WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Ambon dan MT Alfisyahrin Bersinergi Layani Mustahik Lewat Pengobatan Gratis dan Bantuan Paket Sembako

AMBON — Upaya menghadirkan kepedulian dan pelayanan langsung kepada masyarakat terus dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon. Bersama Majelis Taklim (MT) Alfisyahrin Negeri Batu Merah, BAZNAS Kota Ambon menggelar kegiatan sosial berupa pengobatan gratis dan pemberian santunan paket sembako kepada mustahik, Kamis, 3 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara BAZNAS Kota Ambon dan unsur masyarakat dalam memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan. Pengobatan gratis diberikan sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan, sementara santunan paket sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok para mustahik.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, bersama jajaran pimpinan, yakni Wakil Ketua I H. Achmad Salim, Wakil Ketua II Hendra Abubakar, dan Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat. Turut mendukung kegiatan tersebut sejumlah staf BAZNAS Kota Ambon, yaitu Jihan Abbas, Ayu, dan Ahmad Wijaya.

Kehadiran jajaran pimpinan dan staf BAZNAS menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat penerima manfaat.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa kegiatan pengobatan gratis dan penyaluran bantuan sembako merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya para mustahik.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan pangan, tetapi juga kesehatan. Karena itu, program sosial yang menggabungkan pelayanan kesehatan dan bantuan kebutuhan pokok dinilai memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat penerima.

“BAZNAS Kota Ambon ingin terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya melalui bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga dengan memberikan perhatian terhadap kesehatan. Karena kesehatan dan kebutuhan pangan merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat,” ujar Fakaubun.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dapat memperluas manfaat program BAZNAS. Menurutnya, MT Alfisyahrin memiliki peran penting dalam menjembatani komunikasi dan kepedulian terhadap masyarakat di lingkungan Negeri Batu Merah.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada MT Alfisyahrin Negeri Batu Merah yang telah berkolaborasi bersama BAZNAS Kota Ambon. Ketika lembaga zakat dan masyarakat bergerak bersama, insyaallah manfaat yang diberikan akan semakin luas dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Pengobatan gratis yang dilaksanakan dalam kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka tanpa harus memikirkan biaya pelayanan. Bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi, fasilitas seperti ini dinilai sangat berarti karena dapat membantu mereka memperoleh pemeriksaan dan penanganan kesehatan lebih awal.

Sementara itu, bantuan berupa paket sembako diberikan kepada mustahik sebagai bentuk santunan sekaligus dukungan terhadap kebutuhan rumah tangga. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan pengeluaran keluarga penerima, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Fakaubun menegaskan bahwa setiap dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS merupakan amanah dari masyarakat. Oleh sebab itu, pengelolaan dan pendistribusiannya dilakukan dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.

“Dana yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS adalah amanah. Tugas kami adalah mengelolanya dengan sebaik-baiknya dan menyalurkannya kepada mereka yang berhak menerima, sehingga manfaat zakat, infak, dan sedekah benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial semacam ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah dalam membantu sesama. Menurutnya, semangat berbagi tidak hanya membangun kepedulian sosial, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Semangat untuk saling membantu harus terus tumbuh. Zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan baik bisa menjadi kekuatan untuk membantu masyarakat dalam berbagai kondisi,” kata Fakaubun.

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kota Ambon terus berupaya memastikan program yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pendekatan ini penting agar bantuan yang diberikan tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan penerima manfaat.

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Raja Negeri Batu Merah tersebut juga memperlihatkan dukungan dari pemerintah negeri terhadap berbagai bentuk pelayanan sosial yang diberikan kepada masyarakat. Kehadiran Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, sebagai tuan rumah turut memperkuat suasana kebersamaan antara BAZNAS, MT Alfisyahrin, dan masyarakat setempat.

Bagi BAZNAS Kota Ambon, keterlibatan masyarakat dalam setiap program sosial merupakan modal penting untuk menciptakan gerakan kepedulian yang lebih kuat. Kolaborasi dengan majelis taklim, komunitas, pemerintah negeri, serta berbagai unsur masyarakat lainnya dinilai mampu memperluas jangkauan penerima manfaat.

Fakaubun berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat langsung sekaligus menjadi penyemangat bagi para mustahik agar tetap optimistis dalam menjalani kehidupan.

“Kami berharap para mustahik yang menerima layanan dan bantuan hari ini dapat merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Ada kepedulian dari BAZNAS, MT Alfisyahrin, dan masyarakat yang ingin bersama-sama membantu dan meringankan beban mereka,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk terus menunaikan zakat dan memperbanyak infak serta sedekah melalui lembaga yang amanah. Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat, BAZNAS akan memiliki ruang yang lebih besar untuk menjalankan berbagai program sosial, kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.

“Mari kita terus menjaga semangat berbagi. Semakin besar kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, semakin besar pula manfaat yang bisa kita berikan kepada para mustahik,” ajaknya.

Kegiatan pengobatan gratis dan santunan paket sembako tersebut menjadi salah satu gambaran nyata bagaimana zakat dapat dihadirkan dalam bentuk pelayanan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Tidak hanya membantu dari sisi ekonomi, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh perhatian dalam aspek kesehatan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mengoptimalkan amanah dana umat melalui program-program yang memberikan manfaat nyata.

Sinergi bersama MT Alfisyahrin Negeri Batu Merah diharapkan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan dalam kegiatan-kegiatan sosial berikutnya. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian bersama, keberadaan BAZNAS diharapkan semakin dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan.

Pada akhirnya, kegiatan tersebut bukan hanya sekadar pengobatan gratis dan penyaluran sembako, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan. BAZNAS Kota Ambon dan MT Alfisyahrin Negeri Batu Merah menunjukkan bahwa kebersamaan dapat menjadi kekuatan dalam membantu masyarakat sekaligus mewujudkan nilai-nilai zakat sebagai instrumen kemaslahatan umat.

05/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Doa Bersama HUT ke-451 Kota Ambon, BAZNAS Salurkan 50 Paket Sembako untuk Mustahik

AMBON — Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon Tahun 2026 diisi dengan kegiatan keagamaan dan kepedulian sosial. Pemerintah Kota Ambon menggelar Doa Bersama untuk Ambon di Gedung Islamic Center, Jumat (4/9/2026), sebagai momentum untuk memanjatkan doa sekaligus memperkuat semangat kebersamaan bagi kemajuan Kota Ambon.

Kegiatan yang diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) beragama Islam tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta. Doa bersama menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-451 Kota Ambon yang mengusung tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.”

Pelaksanaan doa bersama menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual pemerintah dan masyarakat untuk memohon keberkahan, perlindungan serta kedamaian bagi Kota Ambon. Momentum tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Ambon menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama memiliki arti penting karena menjadi sarana untuk menyatukan niat dan harapan bagi masa depan Kota Ambon. Menurutnya, semangat persaudaraan dan kebersamaan harus terus dipelihara oleh seluruh elemen masyarakat.

Doa bersama yang dilaksanakan dalam rangkaian peringatan HUT Kota Ambon tersebut juga menjadi bagian dari ikhtiar seluruh masyarakat agar berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi daerah dapat dihadapi dengan semangat persatuan serta senantiasa disertai doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju” yang diangkat dalam peringatan HUT tahun ini juga menjadi pesan penting bagi seluruh masyarakat. Ambon Bersih tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga menyangkut upaya membangun tata kelola pemerintahan yang baik serta menjaga kebersihan hati dan pikiran dari berbagai hal yang dapat merusak persatuan.

Sementara itu, semangat Maluku Sehat menggambarkan cita-cita untuk mewujudkan masyarakat yang sehat secara menyeluruh, baik dari segi fisik, mental maupun sosial. Sebagai ibu kota Provinsi Maluku, Kota Ambon memiliki posisi strategis dalam mendorong terciptanya masyarakat yang sehat, produktif dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Adapun pesan Indonesia Maju mengandung harapan agar seluruh pembangunan yang dilaksanakan di Kota Ambon dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan Provinsi Maluku sekaligus mendukung pembangunan nasional.

Dalam doa bersama tersebut, berbagai harapan turut dipanjatkan untuk Kota Ambon. Di antaranya agar keamanan dan kedamaian daerah tetap terjaga, hubungan harmonis antarumat beragama semakin kuat, serta seluruh pemimpin diberikan kebijaksanaan, kekuatan dan integritas dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Doa juga dipanjatkan agar masyarakat Kota Ambon senantiasa diberikan kesehatan, kesejahteraan, keselamatan serta perlindungan dari berbagai musibah, bencana dan ancaman yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat.

BAZNAS Kota Ambon Hadir dengan Bantuan Sosial

Selain menjadi momentum doa bersama, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan aksi kepedulian sosial melalui penyaluran 50 paket sembako dari BAZNAS Kota Ambon kepada para mustahik.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Ambon untuk mengoptimalkan dana zakat, infak dan sedekah agar dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Paket sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para penerima manfaat sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga.

Penyaluran bantuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, bersama Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat dan Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat. Turut hadir pula staf BAZNAS Kota Ambon, yakni Jihan Abbas, Ayu, Wandi, Intan, dan Ahmad Wijaya.

Kehadiran jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap rangkaian peringatan HUT Kota Ambon sekaligus wujud komitmen lembaga untuk terus menghadirkan program yang memberi manfaat kepada masyarakat.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa peringatan HUT Kota Ambon merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat rasa syukur sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian.

“HUT Kota Ambon bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan kota ini, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kita untuk memperkuat doa, kebersamaan dan kepedulian kepada sesama,” ujar Fakaubun.

Menurutnya, doa dan ikhtiar sosial merupakan dua hal yang harus berjalan beriringan. Harapan dan doa yang dipanjatkan bagi Kota Ambon perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Kita berdoa agar Kota Ambon selalu diberikan kedamaian, keamanan dan keberkahan. Namun doa tersebut juga harus disertai ikhtiar. Salah satu ikhtiar yang dapat kita lakukan adalah menghadirkan kepedulian melalui penyaluran zakat, infak dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan,”ungkapnya.

Fakaubun menambahkan, penyaluran 50 paket sembako kepada mustahik merupakan bentuk tanggung jawab BAZNAS dalam mengelola dan mendistribusikan dana umat secara tepat sasaran.

Ia menjelaskan bahwa dana yang dikelola BAZNAS berasal dari kepercayaan masyarakat yang menunaikan zakat maupun memberikan infak dan sedekah. Amanah tersebut kemudian diwujudkan dalam berbagai program sosial untuk membantu masyarakat yang berada dalam kondisi membutuhkan.

“Setiap dana yang masuk ke BAZNAS adalah amanah dari masyarakat. Karena itu, kami harus memastikan bahwa amanah tersebut dikelola dengan baik dan disalurkan kepada mereka yang berhak. Bantuan 50 paket sembako ini adalah salah satu bentuk nyata dari amanah tersebut,”jelasnya.

Lebih jauh, Fakaubun menilai bahwa semangat yang terkandung dalam tema HUT ke-451 Kota Ambon sangat relevan dengan misi BAZNAS dalam membantu masyarakat.

Menurutnya, konsep Ambon Bersih dapat dimaknai sebagai upaya bersama untuk membangun lingkungan dan kehidupan sosial yang lebih baik. Sementara Maluku Sehat dapat diwujudkan melalui berbagai langkah yang mendukung kesejahteraan masyarakat, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar dan kepedulian terhadap kelompok rentan.

