WhatsApp Icon
Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kecamatan, BAZNAS Kota Ambon Matangkan Persiapan Penyaluran Paket Sembako di Teluk Ambon

Ambon – Dalam upaya memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Teluk Ambon terkait persiapan penyaluran paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Pertemuan tersebut berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026, di Kantor Camat Teluk Ambon, kawasan Wayame.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Ambon didampingi oleh Staf Pengumpulan dan Digitalisasi, Jihan Abbas, dan diterima langsung oleh Camat Teluk Ambon, Idrus Buamona. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan penyaluran bantuan, mulai dari pendataan calon penerima manfaat, mekanisme distribusi, hingga koordinasi dengan pemerintah setempat agar kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan tepat sasaran.

Koordinasi ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program pendistribusian zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang berhak menerima. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan proses penyaluran bantuan dapat terlaksana secara efektif, transparan, dan berkeadilan.

Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa kegiatan penyaluran paket sembako direncanakan akan dilaksanakan pada Senin, 15 Juni 2026, bertempat di Aula Kantor Camat Teluk AmbonPenyaluran bantuan berupa paket sembako ini akan menyasar para mustahik yang berada di wilayah Kecamatan Teluk Ambon sebagai bagian dari program pendistribusian BAZNAS Kota Ambon untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang membutuhkan. Pelaksanaan kegiatan akan melibatkan unsur pemerintah kecamatan serta BAZNAS Kota Ambon guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berlangsung dengan baik dan tepat sasaran.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah kecamatan merupakan langkah penting untuk memastikan setiap program pendistribusian benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

"Kami meyakini bahwa keberhasilan sebuah program sosial tidak hanya bergantung pada tersedianya bantuan, tetapi juga pada sinergi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan. Melalui persiapan yang matang, kami berharap penyaluran paket sembako ini dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi para mustahik di Kecamatan Teluk Ambon," ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Ambon akan terus mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah melalui berbagai program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Selain memberikan bantuan yang bersifat konsumtif, BAZNAS juga berupaya menghadirkan program-program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kualitas hidup mustahik secara berkelanjutan.

Melalui koordinasi yang telah dilakukan, BAZNAS Kota Ambon berharap pelaksanaan penyaluran paket sembako pada 15 Juni 2026 dapat menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara pemerintah dan lembaga pengelola zakat dalam mewujudkan kesejahteraan umat di Kecamatan Teluk Ambon.

11/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Raih Penghargaan atas Kontribusi dalam Upaya Eliminasi AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di Kota Ambon

mbon – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menghadiri kegiatan Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan untuk Pencegahan dan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) di Kota Ambon yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Ambon bekerja sama dengan Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES). Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026, bertempat di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, dan menjadi wadah untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung upaya eliminasi penyakit menular di Kota Ambon.

Pertemuan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari unsur pemerintah, lembaga, organisasi, serta mitra pembangunan yang memiliki peran strategis dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Melalui forum tersebut, peserta berdiskusi mengenai penguatan kolaborasi, strategi pencegahan, serta langkah-langkah percepatan penanggulangan AIDS, tuberkulosis, dan malaria secara berkelanjutan.

Turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Johan Norimarna, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Kehadiran para narasumber memberikan gambaran mengenai pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program kesehatan yang menjadi prioritas nasional maupun daerah.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hendra Abubakar, S.Sos. Kehadiran BAZNAS Kota Ambon menjadi bentuk komitmen lembaga dalam membangun kemitraan lintas sektor, tidak hanya dalam bidang sosial dan ekonomi, tetapi juga dalam mendukung berbagai program kemanusiaan dan kesehatan masyarakat.

Momentum tersebut semakin bermakna ketika BAZNAS Kota Ambon menerima Piagam Penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kontribusinya dalam mendukung upaya eliminasi AIDS, tuberkulosis, dan malaria di Kota Ambon. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas sinergi yang telah dibangun BAZNAS bersama pemerintah daerah dan berbagai mitra dalam mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Pj. Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, dan diterima oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Ambon, Hendra Abubakar, S.Sos., yang hadir mewakili BAZNAS Kota Ambon.

Partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam forum ini menunjukkan bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah tidak hanya diarahkan pada pemberdayaan ekonomi dan bantuan sosial, tetapi juga dapat menjadi bagian dari dukungan terhadap program-program strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan umat.

11/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Tebar Kepedulian, Salurkan 10 Paket Sembako untuk Takmir Masjid dan Fakir Miskin di Air Salobar

Ambon – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat melalui program pendistribusian bantuan sosial. Pada Rabu, 10 Juni 2026 pukul 11.00 WIT, BAZNAS Kota Ambon menyalurkan 10 paket sembako kepada Takmir Masjid Jabal Iman serta fakir miskin di kawasan Air Salobar, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Kegiatan yang berlangsung di teras Masjid Jabal Iman tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Ambon untuk memperkuat kepedulian sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang telah diamanahkan oleh para muzakki.

Dalam prosesi penyerahan bantuan, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Ustaz Hi. Ahmad Salim, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa nilai sebuah bantuan tidak hanya diukur dari besar kecilnya nominal, tetapi juga dari semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.

“Jangan melihat besar kecilnya nilai bantuan yang diberikan, tetapi lihatlah semangat ukhuwah, kepedulian, dan kebersamaan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi keberkahan bagi para penerima,” ujarnya.

Penyaluran bantuan tersebut disaksikan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, tokoh masyarakat, serta tokoh agama setempat yang turut memberikan dukungan terhadap berbagai program sosial yang dilaksanakan BAZNAS.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen BAZNAS untuk memastikan dana zakat yang dihimpun dapat kembali kepada masyarakat yang berhak menerima secara tepat sasaran dan berkeadilan.

“BAZNAS Kota Ambon terus berupaya menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan. Bantuan sembako ini mungkin sederhana, namun kami berharap dapat meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus mempererat rasa persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Amanah para muzakki akan terus kami kelola secara profesional, transparan, dan akuntabel agar memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi umat,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Ambon. Menurutnya, partisipasi para donatur menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan berbagai program kemanusiaan, pendidikan, ekonomi, dan sosial keagamaan yang terus dijalankan oleh BAZNAS.

 

Kegiatan penyaluran bantuan ditutup dengan sesi foto bersama antara pimpinan BAZNAS Kota Ambon, para penerima manfaat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus menebarkan keberkahan kepada masyarakat Kota Ambon.

11/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Perluas Manfaat Zakat, Salurkan Bantuan Operasional Guru Mengaji, Pendidikan, dan Modal Usaha

Ambon – Selasa, 9 Juni 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kota Ambon Jl. Pengeringan Pantai Waihaong, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pendistribusian zakat, infak, dan sedekah. Pada penyaluran kali ini, BAZNAS Kota Ambon memberikan bantuan operasional kepada para guru mengaji yang tersebar di empat kecamatan di Kota Ambon. Selain itu, turut disalurkan bantuan pendidikan kepada pelajar yang membutuhkan serta bantuan modal usaha bagi masyarakat guna mendorong kemandirian ekonomi.

Kegiatan penyaluran tersebut dipandu oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Ambon, Hj. Rabea Kiat, S.Sos., M.Pd., dan diawali dengan pembacaan doa oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Ustaz Hi. Ahmad Salim, S.Sos., M.Si. Suasana berlangsung khidmat sebagai bentuk rasa syukur atas amanah zakat yang telah dipercayakan oleh para muzakki kepada BAZNAS Kota Ambon.

