WhatsApp Icon
BAZNAS Gaungkan “Kurban Berkah Berdayakan Desa”, Dorong Transformasi Sosial dari Daerah

Ambon, 17 April 2026 (WIT) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar konferensi pers bertajuk “Kurban Berkah Berdayakan Desa” pada Jumat (17/4/2026) pukul 14.30 WIT hingga selesai. Kegiatan ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube dan menghadirkan jajaran pimpinan BAZNAS RI sebagai narasumber utama.

Acara ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Wakil Ketua Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si., Pimpinan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si., CFRM., serta Deputi II Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si. Kehadiran para pimpinan ini menegaskan komitmen BAZNAS dalam memperkuat program kurban sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi desa.

Dalam paparannya, Ketua BAZNAS RI menekankan bahwa program “Kurban Berkah Berdayakan Desa” bukan sekadar distribusi daging kurban, melainkan upaya strategis untuk mendorong kemandirian masyarakat desa. Program ini dirancang agar manfaat kurban dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil.

“Program kurban ini kami arahkan untuk menjadi motor penggerak ekonomi desa. Tidak hanya konsumtif, tetapi juga produktif dan berdaya guna dalam jangka panjang,” ujar salah satu pimpinan BAZNAS RI dalam konferensi tersebut.

Di tingkat daerah, dukungan terhadap program ini juga disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menilai bahwa program ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal.

“Kami di BAZNAS Kota Ambon siap mengimplementasikan program ini secara maksimal. Kurban tidak hanya menjadi ibadah, tetapi juga solusi sosial untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa,” tegas Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Sementara itu, Jihan Abbas selaku staf pengumpulan dan digitalisasi menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung keberhasilan program. Ia menjelaskan bahwa digitalisasi menjadi kunci untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan kurban.

“Digitalisasi memungkinkan proses pengumpulan hingga distribusi kurban menjadi lebih transparan, cepat, dan tepat sasaran. Ini juga meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS,” ungkap Jihan Abbas.

Melalui pendekatan kolaboratif antara pusat dan daerah, BAZNAS berharap program ini mampu menjangkau lebih banyak desa di seluruh Indonesia. Selain itu, penguatan sistem digital diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam berkurban secara mudah dan aman.

Konferensi pers ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam program kurban tahun ini, dengan semangat berbagi dan pemberdayaan yang lebih luas.

 

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan ulang kegiatan ini, dapat mengakses siaran langsung melalui tautan berikut:
https://youtube.com/live/tx6troUtKwk?feature=share

22/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Lonjakan Signifikan Pengumpulan Zakat di Ambon 2026, Sinergi BAZNAS dan Penyuluh Agama Berbuah Nyata

Ambon, Senin 20 April 2026 — Kinerja pengumpulan dana keagamaan oleh BAZNAS Kota Ambon menunjukkan tren peningkatan yang sangat signifikan sepanjang tahun 2026. Berdasarkan laporan terbaru hasil pengumpulan di luar neraca (off balance sheet), kontribusi dari masjid-masjid se-Kota Ambon mengalami lonjakan pada berbagai jenis dana, mulai dari zakat fitrah, zakat maal, infak sedekah, hingga fidyah.

Peningkatan ini tidak terlepas dari kolaborasi intensif antara BAZNAS Kota Ambon dengan para penyuluh agama yang bertugas di Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh kecamatan. Peran aktif penyuluh dalam memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat dinilai berhasil meningkatkan kesadaran umat dalam menunaikan kewajiban dan anjuran berzakat.

Jihan Abbas, selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif berbagai pihak.

“Kami melihat adanya peningkatan yang sangat positif di tahun 2026. Hal ini tidak hanya karena sistem digitalisasi yang mulai tertata, tetapi juga berkat dukungan luar biasa dari para penyuluh agama di KUA yang aktif mendampingi masjid-masjid dalam proses pengumpulan dan pelaporan,” ujar Jihan Abbas.

Ia juga menambahkan bahwa pendekatan berbasis data dan digitalisasi pelaporan telah membantu mempercepat akurasi serta transparansi dalam pengelolaan dana umat.

“Dengan sistem digital yang kami dorong, setiap masjid kini lebih mudah melaporkan hasil pengumpulan secara real time. Ini membuat kepercayaan publik semakin meningkat,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa peningkatan ini merupakan bukti nyata dari kekuatan kolaborasi dan komitmen bersama dalam membangun ekosistem zakat yang lebih baik di Kota Ambon.

“Kami sangat mengapresiasi peran para penyuluh agama di KUA serta pengurus masjid yang telah menjadi ujung tombak dalam pengumpulan zakat. Ini menunjukkan bahwa ketika edukasi, kepercayaan, dan sistem berjalan beriringan, maka potensi zakat dapat dioptimalkan secara maksimal,” ungkap Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia juga menegaskan bahwa ke depan, BAZNAS Kota Ambon akan terus memperkuat sistem digitalisasi dan memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis pengelolaan zakat di Ambon akan semakin maju dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat,” tambahnya.

Capaian ini memperkuat posisi BAZNAS Kota Ambon sebagai lembaga pengelola zakat yang semakin profesional, transparan, dan terpercaya. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mendorong optimalisasi potensi zakat di Kota Ambon.

21/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Dari Laptop ke Umat: Data Ungkap Lonjakan Zakat Ambon 2026 yang Makin Transparan

Ambon, Senin 20 April 2026 — Suasana kerja di kantor BAZNAS Kota Ambon tampak berbeda pagi itu. Di salah satu meja kerja, staf bidang pengumpulan, Ayu Setiawati, terlihat serius menatap layar laptopnya. Ia tengah melakukan rekapitulasi data pengumpulan dana umat di luar neraca (off balance sheet), yang berasal dari masjid-masjid se-Kota Ambon.

Di layar yang juga menampilkan logo resmi BAZNAS Kota Ambon, tersaji tabel dan grafik yang memperlihatkan tren menggembirakan: peningkatan signifikan dalam pengumpulan zakat fitrah, zakat maal, infak sedekah, dan fidyah sepanjang tahun 2026.

Ayu menjelaskan bahwa proses input data dilakukan secara bertahap dari laporan masjid yang kini semakin tertib dan terintegrasi.

“Kami melakukan input data harian dan bulanan dari laporan masjid. Tahun ini terlihat jelas peningkatan di beberapa kategori. Sistem yang lebih rapi membuat kami bisa memantau tren dengan lebih akurat,” ujar Ayu Setiawati saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurutnya, digitalisasi menjadi faktor penting dalam mempercepat proses rekapitulasi dan meminimalkan kesalahan pencatatan.

Hal senada disampaikan oleh Jihan Abbas, Staf Pengumpulan dan Digitalisasi. Ia menekankan bahwa transformasi digital yang dilakukan BAZNAS Kota Ambon mulai menunjukkan hasil nyata.

“Kami melihat adanya peningkatan yang sangat positif di tahun 2026. Hal ini tidak hanya karena sistem digitalisasi yang mulai tertata, tetapi juga berkat dukungan luar biasa dari para penyuluh agama di KUA yang aktif mendampingi masjid-masjid dalam proses pengumpulan dan pelaporan,” jelas Jihan Abbas.

Ia menambahkan bahwa sistem pelaporan berbasis digital memungkinkan transparansi yang lebih tinggi dan memperkuat kepercayaan masyarakat.

“Dengan sistem digital yang kami dorong, setiap masjid kini lebih mudah melaporkan hasil pengumpulan secara real time. Ini membuat kepercayaan publik semakin meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menilai bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara lembaga, penyuluh agama, dan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh staf, termasuk dalam proses penginputan dan pengolahan data yang menjadi dasar pengambilan kebijakan. Peran penyuluh agama di KUA juga sangat vital dalam meningkatkan kesadaran masyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas akan terus menjadi prioritas utama BAZNAS Kota Ambon.

“Dengan data yang akurat dan sistem yang transparan, kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana umat dapat dikelola dengan amanah dan tepat sasaran,” lanjut Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Digitalisasi, sinergi dengan penyuluh agama, serta ketelitian dalam pengolahan data menjadi kunci utama peningkatan pengumpulan dana umat di Kota Ambon. Aktivitas sederhana seperti yang dilakukan Ayu Setiawati di depan laptopnya menjadi bagian penting dari sistem besar yang kini semakin transparan dan terpercaya.