“Tema HUT Kota Ambon tahun ini mengandung pesan yang sangat kuat. Bersih bukan hanya lingkungan, tetapi juga bagaimana kita menjaga amanah, kejujuran dan persaudaraan. Sehat juga bukan hanya tubuh, tetapi bagaimana masyarakat dapat hidup dengan sejahtera dan saling peduli,”tutur Fakaubun.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam kegiatan doa bersama tersebut dapat terus dipertahankan dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di Kota Ambon.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan setiap program pembangunan maupun pelayanan sosial dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, begitu juga BAZNAS. Kita membutuhkan sinergi dengan semua pihak. Ketika pemerintah, lembaga sosial dan masyarakat bergerak bersama, maka manfaatnya akan lebih besar dan dirasakan oleh lebih banyak orang,” katanya.

Zakat sebagai Wujud Kepedulian

Fakaubun juga menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan zakat, tetapi juga bagaimana dana umat tersebut mampu memberikan dampak sosial bagi masyarakat.

Menurutnya, penyaluran sembako kepada mustahik dalam momentum HUT Kota Ambon menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap masyarakat yang masih membutuhkan dukungan.

“Kami ingin memastikan bahwa di tengah berbagai kemajuan yang sedang dibangun, masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan perhatian. Zakat, infak dan sedekah harus hadir sebagai salah satu instrumen yang membantu meringankan beban mereka,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan kepercayaan terhadap gerakan zakat. Menurutnya, semakin besar partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak dan sedekah, maka semakin banyak pula masyarakat yang dapat dibantu melalui berbagai program BAZNAS.

“Mari kita jadikan momentum HUT Kota Ambon ini sebagai kesempatan untuk memperkuat kepedulian. Zakat, infak dan sedekah yang kita keluarkan tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga dapat menjadi jalan untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan,” ajaknya.

Penyerahan 50 paket sembako tersebut menjadi salah satu rangkaian penting yang melengkapi pelaksanaan Doa Bersama untuk Ambon. Kegiatan tidak hanya memberikan ruang bagi ASN dan masyarakat untuk berdoa bagi kemajuan daerah, tetapi juga menghadirkan aksi nyata melalui kepedulian sosial.

Bagi para mustahik, bantuan tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Lebih dari sekadar bantuan materi, penyaluran sembako juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian yang menunjukkan bahwa masyarakat yang membutuhkan tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan Kota Ambon.

Momentum HUT ke-451 Kota Ambon pun diharapkan menjadi titik penguatan komitmen bersama untuk membangun daerah yang lebih bersih, sehat, aman, harmonis dan sejahtera.

Melalui doa, kerja nyata dan semangat kolaborasi, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat mengambil bagian dalam mewujudkan cita-cita tersebut.

BAZNAS Kota Ambon akan terus berupaya hadir melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak dan sedekah. Dengan dukungan masyarakat dan sinergi bersama pemerintah serta berbagai pihak, BAZNAS optimistis manfaat dana umat dapat terus diperluas untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Doa Bersama untuk Ambon akhirnya tidak hanya menjadi sebuah kegiatan dalam rangka memperingati usia Kota Ambon yang ke-451 tahun, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan harapan, mempererat persaudaraan dan memperkuat kepedulian sosial.

Semangat tersebut diharapkan menjadi energi bersama dalam perjalanan Kota Ambon menuju masa depan yang lebih baik, sejalan dengan tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.”

05/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Salurkan 40 Paket Sembako untuk Korban Kebakaran Negeri Batu Merah

AMBON — Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah kebakaran di Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, terus diwujudkan melalui berbagai bentuk dukungan. Salah satunya datang dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon yang menyalurkan bantuan berupa 40 paket sembako kepada warga yang menjadi korban kebakaran, Rabu (2/9/2026).

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian BAZNAS Kota Ambon terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana. Bantuan diserahkan kepada Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, untuk selanjutnya diberikan kepada para warga terdampak yang saat ini masih berada di lokasi pengungsian.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, didampingi jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I H. Achmad Salim, Wakil Ketua II Hendra Abubakar, Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat, serta Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat.

Selain jajaran pimpinan, hadir pula staf BAZNAS Kota Ambon, yakni Jihan Abbas, Intan, Ayu, dan Ahmad Wijaya, yang turut mendukung pelaksanaan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menjelaskan bahwa kehadiran BAZNAS dalam situasi kebencanaan merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk ikut mendukung upaya Pemerintah Kota Ambon dalam memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, BAZNAS Kota Ambon tidak hanya berfokus pada penyaluran zakat dalam bentuk bantuan sosial rutin, tetapi juga berupaya hadir ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat, termasuk musibah kebakaran dan bencana lainnya.

“BAZNAS adalah lembaga pemerintah nonstruktural. Karena itu, salah satu tugas kami adalah mendukung kerja-kerja Pemerintah Kota Ambon, termasuk ketika ada masyarakat yang terdampak musibah dan membutuhkan bantuan,” ujar Fakaubun.

Ia menyampaikan, bantuan yang disalurkan BAZNAS Kota Ambon berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS untuk dikelola dan disalurkan kepada mereka yang berhak menerima.

Sebagian sumber dana tersebut, lanjutnya, juga berasal dari zakat, infak, dan sedekah para aparatur sipil negara (ASN) muslim di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Seluruh dana yang dihimpun kemudian dikelola secara profesional, amanah, transparan, dan diarahkan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat.

Fakaubun menegaskan bahwa dalam menjalankan tugas kemanusiaan, BAZNAS senantiasa mengedepankan nilai kepedulian dan kemanusiaan. Bantuan kebencanaan diberikan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan lembaga, tanpa membedakan latar belakang masyarakat yang terdampak.

“Bantuan BAZNAS tidak mengenal suku, ras maupun agama. Ketika terjadi bencana dan masyarakat membutuhkan pertolongan, kami akan berupaya hadir memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan BAZNAS,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon tidak hanya menyalurkan 40 paket sembako, tetapi juga memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia akibat musibah kebakaran tersebut. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan moril sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit.

Fakaubun menyadari bahwa bantuan yang diberikan mungkin belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh kebutuhan para korban. Namun, ia berharap perhatian tersebut dapat memberikan sedikit kelegaan bagi warga yang saat ini masih berada di tempat pengungsian.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah. Kami juga berharap mereka tetap tabah dan kuat dalam menghadapi ujian ini. Mudah-mudahan kondisi mereka segera pulih dan ke depan bisa kembali mendapatkan tempat tinggal yang layak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fakaubun mengatakan bahwa respons terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon dalam menjalankan amanah umat.

Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga mempunyai peran sosial yang besar dalam membantu masyarakat yang berada dalam kondisi membutuhkan. Oleh karena itu, BAZNAS terus berupaya memastikan dana umat dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi penerima manfaat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong, terutama ketika terjadi musibah yang membutuhkan perhatian bersama.

“Kami akan terus berusaha hadir ketika masyarakat Kota Ambon mengalami musibah. Tentunya setiap bantuan disesuaikan dengan kemampuan BAZNAS, tetapi yang paling penting adalah bagaimana kita tidak membiarkan masyarakat menghadapi musibah seorang diri,” tambah Fakaubun.

Raja Negeri Batu Merah Apresiasi Kepedulian BAZNAS

Sementara itu, Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Ambon yang telah memberikan perhatian kepada warganya yang terdampak musibah kebakaran.

Ali menjelaskan bahwa para korban hingga saat ini masih berada di tempat pengungsian, salah satunya di Aula Kantor Negeri Batu Merah. Dalam kondisi tersebut, kebutuhan terhadap makanan dan bahan pokok menjadi salah satu hal yang sangat diperlukan oleh para pengungsi.

Menurutnya, bantuan 40 paket sembako yang disalurkan BAZNAS Kota Ambon memiliki arti penting bagi masyarakat yang sedang menjalani masa pemulihan pascakebakaran.

“Saya selaku Raja Negeri Batu Merah dan kepala pemerintahan negeri menyampaikan apresiasi dan terima kasih sepenuhnya kepada BAZNAS Kota Ambon yang sudah datang memberikan bantuan kepada warga kami yang saat ini berada di Aula Kantor Negeri Batu Merah,” ujar Ali.

Ia menilai kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah menunjukkan adanya kepedulian dan perhatian terhadap kondisi warga, khususnya mereka yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran.

Ali berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi selama berada di tempat penampungan.

“Mudah-mudahan bantuan yang diberikan ini dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan bapak dan ibu yang sedang berada di tempat pengungsian,” tuturnya.

Atas kepedulian tersebut, Ali juga mendoakan agar seluruh jajaran BAZNAS Kota Ambon senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan tugas, serta mendapatkan balasan kebaikan dari Allah SWT.

“Mudah-mudahan Allah SWT membalas segala kebaikan dan kepedulian dari BAZNAS Kota Ambon. Semoga BAZNAS Kota Ambon ke depan terus menjadi lembaga yang hadir dan melihat kebutuhan masyarakat kecil di Kota Ambon,” harapnya.

Penyaluran bantuan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Ambon dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan serta kepedulian sosial. Melalui penyaluran yang tepat sasaran, dana umat diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk mereka yang tengah menghadapi kondisi darurat akibat bencana.

BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Ambon, pemerintah negeri, serta berbagai pihak dalam merespons kebutuhan masyarakat. Kehadiran lembaga zakat di tengah situasi kebencanaan diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memberikan semangat kepada para korban untuk bangkit dan kembali menata kehidupan mereka.

Bagi BAZNAS Kota Ambon, bantuan kepada korban kebakaran Negeri Batu Merah bukan sekadar penyerahan paket sembako, tetapi juga merupakan wujud nyata dari amanah masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk dikelola dan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.

Melalui semangat zakat untuk kemanusiaan dan kepedulian bersama, BAZNAS Kota Ambon berharap masyarakat yang terdampak musibah dapat segera bangkit, memperoleh tempat tinggal yang layak, serta kembali menjalani kehidupan dengan penuh harapan.

02/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Dukung Isbat Nikah, Perkuat Sinergi Kemenag dan Pemkot Ambon dalam Pelayanan Masyarakat

Ambon, 24 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung berbagai upaya peningkatan pelayanan sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui kehadiran Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ambon, H. Achmad Salim, yang mewakili Ketua BAZNAS Kota Ambon dalam acara Isbat Nikah yang merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ambon dan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 24 Agustus 2026, bertempat di Gedung Asari Al-Fatah, Kota Ambon. Kehadiran BAZNAS Kota Ambon menjadi bagian dari dukungan terhadap sinergi lintas lembaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang administrasi dan kepastian hukum perkawinan.

Program Isbat Nikah memiliki arti penting bagi masyarakat yang telah melangsungkan pernikahan secara agama, namun belum memiliki pencatatan perkawinan secara resmi. Melalui proses isbat nikah, masyarakat memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pengakuan hukum atas pernikahannya melalui penetapan pengadilan agama, sehingga selanjutnya dapat mengurus dokumen administrasi kependudukan dan dokumen perkawinan secara resmi.

Bagi BAZNAS Kota Ambon, keterlibatan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari semangat kolaborasi dalam mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. BAZNAS tidak hanya berfokus pada aspek penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS), tetapi juga terus mendorong terbangunnya kerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka memperluas manfaat pelayanan sosial dan keagamaan.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS dalam kegiatan Isbat Nikah merupakan bentuk dukungan terhadap pelayanan masyarakat yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan sosial dan administrasi keluarga.

