WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Ambon dan MT Alfisyahrin Bersinergi Layani Mustahik Lewat Pengobatan Gratis dan Bantuan Paket Sembako

AMBON — Upaya menghadirkan kepedulian dan pelayanan langsung kepada masyarakat terus dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon. Bersama Majelis Taklim (MT) Alfisyahrin Negeri Batu Merah, BAZNAS Kota Ambon menggelar kegiatan sosial berupa pengobatan gratis dan pemberian santunan paket sembako kepada mustahik, Kamis, 3 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara BAZNAS Kota Ambon dan unsur masyarakat dalam memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan. Pengobatan gratis diberikan sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan, sementara santunan paket sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok para mustahik.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, bersama jajaran pimpinan, yakni Wakil Ketua I H. Achmad Salim, Wakil Ketua II Hendra Abubakar, dan Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat. Turut mendukung kegiatan tersebut sejumlah staf BAZNAS Kota Ambon, yaitu Jihan Abbas, Ayu, dan Ahmad Wijaya.

Kehadiran jajaran pimpinan dan staf BAZNAS menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat penerima manfaat.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa kegiatan pengobatan gratis dan penyaluran bantuan sembako merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya para mustahik.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan pangan, tetapi juga kesehatan. Karena itu, program sosial yang menggabungkan pelayanan kesehatan dan bantuan kebutuhan pokok dinilai memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat penerima.

“BAZNAS Kota Ambon ingin terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya melalui bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga dengan memberikan perhatian terhadap kesehatan. Karena kesehatan dan kebutuhan pangan merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat,” ujar Fakaubun.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dapat memperluas manfaat program BAZNAS. Menurutnya, MT Alfisyahrin memiliki peran penting dalam menjembatani komunikasi dan kepedulian terhadap masyarakat di lingkungan Negeri Batu Merah.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada MT Alfisyahrin Negeri Batu Merah yang telah berkolaborasi bersama BAZNAS Kota Ambon. Ketika lembaga zakat dan masyarakat bergerak bersama, insyaallah manfaat yang diberikan akan semakin luas dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Pengobatan gratis yang dilaksanakan dalam kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka tanpa harus memikirkan biaya pelayanan. Bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi, fasilitas seperti ini dinilai sangat berarti karena dapat membantu mereka memperoleh pemeriksaan dan penanganan kesehatan lebih awal.

Sementara itu, bantuan berupa paket sembako diberikan kepada mustahik sebagai bentuk santunan sekaligus dukungan terhadap kebutuhan rumah tangga. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan pengeluaran keluarga penerima, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Fakaubun menegaskan bahwa setiap dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS merupakan amanah dari masyarakat. Oleh sebab itu, pengelolaan dan pendistribusiannya dilakukan dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.

“Dana yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS adalah amanah. Tugas kami adalah mengelolanya dengan sebaik-baiknya dan menyalurkannya kepada mereka yang berhak menerima, sehingga manfaat zakat, infak, dan sedekah benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial semacam ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah dalam membantu sesama. Menurutnya, semangat berbagi tidak hanya membangun kepedulian sosial, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Semangat untuk saling membantu harus terus tumbuh. Zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan baik bisa menjadi kekuatan untuk membantu masyarakat dalam berbagai kondisi,” kata Fakaubun.

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kota Ambon terus berupaya memastikan program yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pendekatan ini penting agar bantuan yang diberikan tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan penerima manfaat.

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Raja Negeri Batu Merah tersebut juga memperlihatkan dukungan dari pemerintah negeri terhadap berbagai bentuk pelayanan sosial yang diberikan kepada masyarakat. Kehadiran Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, sebagai tuan rumah turut memperkuat suasana kebersamaan antara BAZNAS, MT Alfisyahrin, dan masyarakat setempat.

Bagi BAZNAS Kota Ambon, keterlibatan masyarakat dalam setiap program sosial merupakan modal penting untuk menciptakan gerakan kepedulian yang lebih kuat. Kolaborasi dengan majelis taklim, komunitas, pemerintah negeri, serta berbagai unsur masyarakat lainnya dinilai mampu memperluas jangkauan penerima manfaat.

Fakaubun berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat langsung sekaligus menjadi penyemangat bagi para mustahik agar tetap optimistis dalam menjalani kehidupan.

“Kami berharap para mustahik yang menerima layanan dan bantuan hari ini dapat merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Ada kepedulian dari BAZNAS, MT Alfisyahrin, dan masyarakat yang ingin bersama-sama membantu dan meringankan beban mereka,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk terus menunaikan zakat dan memperbanyak infak serta sedekah melalui lembaga yang amanah. Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat, BAZNAS akan memiliki ruang yang lebih besar untuk menjalankan berbagai program sosial, kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.

“Mari kita terus menjaga semangat berbagi. Semakin besar kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, semakin besar pula manfaat yang bisa kita berikan kepada para mustahik,” ajaknya.

Kegiatan pengobatan gratis dan santunan paket sembako tersebut menjadi salah satu gambaran nyata bagaimana zakat dapat dihadirkan dalam bentuk pelayanan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Tidak hanya membantu dari sisi ekonomi, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh perhatian dalam aspek kesehatan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mengoptimalkan amanah dana umat melalui program-program yang memberikan manfaat nyata.

Sinergi bersama MT Alfisyahrin Negeri Batu Merah diharapkan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan dalam kegiatan-kegiatan sosial berikutnya. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian bersama, keberadaan BAZNAS diharapkan semakin dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan.

Pada akhirnya, kegiatan tersebut bukan hanya sekadar pengobatan gratis dan penyaluran sembako, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan. BAZNAS Kota Ambon dan MT Alfisyahrin Negeri Batu Merah menunjukkan bahwa kebersamaan dapat menjadi kekuatan dalam membantu masyarakat sekaligus mewujudkan nilai-nilai zakat sebagai instrumen kemaslahatan umat.

05/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Doa Bersama HUT ke-451 Kota Ambon, BAZNAS Salurkan 50 Paket Sembako untuk Mustahik

AMBON — Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon Tahun 2026 diisi dengan kegiatan keagamaan dan kepedulian sosial. Pemerintah Kota Ambon menggelar Doa Bersama untuk Ambon di Gedung Islamic Center, Jumat (4/9/2026), sebagai momentum untuk memanjatkan doa sekaligus memperkuat semangat kebersamaan bagi kemajuan Kota Ambon.

Kegiatan yang diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) beragama Islam tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta. Doa bersama menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-451 Kota Ambon yang mengusung tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.”

Pelaksanaan doa bersama menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual pemerintah dan masyarakat untuk memohon keberkahan, perlindungan serta kedamaian bagi Kota Ambon. Momentum tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Ambon menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama memiliki arti penting karena menjadi sarana untuk menyatukan niat dan harapan bagi masa depan Kota Ambon. Menurutnya, semangat persaudaraan dan kebersamaan harus terus dipelihara oleh seluruh elemen masyarakat.

Doa bersama yang dilaksanakan dalam rangkaian peringatan HUT Kota Ambon tersebut juga menjadi bagian dari ikhtiar seluruh masyarakat agar berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi daerah dapat dihadapi dengan semangat persatuan serta senantiasa disertai doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju” yang diangkat dalam peringatan HUT tahun ini juga menjadi pesan penting bagi seluruh masyarakat. Ambon Bersih tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga menyangkut upaya membangun tata kelola pemerintahan yang baik serta menjaga kebersihan hati dan pikiran dari berbagai hal yang dapat merusak persatuan.

Sementara itu, semangat Maluku Sehat menggambarkan cita-cita untuk mewujudkan masyarakat yang sehat secara menyeluruh, baik dari segi fisik, mental maupun sosial. Sebagai ibu kota Provinsi Maluku, Kota Ambon memiliki posisi strategis dalam mendorong terciptanya masyarakat yang sehat, produktif dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Adapun pesan Indonesia Maju mengandung harapan agar seluruh pembangunan yang dilaksanakan di Kota Ambon dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan Provinsi Maluku sekaligus mendukung pembangunan nasional.

Dalam doa bersama tersebut, berbagai harapan turut dipanjatkan untuk Kota Ambon. Di antaranya agar keamanan dan kedamaian daerah tetap terjaga, hubungan harmonis antarumat beragama semakin kuat, serta seluruh pemimpin diberikan kebijaksanaan, kekuatan dan integritas dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Doa juga dipanjatkan agar masyarakat Kota Ambon senantiasa diberikan kesehatan, kesejahteraan, keselamatan serta perlindungan dari berbagai musibah, bencana dan ancaman yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat.

BAZNAS Kota Ambon Hadir dengan Bantuan Sosial

Selain menjadi momentum doa bersama, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan aksi kepedulian sosial melalui penyaluran 50 paket sembako dari BAZNAS Kota Ambon kepada para mustahik.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Ambon untuk mengoptimalkan dana zakat, infak dan sedekah agar dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Paket sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para penerima manfaat sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga.

Penyaluran bantuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, bersama Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat dan Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat. Turut hadir pula staf BAZNAS Kota Ambon, yakni Jihan Abbas, Ayu, Wandi, Intan, dan Ahmad Wijaya.

Kehadiran jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap rangkaian peringatan HUT Kota Ambon sekaligus wujud komitmen lembaga untuk terus menghadirkan program yang memberi manfaat kepada masyarakat.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa peringatan HUT Kota Ambon merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat rasa syukur sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian.

“HUT Kota Ambon bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan kota ini, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kita untuk memperkuat doa, kebersamaan dan kepedulian kepada sesama,” ujar Fakaubun.

Menurutnya, doa dan ikhtiar sosial merupakan dua hal yang harus berjalan beriringan. Harapan dan doa yang dipanjatkan bagi Kota Ambon perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Kita berdoa agar Kota Ambon selalu diberikan kedamaian, keamanan dan keberkahan. Namun doa tersebut juga harus disertai ikhtiar. Salah satu ikhtiar yang dapat kita lakukan adalah menghadirkan kepedulian melalui penyaluran zakat, infak dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan,”ungkapnya.

Fakaubun menambahkan, penyaluran 50 paket sembako kepada mustahik merupakan bentuk tanggung jawab BAZNAS dalam mengelola dan mendistribusikan dana umat secara tepat sasaran.

Ia menjelaskan bahwa dana yang dikelola BAZNAS berasal dari kepercayaan masyarakat yang menunaikan zakat maupun memberikan infak dan sedekah. Amanah tersebut kemudian diwujudkan dalam berbagai program sosial untuk membantu masyarakat yang berada dalam kondisi membutuhkan.

“Setiap dana yang masuk ke BAZNAS adalah amanah dari masyarakat. Karena itu, kami harus memastikan bahwa amanah tersebut dikelola dengan baik dan disalurkan kepada mereka yang berhak. Bantuan 50 paket sembako ini adalah salah satu bentuk nyata dari amanah tersebut,”jelasnya.

Lebih jauh, Fakaubun menilai bahwa semangat yang terkandung dalam tema HUT ke-451 Kota Ambon sangat relevan dengan misi BAZNAS dalam membantu masyarakat.

Menurutnya, konsep Ambon Bersih dapat dimaknai sebagai upaya bersama untuk membangun lingkungan dan kehidupan sosial yang lebih baik. Sementara Maluku Sehat dapat diwujudkan melalui berbagai langkah yang mendukung kesejahteraan masyarakat, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar dan kepedulian terhadap kelompok rentan.

“Tema HUT Kota Ambon tahun ini mengandung pesan yang sangat kuat. Bersih bukan hanya lingkungan, tetapi juga bagaimana kita menjaga amanah, kejujuran dan persaudaraan. Sehat juga bukan hanya tubuh, tetapi bagaimana masyarakat dapat hidup dengan sejahtera dan saling peduli,”tutur Fakaubun.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam kegiatan doa bersama tersebut dapat terus dipertahankan dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di Kota Ambon.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan setiap program pembangunan maupun pelayanan sosial dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, begitu juga BAZNAS. Kita membutuhkan sinergi dengan semua pihak. Ketika pemerintah, lembaga sosial dan masyarakat bergerak bersama, maka manfaatnya akan lebih besar dan dirasakan oleh lebih banyak orang,” katanya.

Zakat sebagai Wujud Kepedulian

Fakaubun juga menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan zakat, tetapi juga bagaimana dana umat tersebut mampu memberikan dampak sosial bagi masyarakat.