Penanggung jawab kegiatan sekaligus Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian, Hendra Abubakar, S.Sos., menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari rangkaian program sosial BAZNAS Kota Ambon yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Sebelumnya, BAZNAS Kota Ambon telah menyerahkan 30 paket sembako kepada guru-guru honorer Pondok Pesantren Ishaka Ahuru, Kota Ambon, yang disaksikan langsung oleh pimpinan pesantren, Ustaz Hi. Dr. Taib Hunsouw, yang memberikan apresiasi atas kepedulian BAZNAS terhadap para tenaga pendidik. Selain itu, BAZNAS juga telah menyalurkan 20 paket sembako kepada mustahik di kawasan Air Mata Cina, Kecamatan Nusaniwe.

Hendra Abubakar menegaskan bahwa setiap program pendistribusian dilaksanakan berdasarkan skala prioritas, pemerataan kewilayahan, dan prinsip keadilan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Dengan demikian, manfaat zakat dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, yang didampingi Wakil Ketua Bidang Pelaporan dan Keuangan, Hj. Sumiati Kiat, menyampaikan bahwa program bantuan operasional bagi guru mengaji merupakan bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan di Kota Ambon sekaligus bagian dari upaya BAZNAS mendukung program Pemerintah Kota Ambon dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama mereka yang belum tersentuh berbagai bantuan pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sosial lainnya.

Muhammad Zulkifly Fakaubun mengatakan,

"Guru mengaji memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan nilai-nilai keislaman generasi muda. Melalui bantuan operasional ini, kami berharap dapat membantu mendukung aktivitas mereka dalam mendidik anak-anak dan masyarakat. Di sisi lain, BAZNAS Kota Ambon juga terus berupaya menghadirkan manfaat zakat melalui bantuan pendidikan dan modal usaha agar zakat benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan umat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat."

Di akhir sambutannya, Muhammad Zulkifly Fakaubun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Kota Ambon, khususnya para pegawai Muslim Pemerintah Kota Ambon, pegawai Kementerian Agama Kota Ambon, serta para donatur lainnya. 

Di hadapan perwakilan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pemerintah Kota Ambon, UPZ Kementerian Agama Kota Ambon, dan UPZ Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon, ia kembali menegaskan bahwa BAZNAS Kota Ambon senantiasa bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel dalam mengelola dana umat sehingga setiap amanah yang diterima dapat memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.

11/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat, BAZNAS Kota Ambon Ikuti BAZNAS Knowledge Sharing Bahas Kemitraan Usaha Ayam Ras Pedaging

Ambon, 9 Juni 2026 – Dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memperkaya wawasan mengenai program pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat, BAZNAS Kota Ambon mengikuti kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing Sesi 06 Tahun 2026 yang mengangkat tema "Keterlibatan Masyarakat dan Modal Sosial dalam Kemitraan Usaha Ayam Ras Pedaging di Balai Ternak BAZNAS Kabupaten Purworejo." Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 9 Juni 2026, mulai pukul 09.30 hingga 11.00 WIT.

Program Knowledge Sharing yang diselenggarakan secara rutin oleh BAZNAS RI setiap hari Selasa ini menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan program pemberdayaan mustahik di berbagai daerah. Pada sesi kali ini, peserta mendapatkan pemaparan dari Drh. Ajat Sudarjat, MA, selaku Kepala Divisi Penyaluran UPZ dan CSR, dengan dipandu oleh Randi Swandaru, PhD sebagai host.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa keberhasilan program Balai Ternak tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis peternakan, tetapi juga oleh keterlibatan aktif masyarakat dan kuatnya modal sosial yang dibangun melalui kemitraan, kepercayaan, serta kerja sama antaranggota kelompok. Pendekatan tersebut mampu menciptakan ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi mustahik.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh berbagai wawasan mengenai strategi membangun kolaborasi dengan masyarakat, penguatan kelembagaan kelompok usaha, serta pentingnya pendampingan yang berkesinambungan agar program ekonomi produktif dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.

Keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemberdayaan yang tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada penciptaan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengelolaan zakat yang produktif.

Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa materi yang disampaikan memberikan perspektif baru mengenai pentingnya membangun kekuatan sosial dalam setiap program pemberdayaan yang dijalankan.

"Knowledge Sharing ini memberikan banyak inspirasi bahwa keberhasilan sebuah program pemberdayaan tidak hanya bergantung pada bantuan modal, tetapi juga pada keterlibatan masyarakat, kolaborasi, dan pendampingan yang berkelanjutan. Kami berharap pengalaman yang dibagikan dapat menjadi referensi untuk mengembangkan program-program pemberdayaan BAZNAS Kota Ambon agar semakin berdampak bagi kesejahteraan umat," ujar Jihan Abbas.

Ia menambahkan bahwa forum berbagi pengetahuan seperti ini menjadi sarana penting untuk meningkatkan kapasitas amil sekaligus memperluas inovasi dalam pengelolaan zakat. Dengan memanfaatkan pengalaman terbaik dari berbagai daerah, BAZNAS Kota Ambon optimistis dapat menghadirkan program-program pemberdayaan yang lebih efektif, berkelanjutan, dan mampu mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki di masa mendatang.

