WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Ambon dan MT Alfisyahrin Bersinergi Layani Mustahik Lewat Pengobatan Gratis dan Bantuan Paket Sembako

AMBON — Upaya menghadirkan kepedulian dan pelayanan langsung kepada masyarakat terus dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon. Bersama Majelis Taklim (MT) Alfisyahrin Negeri Batu Merah, BAZNAS Kota Ambon menggelar kegiatan sosial berupa pengobatan gratis dan pemberian santunan paket sembako kepada mustahik, Kamis, 3 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara BAZNAS Kota Ambon dan unsur masyarakat dalam memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan. Pengobatan gratis diberikan sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan, sementara santunan paket sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok para mustahik.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, bersama jajaran pimpinan, yakni Wakil Ketua I H. Achmad Salim, Wakil Ketua II Hendra Abubakar, dan Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat. Turut mendukung kegiatan tersebut sejumlah staf BAZNAS Kota Ambon, yaitu Jihan Abbas, Ayu, dan Ahmad Wijaya.

Kehadiran jajaran pimpinan dan staf BAZNAS menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat penerima manfaat.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa kegiatan pengobatan gratis dan penyaluran bantuan sembako merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya para mustahik.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan pangan, tetapi juga kesehatan. Karena itu, program sosial yang menggabungkan pelayanan kesehatan dan bantuan kebutuhan pokok dinilai memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat penerima.

“BAZNAS Kota Ambon ingin terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya melalui bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga dengan memberikan perhatian terhadap kesehatan. Karena kesehatan dan kebutuhan pangan merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat,” ujar Fakaubun.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dapat memperluas manfaat program BAZNAS. Menurutnya, MT Alfisyahrin memiliki peran penting dalam menjembatani komunikasi dan kepedulian terhadap masyarakat di lingkungan Negeri Batu Merah.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada MT Alfisyahrin Negeri Batu Merah yang telah berkolaborasi bersama BAZNAS Kota Ambon. Ketika lembaga zakat dan masyarakat bergerak bersama, insyaallah manfaat yang diberikan akan semakin luas dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Pengobatan gratis yang dilaksanakan dalam kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka tanpa harus memikirkan biaya pelayanan. Bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi, fasilitas seperti ini dinilai sangat berarti karena dapat membantu mereka memperoleh pemeriksaan dan penanganan kesehatan lebih awal.

Sementara itu, bantuan berupa paket sembako diberikan kepada mustahik sebagai bentuk santunan sekaligus dukungan terhadap kebutuhan rumah tangga. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan pengeluaran keluarga penerima, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Fakaubun menegaskan bahwa setiap dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS merupakan amanah dari masyarakat. Oleh sebab itu, pengelolaan dan pendistribusiannya dilakukan dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.

“Dana yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS adalah amanah. Tugas kami adalah mengelolanya dengan sebaik-baiknya dan menyalurkannya kepada mereka yang berhak menerima, sehingga manfaat zakat, infak, dan sedekah benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial semacam ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah dalam membantu sesama. Menurutnya, semangat berbagi tidak hanya membangun kepedulian sosial, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Semangat untuk saling membantu harus terus tumbuh. Zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan baik bisa menjadi kekuatan untuk membantu masyarakat dalam berbagai kondisi,” kata Fakaubun.

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kota Ambon terus berupaya memastikan program yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pendekatan ini penting agar bantuan yang diberikan tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan penerima manfaat.

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Raja Negeri Batu Merah tersebut juga memperlihatkan dukungan dari pemerintah negeri terhadap berbagai bentuk pelayanan sosial yang diberikan kepada masyarakat. Kehadiran Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, sebagai tuan rumah turut memperkuat suasana kebersamaan antara BAZNAS, MT Alfisyahrin, dan masyarakat setempat.

Bagi BAZNAS Kota Ambon, keterlibatan masyarakat dalam setiap program sosial merupakan modal penting untuk menciptakan gerakan kepedulian yang lebih kuat. Kolaborasi dengan majelis taklim, komunitas, pemerintah negeri, serta berbagai unsur masyarakat lainnya dinilai mampu memperluas jangkauan penerima manfaat.

Fakaubun berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat langsung sekaligus menjadi penyemangat bagi para mustahik agar tetap optimistis dalam menjalani kehidupan.

“Kami berharap para mustahik yang menerima layanan dan bantuan hari ini dapat merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Ada kepedulian dari BAZNAS, MT Alfisyahrin, dan masyarakat yang ingin bersama-sama membantu dan meringankan beban mereka,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk terus menunaikan zakat dan memperbanyak infak serta sedekah melalui lembaga yang amanah. Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat, BAZNAS akan memiliki ruang yang lebih besar untuk menjalankan berbagai program sosial, kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.

“Mari kita terus menjaga semangat berbagi. Semakin besar kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, semakin besar pula manfaat yang bisa kita berikan kepada para mustahik,” ajaknya.

Kegiatan pengobatan gratis dan santunan paket sembako tersebut menjadi salah satu gambaran nyata bagaimana zakat dapat dihadirkan dalam bentuk pelayanan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Tidak hanya membantu dari sisi ekonomi, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh perhatian dalam aspek kesehatan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mengoptimalkan amanah dana umat melalui program-program yang memberikan manfaat nyata.

Sinergi bersama MT Alfisyahrin Negeri Batu Merah diharapkan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan dalam kegiatan-kegiatan sosial berikutnya. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian bersama, keberadaan BAZNAS diharapkan semakin dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan.

Pada akhirnya, kegiatan tersebut bukan hanya sekadar pengobatan gratis dan penyaluran sembako, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan. BAZNAS Kota Ambon dan MT Alfisyahrin Negeri Batu Merah menunjukkan bahwa kebersamaan dapat menjadi kekuatan dalam membantu masyarakat sekaligus mewujudkan nilai-nilai zakat sebagai instrumen kemaslahatan umat.

05/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Doa Bersama HUT ke-451 Kota Ambon, BAZNAS Salurkan 50 Paket Sembako untuk Mustahik

AMBON — Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon Tahun 2026 diisi dengan kegiatan keagamaan dan kepedulian sosial. Pemerintah Kota Ambon menggelar Doa Bersama untuk Ambon di Gedung Islamic Center, Jumat (4/9/2026), sebagai momentum untuk memanjatkan doa sekaligus memperkuat semangat kebersamaan bagi kemajuan Kota Ambon.

Kegiatan yang diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) beragama Islam tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta. Doa bersama menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-451 Kota Ambon yang mengusung tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.”

Pelaksanaan doa bersama menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual pemerintah dan masyarakat untuk memohon keberkahan, perlindungan serta kedamaian bagi Kota Ambon. Momentum tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Ambon menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama memiliki arti penting karena menjadi sarana untuk menyatukan niat dan harapan bagi masa depan Kota Ambon. Menurutnya, semangat persaudaraan dan kebersamaan harus terus dipelihara oleh seluruh elemen masyarakat.

Doa bersama yang dilaksanakan dalam rangkaian peringatan HUT Kota Ambon tersebut juga menjadi bagian dari ikhtiar seluruh masyarakat agar berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi daerah dapat dihadapi dengan semangat persatuan serta senantiasa disertai doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju” yang diangkat dalam peringatan HUT tahun ini juga menjadi pesan penting bagi seluruh masyarakat. Ambon Bersih tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga menyangkut upaya membangun tata kelola pemerintahan yang baik serta menjaga kebersihan hati dan pikiran dari berbagai hal yang dapat merusak persatuan.

Sementara itu, semangat Maluku Sehat menggambarkan cita-cita untuk mewujudkan masyarakat yang sehat secara menyeluruh, baik dari segi fisik, mental maupun sosial. Sebagai ibu kota Provinsi Maluku, Kota Ambon memiliki posisi strategis dalam mendorong terciptanya masyarakat yang sehat, produktif dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Adapun pesan Indonesia Maju mengandung harapan agar seluruh pembangunan yang dilaksanakan di Kota Ambon dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan Provinsi Maluku sekaligus mendukung pembangunan nasional.

Dalam doa bersama tersebut, berbagai harapan turut dipanjatkan untuk Kota Ambon. Di antaranya agar keamanan dan kedamaian daerah tetap terjaga, hubungan harmonis antarumat beragama semakin kuat, serta seluruh pemimpin diberikan kebijaksanaan, kekuatan dan integritas dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Doa juga dipanjatkan agar masyarakat Kota Ambon senantiasa diberikan kesehatan, kesejahteraan, keselamatan serta perlindungan dari berbagai musibah, bencana dan ancaman yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat.

BAZNAS Kota Ambon Hadir dengan Bantuan Sosial

Selain menjadi momentum doa bersama, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan aksi kepedulian sosial melalui penyaluran 50 paket sembako dari BAZNAS Kota Ambon kepada para mustahik.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Ambon untuk mengoptimalkan dana zakat, infak dan sedekah agar dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Paket sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para penerima manfaat sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga.

Penyaluran bantuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, bersama Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat dan Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat. Turut hadir pula staf BAZNAS Kota Ambon, yakni Jihan Abbas, Ayu, Wandi, Intan, dan Ahmad Wijaya.

Kehadiran jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap rangkaian peringatan HUT Kota Ambon sekaligus wujud komitmen lembaga untuk terus menghadirkan program yang memberi manfaat kepada masyarakat.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa peringatan HUT Kota Ambon merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat rasa syukur sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian.

“HUT Kota Ambon bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan kota ini, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kita untuk memperkuat doa, kebersamaan dan kepedulian kepada sesama,” ujar Fakaubun.

Menurutnya, doa dan ikhtiar sosial merupakan dua hal yang harus berjalan beriringan. Harapan dan doa yang dipanjatkan bagi Kota Ambon perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Kita berdoa agar Kota Ambon selalu diberikan kedamaian, keamanan dan keberkahan. Namun doa tersebut juga harus disertai ikhtiar. Salah satu ikhtiar yang dapat kita lakukan adalah menghadirkan kepedulian melalui penyaluran zakat, infak dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan,”ungkapnya.

Fakaubun menambahkan, penyaluran 50 paket sembako kepada mustahik merupakan bentuk tanggung jawab BAZNAS dalam mengelola dan mendistribusikan dana umat secara tepat sasaran.

Ia menjelaskan bahwa dana yang dikelola BAZNAS berasal dari kepercayaan masyarakat yang menunaikan zakat maupun memberikan infak dan sedekah. Amanah tersebut kemudian diwujudkan dalam berbagai program sosial untuk membantu masyarakat yang berada dalam kondisi membutuhkan.

“Setiap dana yang masuk ke BAZNAS adalah amanah dari masyarakat. Karena itu, kami harus memastikan bahwa amanah tersebut dikelola dengan baik dan disalurkan kepada mereka yang berhak. Bantuan 50 paket sembako ini adalah salah satu bentuk nyata dari amanah tersebut,”jelasnya.

Lebih jauh, Fakaubun menilai bahwa semangat yang terkandung dalam tema HUT ke-451 Kota Ambon sangat relevan dengan misi BAZNAS dalam membantu masyarakat.

Menurutnya, konsep Ambon Bersih dapat dimaknai sebagai upaya bersama untuk membangun lingkungan dan kehidupan sosial yang lebih baik. Sementara Maluku Sehat dapat diwujudkan melalui berbagai langkah yang mendukung kesejahteraan masyarakat, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar dan kepedulian terhadap kelompok rentan.

