WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Ambon dan MT Alfisyahrin Bersinergi Layani Mustahik Lewat Pengobatan Gratis dan Bantuan Paket Sembako

AMBON — Upaya menghadirkan kepedulian dan pelayanan langsung kepada masyarakat terus dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon. Bersama Majelis Taklim (MT) Alfisyahrin Negeri Batu Merah, BAZNAS Kota Ambon menggelar kegiatan sosial berupa pengobatan gratis dan pemberian santunan paket sembako kepada mustahik, Kamis, 3 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara BAZNAS Kota Ambon dan unsur masyarakat dalam memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan. Pengobatan gratis diberikan sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan, sementara santunan paket sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok para mustahik.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, bersama jajaran pimpinan, yakni Wakil Ketua I H. Achmad Salim, Wakil Ketua II Hendra Abubakar, dan Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat. Turut mendukung kegiatan tersebut sejumlah staf BAZNAS Kota Ambon, yaitu Jihan Abbas, Ayu, dan Ahmad Wijaya.

Kehadiran jajaran pimpinan dan staf BAZNAS menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat penerima manfaat.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa kegiatan pengobatan gratis dan penyaluran bantuan sembako merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya para mustahik.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan pangan, tetapi juga kesehatan. Karena itu, program sosial yang menggabungkan pelayanan kesehatan dan bantuan kebutuhan pokok dinilai memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat penerima.

“BAZNAS Kota Ambon ingin terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya melalui bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga dengan memberikan perhatian terhadap kesehatan. Karena kesehatan dan kebutuhan pangan merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat,” ujar Fakaubun.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dapat memperluas manfaat program BAZNAS. Menurutnya, MT Alfisyahrin memiliki peran penting dalam menjembatani komunikasi dan kepedulian terhadap masyarakat di lingkungan Negeri Batu Merah.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada MT Alfisyahrin Negeri Batu Merah yang telah berkolaborasi bersama BAZNAS Kota Ambon. Ketika lembaga zakat dan masyarakat bergerak bersama, insyaallah manfaat yang diberikan akan semakin luas dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Pengobatan gratis yang dilaksanakan dalam kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka tanpa harus memikirkan biaya pelayanan. Bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi, fasilitas seperti ini dinilai sangat berarti karena dapat membantu mereka memperoleh pemeriksaan dan penanganan kesehatan lebih awal.

Sementara itu, bantuan berupa paket sembako diberikan kepada mustahik sebagai bentuk santunan sekaligus dukungan terhadap kebutuhan rumah tangga. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan pengeluaran keluarga penerima, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Fakaubun menegaskan bahwa setiap dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS merupakan amanah dari masyarakat. Oleh sebab itu, pengelolaan dan pendistribusiannya dilakukan dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.

“Dana yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS adalah amanah. Tugas kami adalah mengelolanya dengan sebaik-baiknya dan menyalurkannya kepada mereka yang berhak menerima, sehingga manfaat zakat, infak, dan sedekah benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial semacam ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah dalam membantu sesama. Menurutnya, semangat berbagi tidak hanya membangun kepedulian sosial, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Semangat untuk saling membantu harus terus tumbuh. Zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan baik bisa menjadi kekuatan untuk membantu masyarakat dalam berbagai kondisi,” kata Fakaubun.

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kota Ambon terus berupaya memastikan program yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pendekatan ini penting agar bantuan yang diberikan tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan penerima manfaat.

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Raja Negeri Batu Merah tersebut juga memperlihatkan dukungan dari pemerintah negeri terhadap berbagai bentuk pelayanan sosial yang diberikan kepada masyarakat. Kehadiran Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, sebagai tuan rumah turut memperkuat suasana kebersamaan antara BAZNAS, MT Alfisyahrin, dan masyarakat setempat.

Bagi BAZNAS Kota Ambon, keterlibatan masyarakat dalam setiap program sosial merupakan modal penting untuk menciptakan gerakan kepedulian yang lebih kuat. Kolaborasi dengan majelis taklim, komunitas, pemerintah negeri, serta berbagai unsur masyarakat lainnya dinilai mampu memperluas jangkauan penerima manfaat.

Fakaubun berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat langsung sekaligus menjadi penyemangat bagi para mustahik agar tetap optimistis dalam menjalani kehidupan.

“Kami berharap para mustahik yang menerima layanan dan bantuan hari ini dapat merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Ada kepedulian dari BAZNAS, MT Alfisyahrin, dan masyarakat yang ingin bersama-sama membantu dan meringankan beban mereka,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk terus menunaikan zakat dan memperbanyak infak serta sedekah melalui lembaga yang amanah. Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat, BAZNAS akan memiliki ruang yang lebih besar untuk menjalankan berbagai program sosial, kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.

“Mari kita terus menjaga semangat berbagi. Semakin besar kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, semakin besar pula manfaat yang bisa kita berikan kepada para mustahik,” ajaknya.

Kegiatan pengobatan gratis dan santunan paket sembako tersebut menjadi salah satu gambaran nyata bagaimana zakat dapat dihadirkan dalam bentuk pelayanan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Tidak hanya membantu dari sisi ekonomi, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh perhatian dalam aspek kesehatan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mengoptimalkan amanah dana umat melalui program-program yang memberikan manfaat nyata.

Sinergi bersama MT Alfisyahrin Negeri Batu Merah diharapkan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan dalam kegiatan-kegiatan sosial berikutnya. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian bersama, keberadaan BAZNAS diharapkan semakin dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan.

Pada akhirnya, kegiatan tersebut bukan hanya sekadar pengobatan gratis dan penyaluran sembako, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan. BAZNAS Kota Ambon dan MT Alfisyahrin Negeri Batu Merah menunjukkan bahwa kebersamaan dapat menjadi kekuatan dalam membantu masyarakat sekaligus mewujudkan nilai-nilai zakat sebagai instrumen kemaslahatan umat.

05/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Doa Bersama HUT ke-451 Kota Ambon, BAZNAS Salurkan 50 Paket Sembako untuk Mustahik

AMBON — Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon Tahun 2026 diisi dengan kegiatan keagamaan dan kepedulian sosial. Pemerintah Kota Ambon menggelar Doa Bersama untuk Ambon di Gedung Islamic Center, Jumat (4/9/2026), sebagai momentum untuk memanjatkan doa sekaligus memperkuat semangat kebersamaan bagi kemajuan Kota Ambon.

Kegiatan yang diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) beragama Islam tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta. Doa bersama menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-451 Kota Ambon yang mengusung tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.”

Pelaksanaan doa bersama menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual pemerintah dan masyarakat untuk memohon keberkahan, perlindungan serta kedamaian bagi Kota Ambon. Momentum tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Ambon menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama memiliki arti penting karena menjadi sarana untuk menyatukan niat dan harapan bagi masa depan Kota Ambon. Menurutnya, semangat persaudaraan dan kebersamaan harus terus dipelihara oleh seluruh elemen masyarakat.

Doa bersama yang dilaksanakan dalam rangkaian peringatan HUT Kota Ambon tersebut juga menjadi bagian dari ikhtiar seluruh masyarakat agar berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi daerah dapat dihadapi dengan semangat persatuan serta senantiasa disertai doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju” yang diangkat dalam peringatan HUT tahun ini juga menjadi pesan penting bagi seluruh masyarakat. Ambon Bersih tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga menyangkut upaya membangun tata kelola pemerintahan yang baik serta menjaga kebersihan hati dan pikiran dari berbagai hal yang dapat merusak persatuan.

Sementara itu, semangat Maluku Sehat menggambarkan cita-cita untuk mewujudkan masyarakat yang sehat secara menyeluruh, baik dari segi fisik, mental maupun sosial. Sebagai ibu kota Provinsi Maluku, Kota Ambon memiliki posisi strategis dalam mendorong terciptanya masyarakat yang sehat, produktif dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Adapun pesan Indonesia Maju mengandung harapan agar seluruh pembangunan yang dilaksanakan di Kota Ambon dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan Provinsi Maluku sekaligus mendukung pembangunan nasional.

Dalam doa bersama tersebut, berbagai harapan turut dipanjatkan untuk Kota Ambon. Di antaranya agar keamanan dan kedamaian daerah tetap terjaga, hubungan harmonis antarumat beragama semakin kuat, serta seluruh pemimpin diberikan kebijaksanaan, kekuatan dan integritas dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Doa juga dipanjatkan agar masyarakat Kota Ambon senantiasa diberikan kesehatan, kesejahteraan, keselamatan serta perlindungan dari berbagai musibah, bencana dan ancaman yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat.

BAZNAS Kota Ambon Hadir dengan Bantuan Sosial

Selain menjadi momentum doa bersama, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan aksi kepedulian sosial melalui penyaluran 50 paket sembako dari BAZNAS Kota Ambon kepada para mustahik.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kota Ambon untuk mengoptimalkan dana zakat, infak dan sedekah agar dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Paket sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para penerima manfaat sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga.

Penyaluran bantuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, bersama Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat dan Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat. Turut hadir pula staf BAZNAS Kota Ambon, yakni Jihan Abbas, Ayu, Wandi, Intan, dan Ahmad Wijaya.

Kehadiran jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap rangkaian peringatan HUT Kota Ambon sekaligus wujud komitmen lembaga untuk terus menghadirkan program yang memberi manfaat kepada masyarakat.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, mengatakan bahwa peringatan HUT Kota Ambon merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat rasa syukur sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian.

“HUT Kota Ambon bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan kota ini, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kita untuk memperkuat doa, kebersamaan dan kepedulian kepada sesama,” ujar Fakaubun.

Menurutnya, doa dan ikhtiar sosial merupakan dua hal yang harus berjalan beriringan. Harapan dan doa yang dipanjatkan bagi Kota Ambon perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Kita berdoa agar Kota Ambon selalu diberikan kedamaian, keamanan dan keberkahan. Namun doa tersebut juga harus disertai ikhtiar. Salah satu ikhtiar yang dapat kita lakukan adalah menghadirkan kepedulian melalui penyaluran zakat, infak dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan,”ungkapnya.