10/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Ambon Ikuti Review Z-Magazine JZC Edisi Maret 2026
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Review Z-Magazine JZC Edisi Maret 2026
Ambon, 12 Februari 2026 (WIT) – BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan publikasi dan literasi zakat dengan mengikuti kegiatan Review Z-Magazine JZC edisi Maret 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring. Kegiatan yang berlangsung melalui Google Meet ini dimulai pukul 12.00 WIT (10.00 WIB) hingga selesai dan diikuti oleh perwakilan BAZNAS daerah se-Indonesia. Dari BAZNAS Kota Ambon, kegiatan ini diikuti oleh staf, Jihan Abbas. Review mingguan ini bertujuan untuk membahas pengelolaan konten Z-Magazine serta pengembangan website BAZNAS daerah agar semakin informatif, aktual, dan berdampak bagi masyarakat. Staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas publikasi di daerah. “Kegiatan review ini memberikan arahan dan standar yang jelas bagi kami di daerah dalam mengelola konten website dan Z-Magazine agar lebih profesional dan informatif,” ujar Jihan Abbas. Melalui partisipasi aktif dalam forum nasional ini, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus meningkatkan kualitas penyebaran informasi zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat luas.
BERITA12/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Jelang Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kota Ambon Perkuat Strategi Lewat Rakernis Nasional
Jelang Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kota Ambon Perkuat Strategi Lewat Rakernis Nasional
Ambon, 12 Februari 2026 (WIT) – BAZNAS Kota Ambon turut ambil bagian dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIT (07.30 WIB) ini diikuti oleh staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas. Rakernis yang mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia” ini secara resmi dibuka oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, bersama Pimpinan BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan. Kegiatan ini membahas persiapan Ramadhan 1447 H, termasuk pandangan terkait penetapan nishab zakat tahun 2026 serta berbagai agenda strategis lainnya. Dalam sambutannya, Prof. Noor Achmad menegaskan pentingnya penguatan peran zakat dalam pembangunan nasional. “Melalui momentum Ramadhan, zakat harus menjadi instrumen yang mampu menguatkan Indonesia dari sisi sosial dan ekonomi umat,” ujarnya. Berbagai materi strategis disampaikan oleh para narasumber nasional, di antaranya Hasbi Zaenal terkait fiqih zakat, Arifin Purwakananta mengenai pembangunan ekosistem fundraising perusahaan, serta Fitriansyah Agus Setiawan dan Dwi Nurani tentang perancangan fundraising Ramadhan (on balance dan off balance sheet). Selain itu, Rulli Kurniawan memaparkan strategi sukses fundraising Ramadhan, dan Adhi Kelvianto membahas optimalisasi kampanye zakat dengan tema serta visual Ramadhan “Zakat Menguatkan Indonesia”. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Rakernis ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan daerah dalam menyambut Ramadhan. “Kami mendapatkan banyak strategi dan insight baru yang akan menjadi bekal dalam memaksimalkan penghimpunan dan pengelolaan zakat di Kota Ambon,” ungkap Jihan Abbas. Partisipasi ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi dan kesiapan BAZNAS Kota Ambon dalam mengoptimalkan potensi zakat demi kemaslahatan umat.
BERITA12/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Hadiri Rapat Kolaborasi Zakat & Wakaf 2026, Sinergi untuk Kesejahteraan Umat
BAZNAS Kota Ambon Hadiri Rapat Kolaborasi Zakat & Wakaf 2026, Sinergi untuk Kesejahteraan Umat
Ambon, 11 Februari 2026 – BAZNAS Kota Ambon yang diwakili oleh Jihan Abbas turut ambil bagian dalam Rapat Koordinasi dan Kolaborasi Program Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf dengan tema “Sinergi Indonesia Berdaya: Mendampakkan Zakat-Wakaf Untuk Kesejahteraan Umat dan Kemakmuran Bumi.” Rapat yang berlangsung secara hybrid ini digelar di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta, dan disiarkan secara daring melalui Zoom serta live streaming di kanal YouTube Literasi Zakat Wakaf. Untuk wilayah Indonesia Timur, kegiatan berlangsung pada pukul 10.00–17.00 WIT pada Rabu dan Kamis, 11–12 Februari 2026. Latar Belakang Zakat dan wakaf merupakan instrumen ekonomi syariah yang memiliki potensi besar dalam penanggulangan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan umat. Namun, efektivitas program sering terhambat oleh ego sektoral, tumpang tindih program antar lembaga, dan kurangnya integrasi data. Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara regulator, pengelola (nazhir dan amil), serta pemangku kepentingan, sehingga program zakat dan wakaf dapat memberikan dampak sosial dan ekonomi yang optimal. Program unggulan yang menjadi fokus pembahasan antara lain Kampung Zakat, Pemberdayaan Ekonomi Umat berbasis KUA, Kota Wakaf, dan Inkubasi Wakaf Produktif. Program-program ini dirancang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat serta kapasitas pengelola zakat dan wakaf secara profesional. Dasar Pelaksanaan Kegiatan ini dilaksanakan dengan merujuk pada beberapa peraturan, di antaranya: UU No. 41 Tahun 2004 tentang Wakaf UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat PP No. 45 Tahun 2013 dan perubahan PP No. 50 Tahun 2018 PP No. 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU Pengelolaan Zakat PP No. 25 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan UU Wakaf Permenag No. 6 Tahun 2022 dan Permenag No. 33 Tahun 2024 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemenag Keputusan Menteri Agama dan Keuangan terkait pengelolaan dana zakat, wakaf, dan pengangkatan penanggung jawab keuangan. Tujuan Kegiatan Rapat ini bertujuan untuk: Menyelaraskan peta jalan program agar tidak terjadi duplikasi manfaat. Membangun kemitraan strategis antar lembaga untuk pendayagunaan dana produktif. Menstandarisasi pelaporan serta memperbarui data muzakki, mustahik, dan aset wakaf. Merumuskan solusi strategis atas hambatan pelaksanaan program di lapangan. Peserta Rapat ini dihadiri oleh 136 peserta secara luring serta peserta daring dari seluruh provinsi, meliputi: Ketua Tim Zakat & Wakaf Kanwil Kemenag Provinsi Penyelenggara Zakat & Wakaf Kemenag Kab./Kota BAZNAS, BWI, LAZNAS, Forum Zakat, ANI, FWP, MOSAIC, Nazhir Hutan Wakaf Bogor Lembaga Keuangan Syariah pengelola Wakaf Uang (LKSPWU) dan berbagai kementerian/lembaga terkait. Program Unggulan Kampung Zakat: Program terpadu untuk pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial masyarakat. Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis KUA: Bantuan modal dan pembinaan usaha bagi mustahik. Inkubasi Wakaf Produktif: Transformasi nazhir menjadi profesional dan inovatif dalam pengelolaan aset wakaf. Kota Wakaf: Pengembangan ekosistem wakaf berbasis kewilayahan untuk kesejahteraan umat dan pembangunan infrastruktur publik. Rapat ini diharapkan menghasilkan titik kolaborasi program, Nota Kesepahaman (MoU), Rencana Aksi Bersama, dan matriks pembagian peran antar lembaga, sehingga pengelolaan zakat dan wakaf dapat lebih terintegrasi dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Zakat Fitrah 1447 H Ditetapkan, Saatnya Warga Ambon Tunaikan ZIS Melalui BAZNAS Kota Ambon
Zakat Fitrah 1447 H Ditetapkan, Saatnya Warga Ambon Tunaikan ZIS Melalui BAZNAS Kota Ambon