“Tema HUT Kota Ambon tahun ini mengandung pesan yang sangat kuat. Bersih bukan hanya lingkungan, tetapi juga bagaimana kita menjaga amanah, kejujuran dan persaudaraan. Sehat juga bukan hanya tubuh, tetapi bagaimana masyarakat dapat hidup dengan sejahtera dan saling peduli,”tutur Fakaubun.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam kegiatan doa bersama tersebut dapat terus dipertahankan dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di Kota Ambon.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan setiap program pembangunan maupun pelayanan sosial dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, begitu juga BAZNAS. Kita membutuhkan sinergi dengan semua pihak. Ketika pemerintah, lembaga sosial dan masyarakat bergerak bersama, maka manfaatnya akan lebih besar dan dirasakan oleh lebih banyak orang,” katanya.

Zakat sebagai Wujud Kepedulian

Fakaubun juga menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan zakat, tetapi juga bagaimana dana umat tersebut mampu memberikan dampak sosial bagi masyarakat.

Menurutnya, penyaluran sembako kepada mustahik dalam momentum HUT Kota Ambon menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap masyarakat yang masih membutuhkan dukungan.

“Kami ingin memastikan bahwa di tengah berbagai kemajuan yang sedang dibangun, masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan perhatian. Zakat, infak dan sedekah harus hadir sebagai salah satu instrumen yang membantu meringankan beban mereka,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan kepercayaan terhadap gerakan zakat. Menurutnya, semakin besar partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak dan sedekah, maka semakin banyak pula masyarakat yang dapat dibantu melalui berbagai program BAZNAS.

“Mari kita jadikan momentum HUT Kota Ambon ini sebagai kesempatan untuk memperkuat kepedulian. Zakat, infak dan sedekah yang kita keluarkan tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga dapat menjadi jalan untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan,” ajaknya.

Penyerahan 50 paket sembako tersebut menjadi salah satu rangkaian penting yang melengkapi pelaksanaan Doa Bersama untuk Ambon. Kegiatan tidak hanya memberikan ruang bagi ASN dan masyarakat untuk berdoa bagi kemajuan daerah, tetapi juga menghadirkan aksi nyata melalui kepedulian sosial.

Bagi para mustahik, bantuan tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Lebih dari sekadar bantuan materi, penyaluran sembako juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian yang menunjukkan bahwa masyarakat yang membutuhkan tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan Kota Ambon.

Momentum HUT ke-451 Kota Ambon pun diharapkan menjadi titik penguatan komitmen bersama untuk membangun daerah yang lebih bersih, sehat, aman, harmonis dan sejahtera.

Melalui doa, kerja nyata dan semangat kolaborasi, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat mengambil bagian dalam mewujudkan cita-cita tersebut.

BAZNAS Kota Ambon akan terus berupaya hadir melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak dan sedekah. Dengan dukungan masyarakat dan sinergi bersama pemerintah serta berbagai pihak, BAZNAS optimistis manfaat dana umat dapat terus diperluas untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Doa Bersama untuk Ambon akhirnya tidak hanya menjadi sebuah kegiatan dalam rangka memperingati usia Kota Ambon yang ke-451 tahun, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan harapan, mempererat persaudaraan dan memperkuat kepedulian sosial.

Semangat tersebut diharapkan menjadi energi bersama dalam perjalanan Kota Ambon menuju masa depan yang lebih baik, sejalan dengan tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.”

05/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Salurkan 40 Paket Sembako untuk Korban Kebakaran Negeri Batu Merah

AMBON — Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah kebakaran di Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, terus diwujudkan melalui berbagai bentuk dukungan. Salah satunya datang dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon yang menyalurkan bantuan berupa 40 paket sembako kepada warga yang menjadi korban kebakaran, Rabu (2/9/2026).

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian BAZNAS Kota Ambon terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana. Bantuan diserahkan kepada Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, untuk selanjutnya diberikan kepada para warga terdampak yang saat ini masih berada di lokasi pengungsian.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, didampingi jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I H. Achmad Salim, Wakil Ketua II Hendra Abubakar, Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat, serta Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat.

Selain jajaran pimpinan, hadir pula staf BAZNAS Kota Ambon, yakni Jihan Abbas, Intan, Ayu, dan Ahmad Wijaya, yang turut mendukung pelaksanaan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menjelaskan bahwa kehadiran BAZNAS dalam situasi kebencanaan merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk ikut mendukung upaya Pemerintah Kota Ambon dalam memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, BAZNAS Kota Ambon tidak hanya berfokus pada penyaluran zakat dalam bentuk bantuan sosial rutin, tetapi juga berupaya hadir ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat, termasuk musibah kebakaran dan bencana lainnya.

“BAZNAS adalah lembaga pemerintah nonstruktural. Karena itu, salah satu tugas kami adalah mendukung kerja-kerja Pemerintah Kota Ambon, termasuk ketika ada masyarakat yang terdampak musibah dan membutuhkan bantuan,” ujar Fakaubun.

Ia menyampaikan, bantuan yang disalurkan BAZNAS Kota Ambon berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS untuk dikelola dan disalurkan kepada mereka yang berhak menerima.

Sebagian sumber dana tersebut, lanjutnya, juga berasal dari zakat, infak, dan sedekah para aparatur sipil negara (ASN) muslim di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Seluruh dana yang dihimpun kemudian dikelola secara profesional, amanah, transparan, dan diarahkan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat.

Fakaubun menegaskan bahwa dalam menjalankan tugas kemanusiaan, BAZNAS senantiasa mengedepankan nilai kepedulian dan kemanusiaan. Bantuan kebencanaan diberikan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan lembaga, tanpa membedakan latar belakang masyarakat yang terdampak.

“Bantuan BAZNAS tidak mengenal suku, ras maupun agama. Ketika terjadi bencana dan masyarakat membutuhkan pertolongan, kami akan berupaya hadir memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan BAZNAS,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon tidak hanya menyalurkan 40 paket sembako, tetapi juga memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia akibat musibah kebakaran tersebut. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan moril sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit.

Fakaubun menyadari bahwa bantuan yang diberikan mungkin belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh kebutuhan para korban. Namun, ia berharap perhatian tersebut dapat memberikan sedikit kelegaan bagi warga yang saat ini masih berada di tempat pengungsian.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah. Kami juga berharap mereka tetap tabah dan kuat dalam menghadapi ujian ini. Mudah-mudahan kondisi mereka segera pulih dan ke depan bisa kembali mendapatkan tempat tinggal yang layak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fakaubun mengatakan bahwa respons terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon dalam menjalankan amanah umat.

Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga mempunyai peran sosial yang besar dalam membantu masyarakat yang berada dalam kondisi membutuhkan. Oleh karena itu, BAZNAS terus berupaya memastikan dana umat dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi penerima manfaat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong, terutama ketika terjadi musibah yang membutuhkan perhatian bersama.

“Kami akan terus berusaha hadir ketika masyarakat Kota Ambon mengalami musibah. Tentunya setiap bantuan disesuaikan dengan kemampuan BAZNAS, tetapi yang paling penting adalah bagaimana kita tidak membiarkan masyarakat menghadapi musibah seorang diri,” tambah Fakaubun.

Raja Negeri Batu Merah Apresiasi Kepedulian BAZNAS

Sementara itu, Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Ambon yang telah memberikan perhatian kepada warganya yang terdampak musibah kebakaran.

Ali menjelaskan bahwa para korban hingga saat ini masih berada di tempat pengungsian, salah satunya di Aula Kantor Negeri Batu Merah. Dalam kondisi tersebut, kebutuhan terhadap makanan dan bahan pokok menjadi salah satu hal yang sangat diperlukan oleh para pengungsi.

Menurutnya, bantuan 40 paket sembako yang disalurkan BAZNAS Kota Ambon memiliki arti penting bagi masyarakat yang sedang menjalani masa pemulihan pascakebakaran.

“Saya selaku Raja Negeri Batu Merah dan kepala pemerintahan negeri menyampaikan apresiasi dan terima kasih sepenuhnya kepada BAZNAS Kota Ambon yang sudah datang memberikan bantuan kepada warga kami yang saat ini berada di Aula Kantor Negeri Batu Merah,” ujar Ali.

Ia menilai kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah menunjukkan adanya kepedulian dan perhatian terhadap kondisi warga, khususnya mereka yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran.

Ali berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi selama berada di tempat penampungan.

“Mudah-mudahan bantuan yang diberikan ini dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan bapak dan ibu yang sedang berada di tempat pengungsian,” tuturnya.

Atas kepedulian tersebut, Ali juga mendoakan agar seluruh jajaran BAZNAS Kota Ambon senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan tugas, serta mendapatkan balasan kebaikan dari Allah SWT.

“Mudah-mudahan Allah SWT membalas segala kebaikan dan kepedulian dari BAZNAS Kota Ambon. Semoga BAZNAS Kota Ambon ke depan terus menjadi lembaga yang hadir dan melihat kebutuhan masyarakat kecil di Kota Ambon,” harapnya.

Penyaluran bantuan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Ambon dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan serta kepedulian sosial. Melalui penyaluran yang tepat sasaran, dana umat diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk mereka yang tengah menghadapi kondisi darurat akibat bencana.

BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Ambon, pemerintah negeri, serta berbagai pihak dalam merespons kebutuhan masyarakat. Kehadiran lembaga zakat di tengah situasi kebencanaan diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memberikan semangat kepada para korban untuk bangkit dan kembali menata kehidupan mereka.

Bagi BAZNAS Kota Ambon, bantuan kepada korban kebakaran Negeri Batu Merah bukan sekadar penyerahan paket sembako, tetapi juga merupakan wujud nyata dari amanah masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk dikelola dan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.

Melalui semangat zakat untuk kemanusiaan dan kepedulian bersama, BAZNAS Kota Ambon berharap masyarakat yang terdampak musibah dapat segera bangkit, memperoleh tempat tinggal yang layak, serta kembali menjalani kehidupan dengan penuh harapan.

02/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Dukung Isbat Nikah, Perkuat Sinergi Kemenag dan Pemkot Ambon dalam Pelayanan Masyarakat

Ambon, 24 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung berbagai upaya peningkatan pelayanan sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui kehadiran Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ambon, H. Achmad Salim, yang mewakili Ketua BAZNAS Kota Ambon dalam acara Isbat Nikah yang merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ambon dan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 24 Agustus 2026, bertempat di Gedung Asari Al-Fatah, Kota Ambon. Kehadiran BAZNAS Kota Ambon menjadi bagian dari dukungan terhadap sinergi lintas lembaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang administrasi dan kepastian hukum perkawinan.

Program Isbat Nikah memiliki arti penting bagi masyarakat yang telah melangsungkan pernikahan secara agama, namun belum memiliki pencatatan perkawinan secara resmi. Melalui proses isbat nikah, masyarakat memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pengakuan hukum atas pernikahannya melalui penetapan pengadilan agama, sehingga selanjutnya dapat mengurus dokumen administrasi kependudukan dan dokumen perkawinan secara resmi.

Bagi BAZNAS Kota Ambon, keterlibatan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari semangat kolaborasi dalam mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. BAZNAS tidak hanya berfokus pada aspek penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS), tetapi juga terus mendorong terbangunnya kerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka memperluas manfaat pelayanan sosial dan keagamaan.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS dalam kegiatan Isbat Nikah merupakan bentuk dukungan terhadap pelayanan masyarakat yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan sosial dan administrasi keluarga.

“BAZNAS Kota Ambon sangat mendukung kegiatan Isbat Nikah yang dilaksanakan melalui kolaborasi Kementerian Agama Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon. Kegiatan ini memiliki manfaat yang sangat penting bagi masyarakat, karena memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi pasangan yang telah melangsungkan pernikahan namun belum tercatat secara administratif,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Menurutnya, sinergi antara lembaga pemerintah, lembaga keagamaan, dan lembaga sosial seperti BAZNAS menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan pelayanan yang lebih menyeluruh kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat terus dikembangkan melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus diperkuat. BAZNAS Kota Ambon siap mendukung program-program yang memiliki nilai kemanfaatan bagi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan penguatan kesejahteraan, pelayanan sosial, dan kehidupan keagamaan masyarakat Kota Ambon,” tambahnya.