Menurutnya, penyaluran sembako kepada mustahik dalam momentum HUT Kota Ambon menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap masyarakat yang masih membutuhkan dukungan.

“Kami ingin memastikan bahwa di tengah berbagai kemajuan yang sedang dibangun, masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan perhatian. Zakat, infak dan sedekah harus hadir sebagai salah satu instrumen yang membantu meringankan beban mereka,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan kepercayaan terhadap gerakan zakat. Menurutnya, semakin besar partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak dan sedekah, maka semakin banyak pula masyarakat yang dapat dibantu melalui berbagai program BAZNAS.

“Mari kita jadikan momentum HUT Kota Ambon ini sebagai kesempatan untuk memperkuat kepedulian. Zakat, infak dan sedekah yang kita keluarkan tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga dapat menjadi jalan untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan,” ajaknya.

Penyerahan 50 paket sembako tersebut menjadi salah satu rangkaian penting yang melengkapi pelaksanaan Doa Bersama untuk Ambon. Kegiatan tidak hanya memberikan ruang bagi ASN dan masyarakat untuk berdoa bagi kemajuan daerah, tetapi juga menghadirkan aksi nyata melalui kepedulian sosial.

Bagi para mustahik, bantuan tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Lebih dari sekadar bantuan materi, penyaluran sembako juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian yang menunjukkan bahwa masyarakat yang membutuhkan tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan Kota Ambon.

Momentum HUT ke-451 Kota Ambon pun diharapkan menjadi titik penguatan komitmen bersama untuk membangun daerah yang lebih bersih, sehat, aman, harmonis dan sejahtera.

Melalui doa, kerja nyata dan semangat kolaborasi, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat mengambil bagian dalam mewujudkan cita-cita tersebut.

BAZNAS Kota Ambon akan terus berupaya hadir melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak dan sedekah. Dengan dukungan masyarakat dan sinergi bersama pemerintah serta berbagai pihak, BAZNAS optimistis manfaat dana umat dapat terus diperluas untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Doa Bersama untuk Ambon akhirnya tidak hanya menjadi sebuah kegiatan dalam rangka memperingati usia Kota Ambon yang ke-451 tahun, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan harapan, mempererat persaudaraan dan memperkuat kepedulian sosial.

Semangat tersebut diharapkan menjadi energi bersama dalam perjalanan Kota Ambon menuju masa depan yang lebih baik, sejalan dengan tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.”

05/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Salurkan 40 Paket Sembako untuk Korban Kebakaran Negeri Batu Merah

AMBON — Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah kebakaran di Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, terus diwujudkan melalui berbagai bentuk dukungan. Salah satunya datang dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon yang menyalurkan bantuan berupa 40 paket sembako kepada warga yang menjadi korban kebakaran, Rabu (2/9/2026).

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian BAZNAS Kota Ambon terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana. Bantuan diserahkan kepada Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, untuk selanjutnya diberikan kepada para warga terdampak yang saat ini masih berada di lokasi pengungsian.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, didampingi jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I H. Achmad Salim, Wakil Ketua II Hendra Abubakar, Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat, serta Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat.

Selain jajaran pimpinan, hadir pula staf BAZNAS Kota Ambon, yakni Jihan Abbas, Intan, Ayu, dan Ahmad Wijaya, yang turut mendukung pelaksanaan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menjelaskan bahwa kehadiran BAZNAS dalam situasi kebencanaan merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk ikut mendukung upaya Pemerintah Kota Ambon dalam memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, BAZNAS Kota Ambon tidak hanya berfokus pada penyaluran zakat dalam bentuk bantuan sosial rutin, tetapi juga berupaya hadir ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat, termasuk musibah kebakaran dan bencana lainnya.

“BAZNAS adalah lembaga pemerintah nonstruktural. Karena itu, salah satu tugas kami adalah mendukung kerja-kerja Pemerintah Kota Ambon, termasuk ketika ada masyarakat yang terdampak musibah dan membutuhkan bantuan,” ujar Fakaubun.

Ia menyampaikan, bantuan yang disalurkan BAZNAS Kota Ambon berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS untuk dikelola dan disalurkan kepada mereka yang berhak menerima.

Sebagian sumber dana tersebut, lanjutnya, juga berasal dari zakat, infak, dan sedekah para aparatur sipil negara (ASN) muslim di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Seluruh dana yang dihimpun kemudian dikelola secara profesional, amanah, transparan, dan diarahkan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat.

Fakaubun menegaskan bahwa dalam menjalankan tugas kemanusiaan, BAZNAS senantiasa mengedepankan nilai kepedulian dan kemanusiaan. Bantuan kebencanaan diberikan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan lembaga, tanpa membedakan latar belakang masyarakat yang terdampak.

“Bantuan BAZNAS tidak mengenal suku, ras maupun agama. Ketika terjadi bencana dan masyarakat membutuhkan pertolongan, kami akan berupaya hadir memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan BAZNAS,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon tidak hanya menyalurkan 40 paket sembako, tetapi juga memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia akibat musibah kebakaran tersebut. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan moril sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit.

Fakaubun menyadari bahwa bantuan yang diberikan mungkin belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh kebutuhan para korban. Namun, ia berharap perhatian tersebut dapat memberikan sedikit kelegaan bagi warga yang saat ini masih berada di tempat pengungsian.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah. Kami juga berharap mereka tetap tabah dan kuat dalam menghadapi ujian ini. Mudah-mudahan kondisi mereka segera pulih dan ke depan bisa kembali mendapatkan tempat tinggal yang layak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fakaubun mengatakan bahwa respons terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon dalam menjalankan amanah umat.

Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga mempunyai peran sosial yang besar dalam membantu masyarakat yang berada dalam kondisi membutuhkan. Oleh karena itu, BAZNAS terus berupaya memastikan dana umat dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi penerima manfaat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong, terutama ketika terjadi musibah yang membutuhkan perhatian bersama.

“Kami akan terus berusaha hadir ketika masyarakat Kota Ambon mengalami musibah. Tentunya setiap bantuan disesuaikan dengan kemampuan BAZNAS, tetapi yang paling penting adalah bagaimana kita tidak membiarkan masyarakat menghadapi musibah seorang diri,” tambah Fakaubun.

Raja Negeri Batu Merah Apresiasi Kepedulian BAZNAS

Sementara itu, Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Ambon yang telah memberikan perhatian kepada warganya yang terdampak musibah kebakaran.

Ali menjelaskan bahwa para korban hingga saat ini masih berada di tempat pengungsian, salah satunya di Aula Kantor Negeri Batu Merah. Dalam kondisi tersebut, kebutuhan terhadap makanan dan bahan pokok menjadi salah satu hal yang sangat diperlukan oleh para pengungsi.

Menurutnya, bantuan 40 paket sembako yang disalurkan BAZNAS Kota Ambon memiliki arti penting bagi masyarakat yang sedang menjalani masa pemulihan pascakebakaran.

“Saya selaku Raja Negeri Batu Merah dan kepala pemerintahan negeri menyampaikan apresiasi dan terima kasih sepenuhnya kepada BAZNAS Kota Ambon yang sudah datang memberikan bantuan kepada warga kami yang saat ini berada di Aula Kantor Negeri Batu Merah,” ujar Ali.

Ia menilai kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah menunjukkan adanya kepedulian dan perhatian terhadap kondisi warga, khususnya mereka yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran.

Ali berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi selama berada di tempat penampungan.

“Mudah-mudahan bantuan yang diberikan ini dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan bapak dan ibu yang sedang berada di tempat pengungsian,” tuturnya.

Atas kepedulian tersebut, Ali juga mendoakan agar seluruh jajaran BAZNAS Kota Ambon senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan tugas, serta mendapatkan balasan kebaikan dari Allah SWT.

“Mudah-mudahan Allah SWT membalas segala kebaikan dan kepedulian dari BAZNAS Kota Ambon. Semoga BAZNAS Kota Ambon ke depan terus menjadi lembaga yang hadir dan melihat kebutuhan masyarakat kecil di Kota Ambon,” harapnya.

Penyaluran bantuan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Ambon dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan serta kepedulian sosial. Melalui penyaluran yang tepat sasaran, dana umat diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk mereka yang tengah menghadapi kondisi darurat akibat bencana.

BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Ambon, pemerintah negeri, serta berbagai pihak dalam merespons kebutuhan masyarakat. Kehadiran lembaga zakat di tengah situasi kebencanaan diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memberikan semangat kepada para korban untuk bangkit dan kembali menata kehidupan mereka.

Bagi BAZNAS Kota Ambon, bantuan kepada korban kebakaran Negeri Batu Merah bukan sekadar penyerahan paket sembako, tetapi juga merupakan wujud nyata dari amanah masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk dikelola dan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.

Melalui semangat zakat untuk kemanusiaan dan kepedulian bersama, BAZNAS Kota Ambon berharap masyarakat yang terdampak musibah dapat segera bangkit, memperoleh tempat tinggal yang layak, serta kembali menjalani kehidupan dengan penuh harapan.

02/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Dukung Isbat Nikah, Perkuat Sinergi Kemenag dan Pemkot Ambon dalam Pelayanan Masyarakat

Ambon, 24 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung berbagai upaya peningkatan pelayanan sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui kehadiran Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ambon, H. Achmad Salim, yang mewakili Ketua BAZNAS Kota Ambon dalam acara Isbat Nikah yang merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ambon dan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 24 Agustus 2026, bertempat di Gedung Asari Al-Fatah, Kota Ambon. Kehadiran BAZNAS Kota Ambon menjadi bagian dari dukungan terhadap sinergi lintas lembaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang administrasi dan kepastian hukum perkawinan.

Program Isbat Nikah memiliki arti penting bagi masyarakat yang telah melangsungkan pernikahan secara agama, namun belum memiliki pencatatan perkawinan secara resmi. Melalui proses isbat nikah, masyarakat memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pengakuan hukum atas pernikahannya melalui penetapan pengadilan agama, sehingga selanjutnya dapat mengurus dokumen administrasi kependudukan dan dokumen perkawinan secara resmi.

Bagi BAZNAS Kota Ambon, keterlibatan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari semangat kolaborasi dalam mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. BAZNAS tidak hanya berfokus pada aspek penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS), tetapi juga terus mendorong terbangunnya kerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka memperluas manfaat pelayanan sosial dan keagamaan.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS dalam kegiatan Isbat Nikah merupakan bentuk dukungan terhadap pelayanan masyarakat yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan sosial dan administrasi keluarga.

“BAZNAS Kota Ambon sangat mendukung kegiatan Isbat Nikah yang dilaksanakan melalui kolaborasi Kementerian Agama Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon. Kegiatan ini memiliki manfaat yang sangat penting bagi masyarakat, karena memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi pasangan yang telah melangsungkan pernikahan namun belum tercatat secara administratif,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Menurutnya, sinergi antara lembaga pemerintah, lembaga keagamaan, dan lembaga sosial seperti BAZNAS menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan pelayanan yang lebih menyeluruh kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat terus dikembangkan melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus diperkuat. BAZNAS Kota Ambon siap mendukung program-program yang memiliki nilai kemanfaatan bagi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan penguatan kesejahteraan, pelayanan sosial, dan kehidupan keagamaan masyarakat Kota Ambon,” tambahnya.

Sementara itu, Jihan Abbas, selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, menilai kehadiran BAZNAS dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam memperkuat komunikasi dan hubungan kelembagaan dengan berbagai pihak, khususnya instansi pemerintah dan lembaga keagamaan.

Menurut Jihan, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar berbagai program pelayanan masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas.

“Kehadiran BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan Isbat Nikah ini menunjukkan bahwa kolaborasi antarlembaga sangat penting dalam memberikan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kami melihat kegiatan ini sebagai bentuk sinergi positif antara Kemenag, Pemerintah Kota Ambon, dan BAZNAS dalam menghadirkan kemudahan serta kepastian bagi masyarakat,”ungkap Jihan Abbas.

Ia menambahkan, dari sisi komunikasi dan digitalisasi, berbagai kegiatan kolaboratif yang melibatkan BAZNAS juga penting untuk disampaikan kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi sekaligus informasi mengenai peran BAZNAS dalam mendukung pembangunan sosial dan keagamaan di Kota Ambon.