Ambon – Kabar penting bagi umat Islam menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menetapkan besaran zakat fitrah tahun 2026 sebesar Rp50.000 per jiwa atau setara dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras premium. Ketetapan ini menjadi pedoman nasional dalam pelaksanaan zakat fitrah tahun ini. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui pembahasan dan analisis yang komprehensif, terutama dengan mempertimbangkan fluktuasi harga beras di berbagai daerah. “Setelah melalui kajian mendalam serta pertimbangan yang cermat, BAZNAS RI menetapkan nilai zakat fitrah menjadi Rp50 ribu per jiwa, serta menetapkan besaran fidyah sebesar Rp65 ribu per jiwa per hari sesuai dengan Keputusan Ketua BAZNAS RI Nomor 14 Tahun 2026,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (3/2/2026). Ia menegaskan bahwa nominal tersebut berlaku untuk pembayaran yang disalurkan melalui BAZNAS dan diharapkan menjadi acuan bersama bagi BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota, maupun Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia. “BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota, serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) dapat menggunakan besaran zakat fitrah dan fidyah tersebut sebagai acuan penerimaan di wilayah masing-masing,” jelasnya. Namun demikian, BAZNAS daerah diberikan kewenangan untuk melakukan penyesuaian apabila terjadi perbedaan harga beras yang cukup signifikan di wilayahnya, dengan tetap mengacu pada syariat Islam dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Zakat fitrah dapat dibayarkan sejak awal Ramadan dan paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Sementara itu, pendistribusian kepada para mustahik wajib dituntaskan sebelum khatib naik mimbar pada salat Id. “Kami memastikan pengelolaan dan penyaluran zakat fitrah dilakukan sesuai prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, serta disalurkan kepada delapan golongan mustahik sebagaimana ditetapkan dalam syariat Islam,” tegas Kiai Noor. Dengan diberlakukannya keputusan ini, maka Keputusan Ketua BAZNAS Nomor 14 Tahun 2025 tentang Nilai Zakat Fitrah dan Fidyah untuk Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi Tahun 2025 resmi dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. BAZNAS Kota Ambon Siap Laksanakan Arahan Menindaklanjuti keputusan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyatakan kesiapan penuh untuk melaksanakan arahan BAZNAS RI dalam pengelolaan zakat fitrah dan fidyah di Kota Ambon. “Kami siap melaksanakan arahan dan ketetapan dari Ketua BAZNAS RI. Nilai yang telah ditetapkan akan menjadi pedoman resmi dalam penerimaan zakat fitrah dan fidyah di BAZNAS Kota Ambon,” tegas Zulkifly. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kota Ambon untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Ambon sebagai lembaga resmi pemerintah yang amanah dan terpercaya. “Ramadan adalah puncak momentum memperkuat kepedulian sosial. Dengan menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Kota Ambon, masyarakat turut membantu mustahik di sekitar kita. Kami pastikan pengelolaan dilakukan secara transparan, profesional, dan tepat sasaran,” ujarnya. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang menunaikan ZIS melalui BAZNAS, semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan oleh fakir miskin, pedagang kecil, lansia, dan keluarga kurang mampu di Kota Ambon. “Mari jadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai jalan keberkahan hidup. Insya Allah, apa yang kita tunaikan akan kembali sebagai kebaikan yang berlipat ganda,” pungkasnya.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Semangat Berbagi Tak Pernah Padam, Ketua UPZ Baiturahman Grahara Setor ZIS ke BAZNAS Kota Ambon
Semangat Berbagi Tak Pernah Padam, Ketua UPZ Baiturahman Grahara Setor ZIS ke BAZNAS Kota Ambon
Ambon – Semangat menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) terus digaungkan di Kota Ambon. Ketua UPZ Baiturahman Grahara, Ibu Dalfa Tabaubun, menyetorkan ZIS bulan Januari 2026 ke BAZNAS Kota Ambon, Rabu (11/2/2026), di Kantor BAZNAS Kota Ambon, kawasan Pengeringan Pantai Waihaong. Setoran ZIS tersebut berasal dari para munfiq dan mushadiq di wilayah lingkungannya. Selain sebagai Ketua UPZ, Dalfa Tabaubun juga merupakan Ketua RT yang dikenal aktif mendorong warganya untuk rutin menyalurkan ZIS melalui BAZNAS. Ia mengungkapkan bahwa kesadaran masyarakat untuk berbagi terus tumbuh, apalagi sebagian besar warganya berprofesi sebagai pedagang pasar yang merasakan langsung manfaat program BAZNAS. “Alhamdulillah, warga kami sangat antusias. Banyak yang berprofesi sebagai pedagang di pasar, dan mereka tahu betul bagaimana rasanya dibantu saat membutuhkan. Karena itu, ketika ada rezeki lebih, mereka ingin berbagi melalui BAZNAS,” ujar Dalfa. Menurutnya, kepercayaan masyarakat tidak lepas dari berbagai program BAZNAS yang telah dirasakan manfaatnya oleh para mustahik di lingkungannya. “Kami sudah melihat sendiri bagaimana BAZNAS Kota Ambon membantu warga yang membutuhkan, baik untuk kebutuhan darurat kebencanaan, bantuan kesehatan, maupun pemberdayaan usaha kecil. Itu yang membuat kami semakin semangat menyalurkan ZIS secara rutin,” tambahnya. Setoran ZIS tersebut diterima langsung oleh Staf BAZNAS Kota Ambon Bidang Pengumpulan, Jihan Abbas. Ia menyampaikan apresiasi atas konsistensi UPZ Baiturahman Grahara dalam mendukung gerakan zakat di Kota Ambon. “Kami sangat mengapresiasi semangat Ibu Dalfa dan seluruh warga di lingkungannya. Ini menjadi contoh nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan baik dapat memberikan dampak besar bagi mustahik,” kata Jihan. Ia juga mengajak masyarakat Kota Ambon untuk tidak ragu menyalurkan ZIS melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi yang amanah dan transparan. “Semakin banyak yang menyalurkan ZIS melalui BAZNAS, semakin luas pula manfaat yang bisa dirasakan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Mari bersama kita kuatkan solidaritas dan kepedulian,” tutupnya. Semangat yang ditunjukkan UPZ Baiturahman Grahara menjadi inspirasi bahwa dari lingkungan kecil, gerakan kebaikan dapat tumbuh dan memberi dampak besar bagi kesejahteraan umat.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Agen Perisai BAZNAS Kota Ambon Hadiri Pertemuan Bersama Pimpinan Baru BPJS Ketenagakerjaan Maluku
Agen Perisai BAZNAS Kota Ambon Hadiri Pertemuan Bersama Pimpinan Baru BPJS Ketenagakerjaan Maluku
Ambon – Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menghadiri pertemuan wadah dan Agen Perisai bersama Pimpinan Cabang BPJS Ketenagakerjaan Maluku yang baru, Bapak Heru, pada Selasa (10/2/2026) di Wailela Resto, Ambon. Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus ajang sharing antara BPJS Ketenagakerjaan Maluku dan para Agen Perisai guna memperkuat sinergi dalam memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Maluku, khususnya Kota Ambon. Dalam kesempatan itu, Jihan Abbas menegaskan bahwa BAZNAS Kota Ambon terus mendorong kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi mustahik sebagai bagian dari program pemberdayaan dan perlindungan sosial. “Fokus kami di BAZNAS Kota Ambon adalah memastikan para mustahik tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Ini penting agar mereka merasa aman dalam bekerja dan berusaha,” ujar Jihan. Menurutnya, perlindungan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan yang memiliki aktivitas kerja, terutama di sektor informal yang berisiko. “Kepesertaan mustahik dalam BPJS Ketenagakerjaan adalah langkah strategis. Dengan adanya jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, mereka dan keluarganya memiliki perlindungan yang jelas,” tambahnya. Sementara itu, Pimpinan Cabang BPJS Ketenagakerjaan Maluku, Heru, menyampaikan apresiasi atas peran aktif para Agen Perisai dan dukungan BAZNAS Kota Ambon dalam memperluas perlindungan sosial. “Kami menyambut baik kolaborasi bersama BAZNAS Kota Ambon. Sinergi ini sangat penting untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan perlindungan, terutama para mustahik,” kata Heru. Ia juga berharap komunikasi dan koordinasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Agen Perisai dapat terus diperkuat demi optimalisasi program di lapangan. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan komitmen bersama untuk memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Maluku.