Sementara itu, Jihan Abbas, selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, menilai kehadiran BAZNAS dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam memperkuat komunikasi dan hubungan kelembagaan dengan berbagai pihak, khususnya instansi pemerintah dan lembaga keagamaan.

Menurut Jihan, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar berbagai program pelayanan masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas.

“Kehadiran BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan Isbat Nikah ini menunjukkan bahwa kolaborasi antarlembaga sangat penting dalam memberikan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kami melihat kegiatan ini sebagai bentuk sinergi positif antara Kemenag, Pemerintah Kota Ambon, dan BAZNAS dalam menghadirkan kemudahan serta kepastian bagi masyarakat,”ungkap Jihan Abbas.

Ia menambahkan, dari sisi komunikasi dan digitalisasi, berbagai kegiatan kolaboratif yang melibatkan BAZNAS juga penting untuk disampaikan kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi sekaligus informasi mengenai peran BAZNAS dalam mendukung pembangunan sosial dan keagamaan di Kota Ambon.

“Kami akan terus mendukung penyebarluasan informasi mengenai kegiatan dan kolaborasi BAZNAS, sehingga masyarakat dapat mengetahui bahwa BAZNAS hadir bersama pemerintah dan mitra lainnya dalam berbagai upaya pelayanan dan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ambon H. Achmad Salim hadir mewakili Ketua BAZNAS Kota Ambon. Kehadiran tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan dan dukungan kelembagaan BAZNAS terhadap pelaksanaan kegiatan yang diselenggarakan melalui kolaborasi Kemenag Kota Ambon bersama Pemkot Ambon.

BAZNAS Kota Ambon memandang bahwa pelayanan administrasi perkawinan tidak hanya berkaitan dengan aspek legalitas, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan perlindungan hak-hak keluarga. Kepemilikan dokumen perkawinan yang sah dapat membantu masyarakat dalam mengakses berbagai kebutuhan administrasi, termasuk dokumen kependudukan, pendidikan anak, layanan sosial, hingga berbagai urusan hukum dan pemerintahan lainnya.

Karena itu, kegiatan Isbat Nikah menjadi salah satu bentuk pelayanan yang memiliki nilai strategis bagi masyarakat. Dengan adanya kepastian hukum terhadap status perkawinan, keluarga dapat menjalani kehidupan sosial dan administrasi dengan lebih tertib serta memperoleh perlindungan hak secara lebih baik.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Asari Al-Fatah tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong antarlembaga dalam memberikan pelayanan publik. Sinergi Kemenag Kota Ambon dan Pemkot Ambon yang didukung berbagai pihak diharapkan mampu menghadirkan solusi atas persoalan administratif yang masih dihadapi sebagian masyarakat.

BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, organisasi keagamaan, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan kemanfaatan bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem pelayanan sosial dan keagamaan di Kota Ambon.

Melalui kehadiran dalam kegiatan Isbat Nikah ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk mengambil bagian dalam berbagai agenda yang memiliki nilai kemanfaatan bagi masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan upaya BAZNAS dalam membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata, sinergi kelembagaan, serta pengelolaan ZIS yang diarahkan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ke depan, BAZNAS Kota Ambon berharap sinergi bersama Kemenag Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon dapat terus ditingkatkan melalui berbagai program strategis lainnya, sehingga keberadaan lembaga-lembaga pelayanan publik dan sosial dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Ambon.

01/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, BAZNAS Kota Ambon Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

Ambon, 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi kepada seluruh umat Islam, khususnya masyarakat Kota Ambon.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali mengingat perjalanan hidup, perjuangan, keteladanan, serta akhlak mulia Rasulullah SAW. Lebih dari sekadar mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, peringatan Maulid diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah sekaligus mengamalkan nilai-nilai yang beliau ajarkan dalam kehidupan sehari-hari.

BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa keteladanan Rasulullah SAW memiliki relevansi yang sangat kuat dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam membangun kepedulian, kejujuran, amanah, persaudaraan, dan semangat berbagi.

“Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Mari kita jadikan momentum ini untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga kejujuran, amanah, kepedulian, dan kasih sayang kepada sesama,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Menurutnya, nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW merupakan landasan penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis. Semangat kepedulian kepada kaum dhuafa, anak yatim, fakir miskin, serta masyarakat yang membutuhkan juga merupakan bagian dari nilai yang terus diupayakan BAZNAS melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

“Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita untuk senantiasa peduli terhadap sesama dan menghadirkan kemanfaatan. Semangat inilah yang juga terus kami implementasikan melalui berbagai program BAZNAS Kota Ambon, agar zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan mustahik,” tambahnya.

Muhammad Zulkifly juga mengajak para muzaki, donatur, dan seluruh masyarakat untuk menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat semangat berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan perubahan nyata dalam perilaku dan kehidupan sosial masyarakat.

“Mari kita maknai Maulid Nabi bukan hanya dengan memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi dengan berusaha menghadirkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan kita. Semoga kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW dapat diwujudkan melalui amal kebaikan dan kepedulian kepada sesama,” tuturnya.

Sementara itu, Jihan Abbas, selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, mengatakan bahwa momentum Maulid Nabi Muhammad SAW juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat melalui berbagai media komunikasi dan digital.

Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan ruang yang luas bagi lembaga zakat untuk menyampaikan pesan keagamaan, edukasi zakat, serta nilai-nilai sosial yang diajarkan Rasulullah SAW kepada masyarakat secara lebih luas.

“Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah dalam membangun kehidupan yang penuh kasih sayang, kepedulian, kejujuran, dan kebermanfaatan. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk terus kita gaungkan di tengah masyarakat, termasuk melalui media digital,” ungkap Jihan Abbas.

Ia menambahkan bahwa semangat Rasulullah SAW dalam membangun kepedulian sosial dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk meningkatkan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah.

“Kami berharap semangat Maulid Nabi dapat mendorong semakin banyak masyarakat untuk berbagi dan peduli kepada sesama. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kita dapat ikut menghadirkan manfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” jelasnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H juga menjadi momentum bagi BAZNAS Kota Ambon untuk terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan zakat yang amanah, profesional, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Keteladanan Rasulullah SAW dalam menjalankan amanah menjadi nilai yang sangat penting dalam pengelolaan zakat. BAZNAS sebagai lembaga yang diberikan mandat untuk mengelola zakat terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat melalui pengelolaan dana umat secara bertanggung jawab serta penyaluran yang diarahkan kepada mereka yang berhak menerima.

Dalam kehidupan Rasulullah SAW, kepedulian terhadap kaum lemah dan masyarakat yang membutuhkan menjadi salah satu nilai penting yang patut diteladani. Karena itu, semangat Maulid Nabi diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama bahwa kesejahteraan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang dapat diwujudkan melalui kepedulian dan gotong royong.

BAZNAS Kota Ambon juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai kesempatan mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh keberkahan.

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M.

Semoga dengan meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW, seluruh umat Islam senantiasa diberikan kekuatan untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan sesama.

“Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW, mari kita hadirkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan dan terus menebarkan kebaikan,” pungkas Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun.