“BAZNAS Kota Ambon sangat mendukung kegiatan Isbat Nikah yang dilaksanakan melalui kolaborasi Kementerian Agama Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon. Kegiatan ini memiliki manfaat yang sangat penting bagi masyarakat, karena memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi pasangan yang telah melangsungkan pernikahan namun belum tercatat secara administratif,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Menurutnya, sinergi antara lembaga pemerintah, lembaga keagamaan, dan lembaga sosial seperti BAZNAS menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan pelayanan yang lebih menyeluruh kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat terus dikembangkan melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus diperkuat. BAZNAS Kota Ambon siap mendukung program-program yang memiliki nilai kemanfaatan bagi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan penguatan kesejahteraan, pelayanan sosial, dan kehidupan keagamaan masyarakat Kota Ambon,” tambahnya.

Sementara itu, Jihan Abbas, selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, menilai kehadiran BAZNAS dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam memperkuat komunikasi dan hubungan kelembagaan dengan berbagai pihak, khususnya instansi pemerintah dan lembaga keagamaan.

Menurut Jihan, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar berbagai program pelayanan masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas.

“Kehadiran BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan Isbat Nikah ini menunjukkan bahwa kolaborasi antarlembaga sangat penting dalam memberikan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kami melihat kegiatan ini sebagai bentuk sinergi positif antara Kemenag, Pemerintah Kota Ambon, dan BAZNAS dalam menghadirkan kemudahan serta kepastian bagi masyarakat,”ungkap Jihan Abbas.

Ia menambahkan, dari sisi komunikasi dan digitalisasi, berbagai kegiatan kolaboratif yang melibatkan BAZNAS juga penting untuk disampaikan kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi sekaligus informasi mengenai peran BAZNAS dalam mendukung pembangunan sosial dan keagamaan di Kota Ambon.

“Kami akan terus mendukung penyebarluasan informasi mengenai kegiatan dan kolaborasi BAZNAS, sehingga masyarakat dapat mengetahui bahwa BAZNAS hadir bersama pemerintah dan mitra lainnya dalam berbagai upaya pelayanan dan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ambon H. Achmad Salim hadir mewakili Ketua BAZNAS Kota Ambon. Kehadiran tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan dan dukungan kelembagaan BAZNAS terhadap pelaksanaan kegiatan yang diselenggarakan melalui kolaborasi Kemenag Kota Ambon bersama Pemkot Ambon.

BAZNAS Kota Ambon memandang bahwa pelayanan administrasi perkawinan tidak hanya berkaitan dengan aspek legalitas, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan perlindungan hak-hak keluarga. Kepemilikan dokumen perkawinan yang sah dapat membantu masyarakat dalam mengakses berbagai kebutuhan administrasi, termasuk dokumen kependudukan, pendidikan anak, layanan sosial, hingga berbagai urusan hukum dan pemerintahan lainnya.

Karena itu, kegiatan Isbat Nikah menjadi salah satu bentuk pelayanan yang memiliki nilai strategis bagi masyarakat. Dengan adanya kepastian hukum terhadap status perkawinan, keluarga dapat menjalani kehidupan sosial dan administrasi dengan lebih tertib serta memperoleh perlindungan hak secara lebih baik.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Asari Al-Fatah tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong antarlembaga dalam memberikan pelayanan publik. Sinergi Kemenag Kota Ambon dan Pemkot Ambon yang didukung berbagai pihak diharapkan mampu menghadirkan solusi atas persoalan administratif yang masih dihadapi sebagian masyarakat.

BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, organisasi keagamaan, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan kemanfaatan bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem pelayanan sosial dan keagamaan di Kota Ambon.

Melalui kehadiran dalam kegiatan Isbat Nikah ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk mengambil bagian dalam berbagai agenda yang memiliki nilai kemanfaatan bagi masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan upaya BAZNAS dalam membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata, sinergi kelembagaan, serta pengelolaan ZIS yang diarahkan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ke depan, BAZNAS Kota Ambon berharap sinergi bersama Kemenag Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon dapat terus ditingkatkan melalui berbagai program strategis lainnya, sehingga keberadaan lembaga-lembaga pelayanan publik dan sosial dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Ambon.

01/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, BAZNAS Kota Ambon Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

Ambon, 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi kepada seluruh umat Islam, khususnya masyarakat Kota Ambon.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali mengingat perjalanan hidup, perjuangan, keteladanan, serta akhlak mulia Rasulullah SAW. Lebih dari sekadar mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, peringatan Maulid diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah sekaligus mengamalkan nilai-nilai yang beliau ajarkan dalam kehidupan sehari-hari.

BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa keteladanan Rasulullah SAW memiliki relevansi yang sangat kuat dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam membangun kepedulian, kejujuran, amanah, persaudaraan, dan semangat berbagi.

“Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Mari kita jadikan momentum ini untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga kejujuran, amanah, kepedulian, dan kasih sayang kepada sesama,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Menurutnya, nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW merupakan landasan penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis. Semangat kepedulian kepada kaum dhuafa, anak yatim, fakir miskin, serta masyarakat yang membutuhkan juga merupakan bagian dari nilai yang terus diupayakan BAZNAS melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

“Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita untuk senantiasa peduli terhadap sesama dan menghadirkan kemanfaatan. Semangat inilah yang juga terus kami implementasikan melalui berbagai program BAZNAS Kota Ambon, agar zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan mustahik,” tambahnya.

Muhammad Zulkifly juga mengajak para muzaki, donatur, dan seluruh masyarakat untuk menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat semangat berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan perubahan nyata dalam perilaku dan kehidupan sosial masyarakat.

“Mari kita maknai Maulid Nabi bukan hanya dengan memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi dengan berusaha menghadirkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan kita. Semoga kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW dapat diwujudkan melalui amal kebaikan dan kepedulian kepada sesama,” tuturnya.

Sementara itu, Jihan Abbas, selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, mengatakan bahwa momentum Maulid Nabi Muhammad SAW juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat melalui berbagai media komunikasi dan digital.

Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan ruang yang luas bagi lembaga zakat untuk menyampaikan pesan keagamaan, edukasi zakat, serta nilai-nilai sosial yang diajarkan Rasulullah SAW kepada masyarakat secara lebih luas.

“Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah dalam membangun kehidupan yang penuh kasih sayang, kepedulian, kejujuran, dan kebermanfaatan. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk terus kita gaungkan di tengah masyarakat, termasuk melalui media digital,” ungkap Jihan Abbas.

Ia menambahkan bahwa semangat Rasulullah SAW dalam membangun kepedulian sosial dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk meningkatkan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah.

“Kami berharap semangat Maulid Nabi dapat mendorong semakin banyak masyarakat untuk berbagi dan peduli kepada sesama. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kita dapat ikut menghadirkan manfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” jelasnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H juga menjadi momentum bagi BAZNAS Kota Ambon untuk terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan zakat yang amanah, profesional, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Keteladanan Rasulullah SAW dalam menjalankan amanah menjadi nilai yang sangat penting dalam pengelolaan zakat. BAZNAS sebagai lembaga yang diberikan mandat untuk mengelola zakat terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat melalui pengelolaan dana umat secara bertanggung jawab serta penyaluran yang diarahkan kepada mereka yang berhak menerima.

Dalam kehidupan Rasulullah SAW, kepedulian terhadap kaum lemah dan masyarakat yang membutuhkan menjadi salah satu nilai penting yang patut diteladani. Karena itu, semangat Maulid Nabi diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama bahwa kesejahteraan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang dapat diwujudkan melalui kepedulian dan gotong royong.

BAZNAS Kota Ambon juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai kesempatan mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh keberkahan.

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M.

Semoga dengan meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW, seluruh umat Islam senantiasa diberikan kekuatan untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan sesama.

“Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW, mari kita hadirkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan dan terus menebarkan kebaikan,” pungkas Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun.