BERITA10/02/2026 | Jihan. Editor : Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Konsultasi Online Kantor Digital BAZNAS RI
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Konsultasi Online Kantor Digital BAZNAS RI
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon mengikuti kegiatan Konsultasi Online Kantor Digital yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI dalam rangka meningkatkan kemudahan penyebaran informasi serta optimalisasi pemanfaatan Kantor Digital oleh seluruh BAZNAS daerah. Kegiatan ini diikuti oleh BAZNAS Kota Ambon yang diwakili oleh staf BAZNAS, Jihan Abbas. Konsultasi online ini bertujuan untuk mendukung pengelolaan website BAZNAS daerah agar lebih optimal, informatif, dan terintegrasi dengan sistem nasional. Selain itu, kegiatan ini juga membahas pemanfaatan fitur analitik website yang dapat dibagikan dan diakses oleh BAZNAS RI sebagai bagian dari upaya penguatan koordinasi pusat dan daerah. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026, pukul 14.05–15.20 WIB atau 16.05–17.20 WIT, secara daring melalui platform Google Meet. Sesi ini difasilitasi oleh Tim Layanan Aplikasi Nasional BAZNAS RI dan diikuti oleh perwakilan BAZNAS dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, beberapa BAZNAS daerah turut berbagi pengalaman terkait pengelolaan Kantor Digital, termasuk BAZNAS Kota Ambon yang telah lebih dulu melakukan pengelolaan dan sharing data analitik website. Melalui forum ini, peserta juga mendapatkan tambahan pengetahuan baru terkait optimalisasi sistem digital BAZNAS. Staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan konsultasi ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman teknis pengelolaan Kantor Digital BAZNAS di daerah. “Alhamdulillah, melalui konsultasi online ini kami mendapatkan satu lagi ilmu baru terkait optimalisasi Kantor Digital BAZNAS, khususnya dalam pengelolaan website dan analitik. Ini sangat membantu kami di daerah agar informasi BAZNAS bisa tersampaikan lebih luas dan efektif kepada masyarakat,” ujar Jihan Abbas. Ia juga menambahkan bahwa keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus beradaptasi dengan transformasi digital yang dikembangkan oleh BAZNAS RI. “Kami siap mendukung kebijakan BAZNAS RI dalam penguatan sistem digital, sehingga layanan informasi dan transparansi kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan,” tambahnya. Melalui kegiatan konsultasi online ini, diharapkan seluruh BAZNAS daerah, termasuk BAZNAS Kota Ambon, dapat semakin maksimal dalam memanfaatkan Kantor Digital sebagai sarana pelayanan dan informasi zakat kepada masyarakat.
BERITA10/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Pengajian Nasional Bahas Program ZIS Ramadhan
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Pengajian Nasional Bahas Program ZIS Ramadhan
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon mengikuti kegiatan Pengajian Selasa Pagi: Berbagi Ilmu, Berbagi Pengalaman – Sesi 06 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI. Kegiatan ini diikuti secara daring dan BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh staf BAZNAS, Jihan Abbas. Pengajian nasional tersebut mengangkat tema “Program Pendistribusian dan Pendayagunaan ZIS Selama Bulan Ramadhan di BAZNAS RI”, yang menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas amil zakat di seluruh Indonesia, khususnya dalam menyambut dan mengoptimalkan program-program Ramadhan. Kegiatan ini menghadirkan Eka Budhi Sulistyo, selaku Direktur Pendayagunaan dan Penyaluran UPZ dan CSR BAZNAS RI, sebagai narasumber utama. Sesi pengajian dipandu oleh H. M. Nadratuzzaman Hosen, Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional BAZNAS RI, yang mengulas strategi pendistribusian dan pendayagunaan ZIS agar lebih tepat sasaran dan berdampak bagi mustahik. Pengajian Selasa Pagi dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026, pukul 06.00–07.30 WIB atau 08.00–09.30 WIT, melalui platform Zoom dan disiarkan secara langsung melalui YouTube BAZNAS TV. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti secara gratis oleh masyarakat. Staf BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan pengajian ini sangat bermanfaat sebagai sarana peningkatan wawasan dan penguatan pemahaman amil dalam menjalankan tugas pengelolaan ZIS. “Melalui pengajian ini, kami mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif terkait strategi pendistribusian dan pendayagunaan ZIS selama bulan Ramadhan. Materi yang disampaikan sangat relevan dan menjadi bekal penting bagi kami di daerah untuk mengelola ZIS secara lebih optimal dan berdampak,” ujar Jihan Abbas. Ia juga menambahkan bahwa keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan pengajian nasional ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki dan mustahik. “BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk terus belajar dan beradaptasi dengan kebijakan serta program BAZNAS RI, agar pengelolaan zakat di daerah dapat berjalan profesional, transparan, dan memberi manfaat yang luas bagi masyarakat,” tambahnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS pusat dan daerah semakin kuat dalam mewujudkan pengelolaan ZIS yang amanah serta berorientasi pada kesejahteraan umat.
BERITA10/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Langkah Kebaikan Dimulai di Toko Tasya, BAZNAS Kota Ambon Serahkan Kotak Sedekah
Langkah Kebaikan Dimulai di Toko Tasya, BAZNAS Kota Ambon Serahkan Kotak Sedekah
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat melalui berbagai program penguatan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan penyerahan Kotak (Celengan) Sedekah BAZNAS kepada pelaku usaha yang dinilai strategis dan memiliki kepedulian sosial. Pada Selasa, 10 Februari 2026, BAZNAS Kota Ambon menyerahkan Kotak Sedekah BAZNAS kepada Toko Tasya milik kerabat Ibu Rina, yang berlokasi di Kawasan Pertokoan Ruko Batumerah, Negeri Batu Merah, Kota Ambon. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana kebaikan serta membawa keberkahan bagi masyarakat yang menyalurkan sedekahnya. Penyerahan kotak sedekah tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ambon Bidang Pengumpulan, H. Achmad Salim. Ia menyampaikan bahwa penempatan kotak sedekah di lokasi usaha bertujuan memudahkan masyarakat untuk bersedekah sekaligus memperluas jangkauan penghimpunan ZIS. Ibu Rina tidak hanya dikenal sebagai kerabat dari pemilik Toko Tasya, tetapi juga menjabat sebagai Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Nurul Iman Batu Merah, Kepala Air. Berdasarkan penilaian BAZNAS Kota Ambon, Ibu Rina dipandang memiliki dedikasi dan pengalaman yang cukup baik dalam pengumpulan ZIS, sehingga penempatan Kotak Sedekah BAZNAS di Toko Tasya direkomendasikan. Selain itu, Toko Tasya dinilai strategis karena ramai dikunjungi masyarakat setiap hari. Dengan tingginya aktivitas pengunjung, diharapkan Kotak Sedekah BAZNAS dapat menjadi media ajakan berbagi yang efektif dan berkelanjutan. BAZNAS Kota Ambon berharap, melalui kerja sama dengan para pelaku usaha dan UPZ, budaya bersedekah di Kota Ambon semakin tumbuh, serta manfaat ZIS dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA10/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Zakat Menguatkan Umat, ASN Kemenag Kota Ambon Konsisten Salurkan ZIS ke BAZNAS
Zakat Menguatkan Umat, ASN Kemenag Kota Ambon Konsisten Salurkan ZIS ke BAZNAS