01/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Ambon Tegaskan Zakat Tak untuk MBG, Ketua: “Amanah Umat Harus Sesuai Syariat”
BAZNAS Kota Ambon Tegaskan Zakat Tak untuk MBG, Ketua: “Amanah Umat Harus Sesuai Syariat”
Ambon, Senin 23 Februari 2026 (WIT) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menegaskan bahwa penyaluran dana zakat harus tetap berpedoman pada ketentuan syariat Islam dan regulasi yang berlaku. Hal ini menyusul penegasan dari Kementerian Agama Republik Indonesia bahwa tidak ada kebijakan penggunaan dana zakat untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa pengelolaan zakat merupakan amanah umat yang wajib dijaga akuntabilitas dan kesesuaiannya dengan syariat. “Penyaluran zakat itu ada aturan utamanya dan selalu dijaga kesesuaiannya dengan syariat. Kami memastikan dana zakat tidak digunakan di luar ketentuan delapan asnaf sebagaimana diatur dalam Al-Qur’an dan undang-undang,” tegas Muhammad Zulkifly Fakaubun kepada media, Senin (23/2/2026) pukul 14.45 WIT. Berpegang pada Al-Qur’an dan Undang-Undang Penegasan ini merujuk pada ketentuan dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 60 yang secara jelas menyebutkan delapan golongan (asnaf) penerima zakat, yakni fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil. Selain itu, pengelolaan zakat di Indonesia juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat yang menegaskan bahwa zakat merupakan hak mustahik dan harus disalurkan sesuai peruntukannya. Muhammad Zulkifly Fakaubun menegaskan bahwa BAZNAS Kota Ambon menjalankan pengelolaan zakat sesuai koridor hukum tersebut. “Zakat adalah hak prioritas delapan golongan mustahik. Tidak boleh dialihkan untuk program lain yang tidak termasuk dalam kategori asnaf. Ini prinsip dasar yang tidak bisa ditawar,” ujarnya. Jaga Kepercayaan Muzakki Menurutnya, klarifikasi dari Kementerian Agama menjadi penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat, khususnya para muzakki. “Kami mengapresiasi penegasan dari Kementerian Agama. Ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Muzakki harus yakin bahwa dana yang mereka titipkan benar-benar sampai kepada yang berhak,” tambahnya. Ia juga menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi prioritas utama dalam pengelolaan zakat di Kota Ambon. “BAZNAS Kota Ambon berkomitmen menjaga tata kelola zakat yang transparan, berkeadilan, dan tepat sasaran. Setiap rupiah yang dihimpun adalah amanah umat yang harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya. Edukasi Asnaf kepada Masyarakat Lebih lanjut, BAZNAS Kota Ambon akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai delapan golongan penerima zakat agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi. Upaya ini dilakukan melalui sosialisasi langsung, media sosial, hingga khutbah dan kajian keagamaan di berbagai kesempatan. Dengan adanya penegasan ini, masyarakat Kota Ambon diharapkan tidak ragu dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi, karena penyalurannya tetap berlandaskan syariat Islam dan regulasi negara. BAZNAS Kota Ambon memastikan bahwa dana zakat akan terus difokuskan untuk membantu fakir miskin, pemberdayaan ekonomi umat, bantuan pendidikan, kesehatan, serta program sosial lain yang sesuai dengan ketentuan asnaf.
BERITA23/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Webinar Tips Sehat Ramadan, Tekankan Pentingnya Nutrisi Berkualitas Saat Puasa
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Webinar Tips Sehat Ramadan, Tekankan Pentingnya Nutrisi Berkualitas Saat Puasa
Ambon, Senin 23 Februari 2026 (WIT) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas dan wawasan amil melalui partisipasi dalam kegiatan nasional. Kali ini, BAZNAS Kota Ambon melalui stafnya, Jihan Abbas, mengikuti kegiatan BAZNAS Webinar Forum bertajuk “Tips Sehat Selama Ramadan: Peran Nutrisi dalam Kualitas Puasa” yang digelar secara daring pada Senin (23/2/2026). Webinar dimulai pukul 16.00 WIB atau pukul 18.00 WIT dan berlangsung hingga sekitar pukul 19.30 WIT melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Sekretaris Utama BAZNAS RI, Subhan Cholid, serta Kepala Rumah Sehat BAZNAS Sidoarjo, dr. Yenny Wulandari. Puasa Berkualitas Dimulai dari Nutrisi yang Tepat Dalam sambutannya, Subhan Cholid menekankan bahwa Ramadan bukan hanya momentum peningkatan spiritual, tetapi juga kesempatan menjaga kesehatan fisik. “Puasa yang berkualitas bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi bagaimana kita mempersiapkan tubuh dengan asupan nutrisi yang tepat agar ibadah berjalan optimal dan produktivitas tetap terjaga,” ujar Subhan Cholid. Ia menambahkan bahwa BAZNAS tidak hanya berperan dalam pengelolaan zakat, tetapi juga memiliki perhatian terhadap aspek kesehatan umat melalui berbagai program, termasuk Rumah Sehat BAZNAS. Sementara itu, dr. Yenny Wulandari dalam pemaparannya menjelaskan pentingnya keseimbangan gizi saat sahur dan berbuka. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak hanya fokus pada makanan manis saat berbuka. “Tubuh membutuhkan karbohidrat kompleks, protein, serat, vitamin, dan cairan yang cukup. Hindari konsumsi gula berlebihan dan perhatikan pola makan seimbang agar puasa tetap nyaman dan tubuh tidak mudah lemas,” jelas dr. Yenny. Ia juga membagikan tips praktis seperti memperbanyak konsumsi air putih, menghindari gorengan berlebihan, serta menjaga waktu tidur yang cukup selama Ramadan. Komitmen BAZNAS Kota Ambon Staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengikuti kegiatan tersebut secara penuh hingga sesi diskusi interaktif. Ia menilai webinar ini sangat relevan menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. “Webinar ini sangat bermanfaat, khususnya bagi kami di daerah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan selama Ramadan. Kesehatan yang baik akan mendukung kualitas ibadah,” ujar Jihan Abbas pada pukul 19.35 WIT usai kegiatan. Menurutnya, materi yang disampaikan narasumber tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Kami akan turut menyampaikan pesan-pesan kesehatan ini kepada para mustahik, muzakki, dan masyarakat umum di Kota Ambon, agar Ramadan tahun ini bisa dijalani dengan lebih sehat dan penuh keberkahan,” tambahnya. Edukasi Kesehatan untuk Umat Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian edukasi yang digagas BAZNAS menjelang Ramadan, tidak hanya dalam aspek penguatan zakat, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan mengikuti webinar ini, BAZNAS Kota Ambon menunjukkan keseriusannya dalam mengintegrasikan nilai spiritual dan kesehatan dalam pelayanan kepada umat. Harapannya, masyarakat Kota Ambon dapat menjalani ibadah puasa dengan tubuh yang sehat, pikiran yang jernih, dan semangat berbagi yang semakin kuat.
BERITA23/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Kelas Hukum BAZNAS Vol. 2, Dalami Sosialisasi SK Nisab Zakat 2026
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Kelas Hukum BAZNAS Vol. 2, Dalami Sosialisasi SK Nisab Zakat 2026
Ambon, Senin 23 Februari 2026 (WIT) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon melalui stafnya, Jihan Abbas, mengikuti kegiatan Webinar Kelas Hukum BAZNAS Volume 2 Tahun 2026 yang mengangkat tema “Sosialisasi Surat Keputusan Ketua BAZNAS RI Nomor 15 Tahun 2026 tentang Nilai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2026”. Kegiatan yang diselenggarakan secara daring ini dimulai pada pukul 13.00 WIB atau pukul 15.00 WIT dan diikuti oleh pimpinan serta amil BAZNAS, LAZ, dan UPZ dari seluruh Indonesia. Webinar berlangsung hingga sekitar pukul 17.00 WIT dengan agenda yang telah tersusun rapi oleh panitia. Webinar ini dibuka dengan laporan dari Sekretaris Utama BAZNAS RI, Subhan Cholid, dilanjutkan sambutan sekaligus pembukaan oleh Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad. Materi utama disampaikan oleh M. Hasbi Zaenal selaku Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS DSKL BAZNAS RI. Dalami Substansi SK Nomor 15 Tahun 2026 Kelas Hukum ini menjadi bagian dari upaya penyebarluasan kebijakan terbaru terkait penetapan nilai nisab zakat pendapatan dan jasa tahun 2026 yang telah ditetapkan melalui SK Ketua BAZNAS RI Nomor 15 Tahun 2026. Dalam paparannya, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A. menegaskan pentingnya keseragaman pemahaman di seluruh Indonesia. “Penetapan nilai nisab zakat pendapatan dan jasa tahun 2026 ini bertujuan memberikan kemudahan perhitungan serta menjamin keadilan bagi masyarakat. Karena itu, seluruh amil harus memahami substansi kebijakan ini secara utuh,” tegas Noor Achmad dalam sambutannya. Sebagaimana diketahui, nilai nisab zakat pendapatan dan jasa tahun 2026 ditetapkan setara dengan 85 gram emas atau Rp91.681.728 per tahun, dengan kadar zakat 2,5 persen dari pendapatan bruto. Komitmen BAZNAS Kota Ambon Staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengikuti kegiatan ini secara penuh hingga sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan sesuai regulasi. “Webinar ini sangat membantu kami dalam memahami secara teknis dan yuridis SK Nomor 15 Tahun 2026. Dengan pemahaman yang komprehensif, kami bisa menyosialisasikan nilai nisab zakat 2026 kepada masyarakat Kota Ambon secara tepat,” ujar Jihan Abbas pada pukul 17.10 WIT usai kegiatan. Ia menambahkan bahwa Kelas Hukum BAZNAS menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kompetensi amil zakat di daerah. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme amil. Melalui kegiatan seperti ini, BAZNAS Kota Ambon semakin siap memberikan layanan zakat yang transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan syariah maupun regulasi,” tambahnya. Dukung Penguatan Literasi dan Kepatuhan Webinar ini tidak hanya membahas angka nisab, tetapi juga landasan hukum yang melatarbelakanginya, mulai dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat hingga regulasi teknis lainnya. Peserta juga diberikan ruang diskusi pada sesi tanya jawab yang berlangsung dari pukul 16.15 hingga 16.50 WIT, sebelum akhirnya ditutup secara resmi. Dengan mengikuti Kelas Hukum Volume 2 Tahun 2026 ini, BAZNAS Kota Ambon menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan literasi hukum zakat serta memastikan kebijakan nasional dapat diterapkan secara optimal di daerah. Kegiatan ini diharapkan berdampak pada meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat pendapatan sesuai ketentuan terbaru, sehingga potensi zakat di Kota Ambon dapat tergali secara maksimal demi kesejahteraan umat.
BERITA23/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Nisab Zakat Pendapatan 2026 Resmi Naik, BAZNAS Kota Ambon: “Ini Demi Keadilan dan Kepastian Umat”
Nisab Zakat Pendapatan 2026 Resmi Naik, BAZNAS Kota Ambon: “Ini Demi Keadilan dan Kepastian Umat”
