BAZNAS Kota Ambon Matangkan Program Ramadan 2026 Lewat Rapat Harian
09/02/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Kota Ambon
Rapat harian BAZNAS Kota Ambon bahas program Ramadan, ZIS, UPZ, dan Dai 3T 2026.
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menggelar rapat harian pada Senin, 10 Februari 2026, bertempat di Ruang Rapat BAZNAS Kota Ambon. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, dengan fokus utama pada pematangan dan sinkronisasi program Ramadan tahun 2026.
Dalam rapat tersebut, BAZNAS Kota Ambon membahas rencana audiensi dengan Raja Negeri Laha, Kepala Desa Waiheru, dan Lurah Pandan Kasturi. Audiensi ini direncanakan sebagai langkah awal dalam persiapan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di wilayah masing-masing. Selain itu, rapat juga menyinggung penguatan program Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2026 yang akan disinergikan dengan program-program Ramadan.
Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa keterlibatan pemerintah negeri, desa, dan kelurahan menjadi kunci keberhasilan optimalisasi pengelolaan zakat.
“Kami ingin memastikan bahwa program Ramadan 2026 tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Karena itu, audiensi dengan Raja Negeri, Kepala Desa, dan Lurah sangat penting untuk membangun pemahaman bersama terkait ZIS dan pembentukan UPZ,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa UPZ memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan penghimpunan dan penyaluran zakat secara profesional dan transparan.
“UPZ adalah ujung tombak BAZNAS di tingkat akar rumput. Jika UPZ terbentuk dan berjalan baik, maka sosialisasi ZIS akan lebih masif dan dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat,” tambah Zulkifly.
Selain agenda audiensi dan pembentukan UPZ, rapat harian tersebut juga membahas pematangan sosialisasi ZIS di Negeri Batu Merah. Wilayah ini menjadi salah satu fokus BAZNAS Kota Ambon dalam meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah, khususnya menjelang bulan suci Ramadan.
Tak hanya itu, persiapan Program Dai 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) juga menjadi perhatian serius dalam rapat. Program ini dirancang untuk memperkuat dakwah dan pembinaan keagamaan di wilayah-wilayah yang memiliki keterbatasan akses, terutama selama Ramadan.
“Program Dai 3T adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan bahwa pesan dakwah dan layanan keumatan dapat dirasakan secara merata, termasuk di wilayah yang selama ini minim pendampingan,” ungkap Ketua BAZNAS Kota Ambon.
Melalui rapat harian ini, BAZNAS Kota Ambon berharap seluruh program Ramadan 2026 dapat direncanakan secara matang, terukur, dan berkelanjutan, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi mustahik dan masyarakat luas melalui kolaborasi lintas sektor.
Berita Lainnya
Ketua BAZNAS Ambon Ajak Jamaah Perkuat Takwa dan Silaturahim dalam Kultum Ramadan
BAZNAS Gelar Talkshow Ramadhan Kareem, Bahas Perencanaan Keuangan Syariah untuk Masa Depan Keluarga
BAZNAS Kota Ambon Ajak Masyarakat Hidupkan Malam Nuzulul Qur’an dengan Amalan dan Kepedulian Sosial
BAZNAS Kota Ambon Ajak Warga Segera Tunaikan Zakat Fitrah
Gerakan Nasional Tebar Harapan Ramadhan Diluncurkan, Targetkan 2 Juta Paket Zakat Fitrah untuk Keluarga Indonesia
BAZNAS RI Gelar Rapat Kerja Nasional Validasi Laporan Zakat 2025, Libatkan BAZNAS Provinsi hingga Kabupaten/Kota

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