Ambon — Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Muslim di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Ambon. Pada Senin, 9 Februari 2026, Staf Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, melakukan penjemputan setoran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) rutin untuk bulan Januari di Ruang Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kota Ambon. Setoran ZIS tersebut diserahkan secara langsung oleh Bendahara UPZ Kemenag Kota Ambon sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi negara, yakni BAZNAS Kota Ambon. Jihan Abbas menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas konsistensi para muzaki di lingkungan Kemenag Kota Ambon yang terus menjaga keistiqamahan dalam berzakat. “ZIS yang ditunaikan secara rutin ini bukan hanya angka, tetapi bukti nyata kepedulian dan cinta terhadap sesama. Dari sinilah keberkahan itu mengalir, menguatkan umat dan menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan,” ungkap Jihan. Ia menegaskan bahwa zakat yang disalurkan melalui BAZNAS akan dikelola secara amanah, transparan, dan profesional, serta disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan kemanusiaan. “Ketika Bapak dan Ibu ASN serta P3K menyalurkan ZIS ke BAZNAS, sejatinya sedang menggerakkan perubahan. Zakat yang dikelola bersama akan menjadi kekuatan besar untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat di Kota Ambon,” tegasnya. Menurut Jihan, peran UPZ sangat strategis dalam menumbuhkan kesadaran berzakat di lingkungan instansi, sekaligus memastikan penghimpunan ZIS berjalan tertib dan berkelanjutan, khususnya menjelang bulan suci Ramadan. BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh muzaki di Kota Ambon untuk meneladani semangat ASN dan P3K Kemenag Kota Ambon. Dengan menunaikan ZIS melalui BAZNAS, muzaki tidak hanya menunaikan kewajiban agama, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan besar membangun kemandirian dan kesejahteraan umat.
BERITA09/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Matangkan Program Ramadan 2026 Lewat Rapat Harian
BAZNAS Kota Ambon Matangkan Program Ramadan 2026 Lewat Rapat Harian
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menggelar rapat harian pada Senin, 10 Februari 2026, bertempat di Ruang Rapat BAZNAS Kota Ambon. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, dengan fokus utama pada pematangan dan sinkronisasi program Ramadan tahun 2026. Dalam rapat tersebut, BAZNAS Kota Ambon membahas rencana audiensi dengan Raja Negeri Laha, Kepala Desa Waiheru, dan Lurah Pandan Kasturi. Audiensi ini direncanakan sebagai langkah awal dalam persiapan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di wilayah masing-masing. Selain itu, rapat juga menyinggung penguatan program Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2026 yang akan disinergikan dengan program-program Ramadan. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa keterlibatan pemerintah negeri, desa, dan kelurahan menjadi kunci keberhasilan optimalisasi pengelolaan zakat. “Kami ingin memastikan bahwa program Ramadan 2026 tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Karena itu, audiensi dengan Raja Negeri, Kepala Desa, dan Lurah sangat penting untuk membangun pemahaman bersama terkait ZIS dan pembentukan UPZ,” jelasnya. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa UPZ memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan penghimpunan dan penyaluran zakat secara profesional dan transparan. “UPZ adalah ujung tombak BAZNAS di tingkat akar rumput. Jika UPZ terbentuk dan berjalan baik, maka sosialisasi ZIS akan lebih masif dan dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat,” tambah Zulkifly. Selain agenda audiensi dan pembentukan UPZ, rapat harian tersebut juga membahas pematangan sosialisasi ZIS di Negeri Batu Merah. Wilayah ini menjadi salah satu fokus BAZNAS Kota Ambon dalam meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah, khususnya menjelang bulan suci Ramadan. Tak hanya itu, persiapan Program Dai 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) juga menjadi perhatian serius dalam rapat. Program ini dirancang untuk memperkuat dakwah dan pembinaan keagamaan di wilayah-wilayah yang memiliki keterbatasan akses, terutama selama Ramadan. “Program Dai 3T adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan bahwa pesan dakwah dan layanan keumatan dapat dirasakan secara merata, termasuk di wilayah yang selama ini minim pendampingan,” ungkap Ketua BAZNAS Kota Ambon. Melalui rapat harian ini, BAZNAS Kota Ambon berharap seluruh program Ramadan 2026 dapat direncanakan secara matang, terukur, dan berkelanjutan, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi mustahik dan masyarakat luas melalui kolaborasi lintas sektor.
BERITA09/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Drs. Abdul Haji Latua
BAZNAS Kota Ambon Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Drs. Abdul Haji Latua
Ambon — Keluarga Besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Drs. Abdul Haji Latua/Silawane, tokoh Muhammadiyah Maluku, pada Ahad, 8 Februari 2026, di RSUP Dr. Leimena Ambon. Almarhum merupakan figur penting dalam perjalanan Muhammadiyah di Maluku. Beliau pernah mengemban amanah sebagai Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Maluku periode 2015–2022, serta Wakil Ketua PW Muhammadiyah Maluku periode 2022–2027. Dedikasi, pemikiran, dan keteladanannya telah memberikan kontribusi besar bagi penguatan dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan di Maluku. BAZNAS Kota Ambon mengenang almarhum sebagai pribadi yang berintegritas, rendah hati, dan konsisten dalam memperjuangkan nilai-nilai keislaman serta kemanusiaan. Kepergian beliau merupakan kehilangan besar bagi umat dan masyarakat Maluku. Keluarga Besar BAZNAS Kota Ambon mendoakan semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan.
BERITA09/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Siapkan Sasaran Dana CSR/TJSL Tahun 2026, Fokus Penguatan Pengumpulan dan Pendistribusian
BAZNAS Kota Ambon Siapkan Sasaran Dana CSR/TJSL Tahun 2026, Fokus Penguatan Pengumpulan dan Pendistribusian
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon mempersiapkan sasaran penyaluran dana Corporate Social Responsibility/Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR/TJSL) tahun 2026. Persiapan ini dibahas dalam rapat internal yang dilaksanakan pada Kamis, 5 Februari 2026, dan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun. Rapat tersebut menegaskan strategi penggalangan dana CSR/TJSL dengan menyasar berbagai potensi sumber dana, termasuk BUMN cabang yang beroperasi di Ambon, BUMD, perbankan, serta lembaga negara perwakilan di daerah. BAZNAS Kota Ambon juga membuka peluang kerja sama dengan instansi dan lembaga lain yang memiliki program tanggung jawab sosial. Dalam arahannya, Muhammad Zulkifly Fakaubun menyampaikan bahwa penggalangan dana CSR/TJSL merupakan bagian dari upaya penguatan bidang pengumpulan agar neraca on-balance BAZNAS Kota Ambon semakin maksimal. “Kami mempersiapkan sasaran CSR/TJSL tahun 2026 untuk memperkuat sektor pengumpulan. Dengan peningkatan sumber dana, kami berharap neraca on-balance BAZNAS Kota Ambon semakin kuat dan program-program sosial bisa berjalan lebih optimal,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Rapat juga membahas arah program pada bidang pendistribusian dan pendayagunaan dana. BAZNAS Kota Ambon menegaskan bahwa sebagai pengelola dana, penyaluran CSR/TJSL harus tepat sasaran dan memberi manfaat langsung kepada mustahik melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan. Ketua BAZNAS Kota Ambon menambahkan bahwa kerja sama dengan BUMN, BUMD, perbankan, dan lembaga negara perwakilan di daerah menjadi sangat penting karena sesuai peraturan, lembaga-lembaga tersebut memiliki kewajiban mengalokasikan dana CSR/TJSL untuk kepentingan sosial. “Dana CSR/TJSL merupakan kewajiban yang harus dikeluarkan oleh perusahaan atau lembaga untuk kepentingan sosial. Kami berharap alokasi tersebut dapat disalurkan melalui BAZNAS kepada mustahik yang membutuhkan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan,” ujarnya. Dengan persiapan yang matang ini, BAZNAS Kota Ambon berharap penyaluran dana CSR/TJSL tahun 2026 dapat berjalan secara terencana, transparan, dan akuntabel, serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Kota Ambon.