Fakaubun menambahkan, penyaluran 50 paket sembako kepada mustahik merupakan bentuk tanggung jawab BAZNAS dalam mengelola dan mendistribusikan dana umat secara tepat sasaran.

Ia menjelaskan bahwa dana yang dikelola BAZNAS berasal dari kepercayaan masyarakat yang menunaikan zakat maupun memberikan infak dan sedekah. Amanah tersebut kemudian diwujudkan dalam berbagai program sosial untuk membantu masyarakat yang berada dalam kondisi membutuhkan.

“Setiap dana yang masuk ke BAZNAS adalah amanah dari masyarakat. Karena itu, kami harus memastikan bahwa amanah tersebut dikelola dengan baik dan disalurkan kepada mereka yang berhak. Bantuan 50 paket sembako ini adalah salah satu bentuk nyata dari amanah tersebut,”jelasnya.

Lebih jauh, Fakaubun menilai bahwa semangat yang terkandung dalam tema HUT ke-451 Kota Ambon sangat relevan dengan misi BAZNAS dalam membantu masyarakat.

Menurutnya, konsep Ambon Bersih dapat dimaknai sebagai upaya bersama untuk membangun lingkungan dan kehidupan sosial yang lebih baik. Sementara Maluku Sehat dapat diwujudkan melalui berbagai langkah yang mendukung kesejahteraan masyarakat, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar dan kepedulian terhadap kelompok rentan.

“Tema HUT Kota Ambon tahun ini mengandung pesan yang sangat kuat. Bersih bukan hanya lingkungan, tetapi juga bagaimana kita menjaga amanah, kejujuran dan persaudaraan. Sehat juga bukan hanya tubuh, tetapi bagaimana masyarakat dapat hidup dengan sejahtera dan saling peduli,”tutur Fakaubun.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam kegiatan doa bersama tersebut dapat terus dipertahankan dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di Kota Ambon.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan setiap program pembangunan maupun pelayanan sosial dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, begitu juga BAZNAS. Kita membutuhkan sinergi dengan semua pihak. Ketika pemerintah, lembaga sosial dan masyarakat bergerak bersama, maka manfaatnya akan lebih besar dan dirasakan oleh lebih banyak orang,” katanya.

Zakat sebagai Wujud Kepedulian

Fakaubun juga menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan zakat, tetapi juga bagaimana dana umat tersebut mampu memberikan dampak sosial bagi masyarakat.

Menurutnya, penyaluran sembako kepada mustahik dalam momentum HUT Kota Ambon menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap masyarakat yang masih membutuhkan dukungan.

“Kami ingin memastikan bahwa di tengah berbagai kemajuan yang sedang dibangun, masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan perhatian. Zakat, infak dan sedekah harus hadir sebagai salah satu instrumen yang membantu meringankan beban mereka,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian dan kepercayaan terhadap gerakan zakat. Menurutnya, semakin besar partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak dan sedekah, maka semakin banyak pula masyarakat yang dapat dibantu melalui berbagai program BAZNAS.

“Mari kita jadikan momentum HUT Kota Ambon ini sebagai kesempatan untuk memperkuat kepedulian. Zakat, infak dan sedekah yang kita keluarkan tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga dapat menjadi jalan untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan,” ajaknya.

Penyerahan 50 paket sembako tersebut menjadi salah satu rangkaian penting yang melengkapi pelaksanaan Doa Bersama untuk Ambon. Kegiatan tidak hanya memberikan ruang bagi ASN dan masyarakat untuk berdoa bagi kemajuan daerah, tetapi juga menghadirkan aksi nyata melalui kepedulian sosial.

Bagi para mustahik, bantuan tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Lebih dari sekadar bantuan materi, penyaluran sembako juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian yang menunjukkan bahwa masyarakat yang membutuhkan tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan Kota Ambon.

Momentum HUT ke-451 Kota Ambon pun diharapkan menjadi titik penguatan komitmen bersama untuk membangun daerah yang lebih bersih, sehat, aman, harmonis dan sejahtera.

Melalui doa, kerja nyata dan semangat kolaborasi, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat mengambil bagian dalam mewujudkan cita-cita tersebut.

BAZNAS Kota Ambon akan terus berupaya hadir melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak dan sedekah. Dengan dukungan masyarakat dan sinergi bersama pemerintah serta berbagai pihak, BAZNAS optimistis manfaat dana umat dapat terus diperluas untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Doa Bersama untuk Ambon akhirnya tidak hanya menjadi sebuah kegiatan dalam rangka memperingati usia Kota Ambon yang ke-451 tahun, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan harapan, mempererat persaudaraan dan memperkuat kepedulian sosial.

Semangat tersebut diharapkan menjadi energi bersama dalam perjalanan Kota Ambon menuju masa depan yang lebih baik, sejalan dengan tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.”

05/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Salurkan 40 Paket Sembako untuk Korban Kebakaran Negeri Batu Merah

AMBON — Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah kebakaran di Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, terus diwujudkan melalui berbagai bentuk dukungan. Salah satunya datang dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon yang menyalurkan bantuan berupa 40 paket sembako kepada warga yang menjadi korban kebakaran, Rabu (2/9/2026).

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian BAZNAS Kota Ambon terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana. Bantuan diserahkan kepada Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, untuk selanjutnya diberikan kepada para warga terdampak yang saat ini masih berada di lokasi pengungsian.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, didampingi jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kota Ambon. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I H. Achmad Salim, Wakil Ketua II Hendra Abubakar, Wakil Ketua III Hj. Sumiyati Kiat, serta Wakil Ketua IV Hj. Rabea Kiat.

Selain jajaran pimpinan, hadir pula staf BAZNAS Kota Ambon, yakni Jihan Abbas, Intan, Ayu, dan Ahmad Wijaya, yang turut mendukung pelaksanaan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menjelaskan bahwa kehadiran BAZNAS dalam situasi kebencanaan merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk ikut mendukung upaya Pemerintah Kota Ambon dalam memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, BAZNAS Kota Ambon tidak hanya berfokus pada penyaluran zakat dalam bentuk bantuan sosial rutin, tetapi juga berupaya hadir ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat, termasuk musibah kebakaran dan bencana lainnya.

“BAZNAS adalah lembaga pemerintah nonstruktural. Karena itu, salah satu tugas kami adalah mendukung kerja-kerja Pemerintah Kota Ambon, termasuk ketika ada masyarakat yang terdampak musibah dan membutuhkan bantuan,” ujar Fakaubun.

Ia menyampaikan, bantuan yang disalurkan BAZNAS Kota Ambon berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS untuk dikelola dan disalurkan kepada mereka yang berhak menerima.

Sebagian sumber dana tersebut, lanjutnya, juga berasal dari zakat, infak, dan sedekah para aparatur sipil negara (ASN) muslim di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Seluruh dana yang dihimpun kemudian dikelola secara profesional, amanah, transparan, dan diarahkan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat.

Fakaubun menegaskan bahwa dalam menjalankan tugas kemanusiaan, BAZNAS senantiasa mengedepankan nilai kepedulian dan kemanusiaan. Bantuan kebencanaan diberikan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan lembaga, tanpa membedakan latar belakang masyarakat yang terdampak.

“Bantuan BAZNAS tidak mengenal suku, ras maupun agama. Ketika terjadi bencana dan masyarakat membutuhkan pertolongan, kami akan berupaya hadir memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan BAZNAS,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Ambon tidak hanya menyalurkan 40 paket sembako, tetapi juga memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia akibat musibah kebakaran tersebut. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan moril sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit.

Fakaubun menyadari bahwa bantuan yang diberikan mungkin belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh kebutuhan para korban. Namun, ia berharap perhatian tersebut dapat memberikan sedikit kelegaan bagi warga yang saat ini masih berada di tempat pengungsian.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah. Kami juga berharap mereka tetap tabah dan kuat dalam menghadapi ujian ini. Mudah-mudahan kondisi mereka segera pulih dan ke depan bisa kembali mendapatkan tempat tinggal yang layak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fakaubun mengatakan bahwa respons terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kota Ambon dalam menjalankan amanah umat.

Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga mempunyai peran sosial yang besar dalam membantu masyarakat yang berada dalam kondisi membutuhkan. Oleh karena itu, BAZNAS terus berupaya memastikan dana umat dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi penerima manfaat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong, terutama ketika terjadi musibah yang membutuhkan perhatian bersama.

“Kami akan terus berusaha hadir ketika masyarakat Kota Ambon mengalami musibah. Tentunya setiap bantuan disesuaikan dengan kemampuan BAZNAS, tetapi yang paling penting adalah bagaimana kita tidak membiarkan masyarakat menghadapi musibah seorang diri,” tambah Fakaubun.

Raja Negeri Batu Merah Apresiasi Kepedulian BAZNAS

Sementara itu, Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kota Ambon yang telah memberikan perhatian kepada warganya yang terdampak musibah kebakaran.

Ali menjelaskan bahwa para korban hingga saat ini masih berada di tempat pengungsian, salah satunya di Aula Kantor Negeri Batu Merah. Dalam kondisi tersebut, kebutuhan terhadap makanan dan bahan pokok menjadi salah satu hal yang sangat diperlukan oleh para pengungsi.

Menurutnya, bantuan 40 paket sembako yang disalurkan BAZNAS Kota Ambon memiliki arti penting bagi masyarakat yang sedang menjalani masa pemulihan pascakebakaran.

“Saya selaku Raja Negeri Batu Merah dan kepala pemerintahan negeri menyampaikan apresiasi dan terima kasih sepenuhnya kepada BAZNAS Kota Ambon yang sudah datang memberikan bantuan kepada warga kami yang saat ini berada di Aula Kantor Negeri Batu Merah,” ujar Ali.

Ia menilai kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah menunjukkan adanya kepedulian dan perhatian terhadap kondisi warga, khususnya mereka yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran.

Ali berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi selama berada di tempat penampungan.

“Mudah-mudahan bantuan yang diberikan ini dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan bapak dan ibu yang sedang berada di tempat pengungsian,” tuturnya.

Atas kepedulian tersebut, Ali juga mendoakan agar seluruh jajaran BAZNAS Kota Ambon senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan tugas, serta mendapatkan balasan kebaikan dari Allah SWT.