01/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon

Berita Terbaru

Mengukur Kesehatan Ekosistem Zakat Nasional, BAZNAS Kupas Tuntas Dua Indeks Strategis di Ramadan
Mengukur Kesehatan Ekosistem Zakat Nasional, BAZNAS Kupas Tuntas Dua Indeks Strategis di Ramadan
Ambon, Selasa (10/3/2026) WIT — Dalam rangka memperkuat transparansi dan tata kelola pengelolaan zakat nasional di bulan suci Ramadan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menggelar kegiatan Public Expose Special Ramadan bertajuk “Seberapa Sehat Ekosistem Zakat Kita?” pada Selasa, 10 Maret 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini berlangsung pada pukul 10.00–12.00 WIB atau 12.00–14.00 Waktu Indonesia Timur (WIT) dan diikuti oleh para pengelola zakat, akademisi, peneliti, serta praktisi filantropi Islam dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satu peserta yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Jihan Abbas, staf BAZNAS daerah, yang turut menyimak pemaparan mengenai perkembangan dan evaluasi pengelolaan zakat nasional. Public expose ini menghadirkan sejumlah narasumber dari Direktorat Kajian dan Pengembangan ZIS DSKL Nasional BAZNAS RI, yakni Tri Alfiani dan Nono Hartono. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan Muhammad Hasbi Zaenal sebagai pembicara utama yang memberikan gambaran strategis mengenai penguatan ekosistem zakat di Indonesia. Diskusi dipandu oleh moderator Zakiyyatul Fadlillah. Mengukur Kepuasan Stakeholder Zakat Dalam pemaparannya, Tri Alfiani menjelaskan bahwa Indeks Kepuasan Stakeholder Zakat merupakan salah satu instrumen penting untuk mengetahui tingkat kepuasan para pemangku kepentingan terhadap kinerja lembaga pengelola zakat. Stakeholder yang dimaksud mencakup berbagai pihak seperti muzaki (pemberi zakat), mustahik (penerima zakat), mitra program, hingga masyarakat umum yang terlibat dalam ekosistem zakat. “Indeks kepuasan stakeholder zakat menjadi indikator penting untuk menilai bagaimana layanan lembaga zakat dirasakan oleh para pemangku kepentingan. Hasil indeks ini dapat menjadi dasar evaluasi sekaligus perbaikan layanan di masa mendatang,” jelas Tri Alfiani dalam pemaparannya. Menurutnya, tingkat kepuasan yang tinggi menunjukkan bahwa lembaga zakat telah mampu memberikan pelayanan yang profesional, transparan, dan sesuai dengan harapan masyarakat. Pentingnya Maturitas Manajemen Risiko Sementara itu, peneliti BAZNAS lainnya, Nono Hartono, memaparkan mengenai Indeks Maturitas Manajemen Risiko Lembaga Zakat, yang berfungsi untuk mengukur sejauh mana lembaga zakat telah menerapkan sistem manajemen risiko secara efektif. Indeks ini menilai berbagai aspek penting seperti kebijakan pengelolaan risiko, sistem pengawasan internal, penerapan prosedur operasional, hingga mekanisme mitigasi risiko dalam pengelolaan dana zakat. “Manajemen risiko merupakan bagian penting dari tata kelola lembaga zakat modern. Dengan sistem yang matang, lembaga zakat dapat mengidentifikasi potensi risiko sejak awal serta memastikan pengelolaan dana umat berjalan dengan aman dan akuntabel,” ujar Nono Hartono. Ia menambahkan bahwa penerapan manajemen risiko yang baik akan meningkatkan kredibilitas lembaga zakat di mata publik. Membangun Ekosistem Zakat yang Lebih Kuat Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS DSKL Nasional BAZNAS, Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D., dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa pengukuran melalui berbagai indeks ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem zakat yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia. “Penguatan ekosistem zakat tidak hanya bergantung pada besarnya penghimpunan dana, tetapi juga pada kualitas tata kelola, tingkat kepuasan stakeholder, serta kesiapan lembaga dalam mengelola berbagai risiko,” kata Muhammad Hasbi Zaenal. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara BAZNAS pusat, daerah, serta berbagai lembaga zakat lainnya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan zakat secara nasional. Menambah Wawasan Pengelola Zakat di Daerah Kegiatan ini mendapat perhatian besar dari para peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui forum ini, para pengelola zakat memperoleh wawasan baru mengenai metode pengukuran kinerja lembaga zakat serta strategi penguatan tata kelola. Jihan Abbas yang mengikuti kegiatan tersebut menyampaikan bahwa public expose ini memberikan pemahaman yang sangat bermanfaat bagi pengelola zakat di daerah. “Materi yang disampaikan sangat membuka wawasan mengenai bagaimana mengukur kualitas layanan zakat serta pentingnya manajemen risiko dalam pengelolaan lembaga zakat,” ujarnya. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di tingkat daerah. Dorong Transparansi dan Profesionalisme Public Expose Special Ramadan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus meningkatkan transparansi, profesionalisme, dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat di Indonesia. Melalui kegiatan ini, diharapkan lembaga pengelola zakat dapat terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan sehingga mampu membangun kepercayaan masyarakat serta memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
BERITA10/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Percepat Integrasi Pembayaran ZIS Lewat Kantor Digital
BAZNAS Kota Ambon Percepat Integrasi Pembayaran ZIS Lewat Kantor Digital
Ambon, 10 Maret 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus memperkuat transformasi digital dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Melalui kegiatan Konsultasi Online Kantor Digital BAZNAS yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI pada Selasa (10/3/2026), BAZNAS Kota Ambon mempelajari percepatan proses registrasi Midtrans guna mendukung pengumpulan ZIS secara digital. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Google Meet tersebut dilaksanakan pada pukul 14.05–15.15 WIB atau 16.05–17.15 WIT. Agenda ini menjadi bagian dari upaya optimalisasi penggunaan Kantor Digital BAZNAS oleh seluruh BAZNAS daerah di Indonesia. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan bimbingan teknis terkait percepatan integrasi sistem pembayaran digital melalui Midtrans agar masyarakat dapat menyalurkan zakat dengan lebih mudah melalui website resmi BAZNAS daerah. Perwakilan staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengikuti kegiatan tersebut dan didampingi oleh tim dari BAZNAS RI, Romadhona Kusuma, yang memberikan arahan teknis mengenai proses registrasi serta pemanfaatan fitur pembayaran digital. Jihan Abbas menjelaskan bahwa pemahaman mengenai integrasi Midtrans sangat penting untuk meningkatkan efektivitas layanan digital kepada masyarakat, khususnya dalam mempermudah proses pembayaran ZIS secara online. “Melalui kegiatan ini kami mempelajari cara mempercepat proses registrasi Midtrans agar pengumpulan zakat, infak, dan sedekah melalui Kantor Digital BAZNAS Kota Ambon bisa berjalan lebih optimal dan mudah diakses oleh masyarakat,” ujar Jihan Abbas. Selain itu, dalam sesi konsultasi juga dibahas langkah lanjutan yang perlu dilakukan oleh BAZNAS Kota Ambon, yakni melakukan konfirmasi kembali kepada admin Midtrans untuk memastikan proses registrasi akun dapat segera diselesaikan. Hal ini penting agar kode verifikasi Midtrans dapat diterbitkan, sehingga nantinya bisa disinkronkan dengan sistem SIMBA BAZNAS Kota Ambon sebagai bagian dari integrasi layanan pembayaran digital. Sementara itu, Romadhona Kusuma dari BAZNAS RI menekankan bahwa penguatan layanan digital menjadi langkah strategis dalam meningkatkan transparansi dan kemudahan layanan zakat. “BAZNAS daerah diharapkan dapat memaksimalkan penggunaan Kantor Digital, termasuk integrasi sistem pembayaran seperti Midtrans, sehingga masyarakat dapat menunaikan ZIS secara cepat, aman, dan transparan melalui platform digital,” kata Romadhona. Program konsultasi online ini juga bertujuan untuk mempercepat implementasi berbagai fitur dalam sistem Kantor Digital BAZNAS, khususnya pada website BAZNAS daerah. Dengan integrasi pembayaran digital yang lebih cepat, diharapkan penghimpunan dana ZIS dapat meningkat serta menjangkau lebih banyak masyarakat. BAZNAS Kota Ambon menilai kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem layanan digital lembaga, sekaligus mendukung upaya modernisasi pengelolaan zakat agar lebih efisien dan akuntabel di era digital. Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia serta pemanfaatan teknologi, BAZNAS Kota Ambon optimistis pelayanan kepada masyarakat akan semakin cepat, transparan, dan mudah diakses kapan saja.
BERITA10/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Menteri Agama Resmi Lantik Pimpinan BAZNAS RI Periode 2026–2031, Keluarga Besar BAZNAS Kota Ambon Nyatakan Dukungan
Menteri Agama Resmi Lantik Pimpinan BAZNAS RI Periode 2026–2031, Keluarga Besar BAZNAS Kota Ambon Nyatakan Dukungan
Jakarta, 10 Maret 2026 – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, secara resmi melantik jajaran pimpinan **Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia periode 2026–2031 pada Selasa (10/3/2026) di Jakarta. Pelantikan ini menandai dimulainya masa kepemimpinan baru BAZNAS RI untuk lima tahun ke depan dalam memperkuat pengelolaan zakat nasional. Dalam susunan kepengurusan tersebut, Dikdik Sodik Mujahid dipercaya sebagai Ketua BAZNAS RI dan Zainut Tauhid Saadi sebagai Wakil Ketua. Selain itu, Presiden Republik Indonesia juga menetapkan sembilan anggota lainnya yang turut mengemban amanah sebagai pimpinan BAZNAS RI. Adapun nama-nama yang menerima SK Presiden sebagai Anggota BAZNAS RI periode 2026–2031 yakni Rizaludin Kurniawan, Saidah Sakwan, Syarifuddin, Idy Muzayyad, Mokhamad Mahdum, Neyla Saida Anwar, Abu Rokhmad, Fatoni, serta Mochamad Agus Rofiudin. Pelantikan tersebut turut mendapat sambutan positif dari keluarga besar BAZNAS di berbagai daerah, termasuk pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon yang menyampaikan ucapan selamat sekaligus dukungan terhadap kepemimpinan baru BAZNAS RI. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru BAZNAS RI dapat terus memperkuat pengelolaan zakat secara nasional serta mempererat sinergi dengan BAZNAS daerah. “Kami keluarga besar BAZNAS Kota Ambon mengucapkan selamat kepada pimpinan BAZNAS RI periode 2026–2031 yang telah resmi dilantik. Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab, mendapat ridha Allah SWT, dan mampu membawa kemajuan bagi pengelolaan zakat di Indonesia,” ujar Zulkifly. Ia menambahkan bahwa BAZNAS daerah siap mendukung berbagai program strategis yang dicanangkan oleh BAZNAS RI demi meningkatkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. “Kami di daerah tentu siap bersinergi dan mendukung kebijakan serta program nasional BAZNAS agar manfaat zakat semakin luas dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya. Senada dengan itu, staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, juga menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru dapat terus mendorong inovasi, khususnya dalam pengembangan layanan digital dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. “Kami berharap kepemimpinan baru BAZNAS RI dapat terus memperkuat inovasi dan pengembangan sistem digital zakat, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin mudah, cepat, dan transparan,” kata Jihan. Menurutnya, langkah-langkah transformasi yang dilakukan oleh BAZNAS RI selama ini telah memberikan dampak positif bagi BAZNAS daerah dalam meningkatkan penghimpunan dan pengelolaan zakat secara lebih modern. Dengan dilantiknya jajaran pimpinan baru ini, diharapkan BAZNAS RI semakin memperkuat perannya sebagai lembaga pengelola zakat nasional yang terpercaya serta mampu menghadirkan program-program pemberdayaan yang berdampak nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
BERITA10/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Hadiri Undangan Ramadhan Berbagi Kemenag, Perkuat Kolaborasi Kepedulian Sosial
BAZNAS Ambon Hadiri Undangan Ramadhan Berbagi Kemenag, Perkuat Kolaborasi Kepedulian Sosial
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menghadiri kegiatan Ramadhan Berbagi yang digelar oleh Kementerian Agama Kota Ambon sebagai bagian dari agenda nasional di bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Ambon pada Rabu (4/3) ini merupakan kolaborasi serentak di 34 provinsi di Indonesia. Program tersebut bertujuan memperkuat sinergi antar lembaga dalam meningkatkan kepedulian sosial serta berbagi kebahagiaan kepada masyarakat selama bulan Ramadhan. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh Wakil Ketua IV, Hj. Rabea Kiat, yang hadir bersama sejumlah undangan dari berbagai unsur, antara lain Kepala Seksi Pendis dan Bimas Islam, para kepala madrasah negeri dan swasta se-Kota Ambon, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kemenag Kota Ambon, kepala KUA kecamatan, serta perwakilan lembaga zakat dan penyuluh agama. Kepala Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, Achmad Hamzah Waliulu, dalam undangannya menyampaikan bahwa kegiatan Ramadhan Berbagi merupakan program kolaboratif yang diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong, solidaritas, dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam mengoptimalkan program zakat, infak, dan sedekah, khususnya pada momentum bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.