“Kami akan terus mendukung penyebarluasan informasi mengenai kegiatan dan kolaborasi BAZNAS, sehingga masyarakat dapat mengetahui bahwa BAZNAS hadir bersama pemerintah dan mitra lainnya dalam berbagai upaya pelayanan dan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ambon H. Achmad Salim hadir mewakili Ketua BAZNAS Kota Ambon. Kehadiran tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan dan dukungan kelembagaan BAZNAS terhadap pelaksanaan kegiatan yang diselenggarakan melalui kolaborasi Kemenag Kota Ambon bersama Pemkot Ambon.

BAZNAS Kota Ambon memandang bahwa pelayanan administrasi perkawinan tidak hanya berkaitan dengan aspek legalitas, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan perlindungan hak-hak keluarga. Kepemilikan dokumen perkawinan yang sah dapat membantu masyarakat dalam mengakses berbagai kebutuhan administrasi, termasuk dokumen kependudukan, pendidikan anak, layanan sosial, hingga berbagai urusan hukum dan pemerintahan lainnya.

Karena itu, kegiatan Isbat Nikah menjadi salah satu bentuk pelayanan yang memiliki nilai strategis bagi masyarakat. Dengan adanya kepastian hukum terhadap status perkawinan, keluarga dapat menjalani kehidupan sosial dan administrasi dengan lebih tertib serta memperoleh perlindungan hak secara lebih baik.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Asari Al-Fatah tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong antarlembaga dalam memberikan pelayanan publik. Sinergi Kemenag Kota Ambon dan Pemkot Ambon yang didukung berbagai pihak diharapkan mampu menghadirkan solusi atas persoalan administratif yang masih dihadapi sebagian masyarakat.

BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, organisasi keagamaan, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan kemanfaatan bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem pelayanan sosial dan keagamaan di Kota Ambon.

Melalui kehadiran dalam kegiatan Isbat Nikah ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk mengambil bagian dalam berbagai agenda yang memiliki nilai kemanfaatan bagi masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan upaya BAZNAS dalam membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata, sinergi kelembagaan, serta pengelolaan ZIS yang diarahkan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ke depan, BAZNAS Kota Ambon berharap sinergi bersama Kemenag Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon dapat terus ditingkatkan melalui berbagai program strategis lainnya, sehingga keberadaan lembaga-lembaga pelayanan publik dan sosial dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Ambon.

01/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, BAZNAS Kota Ambon Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

Ambon, 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi kepada seluruh umat Islam, khususnya masyarakat Kota Ambon.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali mengingat perjalanan hidup, perjuangan, keteladanan, serta akhlak mulia Rasulullah SAW. Lebih dari sekadar mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, peringatan Maulid diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah sekaligus mengamalkan nilai-nilai yang beliau ajarkan dalam kehidupan sehari-hari.

BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa keteladanan Rasulullah SAW memiliki relevansi yang sangat kuat dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam membangun kepedulian, kejujuran, amanah, persaudaraan, dan semangat berbagi.

“Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Mari kita jadikan momentum ini untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga kejujuran, amanah, kepedulian, dan kasih sayang kepada sesama,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Menurutnya, nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW merupakan landasan penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis. Semangat kepedulian kepada kaum dhuafa, anak yatim, fakir miskin, serta masyarakat yang membutuhkan juga merupakan bagian dari nilai yang terus diupayakan BAZNAS melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

“Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita untuk senantiasa peduli terhadap sesama dan menghadirkan kemanfaatan. Semangat inilah yang juga terus kami implementasikan melalui berbagai program BAZNAS Kota Ambon, agar zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan mustahik,” tambahnya.

Muhammad Zulkifly juga mengajak para muzaki, donatur, dan seluruh masyarakat untuk menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat semangat berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan perubahan nyata dalam perilaku dan kehidupan sosial masyarakat.

“Mari kita maknai Maulid Nabi bukan hanya dengan memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi dengan berusaha menghadirkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan kita. Semoga kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW dapat diwujudkan melalui amal kebaikan dan kepedulian kepada sesama,” tuturnya.

Sementara itu, Jihan Abbas, selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, mengatakan bahwa momentum Maulid Nabi Muhammad SAW juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat melalui berbagai media komunikasi dan digital.

Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan ruang yang luas bagi lembaga zakat untuk menyampaikan pesan keagamaan, edukasi zakat, serta nilai-nilai sosial yang diajarkan Rasulullah SAW kepada masyarakat secara lebih luas.

“Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah dalam membangun kehidupan yang penuh kasih sayang, kepedulian, kejujuran, dan kebermanfaatan. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk terus kita gaungkan di tengah masyarakat, termasuk melalui media digital,” ungkap Jihan Abbas.

Ia menambahkan bahwa semangat Rasulullah SAW dalam membangun kepedulian sosial dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk meningkatkan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah.

“Kami berharap semangat Maulid Nabi dapat mendorong semakin banyak masyarakat untuk berbagi dan peduli kepada sesama. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kita dapat ikut menghadirkan manfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” jelasnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H juga menjadi momentum bagi BAZNAS Kota Ambon untuk terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan zakat yang amanah, profesional, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Keteladanan Rasulullah SAW dalam menjalankan amanah menjadi nilai yang sangat penting dalam pengelolaan zakat. BAZNAS sebagai lembaga yang diberikan mandat untuk mengelola zakat terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat melalui pengelolaan dana umat secara bertanggung jawab serta penyaluran yang diarahkan kepada mereka yang berhak menerima.

Dalam kehidupan Rasulullah SAW, kepedulian terhadap kaum lemah dan masyarakat yang membutuhkan menjadi salah satu nilai penting yang patut diteladani. Karena itu, semangat Maulid Nabi diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama bahwa kesejahteraan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang dapat diwujudkan melalui kepedulian dan gotong royong.

BAZNAS Kota Ambon juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai kesempatan mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh keberkahan.

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M.

Semoga dengan meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW, seluruh umat Islam senantiasa diberikan kekuatan untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan sesama.

“Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW, mari kita hadirkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan dan terus menebarkan kebaikan,” pungkas Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun.