“Mudah-mudahan Allah SWT membalas segala kebaikan dan kepedulian dari BAZNAS Kota Ambon. Semoga BAZNAS Kota Ambon ke depan terus menjadi lembaga yang hadir dan melihat kebutuhan masyarakat kecil di Kota Ambon,” harapnya.

Penyaluran bantuan ini sekaligus mempertegas peran BAZNAS Kota Ambon dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan serta kepedulian sosial. Melalui penyaluran yang tepat sasaran, dana umat diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk mereka yang tengah menghadapi kondisi darurat akibat bencana.

BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Ambon, pemerintah negeri, serta berbagai pihak dalam merespons kebutuhan masyarakat. Kehadiran lembaga zakat di tengah situasi kebencanaan diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memberikan semangat kepada para korban untuk bangkit dan kembali menata kehidupan mereka.

Bagi BAZNAS Kota Ambon, bantuan kepada korban kebakaran Negeri Batu Merah bukan sekadar penyerahan paket sembako, tetapi juga merupakan wujud nyata dari amanah masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk dikelola dan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.

Melalui semangat zakat untuk kemanusiaan dan kepedulian bersama, BAZNAS Kota Ambon berharap masyarakat yang terdampak musibah dapat segera bangkit, memperoleh tempat tinggal yang layak, serta kembali menjalani kehidupan dengan penuh harapan.

02/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Dukung Isbat Nikah, Perkuat Sinergi Kemenag dan Pemkot Ambon dalam Pelayanan Masyarakat

Ambon, 24 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung berbagai upaya peningkatan pelayanan sosial dan keagamaan bagi masyarakat. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui kehadiran Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ambon, H. Achmad Salim, yang mewakili Ketua BAZNAS Kota Ambon dalam acara Isbat Nikah yang merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ambon dan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 24 Agustus 2026, bertempat di Gedung Asari Al-Fatah, Kota Ambon. Kehadiran BAZNAS Kota Ambon menjadi bagian dari dukungan terhadap sinergi lintas lembaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang administrasi dan kepastian hukum perkawinan.

Program Isbat Nikah memiliki arti penting bagi masyarakat yang telah melangsungkan pernikahan secara agama, namun belum memiliki pencatatan perkawinan secara resmi. Melalui proses isbat nikah, masyarakat memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pengakuan hukum atas pernikahannya melalui penetapan pengadilan agama, sehingga selanjutnya dapat mengurus dokumen administrasi kependudukan dan dokumen perkawinan secara resmi.

Bagi BAZNAS Kota Ambon, keterlibatan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari semangat kolaborasi dalam mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. BAZNAS tidak hanya berfokus pada aspek penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS), tetapi juga terus mendorong terbangunnya kerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka memperluas manfaat pelayanan sosial dan keagamaan.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS dalam kegiatan Isbat Nikah merupakan bentuk dukungan terhadap pelayanan masyarakat yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan sosial dan administrasi keluarga.

“BAZNAS Kota Ambon sangat mendukung kegiatan Isbat Nikah yang dilaksanakan melalui kolaborasi Kementerian Agama Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon. Kegiatan ini memiliki manfaat yang sangat penting bagi masyarakat, karena memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi pasangan yang telah melangsungkan pernikahan namun belum tercatat secara administratif,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Menurutnya, sinergi antara lembaga pemerintah, lembaga keagamaan, dan lembaga sosial seperti BAZNAS menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan pelayanan yang lebih menyeluruh kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat terus dikembangkan melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus diperkuat. BAZNAS Kota Ambon siap mendukung program-program yang memiliki nilai kemanfaatan bagi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan penguatan kesejahteraan, pelayanan sosial, dan kehidupan keagamaan masyarakat Kota Ambon,” tambahnya.

Sementara itu, Jihan Abbas, selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, menilai kehadiran BAZNAS dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam memperkuat komunikasi dan hubungan kelembagaan dengan berbagai pihak, khususnya instansi pemerintah dan lembaga keagamaan.

Menurut Jihan, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar berbagai program pelayanan masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas.

“Kehadiran BAZNAS Kota Ambon dalam kegiatan Isbat Nikah ini menunjukkan bahwa kolaborasi antarlembaga sangat penting dalam memberikan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kami melihat kegiatan ini sebagai bentuk sinergi positif antara Kemenag, Pemerintah Kota Ambon, dan BAZNAS dalam menghadirkan kemudahan serta kepastian bagi masyarakat,”ungkap Jihan Abbas.

Ia menambahkan, dari sisi komunikasi dan digitalisasi, berbagai kegiatan kolaboratif yang melibatkan BAZNAS juga penting untuk disampaikan kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi sekaligus informasi mengenai peran BAZNAS dalam mendukung pembangunan sosial dan keagamaan di Kota Ambon.

“Kami akan terus mendukung penyebarluasan informasi mengenai kegiatan dan kolaborasi BAZNAS, sehingga masyarakat dapat mengetahui bahwa BAZNAS hadir bersama pemerintah dan mitra lainnya dalam berbagai upaya pelayanan dan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ambon H. Achmad Salim hadir mewakili Ketua BAZNAS Kota Ambon. Kehadiran tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan dan dukungan kelembagaan BAZNAS terhadap pelaksanaan kegiatan yang diselenggarakan melalui kolaborasi Kemenag Kota Ambon bersama Pemkot Ambon.

BAZNAS Kota Ambon memandang bahwa pelayanan administrasi perkawinan tidak hanya berkaitan dengan aspek legalitas, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan perlindungan hak-hak keluarga. Kepemilikan dokumen perkawinan yang sah dapat membantu masyarakat dalam mengakses berbagai kebutuhan administrasi, termasuk dokumen kependudukan, pendidikan anak, layanan sosial, hingga berbagai urusan hukum dan pemerintahan lainnya.

Karena itu, kegiatan Isbat Nikah menjadi salah satu bentuk pelayanan yang memiliki nilai strategis bagi masyarakat. Dengan adanya kepastian hukum terhadap status perkawinan, keluarga dapat menjalani kehidupan sosial dan administrasi dengan lebih tertib serta memperoleh perlindungan hak secara lebih baik.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Asari Al-Fatah tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong antarlembaga dalam memberikan pelayanan publik. Sinergi Kemenag Kota Ambon dan Pemkot Ambon yang didukung berbagai pihak diharapkan mampu menghadirkan solusi atas persoalan administratif yang masih dihadapi sebagian masyarakat.

BAZNAS Kota Ambon berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, organisasi keagamaan, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan kemanfaatan bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem pelayanan sosial dan keagamaan di Kota Ambon.

Melalui kehadiran dalam kegiatan Isbat Nikah ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk mengambil bagian dalam berbagai agenda yang memiliki nilai kemanfaatan bagi masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan upaya BAZNAS dalam membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata, sinergi kelembagaan, serta pengelolaan ZIS yang diarahkan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ke depan, BAZNAS Kota Ambon berharap sinergi bersama Kemenag Kota Ambon dan Pemerintah Kota Ambon dapat terus ditingkatkan melalui berbagai program strategis lainnya, sehingga keberadaan lembaga-lembaga pelayanan publik dan sosial dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Ambon.

01/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon
Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, BAZNAS Kota Ambon Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

Ambon, 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi kepada seluruh umat Islam, khususnya masyarakat Kota Ambon.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali mengingat perjalanan hidup, perjuangan, keteladanan, serta akhlak mulia Rasulullah SAW. Lebih dari sekadar mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, peringatan Maulid diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah sekaligus mengamalkan nilai-nilai yang beliau ajarkan dalam kehidupan sehari-hari.

BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.

Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa keteladanan Rasulullah SAW memiliki relevansi yang sangat kuat dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam membangun kepedulian, kejujuran, amanah, persaudaraan, dan semangat berbagi.

“Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Mari kita jadikan momentum ini untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga kejujuran, amanah, kepedulian, dan kasih sayang kepada sesama,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun.

Menurutnya, nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW merupakan landasan penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis. Semangat kepedulian kepada kaum dhuafa, anak yatim, fakir miskin, serta masyarakat yang membutuhkan juga merupakan bagian dari nilai yang terus diupayakan BAZNAS melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

“Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita untuk senantiasa peduli terhadap sesama dan menghadirkan kemanfaatan. Semangat inilah yang juga terus kami implementasikan melalui berbagai program BAZNAS Kota Ambon, agar zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan mustahik,” tambahnya.

Muhammad Zulkifly juga mengajak para muzaki, donatur, dan seluruh masyarakat untuk menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat semangat berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan perubahan nyata dalam perilaku dan kehidupan sosial masyarakat.

“Mari kita maknai Maulid Nabi bukan hanya dengan memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi dengan berusaha menghadirkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan kita. Semoga kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW dapat diwujudkan melalui amal kebaikan dan kepedulian kepada sesama,” tuturnya.

Sementara itu, Jihan Abbas, selaku Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, mengatakan bahwa momentum Maulid Nabi Muhammad SAW juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat melalui berbagai media komunikasi dan digital.

Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan ruang yang luas bagi lembaga zakat untuk menyampaikan pesan keagamaan, edukasi zakat, serta nilai-nilai sosial yang diajarkan Rasulullah SAW kepada masyarakat secara lebih luas.

“Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah dalam membangun kehidupan yang penuh kasih sayang, kepedulian, kejujuran, dan kebermanfaatan. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk terus kita gaungkan di tengah masyarakat, termasuk melalui media digital,” ungkap Jihan Abbas.

Ia menambahkan bahwa semangat Rasulullah SAW dalam membangun kepedulian sosial dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk meningkatkan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah.

“Kami berharap semangat Maulid Nabi dapat mendorong semakin banyak masyarakat untuk berbagi dan peduli kepada sesama. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kita dapat ikut menghadirkan manfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” jelasnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H juga menjadi momentum bagi BAZNAS Kota Ambon untuk terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan zakat yang amanah, profesional, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Keteladanan Rasulullah SAW dalam menjalankan amanah menjadi nilai yang sangat penting dalam pengelolaan zakat. BAZNAS sebagai lembaga yang diberikan mandat untuk mengelola zakat terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat melalui pengelolaan dana umat secara bertanggung jawab serta penyaluran yang diarahkan kepada mereka yang berhak menerima.