BERITA09/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Ikuti Tadarus Zakat Wakaf “Ramadan Berdampak”, Perkuat Kompetensi Pengelola ZISWAF
BAZNAS Ambon Ikuti Tadarus Zakat Wakaf “Ramadan Berdampak”, Perkuat Kompetensi Pengelola ZISWAF
Ambon – Badan Amil Zakat Nasional Kota Ambon mengikuti kegiatan Tadarus Zakat Wakaf: Ramadan Berdampak yang diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf di bawah Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI pada Senin, 9 Maret 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting itu dimulai pukul 09.00 WIB atau 11.00 WIT hingga selesai dan diikuti oleh para pengelola zakat dan wakaf dari berbagai daerah di Indonesia. Program ini bertujuan untuk mensosialisasikan kebijakan terkait zakat dan wakaf, memperkuat tata kelola lembaga, mengamankan aset wakaf, serta meningkatkan kompetensi para pengelola zakat dan wakaf agar pengelolaannya semakin profesional dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Staf Badan Amil Zakat Nasional Kota Ambon, Jihan Abbas, mengatakan kegiatan tersebut memberikan banyak manfaat bagi para pengelola zakat di daerah, termasuk dalam memperluas wawasan terkait pengelolaan zakat dan wakaf yang baik. “Program Tadarus Zakat Wakaf ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai pengelola zakat di daerah. Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan penguatan terkait kebijakan, tata kelola, serta pengamanan aset wakaf yang penting untuk meningkatkan profesionalitas pengelolaan zakat dan wakaf,” ujar Jihan Abbas. Ia menjelaskan, penguatan kapasitas sumber daya manusia merupakan hal penting agar pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Menurutnya, keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dana umat serta memperkuat program-program pemberdayaan masyarakat. “Kami di BAZNAS Kota Ambon terus berupaya meningkatkan kompetensi dan kapasitas pengelola zakat agar pelayanan kepada para muzaki dan mustahik semakin baik serta program pemberdayaan yang dijalankan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya. Selain memperkaya wawasan para peserta, kegiatan ini juga memberikan E-Certificate bagi peserta yang mengikuti seluruh rangkaian sesi hingga selesai. Melalui momentum Ramadan, BAZNAS Kota Ambon berharap semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat, infak, sedekah, dan wakaf sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memperkuat kesejahteraan umat.
BERITA09/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Ketua BAZNAS Ambon Ajak Jamaah Perkuat Takwa dan Silaturahim dalam Kultum Ramadan
Ketua BAZNAS Ambon Ajak Jamaah Perkuat Takwa dan Silaturahim dalam Kultum Ramadan
Ambon – Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, memberikan kuliah tujuh menit (kultum) kepada jamaah di Masjid Al-Musaffa Negeri Batumerah, Kecamatan Sirimau, Ambon, pada Ahad, 8 Maret 2026. Dalam kultum tersebut, Zulkifly mengangkat tema “Membekali Diri dengan Takwa dan Pentingnya Silaturahim”, yang menjadi pengingat bagi umat Islam untuk memanfaatkan momentum Ramadan sebagai waktu terbaik meningkatkan kualitas keimanan dan mempererat hubungan antar sesama. Ia menekankan bahwa takwa merupakan bekal utama bagi setiap muslim dalam menjalani kehidupan, sekaligus menjadi tujuan utama dari ibadah puasa di bulan Ramadan. “Ramadan adalah momentum terbaik bagi kita untuk membekali diri dengan takwa. Ketakwaan bukan hanya diwujudkan dalam ibadah kepada Allah, tetapi juga dalam sikap dan hubungan baik dengan sesama manusia,” ujar Zulkifly dalam tausiyahnya. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga dan memperkuat silaturahim di tengah kehidupan masyarakat. Menurutnya, hubungan persaudaraan yang baik akan membawa keberkahan, memperkuat persatuan, serta menciptakan kehidupan sosial yang harmonis. “Silaturahim memiliki banyak keutamaan. Selain mempererat persaudaraan, silaturahim juga membuka pintu rezeki dan memperpanjang umur sebagaimana diajarkan dalam Islam,” katanya. Melalui kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Ambon juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial, terutama di bulan Ramadan, dengan saling membantu dan memperhatikan sesama yang membutuhkan. Kegiatan kultum yang berlangsung setelah rangkaian ibadah di masjid itu disambut antusias oleh para jamaah yang hadir. Tausiyah singkat tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk terus meningkatkan keimanan serta mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan masyarakat.
BERITA09/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Wanita Islam Kota Ambon Gelar Buka Puasa Bersama, BAZNAS Ambon Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Dhuafa
Wanita Islam Kota Ambon Gelar Buka Puasa Bersama, BAZNAS Ambon Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Dhuafa
Ambon — Pengurus Daerah Wanita Islam Kota Ambon menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama dan Berbagi Kasih Ramadan di pelataran kediaman Wali Kota Ambon, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini berlangsung penuh khidmat dan kekeluargaan serta menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Dalam kegiatan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon turut berpartisipasi dengan menyalurkan 50 paket sembako kepada anak yatim dan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Ambon Hj. Sumiyati Kiat bersama staf BAZNAS Kota Ambon Jihan Abbas yang hadir secara langsung sekaligus ikut menyerahkan bantuan kepada para penerima manfaat. Staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat, khususnya di bulan Ramadan. “Melalui momentum Ramadan ini, BAZNAS Kota Ambon terus berupaya menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan sembako yang disalurkan dapat memberikan manfaat serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan kaum dhuafa,” ujarnya. Kegiatan yang mengusung tema “Ciptakan Kehangatan dan Kedamaian di Bulan Ramadhan Penuh Berkah” ini turut dihadiri berbagai organisasi perempuan di Kota Ambon, di antaranya TP-PKK Kota Ambon, Dharma Wanita Persatuan Kota Ambon, serta Pengurus Daerah Wanita Islam Kota Ambon. Selain buka puasa bersama, rangkaian kegiatan juga diisi dengan tausiyah Ramadan serta penyerahan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan penuh berkah ini. Tausiyah Ramadan disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, H.R.A. Fachrurrazy Hassannusi, S.Fil.I., M.Si, yang menekankan bahwa ibadah puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana pembinaan spiritual dan sosial bagi umat Islam. Dalam ceramahnya, ia mengutip firman Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 183 yang menjelaskan bahwa puasa diwajibkan kepada orang-orang beriman sebagaimana juga diwajibkan kepada umat terdahulu, dengan tujuan agar manusia menjadi pribadi yang bertakwa. Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Ambon Lisa Wattimena dalam sambutannya menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum untuk meningkatkan kesabaran, keikhlasan, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan sosial tersebut, termasuk BAZNAS Kota Ambon yang turut berpartisipasi dalam penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara lembaga zakat dan organisasi perempuan dalam menumbuhkan semangat berbagi serta mempererat ukhuwah di tengah masyarakat Kota Ambon selama bulan suci Ramadan.
BERITA09/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Penutup Safari Ramadhan, BAZNAS Kota Ambon Bersama Pemkot Ambon Tebar Berkah di Negeri Laha
Penutup Safari Ramadhan, BAZNAS Kota Ambon Bersama Pemkot Ambon Tebar Berkah di Negeri Laha
Ambon – Suasana penuh kebersamaan dan nilai spiritual mewarnai kegiatan Safari dan Berbagi Berkah Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Nurul Iman, Kampung Baru, Negeri Laha, Kecamatan Teluk Ambon, Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini menjadi titik terakhir rangkaian Safari Ramadhan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Ambon bersama BAZNAS Kota Ambon selama bulan suci Ramadhan. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon turut menyalurkan 20 paket bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon untuk terus menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi warga, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah. Penyaluran bantuan ini turut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon Muhammad Zulkifly Fakaubun, didampingi Wakil Ketua II Hendra Abubakar dan Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat. Kehadiran para pimpinan BAZNAS tersebut menunjukkan keseriusan lembaga dalam memastikan program sosial berjalan langsung menyentuh masyarakat. Selain jajaran pimpinan, kegiatan ini juga didukung oleh staf BAZNAS Kota Ambon yakni Jihan Abbas, Ayu, dan Intan yang turut membantu proses penyaluran bantuan kepada warga penerima manfaat. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan momentum penting untuk memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, melalui kegiatan Safari Ramadhan yang dilakukan bersama Pemerintah Kota Ambon, BAZNAS berupaya memastikan bahwa dana zakat yang dihimpun dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. “Ramadhan adalah bulan berbagi. BAZNAS hadir untuk memastikan keberkahan zakat dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami berharap bantuan ini bisa membantu meringankan kebutuhan warga, terlebih di bulan suci yang penuh berkah ini,” ujarnya. Kegiatan Safari Ramadhan ini juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon H.R.A. Fachrurrazy Hasannussi, Wakapolresta Pulau Ambon dan PP Lease, Raja Negeri Laha Yasin Mewar, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon memberikan tausiyah yang menekankan bahwa hakikat puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari perkataan yang sia-sia, tidak bermanfaat, maupun ucapan yang dilarang dalam syariat. Ia menjelaskan bahwa menjaga lisan merupakan bagian penting dari ibadah puasa, karena kesempurnaan puasa tidak hanya ditentukan oleh menahan diri secara fisik, tetapi juga pengendalian sikap dan perkataan. Sementara itu, Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta dalam sambutannya menyampaikan bahwa Safari Ramadhan merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan warga. Menurutnya, meskipun pemerintah sedang menghadapi keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi, namun Pemerintah Kota Ambon tetap berupaya hadir bersama masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Ambon juga menyalurkan sekitar 100 paket sembako kepada masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian sosial kepada warga. Raja Negeri Laha, Yasin Mewar, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kota Ambon dan BAZNAS Kota Ambon kepada masyarakat di wilayahnya. Ia berharap kegiatan seperti Safari Ramadhan dapat terus dilakukan setiap tahun karena mampu mempererat hubungan antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat. Melalui kegiatan penutup Safari Ramadhan ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya mengelola zakat, tetapi juga menjadi motor penggerak kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kehadiran BAZNAS dalam kegiatan ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat dan keberkahan bagi warga Kota Ambon, khususnya di bulan suci Ramadhan.
BERITA07/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS RI Gelar Rapat Kerja Nasional Validasi Laporan Zakat 2025, Libatkan BAZNAS Provinsi hingga Kabupaten/Kota
BAZNAS RI Gelar Rapat Kerja Nasional Validasi Laporan Zakat 2025, Libatkan BAZNAS Provinsi hingga Kabupaten/Kota
