di tahun 2026. Hal ini tidak hanya karena sistem digitalisasi yang mulai tertata, tetapi juga berkat dukungan luar biasa dari para penyuluh agama di KUA yang aktif mendampingi masjid-masjid dalam proses pengumpulan dan pelaporan,” jelas Jihan Abbas.

Ia menambahkan bahwa sistem pelaporan berbasis digital memungkinkan transparansi yang lebih tinggi dan memperkuat kepercayaan masyarakat.

“Dengan sistem digital yang kami dorong, setiap masjid kini lebih mudah melaporkan hasil pengumpulan secara real time. Ini membuat kepercayaan publik semakin meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menilai bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara lembaga, penyuluh agama, dan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh staf, termasuk dalam proses penginputan dan pengolahan data yang menjadi dasar pengambilan kebijakan. Peran penyuluh agama di KUA juga sangat vital dalam meningkatkan kesadaran masyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas akan terus menjadi prioritas utama BAZNAS Kota Ambon.

“Dengan data yang akurat dan sistem yang transparan, kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana umat dapat dikelola dengan amanah dan tepat sasaran,” lanjut Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Digitalisasi, sinergi dengan penyuluh agama, serta ketelitian dalam pengolahan data menjadi kunci utama peningkatan pengumpulan dana umat di Kota Ambon. Aktivitas sederhana seperti yang dilakukan Ayu Setiawati di depan laptopnya menjadi bagian penting dari sistem besar yang kini semakin transparan dan terpercaya.

21/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Perketat Transparansi, BAZNAS Kota Ambon Wajibkan Setoran ZIS Langsung ke Rekening Resmi

Ambon, Kamis 16 April 2026 — Dalam upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat, BAZNAS Kota Ambon menggelar rapat harian yang membahas kebijakan penting terkait mekanisme penyetoran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Rapat tersebut menegaskan bahwa seluruh setoran ZIS dari masyarakat maupun unit pengumpul zakat wajib langsung masuk ke rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Rapat yang berlangsung di kantor BAZNAS Kota Ambon ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, di antaranya Wakil Ketua I Achmad Salim, Wakil Ketua III Sumiyati Kiat, Wakil Ketua IV Rabea Kiat, serta para staf dari berbagai bidang.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memastikan bahwa seluruh dana yang dihimpun dapat tercatat secara sistematis, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara publik.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, dalam arahannya menegaskan pentingnya disiplin dalam sistem keuangan lembaga.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap dana ZIS yang dihimpun benar-benar tercatat dan masuk ke dalam sistem resmi BAZNAS. Oleh karena itu, seluruh penyetoran harus langsung melalui rekening resmi. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menjaga amanah umat,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa langkah ini akan mempermudah proses audit serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di Kota Ambon.

“Transparansi adalah kunci utama. Dengan sistem yang terintegrasi melalui rekening resmi, kami bisa memantau arus masuk dana secara real time dan meminimalkan potensi kesalahan atau penyimpangan,” lanjut Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Sementara itu, Jihan Abbas, selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi, menjelaskan bahwa kebijakan ini juga sejalan dengan penguatan sistem digital yang sedang dikembangkan oleh BAZNAS Kota Ambon.

“Dengan seluruh setoran masuk langsung ke rekening resmi, proses digitalisasi menjadi jauh lebih optimal. Data yang masuk bisa langsung terintegrasi dengan sistem kami, sehingga pelaporan menjadi lebih cepat, akurat, dan transparan,” jelas Jihan Abbas.

Ia juga menekankan bahwa pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada masjid, unit pengumpul zakat, dan masyarakat agar memahami mekanisme baru tersebut.

“Kami tidak hanya menetapkan aturan, tetapi juga memastikan semua pihak memahami dan mampu menerapkannya. Edukasi akan terus kami lakukan agar sistem ini berjalan efektif,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut, para pimpinan juga memberikan masukan terkait penguatan koordinasi dengan unit pengumpul zakat di tingkat masjid dan instansi, serta pentingnya monitoring berkala terhadap implementasi kebijakan ini di lapangan.