Dalam kehidupan Rasulullah SAW, kepedulian terhadap kaum lemah dan masyarakat yang membutuhkan menjadi salah satu nilai penting yang patut diteladani. Karena itu, semangat Maulid Nabi diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama bahwa kesejahteraan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang dapat diwujudkan melalui kepedulian dan gotong royong.

BAZNAS Kota Ambon juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai kesempatan mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh keberkahan.

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M.

Semoga dengan meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW, seluruh umat Islam senantiasa diberikan kekuatan untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan sesama.

“Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW, mari kita hadirkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan dan terus menebarkan kebaikan,” pungkas Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun.

01/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Ambon

Berita Terbaru

Kontroversi Iklan IM3 Berujung Permintaan Maaf, BAZNAS Kota Ambon Tegaskan Pentingnya Kepercayaan Publik terhadap Zakat
Kontroversi Iklan IM3 Berujung Permintaan Maaf, BAZNAS Kota Ambon Tegaskan Pentingnya Kepercayaan Publik terhadap Zakat
Ambon – Polemik terkait kampanye iklan layanan IM3 dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) yang menyinggung ajakan zakat akhirnya mendapat respons serius dari berbagai pihak, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon. Setelah menuai kritik dari publik dan lembaga zakat, pihak IOH telah menyampaikan permohonan maaf serta menarik seluruh materi kampanye yang dianggap kontroversial. Iklan yang sempat beredar luas itu memuat pesan bernada peringatan terhadap potensi penipuan digital, khususnya di bulan Ramadhan. Namun, penggunaan narasi seperti “Telpon Ngajak Zakat, Jangan Diangkat! Jangan-jangan Scammer” dinilai berpotensi menimbulkan salah persepsi di tengah masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan bahwa pihaknya telah mencermati klarifikasi dan permohonan maaf dari IOH. Ia menegaskan bahwa perlindungan masyarakat dari penipuan digital memang penting, tetapi harus disampaikan dengan cara yang tidak merusak kepercayaan publik terhadap lembaga zakat resmi. “Kami memahami tujuan kampanye tersebut untuk melindungi masyarakat dari penipuan. Namun, narasi yang digunakan perlu lebih bijak agar tidak menimbulkan kesalahpahaman terhadap aktivitas zakat yang sah dan telah diatur secara resmi,” ujar Zulkifly. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa zakat merupakan bagian penting dalam kehidupan umat Islam dan dikelola berdasarkan regulasi yang jelas, termasuk Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Oleh karena itu, kepercayaan masyarakat harus dijaga bersama. Wakil Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, H. Achmad Salim, juga menyoroti dampak komunikasi publik yang kurang tepat terhadap kinerja lembaga zakat. “Kepercayaan adalah fondasi utama dalam pengelolaan zakat. Jika masyarakat menjadi ragu karena pesan yang ambigu, maka hal ini bisa berdampak langsung pada penyaluran zakat kepada para mustahik,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa edukasi kepada masyarakat harus dilakukan secara seimbang, yakni mengingatkan tentang potensi penipuan tanpa mendiskreditkan pihak-pihak yang menjalankan tugas secara legal dan profesional. Sementara itu, staf pengumpulan dan digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menilai bahwa era digital memang menghadirkan tantangan baru dalam pengelolaan zakat, terutama terkait keamanan transaksi dan komunikasi. “Digitalisasi zakat harus dibarengi dengan literasi digital yang kuat. Masyarakat perlu tahu mana lembaga resmi dan mana yang patut dicurigai, tanpa harus merasa takut terhadap semua bentuk ajakan zakat,” ungkap Jihan. Di sisi lain, IOH melalui pernyataan resminya menegaskan bahwa kampanye tersebut merupakan bagian dari fitur Anti Spam dan Anti Scam yang bertujuan melindungi pelanggan dari maraknya penipuan digital. Berdasarkan data internal perusahaan, kasus penipuan meningkat signifikan selama Ramadhan, dengan mayoritas terjadi melalui pesan instan dan panggilan telepon. Sebagai bentuk tanggung jawab, IOH telah menarik seluruh materi kampanye tersebut dari berbagai kanal dan menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan lembaga pengelola zakat dalam memberikan edukasi yang lebih tepat kepada masyarakat. BAZNAS Kota Ambon pun menyambut baik langkah tersebut dan berharap ke depan kolaborasi antara sektor korporasi dan lembaga zakat dapat memperkuat kepercayaan publik, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat secara aman dan terpercaya.
BERITA14/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Iklan IM3 Tuai Polemik, BAZNAS Kota Ambon Minta Penarikan dan Permintaan Maaf Terbuka
Iklan IM3 Tuai Polemik, BAZNAS Kota Ambon Minta Penarikan dan Permintaan Maaf Terbuka
Ambon – BAZNAS Kota Ambon secara resmi menyampaikan protes terhadap iklan layanan seluler IM3 milik Indosat Ooredoo Hutchison yang dinilai kontroversial dan menyinggung nilai-nilai keagamaan. Iklan tersebut ditemukan terpampang di sejumlah ruang publik dan memuat narasi yang berkaitan dengan zakat, sehingga memicu reaksi dari berbagai pihak, khususnya lembaga pengelola zakat. Ketua Muhammad Zulkifly Fakaubun menegaskan bahwa konten iklan tersebut tidak hanya tidak sensitif, tetapi juga berpotensi merusak citra lembaga zakat serta menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. “Kami memandang bahwa materi iklan tersebut sangat tidak tepat dan menyinggung zakat sebagai bagian dari rukun Islam. Zakat bukan sekadar simbol atau bahan promosi, melainkan kewajiban ibadah yang memiliki nilai sakral. Jika dipersepsikan secara keliru, ini bisa merusak nama baik lembaga pengelola zakat dan menurunkan kepercayaan masyarakat,” ujar Zulkifly. Ia menambahkan bahwa keberadaan iklan di ruang publik membuat dampaknya semakin luas, karena dapat dilihat oleh berbagai lapisan masyarakat tanpa batasan usia maupun latar belakang. “Ketika iklan seperti ini dipasang di tempat umum, maka dampaknya jauh lebih besar. Masyarakat bisa menangkap pesan yang salah, bahkan bisa menimbulkan persepsi negatif terhadap zakat itu sendiri,” tambahnya. BAZNAS Kota Ambon juga menyoroti momentum Ramadan sebagai waktu yang sangat penting bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah, termasuk zakat, infak, dan sedekah. Oleh karena itu, segala bentuk komunikasi publik seharusnya memperhatikan nilai-nilai religius yang sedang dijunjung tinggi. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa di era keterbukaan informasi, konten yang tidak sensitif dapat dengan cepat menyebar dan menimbulkan polemik yang lebih luas. “Konten seperti ini sangat berisiko karena bisa dengan mudah viral dan memengaruhi opini publik. Apalagi ini menyangkut nilai agama yang sangat sensitif. Kami berharap semua pihak lebih berhati-hati dan mempertimbangkan dampak sosial sebelum mempublikasikan materi promosi,” jelas Jihan. Lebih lanjut, BAZNAS Kota Ambon secara tegas meminta agar pihak Indosat segera menarik iklan tersebut dari seluruh ruang publik dan platform lainnya, serta menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat. “Kami meminta dengan tegas agar iklan tersebut segera ditarik dan pihak terkait menyampaikan permohonan maaf kepada umat Islam. Ini penting untuk menjaga kehormatan zakat sebagai bagian dari rukun Islam dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat,” tegas Zulkifly. BAZNAS juga mengajak seluruh pelaku industri kreatif, khususnya di bidang periklanan, untuk lebih bijak dalam mengangkat tema-tema yang berkaitan dengan agama. Sensitivitas terhadap nilai-nilai keagamaan dinilai sangat penting guna menjaga keharmonisan sosial, terlebih dalam suasana Ramadan yang sarat makna spiritual. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebebasan berekspresi dalam dunia periklanan tetap harus dibarengi dengan tanggung jawab moral, terutama ketika menyentuh aspek fundamental dalam kehidupan beragama masyarakat.
BERITA14/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Apresiasi Penghargaan Ely Toisutta di Puspa Bangsa 2026, Dorong Penguatan Peran Perempuan
BAZNAS Ambon Apresiasi Penghargaan Ely Toisutta di Puspa Bangsa 2026, Dorong Penguatan Peran Perempuan
Ambon – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menyampaikan apresiasi atas rencana penganugerahan yang akan diterima Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, dalam ajang Anugerah Puspa Bangsa 2026 yang digelar Kompas TV di Jakarta, Senin (13/4/2026). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan terhadap figur perempuan inspiratif di Indonesia yang dinilai konsisten memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan. Ajang Anugerah Puspa Bangsa 2026 merupakan inisiatif Kompas Gramedia dalam memperkuat ruang partisipasi perempuan di Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya melanjutkan semangat emansipasi R.A. Kartini serta mendukung agenda kesetaraan gender menuju Indonesia Emas 2045. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, yang mewakili seluruh pimpinan dan staf, memberikan apresiasi atas capaian tersebut sebagai bentuk pengakuan atas kiprah perempuan daerah. “Kami atas nama pimpinan dan seluruh jajaran BAZNAS Kota Ambon menyampaikan penghargaan dan rasa bangga atas pencapaian Ibu Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta. Penghargaan ini menunjukkan bahwa perempuan Ambon mampu berperan penting dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Zulkifly. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kepemimpinan perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah, khususnya dalam aspek sosial kemasyarakatan yang sejalan dengan nilai-nilai pengabdian. Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga sosial seperti BAZNAS sangat penting dalam memperkuat program-program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Ajang penghargaan ini juga akan dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Arifatul Choiri Fauzi dan Direktur Utama Kompas TV, Rosiana Silalahi. Acara penganugerahan akan dilaksanakan di Menara Kompas, Jakarta, dengan proses perekaman pada 13 April 2026, serta penayangan secara nasional pada 21 April 2026 pukul 20.00 WIB. BAZNAS Kota Ambon menilai bahwa penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi kepada individu, tetapi juga simbol penguatan kontribusi perempuan Indonesia dalam berbagai bidang, mulai dari sosial, budaya, lingkungan, hingga kepemimpinan publik. BAZNAS juga berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi perempuan muda di Kota Ambon untuk terus aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah dan mengambil peran lebih luas di masyarakat.