BERITA07/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Zakat, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Konsultasi Online SIMBA Nasional
Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Zakat, BAZNAS Kota Ambon Ikuti Konsultasi Online SIMBA Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelaporan zakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan Konsultasi Online Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) yang diselenggarakan oleh Tim Layanan Aplikasi Nasional BAZNAS RI. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon diwakili oleh staf BAZNAS, Jihan Abbas, yang mengikuti seluruh rangkaian agenda konsultasi dan pendampingan teknis secara daring. Konsultasi online SIMBA bertujuan untuk memberikan ruang bagi para operator SIMBA di seluruh Indonesia dalam menyampaikan berbagai kendala penggunaan aplikasi, sekaligus memperoleh penjelasan langsung dari tim nasional. Sebelum sesi tanya jawab, peserta mendapatkan pemaparan terkait pembaruan (update) laporan bulanan SIMBA. Perwakilan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat membantu operator daerah dalam memahami sistem dan pembaruan fitur SIMBA. “Konsultasi online ini sangat bermanfaat karena kami dapat menyampaikan kendala secara langsung sekaligus memahami update laporan bulanan SIMBA yang mendukung kelancaran proses pelaporan,” ujar Jihan Abbas. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada Kamis, 6 Februari 2026, pukul 12.30 hingga 14.00 WIT, menyesuaikan waktu Kota Ambon. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan tata kelola zakat di daerah. “Kami berharap melalui konsultasi online SIMBA ini, pengelolaan dan pelaporan data zakat di BAZNAS Kota Ambon dapat semakin tertib, transparan, dan akuntabel sesuai dengan standar nasional BAZNAS,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.
BERITA07/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Umum melalui MoU dengan Praktik dr. Poppy Rusdi
BAZNAS Kota Ambon Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Umum melalui MoU dengan Praktik dr. Poppy Rusdi
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Praktik dr. Poppy Rusdi dalam rangka kerja sama bidang kesehatan umum bagi mustahik. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 4 Februari 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kota Ambon, Kawasan Pengeringan Pantai Waihaong. Serah terima dan penandatanganan MoU tersebut diwakili oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Ambon Bidang Pengelolaan Sumber Daya Amil Zakat, Administrasi Perkantoran, Komunikasi, Umum, dan Pemberian Rekomendasi, Hj. Rabea Kiat. Sementara itu, pihak mitra diwakili oleh dr. Andi Roosdiyanah Mutiah Rusdi, selaku pemilik tempat praktik dokter dr. Poppy Rusdi. MoU ini merupakan bentuk kesepakatan kerja sama dalam penyediaan layanan kesehatan umum bagi mustahik, sebagai upaya meningkatkan akses pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat kurang mampu di Kota Ambon. Dalam kesempatan tersebut, Hj. Rabea Kiat menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon untuk memperluas jejaring kemitraan strategis di sektor kesehatan, sehingga pendayagunaan dana zakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan. “Melalui kerja sama ini, BAZNAS Kota Ambon berharap mustahik dapat memperoleh pelayanan kesehatan umum yang layak, mudah diakses, dan berkesinambungan, sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Hj. Rabea Kiat. Pihak Praktik dr. Poppy Rusdi menyambut baik kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung program-program kesehatan yang dijalankan oleh BAZNAS Kota Ambon, khususnya bagi mustahik yang membutuhkan layanan kesehatan umum. Dengan ditandatanganinya MoU ini, BAZNAS Kota Ambon menegaskan komitmennya dalam pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan berorientasi pada pelayanan, sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga zakat dan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Ambon.
BERITA04/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Koordinasi dengan Pemkot Ambon Terkait Rencana Baznas Awards 2026
BAZNAS Kota Ambon Koordinasi dengan Pemkot Ambon Terkait Rencana Baznas Awards 2026
Ambon — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, bersama Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Achmad Salim, melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Ambon terkait rencana pelaksanaan BAZNAS Kota Ambon Awards 2026 bagi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) berprestasi. Koordinasi tersebut dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, bertempat di ruangan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemerintah Kota Ambon. Pertemuan ini diterima langsung oleh Plt. Kabag Kesra Pemkot Ambon, M. Aulia Waliulu, dan didampingi oleh Usman Bugis. Dalam pertemuan tersebut, pihak BAZNAS Kota Ambon menyampaikan rencana penyerahan BAZNAS Kota Ambon Awards 2026 sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada UPZ yang dinilai berprestasi dalam pengelolaan dan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah di wilayah Kota Ambon. Muhammad Zulkifly Fakaubun menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi UPZ agar semakin optimal dalam menjalankan perannya serta meningkatkan sinergi antara BAZNAS, UPZ, dan Pemerintah Kota Ambon dalam pengelolaan zakat yang transparan dan profesional. Sementara itu, Plt. Kabag Kesra Pemkot Ambon, M. Aulia Waliulu, menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti rencana tersebut dengan melakukan koordinasi lebih lanjut bersama Wali Kota Ambon, khususnya terkait waktu dan teknis pelaksanaan kegiatan. Pelaksanaan BAZNAS Kota Ambon Awards 2026 akan menunggu hasil koordinasi internal Pemerintah Kota Ambon dengan Wali Kota. Setelah itu, jadwal dan mekanisme kegiatan akan disampaikan kembali kepada pihak BAZNAS Kota Ambon Diharapkan, melalui koordinasi ini, pelaksanaan BAZNAS Kota Ambon Awards 2026 dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi penguatan pengelolaan zakat serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Ambon.
BERITA04/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Sosialisasi dan Rapat Teknis Program Ramadhan 1447 H BAZNAS RI
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Sosialisasi dan Rapat Teknis Program Ramadhan 1447 H BAZNAS RI