Ambon, Sabtu (WIT) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menggelar Rapat Kerja Laporan Pengelolaan Zakat Nasional Tahun 2025 yang melibatkan BAZNAS provinsi serta kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memvalidasi data laporan kinerja pengelolaan zakat sebelum disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Agama RI. Rapat kerja tersebut dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom pada Jumat, 6 Maret 2026, pukul 10.30–13.30 WIT. Agenda ini menjadi bagian penting dalam proses penyusunan laporan nasional terkait pengumpulan, penyaluran, serta pengelolaan zakat yang dilakukan oleh seluruh jaringan BAZNAS di Indonesia sepanjang tahun 2025. Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, dalam surat undangan resmi yang diterbitkan pada 4 Maret 2026 bertepatan dengan 14 Ramadan 1447 Hijriah menegaskan pentingnya validasi data dari seluruh daerah. Ia menyampaikan bahwa proses verifikasi data dilakukan terhadap laporan yang sebelumnya telah dikirim melalui Sistem Manajemen Informasi BAZNAS (SIMBA). “Sehubungan dengan penyusunan Laporan Pengelolaan Zakat Nasional Akhir Tahun 2025 yang akan diserahkan kepada Bapak Presiden RI melalui Kementerian Agama RI, BAZNAS RI akan memvalidasi data laporan kinerja dari BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota yang telah disampaikan melalui Sistem Manajemen Informasi BAZNAS (SIMBA),” ujar Subhan Cholid dalam surat resminya. Dalam rapat tersebut, BAZNAS RI secara khusus mengundang Wakil Ketua III BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota bersama kontributor data laporan kinerja. Mereka diminta memastikan kesesuaian data yang meliputi jumlah pengumpulan zakat, data muzaki, penyaluran dana zakat, jumlah mustahik penerima manfaat, serta laporan Off-Balance Sheet (Off-BS). BAZNAS RI juga melampirkan rekapitulasi data awal yang telah dihimpun secara nasional. Apabila ditemukan ketidaksesuaian, masing-masing daerah diminta menyiapkan data yang benar dan melakukan pembaruan laporan melalui sistem SIMBA. “Apabila terdapat ketidaksesuaian data, kami mohon untuk dapat disiapkan data yang sebenarnya dan disampaikan perubahan data laporannya melalui SIMBA,” tulis Subhan Cholid. Kegiatan rapat kerja ini juga menjadi momentum konsolidasi nasional dalam meningkatkan akurasi pelaporan zakat. Validitas data dinilai sangat penting karena laporan tersebut akan menjadi rujukan pemerintah dalam melihat perkembangan pengelolaan zakat nasional serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. Selain itu, BAZNAS RI berharap koordinasi antara pusat dan daerah dapat semakin kuat sehingga sistem pengelolaan zakat di Indonesia semakin transparan, profesional, dan akuntabel. Melalui kegiatan ini, BAZNAS juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat nasional agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengentasan kemiskinan serta pemberdayaan ekonomi umat. Rapat kerja nasional ini sekaligus menjadi bagian dari upaya harmonisasi data zakat nasional yang melibatkan seluruh unit BAZNAS di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
BERITA07/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Gerakan Nasional Tebar Harapan Ramadhan Diluncurkan, Targetkan 2 Juta Paket Zakat Fitrah untuk Keluarga Indonesia
Gerakan Nasional Tebar Harapan Ramadhan Diluncurkan, Targetkan 2 Juta Paket Zakat Fitrah untuk Keluarga Indonesia
Ambon, Sabtu (WIT) — Pemerintah bersama berbagai lembaga filantropi nasional akan meluncurkan gerakan nasional Indonesia Berdaya melalui Tebar Harapan Ramadhan (THR) sebagai upaya memperkuat distribusi zakat sekaligus mendukung percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Program ini digagas oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf dengan menggandeng sejumlah mitra strategis, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Zakat (FOZ), serta berbagai lembaga amil zakat dan organisasi filantropi di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara serentak pada Kamis, 12 Maret 2026 di Jakarta, 34 Kantor Wilayah Provinsi, serta 509 kabupaten/kota pada satuan kerja Bimas Islam. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono, dalam surat sosialisasi resmi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat peran dana sosial keagamaan dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat. “Kegiatan Indonesia Berdaya – Pulih Bersama, Bangkit Berdaya melalui program Selasar Hangat Lintas Agama x Joyful Ramadhan merupakan kolaborasi multipihak antara kementerian, lembaga zakat, dan tokoh masyarakat untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di bulan Ramadhan,” ujar Waryono dalam keterangannya. Program nasional ini juga menargetkan distribusi 2.000.000 paket zakat fitrah bagi keluarga Indonesia yang membutuhkan. Penyaluran bantuan tersebut akan melibatkan jaringan lembaga zakat dan kantor Kementerian Agama di seluruh daerah. Sosialisasi Nasional Digelar Daring Sebelum pelaksanaan kegiatan utama, Kementerian Agama menggelar sosialisasi nasional secara daring melalui aplikasi Zoom pada Jumat, 6 Maret 2026 pukul 12.00–14.00 WIT. Sosialisasi ini diikuti oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi, Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, serta seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Indonesia. Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan berbagai rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dalam program Selasar Hangat Lintas Agama x Joyful Ramadhan. Beberapa agenda utama yang akan dilaksanakan antara lain: Majelis Berkah Ramadhan Kick Off Serentak 2 Juta Paket Zakat Fitrah Buka Puasa Bersama Lintas Agama yang melibatkan enam agama di Indonesia Konser amal untuk membantu respons bencana Pameran produk pemberdayaan ekonomi umat Menurut Waryono, program ini tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan sosial, tetapi juga bertujuan memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. “Momentum Ramadhan harus menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas sosial, membangun harmoni antarumat beragama, serta memastikan dana zakat tersalurkan secara tepat sasaran,” jelasnya. Gunakan Data Nasional untuk Pastikan Tepat Sasaran Dalam pelaksanaan program ini, pemerintah juga mengintegrasikan penyaluran zakat dengan sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang memanfaatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai basis data penerima manfaat. Pendekatan ini bertujuan memastikan bahwa bantuan zakat benar-benar diterima oleh masyarakat yang masuk dalam kategori mustahik berdasarkan tingkat kesejahteraan nasional. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang optimalisasi pengentasan kemiskinan ekstrem. Data nasional menunjukkan bahwa gerakan filantropi Islam di Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam satu dekade terakhir. Jika pada tahun 2015 penghimpunan zakat nasional baru mencapai sekitar Rp3,6 triliun, maka pada tahun 2024 nilainya melonjak menjadi sekitar Rp40,5 triliun dengan jangkauan penerima manfaat mencapai lebih dari 119 juta orang. Peningkatan ini menunjukkan bahwa zakat telah berkembang menjadi gerakan sosial besar yang berkontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat dan pengurangan kemiskinan. Perkuat Kolaborasi Nasional Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga akan menghadirkan pameran produk pemberdayaan mustahik seperti usaha mikro binaan lembaga zakat. Produk-produk tersebut akan ditampilkan dalam berbagai booth showcase sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat tentang dampak nyata program pemberdayaan zakat. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap tercipta sinergi yang lebih kuat antara lembaga zakat, pemerintah, dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi dana sosial keagamaan. “Dukungan dan sinergi seluruh pihak sangat diharapkan demi tercapainya tujuan pemberdayaan umat serta suksesnya syiar zakat nasional,” demikian disampaikan dalam dokumen kerangka acuan kegiatan. Program Selasar Hangat Lintas Agama x Joyful Ramadhan diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat solidaritas sosial sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat di Indonesia.
BERITA07/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ajak Masyarakat Hidupkan Malam Nuzulul Qur’an dengan Amalan dan Kepedulian Sosial
BAZNAS Kota Ambon Ajak Masyarakat Hidupkan Malam Nuzulul Qur’an dengan Amalan dan Kepedulian Sosial
Ambon – Malam Nuzulul Qur’an yang diperingati setiap tanggal 17 Ramadan menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali mengingat peristiwa turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi seluruh umat manusia. Pada momen penuh berkah ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon mengajak masyarakat untuk menghidupkan malam istimewa tersebut dengan memperbanyak amalan kebaikan, doa, serta meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ketua BAZNAS Kota Ambon menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan kesempatan bagi umat Islam untuk memperkuat hubungan dengan Al-Qur’an serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan. “Malam Nuzulul Qur’an mengingatkan kita pada turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bagi umat manusia. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya mengajarkan tentang keimanan, keadilan, kepedulian sosial, dan semangat untuk saling membantu,” ujarnya. Menurutnya, bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat istimewa untuk memperbanyak amal kebajikan. Setiap kebaikan yang dilakukan diyakini akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Oleh karena itu, masyarakat diajak untuk memanfaatkan momentum malam ke-17 Ramadan dengan meningkatkan ibadah, membaca Al-Qur’an, berdoa, serta menunaikan zakat, infak, dan sedekah. BAZNAS Kota Ambon juga terus berkomitmen untuk menyalurkan amanah masyarakat secara transparan dan tepat sasaran. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun akan digunakan untuk membantu masyarakat kurang mampu, mendukung program pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di Kota Ambon. Melalui gerakan zakat yang terorganisir dan profesional, BAZNAS berharap dapat memperkuat solidaritas sosial serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat dan sedekah menjadi bagian penting dalam upaya bersama membangun kemandirian umat dan memperkuat ekonomi masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat, khususnya para Sahabat BAZNAS, untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui layanan resmi BAZNAS Kota Ambon atau melalui transfer rekening berikut: Rekening Zakat BAZNAS Kota Ambon BSI : 7290868585 BSI : 7290868631 A.n. : BAZNAS Kota Ambon Dengan semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan, BAZNAS Kota Ambon berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berbagi dan membantu sesama. “Semoga setiap amal yang kita lakukan di bulan Ramadan ini diterima dan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT, serta menjadi keberkahan bagi kita semua,” tutupnya. #ZakatMenguatkanIndonesia #BAZNASKotaAmbon #BetaParAmbon #AmbonParSamua
BERITA06/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Tebar Berkah di Safari Ramadan Waiheru, Serahkan Paket Sembako untuk Warga
BAZNAS Kota Ambon Tebar Berkah di Safari Ramadan Waiheru, Serahkan Paket Sembako untuk Warga
AMBON — Kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kota Ambon kembali digelar dan kali ini berlangsung di halaman Masjid Baiturrahman, Desa Waiheru, Kecamatan Teluk Ambon, Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus menghadirkan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan selama bulan suci Ramadan. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon turut ambil bagian dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Sebanyak 20 paket sembako disalurkan kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan penuh berkah ini. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan menyerahkan secara simbolis paket sembako kepada masyarakat penerima manfaat. Zulkifly mengatakan bahwa partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam Safari Ramadan merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam menyalurkan bantuan dari dana zakat, infak dan sedekah yang dihimpun. “Ramadan adalah bulan penuh keberkahan dan juga momentum untuk memperkuat kepedulian sosial. Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, BAZNAS Kota Ambon ingin memastikan bahwa bantuan dari zakat, infak dan sedekah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama menjalankan ibadah puasa. “Walaupun jumlahnya terbatas, kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat dan menjadi berkah bagi kita semua di bulan Ramadan,” tambahnya. Dalam proses penyaluran bantuan tersebut, sejumlah staf BAZNAS Kota Ambon juga turut hadir di lokasi untuk membantu pendistribusian paket sembako, yakni Jihan Abbas, Ayu dan Intan. Kehadiran tim di lapangan memastikan bantuan dapat disalurkan dengan tertib dan tepat sasaran kepada masyarakat yang telah terdata. Kegiatan Safari Ramadan ini diawali dengan sambutan selamat datang dari Kepala Desa Waiheru yang menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Desa Waiheru sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Safari Ramadan Pemerintah Kota Ambon. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Ambon serta seluruh pihak yang hadir, termasuk BAZNAS Kota Ambon, karena kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi tetapi juga membawa manfaat langsung bagi masyarakat. “Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon beserta seluruh rombongan di Desa Waiheru. Kehadiran pemerintah dan berbagai lembaga pada Safari Ramadan ini menjadi kebahagiaan bagi masyarakat kami,” ungkapnya. Sementara itu, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk bersilaturahmi bersama masyarakat Waiheru dalam suasana Ramadan. “Kita patut bersyukur kepada Allah SWT karena atas tuntunan-Nya kita bisa berkumpul dalam kegiatan Safari Ramadan ini,” ujarnya. Menurutnya, Ramadan merupakan bulan penuh rahmat dan ampunan dimana umat Islam berlomba-lomba meningkatkan iman dan takwa serta memperbanyak amal kebaikan. “Di bulan suci ini umat Islam berlomba-lomba beribadah dan berbagi kepada sesama. Perubahan baik yang terjadi selama Ramadan menjadi berkah bagi Kota Ambon,” kata Bodewin. Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, juga berupaya menyemarakkan Ramadan melalui berbagai kegiatan keagamaan, termasuk Safari Ramadan yang menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiah keagamaan yang disampaikan oleh Ustaz H. Arsal Tuasikal. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menahan diri selama bulan Ramadan, tidak hanya dari makan dan minum, tetapi juga dari hawa nafsu serta sikap yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. “Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari amarah, dari perkataan yang tidak baik, serta dari sikap yang dapat menyakiti orang lain,” ujar Ustaz Arsal Tuasikal di hadapan jamaah. Ia juga mengingatkan bahwa kehidupan sering menghadirkan berbagai persoalan dan ujian. Karena itu, umat Islam diajarkan untuk bersikap bijak dan tidak terburu-buru dalam menyikapi setiap hal yang datang. “Dalam hidup ini banyak hal yang datang kepada kita, baik itu ujian, masalah, maupun kabar yang tidak kita harapkan. Ramadan mengajarkan kita untuk menahan diri, berpikir dengan tenang, dan menyikapi segala sesuatu dengan bijak,” katanya. Menurutnya, kemampuan mengendalikan hawa nafsu merupakan salah satu tujuan utama dari ibadah puasa, sehingga seseorang dapat menjadi pribadi yang lebih sabar dan lebih bijaksana dalam menjalani kehidupan. “Jika seseorang mampu menahan hawa nafsunya, menahan amarahnya, dan mampu bersabar dalam menghadapi ujian, maka itulah salah satu tanda bahwa puasa yang dijalankannya membawa perubahan yang baik,” tambahnya. Setelah tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz H. Arsal Tuasikal. Dalam doa tersebut dipanjatkan harapan agar masyarakat Kota Ambon senantiasa diberikan kesehatan, kedamaian, serta keberkahan selama menjalankan ibadah puasa. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon, Penjabat Sekretaris Kota Ambon beserta para Asisten, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Ambon, Camat Teluk Ambon, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Kepala Kantor Urusan Agama Teluk Ambon Baguala, tokoh agama, tokoh masyarakat, para ketua RT/RW, serta warga Desa Waiheru yang memadati halaman Masjid Baiturrahman. Melalui kegiatan Safari Ramadan ini diharapkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga tercipta kehidupan yang rukun, damai, dan harmonis di Kota Ambon.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Siapkan Program Ramadan, Staf BAZNAS Kota Ambon Ikuti Rapat Teknis Nasional BAZNAS RI
Siapkan Program Ramadan, Staf BAZNAS Kota Ambon Ikuti Rapat Teknis Nasional BAZNAS RI
AMBON — Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan berbagai program sosial selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, staf BAZNAS Kota Ambon mengikuti rapat teknis yang diselenggarakan oleh Direktorat Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh BAZNAS provinsi serta kabupaten/kota di seluruh Indonesia, termasuk BAZNAS Kota Ambon, pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIT. Dalam rapat teknis tersebut, staf BAZNAS Kota Ambon Ayu dan Jihan Abbas turut ambil bagian sebagai perwakilan daerah untuk mengikuti arahan serta pemaparan program dari tim pusat terkait pelaksanaan kegiatan selama Ramadan. Dalam paparannya, tim dari BAZNAS RI menjelaskan berbagai program yang akan dilaksanakan selama bulan Ramadan, yang bertujuan memperkuat penyaluran zakat, infak dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. Beberapa program yang disampaikan antara lain program buka puasa bersama, santunan anak yatim, hingga program Paket Ramadan Bahagia yang berisi bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat kurang mampu. Staf BAZNAS Kota Ambon, Ayu, mengatakan bahwa rapat teknis ini menjadi bagian penting dalam menyamakan persepsi serta memastikan kesiapan BAZNAS di daerah dalam melaksanakan berbagai program Ramadan. “Rapat teknis ini memberikan banyak arahan dan gambaran mengenai program-program yang akan dilaksanakan selama Ramadan, sehingga kami di daerah dapat menyiapkan pelaksanaannya dengan lebih baik,” ujar Ayu. Ia menjelaskan bahwa program-program yang dipaparkan oleh tim pusat tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memiliki dampak sosial yang besar bagi masyarakat yang membutuhkan. “Program seperti buka puasa bersama, santunan anak yatim, hingga Paket Ramadan Bahagia sangat membantu masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan dukungan selama menjalankan ibadah puasa,” tambahnya. Sementara itu, staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengatakan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembelajaran bagi BAZNAS daerah dalam memperkuat pengelolaan program pendistribusian dan pendayagunaan zakat. “Melalui rapat teknis ini kami mendapatkan banyak informasi terkait strategi pelaksanaan program Ramadan serta bagaimana memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran,” ungkap Jihan. Menurutnya, koordinasi antara BAZNAS pusat dan daerah menjadi hal yang sangat penting agar program-program yang dilaksanakan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. “Harapannya, dengan adanya arahan dari BAZNAS RI, BAZNAS Kota Ambon dapat melaksanakan program Ramadan dengan lebih terencana sehingga manfaat zakat, infak dan sedekah benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” katanya. Rapat teknis tersebut juga menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, serta koordinasi antara BAZNAS pusat dan daerah dalam menjalankan program-program Ramadan. Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon diharapkan semakin siap untuk melaksanakan berbagai kegiatan sosial selama Ramadan 1447 Hijriah, sehingga semangat berbagi dan kepedulian kepada sesama dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Perkuat Layanan Digital, Staf Ikuti Konsultasi Kantor Digital dari BAZNAS RI
BAZNAS Ambon Perkuat Layanan Digital, Staf Ikuti Konsultasi Kantor Digital dari BAZNAS RI
AMBON — Upaya memperkuat pengelolaan layanan digital dan optimalisasi pengumpulan zakat terus dilakukan BAZNAS Kota Ambon. Salah satunya dengan mengikuti kegiatan konsultasi online Kantor Digital yang diselenggarakan oleh Tim Layanan Aplikasi Nasional BAZNAS RI, Selasa (3/3/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut berlangsung pada pukul 15.45–17.15 WIT, menyesuaikan dengan jadwal nasional yang dimulai pukul 13.45–15.15 WIB. Konsultasi ini diikuti oleh berbagai BAZNAS daerah di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemudahan penyebaran informasi kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital. Dari BAZNAS Kota Ambon, kegiatan ini diikuti oleh staf Jihan Abbas yang turut bergabung dalam sesi konsultasi untuk mendapatkan pemahaman lebih lanjut terkait pengelolaan dan pemanfaatan Kantor Digital BAZNAS. Dalam kegiatan tersebut, tim dari BAZNAS RI memberikan berbagai penjelasan terkait pemanfaatan Kantor Digital sebagai sarana untuk mendukung publikasi informasi serta penguatan layanan digital bagi masyarakat melalui website BAZNAS daerah. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pengoptimalan sistem pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui integrasi layanan digital yang semakin berkembang. Staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengatakan bahwa kegiatan ini memberikan tambahan pengetahuan yang sangat penting bagi BAZNAS daerah dalam mengembangkan sistem layanan berbasis digital. “Kegiatan konsultasi ini sangat bermanfaat karena kami mendapatkan ilmu tambahan terkait pemanfaatan Kantor Digital BAZNAS serta bagaimana mengoptimalkan layanan digital untuk mendukung pengumpulan ZIS,” ujar Jihan. Ia menjelaskan bahwa saat ini BAZNAS Kota Ambon juga sedang melakukan penguatan sistem pengumpulan zakat secara digital dengan memanfaatkan platform pembayaran elektronik. “Saat ini BAZNAS Kota Ambon baru saja melakukan registrasi pada Midtrans, yaitu aplikasi pihak ketiga yang nantinya akan disinkronkan dengan sistem SIMBA BAZNAS Kota Ambon untuk mendukung proses pengumpulan ZIS secara digital,” jelasnya. Menurutnya, integrasi sistem pembayaran digital tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah secara lebih praktis. “Dengan adanya sistem pembayaran digital yang terintegrasi, masyarakat dapat menyalurkan ZIS dengan lebih mudah dan transparan, sehingga pengelolaan zakat juga menjadi lebih efektif,” tambahnya. Kegiatan konsultasi ini juga menjadi ruang diskusi bagi BAZNAS daerah untuk menyampaikan berbagai kendala maupun kebutuhan teknis dalam pemanfaatan Kantor Digital, sehingga pengelolaannya dapat terus dikembangkan secara optimal. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon diharapkan semakin siap dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat serta meningkatkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah secara lebih modern, transparan, dan akuntabel.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Perkuat Pengelolaan Keuangan, Staf Ikuti Konsultasi SIMBA Bahas Kas Harian
BAZNAS Ambon Perkuat Pengelolaan Keuangan, Staf Ikuti Konsultasi SIMBA Bahas Kas Harian
AMBON — Upaya meningkatkan tata kelola administrasi dan keuangan terus dilakukan BAZNAS Kota Ambon melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pengelolaan sistem digital. Salah satunya dengan mengikuti kegiatan konsultasi online Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) yang diselenggarakan oleh Tim Layanan Aplikasi Nasional BAZNAS RI, Kamis (5/3/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring pada pukul 13.00–15.00 WIT, menyesuaikan dengan jadwal nasional yang berlangsung pukul 10.00–12.00 WIB. Konsultasi ini diikuti oleh para operator SIMBA dari BAZNAS provinsi maupun kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Dari BAZNAS Kota Ambon, kegiatan tersebut diikuti oleh staf Jihan Abbas yang merupakan operator SIMBA di lingkungan BAZNAS Kota Ambon. Dalam kegiatan tersebut, tim dari BAZNAS RI memberikan penjelasan terkait berbagai fitur dalam sistem SIMBA, dengan fokus utama pada fitur menu pencatatan dan pembukuan kas harian yang menjadi bagian penting dalam pengelolaan keuangan lembaga. Selain itu, peserta juga diberikan penjelasan mengenai proses closing harian, yaitu tahapan penutupan transaksi keuangan yang dilakukan setiap hari untuk memastikan seluruh pencatatan penerimaan maupun pengeluaran telah tercatat dengan baik dalam sistem. Staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengatakan bahwa kegiatan konsultasi ini sangat membantu operator SIMBA di daerah untuk memahami penggunaan fitur-fitur dalam sistem secara lebih optimal. “Melalui kegiatan ini kami mendapatkan penjelasan yang lebih rinci mengenai fitur pencatatan dan pembukuan kas harian di SIMBA, termasuk bagaimana melakukan closing harian secara tepat,” ujar Jihan. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap sistem pencatatan tersebut sangat penting dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan di BAZNAS. “Fitur ini sangat membantu dalam memastikan seluruh transaksi tercatat dengan baik setiap hari, sehingga laporan keuangan dapat tersusun dengan lebih rapi, akurat, dan mudah dipantau,” jelasnya. Selain penyampaian materi, kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan kepada para operator SIMBA untuk menyampaikan berbagai pertanyaan maupun kendala yang dihadapi dalam penggunaan sistem. “Melalui sesi tanya jawab, operator SIMBA dari berbagai daerah bisa menyampaikan kendala yang dihadapi, sehingga tim dari BAZNAS RI dapat memberikan solusi secara langsung,” tambah Jihan. Kegiatan konsultasi ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS RI dalam meningkatkan kualitas pelayanan sistem SIMBA kepada seluruh BAZNAS daerah, sekaligus memastikan pengelolaan administrasi dan keuangan zakat berjalan secara transparan, profesional, dan akuntabel. Dengan mengikuti kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon diharapkan semakin mampu mengoptimalkan pemanfaatan sistem SIMBA dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, sehingga tata kelola lembaga dapat berjalan lebih tertib dan terpercaya di mata masyarakat.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Ikuti Public Expose Indeks Zakat Nasional 2025, Bahas Dampak Zakat bagi Pengentasan Kemiskinan
BAZNAS Ambon Ikuti Public Expose Indeks Zakat Nasional 2025, Bahas Dampak Zakat bagi Pengentasan Kemiskinan