BERITA13/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Perkuat Sinergi Data Zakat, Sambangi KUA Nusaniwe Bahas Roadmap Kolaborasi
BAZNAS Ambon Perkuat Sinergi Data Zakat, Sambangi KUA Nusaniwe Bahas Roadmap Kolaborasi
Ambon – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus memperkuat sinergi lintas lembaga dalam optimalisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kunjungan koordinasi ke Kantor KUA Kecamatan Nusaniwe, Senin (13/4/2026), yang berlokasi di Jalan Permi Waihaong, Kota Ambon. Kunjungan ini difokuskan pada penguatan kerja sama dalam hal sosialisasi, edukasi, serta pendataan zakat yang bersumber dari masjid-masjid di wilayah Kecamatan Nusaniwe. BAZNAS menilai KUA dan penyuluh agama memiliki peran strategis dalam menjembatani pemahaman masyarakat terkait pengelolaan zakat yang lebih tertib dan terstruktur. Dalam kegiatan tersebut, staf pengumpulan dan digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, melakukan pertemuan langsung dengan Apridani Siolimbona selaku penyuluh agama yang membidangi zakat di KUA Kecamatan Nusaniwe. Pertemuan berlangsung dalam suasana koordinatif dan produktif, dengan fokus pembahasan pada penguatan kolaborasi antar lembaga serta penyusunan roadmap program bersama yang dapat segera diimplementasikan di lapangan. “Kami melihat pentingnya sinergi antara BAZNAS dan KUA, terutama dalam memperkuat edukasi dan pendataan zakat di tingkat masjid. Penyuluh agama memiliki peran vital dalam membangun kesadaran masyarakat,” ujar Jihan Abbas. Ia menambahkan bahwa hingga saat ini masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan, seperti belum seragamnya sistem pencatatan zakat di masjid, keterbatasan pelaporan, serta perlunya peningkatan literasi digital dalam pengelolaan data ZIS. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa penguatan data menjadi fondasi utama dalam memastikan program zakat berjalan tepat sasaran. “Kolaborasi dengan KUA sangat penting karena data zakat yang akurat akan menentukan arah kebijakan dan program pendistribusian. Tanpa data yang kuat, program tidak akan berjalan maksimal,” tegasnya. Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, H. Achmad Salim, menekankan pentingnya integrasi data antara masjid, KUA, dan BAZNAS. “Banyak potensi zakat yang belum terdata secara optimal. Dengan sinergi ini, kita berharap seluruh data dari masjid di Nusaniwe dapat masuk dalam sistem dan menjadi bagian dari penguatan zakat nasional,” ujarnya. Dalam kesempatan yang sama, Apridani Siolimbona menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan KUA untuk mendukung penuh proses kolaborasi, baik dalam aspek sosialisasi maupun pendataan di lapangan. BAZNAS Kota Ambon berharap hasil pertemuan ini dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk roadmap kerja sama yang terukur, sehingga berbagai kendala seperti minimnya data, kurangnya edukasi, dan belum optimalnya pelaporan zakat di tingkat masjid dapat segera diatasi. Dengan sinergi ini, BAZNAS Kota Ambon optimistis pengelolaan zakat di wilayah Nusaniwe dapat semakin tertib, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA13/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Sentuhan Kepedulian di Awal Maret: BAZNAS Kota Ambon Terima Zakat Maal Rp5 Juta dari Muzaki
Sentuhan Kepedulian di Awal Maret: BAZNAS Kota Ambon Terima Zakat Maal Rp5 Juta dari Muzaki
Ambon — Komitmen dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon. Pada Sabtu, 7 Maret 2026, BAZNAS Kota Ambon menerima penyaluran zakat maal sebesar Rp5.000.000 dari seorang muzaki, Hesty Yuki Hama. Dana tersebut tidak hanya diterima, tetapi juga langsung disalurkan kepada para mustahik dalam berbagai program prioritas. Penyaluran zakat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran, mencakup bantuan untuk fakir miskin, dukungan pendidikan, serta tambahan modal usaha bagi pelaku usaha kecil. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS dalam mengelola zakat secara produktif dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Staf Digitalisasi dan Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan muzaki yang telah menyalurkan zakatnya melalui lembaga resmi. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Hesty Yuki Hama atas kepercayaan dan kepeduliannya. Zakat yang disalurkan hari ini langsung kami distribusikan kepada yang berhak menerima, mulai dari fakir miskin, bantuan pendidikan, hingga tambahan modal usaha,” ujar Jihan Abbas. Ia menambahkan bahwa langkah penyaluran langsung ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk memastikan zakat dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa setiap dana yang masuk tidak hanya tersimpan, tetapi segera memberikan dampak. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga amanah para muzaki,” tambahnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon Muhammad Zulkifly Fakaubun menilai bahwa langkah cepat BAZNAS dalam menyalurkan zakat merupakan praktik baik yang patut diapresiasi. “Penyaluran yang cepat dan tepat sasaran seperti ini menunjukkan bahwa zakat benar-benar menjadi solusi bagi masyarakat. Apa yang dilakukan oleh Ibu Hesty Yuki Hama adalah contoh nyata kepedulian sosial yang berdampak langsung,” ungkap Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia juga berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih terarah dan memberikan manfaat yang lebih luas. BAZNAS Kota Ambon terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk melalui sistem digitalisasi yang memudahkan muzaki dalam menunaikan kewajiban zakat. Selain itu, transparansi dalam pengelolaan dan penyaluran dana menjadi prioritas utama untuk menjaga kepercayaan publik. Dengan adanya penyaluran langsung ini, diharapkan manfaat zakat dapat segera dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kecil dan peningkatan kualitas pendidikan di Kota Ambon. Momentum ini menjadi pengingat bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga solusi nyata dalam membangun kesejahteraan umat secara berkelanjutan.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Transfer Kepedulian dari Rekening: Keluarga Hutagalung Salurkan Zakat Rp10 Juta ke BAZNAS Kota Ambon
Transfer Kepedulian dari Rekening: Keluarga Hutagalung Salurkan Zakat Rp10 Juta ke BAZNAS Kota Ambon
Ambon — Komitmen berbagi dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh masyarakat melalui penyaluran zakat maal. Pada Jumat, 13 Maret 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon menerima zakat maal sebesar Rp10.000.000 dari Keluarga Hutagalung yang disalurkan melalui rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) BAZNAS Kota Ambon. Penyaluran zakat melalui transfer bank ini menjadi bukti kemudahan layanan digital yang disediakan oleh BAZNAS dalam menjangkau para muzaki, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat secara praktis dan aman. Staf Digitalisasi dan Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh muzaki kepada lembaga resmi. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Keluarga Hutagalung atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BAZNAS Kota Ambon. Penyaluran zakat maal sebesar Rp10 juta ini merupakan wujud kepedulian yang luar biasa terhadap masyarakat yang membutuhkan,” ujar Jihan Abbas. Ia juga menambahkan bahwa sistem pembayaran melalui rekening bank memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan zakat. “Melalui layanan transfer seperti ini, para muzaki dapat menunaikan zakat dengan lebih mudah tanpa harus datang langsung. Kami memastikan setiap dana yang masuk akan dikelola secara amanah, transparan, dan disalurkan kepada yang berhak menerima,” jelasnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon Muhammad Zulkifly Fakaubun turut memberikan apresiasi atas langkah Keluarga Hutagalung yang dinilai sebagai contoh positif bagi masyarakat luas. “Apa yang dilakukan oleh Keluarga Hutagalung menunjukkan bahwa zakat dapat dilakukan dengan cara yang mudah namun tetap berdampak besar. Ini adalah bentuk kontribusi nyata dalam membantu mengurangi kesenjangan sosial,” ungkap Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia juga berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan digital BAZNAS untuk menyalurkan zakat, sehingga potensi zakat di Kota Ambon dapat tergali secara maksimal. BAZNAS Kota Ambon sendiri terus berupaya meningkatkan pelayanan melalui inovasi digital serta menjaga transparansi dalam pengelolaan dana zakat. Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui berbagai program, seperti bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan adanya dukungan dari para muzaki, BAZNAS optimis dapat terus menghadirkan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Ambon, serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan umat.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Khutbah Idulfitri di Batu Merah: Ketua BAZNAS Kota Ambon Ajak Perkuat Kepedulian dan Saling Memaafkan
Khutbah Idulfitri di Batu Merah: Ketua BAZNAS Kota Ambon Ajak Perkuat Kepedulian dan Saling Memaafkan
Ambon — Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan Sholat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Baiturrahman Grahara, yang berlokasi di RT 004/RW 003, Batu Merah, pada Sabtu, 20 Maret 2026. Dalam momentum yang sarat makna tersebut, Ketua BAZNAS Kota Ambon dipercaya menyampaikan khutbah Idulfitri yang mengangkat tema tentang pentingnya memperkuat kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi. Dalam khutbahnya, Ketua BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Idulfitri sebagai titik awal memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya melalui zakat, infak, dan sedekah. “Idulfitri bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk kembali kepada fitrah, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. Mari kita saling memaafkan dan terus menumbuhkan semangat berbagi,” pesan khutbah yang disampaikan di hadapan jamaah. Pelaksanaan Sholat Idulfitri berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan, dihadiri oleh masyarakat sekitar yang memadati area masjid sejak pagi hari. Usai pelaksanaan sholat, jamaah saling bersalaman dan mengucapkan “Mohon maaf lahir dan batin”, mencerminkan nilai kebersamaan yang kuat di tengah masyarakat. Staf Digitalisasi dan Pengumpulan BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, turut memberikan tanggapan terkait momentum Idulfitri sebagai sarana memperkuat peran zakat dalam kehidupan sosial. “Momentum Idulfitri ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa zakat adalah salah satu instrumen penting dalam membantu sesama. Kami mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat melalui BAZNAS agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” ujar Jihan Abbas. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang transparan dan profesional. Sementara itu, Muhammad Zulkifly Fakaubun menilai bahwa khutbah Idulfitri yang disampaikan memberikan pesan yang relevan dengan kondisi sosial saat ini. “Pesan yang disampaikan sangat menyentuh dan mengingatkan kita semua akan pentingnya saling peduli dan berbagi. Idulfitri harus menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ungkap Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya merayakan Idulfitri secara seremonial, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan Sholat Idulfitri ini menjadi salah satu momen penting dalam mempererat hubungan antarwarga di Batu Merah, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Dengan semangat Idulfitri, diharapkan masyarakat Kota Ambon dapat terus hidup rukun, saling membantu, dan menjaga persatuan.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Soroti Verifikasi Midtrans dalam Meeting Nasional Pengelola Digital BAZNAS RI