21/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Perketat Transparansi, BAZNAS Kota Ambon Wajibkan Setoran ZIS Langsung ke Rekening Resmi

Ambon, Kamis 16 April 2026 — Dalam upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat, BAZNAS Kota Ambon menggelar rapat harian yang membahas kebijakan penting terkait mekanisme penyetoran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Rapat tersebut menegaskan bahwa seluruh setoran ZIS dari masyarakat maupun unit pengumpul zakat wajib langsung masuk ke rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Rapat yang berlangsung di kantor BAZNAS Kota Ambon ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, di antaranya Wakil Ketua I Achmad Salim, Wakil Ketua III Sumiyati Kiat, Wakil Ketua IV Rabea Kiat, serta para staf dari berbagai bidang.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memastikan bahwa seluruh dana yang dihimpun dapat tercatat secara sistematis, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara publik.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, dalam arahannya menegaskan pentingnya disiplin dalam sistem keuangan lembaga.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap dana ZIS yang dihimpun benar-benar tercatat dan masuk ke dalam sistem resmi BAZNAS. Oleh karena itu, seluruh penyetoran harus langsung melalui rekening resmi. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menjaga amanah umat,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa langkah ini akan mempermudah proses audit serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di Kota Ambon.

“Transparansi adalah kunci utama. Dengan sistem yang terintegrasi melalui rekening resmi, kami bisa memantau arus masuk dana secara real time dan meminimalkan potensi kesalahan atau penyimpangan,” lanjut Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Sementara itu, Jihan Abbas, selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi, menjelaskan bahwa kebijakan ini juga sejalan dengan penguatan sistem digital yang sedang dikembangkan oleh BAZNAS Kota Ambon.

“Dengan seluruh setoran masuk langsung ke rekening resmi, proses digitalisasi menjadi jauh lebih optimal. Data yang masuk bisa langsung terintegrasi dengan sistem kami, sehingga pelaporan menjadi lebih cepat, akurat, dan transparan,” jelas Jihan Abbas.

Ia juga menekankan bahwa pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada masjid, unit pengumpul zakat, dan masyarakat agar memahami mekanisme baru tersebut.

“Kami tidak hanya menetapkan aturan, tetapi juga memastikan semua pihak memahami dan mampu menerapkannya. Edukasi akan terus kami lakukan agar sistem ini berjalan efektif,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut, para pimpinan juga memberikan masukan terkait penguatan koordinasi dengan unit pengumpul zakat di tingkat masjid dan instansi, serta pentingnya monitoring berkala terhadap implementasi kebijakan ini di lapangan.

Diskusi berlangsung dinamis, dengan berbagai pandangan konstruktif dari para peserta rapat. Semua pihak sepakat bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi menuju pengelolaan zakat yang lebih profesional dan modern.

Selain itu, rapat juga menyoroti pentingnya integrasi antara sistem keuangan dan pelaporan digital, sehingga setiap transaksi dapat dilacak dengan mudah dan menghasilkan laporan yang dapat diakses secara cepat oleh pihak terkait.

Dengan adanya kebijakan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat memperkuat kepercayaan publik serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat dan berbagi melalui infak dan sedekah.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam membangun sistem pengelolaan zakat yang tidak hanya akuntabel, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Rapat harian ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS Kota Ambon dalam mempertegas komitmen terhadap transparansi dan profesionalisme. Dengan sistem penyetoran yang lebih tertib dan terintegrasi, diharapkan pengelolaan dana umat dapat semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

21/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Kolaborasi 127 RT/RW, Raja dan Perangkat Negeri di Batu Merah Berbuah Nyata, BAZNAS Ambon Apresiasi Setoran Perdana ZIS

Ambon, Senin 20 April 2026BAZNAS Kota Ambon memberikan apresiasi atas keberhasilan penyetoran perdana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pemerintah Negeri Batu Merah. Penyetoran ini menjadi salah satu capaian penting dalam penguatan sistem pengumpulan zakat berbasis desa/kelurahan yang kini mulai diterapkan secara lebih terstruktur di Kota Ambon.

Pengumpulan ZIS tersebut melibatkan kolaborasi 127 RT/RW se-Negeri Batu Merah, bersama Raja Batu Merah, perangkat negeri, serta staf pemerintahan yang menghimpun dana umat selama periode Januari hingga Maret 2026. Hasilnya, dana yang berhasil dikumpulkan menunjukkan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung pengelolaan zakat yang lebih tertib dan transparan.

Sebagai bentuk administrasi resmi, Jihan Abbas selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi menyerahkan bukti setoran ZIS kepada pihak Pemerintah Negeri Batu Merah, yang diterima oleh bagian keuangan, Ida Leurima. Penyerahan ini menandai bahwa dana telah tercatat secara resmi dan masuk ke sistem BAZNAS Kota Ambon.

Dalam keterangannya, Jihan Abbas menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang solid dari seluruh unsur di Negeri Batu Merah.

“Kolaborasi 127 RT dan RW ini adalah bukti nyata bahwa pengumpulan ZIS bisa berjalan efektif jika ada koordinasi yang kuat di tingkat wilayah. Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang terbangun di Negeri Batu Merah,” ujar Jihan Abbas.

Ia juga menegaskan bahwa sistem pengumpulan saat ini telah terintegrasi dengan digitalisasi, sehingga setiap data yang masuk dapat dipantau secara transparan dan real time.

“Setiap setoran yang masuk langsung tercatat dalam sistem manajemen BAZNAS (SIMBA). Ini penting untuk menjaga akurasi data sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menilai bahwa capaian ini merupakan langkah awal yang sangat baik dalam memperkuat pengelolaan zakat berbasis desa.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Negeri Batu Merah, para RT/RW, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi. Ini adalah contoh nyata bagaimana zakat bisa dikelola secara kolektif dan terorganisir,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa keterlibatan aktif pemerintah negeri dan struktur RT/RW menjadi kunci keberhasilan pengumpulan ZIS di tingkat akar rumput.

“Ketika struktur paling bawah seperti RT dan RW bergerak bersama, maka potensi zakat, infak, dan sedekah bisa dihimpun secara maksimal. Ini model yang sangat baik untuk ditiru oleh desa, negeri, dan kelurahan lain di Kota Ambon,” lanjut Muhammad Zulkifly Fakaubun.

BAZNAS Kota Ambon juga menegaskan bahwa seluruh sistem pengumpulan dan penyetoran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) saat ini wajib dilakukan melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon, sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme lembaga.

Dengan adanya penyetoran perdana ini, Batu Merah diharapkan dapat menjadi contoh bagi negeri, desa, dan kelurahan lain di Kota Ambon dalam mengoptimalkan potensi zakat melalui sistem yang lebih terstruktur dan berbasis partisipasi masyarakat.

Keberhasilan kolaborasi 127 RT/RW di Negeri Batu Merah menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat berbasis desa, negeri, maupun kelurahan, dan komunitas mampu memberikan hasil nyata. BAZNAS Kota Ambon optimistis model ini dapat diperluas ke wilayah lain guna memperkuat penghimpunan ZIS dan meningkatkan manfaat bagi mustahik.