Ambon, Senin 23 Februari 2026 (WIT) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia resmi menetapkan nilai nisab zakat pendapatan dan jasa tahun 2026 melalui Keputusan Ketua BAZNAS RI Nomor 15 Tahun 2026. Kebijakan ini langsung disikapi oleh BAZNAS Kota Ambon sebagai langkah strategis untuk memberikan kepastian hukum dan kemudahan perhitungan zakat bagi masyarakat. Keputusan yang ditetapkan di Jakarta pada 21 Februari 2026 dan ditandatangani Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, menetapkan bahwa nilai nisab zakat pendapatan dan jasa tahun 2026 setara dengan 85 gram emas, atau senilai Rp91.681.728,00 per tahun dan Rp7.640.144,00 per bulan apabila ditunaikan setiap bulan. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa keputusan ini menjadi pedoman penting dalam pengelolaan zakat di daerah. “Kami di BAZNAS Kota Ambon menyambut baik Keputusan Ketua BAZNAS RI Nomor 15 Tahun 2026. Penyesuaian nilai nisab ini penting agar perhitungan zakat pendapatan lebih adil, relevan dengan kondisi ekonomi terkini, dan memberikan kepastian bagi para muzakki,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun, Senin (23/2/2026) pukul 15.30 WIT. Penyesuaian Berdasarkan Perkembangan Harga Emas Dalam keputusan tersebut dijelaskan bahwa emas yang menjadi acuan adalah emas 14 karat (58,33%–62,49% kandungan emas), dengan perhitungan harga emas berdasarkan rata-rata harga selama tahun 2025. Penyesuaian ini dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan ekonomi dan harga emas, sekaligus mencabut Keputusan Ketua BAZNAS Nomor 13 Tahun 2025 yang sebelumnya mengatur nilai nisab tahun 2025. Selain menetapkan nilai nisab, keputusan ini juga menegaskan bahwa: Kadar zakat pendapatan dan jasa adalah 2,5%. Objek zakat adalah pendapatan dan jasa bruto. Zakat ditunaikan saat pendapatan diterima. Pembayaran dilakukan melalui amil zakat resmi. Menurut Muhammad Zulkifly Fakaubun, ketentuan bahwa zakat dihitung dari pendapatan bruto perlu dipahami secara utuh oleh masyarakat. “Zakat pendapatan dihitung dari penghasilan bruto dengan kadar 2,5 persen bagi yang telah mencapai nisab. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk berkonsultasi dengan BAZNAS agar perhitungannya tepat dan sesuai ketentuan syariah,” jelasnya. Berlandaskan Regulasi Nasional Keputusan ini merujuk pada sejumlah regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014, serta Peraturan Menteri Agama Nomor 52 Tahun 2014 yang telah diperbarui terakhir dengan PMA Nomor 31 Tahun 2019. Penetapan nisab tahun 2026 juga merupakan hasil dari Keputusan Rapat Pleno Pimpinan BAZNAS RI pada 21 Februari 2026, Rapat Koordinasi bersama Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia pada 10 Februari 2026, serta Musyawarah Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa pada 20 Februari 2026. Muhammad Zulkifly Fakaubun menegaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya berbicara soal angka, tetapi juga menyangkut aspek keadilan sosial dan kesejahteraan umat. “Penetapan nisab ini mempertimbangkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat. Harapannya, zakat semakin optimal dihimpun dan didistribusikan untuk membantu mustahik, mengurangi kemiskinan, dan memperkuat ekonomi umat di Kota Ambon,” tegasnya. Komitmen Sosialisasi di Kota Ambon BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk segera melakukan sosialisasi masif kepada ASN, karyawan swasta, profesional, dan pelaku usaha terkait nilai nisab terbaru tersebut. Langkah ini dinilai penting agar para muzakki memahami bahwa kewajiban zakat pendapatan berlaku ketika penghasilan telah mencapai Rp7.640.144,00 per bulan atau Rp91.681.728,00 per tahun. “Kami akan mengintensifkan edukasi dan literasi zakat, baik melalui media sosial, khutbah, maupun koordinasi dengan instansi pemerintah dan swasta. Transparansi dan akuntabilitas tetap menjadi prioritas kami,” tambahnya. Dengan mulai berlakunya Keputusan Ketua BAZNAS RI Nomor 15 Tahun 2026, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat pendapatan semakin meningkat, sehingga penghimpunan zakat di Kota Ambon pada tahun 2026 dapat tumbuh signifikan dan memberikan dampak sosial yang lebih luas.
BERITA23/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Kick Off Agenda Ramadan Zakat dan Wakaf 1447 H/2026 M, Perkuat Literasi dan Kolaborasi Nasional
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Kick Off Agenda Ramadan Zakat dan Wakaf 1447 H/2026 M, Perkuat Literasi dan Kolaborasi Nasional
Ambon, 23 Februari 2026 (WIT) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon turut ambil bagian dalam kegiatan “Kick Off Agenda Ramadan Zakat dan Wakaf 1447 H/2026 M” yang diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf. Kegiatan nasional ini mengusung tema “Tebar Manfaat, Ruang Literasi dan Sharing Zakat Wakaf” dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (23/2/2026). Staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengikuti kegiatan tersebut dari Ambon pada pukul 12.00 WIT (10.00 WIB), menyesuaikan dengan waktu pelaksanaan yang ditetapkan panitia pusat. Agenda ini menjadi momentum strategis dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, sekaligus memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan zakat dan wakaf di seluruh Indonesia. Undangan resmi bernomor B-89/Dt.III.IV.I/Kp.02.3/2/2026 tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Waryono atas nama Direktur Jenderal dan atas nama Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf. Dalam surat tersebut ditegaskan pentingnya partisipasi aktif seluruh lembaga pengelola zakat dan wakaf. “Mengingat pentingnya agenda ini, kami sangat mengharapkan kehadiran Saudara/i pada waktu dan tempat yang telah ditentukan,” demikian bunyi kutipan dalam surat resmi tersebut. Penguatan Kolaborasi Nasional Kegiatan Kick Off ini diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, pimpinan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota, Lembaga Amil Zakat (LAZ), hingga Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan para nazhir di seluruh Indonesia. Partisipasi BAZNAS Kota Ambon menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung program nasional pemberdayaan zakat dan wakaf. Jihan Abbas menyampaikan bahwa keikutsertaan ini menjadi langkah penting untuk menyelaraskan program kerja Ramadan di tingkat daerah dengan kebijakan pusat. “Kegiatan ini sangat penting untuk memperkuat pemahaman bersama tentang optimalisasi zakat dan wakaf selama Ramadan. Kami di BAZNAS Kota Ambon siap menindaklanjuti arahan pusat agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujar Jihan Abbas dalam keterangannya usai mengikuti kegiatan pada pukul 14.30 WIT. Ia menambahkan bahwa tema tahun ini menekankan pada aspek literasi dan berbagi praktik baik antar lembaga. “Bukan hanya penghimpunan, tetapi juga bagaimana membangun ruang literasi dan berbagi pengalaman pengelolaan zakat dan wakaf yang transparan serta berdampak,” tambahnya. Fokus pada Literasi dan Dampak Sosial Tema “Tebar Manfaat, Ruang Literasi dan Sharing Zakat Wakaf” mencerminkan arah kebijakan yang tidak hanya berfokus pada pengumpulan dana, tetapi juga pada edukasi publik serta penguatan kapasitas kelembagaan. Melalui agenda ini, Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf mendorong seluruh stakeholder untuk: Meningkatkan literasi masyarakat tentang zakat dan wakaf. Memperluas jangkauan penerima manfaat. Mengoptimalkan pengelolaan zakat dan wakaf berbasis digital. Membangun kolaborasi lintas lembaga. Kick Off ini juga menjadi titik awal rangkaian program Ramadan yang akan dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah, termasuk di Kota Ambon. BAZNAS Kota Ambon berencana mengintegrasikan hasil koordinasi nasional ini ke dalam program distribusi zakat, santunan dhuafa, serta kegiatan edukasi zakat dan wakaf di wilayah setempat. Dengan semangat kebersamaan dan sinergi nasional, BAZNAS Kota Ambon optimistis pelaksanaan Ramadan 1447 H/2026 M akan semakin berdampak luas bagi masyarakat, khususnya para mustahik di Kota Ambon dan sekitarnya.
BERITA23/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Spirit Ramadhan, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Kajian Refleksi Nasional
Perkuat Spirit Ramadhan, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Kajian Refleksi Nasional
Ambon, 21 Februari 2026 (WIT) – Dalam rangka menyambut dan menguatkan nilai spiritual di bulan suci, BAZNAS Kota Ambon turut ambil bagian dalam kegiatan nasional bertajuk Meraih Berkah dalam Kajian Refleksi Ramadhan yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 21 Februari 2026 pukul 09.00 WIB atau pukul 11.00 Waktu Indonesia Timur (WIT) hingga selesai, dan diikuti oleh jajaran amil zakat dari seluruh Indonesia. Dari Kota Ambon, kegiatan ini diikuti sebagai bagian dari penguatan kapasitas spiritual dan pembinaan ruhiyah para pengelola zakat. Kajian refleksi menghadirkan narasumber nasional, Ustadz Muslim Al-Fatih, yang membawakan materi tentang pentingnya menghadirkan kekhusyukan dalam shalat sebagai fondasi pembentukan karakter dan integritas seorang Muslim, khususnya bagi para amil yang mengemban amanah umat. Dalam undangan resmi yang disampaikan oleh BAZNAS RI disebutkan: “Ramadhan adalah momentum untuk kembali menata hati dan memperdalam kedekatan dengan Allah melalui shalat yang khusyuk dan penuh kesadaran.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan ruang transformasi diri untuk memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia. Perwakilan BAZNAS Kota Ambon menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kajian ini menjadi bagian penting dalam membangun keseimbangan antara profesionalitas kerja dan kekuatan spiritual. “Sebagai pengelola zakat, kami tidak hanya dituntut profesional dan akuntabel, tetapi juga harus memiliki fondasi spiritual yang kuat. Kajian ini menjadi ruang refleksi agar setiap amanah yang kami jalankan bernilai ibadah,” ungkap salah satu peserta dari BAZNAS Kota Ambon. Dalam pemaparannya, Ustadz Muslim Al-Fatih mengajak peserta untuk menjadikan shalat sebagai pusat kesadaran hidup, bukan sekadar kewajiban yang ditunaikan. Ia menekankan bahwa kekhusyukan lahir dari hati yang bersih dan niat yang tulus. “Shalat yang khusyuk akan melahirkan pribadi yang jujur, amanah, dan penuh empati. Dari sanalah keberkahan hidup bermula,” jelasnya dalam kajian tersebut. Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen untuk terus bertumbuh, tidak hanya dalam aspek tata kelola zakat, tetapi juga dalam pembinaan spiritual para amil. Dengan ruhiyah yang kuat, pelayanan kepada muzaki dan mustahik diharapkan semakin optimal dan penuh keikhlasan. Momentum Ramadhan menjadi pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan hanya instrumen sosial-ekonomi, tetapi juga jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Melalui kajian refleksi ini, BAZNAS Kota Ambon bertekad menjadikan Ramadhan sebagai titik tolak peningkatan integritas, pelayanan, dan keberkahan dalam setiap program yang dijalankan.
BERITA21/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Muzakarah Nasional, Perkuat Standar Nisab Zakat 2026
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Muzakarah Nasional, Perkuat Standar Nisab Zakat 2026
Ambon, 20 Februari 2026 (WIT) – BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat dengan mengikuti kegiatan Muzakarah Diskusi Mengenai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh BAZNAS RI melalui Direktorat Kajian dan Pengembangan ZIS DSKL Nasional. Kegiatan yang digelar pada Jumat, 20 Februari 2026 pukul 16.00–18.00 WIB atau 18.00–20.00 Waktu Indonesia Timur (WIT) ini diikuti oleh pimpinan BAZNAS Provinsi, Kabupaten/Kota serta pimpinan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia melalui Zoom Meeting. Partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam forum nasional ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kebijakan dan implementasi zakat di daerah tetap selaras dengan perkembangan regulasi dan dinamika ekonomi terkini, khususnya terkait perubahan harga emas yang berpengaruh terhadap standar nisab zakat pendapatan dan jasa. Dalam undangan resmi yang disampaikan oleh Direktorat Kajian dan Pengembangan ZIS DSKL Nasional BAZNAS RI disebutkan: “Kehadiran dan masukan dari Bapak/Ibu sangat kami harapkan demi penguatan tata kelola zakat nasional yang lebih baik.” Muzakarah ini menjadi ruang ilmiah dan syar’i untuk membahas secara mendalam bagaimana penetapan nisab zakat pendapatan dan jasa pada tahun 2026 dapat tetap relevan dengan kondisi ekonomi masyarakat, tanpa mengabaikan prinsip-prinsip fiqih zakat. Perwakilan BAZNAS Kota Ambon menyampaikan bahwa forum ini sangat penting untuk memberikan kepastian dan keseragaman pemahaman di seluruh Indonesia. “Kami mengikuti muzakarah ini agar kebijakan dan sosialisasi zakat di Kota Ambon tetap berdasarkan kajian nasional yang komprehensif. Penetapan nisab harus mempertimbangkan aspek syariah dan kondisi ekonomi masyarakat,” ungkap salah satu pimpinan BAZNAS Kota Ambon. Dinamika harga emas sebagai acuan nisab zakat maal maupun zakat pendapatan menjadi salah satu fokus utama pembahasan. Kenaikan atau penurunan harga emas secara langsung berdampak pada batas minimal harta atau pendapatan yang wajib dizakati. Oleh karena itu, diperlukan kesepahaman nasional agar tidak terjadi perbedaan penafsiran di lapangan. Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini juga menunjukkan keseriusan dalam menjaga profesionalisme dan akuntabilitas pengelolaan zakat. Dengan mengikuti arahan dan kajian nasional, diharapkan pelaksanaan zakat pendapatan dan jasa di daerah dapat berjalan lebih terstruktur, transparan, dan sesuai dengan regulasi terbaru. Selain sebagai forum diskusi, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi nasional antar pengelola zakat se-Indonesia. Sinergi antara pusat dan daerah dinilai sangat penting untuk memperkuat peran zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat. Dengan semangat kolaborasi dan pembaruan kebijakan berbasis kajian, BAZNAS Kota Ambon berkomitmen terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menunaikan zakat sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui tata kelola yang baik dan keseragaman standar nisab, zakat diharapkan semakin optimal dalam menghadirkan kesejahteraan dan keberkahan bagi umat.