BAZNAS Ambon Soroti Verifikasi Midtrans dalam Meeting Nasional Pengelola Digital BAZNAS RI
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan layanan digital dengan mengikuti meeting mingguan pengelola kantor digital BAZNAS RI se-Indonesia pada Kamis, 2 April 2026. Pertemuan yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Google Meet ini menjadi wadah koordinasi penting dalam penguatan sistem layanan zakat berbasis digital di seluruh Indonesia. Rapat tersebut dipimpin oleh staf bidang layanan aplikasi nasional BAZNAS RI, Romadona, yang membahas berbagai isu strategis terkait pengelolaan platform digital, termasuk optimalisasi sistem pembayaran zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dalam forum tersebut, BAZNAS Kota Ambon secara aktif menyampaikan pertanyaan terkait kendala verifikasi akun pembayaran ZIS melalui sistem Midtrans yang hingga saat ini belum mendapatkan konfirmasi dari pihak pengelola. Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menegaskan pentingnya percepatan proses verifikasi tersebut guna menunjang kelancaran layanan kepada masyarakat. “Kami mempertanyakan progres verifikasi akun pembayaran melalui Midtrans karena hal ini sangat penting dalam mendukung kemudahan masyarakat menunaikan ZIS secara digital. Kami berharap proses ini dapat segera diselesaikan agar layanan dapat berjalan optimal,” ujar Jihan Abbas dalam forum tersebut. Ia juga menambahkan bahwa digitalisasi menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan partisipasi muzaki, terutama di era yang semakin mengandalkan teknologi. “Melalui sistem digital, kami ingin memberikan kemudahan, kecepatan, dan transparansi bagi para muzaki. Oleh karena itu, setiap kendala teknis perlu segera ditangani agar tidak menghambat pelayanan,” lanjutnya. Pertemuan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman antar pengelola digital BAZNAS dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan implementasi teknologi dalam pengelolaan zakat. Diskusi yang berlangsung interaktif ini diharapkan mampu menghasilkan solusi konkret untuk meningkatkan efektivitas sistem digital BAZNAS secara nasional. BAZNAS Kota Ambon sendiri terus berupaya mengembangkan sistem digitalisasi guna mempermudah akses masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat. Dengan adanya dukungan dari BAZNAS RI, diharapkan seluruh kendala teknis, termasuk verifikasi pembayaran digital, dapat segera terselesaikan. Langkah aktif yang diambil oleh BAZNAS Kota Ambon dalam forum nasional ini menunjukkan keseriusan dalam menghadirkan layanan zakat yang modern, transparan, dan terpercaya bagi masyarakat.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS RI Gelar Konsultasi Online SIMBA, Dorong Optimalisasi Layanan Digital Zakat Nasional
BAZNAS RI Gelar Konsultasi Online SIMBA, Dorong Optimalisasi Layanan Digital Zakat Nasional
Ambon — Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan digital zakat di seluruh Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar kegiatan konsultasi online bagi para operator Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA), Kamis, 2 April 2026. Kegiatan ini menjadi ruang interaktif bagi para operator untuk menyampaikan kendala teknis sekaligus mendapatkan solusi secara langsung dari tim pusat. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diawali dengan pemaparan terkait fitur terbaru, khususnya mengenai migrasi kas masuk dalam sistem SIMBA. Penjelasan tersebut diharapkan dapat membantu para operator dalam memahami dan mengimplementasikan pembaruan sistem secara optimal di masing-masing daerah. Konsultasi online ini diinisiasi oleh BAZNAS RI melalui Tim Layanan Aplikasi Nasional, sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat tata kelola zakat berbasis digital yang transparan dan akuntabel. Para operator dari berbagai daerah, termasuk BAZNAS Kota Ambon, turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan berbagai kendala teknis yang dihadapi dalam penggunaan SIMBA, mulai dari pencatatan transaksi hingga pengelolaan laporan keuangan berbasis sistem. Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyambut baik pelaksanaan konsultasi online ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas operator. “Kegiatan ini sangat membantu kami sebagai operator di daerah, terutama dalam memahami fitur-fitur baru seperti migrasi kas masuk. Dengan adanya sesi tanya jawab langsung, kami bisa menyampaikan kendala yang dihadapi dan mendapatkan solusi secara cepat,” ujar Jihan Abbas. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini sangat penting dalam mendukung kelancaran operasional digital di lingkungan BAZNAS. “Melalui konsultasi ini, kami semakin yakin bahwa sistem digital seperti SIMBA dapat dioptimalkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan zakat yang lebih transparan dan akuntabel,” lanjutnya. Selain menjadi sarana konsultasi, kegiatan ini juga memperkuat koordinasi antara BAZNAS pusat dan daerah, sehingga setiap pembaruan sistem dapat diterapkan secara seragam dan efektif di seluruh Indonesia. Dengan adanya agenda rutin seperti ini, diharapkan para operator SIMBA dapat terus meningkatkan kompetensi dan mampu mengelola sistem dengan lebih baik. Hal ini tentu akan berdampak positif terhadap peningkatan kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan zakat melalui BAZNAS. BAZNAS RI menegaskan pentingnya partisipasi aktif seluruh operator dalam setiap kegiatan pengembangan sistem digital, agar pengelolaan zakat di Indonesia semakin modern, profesional, dan berdaya guna.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Duka Mendalam dari BAZNAS Kota Ambon: Wafatnya Imam Besar Masjid Agung An-Nur Batu Merah Tinggalkan Jejak Keteladanan
Duka Mendalam dari BAZNAS Kota Ambon: Wafatnya Imam Besar Masjid Agung An-Nur Batu Merah Tinggalkan Jejak Keteladanan
Ambon — Kabar duka menyelimuti masyarakat Kota Ambon, khususnya warga Negeri Batu Merah, atas wafatnya H. Usman Oey bin Abdul Kadir Oey pada Jumat, 3 April 2026. Almarhum dikenal sebagai Imam Besar Masjid Agung An-Nur yang telah memberikan kontribusi besar dalam pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Kehilangan sosok ulama yang kharismatik ini dirasakan mendalam oleh berbagai kalangan, termasuk keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon. Almarhum dikenal sebagai figur yang sederhana, bijaksana, dan konsisten dalam mengajarkan nilai-nilai keimanan serta kepedulian sosial. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum. “Kami keluarga besar BAZNAS Kota Ambon menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak H. Usman Oey. Beliau adalah sosok panutan yang telah banyak memberikan teladan dalam kehidupan beragama dan sosial. Kehilangan ini tentu menjadi duka bagi kita semua,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia juga mengenang peran almarhum sebagai tokoh agama yang tidak hanya aktif di lingkungan masjid, tetapi juga turut mendorong semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. “Almarhum dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan selalu mengajak umat untuk memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kepedulian sosial. Nilai-nilai yang beliau tanamkan akan terus menjadi inspirasi bagi kita semua,” tambahnya. Wafatnya Imam Besar Masjid Agung An-Nur ini meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat luas yang selama ini merasakan bimbingan dan keteladanan beliau. Masyarakat Negeri Batu Merah dan sekitarnya turut berbondong-bondong memberikan penghormatan terakhir, sebagai bentuk cinta dan penghargaan atas jasa-jasa almarhum selama hidupnya. BAZNAS Kota Ambon berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan, serta almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah beliau dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” tutup Muhammad Zulkifly Fakaubun. Kepergian almarhum menjadi pengingat bagi seluruh umat akan pentingnya meneladani kehidupan yang penuh keikhlasan, pengabdian, dan kepedulian terhadap sesama.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Dapat Evaluasi Penuh, Didorong Maksimalkan Jangkauan Kepesertaan BPJS TK
BAZNAS Ambon Dapat Evaluasi Penuh, Didorong Maksimalkan Jangkauan Kepesertaan BPJS TK
Ambon — BAZNAS Kota Ambon menegaskan komitmennya dalam memperluas perlindungan sosial melalui partisipasi aktif dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Pada Rabu, 1 April 2026, BAZNAS Kota Ambon menghadiri undangan pertemuan rutin wadah dan agen Perisai bersama BPJS TK Maluku, yang digelar untuk melakukan evaluasi dan koordinasi peningkatan jangkauan kepesertaan program. Pertemuan ini berlangsung secara formal dan menjadi momen penting bagi semua pihak untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian program, sekaligus membahas strategi agar partisipasi masyarakat dapat lebih optimal. Dalam forum tersebut, BAZNAS Kota Ambon mendapatkan evaluasi penuh dari BPJS TK Maluku terkait efektivitas sosialisasi dan jangkauan kepesertaan, dengan arahan untuk meningkatkan kinerja di lapangan. Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan tanggapan atas hasil evaluasi tersebut. “Kami menerima evaluasi penuh dari BPJS TK Maluku, dan ini menjadi bahan refleksi penting bagi kami. Arahan yang diberikan jelas: jangkauan kepesertaan harus lebih dimaksimalkan, terutama untuk menjangkau masyarakat yang belum tercover,” ujar Jihan Abbas. Ia menambahkan bahwa BAZNAS Kota Ambon siap menindaklanjuti arahan tersebut dengan langkah-langkah konkret di lapangan, termasuk memanfaatkan pendekatan digital dan kerja sama dengan agen Perisai untuk memperluas akses masyarakat terhadap program BPJS TK. “Dengan dukungan sistem digital yang kami miliki, kami optimis bisa meningkatkan jangkauan kepesertaan. Program ini penting agar masyarakat, khususnya pekerja informal, mendapatkan perlindungan kerja yang layak,” tambahnya. Selain evaluasi capaian, pertemuan ini juga membahas tantangan teknis dan strategi peningkatan sosialisasi, termasuk penguatan koordinasi antara BAZNAS, agen Perisai, dan BPJS TK Maluku. Forum ini menjadi ajang berbagi pengalaman serta mencari solusi agar setiap hambatan di lapangan dapat diatasi secara efektif. Kehadiran BAZNAS Kota Ambon dalam forum ini menunjukkan bahwa peran lembaga tidak hanya terbatas pada pengelolaan zakat, tetapi juga mendukung program-program sosial dan perlindungan masyarakat secara luas. Dengan langkah-langkah yang lebih maksimal, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terlindungi melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Kota Ambon Jemput Setoran ZIS di UPZ Kemenag, Salurkan untuk Kegiatan Ramadan