21/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Ambon Berbagi Paket Sembako di Momen Syukuran Milad IGRA ke-23
BAZNAS Kota Ambon Berbagi Paket Sembako di Momen Syukuran Milad IGRA ke-23
Ambon – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon turut mengambil bagian dalam momentum syukuran Milad Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) ke-23 yang diselenggarakan pada Sabtu, 22 November 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 3 Kantor Kementerian Agama Kota Ambon ini dihadiri oleh para guru RA se-Pulau Ambon dan diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah IGRA Maluku. Acara berlangsung khidmat dan meriah. Anak-anak didik tingkat Raudhatul Athfal turut memeriahkan suasana dengan penampilan seni kreatif yang mereka suguhkan, menambah semarak jalannya kegiatan. Sebagai bentuk kepedulian terhadap para pendidik, BAZNAS Kota Ambon membagikan 20 paket sembako kepada guru-guru RA yang membutuhkan. Penyerahan paket sembako dilakukan langsung oleh Hendra Abubakar, Wakil Ketua 2 Bidang Penyaluran dan Pendistribusian BAZNAS Kota Ambon. Ia turut didampingi oleh staf BAZNAS, yakni Mas'udin dan Ayu Setiawati. BAZNAS Kota Ambon berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi para guru RA yang telah berperan besar dalam mendidik generasi usia dini di Kota Ambon. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang syukur peringatan Milad IGRA ke-23, tetapi juga wujud sinergi dan kepedulian antar lembaga untuk terus mendukung kemajuan pendidikan anak usia dini di Maluku.
BERITA22/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Kembali Peduli, Salurkan Bantuan untuk Anak Penderita Gizi Buruk
BAZNAS Kota Ambon Kembali Peduli, Salurkan Bantuan untuk Anak Penderita Gizi Buruk
Ambon, Jumat 21 November 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan dengan menyalurkan bantuan kepada seorang anak penderita gizi buruk bernama Yusuf Ruslin, berusia 4 tahun. Meski masih balita, Yusuf hanya memiliki berat badan 10 kilogram, sehingga membutuhkan perhatian serius terkait pemenuhan gizi. Informasi mengenai kondisi Yusuf diterima BAZNAS Kota Ambon melalui laporan dari pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada salah satu OPD lingkup Pemerintah Kota Ambon. Menindaklanjuti laporan tersebut, BAZNAS bergerak cepat untuk memastikan bantuan dapat segera disalurkan guna membantu memenuhi kebutuhan gizi Yusuf. Yusuf tinggal bersama orang tuanya. Ayahnya, Ruslin, serta kedua saudaranya di kawasan belakang Masjid Al-Mustaqim, Kelurahan Amantelu, Kota Ambon. Kondisi keluarga yang terbatas membuat mereka kesulitan menyediakan asupan gizi yang cukup bagi Yusuf, yang saat ini hanya dapat terbaring di tempat tidur karena lemahnya kondisi fisik. Wakil Ketua II Bidang Penyaluran dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Ambon, Hendra Abubakar, pada Jumat siang turun langsung mengunjungi rumah keluarga Yusuf untuk menyerahkan bantuan. Dalam kunjungan itu, Hendra memastikan bahwa bantuan yang diberikan dapat mendukung kebutuhan nutrisi Yusuf dan sedikit meringankan beban keluarga. Semoga sedikit bantuan yang disalurkan BAZNAS Kota Ambon dapat bermanfaat dan membantu keluarga dalam memenuhi asupan gizi ananda Yusuf. BAZNAS Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA21/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Dukung Persiapan Launching Kota Wakaf Bersama Kemenag
BAZNAS Kota Ambon Dukung Persiapan Launching Kota Wakaf Bersama Kemenag
Ambon, Selasa, 18 November 2025 — Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ambon, H. Achmad Salim, menghadiri rapat persiapan Launching Kota Wakaf yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ambon. Rapat berlangsung di Aula Lantai 3 Kantor Kemenag Ambon. Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Ambon, H. R. A. Fachrurrazy Hassanusi dan diikuti oleh Kepala Seksi Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Ketua Badan Wakaf Indonesia Provinsi Maluku Ust. H. Abdulrahman Tuanaya, Lc. pejabat struktural, serta sejumlah staf terkait. Hadir pula perwakilan Pemerintah Kota Ambon dan bank syariah, yaitu BSI dan Bank Muamalat. Pertemuan ini bertujuan mematangkan aspek teknis dan administratif sebelum peluncuran program Kota Wakaf yang diinisiasi untuk memperkuat ekosistem wakaf produktif di Kota Ambon. Dalam arahannya, Kepala Kantor Kemenag menekankan pentingnya kerja sama lintas unit dalam menyukseskan program tersebut. Ia menegaskan bahwa Launching Kota Wakaf bukan sekadar acara simbolis, tetapi langkah strategis untuk meningkatkan literasi wakaf, mendorong partisipasi masyarakat, dan mengoptimalkan potensi wakaf produktif guna memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi umat. Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Nur Patimah, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa peluncuran ini akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, lembaga keagamaan, nadzir wakaf, hingga mitra filantropi. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara Kemenag dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Ambon sebagai kota yang berdaya melalui pengelolaan wakaf yang transparan dan profesional. Rapat berjalan dengan antusias dan menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, antara lain pembentukan panitia, penentuan lokasi kegiatan, serta rencana sosialisasi dan publikasi menjelang peluncuran. Kemenag Kota Ambon menyatakan komitmennya untuk menjadikan program Kota Wakaf sebagai ikon inovasi keagamaan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat serta peningkatan kesejahteraan umat melalui pengelolaan wakaf yang produktif dan berkelanjutan. Peluncuran program ini dijadwalkan berlangsung pada akhir November mendatang.
BERITA18/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Direktorat Peningkatan Kualitas Perumahan Perkotaan Tinjau Lokasi Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Ambon
Direktorat Peningkatan Kualitas Perumahan Perkotaan Tinjau Lokasi Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Ambon
Ambon, 14 November 2025 — Usai melaksanakan rangkaian kegiatan bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, Direktorat Peningkatan Kualitas Perumahan Perkotaan, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, melakukan kunjungan lapangan ke beberapa titik pelaksanaan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Kota Ambon, pada Jumat (14/11/2025). Rombongan kementerian meninjau dua lokasi pelaksanaan program yang berada di Kawasan Ongkoliong dan Lorong Putri, untuk melihat langsung kondisi rumah-rumah yang telah mendapatkan bantuan rehabilitasi melalui program RLHB BAZNAS Kota Ambon. Dampingi oleh Tim BAZNAS Kota Ambon Dalam kunjungan ini, Direktorat Peningkatan Kualitas Perumahan Perkotaan didampingi oleh: Mas’udin, Staf Bidang Penyaluran dan Pendayagunaan sekaligus PIC Program RLHB BAZNAS Kota Ambon Jihan Abbas, Ketua Bidang Humas dan Digitalisasi pada Kantor Digital BAZNAS Kota Ambon Turut hadir pula perwakilan dari Bidang Kawasan Perumahan Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Maluku, yang ikut serta memantau dan memberikan masukan terhadap progres peningkatan kualitas rumah masyarakat. Tanggapan dan Evaluasi Lapangan Dalam peninjauan tersebut, rombongan kementerian memberikan beragam tanggapan positif sekaligus catatan konstruktif untuk peningkatan kualitas program. Mereka menilai bahwa: Perubahan sudah terlihat signifikan, terutama pada rumah-rumah yang sebelumnya berada dalam kondisi sangat memprihatinkan. Masih terdapat beberapa kekurangan yang perlu ditingkatkan terkait aspek teknis maupun kelengkapan fisik bangunan. Pelaksanaan program tidak mudah, namun usaha BAZNAS Kota Ambon patut diapresiasi karena bekerja dengan keterbatasan sumber daya dan medan lapangan yang tidak sederhana. Direktur Peningkatan Kualitas Perumahan Perkotaan menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kota Ambon karena telah melaksanakan program RLHB dengan baik dan penuh tanggung jawab. Beliau juga meminta agar staf kementerian yang bertugas di Maluku dapat melanjutkan pendampingan dan memastikan seluruh rumah yang dibantu semakin mendekati standar kelayakan. “Memang masih jauh untuk dikatakan sepenuhnya sangat layak, tetapi perubahan sudah sangat banyak. Yang kurang akan terus kita perbaiki bersama,” ungkap beliau dalam kunjungan tersebut. Komitmen BAZNAS Kota Ambon BAZNAS Kota Ambon menyampaikan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan Program RLHB, termasuk: Memperkuat koordinasi dengan kementerian dan pemerintah daerah Memperbaiki kekurangan teknis di lapangan Menyempurnakan proses pendataan dan pelaporan Menjaga transparansi dan keberlanjutan program Program Rumah Layak Huni BAZNAS diharapkan dapat menjadi salah satu solusi nyata dalam membantu masyarakat prasejahtera di Kota Ambon untuk memperoleh hunian yang lebih aman, sehat, dan bermartabat.
BERITA14/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Hadiri Rakor dan Monitoring Pelaksanaan BSPS Perkotaan Provinsi Maluku Tahun 2025
BAZNAS Kota Ambon Hadiri Rakor dan Monitoring Pelaksanaan BSPS Perkotaan Provinsi Maluku Tahun 2025