BERITA21/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Bayar Fidyah Tanpa Ribet, BAZNAS Kota Ambon Hadir Jemput ke Rumah
Bayar Fidyah Tanpa Ribet, BAZNAS Kota Ambon Hadir Jemput ke Rumah
Ambon, 20 Februari 2020 – Komitmen pelayanan terbaik kembali ditunjukkan BAZNAS Kota Ambon dengan menghadirkan layanan jemput fidyah langsung ke rumah warga. Layanan ini menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin menunaikan kewajiban syariat tanpa harus datang ke kantor. Kali ini, layanan jemput fidyah diberikan kepada Dwi Ana Sakinah yang menunaikan fidyah karena kondisi hamil. Pembayaran fidyah tersebut dijemput langsung oleh staf BAZNAS bidang pengumpulan, Jihan Abbas, di kediamannya di kawasan Batu Merah, Kota Ambon, Jumat (20/2/2020). Dwi Ana Sakinah mengaku memilih menyalurkan fidyah melalui BAZNAS karena dinilai lebih mudah dan praktis. “Saya memilih membayar fidyah di BAZNAS Kota Ambon karena lebih mudah dan praktis. Apalagi dalam kondisi hamil, tentu lebih nyaman jika dijemput langsung ke rumah,” ungkapnya. Fidyah sendiri merupakan kewajiban bagi umat Islam yang tidak dapat melaksanakan puasa Ramadhan karena alasan tertentu yang dibenarkan syariat, termasuk ibu hamil yang mengkhawatirkan kondisi dirinya atau janinnya. Fidyah dibayarkan dengan memberi makan fakir miskin sesuai ketentuan yang berlaku. Staf BAZNAS bidang pengumpulan, Jihan Abbas, menjelaskan bahwa layanan jemput zakat, infak, sedekah, dan fidyah merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. “Kami ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat. Jika tidak sempat datang ke kantor, cukup menghubungi kami, dan BAZNAS siap melayani jemput zakat maupun fidyah ke rumah,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa dana yang dihimpun akan dikelola secara transparan, amanah, dan akuntabel, kemudian disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program, seperti bantuan sembako, santunan dhuafa, bantuan modal usaha, hingga program kemanusiaan lainnya di Kota Ambon. Layanan jemput ini menjadi bukti bahwa BAZNAS terus berinovasi dalam meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan muzaki. Dengan sistem pelayanan yang profesional serta pengelolaan dana yang bertanggung jawab, masyarakat tidak perlu ragu menunaikan zakat, infak, sedekah, maupun fidyah melalui BAZNAS. Melalui langkah nyata seperti ini, BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh umat Islam untuk tidak menunda kewajiban. Sebab setiap zakat dan fidyah yang ditunaikan bukan hanya menggugurkan kewajiban, tetapi juga menjadi jalan keberkahan, kepedulian sosial, dan solusi bagi sesama yang membutuhkan.
BERITA21/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Dari Batu Merah untuk Umat: Seruan Menggetarkan Hati Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah di BAZNAS Kota Ambon
Dari Batu Merah untuk Umat: Seruan Menggetarkan Hati Tunaikan Zakat, Infak dan Sedekah di BAZNAS Kota Ambon
Ambon, 20 Februari 2026 – Semangat Gerakan Cinta Zakat menggema kuat di Negeri Batu Merah, negeri dengan jumlah penduduk umat Islam terbanyak di Kota Ambon. BAZNAS Kota Ambon menggelar sosialisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi para Ketua RT dan RW se-Negeri Batu Merah, Jumat (20/2/2026), bertempat di Aula Kantor Negeri Batu Merah. Sebagai salah satu negeri terbesar di Kota Ambon, Batu Merah memiliki sekitar 120 RT dan 20 RW. Para Ketua RT dan RW yang hadir tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Peran mereka dinilai sangat strategis sebagai ujung tombak penyampaian informasi dan edukasi zakat di lingkungan masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kota Ambon Muhammad Zulkifly Fakaubun, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan H. Achmad Salim, Wakil Ketua II Hendra Abu Bakar, Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat, serta staf Jihan Abbas dan Ayu. Turut hadir Sekretaris Negeri Batu Merah sekaligus Ketua UPZ Arlis Lisaholet serta Raja Negeri Batu Merah Ali Hatala. Bukti Nyata Program untuk Umat Sekretaris Negeri Batu Merah sekaligus Ketua UPZ, Arlis Lisaholet, menegaskan bahwa dukungan terhadap BAZNAS merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap persoalan sosial masyarakat. “BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatannya sudah banyak bukti, di antaranya paket sembako, bantuan modal usaha, program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), dan berbagai bantuan sosial lainnya. Ini mesti kita dukung bersama untuk membantu mengatasi persoalan di Kota Ambon, terutama di Negeri Batu Merah,” ujarnya. Ia menambahkan, dengan jumlah 120 RT dan 20 RW, potensi zakat di Batu Merah sangat besar apabila dikelola secara maksimal melalui BAZNAS. Dua UPZ Mandiri Jadi Teladan Di Negeri Batu Merah juga telah berdiri dua UPZ mandiri yang menjadi contoh dan teladan, yakni UPZ Baiturahman Grahara dan UPZ Nurul Iman. Keberadaan keduanya menunjukkan bahwa kesadaran berzakat di tingkat komunitas semakin meningkat dan terorganisir dengan baik. Kehadiran dua UPZ ini diharapkan mampu menginspirasi lingkungan lainnya untuk membentuk unit serupa sehingga Gerakan Cinta Zakat semakin luas dan berdampak nyata. Penghargaan Jadi Pemacu Semangat Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih dalam ajang BAZNAS Kota Ambon Awards 2026. “Kami berterima kasih karena Negeri Batu Merah dianugerahi penghargaan sebagai negeri terbaik pendukung Gerakan Cinta Zakat. Ini menjadi pemacu bagi kami untuk lebih memaksimalkan lagi gerakan cinta zakat di Negeri Batu Merah,” ungkapnya. Transparan, Amanah dan Profesional Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, dalam paparannya menjelaskan dasar hukum dan regulasi pengelolaan zakat serta tata kelola yang transparan, amanah, akuntabel, dan bertanggung jawab. “Pengelolaan zakat di BAZNAS dilakukan secara transparan dan profesional. Kami ingin para muzaki yakin bahwa zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan benar-benar sampai kepada yang berhak,” tegasnya. Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Achmad Salim, memaparkan dalil-dalil kewajiban zakat, keutamaan, ganjaran pahala, serta penjelasan mengenai nisab, haul, dan ketentuan lainnya. “Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga sarana membersihkan harta dan jiwa. Di dalamnya ada keberkahan dan solusi bagi persoalan umat,” jelasnya. Dengan dukungan sekitar 120 RT, 20 RW, serta dua UPZ mandiri yang aktif, Negeri Batu Merah diharapkan semakin kokoh sebagai pusat Gerakan Cinta Zakat di Kota Ambon. Melalui sinergi antara BAZNAS, pemerintah negeri, UPZ, dan masyarakat, zakat, infak, dan sedekah menjadi kekuatan bersama untuk menghadirkan kesejahteraan dan keberkahan bagi umat.
BERITA21/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Hadiri Penguatan Pengumpulan Ramadhan 1447 H, Siap Optimalkan Layanan Zakat di Maluku
BAZNAS Kota Ambon Hadiri Penguatan Pengumpulan Ramadhan 1447 H, Siap Optimalkan Layanan Zakat di Maluku
Ambon, 19 Februari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon mengikuti kegiatan Penguatan Pengumpulan Ramadhan 1447 H BAZNAS se-Provinsi Maluku yang dilaksanakan secara daring pada Kamis (19/2/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat kerja teknis persiapan Ramadhan dan digelar melalui Zoom Meeting pada pukul 13.00 WIB atau 15.00 Waktu Indonesia Timur (WIT) hingga selesai. Forum ini diikuti oleh jajaran BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Maluku sebagai bagian dari konsolidasi dan penguatan strategi penghimpunan zakat menjelang bulan suci Ramadhan. Partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini diwakili oleh staf, Jihan Abbas. Meski dihadiri oleh perwakilan staf, keikutsertaan tersebut secara kelembagaan merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon dalam menyukseskan program nasional dan provinsi. Dalam penyampaiannya, panitia menegaskan pentingnya sinergi antar-BAZNAS di wilayah Maluku. “Menindaklanjuti rapat kerja teknis persiapan Ramadhan, kami mengundang bapak/ibu untuk hadir dalam penguatan pengumpulan Ramadhan 1447 H BAZNAS se-Provinsi Maluku,” demikian disampaikan dalam undangan resmi. Kegiatan ini membahas strategi optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah selama Ramadhan, termasuk penguatan kampanye, kolaborasi dengan mitra, serta peningkatan pelayanan kepada muzaki. Perwakilan BAZNAS Kota Ambon menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh agenda penguatan tersebut. “Momentum Ramadhan adalah waktu terbaik untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat. Kami siap mengoptimalkan penghimpunan serta memastikan penyaluran tepat sasaran,” ujar perwakilan BAZNAS Kota Ambon. Melalui forum ini, diharapkan terbangun koordinasi yang lebih solid antar-BAZNAS se-Maluku sehingga target penghimpunan Ramadhan 1447 H dapat tercapai secara maksimal. Selain itu, penguatan ini juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme, BAZNAS Kota Ambon terus berupaya menghadirkan pelayanan zakat yang amanah dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kota Ambon dan sekitarnya.
BERITA19/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Tata Kelola Digital, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Konsultasi Nasional SIMBA Bersama BAZNAS RI
Perkuat Tata Kelola Digital, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Konsultasi Nasional SIMBA Bersama BAZNAS RI
Ambon, 19 Februari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon mengikuti kegiatan Konsultasi Online SIMBA yang diselenggarakan oleh Tim Layanan Aplikasi Nasional BAZNAS RI pada Kamis (19/2/2026). Kegiatan ini berlangsung secara daring pukul 10.00–12.00 WIB atau 12.00–14.00 Waktu Indonesia Timur (WIT) dan diikuti oleh operator SIMBA dari seluruh Indonesia. Partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam forum nasional ini menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam memperkuat tata kelola zakat berbasis digital serta meningkatkan kapasitas pengelolaan data dan pelaporan secara akuntabel. Dalam undangan resminya, panitia menyampaikan, “Dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada rekan-rekan operator SIMBA, kami akan mengadakan konsultasi online. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi rekan-rekan untuk menyampaikan pertanyaan terkait kendala penggunaan SIMBA, yang akan kami jawab secara langsung.” Sebelum sesi tanya jawab, peserta mendapatkan pemaparan materi bertajuk Kupas Tuntas Profiling SIMBA. Materi ini membahas secara mendalam fitur profiling dalam Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA), yang berperan penting dalam pengelolaan database muzaki dan mustahik, serta penyusunan laporan yang terintegrasi secara nasional. Perwakilan staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, turut mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari tim pengelola SIMBA di daerah. Keikutsertaan ini mewakili komitmen kelembagaan BAZNAS Kota Ambon dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Dalam pernyataannya, perwakilan BAZNAS Kota Ambon menyampaikan, “Kegiatan konsultasi ini sangat penting untuk memastikan pengelolaan data dan pelaporan zakat di daerah berjalan sesuai standar nasional. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas SDM dan optimalisasi penggunaan SIMBA.” Panitia juga berharap seluruh operator dapat memanfaatkan momentum ini secara maksimal. “Semoga rekan-rekan sekalian bisa mengikuti agenda ini dan bisa menggunakan fitur tersebut secara langsung,” demikian disampaikan dalam penutup undangan resmi. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon semakin menegaskan dukungannya terhadap transformasi digital pengelolaan zakat di Indonesia. Dengan sistem yang terintegrasi dan sumber daya manusia yang kompeten, diharapkan pengelolaan zakat di Kota Ambon semakin transparan, profesional, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan umat. Semangat “Zakat Menguatkan Indonesia” menjadi landasan dalam setiap langkah penguatan sistem dan pelayanan, termasuk melalui partisipasi aktif dalam konsultasi nasional SIMBA ini.
BERITA19/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Negeri Batu Merah Sabet BAZNAS Kota Ambon Awards 2026, 2 UPZ Mandiri Jadi Teladan!
Negeri Batu Merah Sabet BAZNAS Kota Ambon Awards 2026, 2 UPZ Mandiri Jadi Teladan!