BAZNAS Kota Ambon Jemput Setoran ZIS di UPZ Kemenag, Salurkan untuk Kegiatan Ramadan
Ambon — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon terus memperkuat layanan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui sistem jemput setoran. Pada bulan Maret 2026, tim BAZNAS Kota Ambon melakukan penjemputan setoran ZIS dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kota Ambon. Sejak awal bulan, sebagian besar dana yang terkumpul dari UPZ telah langsung disalurkan untuk kegiatan sosial dan keagamaan yang berlangsung selama bulan Ramadan. Akibatnya, dana yang disetorkan ke BAZNAS untuk bulan ini hanya tersisa sedikit. Staf Pengumpulan dan Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menjelaskan mekanisme distribusi dana dan pentingnya jemput setoran. “Penjemputan setoran dari UPZ Kemenag untuk bulan Maret sebagian besar sudah kami salurkan untuk kegiatan Ramadan. Jadi, yang masuk ke BAZNAS bulan ini memang hanya sedikit. Hal ini wajar karena sebagian besar dana sudah digunakan untuk program yang tepat sasaran,” ujar Jihan Abbas. Ia menambahkan bahwa sistem jemput setoran dan digitalisasi mempermudah BAZNAS Kota Ambon dalam mengelola ZIS dengan cepat, aman, dan transparan. Setiap dana yang diterima langsung diarahkan ke kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama saat momentum Ramadan. “Kami ingin memastikan setiap rupiah zakat dikelola secara optimal. Dana yang sudah tersalurkan ke kegiatan Ramadan adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan dampak nyata bagi umat,” lanjut Jihan Abbas. Selain kegiatan Ramadan, dana ZIS juga digunakan untuk program pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu, sesuai prioritas kebutuhan di Kota Ambon. Dengan sistem jemput setoran dan pengelolaan digital yang terus ditingkatkan, BAZNAS Kota Ambon berharap transparansi dan efektivitas penyaluran ZIS semakin optimal, sekaligus mendorong kepercayaan masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat.
BERITA05/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Program Dai 3T BAZNAS Kota Ambon Sukses Digelar, H. Husni Nutte Aktif Isi Tausiah Ramadan di Talake
Program Dai 3T BAZNAS Kota Ambon Sukses Digelar, H. Husni Nutte Aktif Isi Tausiah Ramadan di Talake
Ambon, Rabu, 4 Maret 2026 – Program Dai 3T yang digagas oleh BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan keberhasilannya dalam memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadirkan dai-dai berkualitas yang tidak hanya menyampaikan dakwah, tetapi juga mampu berinteraksi langsung dengan masyarakat secara intensif. Salah satu dai yang terlibat dalam program ini adalah H. Husni Nutte, S.Sos., M.Si. yang turut ambil bagian dengan terjun langsung ke masyarakat. Dalam momentum bulan suci Ramadan, ia aktif mengisi tausiah di berbagai majelis taklim, termasuk di Masjid Al Istiqomah, kawasan Talake, Kota Ambon. Kegiatan tausiah yang berlangsung pada Rabu (4/3/2026) tersebut disambut antusias oleh jamaah. Dalam ceramahnya, H. Husni Nutte menekankan pentingnya memperkuat keimanan dan mempererat ukhuwah Islamiyah, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik. Program Dai 3T sendiri merupakan inisiatif BAZNAS untuk menjangkau wilayah-wilayah yang tergolong tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta daerah yang membutuhkan sentuhan dakwah yang lebih intensif. Kehadiran para dai diharapkan mampu memberikan pencerahan serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa program ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS dalam mendukung pembangunan spiritual masyarakat. “Program Dai 3T ini bukan hanya sekadar kegiatan dakwah biasa, tetapi merupakan bentuk nyata kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat yang membutuhkan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan. Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi, terutama di bulan Ramadan ini,” ujar Jihan Abbas. Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan dai seperti H. Husni Nutte menjadi kekuatan tersendiri dalam menyukseskan program tersebut. “Kami sangat mengapresiasi para dai yang terlibat, termasuk H. Husni Nutte yang ??????? turun langsung ke masyarakat. Ini menunjukkan bahwa dakwah tidak hanya dilakukan di mimbar, tetapi juga melalui pendekatan sosial yang menyentuh kehidupan sehari-hari,” tambahnya. Dengan suksesnya pelaksanaan program ini, BAZNAS Kota Ambon berharap dapat terus memperluas jangkauan dakwah serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.
BERITA04/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Dai 3T BAZNAS Ambon Menggema di Ramadan, H. Husni Nutte Isi Tausiah di Buka Puasa IWSS Maluku
Dai 3T BAZNAS Ambon Menggema di Ramadan, H. Husni Nutte Isi Tausiah di Buka Puasa IWSS Maluku
Ambon, Kamis, 5 Maret 2026 – Program Dai 3T yang diinisiasi oleh BAZNAS Kota Ambon kembali membuktikan perannya dalam memperluas jangkauan dakwah di tengah masyarakat. Melalui program ini, para dai diterjunkan langsung untuk memberikan pembinaan keagamaan, khususnya di momentum penting seperti bulan suci Ramadan. Salah satu dai yang turut berpartisipasi aktif adalah H. Husni Nutte, S.Sos., M.Si. Kehadirannya menjadi bagian penting dalam menyukseskan program tersebut dengan terjun langsung ke masyarakat. Pada Kamis (5/3/2026), ia mengisi tausiah dalam kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh IWSS Provinsi Maluku. IWSS sendiri merupakan singkatan dari Ikatan Wanita Sulawesi Selatan, sebuah organisasi kemasyarakatan yang mewadahi perempuan asal Sulawesi Selatan di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Maluku. Organisasi ini aktif dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung penuh kehangatan dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat serta anggota IWSS. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, terutama saat sesi tausiah yang disampaikan oleh H. Husni Nutte. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat tali silaturahmi. Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis. Program Dai 3T sendiri merupakan upaya strategis BAZNAS dalam menghadirkan dakwah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah yang membutuhkan penguatan nilai-nilai keagamaan. Dengan pendekatan yang humanis dan kontekstual, para dai diharapkan mampu menjadi agen perubahan di tengah kehidupan sosial. Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari sinergi antara lembaga, dai, dan masyarakat. “Program Dai 3T ini menjadi salah satu wujud komitmen kami untuk terus menghadirkan dakwah yang inklusif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Momentum Ramadan seperti ini sangat efektif untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus membangun kebersamaan,” ujar Jihan Abbas. Ia juga mengapresiasi peran aktif para dai yang terlibat langsung dalam kegiatan masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi kontribusi para dai, termasuk H. Husni Nutte yang hadir langsung di tengah masyarakat dalam kegiatan buka puasa bersama IWSS. Ini menunjukkan bahwa dakwah bisa hadir dalam berbagai ruang sosial dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” tambahnya. Dengan suksesnya pelaksanaan kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon optimis Program Dai 3T akan terus memberikan dampak positif yang berkelanjutan, tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga dalam memperkuat solidaritas sosial di masyarakat Maluku.
BERITA04/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Hangatkan Ramadan, Dai 3T BAZNAS Ambon Hadir di Buka Puasa Keluarga Besar BTN Kanawa
Hangatkan Ramadan, Dai 3T BAZNAS Ambon Hadir di Buka Puasa Keluarga Besar BTN Kanawa
Ambon, Jumat, 6 Maret 2026 – Program Dai 3T yang digagas oleh BAZNAS Kota Ambon kembali menunjukkan kiprah nyata dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Memasuki momentum bulan suci Ramadan, program ini terus bergerak aktif menghadirkan dakwah yang menyentuh langsung kehidupan sosial warga. Salah satu dai yang terlibat dalam program tersebut adalah H. Husni Nutte, S.Sos., M.Si., yang secara konsisten turun langsung ke masyarakat. Pada Jumat (6/3/2026), ia mengisi tausiah dalam kegiatan buka puasa bersama keluarga besar yang berlangsung di kawasan BTN Kanawa, Kota Ambon. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh keakraban dan kebersamaan, dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat setempat. Suasana kekeluargaan sangat terasa, terlebih saat seluruh peserta mengikuti tausiah yang disampaikan dengan penuh hikmah oleh H. Husni Nutte. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempererat hubungan kekeluargaan dan sosial. Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan saling berbagi di tengah kehidupan bermasyarakat. Program Dai 3T sendiri merupakan salah satu upaya strategis BAZNAS Kota Ambon dalam menjangkau masyarakat secara langsung melalui pendekatan dakwah yang humanis dan kontekstual. Tidak hanya berfokus pada penyampaian materi keagamaan, program ini juga mendorong keterlibatan aktif dai dalam kehidupan sosial masyarakat. Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menyampaikan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari antusiasme masyarakat serta dedikasi para dai yang terlibat. “Program Dai 3T ini menjadi sarana efektif untuk menghadirkan dakwah yang dekat dengan masyarakat. Kami melihat bagaimana kegiatan seperti buka puasa bersama ini mampu menjadi ruang yang memperkuat nilai spiritual sekaligus kebersamaan sosial,” ujar Jihan Abbas. Ia juga menambahkan bahwa kehadiran dai di tengah masyarakat memberikan dampak positif yang signifikan. “Kami sangat mengapresiasi para dai, termasuk H. Husni Nutte, yang terus berkontribusi aktif. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai penceramah, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri,” tambahnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa Program Dai 3T merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam membangun masyarakat yang religius dan berdaya. “Program Dai 3T ini adalah bentuk nyata kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa dakwah tidak hanya hadir di tempat-tempat formal, tetapi juga menjangkau lingkungan keluarga dan komunitas seperti di BTN Kanawa ini,” ungkap Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. “Kami berharap program ini terus berkembang dan memberikan manfaat luas, terutama dalam membangun kesadaran keagamaan serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat,” tutupnya. Dengan terlaksananya kegiatan ini, BAZNAS Kota Ambon kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya fokus pada pengelolaan zakat, tetapi juga aktif dalam penguatan dakwah dan pembangunan spiritual masyarakat di berbagai lapisan.