Diskusi berlangsung dinamis, dengan berbagai pandangan konstruktif dari para peserta rapat. Semua pihak sepakat bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi menuju pengelolaan zakat yang lebih profesional dan modern.

Selain itu, rapat juga menyoroti pentingnya integrasi antara sistem keuangan dan pelaporan digital, sehingga setiap transaksi dapat dilacak dengan mudah dan menghasilkan laporan yang dapat diakses secara cepat oleh pihak terkait.

Dengan adanya kebijakan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat memperkuat kepercayaan publik serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat dan berbagi melalui infak dan sedekah.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam membangun sistem pengelolaan zakat yang tidak hanya akuntabel, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Rapat harian ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS Kota Ambon dalam mempertegas komitmen terhadap transparansi dan profesionalisme. Dengan sistem penyetoran yang lebih tertib dan terintegrasi, diharapkan pengelolaan dana umat dapat semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

21/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Kolaborasi 127 RT/RW, Raja dan Perangkat Negeri di Batu Merah Berbuah Nyata, BAZNAS Ambon Apresiasi Setoran Perdana ZIS

Ambon, Senin 20 April 2026BAZNAS Kota Ambon memberikan apresiasi atas keberhasilan penyetoran perdana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pemerintah Negeri Batu Merah. Penyetoran ini menjadi salah satu capaian penting dalam penguatan sistem pengumpulan zakat berbasis desa/kelurahan yang kini mulai diterapkan secara lebih terstruktur di Kota Ambon.

Pengumpulan ZIS tersebut melibatkan kolaborasi 127 RT/RW se-Negeri Batu Merah, bersama Raja Batu Merah, perangkat negeri, serta staf pemerintahan yang menghimpun dana umat selama periode Januari hingga Maret 2026. Hasilnya, dana yang berhasil dikumpulkan menunjukkan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung pengelolaan zakat yang lebih tertib dan transparan.

Sebagai bentuk administrasi resmi, Jihan Abbas selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi menyerahkan bukti setoran ZIS kepada pihak Pemerintah Negeri Batu Merah, yang diterima oleh bagian keuangan, Ida Leurima. Penyerahan ini menandai bahwa dana telah tercatat secara resmi dan masuk ke sistem BAZNAS Kota Ambon.

Dalam keterangannya, Jihan Abbas menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang solid dari seluruh unsur di Negeri Batu Merah.

“Kolaborasi 127 RT dan RW ini adalah bukti nyata bahwa pengumpulan ZIS bisa berjalan efektif jika ada koordinasi yang kuat di tingkat wilayah. Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang terbangun di Negeri Batu Merah,” ujar Jihan Abbas.

Ia juga menegaskan bahwa sistem pengumpulan saat ini telah terintegrasi dengan digitalisasi, sehingga setiap data yang masuk dapat dipantau secara transparan dan real time.

“Setiap setoran yang masuk langsung tercatat dalam sistem manajemen BAZNAS (SIMBA). Ini penting untuk menjaga akurasi data sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menilai bahwa capaian ini merupakan langkah awal yang sangat baik dalam memperkuat pengelolaan zakat berbasis desa.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Negeri Batu Merah, para RT/RW, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi. Ini adalah contoh nyata bagaimana zakat bisa dikelola secara kolektif dan terorganisir,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa keterlibatan aktif pemerintah negeri dan struktur RT/RW menjadi kunci keberhasilan pengumpulan ZIS di tingkat akar rumput.

“Ketika struktur paling bawah seperti RT dan RW bergerak bersama, maka potensi zakat, infak, dan sedekah bisa dihimpun secara maksimal. Ini model yang sangat baik untuk ditiru oleh desa, negeri, dan kelurahan lain di Kota Ambon,” lanjut Muhammad Zulkifly Fakaubun.

BAZNAS Kota Ambon juga menegaskan bahwa seluruh sistem pengumpulan dan penyetoran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) saat ini wajib dilakukan melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon, sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme lembaga.

Dengan adanya penyetoran perdana ini, Batu Merah diharapkan dapat menjadi contoh bagi negeri, desa, dan kelurahan lain di Kota Ambon dalam mengoptimalkan potensi zakat melalui sistem yang lebih terstruktur dan berbasis partisipasi masyarakat.