01/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon

Berita Terbaru

Tausiah Menyentuh Hati di PPN Tantui, H. Achmad Salim Ajak Jamaah Maksimalkan Ibadah Ramadan
Tausiah Menyentuh Hati di PPN Tantui, H. Achmad Salim Ajak Jamaah Maksimalkan Ibadah Ramadan
Ambon, 28 Februari 2026 — Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Alim Pattimura yang berada di kawasan Kompleks Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tantui, Ambon, pada Sabtu malam. Menjelang pelaksanaan salat tarawih, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, H. Achmad Salim, memberikan tausiah yang sarat makna bagi jamaah salat. Kegiatan ini dihadiri oleh jamaah salat serta pengurus masjid yang antusias mengikuti tausiah sebagai bagian dari rangkaian ibadah di bulan suci Ramadan. Dalam penyampaiannya, H. Achmad Salim mengajak jamaah untuk memanfaatkan momentum Ramadan sebagai waktu terbaik dalam meningkatkan kualitas ibadah, khususnya melalui zakat, infak, dan sedekah. Dalam tausiah tersebut, ia menekankan pentingnya keikhlasan dan kepedulian sosial sebagai inti dari ibadah di bulan Ramadan. Ia juga mengingatkan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga sarana untuk membersihkan harta dan membantu sesama. “Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperbanyak amal kebaikan. Jangan hanya fokus pada ibadah pribadi, tetapi juga perkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah agar keberkahan dapat dirasakan bersama,” ujar H. Achmad Salim di hadapan jamaah salat. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peran lembaga zakat seperti BAZNAS sangat penting dalam menyalurkan amanah umat secara tepat sasaran dan transparan. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat mempercayakan penyaluran zakatnya melalui lembaga resmi agar manfaatnya lebih luas dan terarah. Tausiah yang disampaikan dengan gaya komunikatif dan penuh kehangatan tersebut mendapat respons positif dari jamaah salat. Banyak di antara mereka yang merasa termotivasi untuk lebih aktif dalam berzakat dan berbagi kepada sesama. Kegiatan tausiah sebelum salat tarawih ini juga menjadi bagian dari upaya dakwah yang terus dilakukan BAZNAS Kota Ambon dalam mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat serta meningkatkan literasi keagamaan di berbagai lapisan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga Ramadan benar-benar menjadi bulan penuh berkah bagi semua.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Kehangatan Buka Puasa Bersama, Ketua BAZNAS Ambon dan H. Achmad Salim Beri Tausiah Penuh Makna di SMAN 13 Ambon
Kehangatan Buka Puasa Bersama, Ketua BAZNAS Ambon dan H. Achmad Salim Beri Tausiah Penuh Makna di SMAN 13 Ambon
Ambon, 7 Maret 2026 — Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa dalam kegiatan buka puasa bersama keluarga besar SMA Negeri 13 Ambon yang digelar pada Sabtu sore. Acara tersebut menghadirkan Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, bersama Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Achmad Salim, yang memberikan tausiah inspiratif kepada para peserta. Kegiatan ini diikuti oleh para guru, siswa, serta keluarga besar sekolah yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan nilai-nilai keimanan dan kepedulian sosial. Dalam tausiahnya, Muhammad Zulkifly Fakaubun menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai sarana pembentukan karakter, khususnya bagi generasi muda. Ia mengajak para siswa untuk tidak hanya fokus pada ibadah ritual, tetapi juga membangun kepedulian terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah. “Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang bagaimana kita membentuk pribadi yang peduli, jujur, dan bertanggung jawab. Generasi muda harus mulai membiasakan diri untuk berbagi sejak dini,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Sementara itu, H. Achmad Salim dalam tausiahnya menambahkan bahwa kebersamaan dalam kegiatan buka puasa menjadi momen penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah. Ia juga mengingatkan bahwa keberkahan Ramadan akan semakin terasa jika diisi dengan amal kebaikan yang berdampak bagi orang lain. “Melalui momen seperti ini, kita belajar bahwa kebersamaan dan kepedulian adalah kunci keberkahan. Jangan lewatkan kesempatan di bulan Ramadan untuk memperbanyak amal, karena setiap kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya,” ungkap H. Achmad Salim. Acara berlangsung dengan khidmat, diawali dengan tausiah, dilanjutkan doa bersama, dan diakhiri dengan buka puasa bersama yang penuh kebersamaan. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung. Kehadiran BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi zakat di kalangan pelajar, sekaligus menanamkan nilai-nilai filantropi Islam sejak usia dini. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin tumbuh di lingkungan sekolah, serta mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Tausiah Penuh Makna di Batu Merah, Ketua BAZNAS Ambon Ajak Jamaah Perkuat Takwa dan Silaturahmi
Tausiah Penuh Makna di Batu Merah, Ketua BAZNAS Ambon Ajak Jamaah Perkuat Takwa dan Silaturahmi
Ambon, 9 Maret 2026 — Menjelang pelaksanaan salat tarawih, suasana religius terasa kuat di Masjid Al Musyafa Ongko Liong, Batu Merah, Ambon, pada Senin malam. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, hadir memberikan tausiah kepada jamaah salat dengan mengangkat tema “Membekali Diri dengan Takwa dan Pentingnya Silaturahmi.” Kegiatan ini dihadiri oleh jamaah salat yang memenuhi area masjid dengan penuh antusias, menjadikan momentum Ramadan sebagai sarana memperkuat keimanan dan mempererat hubungan sosial antar sesama. Dalam tausiahnya, Muhammad Zulkifly Fakaubun menekankan bahwa takwa merupakan bekal utama bagi setiap muslim dalam menjalani kehidupan, baik secara pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Ia mengajak jamaah untuk menjadikan Ramadan sebagai titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik. “Takwa adalah bekal terbaik dalam hidup. Ramadan hadir sebagai momentum untuk melatih diri kita agar lebih taat kepada Allah, sekaligus memperbaiki hubungan dengan sesama melalui silaturahmi,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga hubungan antar sesama manusia sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai keislaman. Menurutnya, silaturahmi tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga membuka pintu rezeki dan memperpanjang umur sebagaimana diajarkan dalam ajaran Islam. “Silaturahmi bukan hanya memperkuat hubungan kekeluargaan, tetapi juga membawa keberkahan dalam hidup kita. Jangan biarkan kesibukan membuat kita jauh dari sesama,” tambahnya. Selain itu, ia turut mengingatkan jamaah tentang pentingnya menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial yang sejalan dengan nilai ketakwaan. Peran BAZNAS, lanjutnya, menjadi jembatan dalam menyalurkan amanah umat secara tepat dan transparan. Tausiah yang disampaikan dengan bahasa sederhana namun penuh makna tersebut mendapat perhatian serius dari jamaah. Banyak di antara mereka yang tampak khusyuk menyimak setiap pesan yang disampaikan, sebagai bekal dalam meningkatkan kualitas ibadah di bulan suci Ramadan. Kegiatan tausiah sebelum salat tarawih ini menjadi bagian dari upaya dakwah BAZNAS Kota Ambon dalam menyebarkan nilai-nilai keislaman sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat dan kepedulian sosial. Diharapkan, melalui tausiah ini, jamaah dapat semakin termotivasi untuk memperkuat ketakwaan serta menjaga hubungan silaturahmi, sehingga kehidupan bermasyarakat menjadi lebih harmonis dan penuh keberkahan.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Jemput Setoran ZIS di Baiturahman Grahara, Siapkan SK Pengumpul Zakat untuk Laporan Off Balance Sheet
BAZNAS Ambon Jemput Setoran ZIS di Baiturahman Grahara, Siapkan SK Pengumpul Zakat untuk Laporan Off Balance Sheet
Ambon, 16 Maret 2026 — Upaya penguatan tata kelola zakat terus dilakukan oleh BAZNAS Kota Ambon melalui kegiatan jemput setoran ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) di Masjid Baiturahman Grahara pada Senin. Selain penjemputan setoran, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengambilan data untuk penerbitan Surat Keputusan (SK) pengumpul zakat di tingkat masjid. Berbeda dengan pembentukan UPZ mandiri, penerbitan SK ini diperuntukkan bagi pengumpul zakat di masjid sebagai bagian dari kebutuhan administrasi dan pelaporan keuangan, khususnya dalam penyusunan neraca off balance sheet untuk zakat fitrah, zakat maal, serta kurban. Staf Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari penyesuaian sistem pelaporan agar lebih tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Penerbitan SK ini bukan untuk membentuk UPZ mandiri, tetapi untuk penguatan peran pengumpul zakat di masjid dalam aspek administrasi. Ini penting terutama untuk kebutuhan pelaporan off balance sheet zakat fitrah, maal, dan kurban,” ujar Jihan Abbas. Ia menambahkan bahwa keberadaan SK tersebut akan membantu masjid dalam menyusun laporan keuangan yang lebih rapi, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus memudahkan koordinasi dengan BAZNAS. “Dengan adanya SK, pengelolaan zakat di masjid bisa lebih tertib, mulai dari pencatatan hingga pelaporan. Ini juga menjadi bentuk akuntabilitas kepada masyarakat,” tambahnya. Dalam kegiatan tersebut, tim BAZNAS turut berkoordinasi langsung dengan pengurus masjid untuk melengkapi data yang dibutuhkan, seperti struktur pengelola zakat dan administrasi pendukung lainnya. Langkah jemput setoran yang dilakukan BAZNAS juga menjadi bentuk pelayanan aktif dalam memudahkan mitra masjid menyalurkan ZIS tanpa harus datang langsung ke kantor. Hal ini sekaligus mempererat sinergi antara BAZNAS dan pengelola zakat di tingkat masjid. BAZNAS Kota Ambon berharap, melalui penerbitan SK pengumpul zakat ini, tata kelola zakat di masjid semakin baik dan mampu memenuhi standar pelaporan keuangan yang transparan serta akuntabel. Dengan penguatan sistem administrasi ini, diharapkan pengelolaan zakat, baik fitrah, maal, maupun kurban, dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan tepat sasaran bagi masyarakat.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Terima Paket Ramadan Bahagia dari BAZNAS RI, Semangat Kebersamaan Terjaga
BAZNAS Kota Ambon Terima Paket Ramadan Bahagia dari BAZNAS RI, Semangat Kebersamaan Terjaga
Ambon, 18 Maret 2026 — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terasa hangat di BAZNAS Kota Ambon pada Rabu, saat menerima Paket Ramadan Bahagia dari BAZNAS RI melalui BAZNAS Provinsi Maluku. Penyerahan paket berlangsung di Gedung Asari Al Fatah dan diperuntukkan bagi pimpinan serta staf BAZNAS Kota Ambon. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antarpegawai sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di bulan Ramadan. Pemberian paket juga menjadi bentuk apresiasi dan motivasi bagi seluruh staf yang berperan aktif dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kota Ambon. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dukungan BAZNAS RI. “Paket Ramadan Bahagia ini bukan sekadar bingkisan, tetapi wujud kepedulian BAZNAS RI terhadap kami di daerah. Ini meningkatkan semangat staf dalam menunaikan tugasnya melayani umat selama Ramadan,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Sementara itu, Staf Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menambahkan bahwa paket ini juga menjadi momentum bagi staf untuk saling memperkuat kebersamaan dan semangat kerja di bulan suci. “Selain manfaat secara fisik, paket ini memberikan motivasi moral bagi kami. Semangat kebersamaan semakin terasa dan membuat kami lebih termotivasi untuk melayani masyarakat dengan lebih baik,” ujar Jihan Abbas. Acara penyerahan paket berlangsung hangat dan khidmat. Para staf BAZNAS Kota Ambon menerima paket dengan rasa syukur dan antusiasme tinggi. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan internal, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal. BAZNAS Kota Ambon berharap, melalui kegiatan ini, semangat Ramadan dapat dirasakan lebih luas, bukan hanya bagi penerima paket, tetapi juga masyarakat yang dilayani melalui pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf yang profesional serta transparan.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Terima Pembayaran Fidyah, Dorong Kepatuhan dan Ketenangan Ibadah Ramadan
BAZNAS Kota Ambon Terima Pembayaran Fidyah, Dorong Kepatuhan dan Ketenangan Ibadah Ramadan
Ambon, 18 Maret 2026 — BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani umat dengan menerima pembayaran fidyah selama 30 hari penuh di kantor BAZNAS Kota Ambon pada Rabu. Pembayaran fidyah yang diterima oleh staf Ayu ini dilakukan sesuai ketentuan SK Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Nomor 001 Tahun 2026, dengan besaran fidyah per hari sebesar Rp54.000. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kota Ambon untuk mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban fidyah sebagai pengganti puasa yang tidak dapat dilakukan karena uzur syar’i. Dengan layanan terpusat di kantor BAZNAS, warga mendapatkan kemudahan, transparansi, dan kepastian pengelolaan fidyah. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menjelaskan pentingnya layanan ini bagi umat muslim yang memiliki keterbatasan fisik atau alasan syar’i lainnya. “Penerimaan fidyah ini memastikan masyarakat yang tidak dapat berpuasa tetap dapat menunaikan kewajiban dengan mudah dan transparan. Layanan ini kami hadirkan agar ibadah Ramadan tetap khusyuk dan tenang bagi semua,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Sementara itu, Staf Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menambahkan bahwa proses penerimaan fidyah dilakukan secara tertib dan terdokumentasi dengan baik, sehingga seluruh pembayaran dapat tercatat secara akurat. “Kami memastikan setiap pembayaran fidyah dicatat dengan rapi. Hal ini penting agar seluruh amanah masyarakat dapat dikelola dengan baik, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Jihan Abbas. Pembayaran fidyah ini juga menjadi momen edukasi bagi masyarakat terkait hak dan kewajiban mereka dalam ibadah, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan fidyah oleh BAZNAS Kota Ambon. Dengan layanan yang sistematis dan akuntabel, BAZNAS Kota Ambon berharap masyarakat tetap dapat menunaikan kewajiban ibadah dengan tenang, sementara pengelolaan dana fidyah dapat memberikan manfaat optimal bagi penerima yang membutuhkan.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Presiden, Wapres, dan Kabinet Tunaikan Zakat, BAZNAS Kota Ambon Dorong Keteladanan di Daerah