Ambon — Dalam rangka menguatkan syiar zakat pada bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Direktorat Pendayagunaan menyelenggarakan Sosialisasi dan Rapat Teknis Program Ramadhan 1447 H. Kegiatan ini diikuti oleh BAZNAS Kota Ambon sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program pendayagunaan zakat secara nasional. Program Ramadhan 1447 H yang disosialisasikan merupakan program tematik BAZNAS RI yang mencakup sejumlah kegiatan strategis, di antaranya Lomba Film Kisah Inspiratif Santri, Program Memberdayakan Desa, ZCorner Kampung Ramadhan, serta Bazar Ramadhan. Program-program tersebut bertujuan untuk memperluas dakwah zakat sekaligus meningkatkan pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah. Kegiatan sosialisasi dan rapat teknis ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi antara BAZNAS RI dengan BAZNAS Provinsi, Kota, dan Kabupaten dalam pelaksanaan program pendayagunaan selama bulan Ramadhan, sehingga pelaksanaan dakwah zakat di seluruh Indonesia dapat berjalan optimal dan sesuai dengan harapan bersama. Sosialisasi dan rapat teknis dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Selasa, 3 Februari 2026, pukul 09.00–12.00 WIB atau 11.00–14.00 WIT, dan diikuti oleh pimpinan BAZNAS Provinsi, Kota, dan Kabupaten yang menjalankan Program Pendayagunaan, termasuk BAZNAS Kota Ambon. Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon menyatakan kesiapan untuk mendukung dan mengimplementasikan seluruh program tematik Ramadhan BAZNAS RI, guna memperkuat syiar zakat serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya di Kota Ambon.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Jelang Ramadan 2026, BAZNAS RI Perkenalkan Kampanye “Zakat Menguatkan Indonesia”
Jelang Ramadan 2026, BAZNAS RI Perkenalkan Kampanye “Zakat Menguatkan Indonesia”
JAKARTA — Menyambut datangnya Ramadan 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkenalkan kampanye nasional bertajuk “Zakat Menguatkan Indonesia”. Kampanye ini menegaskan posisi zakat sebagai kekuatan sosial strategis dalam memperkuat ketahanan bangsa, mulai dari pengentasan kemiskinan hingga penanganan bencana di berbagai wilayah Indonesia. Peluncuran kampanye tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. menyampaikan bahwa zakat kini tidak lagi sekadar kewajiban individu, tetapi telah berkembang menjadi pilar penting dalam mendukung ketahanan sosial nasional. “Tagline Zakat Menguatkan Indonesia menggambarkan semangat kebersamaan bangsa, di mana zakat menjadi energi kolektif untuk menghadapi persoalan besar seperti kemiskinan, kebencanaan, dan ketimpangan yang masih kita hadapi bersama,” ujar Kiai Noor. Ia menjelaskan, peran zakat telah terbukti sebagai penopang sosial yang efektif, khususnya dalam membantu pemulihan masyarakat di daerah terdampak bencana, seperti banjir di Aceh dan Sumatra. “Kami ingin menegaskan bahwa zakat adalah fondasi bersama yang mampu memperkuat kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tambahnya. Sepanjang tahun 2026, BAZNAS RI akan memprioritaskan penguatan respons kebencanaan melalui berbagai program pemberdayaan, antara lain Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid. Program-program tersebut dirancang untuk meningkatkan daya tahan masyarakat di wilayah rawan bencana agar mampu bangkit dan mandiri. Selain fokus pada kebencanaan, BAZNAS RI juga menaruh perhatian besar pada penguatan ekonomi mustahik, layanan kesehatan, serta pengembangan sektor keagamaan sebagai bagian dari gerakan pemberdayaan berbasis masyarakat. Kiai Noor berharap Ramadan menjadi momentum untuk mempererat persatuan melalui optimalisasi zakat, infak, dan sedekah. “Ini bukan hanya slogan, melainkan seruan bersama agar zakat menjadi kekuatan besar dalam menjaga persatuan, menumbuhkan harapan, dan memperkokoh Indonesia di tengah berbagai tantangan,” pungkasnya. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS RI sebagai bagian dari komitmen memperkuat transformasi digital dan koordinasi nasional demi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Kontributor: Muhamad Maulana Ihsan Editor: Pu3
BERITA03/02/2026 | Muhamad Maulana Ihsan. Editor : Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Pengajian Selasa Pagi Bahas Fitur SIMBA Pelaporan Bulanan
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Pengajian Selasa Pagi Bahas Fitur SIMBA Pelaporan Bulanan
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon mengikuti kegiatan Pengajian Selasa Pagi: Berbagi Ilmu, Berbagi Pengalaman – Sesi 05 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh staf BAZNAS Kota Ambon, salah satunya Jihan Abbas. Pengajian yang mengangkat tema “Fitur SIMBA Pelaporan Bulanan” ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman amil zakat terhadap sistem pelaporan digital yang terintegrasi secara nasional. “Kegiatan ini sangat membantu kami dalam memahami fitur-fitur SIMBA, khususnya dalam penyusunan pelaporan bulanan yang sesuai dengan standar BAZNAS RI,” ujar Jihan Abbas, staf BAZNAS Kota Ambon, usai mengikuti kegiatan tersebut. Pengajian Selasa Pagi menghadirkan Sugianto, Kepala Bagian Pelaporan Nasional BAZNAS RI, serta Muhammad Sulthan Rafi dari Bagian Layanan Aplikasi Nasional DITI BAZNAS RI sebagai narasumber. Kegiatan ini dipandu oleh H. M. Nadratuzzaman Hosen, Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional BAZNAS RI. Dalam pemaparannya, Sugianto menyampaikan bahwa SIMBA menjadi instrumen penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat. “Pelaporan yang baik dan tepat waktu melalui SIMBA merupakan bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap BAZNAS,” jelasnya. Pengajian berlangsung pada pukul 06.00–07.30 WIB atau 08.00–09.30 WIT melalui Zoom. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan terintegrasi secara nasional.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Pengajian “Pulang dari Luka Series” Bersama Ust. Dr. Fahruddin Faiz
BAZNAS Kota Ambon Ikuti Pengajian “Pulang dari Luka Series” Bersama Ust. Dr. Fahruddin Faiz
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon mengikuti pengajian daring bertajuk “Pulang dari Luka Series” bersama Ustadz Dr. Fahruddin Faiz pada Jumat malam, 30 Januari 2026. Kegiatan ini diselenggarakan secara virtual melalui Zoom Meeting dan dimulai pada pukul 21.30 WIT. Pengajian tersebut diikuti oleh berbagai kalangan peserta dari beragam latar belakang, mulai dari jajaran internal BAZNAS di berbagai daerah, masyarakat umum dari seluruh Indonesia, hingga peserta yang berasal dari luar negeri. Antusiasme peserta menunjukkan besarnya kebutuhan umat terhadap kajian-kajian keislaman yang bersifat reflektif dan menyentuh dimensi batin. Staf BAZNAS Kota Ambon Jihan Abbas turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini sebagai bagian dari pembinaan rohani dan penguatan spiritual amil zakat. Pengajian ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus perenungan di tengah kesibukan menjalankan tugas pelayanan sosial kemasyarakatan. Dalam kajiannya, Ust. Dr. Fahruddin Faiz membahas berbagai hal yang berkaitan dengan kemudi jiwa dan hati manusia, serta pentingnya menata batin agar tetap berada dalam koridor nilai-nilai ilahiah. Materi disampaikan dengan pendekatan filosofis dan keislaman yang mendalam, berlandaskan pada firman Allah SWT, hadis Nabi Muhammad SAW, serta kutipan-kutipan hikmah dari para ulama. Ust. Fahruddin Faiz menekankan bahwa hati merupakan pusat kendali kehidupan manusia. Ketika hati diarahkan kepada Allah SWT, maka setiap luka, ujian, dan persoalan hidup dapat dimaknai sebagai sarana mendekatkan diri kepada-Nya. Sebaliknya, apabila kemudi jiwa tidak berlandaskan Al-Qur’an dan sunnah, manusia akan mudah terombang-ambing oleh kegelisahan dan keresahan batin. Pengajian “Pulang dari Luka Series” ini diharapkan mampu memberikan pencerahan, ketenangan, serta motivasi spiritual bagi para peserta, khususnya staf BAZNAS Kota Ambon, agar senantiasa menjalankan amanah pengelolaan zakat dengan penuh keikhlasan, empati, dan tanggung jawab. Melalui partisipasi dalam kegiatan pengajian ini, BAZNAS Kota Ambon menegaskan komitmennya untuk terus menyeimbangkan profesionalisme kerja dengan penguatan nilai-nilai keislaman, guna mewujudkan pelayanan zakat yang amanah, berintegritas, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
BERITA30/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Lihat Daftar Rekening →