Keberhasilan kolaborasi 127 RT/RW di Negeri Batu Merah menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat berbasis desa, negeri, maupun kelurahan, dan komunitas mampu memberikan hasil nyata. BAZNAS Kota Ambon optimistis model ini dapat diperluas ke wilayah lain guna memperkuat penghimpunan ZIS dan meningkatkan manfaat bagi mustahik.

21/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon

Berita Terbaru

Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) dan Pembentukan UPZ Menjadi Perhatian Utama
Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) dan Pembentukan UPZ Menjadi Perhatian Utama
Ambon 5/12/2024 - Bertempat di Aula Kantor Camat Sirimau Kota Ambon, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menyerahkan biaya rehab 6 unit rumah miskin (RHLB) tahap 2, dimana masing-masing rumah bernilai 25 Juta Rupiah, bantuan ini berasal dari BAZNAS RI. Dari 6 rumah dimaksud tersebar pada 4 kecamatan di Kota Ambon. Penyerahan secara simbolis diserahkan langsung oleh Plt. Kabag Kesra Ibu M. Mulan, S.Sos., M.M. Pimpinan BAZNAS Kota Ambon, Sekretaris Kecamatan Sirimau dan Raja Negeri Batumerah. Kesempatan sama BAZNAS Kota Ambon menyerahkan 65 paket sembako kepada mustahik di Negeri Batumerah. Dan paling istimewa pada kegiatan tersebut BAZNAS Kota Ambon menyerahkan SK Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Negeri Batumerah, diketuai oleh Sekretaris Negeri Arlis Lisaholet, S.Sos. Negeri Batumerah adalah berpenduduk muslim terbesar di Kota Ambon, dan memiliki Pasar dan Ruko yang banyak sekaligus menjadi salah satu pusat ekonomi di ibu kota dari Provinsi Maluku. Pimpinan BAZNAS hadir, selain ketua hadir pula Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Ustad Hi. Ahmad Salim, S.Sos, M.Si. beliau sempat berikan tausiah sekaligus sosialisasi, turut hadir Wakil Ketua II Hendra Bin Syekh Abubakar, S.Sos. Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat, S.Sos., M.Pd. serta ketiga Staf sekretariat BAZNAS Kota Ambon.
BERITA05/12/2024 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Menguatkan Peran UPZ: Perlu Optimalisasi ZIS Pada Lingkup Pemkot Ambon
Menguatkan Peran UPZ: Perlu Optimalisasi ZIS Pada Lingkup Pemkot Ambon
Ambon, 7 November 2024 - Sekretaris UPZ Pemkot Ambon, Fenly Masawoy, S.STP., M.Si. mengharapkan ada kenaikan patokan nominal besarnya infak dari ASN Muslim Pemkot Kota Ambon, menurut beliau terhitung Januari 2025 akan diberlakukan kenaikan pembayaran infak dimaksud yang tertuang dalam suatu Keputusan Walikota. Di kesempatan sama Plt. Kabag Kesra M. Mulan, S.Sos., M.M. Meminta seluruh perwakilan UPZ yang hadir untuk bekerja keras dan bekerja sama, mengumpulkan dana zakat, infak dan sedekah dari OPD masing-masing. Lanjut beliau lagi, kerja kita ini adalah ibadah dan membantu sesama rekan ASN beribadah lewat zakat, infak dan sedekah. Ketua BAZNAS Kota Ambon Muhammad Zulkifly Fakaubun menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada UPZ Pemkot Ambon atas keikhlasan dan kerja kerasnya. "Insya Allah, ibadah Bapak Ibu mendapat pahala yang besar dari Allah Swt, begitu juga ASN Pemkot yang telah menyetor zakat, infak dan sedekah, mereka mendapat pahala yang sama Aamiin. Dan menutup sambutan itu, Fakaubun menegaskan "BAZNAS dan UPZ semata-mata melakukan perintah Allah Swt, Ambillah zakat dari sebagian harta mereka dengan itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka, Qur'an Surah At-Taubah : 103".