AMBON — Upaya memperkuat pemahaman mengenai dampak zakat terhadap kesejahteraan masyarakat terus dilakukan oleh BAZNAS Kota Ambon. Salah satunya melalui partisipasi dalam kegiatan Public Expose Hasil Indeks Zakat Nasional (IZN) 2025 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI, Selasa (3/3/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dan disiarkan melalui YouTube BAZNAS TV serta platform Zoom, dengan jadwal nasional pukul 10.00–11.30 WIB atau 12.00–13.30 WIT. Dari BAZNAS Kota Ambon, kegiatan ini diikuti oleh staf Jihan Abbas yang turut menyimak pemaparan hasil kajian strategis terkait sejauh mana zakat memberikan dampak nyata terhadap pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Public Expose ini mengangkat tema “Sejauh Mana Zakat Memberi Dampak?” dan menjadi forum diseminasi hasil penelitian nasional yang mengukur efektivitas pengelolaan zakat dalam mendukung pembangunan sosial. Dalam kegiatan tersebut dipaparkan dua kajian utama, yakni hasil Indeks Zakat Nasional Tahun 2025 serta kajian mengenai pengentasan kemiskinan berbasis zakat tahun 2025. Sejumlah narasumber hadir untuk memaparkan hasil penelitian tersebut, di antaranya Prof. (H.C.) Dr. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec., Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D., Hidayaneu Farchatunissa, M.E., serta Rifdah Nanda Pridayani, S.E.. Kegiatan ini dipandu oleh moderator Rakan. Dalam paparannya, para pemateri menjelaskan bahwa pengelolaan zakat tidak hanya berfokus pada besarnya penghimpunan dana, tetapi juga pada sejauh mana zakat mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan mustahik. Staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengatakan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman yang sangat penting bagi BAZNAS daerah dalam melihat pengelolaan zakat secara lebih komprehensif. “Melalui kegiatan Public Expose ini kami dapat memahami bagaimana zakat tidak hanya diukur dari sisi penghimpunan, tetapi juga dari dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Jihan. Ia menambahkan bahwa hasil kajian tersebut dapat menjadi referensi penting bagi BAZNAS daerah dalam memperkuat program pendistribusian dan pendayagunaan zakat. “Materi yang disampaikan memberikan gambaran bagaimana zakat dapat dimaksimalkan untuk mendukung pengentasan kemiskinan, sehingga program-program yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran dan berdampak luas,” jelasnya. Menurutnya, hasil penelitian dalam Indeks Zakat Nasional juga menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bagi BAZNAS daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat. “Harapannya, dengan memahami hasil kajian ini, BAZNAS Kota Ambon dapat semakin memperkuat program pemberdayaan masyarakat sehingga zakat benar-benar memberikan manfaat nyata bagi mustahik,” tambah Jihan. Kegiatan Public Expose ini juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS RI dalam meningkatkan transparansi serta memperluas pemahaman publik mengenai kontribusi zakat dalam pembangunan sosial di Indonesia. Melalui diseminasi hasil kajian tersebut, diharapkan pengelolaan zakat di Indonesia, termasuk di daerah seperti BAZNAS Kota Ambon, dapat terus berkembang dan memberikan dampak yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Ikuti Public Expose Special Ramadan, Bahas Kinerja dan Pemetaan UPZ Desa
BAZNAS Ambon Ikuti Public Expose Special Ramadan, Bahas Kinerja dan Pemetaan UPZ Desa
AMBON — Staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengikuti kegiatan Public Expose Special Ramadan yang digelar oleh BAZNAS RI pada Kamis (5/3/2026) pukul 12.00–14.00 WIT. Kegiatan ini menyoroti pengukuran kinerja Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan pemetaan UPZ Desa di seluruh Indonesia. Public Expose ini menghadirkan diseminasi kajian terkait Indeks Zakat Nasional untuk UPZ (IZN UPZ) serta peta sebaran UPZ Desa sebagai instrumen penguatan tata kelola zakat berbasis data. Kegiatan disiarkan secara daring melalui Zoom dan YouTube BAZNAS TV. Dalam sesi tersebut, para pemateri seperti Aisha Putrina Sari, M.S.M., Indah Hurun Hayana, S.E., dan Devon Ramadhan Delian, B.Comm. memaparkan bagaimana pengukuran kinerja UPZ dilakukan secara terstandar dan bagaimana pemetaan desa berperan dalam optimalisasi pengumpulan zakat. Staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan kesannya mengenai kegiatan ini: “Diseminasi ini sangat membantu kami memahami bagaimana pengukuran kinerja UPZ dan pemetaan UPZ Desa dapat menjadi dasar bagi program zakat yang lebih profesional dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Jihan. Ia menambahkan bahwa informasi yang diperoleh akan menjadi panduan penting dalam menyusun strategi pengelolaan zakat di tingkat kota. “Kami bisa menyesuaikan program dan intervensi dengan data yang disediakan, sehingga pendayagunaan zakat lebih tepat sasaran,” tambahnya. Kegiatan ini dipandu oleh moderator Nada Nadiah dan bertujuan meningkatkan pemahaman pengelola zakat tentang pentingnya tata kelola berbasis data, transparansi, dan akuntabilitas dalam menghimpun serta menyalurkan zakat di seluruh Indonesia. Dengan mengikuti Public Expose ini, BAZNAS Kota Ambon diharapkan semakin siap melaksanakan pengelolaan zakat yang profesional dan berdampak luas, sejalan dengan strategi nasional yang berbasis data dan analisis kinerja UPZ.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Ukhuwah Ramadan, BAZNAS Kota Ambon Hadiri Buka Puasa Bersama Negeri Batu Merah
Perkuat Ukhuwah Ramadan, BAZNAS Kota Ambon Hadiri Buka Puasa Bersama Negeri Batu Merah
Ambon — Pemerintah Negeri Batu Merah menggelar kegiatan buka puasa bersama warga di Aula Kantor Negeri, Minggu (1/3/2026), dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan. Kegiatan bertema “Mempererat Silaturahmi, Memperkuat Persaudaraan, Bersama Membangun Negeri Batu Merah yang Rukun dan Bermartabat” ini dihadiri seluruh elemen masyarakat, unsur TNI/Polri, Raja Negeri Ema, tokoh adat, tokoh agama, serta perwakilan lembaga keagamaan, termasuk Badan Amil Zakat Nasional Kota Ambon. Dari BAZNAS Kota Ambon, hadir Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Achmad Salim, yang turut memberikan tausiah menjelang waktu berbuka puasa. Dalam tausiahnya, ia mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan, memperbanyak amal kebajikan, serta meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. “Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi tentang membangun kepekaan sosial dan mempererat ukhuwah. Mari jadikan bulan suci ini sebagai penguat persatuan dan semangat berbagi demi kesejahteraan bersama,” ujar H. Achmad Salim. Sementara itu, Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama sengaja dilaksanakan pada hari ke-11 Ramadan. Menurutnya, masyarakat telah melewati sepuluh hari pertama Ramadan yang penuh rahmat dan ampunan, sehingga momentum ini menjadi saat yang tepat untuk mempererat hubungan antarwarga. “Kita sudah berpuasa 11 hari, artinya kita telah mengamalkan keutamaan 10 malam pertama Ramadan yang merupakan waktu turunnya rahmat Allah dan terbukanya kesempatan besar untuk memperbaiki diri. Selain itu, buka puasa bersama ini sudah menjadi agenda rutin setiap tahun. Tahun ini kami juga mengundang saudara dari Negeri Ema dan Negeri Passo,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan hubungan dan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah negeri, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan persatuan. “Di hari ini kita bisa saling memaafkan dengan hati terbuka. Jika kita bersatu, segala hal dapat tercapai. Namun jika tidak, akan sulit meraih tujuan pembangunan,” tambahnya. Ali Hatala berharap, melalui kegiatan ini, persatuan dan silaturahmi di Negeri Batu Merah semakin kokoh, sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang rukun dan bermartabat. Lebih lanjut disampaikan, selain kegiatan buka puasa bersama yang digelar pemerintah negeri, Pemerintah Kota Ambon juga melaksanakan program “Sehari Ramadan” di wilayah Batu Merah yang telah berlangsung di RW 19. Direncanakan, kegiatan safari Ramadan akan dilanjutkan di wilayah Kanawa pada Senin mendatang. Pemerintah negeri juga mengimbau perangkat negeri di tingkat RW dan RT untuk turut mengadakan kegiatan buka puasa bersama di wilayah masing-masing selama Ramadan, sebagai upaya mempererat kebersamaan hingga ke tingkat lingkungan terkecil. BAZNAS Kota Ambon menyambut baik inisiatif tersebut sebagai langkah strategis membangun sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan lembaga keagamaan dalam memperkuat nilai-nilai persaudaraan dan semangat berbagi di bulan suci Ramadan.
BERITA03/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Safari Ramadan 1447 H di BTN Manusela, BAZNAS Kota Ambon Hadir Tebar Kepedulian
Safari Ramadan 1447 H di BTN Manusela, BAZNAS Kota Ambon Hadir Tebar Kepedulian
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional Kota Ambon turut ambil bagian dalam kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah bersama Pemerintah Kota Ambon yang digelar di halaman Masjid Al-Ikhwan BTN Manusela, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Senin (2/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon menyalurkan sebanyak 40 paket sembako kepada warga yang telah terdata sebagai penerima manfaat. Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan serta kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, hadir langsung didampingi staf BAZNAS Jihan Abbas dan jajaran staf lainnya. Kehadiran BAZNAS dalam Safari Ramadan ini merupakan wujud sinergi bersama pemerintah daerah untuk memastikan manfaat zakat dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan. “Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk nyata kolaborasi dalam menghadirkan kebahagiaan Ramadan bagi masyarakat. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan menambah keberkahan di bulan suci,” ujar Zulkifly. Sementara itu, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan ungkapan syukur sekaligus upaya pemerintah untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat. “Kami menyambut bulan suci Ramadan 1447 H dengan penuh suka cita. Safari Ramadan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi wujud kehadiran nyata pemerintah di tengah masyarakat,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa momentum Ramadan menjadi ruang memperkuat kebersamaan, membangun persaudaraan, serta menjaga Kota Ambon tetap aman dan damai. Menurutnya, suasana kota yang kondusif akan mendukung kelancaran pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Ambon juga menyerahkan 100 paket sembako kepada warga BTN Manusela sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi di bulan penuh berkah. BAZNAS Kota Ambon menilai Safari Ramadan 1447 H menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai solidaritas sosial. Melalui kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu serta tumbuh kesadaran kolektif untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama.
BERITA03/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Literasi dan Antisipasi Isu, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Pengajian Nasional Bahas Isu Negatif tentang BAZNAS
Perkuat Literasi dan Antisipasi Isu, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Pengajian Nasional Bahas Isu Negatif tentang BAZNAS
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional Kota Ambon terus meningkatkan kapasitas sumber daya amil melalui partisipasi aktif dalam kegiatan nasional. Kali ini, staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengikuti kegiatan Pengajian – Berbagi Ilmu Berbagi Pengalaman – Sesi 08 Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring, Selasa (3/3/2026). Kegiatan yang digagas oleh Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia ini mengangkat tema “Menyikapi Isu Negatif Tentang BAZNAS yang Harus Diantisipasi”. Pengajian berlangsung pukul 06.00–07.30 WIB atau 08.00–09.30 WIT dan diikuti oleh jajaran amil BAZNAS dari seluruh Indonesia melalui Zoom Meeting dan siaran langsung YouTube BAZNAS TV. Materi disampaikan oleh Rizaludin Kurniawan selaku Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, serta dipandu oleh M. Nadratuzzaman Hosen, Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional BAZNAS RI. Dalam pemaparannya, Rizaludin Kurniawan menekankan pentingnya kesiapan lembaga dalam menghadapi berbagai isu negatif yang berkembang di ruang publik, terutama di era digital yang serba cepat. Transparansi, akuntabilitas, serta penguatan komunikasi publik menjadi kunci utama menjaga kepercayaan masyarakat. Sementara itu, M. Nadratuzzaman Hosen menyoroti peran transformasi digital dalam memperkuat tata kelola dan sistem informasi BAZNAS, sehingga setiap potensi misinformasi dapat diantisipasi dengan data dan narasi yang akurat. BAZNAS Kota Ambon memandang kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan kompetensi amil dalam menjaga marwah lembaga dan meningkatkan profesionalisme pengelolaan zakat. Keikutsertaan dalam pengajian rutin setiap Selasa ini juga menjadi wujud komitmen untuk terus belajar, beradaptasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki dan mustahik. Dengan semangat amil kompeten, BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk terus menghadirkan pengelolaan zakat yang amanah, transparan, dan berdampak bagi kesejahteraan umat, khususnya di Kota Ambon.
BERITA03/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Lihat Daftar Rekening →