Ambon, 13 November 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dan Monitoring Pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Perkotaan Provinsi Maluku Tahun 2025, yang diselenggarakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman melalui Direktorat Peningkatan Kualitas Perumahan Perkotaan. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Masohi, Balai Wilayah Sungai Maluku, dan dibuka secara resmi oleh Direktur Peningkatan Kualitas Perumahan Perkotaan. BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh: Hendra Abubakar, Wakil Ketua II Bidang Penyaluran dan Pendayagunaan Mas'Udin, Staf Bidang Penyaluran Jihan Abbas, Ketua Bidang Humas dan Digitalisasi pada Kantor Digital BAZNAS Kota Ambon Materi dan Narasumber yang Hadir Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari kementerian serta instansi strategis lainnya. Sesi paparan dibuka dengan: 1. Penyampaian Surat Edaran Kemitraan Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman Materi ini disampaikan oleh Direktur Sistem Efisiensi dan Penyelenggaraan Pembangunan, Ditjen TPKR, yang menegaskan pentingnya kolaborasi multisektor dalam penguatan pelaksanaan program perumahan nasional. 2. Kebijakan Legalitas Tanah Program BSPS Disampaikan oleh Kepala Badan Pertanahan Nasional Provinsi Maluku, yang menjelaskan regulasi serta aspek legalitas terkait status kepemilikan tanah sebagai dasar utama kelayakan penerima program BSPS. 3. Progres Pelaksanaan BSPS di Provinsi Maluku Dibawakan oleh Kepala Balai Maluku, memaparkan perkembangan pelaksanaan BSPS yang telah berjalan, termasuk data capaian, kendala lapangan, dan strategi peningkatan efektivitas di tahun berjalan. Setelah seluruh pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama yang turut melibatkan: Bidang Perumahan Dinas PUPR Provinsi Maluku Dinas Sosial Kota Ambon Bank Mandiri Ambon Serta para pemangku kepentingan lainnya Diskusi berlangsung interaktif dengan banyak masukan terkait mekanisme, pendataan, dan percepatan pelaksanaan program BSPS di Maluku. BAZNAS Kota Ambon Paparkan Program Rehab Rumah Layak Huni Dalam forum tersebut, BAZNAS Kota Ambon diberikan kesempatan untuk menyampaikan perkembangan Program Rehab Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Ambon. Wakil Ketua II, Hendra Abubakar, menjelaskan bahwa: Hingga saat ini puluhan rumah telah direhabilitasi oleh BAZNAS Kota Ambon. Untuk tahun 2025, tahap awal telah menyelesaikan 5 unit rumah, sesuai besaran bantuan per unit yang telah ditetapkan BAZNAS. Mekanisme pelaksanaan program rehab ini berjalan serupa dengan BSPS, yakni: Pendaftaran calon penerima manfaat Verifikasi dokumen kepemilikan tanah dan bangunan Survei lokasi Pengusulan ke BAZNAS RI Proses verifikasi pusat Pelaksanaan rehab hingga pelaporan akhir Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kota Ambon menjaga prinsip keterbukaan dan akuntabilitas dari tahap awal sampai akhir proses. Apresiasi dan Arahan dari Kementerian Menanggapi paparan BAZNAS Kota Ambon, tim dari Ditjen terkait menyampaikan apresiasi atas upaya BAZNAS dalam membantu peningkatan kualitas perumahan masyarakat berpenghasilan rendah. Mereka juga memberikan sejumlah arahan penting, antara lain: Mendorong BAZNAS Kota Ambon memperluas kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, serta sektor swasta melalui pemanfaatan dana CSR, sebagaimana yang telah dilakukan di beberapa daerah lain. Mengimbau agar laporan data calon penerima dan progres rehabilitasi rumah dapat disampaikan ke sistem terintegrasi milik Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, sehingga proses monitoring dapat dilakukan secara menyeluruh dan akurat. Arahan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga filantropi seperti BAZNAS dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat. Penutup Kehadiran BAZNAS Kota Ambon dalam Rakor dan Monitoring BSPS Perkotaan Provinsi Maluku Tahun 2025 merupakan langkah penting dalam memastikan kolaborasi yang lebih kuat antarinstansi untuk peningkatan kualitas perumahan masyarakat. BAZNAS Kota Ambon berkomitmen terus berperan aktif dalam membantu masyarakat melalui program-program rehabilitasi rumah layak huni yang tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan.
BERITA13/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Serahkan SK Unit Pengumpul Zakat (UPZ) SD dan SMP se-Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Serahkan SK Unit Pengumpul Zakat (UPZ) SD dan SMP se-Kota Ambon
Ambon, 13 November 2025 BAZNAS Kota Ambon resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Ambon pada Kamis, 13 November 2025. Kegiatan berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Ambon yang berlokasi di kawasan Waihaong dan dihadiri oleh para pengurus UPZ yang terdiri dari kepala sekolah dan guru dari empat kecamatan, yaitu Sirimau, Nusaniwe, Teluk Ambon, dan Baguala. Acara diawali dengan pembacaan doa oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ambon, H. Achmad Salim, yang memohon keberkahan dan kelancaran bagi seluruh pengurus UPZ yang baru terbentuk. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi kepada seluruh pengurus UPZ sekolah yang telah bersedia menjadi bagian dari gerakan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan pendidikan. “Kami berharap kehadiran UPZ di setiap sekolah dapat menjadi motor penggerak dalam menumbuhkan kesadaran berzakat di kalangan tenaga pendidik dan kependidikan. Selain itu, semoga pengelolaan ZIS di lingkungan sekolah dapat berjalan transparan, amanah, dan memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun dalam keterangannya. Penyerahan SK secara simbolis dilakukan oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Ambon, Hj. Rabea Kiat, kepada para perwakilan UPZ sekolah dari masing-masing kecamatan. Dengan terbentuknya UPZ di tingkat SD dan SMP ini, diharapkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan sekolah dapat lebih terkoordinasi dan berkontribusi dalam mendukung program pemberdayaan umat yang dikelola oleh Baznas Kota Ambon. UPZ sekolah ini nantinya akan fokus mengelola zakat, infak, dan sedekah dari para guru ASN, P3K, tenaga honorer, serta tenaga kependidikan beragama Islam di lingkungan sekolah masing-masing. Melalui sinergi ini, BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk memperkuat gerakan zakat di dunia pendidikan sebagai bagian dari upaya menumbuhkan karakter dermawan dan peduli sesama di kalangan pendidik. Acara penyerahan SK diakhiri dengan sesi foto bersama antara jajaran pengurus BAZNAS Kota Ambon dan para pengurus UPZ sekolah yang hadir, menandai awal kolaborasi baru dalam memperkuat ekosistem zakat di Kota Ambon.
BERITA13/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Silaturahmi dan Koordinasi Untuk Tahun 2026, Pengurus Program Percepatan Pengentasan ATM Kota Ambon Kunjungi Kantor BAZNAS Kota Ambon
Silaturahmi dan Koordinasi Untuk Tahun 2026, Pengurus Program Percepatan Pengentasan ATM Kota Ambon Kunjungi Kantor BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon menerima kunjungan silaturahmi dari Pengurus Program Percepatan Pengentasan ATM (AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria) Kota Ambon, pada Selasa, 11 November 2025, bertempat di Ruang Ketua BAZNAS Kota Ambon. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus melakukan koordinasi pelaksanaan program kesehatan ATM untuk tahun 2026, guna memperkuat upaya bersama dalam peningkatan kesehatan masyarakat di Kota Ambon. Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, didampingi oleh Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat dan Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai peluang kolaborasi antara BAZNAS dan tim program ATM, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat dan dukungan terhadap mustahik yang terdampak penyakit menular. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menegaskan bahwa BAZNAS siap mendukung upaya percepatan pengentasan penyakit ATM melalui sinergi program sosial dan kemanusiaan. “BAZNAS Kota Ambon memiliki komitmen untuk tidak hanya fokus pada aspek ekonomi umat, tetapi juga pada peningkatan kesehatan masyarakat. Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah nyata untuk membangun masyarakat Ambon yang lebih sehat dan sejahtera,” ujar Zulkifly. Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang berkesinambungan antara BAZNAS Kota Ambon dan Program Percepatan Pengentasan ATM Kota Ambon dalam merancang kegiatan kolaboratif di tahun 2026, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama kelompok mustahik dan keluarga rentan kesehatan.
BERITA11/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Ambon
UPZ Dusun Waringin Cap Desa Wayame Resmi Terbentuk
UPZ Dusun Waringin Cap Desa Wayame Resmi Terbentuk