BERITA07/11/2024 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Se-Kota Ambon: Optimalisasi Zakat Untuk Kemaslahatan Masyarakat
Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Se-Kota Ambon: Optimalisasi Zakat Untuk Kemaslahatan Masyarakat
Ambon, 7 November 2024 - Bertempat di Balai Kota Pemerintah Ambon, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kepengurusan masa bakti 2024 - 2029 menggelar rapat perdana, sekaligus memperkenalkan kelima Pimpinan, yaitu Ketua Muhammad Zulkifly Fakaubun, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Ustad Hi. Ahmad Salim S.Sos, M.Si, Wakil Ketua II Hendra Abubakar S.Sos, Wakil Ketua III Hj. Sumiati Kiat dan Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat S.Sos, M.Pd. Pimpinan BAZNAS Kota Ambon merespon positif usulan unsur UPZ dari 35 OPD yang hadir agar setiap penyaluran bantuan kiranya mengikut-sertakan perwakilan UPZ dan kegiatan tersebut diwartakan pada media cetak dan media online. Pimpinan BAZNAS Kota Menanggapai usullan dimaksud Pimpinan BAZNAS Ambon menegaskan bahwa pengelolahan zakat dilakukan secara profisional, transparan dan akuntabel sesuai amanat Penjabat Walikota Ambon saat pelantikan Pimpinan Baznas Kota Ambon masa bakti 2024 - 2029 pada tanggal 11 Oktober 2024. Sehingga harapan UPZ itu menjadi prioritas perhatian BAZNAS Kota Ambon.
BERITA07/11/2024 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Mengawali Masa Kerja; Silaturahmi Dengan Kepala Kemenag Kota Ambon
Mengawali Masa Kerja; Silaturahmi Dengan Kepala Kemenag Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon - Bertempat di ruang kerja Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Ambon, Jum`at (18/10/2024) Pimpinan BAZNAS Kota Ambon melakukan silaturahmi sekaligus meminta arahan dan masukan dari Kepala Kamenag Kota Ambon Bapak H. R. A. Fachrurrazy Hassannusi, S. Fil.I., M.Si. Menurut beliau yang juga salah satu penguji calon pimpinan BAZNAS Kota Ambon masa bakti 2024-2029 pada saat proses berlangsungnya kompetensi dan wawancara, selain Asisten III Pemkot dan 3 akademisi dari IAIN Ambon, bahwa sesungguhnya saat kompetensi para penguji selain memberi pertanyaan juga memberi pembobotan semacam bimtek singkat terkait hal hal penting harus diperhatikan dan dilakukan saat terpilih menjadi pimpinan BAZNAS Kota Ambon. "Regulasi Zakat di Indonesia, inovasi progam zakat, Fikih dan Hukum Islam terkait Zakat, Manajemen, pengorganisasian. Harus amanah, transparan dan akuntabel" pangkasnya. Pimpinan BAZNAS Kota Ambon hadir lengkap di dampingi Ketua UPZ Kemenag Ambon yang juga Kepala Seksi Zakat dan Wakaf.
BERITA18/10/2024 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Mengawali Masa Kerja; Silaturahmi Dengan Pimpinan BAZNAS Provinsi Maluku
Mengawali Masa Kerja; Silaturahmi Dengan Pimpinan BAZNAS Provinsi Maluku
BAZNAS Kota Ambon - Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon melakukan kunjungan ke Kantor BAZNAS Provinsi Maluku Lt. 2 Gedung Gedung Ashari. Kamis (17/10/2024) Maksud pertemuan tersebut meminta masukan Pimpinan BAZNAS Maluku terkait hal-hal penting harus diperhatikan BAZNAS Kota Ambon dalam melaksanakan tugas. "Harus lebih baik dari kepengurusan sebelumnya dan selalu menja ga koordinasi" tegas Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Ustad Saiful Al-Maskati, didampingi kepala sekretariat Ustad Karim Tawaulu. BZNAS Kota Ambon hadir lengkap, dipimpin oleh ketuanya, Muhammad Zulkifly Fakaubun.
BERITA17/10/2024 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Lihat Daftar Rekening →