Ambon, 18 Februari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional Kota Ambon berhasil mencatat sejarah di Kota Ambon. Dalam BAZNAS Kota Ambon Awards 2026 yang digelar di halaman Balaikota Ambon, Rabu (18/2/2026), Negeri Batu Merah dan dua UPZ mandiri menjadi sorotan utama berkat dedikasi luar biasa mereka dalam pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). UPZ Masjid Baiturrahman Grahara (Ketua: Dalfa Tabaubun) dan UPZ Nurul Iman (Ketua: Ibu Rina) sama-sama dinobatkan sebagai UPZ Mandiri Terbaik 2026, sementara Negeri Batu Merah meraih penghargaan sebagai Desa/Kelurahan/Negeri Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat, yang langsung diterima oleh Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengungkapkan, “Ini adalah pengakuan nyata atas kerja keras dan profesionalisme UPZ serta masyarakat Negeri Batu Merah. Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi seluruh OPD, instansi, dan UPZ mandiri di Kota Ambon untuk terus meningkatkan layanan pengumpulan ZIS dan menyalurkan hak masyarakat yang membutuhkan.” Ia menambahkan, “Tahun ini, OPD Pemkot Ambon telah menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dimana semua pelaporan dan pendayagunaan dana ZIS telah tersusun rapi dan terintegrasi dengan SIMBA Sistem Manajemen BAZNAS serta kantor digital BAZNAS RI. Semoga prestasi ini menginspirasi semua pihak untuk semakin mendukung Gerakan Cinta Zakat.” Selain Ketua BAZNAS, hadir seluruh pimpinan BAZNAS Kota Ambon, Wakil Ketua I H. Achmad Salim, Wakil Ketua II Hendra Abubakar, Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat, Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat, serta staf Jihan Abbas dan Ayu. Turut menyaksikan dan menerima penghargaan Kepala Kantor Kementerian Agama H.R.A. Fachrurrazy Hassanusi, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah H. Amir Machmud Latar, Camat Teluk Ambon Idrus Buamona, dan Wali Kota Ambon. Daftar Penerima Penghargaan BAZNAS Kota Ambon Awards 2026: UPZ Mandiri Terbaik: UPZ Masjid Baiturrahman Grahara (Ketua: Dalfa Tabaubun) UPZ Nurul Iman (Ketua: Ibu Rina) Desa/Kelurahan/Negeri Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat: Negeri Batu Merah (Raja: Ali Hatala) Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, disaksikan seluruh pimpinan BAZNAS, Sekretaris Kota Ambon, Wali Kota Ambon, serta penerima penghargaan, diakhiri doa dan foto bersama.
BERITA18/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Awards 2026: Apresiasi Penggerak ZIS
BAZNAS Kota Ambon Awards 2026: Apresiasi Penggerak ZIS
Ambon, 18 Februari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional Kota Ambon kembali menggelar BAZNAS Kota Ambon Awards Tahun 2026 di halaman Balaikota Ambon, Rabu (18/2/2026), bertepatan dengan apel bersama OPD, ASN, dan pegawai lingkup Pemerintah Kota Ambon. Acara ini menjadi ajang penghargaan bagi OPD, instansi, dan UPZ mandiri yang menunjukkan kinerja terbaik dan konsisten dalam pengumpulan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), sekaligus mendukung Gerakan Cinta Zakat Tahun 2026. Seluruh pimpinan BAZNAS Kota Ambon hadir, termasuk Ketua Muhammad Zulkifly Fakaubun, Wakil Ketua I H. Achmad Salim, Wakil Ketua II Hendra Abubakar, Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat, Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat, serta staf Jihan Abbas dan Ayu. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon atas dukungan nyata, termasuk dana hibah dan Perwali No. 23 Tahun 2022, yang memperkuat kapasitas pengelolaan zakat di kota ini. “Penghargaan ini diberikan berdasarkan kinerja, integritas, serta konsistensi dalam pengumpulan dana ZIS serta semua penyaluran dan pendayagunaan dana tersusun rapi, terintegrasi dengan SIMBA Sistem Manajemen BAZNAS, kantor digital, dan BAZNAS RI,” ujar Zulkifly. Ia menambahkan, “Penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi OPD, instansi, dan UPZ mandiri untuk terus meningkatkan profesionalisme, akuntabilitas, dan kualitas layanan pengumpulan zakat. Semoga Ramadhan 1447 H membawa berkah bagi seluruh masyarakat.” Sementara itu, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengapresiasi pelaksanaan BAZNAS Awards yang telah dua kali digelar sebagai dorongan nyata bagi OPD, instansi, dan UPZ mandiri. “Kegiatan ini menjadi motivasi bagi seluruh OPD, instansi, dan UPZ mandiri untuk terus meningkatkan pengumpulan dana ZIS. Apa yang kita peroleh dari hasil kerja kita, di dalamnya ada hak orang lain yang harus kita tunaikan. Mari konsisten menyalurkan ZIS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Wattimena. Acara ini juga dihadiri pimpinan OPD, tamu undangan, dan penerima penghargaan, termasuk Raja Batu Merah Ali Hatala, Kepala Kantor Kementerian Agama H.R.A. Fachrurrazy Hassanusi, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah H. Amir Machmud Latar, Ketua UPZ Baiturrahman Dalfa Tabaubun, Ketua UPZ Nurul Iman Rina, serta Camat Teluk Ambon Idrus Buamona. Daftar Penerima Penghargaan BAZNAS Kota Ambon Awards 2026: Kategori OPD/Instansi Pengumpul ZIS Terbaik: Dinas Kesehatan Kota Ambon Sekretariat Pemerintah Kota Ambon Kantor Kementerian Agama Kota Ambon Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Ambon Kategori OPD/Instansi Pengumpul ZIS Terfavorit: Dinas Pendidikan Kota Ambon Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Ambon Satuan Polisi Pamong Praja Kota Ambon Dinas Perhubungan Kota Ambon Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Ambon Dinas Perikanan Kota Ambon Kategori UPZ Mandiri Terbaik: UPZ Masjid Baiturrahman Grahara UPZ Nurul Iman Kategori Desa/Kelurahan/Nagari Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat: Negeri Batu Merah Kategori Kecamatan Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat: Kecamatan Teluk Ambon Kategori Instansi Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat: Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon dan disaksikan Wali Kota Ambon bersama Sekretaris Kota Ambon, diakhiri dengan doa dan foto bersama seluruh penerima. Melalui BAZNAS Kota Ambon Awards 2026 yang digelar di halaman Balaikota Ambon ini, diharapkan seluruh OPD, instansi, dan UPZ mandiri semakin termotivasi dan solid dalam pengumpulan dana ZIS, demi memperkuat kesejahteraan masyarakat Kota Ambon.
BERITA18/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Rilis Jadwal Imsakiyah 1447 H, Zakat Menguatkan Indonesia
BAZNAS Kota Ambon Rilis Jadwal Imsakiyah 1447 H, Zakat Menguatkan Indonesia
Ambon – Badan Amil Zakat Nasional Kota Ambon merilis Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi untuk wilayah Kota Ambon dan sekitarnya sebagai panduan bagi umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa. Peluncuran jadwal imsakiyah ini mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi zakat di bulan suci. Jadwal imsakiyah tersebut memuat informasi lengkap waktu imsak, salat lima waktu, serta waktu berbuka puasa yang disesuaikan dengan zona waktu WIT. Distribusi dilakukan secara digital melalui media sosial dan platform resmi BAZNAS Kota Ambon guna memudahkan akses masyarakat. Staf IT dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di era digital saat ini. “Melalui digitalisasi jadwal imsakiyah ini, kami ingin memastikan informasi dapat diakses dengan cepat, akurat, dan mudah oleh masyarakat Kota Ambon. Ini juga menjadi bagian dari komitmen kami bahwa zakat menguatkan Indonesia, dimulai dari pelayanan yang profesional dan transparan,” ujar Jihan Abbas. Ia menjelaskan bahwa Ramadhan merupakan momentum strategis, tidak hanya untuk meningkatkan kualitas ibadah personal, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Oleh karena itu, penyediaan jadwal imsakiyah tidak sekadar informasi waktu ibadah, tetapi juga media edukasi untuk mengajak masyarakat menunaikan zakat secara tepat dan terpercaya. “Tema ‘Zakat Menguatkan Indonesia’ kami hadirkan dalam publikasi imsakiyah sebagai pengingat bahwa setiap ibadah di bulan Ramadhan memiliki dimensi sosial. Zakat yang ditunaikan masyarakat akan kembali dalam bentuk program pemberdayaan, bantuan kemanusiaan, dan peningkatan kesejahteraan mustahik,” tambahnya. BAZNAS Kota Ambon menilai bahwa transformasi digital dalam pelayanan zakat merupakan kebutuhan yang tidak terelakkan. Melalui sistem informasi yang terintegrasi, pengelolaan zakat dapat dilakukan secara lebih akuntabel dan efisien, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik. Dengan dirilisnya Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M ini, BAZNAS Kota Ambon berharap umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan tertib dan khusyuk, serta semakin sadar akan pentingnya peran zakat dalam membangun ketahanan sosial dan ekonomi umat. Ramadhan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga bulan berbagi. Melalui penguatan layanan, edukasi, dan digitalisasi, BAZNAS Kota Ambon berkomitmen menjadikan zakat sebagai pilar penguatan kesejahteraan masyarakat di Kota Ambon dan sekitarnya.
BERITA18/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon: Ramadhan Momentum Sucikan Hati dan Kuatkan Zakat
BAZNAS Kota Ambon: Ramadhan Momentum Sucikan Hati dan Kuatkan Zakat
Ambon – Badan Amil Zakat Nasional Kota Ambon menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim, seraya mengajak masyarakat menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum menyucikan hati, memperbanyak ibadah, dan menebar kebaikan kepada sesama. Dalam pernyataan resminya, BAZNAS Kota Ambon menegaskan bahwa Ramadhan bukan sekadar peningkatan spiritualitas personal, tetapi juga momentum penguatan tanggung jawab sosial melalui optimalisasi zakat, infak, dan sedekah. “Kami keluarga besar BAZNAS Kota Ambon mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Bulan penuh berkah telah tiba, saatnya kita menyucikan hati, memperbanyak ibadah, dan menebar kebaikan untuk sesama,” demikian pernyataan resmi BAZNAS Kota Ambon. Lebih lanjut disampaikan, Ramadhan memiliki makna strategis bagi para amil zakat. Bulan ini menjadi puncak pelayanan sekaligus ujian profesionalisme dalam pengelolaan dana umat. Kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui sistem yang transparan, pelayanan yang tepat, serta pengelolaan yang akuntabel. “Ramadhan bukan hanya tentang peningkatan spiritual, tetapi juga menjadi momen penting bagi seorang amil untuk memaksimalkan kompetensinya. Profesionalisme, ketepatan pelayanan, dan akuntabilitas pengelolaan zakat adalah kunci dalam membantu masyarakat menunaikan kewajiban berzakat dengan aman dan terpercaya,” lanjut pernyataan tersebut. BAZNAS Kota Ambon menilai bahwa zakat memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Melalui pengelolaan yang tepat, zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan mustahik, membuka akses ekonomi, serta menghadirkan solusi nyata bagi persoalan kemiskinan. Semangat “Zakat Menguatkan Indonesia” juga digaungkan sebagai komitmen moral dan kelembagaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan tata kelola. Dengan sistem yang profesional dan berbasis akuntabilitas, BAZNAS Kota Ambon bertekad menjaga amanah umat sekaligus memperluas dampak kebermanfaatan. Di akhir pernyataannya, BAZNAS Kota Ambon berharap Ramadhan tahun ini membawa keberkahan dan ketenangan bagi seluruh masyarakat. “Semoga Ramadhan ini membawa keberkahan, ketenangan, dan semangat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas diri dalam melayani dan membantu sesama,” tutupnya. Momentum suci ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT, tetapi juga mempererat solidaritas sosial demi terwujudnya masyarakat yang lebih adil, peduli, dan sejahtera.
BERITA18/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Tarhib Ramadan Nasional, Zakat Menguatkan Indonesia
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Tarhib Ramadan Nasional, Zakat Menguatkan Indonesia