Presiden, Wapres, dan Kabinet Tunaikan Zakat, BAZNAS Kota Ambon Dorong Keteladanan di Daerah
Ambon, 18 Maret 2026 — Momentum zakat nasional kembali menjadi sorotan setelah Presiden RI Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan seluruh Kabinet Merah Putih menunaikan zakat melalui BAZNAS RI di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026), dalam kegiatan Zakat Istana bertajuk “Zakat Menguatkan Indonesia.” Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa keteladanan pejabat negara menjadi motivasi bagi masyarakat Ambon dan sekitarnya untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah secara rutin. “Penunaian zakat oleh Presiden, Wapres, dan para menteri adalah contoh nyata. Kami di Ambon terdorong untuk terus memudahkan warga menunaikan kewajiban zakat secara tertib, transparan, dan amanah,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Staf pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menegaskan bahwa inspirasi dari Zakat Istana ini mendorong penguatan layanan pengumpulan zakat di daerah, termasuk pendataan muzaki dan kemudahan penyaluran ZIS. “Kami memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat sistem pengumpulan zakat, memastikan semua pembayaran terekam dengan baik, dan memberi rasa aman serta nyaman bagi masyarakat yang menunaikan kewajiban zakatnya,” ujar Jihan Abbas. Acara ini dihadiri secara lengkap oleh jajaran Kabinet Merah Putih dan pimpinan BAZNAS RI: Pimpinan BAZNAS RI: Ketua: Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. Wakil Ketua: Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si Pimpinan lain: Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM; Hj. Saidah Sakwan, M.A; H. Ending Syarifuddin, M.E.; H. Idy Muzayyad, S.H.I, M.Si.; H. Mokhamad Mahdum, Ph.D.; Hj. Neyla Saida Anwar, SS, SE, SH, M.Hum; Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag.; Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si.; Mochamad Agus Rofiudin, S.Kom., M.M. Deputi BAZNAS RI: Deputi I Bidang Pengumpulan: H. M. Arifin Purwakananta, S.IKom., M.I.Kom., CWC., CFRM Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan: Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si Dalam Zakat Istana, Presiden Prabowo Subianto menyerahkan zakat yang diterima dan didoakan langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid. Presiden menekankan pentingnya penguatan peran BAZNAS: “Kita juga hari ini telah memberi contoh dengan kita memberikan zakat dan ini menunjukan lagi peran yang sangat penting dari BAZNAS. Lembaga keuangan dan ekonomi dari semua organisasi keagamaan di Indonesia harus kita koordinasikan, kita konsolidasikan, dan kita tingkatkan kemampuannya dengan segala teknologi yang sudah ada supaya potensi ekonomi bangsa kita bisa kita kerahkan secara berarti, efisien, dan efektif,” ujar Presiden Prabowo. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, mengatakan: “Alhamdulillah hari ini, pada hari ke-23 Ramadan, kami seluruh jajaran BAZNAS menerima secara simbolis pembayaran zakat dari Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden, serta seluruh jajaran kabinet. Hal ini memberikan nilai yang sangat luar biasa bagi kami,” ujar Sodik Mudjahid. BAZNAS Kota Ambon menilai keteladanan nasional ini sebagai motivasi untuk memperkuat layanan zakat di daerah dan mengedukasi masyarakat agar menunaikan kewajiban zakat, infak, dan sedekah. Acara Zakat Istana berhasil menghimpun dana lebih dari Rp3,8 miliar dari 111 muzaki, menegaskan peran strategis BAZNAS dalam memfasilitasi umat menunaikan zakat secara profesional dan transparan. Dengan keteladanan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap budaya zakat di daerah semakin mengakar, memberi dampak positif bagi penguatan ekonomi umat, dan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat sebagai instrumen sosial dan spiritual.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Salurkan Paket Buka Puasa untuk Anak Yatim, Janda, dan Dhuafa di Akhir Ramadan
BAZNAS Kota Ambon Salurkan Paket Buka Puasa untuk Anak Yatim, Janda, dan Dhuafa di Akhir Ramadan
Ambon, 19 Maret 2026 — Menjelang akhir Ramadan, BAZNAS Kota Ambon kembali menebar kebaikan dengan menyalurkan paket makanan berbuka puasa untuk anak yatim, janda, dan dhuafa yang berada di bawah naungan Yayasan Mawadah Warahmah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 19 Maret 2026, sebagai wujud nyata pelayanan sosial berbasis fidyah para muzaki yang menyalurkan fidyahnya melalui BAZNAS Kota Ambon. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa penyaluran paket buka puasa di akhir Ramadan menjadi momentum untuk menebarkan kebaikan dan meningkatkan kepedulian sosial. “Kami bersyukur dapat menyalurkan paket buka puasa di akhir Ramadan. Semoga setiap paket ini menjadi berkah bagi anak yatim, janda, dan dhuafa, serta menjadi pengingat bagi masyarakat untuk menunaikan fidyah tepat sasaran,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Staf Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menekankan pentingnya akuntabilitas dalam setiap penyaluran fidyah. “Setiap paket kami pastikan tepat sasaran dan tercatat dengan rapi. Hal ini penting agar amanah para muzaki dapat bermanfaat maksimal bagi mustahik,” ujar Jihan Abbas. Sementara itu, Staf Penyaluran, Ayu, menambahkan bahwa selain menyalurkan paket makanan, tim BAZNAS juga menyertakan doa untuk para mustahik dan muzaki agar diberi keberkahan. “Kami mendoakan agar para mustahik yang menerima paket ini selalu diberikan kesehatan dan ketenangan, serta para muzaki yang menyalurkan fidyahnya mendapat balasan pahala yang berlipat dari Allah SWT,” ujar Ayu. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kehangatan, para penerima tampak gembira menerima paket berbuka puasa, sementara tim BAZNAS mengingatkan masyarakat akan pentingnya fidyah sebagai bentuk pengganti puasa yang tidak bisa ditunaikan karena uzur syar’i. Menjelang akhir Ramadan, BAZNAS Kota Ambon berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menebar kebaikan, menyalurkan fidyah, zakat, dan sedekah tepat sasaran, sehingga manfaatnya terasa langsung bagi penerima dan menambah keberkahan bagi para muzaki. Dengan pengelolaan yang profesional, transparan, dan penuh doa, BAZNAS Kota Ambon memastikan bahwa setiap amanah dari muzaki memberikan dampak positif, menumbuhkan kepedulian sosial, dan memperkuat nilai spiritual di bulan suci Ramadan.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Hadiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Tausiah Hikmah Puasa Menguatkan Semangat Berbagi di Ramadan
BAZNAS Kota Ambon Hadiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Tausiah Hikmah Puasa Menguatkan Semangat Berbagi di Ramadan
Ambon, Pemerintah Kota Ambon bersama Majelis Taklim Al-Madinah menggelar kegiatan buka puasa bersama anak yatim sekaligus menyalurkan berkah Ramadan di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Ambon, Karang Panjang, Minggu (15/3/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial serta semangat berbagi kepada sesama menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran BAZNAS Kota Ambon, yakni Ketua BAZNAS Kota Ambon Muhammad Zulkifly Fakaubun, Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat, staf BAZNAS Jihan Abbas, serta Ayu yang juga merupakan staf BAZNAS Kota Ambon. Acara ini juga dihadiri Ketua DPRD Kota Ambon, Wakapolresta Ambon, Sekretaris Kota Ambon, pengurus Majelis Taklim Al-Madinah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kota Ambon. Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta yang hadir dalam kegiatan tersebut membacakan sambutan tertulis Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena. Dalam sambutannya disampaikan bahwa Ramadan bukan sekadar momentum menahan lapar dan dahaga, tetapi juga waktu untuk memperkuat empati dan solidaritas sosial. “Ramadan mengajarkan kita tentang kesederhanaan, kepedulian, dan kebersamaan. Melalui kegiatan seperti ini kita belajar untuk saling berbagi dan mempererat silaturahmi,” kata Ely saat membacakan sambutan wali kota. Menurutnya, kebersamaan saat berbuka puasa bersama anak yatim merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang harus terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat di Kota Ambon. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Ambon Muhammad Zulkifly Fakaubun menegaskan bahwa kehadiran BAZNAS dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk terus mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya yang menyentuh langsung kelompok rentan seperti anak yatim. “BAZNAS Kota Ambon selalu berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam momentum Ramadan seperti ini. Kegiatan berbagi bersama anak yatim bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang sejalan dengan misi BAZNAS dalam mengelola dan menyalurkan zakat untuk kesejahteraan umat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat semangat berbagi serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. “Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat, kami berharap manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat semakin dirasakan oleh masyarakat luas, terutama anak-anak yatim dan keluarga kurang mampu di Kota Ambon,” tambah Zulkifly. Sementara itu, dalam tausiah Ramadan yang disampaikan Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Ustad Saiful Almaskaty, jamaah diajak untuk merenungkan hikmah puasa sebagai proses perubahan diri menuju pribadi yang lebih baik. Dalam ceramahnya, ia memberikan perumpamaan tentang proses perubahan makhluk hidup sebagai gambaran transformasi spiritual selama bulan Ramadan. “Puasa itu mengajarkan kita untuk berubah menjadi lebih baik. Seperti ulat yang awalnya hanya merayap di tanah, tetapi ketika ia berproses dan berubah menjadi kupu-kupu, ia bisa terbang dan memberikan keindahan. Begitu juga manusia, Ramadan adalah waktu untuk berproses menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya. Ia juga menyampaikan perumpamaan lain tentang ular yang secara berkala mengganti kulitnya sebagai simbol perubahan dan pembaruan diri. “Ular itu bisa hidup lebih lama karena dia mampu mengganti kulitnya. Artinya ada proses pembaruan. Begitu juga manusia, Ramadan menjadi kesempatan bagi kita untuk mengganti ‘kulit lama’ kita—kebiasaan buruk, sifat buruk—dengan akhlak yang lebih baik,” jelasnya di hadapan para jamaah. Selain membahas hikmah puasa, Ustad Saiful juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari iman, khususnya di Kota Ambon yang dikenal sebagai kota yang indah dan memiliki semangat hidup orang basudara. “Menjaga kebersihan kota adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai kita rajin beribadah tetapi lingkungan kita dipenuhi sampah. Ambon ini kota yang indah, mari kita jaga kebersihannya sebagai bentuk syukur kepada Allah,” pesannya. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki hubungan dengan Allah sekaligus hubungan dengan sesama manusia dan lingkungan. Pemerintah Kota Ambon dalam kegiatan tersebut juga memberikan apresiasi kepada Majelis Taklim Al-Madinah yang dinilai aktif mendukung berbagai program sosial kemasyarakatan, termasuk dalam penguatan toleransi antar umat beragama. Pemkot Ambon berharap majelis taklim tersebut dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai program sosial, seperti pencegahan stunting, peningkatan kesehatan anak, serta upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga. Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, masyarakat juga diajak untuk menjadikan hari raya sebagai momentum mempererat persaudaraan, saling memaafkan, serta menjaga keharmonisan hidup bersama di Kota Ambon. Melalui kegiatan berbuka puasa bersama ini, semangat berbagi dan kepedulian sosial diharapkan semakin tumbuh, sehingga nilai-nilai kebersamaan yang diajarkan selama bulan Ramadan dapat terus terjaga dan membawa keberkahan bagi seluruh warga Kota Ambon.
BERITA16/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Hadirkan Ramadhan Health Talk, Dorong Umat Jaga Kesehatan Demi Ibadah Maksimal di 10 Hari Terakhir
BAZNAS Hadirkan Ramadhan Health Talk, Dorong Umat Jaga Kesehatan Demi Ibadah Maksimal di 10 Hari Terakhir
Ambon, 14 Maret 2026 (WIT) — Menjelang fase paling istimewa di bulan suci Ramadan, yaitu 10 hari terakhir yang penuh keberkahan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menghadirkan program edukatif bertajuk Ramadhan Health Talk. Webinar ini mengangkat tema “Tubuh Sehat, Ibadah Nikmat” yang menghadirkan dokter sekaligus figur publik kesehatan, Lula Kamal, M.Sc., sebagai narasumber utama. Kegiatan yang diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom pada Sabtu, 14 Maret 2026 pukul 11.00 WIT ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Webinar tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa, khususnya saat memasuki fase akhir Ramadan yang identik dengan peningkatan intensitas ibadah seperti qiyamul lail, tadarus Al-Qur’an, hingga i’tikaf. Dalam pemaparannya, dr. Lula Kamal menjelaskan bahwa menjaga kondisi tubuh selama berpuasa merupakan kunci agar umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan optimal. Ia menekankan pentingnya pola makan yang seimbang saat sahur dan berbuka, menjaga hidrasi, serta mengatur waktu istirahat agar tubuh tetap bugar. “Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kesempatan bagi tubuh untuk melakukan detoksifikasi alami. Namun, agar manfaatnya maksimal, kita harus memperhatikan asupan nutrisi yang tepat serta menjaga pola hidup sehat selama Ramadan,” jelas dr. Lula dalam sesi webinar tersebut. Ia juga mengingatkan bahwa banyak orang mengalami penurunan energi di akhir Ramadan karena pola tidur yang berubah serta aktivitas ibadah yang meningkat. Oleh karena itu, pengaturan waktu tidur, konsumsi makanan bergizi, serta aktivitas fisik ringan tetap diperlukan untuk menjaga stamina. Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta, termasuk staf digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, yang turut mengikuti jalannya webinar dari awal hingga akhir. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan wawasan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin tetap produktif sekaligus meningkatkan kualitas ibadah di penghujung Ramadan. “Webinar Ramadhan Health Talk ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman praktis tentang bagaimana menjaga kesehatan selama puasa, terutama menjelang 10 hari terakhir Ramadan yang biasanya diisi dengan lebih banyak aktivitas ibadah. Materi yang disampaikan dr. Lula Kamal sangat relevan dan mudah dipahami, sehingga bisa langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Jihan Abbas. Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bentuk komitmen BAZNAS dalam memberikan edukasi tidak hanya terkait pengelolaan zakat, tetapi juga dalam aspek kesehatan dan kesejahteraan umat. Menurut Jihan, kesehatan fisik merupakan faktor penting agar umat Muslim dapat menjalankan berbagai amalan di bulan Ramadan dengan maksimal. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, umat dapat lebih khusyuk dalam beribadah serta memanfaatkan momen 10 hari terakhir yang diyakini memiliki keutamaan besar, termasuk hadirnya malam Lailatul Qadar. Program Ramadhan Health Talk sendiri merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan yang digagas oleh BAZNAS sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Selain program sosial dan penyaluran zakat, BAZNAS juga berupaya menghadirkan kegiatan edukatif yang dapat meningkatkan kualitas hidup umat. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa. Dengan tubuh yang sehat, ibadah pun dapat dilakukan dengan lebih nyaman, khusyuk, dan penuh keberkahan hingga akhir bulan Ramadan.