Ambon, 11 November 2025 — Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dusun Waringin Cap, Desa Wayame, secara resmi terbentuk setelah menerima Surat Keputusan (SK) dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon. Penyerahan SK tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Ambon Bidang Sumber Daya Amil Zakat, Administrasi Perkantoran, Komunikasi, Umum, dan Pemberian Rekomendasi, Hj. Rabea Kiat, S.Sos., M.Pd., mewakili Ketua BAZNAS Kota Ambon. SK kepengurusan diserahkan kepada Ketua UPZ Dusun Waringin Cap, La Sundus, bertempat di Kantor BAZNAS Kota Ambon, Selasa (11/11/2025). Dalam kesempatan tersebut, sebelum penyerahan SK, Ketua BAZNAS Kota Ambon menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada pengurus UPZ yang baru terbentuk agar dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, pembentukan UPZ di tingkat dusun merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan layanan BAZNAS Kota Ambon, terutama dalam pengumpulan serta penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS). “Dengan terbentuknya UPZ Dusun Waringin Cap ini, kami berharap dapat memperkuat jaringan pengelolaan zakat di tingkat akar rumput, sehingga potensi zakat di masyarakat bisa tergali lebih maksimal dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para mustahik yang membutuhkan,” ujar Zulkifly. Ia menambahkan, BAZNAS Kota Ambon terus mendorong pembentukan UPZ di setiap desa, kelurahan, dan lembaga keagamaan agar sinergi pengumpulan dan pendistribusian dana zakat semakin efektif dan tepat sasaran. Sementara itu, Ketua UPZ Dusun Waringin Cap, La Sundus, menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kota Ambon atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya bersama seluruh pengurus untuk aktif menggerakkan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, serta memastikan dana yang terkumpul disalurkan kepada mereka yang berhak serta akan berupaya menjadikan UPZ ini sebagai motor penggerak zakat di wilayah, sekaligus memperluas jangkauan program-program BAZNAS agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat Dusun Waringin Cap dan sekitarnya. Dengan diserahkannya SK kepengurusan ini, UPZ Dusun Waringin Cap resmi menjadi bagian dari jaringan kerja BAZNAS Kota Ambon dalam upaya mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak bagi kesejahteraan umat.
BERITA11/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Pimpinan BAZNAS Kota Ambon Ikuti Rapat Persiapan Launching Kota Wakaf
Pimpinan BAZNAS Kota Ambon Ikuti Rapat Persiapan Launching Kota Wakaf
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menghadiri rapat koordinasi persiapan pelaksanaan kegiatan Launching Kota Wakaf di Ambon. Pertemuan ini berlangsung di ruang rapat lantai II Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Maluku, Senin (10/11/2025). Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, H. M. Rusydi Latuconsina, S.Ag., yang mewakili Kepala Kanwil, memimpin jalannya rapat didampingi oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kota Ambon, Marsia Mulan, MM. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kanwil Kemenag Maluku H. M. Yasir Rumadaul, M.Pd.I, Plt. Kasubbag TU Kantor Kemenag Kota Ambon H. Amir Machmud Latar, M.Pd.I, Kepala Penyelenggara Zakat dan Wakaf Nur Patimah, M.Pd, Ketua BAZNAS Kota Ambon M. Zulkifli Fakaubun, Wakil Ketua H. Ahmad Salim, serta sejumlah staf terkait. Dalam arahannya, Latuconsina menjelaskan bahwa rapat ini digelar untuk mematangkan berbagai aspek teknis dan administratif menjelang peluncuran program Kota Wakaf di Ambon yang dijadwalkan pada akhir November 2025. Ia menuturkan, inisiatif Kota Wakaf merupakan langkah lanjutan dari upaya penguatan peran wakaf bagi kesejahteraan masyarakat, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. Kota Ambon sendiri ditetapkan sebagai salah satu daerah percontohan pelaksanaan program tersebut di tingkat nasional. “Melalui program ini, kita ingin membangun ekosistem wakaf yang solid di tingkat kabupaten/kota, dengan melibatkan berbagai pihak seperti Ditjen Bimas Islam, Badan Wakaf Indonesia (BWI), Pemerintah Daerah, Lembaga Keuangan Syariah, organisasi masyarakat Islam, lembaga pendidikan, serta mitra terkait lainnya,” ujar Latuconsina. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ambon yang, melalui Wali Kota, senantiasa memberikan dukungan terhadap berbagai program keagamaan, termasuk zakat dan wakaf. “Sinergi seluruh instansi sangat dibutuhkan agar kegiatan Launching Kota Wakaf dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” tambahnya. Sementara itu, Kabag Kesra Pemerintah Kota Ambon, Marsia Mulan, MM., menegaskan dukungan penuh Pemkot terhadap pelaksanaan program ini. Ia berharap kegiatan tersebut dapat berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan serta memperkuat peran aparatur sipil negara (ASN) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemaslahatan umat. Di tempat yang sama, Kabid Bimas Islam H. M. Yasir Rumadaul mengungkapkan bahwa peluncuran Kota Wakaf dijadwalkan akan dilakukan langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. K.H. Nasaruddin Umar, pada akhir November mendatang, dan akan dihadiri oleh jajaran pejabat Kemenag RI serta berbagai pemangku kepentingan. Ia meminta panitia untuk segera mematangkan persiapan teknis, termasuk penyusunan rundown acara, koordinasi lintas instansi, dan hal-hal teknis lainnya. Melalui rapat ini, seluruh peserta diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan kolaborasi agar pelaksanaan Launching Kota Wakaf di Kota Ambon berjalan lancar serta menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi keumatan dan pengelolaan wakaf produktif di daerah tersebut.
BERITA10/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Nursia Lesi Bersyukur: Rumahnya Segera Rampung Berkat Program RLHB BAZNAS RI Tahun 2025
Nursia Lesi Bersyukur: Rumahnya Segera Rampung Berkat Program RLHB BAZNAS RI Tahun 2025
Ambon, 7 November 2025 – Kebahagiaan dan rasa syukur mendalam dirasakan oleh Nursia Lesi, warga Gunung Melintang RT 004/RW 020, Desa Batu Merah, Kota Ambon, setelah rumahnya hampir rampung direnovasi melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) BAZNAS RI Tahun 2025. Nursia Lesi, yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan toko dengan penghasilan terbatas, selama ini tinggal di rumah kecil yang terbuat dari papan kayu bersama saudara-saudaranya. Kondisi rumah yang sederhana dan jauh dari kata layak tak menyurutkan semangatnya untuk tetap bekerja keras. Kini, berkat bantuan dari program RLHB BAZNAS RI, Nursia bisa bernapas lega karena tempat tinggalnya telah berubah menjadi rumah yang lebih kokoh dan nyaman. Program RLHB ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS RI dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat memiliki hunian yang layak dan sehat. Pada Jumat (7/11/2025), staf BAZNAS Kota Ambon bidang Program RLHB, Mas’udin, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan rumah Nursia Lesi. Dari hasil tinjauan di lapangan, diketahui bahwa progres pembangunan telah mencapai 90 persen, di mana seluruh pengerjaan fisik utama rumah telah rampung dengan struktur beton dan plester. Saat ini, pengerjaan memasuki tahap akhir berupa finishing pemasangan kaca jendela, plamir, serta pengecatan dinding. Mas’udin menyampaikan bahwa pelaksanaan program RLHB di Kota Ambon terus berjalan sesuai target, dengan harapan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan. “Alhamdulillah, rumah Ibu Nursia hampir selesai. Kami berharap setelah seluruh proses finishing selesai, rumah ini bisa segera ditempati dengan nyaman dan membawa keberkahan bagi keluarga,” ungkap Mas’udin. Melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS RI, banyak masyarakat di berbagai daerah yang kini bisa menikmati hunian yang lebih layak dan sehat. Renovasi rumah Nursia Lesi menjadi salah satu bukti nyata manfaat zakat yang dikelola dengan amanah dan tepat sasaran.
BERITA07/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dusun Waringin Cap Desa Wayame Resmi Dibentuk
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dusun Waringin Cap Desa Wayame Resmi Dibentuk
Dusun Waringin Cap, 6 November 2025, Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, Dusun Waringin Cap, Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, secara resmi membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada Kamis, 6 November 2025. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, yang memberikan dukungan penuh atas terbentuknya UPZ di tingkat dusun sebagai langkah nyata memperkuat sistem pengelolaan zakat yang transparan dan profesional. Dalam struktur kepengurusan, Ketua RW, Ustad La Sundus, dipercaya sebagai Ketua UPZ Dusun Waringin Cap, sementara Ibu Uliana, selaku Ketua Majelis Taklim, ditunjuk sebagai Sekretaris UPZ. Keduanya diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam mengajak masyarakat untuk bersama-sama menunaikan kewajiban zakat demi kesejahteraan bersama. Mayoritas warga Dusun Waringin Cap berprofesi sebagai petani dan pelaku usaha di sektor perkebunan sayur. Melalui pembentukan UPZ ini, diharapkan pengelolaan zakat dapat membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat rasa kepedulian sosial antarwarga. “Semoga UPZ Dusun Waringin Cap menjadi wadah yang membawa berkah dan kebaikan bagi seluruh masyarakat. Mari sama-sama kita tumbuhkan semangat berbagi dan peduli sesama,” ujar Ketua BAZNAS Kota Ambon dalam keterangannya. Kegiatan pembentukan UPZ ini berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Dengan semangat “Beta Par Ambon, Ambon Par Samua”, masyarakat Dusun Waringin Cap siap berkontribusi dalam memperkuat gerakan zakat untuk kemaslahatan umat.