Ambon, 17 Februari 2026 – BAZNAS Kota Ambon mengikuti siaran langsung Tarhib Ramadan BAZNAS: Zakat Menguatkan Indonesia yang digelar secara nasional pada Selasa (17/2/2026). Kegiatan ini disiarkan pukul 16.00 WIB atau 18.00 WIT melalui kanal YouTube BAZNAS TV. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh stafnya, Jihan Abbas, yang mengikuti rangkaian acara secara daring hingga selesai. Momentum Tarhib Ramadan ini menjadi bagian dari ikhtiar menyambut bulan suci dengan memperkuat spiritualitas sekaligus komitmen sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Jihan Abbas menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni penyambutan Ramadan, tetapi juga penguatan nilai dan gerakan zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. “Tarhib Ramadan ini mengingatkan kita bahwa zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga kekuatan sosial untuk membantu sesama. Melalui momentum ini, kami di BAZNAS Kota Ambon semakin termotivasi untuk mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat di bulan suci,” ujar Jihan pada pukul 19.15 WIT usai mengikuti siaran langsung. Ia menambahkan bahwa Ramadan merupakan puncak musim kebaikan bagi umat Islam. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan kelembagaan, strategi komunikasi, serta penguatan literasi zakat agar partisipasi masyarakat semakin meningkat. “Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperbanyak zikir, doa, dan sedekah. Kami berharap semangat ‘Zakat Menguatkan Indonesia’ benar-benar terimplementasi hingga ke daerah, termasuk di Kota Ambon,” tambahnya. Kegiatan Tarhib Ramadan yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional ini menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial. Zakat, infak, dan sedekah diposisikan sebagai instrumen strategis dalam mendukung pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan mustahik, serta penguatan ekonomi umat. Melalui partisipasi dalam siaran nasional ini, BAZNAS Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk menyukseskan program-program Ramadan 1447 H dengan pendekatan yang profesional, transparan, dan berdampak luas. Sinergi antara pusat dan daerah diharapkan mampu mendorong optimalisasi potensi zakat yang semakin besar setiap tahunnya. Dengan semangat kebersamaan dan penguatan ibadah sosial, BAZNAS Kota Ambon siap menyambut Ramadan 1447 H sebagai momentum memperluas manfaat zakat bagi masyarakat dan turut berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih kuat dan sejahtera.
BERITA18/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Strategi Fundraising di Forum Nasional Ramadhan 1447 H
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Strategi Fundraising di Forum Nasional Ramadhan 1447 H
Ambon, 17 Februari 2026 – BAZNAS Kota Ambon mengikuti Seminar Nasional Gerakan Nasional Memenangkan Fundraising Ramadhan 1447 H yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (17/2/2026). Kegiatan berlangsung pukul 08.30–12.00 WIB atau 10.30–14.00 WIT dan diikuti pimpinan serta perwakilan Badan Amil Zakat Nasional dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Indonesia. BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh staf, Jihan Abbas, yang mengikuti forum nasional tersebut secara penuh hingga selesai pada pukul 14.00 WIT. Seminar ini menjadi momentum strategis dalam menyambut Ramadhan 1447 Hijriah, khususnya dalam memperkuat strategi penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara nasional. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional, di antaranya Ketua Ramadhan BAZNAS 1447 H dari Badan Amil Zakat Nasional, H. Rulli Kurniawan; Direktur Utama LAZISMU, Ibnu Tsani; Direktur Eksekutif LAZ Nurul Hayat, Kholaf Hibatulloh; Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU PBNU, Riri Kharirroh; CEO Rumah Zakat Indonesia, H. Irvan Nugraha; serta Direktur Mobilisasi Sumber Daya Dompet Dhuafa, Etika Setiawati. Dalam forum tersebut, para narasumber menekankan pentingnya penguatan strategi digital fundraising, kolaborasi lintas lembaga, serta harmonisasi gerakan nasional ZIS agar potensi zakat di bulan Ramadhan dapat dioptimalkan secara maksimal dan tepat sasaran. Jihan Abbas menyampaikan bahwa forum ini memberikan wawasan strategis yang sangat relevan untuk diimplementasikan di daerah, khususnya di Kota Ambon. “Melalui forum nasional ini, kami mendapatkan banyak pembelajaran mengenai strategi fundraising Ramadhan yang efektif, termasuk penguatan kampanye digital dan kolaborasi lintas lembaga. Ini menjadi bekal penting bagi BAZNAS Kota Ambon untuk meningkatkan penghimpunan ZIS pada Ramadhan 1447 H,” ujar Jihan pada pukul 13.55 WIT. Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara BAZNAS dan LAZ di seluruh Indonesia menjadi kunci keberhasilan gerakan nasional ini. “Kami optimistis, dengan sinergi dan harmonisasi gerakan nasional, target pengumpulan zakat di Kota Ambon dapat meningkat signifikan dan memberikan dampak nyata bagi mustahik,” tambahnya. Seminar nasional ini bertujuan untuk memperkuat strategi fundraising Ramadhan 1447 H, membangun sinergi dan harmonisasi gerakan nasional ZIS, serta berbagi praktik terbaik (best practice) dalam pengumpulan dana Ramadhan. Forum ini juga menjadi ruang konsolidasi nasional agar pengelolaan zakat semakin profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat. Partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini menegaskan komitmen lembaga untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan dan optimalisasi layanan kepada masyarakat, sejalan dengan semangat bahwa zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, BAZNAS Kota Ambon siap menyukseskan Gerakan Nasional Memenangkan Fundraising Ramadhan 1447 H demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi umat di Kota Ambon.
BERITA18/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Antar Undangan Awards 2026, Kecamatan Teluk Ambon Raih Predikat Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat
BAZNAS Kota Ambon Antar Undangan Awards 2026, Kecamatan Teluk Ambon Raih Predikat Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat
Ambon – BAZNAS Kota Ambon terus mengintensifkan persiapan pelaksanaan BAZNAS Kota Ambon Awards Tahun 2026 dengan mengantarkan langsung undangan kepada para penerima penghargaan. Pada Jumat (13/2/2026), Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, didampingi staf BAZNAS Jihan Abbas, mengunjungi Kantor Camat Teluk Ambon di Wayame. Kedatangan rombongan BAZNAS diterima langsung oleh Camat Teluk Ambon, Idrus Buamona. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS secara resmi menyerahkan undangan sekaligus menyampaikan bahwa Kecamatan Teluk Ambon ditetapkan sebagai penerima penghargaan pada kategori Kecamatan Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat Tahun 2026. Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian atas komitmen dan kontribusi aktif pihak kecamatan dalam mendorong partisipasi zakat, infak, dan sedekah di wilayahnya, termasuk sinergi bersama desa dan kelurahan dalam mendukung program BAZNAS. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi yang kuat antara kecamatan dan BAZNAS dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya zakat. “Kami hadir langsung untuk menyampaikan undangan ini sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi. Kecamatan Teluk Ambon menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung Gerakan Cinta Zakat dan menjadi contoh bagi kecamatan lainnya,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menambahkan bahwa dukungan pemerintah kecamatan sangat penting dalam memastikan program zakat berjalan efektif hingga ke tingkat masyarakat. “Gerakan Cinta Zakat bukan hanya seremonial, tetapi gerakan berkelanjutan. Peran camat dan jajaran sangat strategis dalam menggerakkan ASN dan masyarakat untuk berzakat melalui BAZNAS,” tambahnya. BAZNAS Kota Ambon Awards Tahun 2026 akan dilaksanakan pada Rabu, 18 Februari 2026, bertepatan dengan Apel Bersama OPD, ASN, dan pegawai lingkup Pemerintah Kota Ambon di halaman Balai Kota Ambon. Kegiatan tersebut akan disaksikan langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, sebagai bentuk dukungan pemerintah kota terhadap penguatan tata kelola zakat dan keberlanjutan Gerakan Cinta Zakat di Kota Ambon. Melalui penghargaan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap semakin banyak kecamatan yang terinspirasi untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan penghimpunan zakat, serta memastikan distribusinya tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat Kota Ambon.
BERITA16/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Antar Undangan Awards 2026, Kemen Haji dan Umrah Ambon Raih Instansi Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat
BAZNAS Kota Ambon Antar Undangan Awards 2026, Kemen Haji dan Umrah Ambon Raih Instansi Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat
Ambon – BAZNAS Kota Ambon terus memantapkan rangkaian persiapan BAZNAS Kota Ambon Awards Tahun 2026 dengan mengantarkan langsung undangan kepada para penerima penghargaan. Pada Jumat (13/2/2026), Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, bersama staf BAZNAS Jihan Abbas, mengunjungi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon, H. Amir Machmud Latar. Dalam kesempatan itu, BAZNAS secara resmi menyerahkan undangan sekaligus menyampaikan bahwa instansi tersebut ditetapkan sebagai penerima penghargaan pada kategori OPD/Instansi Terbaik Pendukung Gerakan Cinta Zakat Tahun 2026. Ketua BAZNAS Kota Ambon menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian atas komitmen, dukungan, serta kontribusi aktif instansi dalam mendorong partisipasi zakat, infak, dan sedekah di lingkungan kerja. “Kami hadir secara langsung sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi. Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon dinilai konsisten mendukung Gerakan Cinta Zakat dan menjadi contoh bagi OPD/Instansi lainnya,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menambahkan bahwa peran OPD/Instansi sangat strategis dalam membangun budaya sadar zakat di kalangan ASN dan pegawai, sehingga pengumpulan zakat dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. “Gerakan Cinta Zakat bukan hanya program BAZNAS, tetapi gerakan bersama. Dukungan dari OPD/Instansi seperti ini sangat membantu dalam memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya. BAZNAS Kota Ambon Awards Tahun 2026 akan dilaksanakan pada Rabu, 18 Februari 2026, bertepatan dengan Apel Bersama OPD, ASN, dan pegawai lingkup Pemerintah Kota Ambon di halaman Balai Kota Ambon. Kegiatan tersebut akan disaksikan langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah terhadap penguatan tata kelola zakat dan keberlanjutan Gerakan Cinta Zakat di Kota Ambon. Melalui momentum penghargaan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap sinergi antara lembaga pengelola zakat dan seluruh OPD semakin kuat, sehingga zakat tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Ambon.
BERITA16/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Antar Undangan Awards 2026 ke Kemenag, Apresiasi Instansi Pengumpul ZIS Terbaik
BAZNAS Kota Ambon Antar Undangan Awards 2026 ke Kemenag, Apresiasi Instansi Pengumpul ZIS Terbaik
Ambon – BAZNAS Kota Ambon terus memaksimalkan persiapan pelaksanaan BAZNAS Kota Ambon Awards Tahun 2026. Pada Jumat (13/2/2026), Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, didampingi staf BAZNAS Jihan Abbas, secara langsung mengantarkan undangan penganugerahan ke Kantor Kementerian Agama Kota Ambon. Kedatangan rombongan BAZNAS diterima oleh Nur Patima selaku Kepala Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kemenag Kota Ambon. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS secara resmi menyampaikan bahwa Kementerian Agama Kota Ambon ditetapkan sebagai penerima penghargaan pada kategori OPD/Instansi Pengumpul Zakat, Infak, dan Sedekah Terbaik. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi Kemenag dalam mendukung penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan instansi. “Kami hadir langsung untuk menyampaikan undangan ini sebagai bentuk penghormatan. Kementerian Agama Kota Ambon dinilai aktif dan konsisten dalam pengumpulan zakat, infak, dan sedekah sehingga layak menerima penghargaan ini,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menjelaskan bahwa peran OPD dan instansi pemerintah sangat strategis dalam mendorong partisipasi ASN dan pegawai dalam menunaikan kewajiban zakat melalui BAZNAS secara resmi dan terkoordinasi. “Sinergi antara BAZNAS dan OPD adalah kunci penguatan Gerakan Cinta Zakat. Kami berharap kolaborasi ini terus ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat Kota Ambon,” tambahnya. BAZNAS Kota Ambon Awards Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 18 Februari 2026, bertepatan dengan Apel Bersama OPD, ASN, dan pegawai lingkup Pemerintah Kota Ambon di halaman Balai Kota Ambon. Kegiatan tersebut akan disaksikan langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, sebagai bentuk dukungan pemerintah kota terhadap penguatan tata kelola zakat serta optimalisasi pengumpulan ZIS di lingkungan pemerintahan. Melalui ajang penghargaan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap semakin banyak OPD dan instansi yang termotivasi untuk meningkatkan capaian penghimpunan zakat secara transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA16/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Lihat Daftar Rekening →