BERITA15/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Transformasi Zakat untuk Kemandirian Umat, BAZNAS Gelar Tadarus Zakat Wakaf Sesi 7
Transformasi Zakat untuk Kemandirian Umat, BAZNAS Gelar Tadarus Zakat Wakaf Sesi 7
Ambon, 13 Maret 2026 (WIT) — Upaya memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat terus didorong oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Melalui kegiatan Tadarus Zakat Wakaf Sesi 7, BAZNAS mengangkat tema “Transformasi Zakat dari Karitatif Menjadi Produktif untuk Penguatan Ekonomi Umat” yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 11.00 WIT hingga selesai. Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi zakat dan wakaf yang rutin diselenggarakan BAZNAS untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para pengelola zakat di berbagai daerah, mengenai pengelolaan zakat yang lebih inovatif dan berkelanjutan. Melalui forum ini, peserta diajak untuk mendalami konsep transformasi zakat dari pendekatan karitatif—yang selama ini lebih berfokus pada bantuan langsung—menuju pendekatan produktif yang mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi para penerima manfaat (mustahik). Dalam pemaparannya, para narasumber menjelaskan bahwa zakat memiliki potensi besar sebagai instrumen pembangunan ekonomi umat apabila dikelola secara strategis. Pendayagunaan zakat secara produktif dapat diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan seperti bantuan modal usaha, pelatihan kewirausahaan, pengembangan usaha mikro, hingga pendampingan bisnis bagi masyarakat yang membutuhkan. Pendekatan ini dinilai mampu memberikan dampak yang lebih luas dibandingkan bantuan konsumtif semata. Dengan zakat produktif, mustahik tidak hanya menerima bantuan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga mendapatkan peluang untuk meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi dalam jangka panjang. Selain itu, kegiatan Tadarus Zakat Wakaf ini juga menjadi ruang diskusi bagi para peserta untuk berbagi pengalaman serta strategi dalam mengembangkan program-program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat dan wakaf. Kolaborasi antara lembaga pengelola zakat, pemerintah, akademisi, dan masyarakat dinilai sangat penting dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, serta berdampak nyata bagi kesejahteraan umat. Salah satu peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah Jihan Abbas, staf digitalisasi BAZNAS Kota Ambon. Ia menilai bahwa diskusi dalam Tadarus Zakat Wakaf Sesi 7 memberikan wawasan yang sangat penting bagi para pengelola zakat, khususnya dalam mengembangkan program pemberdayaan ekonomi di daerah. “Kegiatan Tadarus Zakat Wakaf ini sangat memberikan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana zakat dapat dikelola tidak hanya secara karitatif, tetapi juga secara produktif. Dengan pendekatan ini, zakat dapat menjadi solusi jangka panjang untuk membantu masyarakat meningkatkan kemandirian ekonomi,” ujar Jihan Abbas. Menurutnya, transformasi pengelolaan zakat menjadi lebih produktif merupakan langkah strategis yang perlu terus didorong oleh seluruh lembaga pengelola zakat di Indonesia. “Melalui kegiatan ini kami mendapatkan banyak wawasan baru mengenai strategi pengelolaan zakat yang lebih inovatif dan berdampak. Harapannya, konsep zakat produktif dapat semakin berkembang sehingga mampu memperkuat ekonomi umat dan membantu mustahik untuk bangkit serta mandiri,” tambahnya. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan edukasi seperti Tadarus Zakat Wakaf sangat penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan pengelola zakat, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi masyarakat yang semakin kompleks. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BAZNAS berharap literasi masyarakat tentang zakat dan wakaf semakin meningkat serta mendorong optimalisasi pengelolaan zakat di Indonesia. Transformasi zakat dari pendekatan karitatif menuju produktif diyakini dapat menjadi salah satu solusi strategis dalam mengurangi kemiskinan dan memperkuat ekonomi umat secara berkelanjutan. Melalui program-program edukatif seperti Tadarus Zakat Wakaf, BAZNAS terus berkomitmen menghadirkan inovasi dalam pengelolaan zakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
BERITA15/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Hadiri Buka Puasa Bersama Kemenag Kota Ambon dalam Kegiatan Ramadan Berbagi
BAZNAS Kota Ambon Hadiri Buka Puasa Bersama Kemenag Kota Ambon dalam Kegiatan Ramadan Berbagi
Ambon – BAZNAS Kota Ambon menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan program “Ramadan Berbagi” yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Ambon pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Ambon tersebut menjadi momentum kebersamaan di bulan suci Ramadan sekaligus wujud kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Bagi BAZNAS Kota Ambon, kegiatan buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar lembaga, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial yang menjadi bagian penting dari semangat Ramadan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat melalui penyaluran bantuan kepada para penerima manfaat. Kegiatan Ramadan Berbagi ini merupakan bentuk kepedulian aparatur sipil negara di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Ambon terhadap masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kota Ambon. Bantuan yang dihimpun kemudian diserahkan secara simbolis kepada penerima manfaat dalam suasana penuh kebersamaan menjelang waktu berbuka puasa. Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon H. R. A. Fachrurrazy Hassannusi, S.Fil.I., M.Si menyampaikan bahwa ibadah puasa tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kepekaan sosial terhadap sesama. Menurutnya, kegiatan Ramadan Berbagi yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan Ramadan yang dapat dirasakan tidak hanya oleh pegawai di lingkungan kantor, tetapi juga oleh masyarakat yang membutuhkan. Dalam perspektif BAZNAS Kota Ambon, kegiatan seperti ini memiliki nilai penting dalam memperkuat hubungan antara lembaga pemerintah dan masyarakat serta menumbuhkan semangat berbagi di tengah kehidupan sosial. Kehadiran unsur pimpinan BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan Kementerian Agama dalam mendukung berbagai kegiatan sosial keagamaan di daerah. Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Ambon Hj. Rabea Kiat turut mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap program-program sosial yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama Kota Ambon. BAZNAS Kota Ambon menilai bahwa kolaborasi antara lembaga zakat dan Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan program sosial kepada masyarakat. Melalui kerja sama yang baik, berbagai program berbasis zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain penyaluran bantuan sosial, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan tausiyah singkat yang memberikan penguatan spiritual kepada para peserta. Tausiyah tersebut mengingatkan pentingnya memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama. Menjelang waktu berbuka puasa, seluruh peserta kemudian melaksanakan buka puasa bersama dalam suasana yang sederhana dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan serta pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Ambon. BAZNAS Kota Ambon berharap kegiatan berbagi yang dilaksanakan pada bulan Ramadan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan karena tidak hanya mempererat hubungan antar lembaga, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui momentum Ramadan, BAZNAS Kota Ambon juga terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan umat di Kota Ambon.
BERITA14/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Kolaborasi Teras Zawa Ramadan 1447 H di Ambon, BAZNAS Kota Ambon Tegaskan Komitmen Tebar Manfaat bagi Masyarakat
Kolaborasi Teras Zawa Ramadan 1447 H di Ambon, BAZNAS Kota Ambon Tegaskan Komitmen Tebar Manfaat bagi Masyarakat
Ambon – Kegiatan Teras Zawa Ramadan 1447 Hijriah yang mengusung tema “Tebar Manfaat, Ruang Literasi & Sharing Zakat Wakaf” kembali digelar di Kota Ambon sebagai bagian dari program tahunan di bulan suci Ramadan. Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi berbagai pihak dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui program Tebar Harapan Ramadan (THR). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga ruang literasi serta edukasi mengenai zakat dan wakaf bagi masyarakat. Dalam pelaksanaannya, kegiatan Teras Zawa melibatkan berbagai unsur di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, lembaga zakat, hingga mitra strategis lainnya. Ketua panitia kegiatan Teras Zawa, Nur Patima, S.Ag., M.Pd, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi nyata antara berbagai lembaga dan unit kerja di lingkungan Kementerian Agama Kota Ambon. Menurutnya, kolaborasi tersebut bertujuan menyalurkan paket santunan atau bingkisan Ramadan kepada masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Seluruh paket santunan yang terkumpul kemudian disetorkan melalui Kantor Kementerian Agama Kota Ambon untuk selanjutnya didistribusikan kepada para penerima manfaat. Bantuan tersebut dihimpun dari kontribusi Aparatur Sipil Negara (ASN), madrasah, Kantor Urusan Agama (KUA), Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta berbagai lembaga zakat dan mitra lainnya. Dalam kegiatan kolaboratif ini, BAZNAS Kota Ambon turut mengambil bagian dengan memberikan kontribusi sebanyak 20 paket santunan. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memperluas jangkauan manfaat zakat kepada masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa partisipasi BAZNAS dalam kegiatan Teras Zawa merupakan bentuk komitmen lembaga dalam memperkuat kolaborasi program sosial dan keumatan, khususnya di momentum Ramadan. “BAZNAS Kota Ambon sangat mengapresiasi kegiatan Teras Zawa Ramadan ini karena menjadi ruang kolaborasi yang baik antara pemerintah, lembaga zakat, serta masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan melalui program ini dapat memberikan manfaat nyata dan membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, khususnya para guru TPQ, janda, fakir miskin, dan anak yatim piatu di Kota Ambon,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia juga menambahkan bahwa Ramadan merupakan momentum terbaik untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial. “Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk semakin memahami pentingnya zakat sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan. Ketika zakat dikelola secara baik dan kolaboratif, maka manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tambahnya. Selain BAZNAS Kota Ambon, sejumlah lembaga dan unsur lainnya juga turut memberikan kontribusi dalam kegiatan ini. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kota Ambon menyalurkan 20 paket santunan, sementara UPZ Kemenag Kota Ambon memberikan 80 paket santunan yang berasal dari partisipasi para pegawai. Seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Ambon juga berpartisipasi dengan menyumbangkan 50 paket santunan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan berbagi di bulan Ramadan. Kontribusi terbesar dalam kegiatan ini berasal dari para Kepala Madrasah se-Kota Ambon yang berhasil menghimpun 1.008 paket santunan untuk disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat. Kolaborasi lintas unsur juga terlihat dari keterlibatan Penyelenggara Katolik yang turut memberikan 4 paket santunan, serta para Penyuluh Agama yang menyumbangkan 100 paket santunan dalam kegiatan sosial tersebut. Secara keseluruhan, jumlah paket santunan yang berhasil dihimpun dalam kegiatan Teras Zawa Ramadan 1447 H ini mencapai 1.282 paket. Paket-paket tersebut kemudian disalurkan kepada guru-guru TPQ di Kota Ambon, para janda, fakir miskin, serta anak yatim piatu. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa kegiatan kolaborasi seperti ini sangat penting dalam memperkuat ekosistem pengelolaan zakat di daerah. “Kegiatan Teras Zawa ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara berbagai pihak dapat memperluas jangkauan manfaat zakat dan sedekah. BAZNAS Kota Ambon selalu mendukung kegiatan yang mendorong literasi zakat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat secara terorganisir dan transparan,” jelas Jihan Abbas. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Kota Ambon terus mengembangkan sistem pengumpulan dan digitalisasi zakat agar proses penghimpunan dana sosial keagamaan dapat dilakukan secara lebih efektif dan akuntabel. Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, H. R. A. Fachrurrazy Hassannusi, S.Fil.I., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan berbagi di bulan suci Ramadan tersebut. Menurutnya, Ramadan merupakan momentum yang sangat tepat untuk memperkuat kepedulian sosial serta menunaikan kewajiban zakat sebagai bentuk pembersihan harta sebagaimana yang diperintahkan dalam Al-Qur’an. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan Teras Zawa merupakan program dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam melalui Direktorat Zakat dan Wakaf yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun dengan berbagai bentuk kegiatan sosial dan edukatif. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa zakat memiliki makna yang sangat penting dalam kehidupan umat Islam. Selain sebagai kewajiban agama, zakat juga menjadi instrumen sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dalam konsep zakat, terdapat dua istilah penting yang perlu dipahami, yakni haul dan nisab. Haul merupakan masa kepemilikan harta selama satu tahun, sedangkan nisab adalah batas minimal harta yang dimiliki seseorang sehingga diwajibkan untuk mengeluarkan zakat. Menariknya, kegiatan ini juga menunjukkan kuatnya nilai kebersamaan dan toleransi di Kota Ambon. Hal tersebut terlihat dari keterlibatan berbagai unsur lintas lembaga bahkan lintas agama yang bersama-sama mendukung kegiatan sosial kemanusiaan ini. Sebagai penutup, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon secara resmi membuka kegiatan Teras Zawa Ramadan 1447 H dan berharap program ini dapat terus berlanjut setiap tahun. Ia berharap kegiatan tersebut mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menebar kebaikan, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Dengan semangat kolaborasi yang kuat, BAZNAS Kota Ambon berharap program-program berbasis zakat, infak, dan sedekah dapat terus berkembang sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.