BERITA06/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Pimpinan BAZNAS Kota Ambon Silaturahmi ke Wakil Wali Kota Ambon: Sampaikan Apresiasi, Capaian, dan Dengar Masukan untuk Kemajuan Zakat di Kota Ambon
Pimpinan BAZNAS Kota Ambon Silaturahmi ke Wakil Wali Kota Ambon: Sampaikan Apresiasi, Capaian, dan Dengar Masukan untuk Kemajuan Zakat di Kota Ambon
Ambon, 4 November 2025 — Dalam rangka mempererat sinergi dan memperkuat kemitraan dengan Pemerintah Kota Ambon, jajaran Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Wakil Wali Kota Ambon, Ibu Ely Toisutta, pada Selasa, 4 November 2025, bertempat di Ruang Pertemuan Wakil Wali Kota Ambon. Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, didampingi para pimpinan lengkap, yakni: Wakil Ketua I, H. Achmad Salim; Wakil Ketua II, Hendra Abubakar; Wakil Ketua III, Hj. Sumiyati Kiat; Wakil Ketua IV, Hj. Rabea Kiat; serta Staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Ambon memperkenalkan seluruh pimpinan kepada Wakil Wali Kota sekaligus menyampaikan berbagai kinerja dan capaian BAZNAS Kota Ambon sepanjang tahun 2025. Dalam paparannya, Ketua BAZNAS menyampaikan bahwa selama setahun terakhir, BAZNAS Kota Ambon telah bekerja sama secara erat dengan Pemerintah Kota Ambon dalam berbagai kegiatan pengumpulan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), baik di lingkungan Pemerintah Kota maupun di kalangan masyarakat umum. “BAZNAS Kota Ambon selalu berupaya hadir dalam setiap kegiatan Pemerintah Kota Ambon, baik dalam penyaluran bantuan sosial, kegiatan keagamaan, maupun pemberdayaan ekonomi. Kami ingin memastikan bahwa zakat yang dihimpun benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun, Ketua BAZNAS Kota Ambon. Selain menyampaikan capaian pengumpulan dan penyaluran, Ketua BAZNAS juga menyoroti perkembangan digitalisasi dan transparansi informasi publik. Ia menjelaskan bahwa seluruh kegiatan BAZNAS Kota Ambon kini telah terintegrasi melalui Kantor Digital BAZNAS, dan per November 2025 lembaga ini telah menempati peringkat 90 besar dari lebih 415 kantor digital BAZNAS di seluruh Indonesia. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen BAZNAS Kota Ambon dalam menghadirkan tata kelola yang akuntabel dan terbuka kepada masyarakat. Dalam kesempatan itu pula, BAZNAS Kota Ambon menyampaikan permohonan dukungan dan pendampingan dari Pemerintah Kota Ambon agar kolaborasi dalam pengelolaan zakat dan program sosial terus berjalan seiring dengan program pemerintah daerah. Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kerja keras serta kontribusi nyata BAZNAS Kota Ambon dalam membantu berbagai program Pemerintah Kota Ambon. “Kami sangat mengapresiasi BAZNAS Kota Ambon yang selama ini telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Ambon. Kehadiran BAZNAS benar-benar membantu pemerintah dalam berbagai bidang, seperti penyaluran bantuan sembako, program kesehatan, bantuan rumah layak huni, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui bantuan etalase dan modal usaha kecil,” ujar Ely Toisutta. Wakil Wali Kota juga menambahkan bahwa keberadaan BAZNAS Kota Ambon telah membawa dampak positif, dibuktikan dengan diraihnya BAZNAS Award RI oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, sebagai Kepala Daerah Pendukung Program Gerakan Zakat untuk kedua kalinya secara berturut-turut. “Hal ini membuktikan komitmen Pemerintah Kota Ambon terhadap penguatan gerakan zakat. Dengan semangat ‘Beta par Ambon, Ambon par Samua’, pemerintah terus mengajak seluruh muzaki dan donatur untuk menjadikan BAZNAS sebagai lembaga utama dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah,” tambahnya. Lebih lanjut, Ely Toisutta juga memberikan sejumlah masukan penting bagi penguatan kelembagaan dan pelayanan BAZNAS Kota Ambon. Beliau mendorong agar seluruh kegiatan dan laporan keuangan BAZNAS selalu dipublikasikan melalui media resmi sebagai bukti transparansi kepada publik. Ia juga mengingatkan pentingnya pemutakhiran data mustahik (penerima zakat) secara berkala agar penyaluran bantuan tetap tepat sasaran. “Beta berharap database mustahik BAZNAS selalu diperbarui sesuai kondisi lapangan. Selain itu, perlu dilakukan pengawasan dan monitoring rutin agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat guna dan tetap berada dalam kategori mustahik yang berhak menerima,” pesan Ely Toisutta. Wakil Wali Kota juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Ambon telah memiliki Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mengatur tata kelola zakat di daerah, sehingga kerja sama antara Pemerintah Kota Ambon dan BAZNAS Kota Ambon dapat terus berjalan dengan dasar hukum yang kuat. Pertemuan berlangsung dengan penuh keakraban dan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Achmad Salim, memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat di Kota Ambon. Kegiatan silaturahmi ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara Pimpinan BAZNAS Kota Ambon dan Wakil Wali Kota Ambon sebagai simbol komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi antara BAZNAS dan Pemerintah Kota Ambon demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan gerakan zakat di Kota Ambon.
BERITA04/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Rakernis “Membasuh Luka Palestina” yang Diselenggarakan BAZNAS RI
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Rakernis “Membasuh Luka Palestina” yang Diselenggarakan BAZNAS RI
Ambon, 3 November 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon mengikuti kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) “Membasuh Luka Palestina” yang diselenggarakan oleh BAZNAS Republik Indonesia melalui Direktorat Pengumpulan Nasional pada Senin, 3 November 2025, pukul 11.00 WIT. Kegiatan ini membahas capaian target pengumpulan donasi untuk Palestina serta manfaat donasi yang telah disalurkan kepada masyarakat terdampak di wilayah tersebut. Rakernis dibuka secara resmi oleh Rizaludin Kurniawan, Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, yang menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh BAZNAS daerah dalam mendukung gerakan kemanusiaan global melalui program Membasuh Luka Palestina. Acara dilanjutkan dengan sejumlah pemaparan materi strategis, di antaranya: Perumusan Strategi Pengumpulan Palestina untuk Masyarakat Umum oleh Fitriansyah Agus Setiawan, dan Strategi Retensi dan Loyalitas dalam Donasi Kemanusiaan oleh Rulli Kurniawan. Sebagai penutup, kegiatan menghasilkan penetapan dan tindak lanjut output program yang akan menjadi panduan nasional bagi BAZNAS di seluruh Indonesia dalam memperkuat pengumpulan donasi kemanusiaan untuk Palestina. Rakernis ini diikuti oleh lebih dari 300 peserta dari seluruh BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi, ditandai dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi konstruktif antara peserta dan narasumber. BAZNAS Kota Ambon turut hadir dan aktif dalam kegiatan ini melalui staf Bidang Pengumpulan, yang mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh semangat. Melalui keikutsertaan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus memperkuat kontribusi dalam gerakan kemanusiaan dan solidaritas terhadap rakyat Palestina. Program Membasuh Luka Palestina sendiri menggandeng berbagai figur publik dan tokoh nasional, salah satunya desainer ternama Ivan Gunawan, yang dikenal aktif mendukung dan menyalurkan donasi kemanusiaan melalui BAZNAS. “Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh BAZNAS daerah untuk memperkuat sinergi dan strategi pengumpulan donasi kemanusiaan. BAZNAS Kota Ambon siap berperan aktif dalam mendukung perjuangan kemanusiaan bagi Palestina,” ujar perwakilan Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon. Dengan partisipasi dalam Rakernis ini, BAZNAS Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari gerakan nasional yang menebar kepedulian, memperkuat solidaritas, dan membasuh luka Palestina melalui zakat, infak, dan sedekah yang amanah serta berdampak.
BERITA03/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Gelar Rapat Evaluasi Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Tingkat SD dan SMP
BAZNAS Kota Ambon Gelar Rapat Evaluasi Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Tingkat SD dan SMP