BERITA14/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Peran Zakat dalam Momentum Selasar Hangat Lintas Agama Joyful Ramadan 1447 H
BAZNAS Kota Ambon Perkuat Peran Zakat dalam Momentum Selasar Hangat Lintas Agama Joyful Ramadan 1447 H
Ambon – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus memperkuat perannya dalam mendukung berbagai program sosial dan keagamaan di bulan suci Ramadan. Salah satunya melalui partisipasi dalam kegiatan Selasar Hangat Lintas Agama x Joyful Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dilaksanakan di Aula Hamadi B Husain Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Kamis (12/3/2026). Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian program nasional Joyful Ramadan 1447 H ini diinisiasi oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia dengan mengusung tema “Indonesia Berdaya, Pulih Bersama, Bangkit Berdaya.” Bagi BAZNAS Kota Ambon, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara lembaga pemerintah, lembaga pengelola zakat, serta berbagai elemen masyarakat dalam mendorong program pemberdayaan umat yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I yang menekankan pentingnya menghadirkan program Kementerian Agama yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan. Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh dan pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Provinsi Maluku H. Djumadi Wali, S.Ag, pimpinan tokoh lintas agama, pimpinan organisasi masyarakat Islam, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Maluku Ny. Wulida Tamher Yamin, serta sejumlah pejabat eselon III di lingkungan Kementerian Agama. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon juga turut ambil bagian sebagai bentuk dukungan terhadap program-program sosial dan pemberdayaan umat yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama. Kehadiran unsur pimpinan BAZNAS Kota Ambon menunjukkan komitmen lembaga dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di daerah. Kegiatan ini diikuti langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon Muhammad Zulkifly Fakaubun bersama Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Ambon Hj. Rabea Kiat serta Ayu sebagai bagian dari unsur BAZNAS Kota Ambon yang turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan tersebut. Partisipasi BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dengan Kementerian Agama, khususnya dalam mengembangkan berbagai program sosial yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Rangkaian kegiatan Selasar Hangat Lintas Agama x Joyful Ramadan juga dirangkaikan dengan penyerahan paket sembako kepada keluarga Indonesia yang membutuhkan. Bantuan tersebut menjadi simbol kepedulian sosial sekaligus implementasi nilai-nilai kebersamaan yang menjadi semangat utama dalam program Joyful Ramadan. Selain kegiatan sosial, acara ini juga diisi dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh Ustadz H. Abdurrahman Tuanaya, Lc. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Pesan tersebut selaras dengan semangat yang terus didorong oleh BAZNAS Kota Ambon dalam memaksimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen penting dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui pengelolaan zakat yang profesional dan akuntabel, BAZNAS berupaya memastikan bahwa bantuan yang diberikan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Program Joyful Ramadan 1447 H sendiri merupakan rangkaian kegiatan nasional Kementerian Agama yang berlangsung sejak fase tarhib Ramadan hingga takbir akbar. Program ini dirancang untuk memperkuat harmoni sosial, meningkatkan kualitas layanan keagamaan, serta menghadirkan program pemberdayaan umat yang berdampak nyata bagi masyarakat. BAZNAS Kota Ambon memandang bahwa kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat gerakan zakat di daerah. Sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif dalam menunaikan zakat serta memperluas manfaatnya bagi kesejahteraan umat. Melalui momentum Ramadan, BAZNAS Kota Ambon terus mendorong semangat berbagi dan kepedulian sosial agar nilai-nilai keagamaan tidak hanya menjadi simbol spiritual, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata membantu sesama.
BERITA14/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Gelar Talkshow Ramadhan Kareem, Bahas Perencanaan Keuangan Syariah untuk Masa Depan Keluarga
BAZNAS Gelar Talkshow Ramadhan Kareem, Bahas Perencanaan Keuangan Syariah untuk Masa Depan Keluarga
AMBON – Dalam rangka memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan sebagai waktu untuk memperkuat pemahaman keuangan berbasis syariah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar kegiatan Talkshow Ramadhan Kareem: Solusi Cerdas untuk Hidup Berkah Bersyariah dengan tema “Ingin Masa Depan Keluarga Lebih Tenang dan Berkah?”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (11/3/2026) pukul 13.00–15.00 WIB ini berlangsung secara hybrid, yakni melalui platform Zoom serta secara langsung di Aula Achmad Subianto, Lantai 5 Kantor BAZNAS. Talkshow ini menghadirkan pembahasan seputar pentingnya perencanaan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah agar masyarakat dapat memiliki masa depan yang lebih aman, terencana, dan penuh keberkahan. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami bagaimana mengelola keuangan keluarga secara bijak, mulai dari perencanaan finansial, perlindungan keuangan berbasis syariah, hingga optimalisasi ibadah sosial seperti zakat, infak, dan sedekah. Staf Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengatakan bahwa kegiatan talkshow ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keuangan yang selaras dengan nilai-nilai syariah. “Ramadan adalah momentum terbaik bagi kita untuk menata kembali niat, termasuk dalam mengatur dan merencanakan keuangan keluarga. Melalui talkshow ini, masyarakat dapat memperoleh pemahaman bagaimana mengelola keuangan secara bijak dan sesuai prinsip syariah agar kehidupan menjadi lebih tenang dan berkah,” ujar Jihan Abbas. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga membuka ruang edukasi bagi masyarakat untuk memahami keterkaitan antara pengelolaan keuangan yang baik dengan kewajiban sosial keagamaan seperti zakat. “Perencanaan keuangan yang baik tidak hanya berfokus pada kebutuhan duniawi, tetapi juga memperhatikan kewajiban kita sebagai umat Muslim, seperti menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Dengan begitu, keuangan yang kita miliki tidak hanya kuat secara finansial tetapi juga membawa keberkahan,” tambahnya. Talkshow ini turut menghadirkan berbagai pembahasan menarik mengenai solusi cerdas dalam mengelola keuangan keluarga secara syariah, termasuk strategi menghadapi tantangan ekonomi serta membangun perencanaan masa depan yang lebih stabil dan terarah. Selain memberikan edukasi keuangan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari kolaborasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat dan bertanggung jawab, terutama di bulan Ramadan yang identik dengan peningkatan aktivitas ibadah dan kepedulian sosial. Peserta yang mengikuti kegiatan ini baik secara langsung maupun daring tampak antusias menyimak berbagai materi yang disampaikan. Mereka juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi serta mengajukan pertanyaan terkait pengelolaan keuangan keluarga berbasis syariah. Melalui kegiatan Talkshow Ramadhan Kareem ini, BAZNAS berharap masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keuangan yang baik, tidak hanya untuk kesejahteraan keluarga di masa depan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya meraih keberkahan dalam kehidupan. Dengan pengelolaan keuangan yang tepat dan sesuai prinsip syariah, diharapkan masyarakat dapat mewujudkan kondisi finansial yang kuat di dunia sekaligus bernilai ibadah dan membawa keberkahan di akhirat.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Perkuat Digitalisasi, Operator SIMBA Ikuti Konsultasi Nasional Bahas Template Kas Harian
BAZNAS Perkuat Digitalisasi, Operator SIMBA Ikuti Konsultasi Nasional Bahas Template Kas Harian
AMBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus memperkuat transformasi digital dalam pengelolaan zakat melalui optimalisasi penggunaan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA). Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan konsultasi online bersama Tim Layanan Aplikasi Nasional BAZNAS RI yang diikuti operator SIMBA dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk BAZNAS Kota Ambon. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (12/3/2026) pukul 10.00–12.00 WIB atau 12.00–14.00 WIT ini dilaksanakan secara daring dan menjadi ruang diskusi bagi para operator SIMBA untuk menyampaikan berbagai kendala teknis serta mendapatkan penjelasan langsung dari tim layanan aplikasi nasional. Dalam agenda tersebut, Tim Layanan Aplikasi Nasional BAZNAS RI yang diwakili oleh Muhammad Sulthan Rafi memberikan pemaparan terkait penggunaan template data kas harian pada aplikasi SIMBA serta penjelasan mengenai proses migrasi kas masuk. Materi ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan akurasi dan efisiensi pencatatan keuangan pada sistem digital yang digunakan oleh BAZNAS di seluruh Indonesia. Melalui kegiatan ini, para operator SIMBA mendapatkan pemahaman teknis mengenai cara pengisian dan pengelolaan data kas harian secara lebih sistematis, sehingga proses pelaporan dan pengelolaan keuangan dapat berjalan lebih tertib dan transparan. Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengatakan bahwa kegiatan konsultasi ini sangat membantu para operator SIMBA di daerah dalam memahami berbagai pembaruan fitur serta teknis penggunaan aplikasi yang terus dikembangkan oleh BAZNAS. “Kegiatan konsultasi online ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai operator SIMBA di daerah, karena kami dapat memperoleh penjelasan langsung dari tim layanan aplikasi nasional terkait penggunaan template data kas harian dan proses migrasi kas masuk pada sistem SIMBA,” ujar Jihan Abbas. Menurutnya, penguatan kapasitas operator menjadi hal penting agar sistem digital yang digunakan dalam pengelolaan zakat dapat berjalan dengan optimal. “Dengan adanya penjelasan teknis seperti ini, kami bisa lebih memahami cara penginputan data yang benar sehingga laporan keuangan yang dihasilkan melalui SIMBA dapat lebih akurat, tertib, dan transparan,” tambahnya. Ia juga menilai bahwa kegiatan konsultasi semacam ini membuka ruang komunikasi yang sangat baik antara operator di daerah dengan tim pengembang aplikasi di tingkat nasional. “Kami juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kendala yang mungkin ditemui dalam penggunaan aplikasi di daerah. Dengan begitu, solusi bisa langsung diberikan oleh tim layanan aplikasi nasional,” jelas Jihan. SIMBA sendiri merupakan sistem digital yang dikembangkan oleh BAZNAS untuk mendukung pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara terintegrasi, mulai dari proses penghimpunan, pendistribusian, hingga pelaporan keuangan. Melalui penguatan penggunaan SIMBA, BAZNAS berupaya memastikan bahwa pengelolaan dana umat dapat dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. BAZNAS Kota Ambon berharap kegiatan konsultasi online ini dapat terus dilakukan secara berkala agar para operator SIMBA di daerah dapat terus meningkatkan kapasitas serta mengikuti perkembangan fitur terbaru dalam sistem digital yang digunakan. Dengan pemanfaatan teknologi informasi yang semakin optimal, pengelolaan zakat diharapkan dapat menjadi lebih efektif, terpercaya, serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dan para muzakki di seluruh Indonesia.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Bahas Transformasi Muzaki dan Potensi Zakat Fitrah dalam Public Expose Ramadan
BAZNAS Bahas Transformasi Muzaki dan Potensi Zakat Fitrah dalam Public Expose Ramadan
AMBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar kegiatan Public Expose Special Ramadan – Sesi Terakhir yang membahas penguatan sistem zakat nasional melalui kajian strategis terkait transformasi muzaki serta potensi dan pengadministrasian zakat fitrah di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada Kamis (12/3/2026) pukul 10.00–12.00 WIB atau 12.00–14.00 WIT dan disiarkan melalui Zoom serta kanal YouTube BAZNAS TV. Public Expose ini menjadi sesi penutup dari rangkaian diskusi Ramadan yang digelar BAZNAS dengan tujuan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai perkembangan profil muzaki di Indonesia serta strategi penguatan sistem pengelolaan zakat secara nasional. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS memaparkan dua kajian strategis, yaitu Indeks Transformasi dan Religiusitas Muzaki serta Potensi Zakat Fitrah dan Strategi Pengadministrasian Nasional. Kedua kajian ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan efektivitas penghimpunan dan pengelolaan zakat di Indonesia. Kajian tersebut dipaparkan oleh sejumlah narasumber, di antaranya Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D., Farras Syafiqah, dan Dita Anggraini. Diskusi dipandu oleh moderator Naela Hikmah Thoyyibah yang mengarahkan pembahasan mengenai dinamika perilaku muzaki, potensi zakat fitrah secara nasional, serta strategi penguatan tata kelola zakat yang lebih optimal. Dalam pemaparannya, para narasumber menjelaskan bahwa transformasi muzaki di Indonesia terus mengalami perkembangan seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kewajiban berzakat serta semakin berkembangnya sistem digital dalam pengelolaan zakat. Kajian mengenai Indeks Transformasi dan Religiusitas Muzaki memberikan gambaran tentang karakteristik muzaki masa kini, termasuk perubahan pola perilaku dalam menunaikan zakat yang semakin terintegrasi dengan teknologi digital. Sementara itu, kajian mengenai potensi zakat fitrah dan strategi pengadministrasiannya membahas peluang besar penghimpunan zakat fitrah secara nasional serta pentingnya sistem administrasi yang kuat untuk mendukung pengelolaan yang lebih efektif. Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, yang turut mengikuti kegiatan tersebut mengatakan bahwa kajian yang disampaikan dalam Public Expose ini memberikan wawasan penting bagi pengelola zakat di daerah dalam memahami perkembangan profil muzaki serta strategi penguatan sistem zakat secara nasional. “Kegiatan Public Expose ini sangat bermanfaat karena memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana karakter dan transformasi muzaki di Indonesia saat ini, sekaligus menunjukkan potensi besar zakat fitrah yang bisa dikelola secara lebih optimal,” ujar Jihan Abbas. Ia menambahkan bahwa hasil kajian tersebut juga dapat menjadi referensi penting bagi BAZNAS di daerah dalam meningkatkan strategi penghimpunan zakat serta memperkuat pengelolaan zakat berbasis data dan teknologi. “Melalui kajian ini, kami dapat memahami bagaimana strategi penguatan sistem zakat nasional ke depan, termasuk dalam hal pengadministrasian zakat fitrah yang lebih tertata, transparan, dan terintegrasi dengan sistem digital,” tambahnya. Menurutnya, penguatan sistem zakat tidak hanya bergantung pada potensi yang dimiliki, tetapi juga pada kemampuan lembaga pengelola zakat dalam mengelola data, memahami karakter muzaki, serta mengembangkan sistem pelayanan yang lebih profesional dan terpercaya. Public Expose Special Ramadan ini diharapkan dapat menjadi ruang diseminasi ilmu dan informasi strategis bagi para pengelola zakat, akademisi, maupun masyarakat luas yang memiliki perhatian terhadap pengembangan sistem zakat di Indonesia. Melalui kajian-kajian tersebut, BAZNAS berharap pengelolaan zakat di Indonesia dapat terus berkembang secara lebih profesional, berbasis riset, serta mampu memaksimalkan potensi zakat untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi umat.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Berbagi Hidangan Buka Puasa untuk Anak Yatim dan Santri Penghafal Al-Qur`an
BAZNAS Kota Ambon Berbagi Hidangan Buka Puasa untuk Anak Yatim dan Santri Penghafal Al-Qur`an
AMBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menyalurkan paket hidangan buka puasa kepada anak yatim dan santri penghafal Al-Qur’an di Yayasan Mawadah Warahmah Pondok Pesantren Ishaka, Ahuru, Rabu (11/3/2026). Kegiatan berbagi tersebut merupakan bagian dari penyaluran dana fidyah yang dihimpun melalui BAZNAS Kota Ambon dari para muzakki yang menitipkan amanah mereka untuk disalurkan kepada yang berhak menerima. Paket hidangan buka puasa yang dibagikan diharapkan dapat membantu serta menghadirkan kebahagiaan bagi para anak yatim dan santri yang sedang menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Dalam kegiatan tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS Kota Ambon turut hadir secara langsung. Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ambon, H. Achmad Salim, hadir bersama Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat, Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat, serta staf BAZNAS Jihan Abbas. H. Achmad Salim bahkan memimpin langsung doa bersama sebelum hidangan buka puasa dibagikan kepada para santri dan anak yatim. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sekaligus amanah dari para muzakki yang mempercayakan penyaluran fidyah melalui BAZNAS. Paket hidangan buka puasa ini berasal dari fidyah yang dititipkan oleh para muzakki melalui BAZNAS Kota Ambon. Amanah ini kami salurkan kepada anak-anak yatim dan para santri penghafal Al-Qur’an agar mereka juga merasakan kebahagiaan di bulan Ramadan dan mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat semangat berbagi, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah. Ramadan adalah momentum untuk memperbanyak amal kebaikan. Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi berkah bagi para muzakki yang telah menitipkan fidyahnya, serta membawa kebahagiaan bagi anak-anak kita di pesantren ini. Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Ambon, Hj. Sumiyati Kiat, dalam kesempatan tersebut turut memberikan motivasi dan semangat kepada para anak yatim dan santri yang hadir. Bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat ibadah dan semangat belajar, khususnya bagi para penghafal Al-Qur’an. Sebagai generasi yang luar biasa karena memilih jalan untuk menghafal Al-Qur’an. Tetap semangat menjalani puasa, belajar, dan menghafal Al-Qur’an. Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh pengurus Yayasan Mawadah Warahmah, Ustadzah Suhanah mengapresiasi kepedulian BAZNAS Kota Ambon yang telah menyalurkan hidangan buka puasa bagi anak-anak yatim dan para santri di pondok pesantren tersebut. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kota Ambon serta para muzakki yang telah menitipkan fidyahnya. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak yatim dan para santri kami, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” ungkap Ustadzah Suhanah. Menurutnya, perhatian dan kepedulian seperti ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan para santri, tetapi juga menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan menghafal Al-Qur’an. Para santri dan anak yatim yang hadir tampak antusias dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kota Ambon. Kehadiran para pimpinan BAZNAS juga menjadi penyemangat tersendiri bagi mereka dalam menjalani ibadah puasa serta kegiatan belajar di pesantren. Program penyaluran fidyah melalui kegiatan berbagi hidangan buka puasa ini merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kota Ambon dalam memastikan bahwa amanah para muzakki dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga keberkahan Ramadan dapat dirasakan oleh semua kalangan, khususnya anak yatim dan para santri yang sedang menuntut ilmu agama.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Ajak Warga Segera Tunaikan Zakat Fitrah
BAZNAS Kota Ambon Ajak Warga Segera Tunaikan Zakat Fitrah
AMBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon mengajak masyarakat untuk segera menunaikan zakat fitrah sebagai bagian dari penyempurna ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Melalui berbagai layanan yang disediakan, BAZNAS Kota Ambon memudahkan masyarakat untuk menyalurkan zakat fitrah secara aman, cepat, dan tepat sasaran. Ajakan ini disampaikan kepada masyarakat dengan semangat #SahabatBAZNASKotaAmbon agar tidak menunda kewajiban menunaikan zakat fitrah sebelum Hari Raya Idulfitri. Selain sebagai kewajiban bagi setiap Muslim, zakat fitrah juga memiliki makna sosial yang sangat penting karena dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. Berdasarkan Surat Keputusan Ketua BAZNAS Provinsi Maluku Nomor 01 Tahun 2026 tentang Zakat Fitrah dan Fidyah untuk wilayah Maluku, besaran zakat fitrah tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp40.000 per jiwa. Penetapan ini menjadi acuan bagi umat Muslim di wilayah Maluku dalam menunaikan kewajiban zakat fitrah pada bulan Ramadan tahun ini. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa zakat fitrah memiliki peran penting dalam memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri. “Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu. Melalui zakat fitrah, kita tidak hanya menyempurnakan ibadah puasa, tetapi juga membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan agar mereka juga dapat merasakan kebahagiaan di hari raya,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia juga mengajak masyarakat Kota Ambon untuk menunaikan zakat fitrah melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat sehingga penyalurannya dapat dilakukan secara terorganisir dan tepat sasaran. “Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Ambon untuk menunaikan zakat fitrah melalui BAZNAS Kota Ambon. InsyaAllah zakat yang dihimpun akan disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerima di wilayah Kota Ambon secara transparan dan akuntabel,” tambahnya. Sementara itu, Staf Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengatakan bahwa zakat fitrah bukan hanya sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian sosial yang dapat menghadirkan kebahagiaan bagi sesama, khususnya bagi mereka yang kurang mampu. “Menunaikan zakat fitrah bukan hanya soal kewajiban, tetapi juga cara kita membersihkan diri setelah menjalankan ibadah puasa selama Ramadan. Melalui zakat fitrah, kita juga dapat berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Jihan Abbas. Ia menjelaskan bahwa masyarakat dapat menunaikan zakat fitrah melalui BAZNAS Kota Ambon dengan nominal Rp40.000 per jiwa sesuai dengan ketetapan yang berlaku di wilayah Maluku. “Kami mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah melalui BAZNAS Kota Ambon sebesar Rp40.000 per jiwa sebagaimana yang telah ditetapkan oleh BAZNAS Provinsi Maluku. InsyaAllah zakat yang ditunaikan akan disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerimanya di Kota Ambon,” tambahnya. Untuk memudahkan masyarakat, BAZNAS Kota Ambon menyediakan layanan pembayaran zakat fitrah secara online melalui situs resmi di alamat kotaambon.baznas.go.id/bayarzakat. Selain itu, masyarakat juga dapat menunaikan zakat melalui transfer ke rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan nomor rekening 7290868585 atas nama BAZNAS Kota Ambon. BAZNAS Kota Ambon juga membuka layanan konsultasi dan informasi bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai zakat, infak, dan sedekah. Layanan tersebut dapat diakses melalui WhatsApp di nomor wa.me/6285244177259, melalui email [email protected], maupun melalui kontak telepon di nomor +62813-1457-7058 atau +62821-9756-3577. Melalui berbagai kemudahan layanan tersebut, BAZNAS Kota Ambon berharap semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat fitrah melalui lembaga resmi sehingga penyalurannya dapat dilakukan secara terorganisir, transparan, dan tepat sasaran kepada para mustahik di Kota Ambon. “Zakat fitrah adalah ibadah yang tidak hanya berdampak pada diri kita sendiri, tetapi juga memberikan kebahagiaan bagi orang lain saat menyambut Hari Raya Idulfitri. Semoga semakin banyak masyarakat yang menunaikannya melalui BAZNAS Kota Ambon,” tutup Jihan Abbas.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Transformasi Digital Jadi Sorotan di Pengajian Selasa Pagi BAZNAS, Amil Se-Indonesia Ikuti Sesi Terakhir 2026
Transformasi Digital Jadi Sorotan di Pengajian Selasa Pagi BAZNAS, Amil Se-Indonesia Ikuti Sesi Terakhir 2026
Ambon, 10 Maret 2026 (WIT) – Pengajian Selasa Pagi yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali digelar dengan tema besar transformasi digital dalam pengelolaan zakat. Kegiatan yang menjadi sesi ke-9 sekaligus sesi terakhir pada tahun 2026 ini berlangsung secara daring melalui Zoom dan disiarkan langsung di kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa pagi. Kegiatan yang berlangsung pukul 06.00–07.30 WIB (08.00–09.30 WIT) ini diikuti oleh para amil zakat, pegawai BAZNAS, serta masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satu peserta yang turut mengikuti kegiatan tersebut adalah Jihan Abbas, staf BAZNAS, yang mengikuti pengajian sebagai bagian dari penguatan kapasitas dan wawasan amil zakat. Pengajian dibuka oleh KH. Achmad Sudrajat, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kegiatan pengajian rutin sebagai sarana peningkatan kompetensi dan spiritualitas para amil. “Pengajian ini bukan hanya forum menambah ilmu agama, tetapi juga ruang berbagi pengalaman dan penguatan kapasitas amil zakat di seluruh Indonesia,” ujar KH. Achmad Sudrajat dalam sambutannya. Menurutnya, transformasi dalam pengelolaan zakat tidak hanya berkaitan dengan sistem administrasi, tetapi juga bagaimana lembaga zakat mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pelayanan kepada muzaki dan mustahik. Sementara itu, materi utama disampaikan oleh KH. M. Nadratuzzaman Hosen, Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional BAZNAS RI. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa digitalisasi telah menjadi kebutuhan mendesak bagi lembaga pengelola zakat di era modern. “Transformasi digital adalah keniscayaan. Melalui teknologi, pengelolaan zakat dapat menjadi lebih transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat,” jelas KH. M. Nadratuzzaman Hosen. Ia juga menambahkan bahwa penggunaan sistem digital memungkinkan proses penghimpunan, pencatatan, hingga penyaluran zakat dilakukan secara lebih cepat dan efisien. Hal ini, menurutnya, sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga zakat. Dalam sesi diskusi, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk bertanya dan berbagi pengalaman terkait penerapan teknologi digital dalam pengelolaan zakat di daerah masing-masing. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama kegiatan berlangsung. Bagi Jihan Abbas, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan terkait perkembangan pengelolaan zakat berbasis teknologi. “Melalui pengajian ini kami mendapatkan banyak wawasan baru, khususnya bagaimana transformasi digital dapat memperkuat pengelolaan zakat agar lebih efektif dan profesional,” ujarnya. Program Pengajian Selasa Pagi sendiri telah rutin dilaksanakan sejak tahun 2022 sebagai bagian dari program pengembangan kapasitas amil oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan BAZNAS. Kegiatan ini terbuka bagi publik dan dapat diikuti secara gratis melalui platform daring. Dengan berakhirnya sesi ke-9 pada tahun 2026 ini, BAZNAS berharap semangat berbagi ilmu dan pengalaman di kalangan amil zakat terus berlanjut, sekaligus mendorong percepatan transformasi digital dalam pengelolaan zakat di Indonesia.
BERITA10/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Lihat Daftar Rekening →