Ambon, 3 November 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menggelar rapat evaluasi sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) lingkup SD dan SMP se-Kota Ambon. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat BAZNAS Kota Ambon pada hari Senin, 3 November 2025, dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun. Rapat evaluasi ini membahas berbagai upaya optimalisasi kinerja Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan pendidikan dasar dan menengah. Salah satu fokus pembahasan adalah penyusunan rancangan Surat Keputusan (SK) UPZ, yang menjadi bagian penting dalam memperkuat struktur organisasi pengumpulan zakat di tingkat sekolah. Dalam laporannya, Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Ambon, Hj. Rabea Kiat, menyampaikan bahwa susunan kepengurusan UPZ di seluruh kecamatan di Kota Ambon telah terbentuk dan siap untuk ditandatangani. SK tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada masing-masing pengurus UPZ dan dilaporkan secara resmi kepada Wali Kota Ambon serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon sebagai bentuk pelaporan dan pengesahan. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak dalam proses pembentukan UPZ tersebut. Ia menegaskan bahwa dengan terbentuknya UPZ di tingkat guru dan tenaga kependidikan, pengelolaan dan pengumpulan zakat di lingkungan sekolah akan berjalan lebih terarah, transparan, dan optimal. “Pembentukan UPZ di tingkat sekolah adalah langkah strategis untuk menanamkan semangat berzakat sejak dini serta memperkuat ekosistem zakat di Kota Ambon,” ujar Zulkifly. Rapat evaluasi ini juga menjadi momentum untuk meninjau efektivitas program sosialisasi ZIS yang telah berjalan, serta menyusun langkah-langkah lanjutan guna meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat pendidikan dalam mendukung program BAZNAS. Dengan telah resminya pembentukan UPZ di seluruh tingkat SD dan SMP se-Kota Ambon, diharapkan pengumpulan dan pendistribusian zakat dapat semakin optimal, membawa manfaat yang luas bagi masyarakat dan pendidikan di Kota Ambon.
BERITA03/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Berbagi Kasih Bersama Komunitas Bingo Family di Halong Baru
BAZNAS Kota Ambon Berbagi Kasih Bersama Komunitas Bingo Family di Halong Baru
Ambon, 1 November 2025 — Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, BAZNAS Kota Ambon kembali menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan dari komunitas Bingo Family. Kegiatan bertajuk “Voor Basudara Bingo Family” ini berlangsung di kawasan Halong Baru RT 002/RW 001, Sabtu (1/11/2025). Penyaluran bantuan ini bersumber dari dana sedekah para munfiq dan mushadiq BAZNAS Kota Ambon, sebagai bentuk nyata pelaksanaan tagline “Beta Par Ambon, Ambon Par Samua” dan semangat “Tarus Biking Bae Voor Ambon.” Sebanyak 20 paket sembako disalurkan langsung oleh Wakil Ketua Bidang Penyaluran dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Ambon, Hendra Abubakar, didampingi oleh staf BAZNAS, Mas’udin. Penyaluran ini juga terlaksana berkat dukungan dan kerja sama yang baik dengan Dinas Sosial Kota Ambon. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Komunitas Bingo Family menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Kota Ambon atas kepedulian dan bantuan yang diberikan. “Terima kasih kepada BAZNAS Kota Ambon yang telah membantu meringankan beban kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga besar Bingo Family,” ujar salah satu pengurus komunitas. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus memperluas jangkauan kebermanfaatan zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat di Kota Ambon. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kolaborasi antara lembaga, pemerintah, dan komunitas dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
BERITA01/11/2025 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon dan UPZ Kemenag Kota Ambon Sambangi Kampung Zakat di Dusun Kranjang dan Dusun Waringin Cap
BAZNAS Kota Ambon dan UPZ Kemenag Kota Ambon Sambangi Kampung Zakat di Dusun Kranjang dan Dusun Waringin Cap
Ambon, 31 Oktober 2025 — Dalam upaya memperkuat kebermanfaatan program Kampung Zakat di Kota Ambon, BAZNAS Kota Ambon bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kota Ambon melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan dan inkubasi program pemberdayaan ekonomi umat di dua lokasi, yakni Dusun Kranjang dan Dusun Waringin Cap, Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, pada Jumat (31/10/2025). Kunjungan ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dan UPZ Kemenag Kota Ambon dalam memastikan keberlangsungan dan manfaat nyata dari program Kampung Zakat yang telah dijalankan di wilayah tersebut. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon menyalurkan satu unit etalase usaha kepada keluarga Ibu Salama di Dusun Kranjang. Bantuan ini diberikan sebagai modal usaha guna mendukung aktivitas ekonomi keluarga mustahik yang selama ini dikenal berjualan kue dan makanan jadi. Diharapkan, bantuan ini dapat meningkatkan kapasitas usaha dan membantu mendorong kemandirian ekonomi penerima manfaat. Selanjutnya, di lokasi kedua yakni Dusun Waringin Cap, BAZNAS Kota Ambon bersama UPZ Kemenag Kota Ambon juga menyalurkan 20 paket sembako yang diperuntukkan bagi para imam masjid, marbot masjid, dan warga yang berhak menerima bantuan. Acara penyaluran tersebut dilaksanakan di Balai Pertemuan Warga Dusun Waringin Cap dan disambut hangat oleh Ketua RW setempat, La Sundus, bersama tokoh masyarakat dan warga sekitar. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, didampingi jajaran pimpinan lainnya, yaitu Wakil Ketua I H. Achmad Salim, Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat, dan Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat, serta para staf BAZNAS Kota Ambon. Dari pihak Kementerian Agama Kota Ambon, hadir Kepala Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Nur Fatimah, beserta staf yang turut mendampingi pelaksanaan kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk terus menumbuhkan semangat pemberdayaan dan kemandirian masyarakat melalui program Kampung Zakat. “Program ini bukan hanya tentang penyaluran bantuan, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun ekonomi umat yang berkelanjutan, agar masyarakat dapat berdiri di atas kakinya sendiri,” ujarnya. Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dusun Waringin Cap. Pembentukan UPZ ini diharapkan dapat menjadi sarana penghimpunan dan pengelolaan zakat secara lebih optimal di tingkat dusun, sehingga manfaatnya dapat kembali langsung kepada masyarakat setempat. Kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, dilanjutkan dengan penyerahan simbolis paket sembako dan sesi foto bersama antara pengurus BAZNAS Kota Ambon, UPZ Kemenag Kota Ambon, serta warga penerima manfaat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program pemberdayaan ekonomi umat yang berkeadilan, produktif, dan berkelanjutan, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat di Kota Ambon.
BERITA31/10/2025 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Menuju 50 Besar Nasional, BAZNAS Kota Ambon Mantapkan Langkah Digitalisasi
Menuju 50 Besar Nasional, BAZNAS Kota Ambon Mantapkan Langkah Digitalisasi
Ambon, 30 Oktober 2025 — Website Kantor Digital BAZNAS Kota Ambon menunjukkan kemajuan signifikan dengan menempati peringkat ke-103 dari total 406 website BAZNAS daerah se-Indonesia. Penilaian tersebut dilakukan oleh Tim Layanan Aplikasi BAZNAS RI sebagai bagian dari evaluasi rutin terhadap pengelolaan dan performa digital lembaga zakat di seluruh daerah. Pemeringkatan ini didasarkan pada beberapa indikator utama, antara lain jumlah berita dan unggahan informasi yang aktif diperbarui, tampilan dan aksesibilitas website, serta kualitas interaksi digital dengan masyarakat. Hasil ini mencerminkan keseriusan BAZNAS Kota Ambon dalam memperkuat peran digitalisasi sebagai sarana transparansi dan layanan publik yang lebih baik. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras menjaga konsistensi dan kualitas pengelolaan website. “Alhamdulillah, capaian peringkat 103 ini menjadi bukti bahwa BAZNAS Kota Ambon terus berbenah dalam menghadirkan layanan digital yang informatif dan transparan. Kami menargetkan agar di akhir tahun 2025 nanti, website Kantor Digital BAZNAS Ambon dapat bertengger di 50 besar nasional,” ujar Zulkifly. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa peningkatan kualitas konten dan tata kelola digital akan terus menjadi fokus utama dalam mendukung visi BAZNAS sebagai lembaga yang amanah, profesional, dan modern. “Kami ingin website BAZNAS Ambon tidak hanya menjadi sumber informasi, tetapi juga jendela transparansi dan sarana komunikasi yang aktif dengan masyarakat,” tambahnya. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, BAZNAS Kota Ambon optimistis mampu mencapai target tersebut, sekaligus memperkuat perannya sebagai garda terdepan dalam pengelolaan zakat berbasis digital di wilayah Maluku.
BERITA30/10/2025 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Tanggap Bencana Kota Ambon Ikuti Rakor Nasional Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi 2025
BAZNAS Tanggap Bencana Kota Ambon Ikuti Rakor Nasional Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi 2025
Ambon — BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Ambon turut berpartisipasi dalam kegiatan Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Mengantisipasi Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (29/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh Deputi II BAZNAS RI Imdadun Rahmat, Direktur Pendistribusian Ahmad Fikri, Kepala Divisi Kebencanaan Dian Aditya M.P, serta jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi, Kabupaten/Kota, dan para Komandan serta PIC BAZNAS Tanggap Bencana dari seluruh Indonesia. Rapat koordinasi tersebut berfokus pada tiga agenda utama, yaitu peningkatan kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana, penguatan sinergi dan koordinasi antarwilayah, serta pemantapan sistem dan jaringan relawan sebagai bentuk komitmen BAZNAS terhadap pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat. Deputi II BAZNAS RI, Imdadun Rahmat, dalam arahannya menegaskan pentingnya semangat kolaborasi yang telah terbangun melalui Risalah Simpang Lima Semarang 2024. “Semangat kolaborasi yang telah dibangun terus dijaga dan ditingkatkan sebagai landasan penguatan BAZNAS Tanggap Bencana di seluruh Indonesia,” ujarnya. Saat ini, BAZNAS Tanggap Bencana telah hadir di 34 provinsi dan 380 kabupaten/kota, dengan dukungan 1.740 relawan aktif yang siap bergerak cepat saat dibutuhkan. Untuk memastikan layanan kebencanaan berjalan efektif dan tepat sasaran, BAZNAS RI menekankan pentingnya penguatan sistem informasi, koordinasi lintas daerah, serta optimalisasi peran relawan di lapangan. Melalui rakor ini, BAZNAS RI berharap seluruh unit kerja BAZNAS di daerah semakin solid, profesional, dan terintegrasi dalam menghadapi potensi bencana di wilayah masing-masing. BAZNAS juga menegaskan komitmennya untuk terus berada di garda terdepan penanggulangan bencana, sebagai wujud nyata pemanfaatan zakat untuk kemaslahatan masyarakat. Dengan memperkuat koordinasi, sistem informasi, dan kapasitas relawan, BAZNAS berupaya menghadirkan layanan kebencanaan yang tanggap, terpercaya, dan bermanfaat, sekaligus membuktikan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membantu pemulihan kehidupan masyarakat terdampak bencana.
BERITA29/10/2025 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Gelar Sosialisasi ZIS dan Bentuk UPZ di Lingkup SD dan SMP di Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Gelar Sosialisasi ZIS dan Bentuk UPZ di Lingkup SD dan SMP di Kota Ambon
Ambon, 14 Oktober 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menggelar kegiatan Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sekaligus pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah di Kota Ambon. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan dua sesi, yakni pada Senin dan Selasa, 13–14 Oktober 2025, bertempat di Ruang Rapat Serbaguna Kantor BAZNAS Kota Ambon, kawasan Waihaong. Kegiatan tersebut diikuti oleh kepala sekolah maupun perwakilan guru dari berbagai SD dan SMP yang tersebar di beberapa kecamatan di wilayah Kota Ambon. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang pentingnya ZIS serta membentuk UPZ yang akan berperan aktif dalam pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah dari lingkungan sekolah. Dibuka oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zuklifly Fakaubun, yang dalam sambutannya memaparkan sekilas tentang peran dan fungsi Baznas sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang diberi kewenangan mengelola zakat secara nasional. "BAZNAS hadir untuk menjadi lembaga yang terpercaya dalam pengelolaan dana zakat, infak dan sedekah. Kami berharap peran serta sekolah dapat memperkuat gerakan zakat di Kota Ambon melalui pembentukan UPZ di masing-masing satuan pendidikan," ujar Zuklifly. Pemahaman ZIS dan Program Penyaluran Materi pertama dalam sosialisasi disampaikan oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Achmad Salim, yang menjelaskan secara mendalam mengenai pentingnya zakat, infak dan sedekah. Ia mengangkat berbagai dalil Al-Qur’an dan hadits yang memerintahkan, menganjurkan serta menjelaskan keutamaan menunaikan zakat dan sedekah. "Zakat bukan hanya kewajiban individual, tetapi juga solusi sosial. Menunaikan ZIS berarti menunaikan tanggung jawab kemanusiaan dan keummatan," kata Achmad Salim. Sementara itu, Wakil Ketua II Bidang Penyaluran, Hendra Abubakar, membawakan materi kedua terkait program-program penyaluran dan pendayagunaan dana ZIS yang dikelola BAZNAS Kota Ambon. Ia menjelaskan berbagai manfaat yang bisa diterima oleh para mustahik, mulai dari bantuan pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, hingga program sosial kemanusiaan lainnya. Hendra juga menekankan bahwa seluruh proses pelaporan dan penyaluran ZIS mengacu pada prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Pembentukan UPZ dan Implementasi Perwali Zakat Kegiatan diakhiri dengan sesi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang dibentuk secara bertahap dan dikelompokkan berdasarkan wilayah kecamatan. Unit ini nantinya akan bertugas menghimpun dana ZIS dari guru dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah masing-masing, baik yang berstatus ASN, PPPK, maupun honorer. BAZNAS Kota Ambon akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan UPZ, yang salinannya akan disampaikan kepada Wali Kota Ambon dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon. Pembentukan UPZ ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Wali Kota (Perwali) Ambon Nomor 23 Tahun 2022 tentang Sistem Koordinasi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah di Lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Peraturan tersebut mendorong optimalisasi penghimpunan ZIS di lingkup pemerintah, serta mengharuskan ASN serta non ASN Muslim untuk menunaikan kewajiban zakat, infak, dan sedekah secara rutin melalui BAZNAS Kota Ambon. Antusiasme dan Aspirasi Peserta Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan banyak menyampaikan pertanyaan, saran, dan masukan terkait strategi pengumpulan zakat serta kendala-kendala yang ditemui di lingkungan sekolah masing-masing. BAZNAS Kota Ambon menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta dan berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada UPZ yang telah dibentuk, demi mewujudkan tata kelola zakat yang profesional dan berdampak luas bagi masyarakat. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama, menandai komitmen bersama dalam mendukung gerakan zakat yang terorganisir, terstruktur, dan bermanfaat bagi kesejahteraan umat di Kota Ambon.
BERITA14/10/2025 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Hadiri Pembukaan Diklat Manajemen Kebencanaan serta Pembentukan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) se-Maluku
BAZNAS Kota Ambon Hadiri Pembukaan Diklat Manajemen Kebencanaan serta Pembentukan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) se-Maluku
Suli, 11 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menghadiri acara pembukaan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Kebencanaan serta Pembentukan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) se-Maluku yang dilaksanakan pada Sabtu, 11 Oktober 2025, bertempat di Bumi Perkemahan Pramuka “Lorihua”, Suli, Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Ketua BAZNAS Provinsi Maluku, Saiful Almaskati, yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, khususnya di wilayah Maluku yang masuk dalam zona rawan bencana atau Ring of Fire. Acara secara resmi dibuka oleh Gubernur Maluku yang diwakili oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Maluku, dan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ambon, H. Achmad Salim. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, bersama Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat, Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat, serta para staf dari BAZNAS Kota Ambon. Kegiatan pelatihan ini akan berlangsung selama dua hari dan dijadwalkan berakhir pada Minggu, 12 Oktober 2025, dengan puncak acara berupa pengukuhan anggota BAZNAS Tanggap Bencana se-Provinsi Maluku. Para peserta merupakan amil dan relawan BAZNAS dari seluruh BAZNAS di kabupaten/kota di Maluku dimana BAZNAS Kota Ambon juga mengirim utusannya pada diklat BTB yang mengikuti pelatihan dengan penuh semangat dan antusiasme. Yang menarik, kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dari BAZNAS RI yang memberikan dukungan serta arahan teknis dalam pembentukan tim BTB di daerah. Selain itu, para pemateri dari instansi terkait seperti BPBD dan Basarnas Ambon turut dijadwalkan memberikan materi seputar mitigasi bencana, manajemen tanggap darurat, hingga teknik evakuasi korban saat terjadi bencana. Ketua BAZNAS Provinsi Maluku dalam sambutannya menegaskan bahwa pembentukan BTB merupakan langkah strategis, mengingat Provinsi Maluku termasuk dalam wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi. Mulai dari gempa bumi, tanah longsor, hingga banjir bandang, semua potensi bencana tersebut menuntut adanya kesiapan lembaga zakat dalam memberikan respon cepat dan tepat. "BAZNAS tidak hanya hadir dalam pendistribusian zakat, infak dan sedekah, tetapi juga berada di garis depan dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana. Kehadiran BTB menjadi sangat penting untuk memetakan risiko dan mendampingi korban sejak awal hingga masa pemulihan,” ujar Saiful Almaskati. Senada dengan itu, Gubernur Maluku dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Biro Kesra menyatakan bahwa kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan BAZNAS dalam kebencanaan, adalah bentuk nyata dari sinergi pemerintah dan lembaga masyarakat dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan warga Maluku. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen BAZNAS dalam memperkuat peran sosial dan kemanusiaannya, serta meningkatkan kapasitas para amil agar dapat bertindak cepat dan profesional dalam menghadapi situasi darurat di masa mendatang.
BERITA11/10/2025 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Lihat Daftar Rekening →