BERITA04/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Resmi Terbitkan SK UPZ Masjid, Perkuat Pengumpulan Zakat di Momentum Ramadan
BAZNAS Ambon Resmi Terbitkan SK UPZ Masjid, Perkuat Pengumpulan Zakat di Momentum Ramadan
Ambon, 16 Maret 2026 — Dalam upaya mengoptimalkan pengumpulan zakat fitrah dan zakat maal di bulan suci Ramadan, BAZNAS Kota Ambon resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid terbaru di sejumlah masjid di Kota Ambon. Kebijakan ini diumumkan pada Senin, 16 Maret 2026 yang bertepatan dengan 26 Ramadan 1447 Hijriah. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk penguatan sistem pengelolaan zakat berbasis masjid, sekaligus memastikan distribusi zakat dapat lebih tepat sasaran, transparan, dan terkoordinasi dengan baik di seluruh wilayah kota. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa penerbitan SK UPZ ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat. “Penerbitan SK UPZ masjid ini adalah langkah konkret untuk memperkuat jaringan pengumpulan zakat di tingkat akar rumput. Dengan adanya UPZ yang resmi dan terstruktur, kami berharap pengumpulan zakat fitrah maupun maal di Kota Ambon dapat meningkat secara signifikan, terutama di momentum Ramadan ini,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia juga menambahkan bahwa keberadaan UPZ masjid akan membantu mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat tanpa harus jauh-jauh ke kantor layanan, karena kini bisa dilakukan langsung melalui masjid terdekat yang telah memiliki legalitas resmi. Sementara itu, staf pengumpulan dan digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menjelaskan bahwa selain pembentukan UPZ, pihaknya juga terus mendorong integrasi sistem digital dalam pengelolaan zakat. “Kami tidak hanya fokus pada pembentukan UPZ secara administratif, tetapi juga mendorong digitalisasi sistem pelaporan dan pengumpulan zakat. Hal ini penting agar prosesnya lebih transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat,” jelas Jihan Abbas. Menurutnya, dengan kombinasi antara penguatan kelembagaan UPZ dan pemanfaatan teknologi digital, diharapkan potensi zakat di Kota Ambon dapat tergali secara maksimal. Program ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang BAZNAS Kota Ambon dalam meningkatkan literasi zakat di kalangan masyarakat serta memperluas jangkauan layanan. Selain itu, UPZ masjid diharapkan dapat berperan aktif tidak hanya dalam pengumpulan, tetapi juga dalam edukasi dan pendistribusian zakat kepada mustahik di lingkungan masing-masing. Dengan diterbitkannya SK UPZ terbaru ini, BAZNAS Kota Ambon optimistis bahwa sinergi antara lembaga zakat dan pengurus masjid akan semakin kuat, sehingga mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat.
BERITA24/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Perketat Pengawasan UPZ Masjid, Pastikan Pengelolaan Zakat Sesuai Prinsip 3A
BAZNAS Ambon Perketat Pengawasan UPZ Masjid, Pastikan Pengelolaan Zakat Sesuai Prinsip 3A
Ambon — Upaya memperkuat tata kelola zakat terus dilakukan oleh BAZNAS Kota Ambon. Selain memantau pemasangan spanduk penerimaan zakat fitrah di berbagai masjid, BAZNAS juga menegaskan bahwa seluruh aktivitas pengumpulan zakat oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) berada dalam pengawasan resmi dan wajib memenuhi prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Pemantauan yang dilakukan di sejumlah titik masjid di Kota Ambon menunjukkan bahwa para pengurus UPZ telah mengikuti arahan dengan memasang spanduk resmi berlogo BAZNAS. Langkah ini tidak hanya sebagai identitas visual, tetapi juga menjadi bukti bahwa pengumpulan zakat tersebut terorganisasi dan berada dalam kendali lembaga resmi. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan pentingnya pengawasan ini sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa setiap zakat yang dikumpulkan melalui UPZ masjid benar-benar berada dalam pengawasan BAZNAS Kota Ambon. Dengan demikian, pengelolaannya tidak hanya terorganisasi dengan baik, tetapi juga dipastikan memenuhi prinsip 3A, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menambahkan bahwa prinsip 3A menjadi landasan utama dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat, khususnya di momentum Ramadan yang identik dengan peningkatan aktivitas ibadah dan berbagi. “Kepercayaan masyarakat adalah hal utama. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa seluruh proses, mulai dari pengumpulan hingga pendistribusian zakat, berjalan sesuai syariat, aturan hukum, dan tetap dalam bingkai keutuhan negara,” tambahnya. Sementara itu, staf pengumpulan dan digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menjelaskan bahwa sistem identifikasi melalui spanduk resmi juga menjadi bagian dari penguatan sistem pengawasan berbasis data. “Dengan adanya spanduk berlogo resmi, masyarakat bisa dengan mudah mengenali UPZ yang terdaftar dan diawasi. Ini juga memudahkan kami dalam melakukan tracking dan integrasi data pengumpulan zakat secara digital,” jelas Jihan Abbas. Ia menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama dalam pengelolaan zakat modern, sehingga setiap UPZ harus terhubung dengan sistem yang telah disiapkan oleh BAZNAS. Melalui langkah ini, BAZNAS Kota Ambon berharap seluruh pengumpulan zakat di masjid-masjid dapat berjalan lebih tertib, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Penguatan pengawasan ini juga menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional, terpercaya, dan sesuai dengan prinsip-prinsip yang telah ditetapkan.
BERITA24/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Hingga Malam Takbiran, BAZNAS Ambon Maksimalkan Pengumpulan dan Penyaluran Zakat Fitrah
Hingga Malam Takbiran, BAZNAS Ambon Maksimalkan Pengumpulan dan Penyaluran Zakat Fitrah
Ambon, 20 Maret 2026 — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, BAZNAS Kota Ambon terus mengintensifkan pengumpulan sekaligus penyaluran zakat fitrah hingga malam takbiran, Jumat (20/3/2026) atau bertepatan dengan 30 Ramadan 1447 H. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh zakat yang terkumpul dapat segera disalurkan kepada mustahik secara tepat waktu. Momentum akhir Ramadan menjadi periode krusial dalam pengelolaan zakat fitrah. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Ambon mengerahkan seluruh potensi, termasuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid-masjid, guna memaksimalkan capaian pengumpulan serta mempercepat distribusi kepada masyarakat yang berhak menerima. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan optimal hingga detik terakhir sebelum Idulfitri. “Kami memaksimalkan pengumpulan zakat fitrah hingga malam takbiran, sekaligus memastikan penyalurannya dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami agar zakat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para mustahik sebelum Hari Raya,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia menjelaskan bahwa koordinasi dengan UPZ masjid terus diperkuat agar proses distribusi berjalan lancar dan merata di seluruh wilayah Kota Ambon. “Kami telah menginstruksikan seluruh UPZ untuk segera menyalurkan zakat yang terkumpul tanpa penundaan, dengan tetap memperhatikan data mustahik yang valid. Dengan demikian, tidak ada keterlambatan dalam pendistribusian,” tambahnya. Sementara itu, staf pengumpulan dan digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, mengungkapkan bahwa pihaknya juga memanfaatkan sistem digital untuk memantau pergerakan pengumpulan dan penyaluran zakat secara real-time. “Kami terus memantau perkembangan pengumpulan zakat dari UPZ masjid hingga malam takbiran. Dengan sistem digital yang kami gunakan, proses pelaporan menjadi lebih cepat dan akurat, sehingga penyaluran bisa segera dilakukan,” jelas Jihan Abbas. Ia menambahkan bahwa percepatan distribusi menjadi prioritas utama agar zakat fitrah dapat benar-benar membantu kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri. “Tujuan utama zakat fitrah adalah membantu mustahik menyambut hari raya dengan layak. Karena itu, kami pastikan distribusinya dilakukan sebelum salat Idulfitri,” tambahnya. Selain itu, BAZNAS Kota Ambon juga mengimbau masyarakat yang belum menunaikan zakat fitrah agar segera menyalurkannya melalui UPZ masjid terdekat atau langsung ke layanan resmi BAZNAS. Dengan berbagai langkah optimalisasi ini, BAZNAS Kota Ambon berharap pengelolaan zakat fitrah tahun ini dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA24/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
BAZNAS Ambon Sampaikan Ucapan Idulfitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan
BAZNAS Ambon Sampaikan Ucapan Idulfitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan
Ambon — Dalam suasana penuh kebahagiaan dan kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan, BAZNAS Kota Ambon menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kota Ambon dan umat Muslim pada umumnya. Ucapan tersebut tidak hanya menjadi bentuk perayaan hari kemenangan, tetapi juga sebagai ajakan untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi yang telah dibangun selama bulan suci Ramadan. Ketua BAZNAS Kota Ambon, Muhammad Zulkifly Fakaubun, menyampaikan pesan penuh makna kepada masyarakat. “Kami segenap keluarga besar BAZNAS Kota Ambon mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H. Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga amal ibadah kita selama Ramadan diterima oleh Allah SWT, dilimpahkan keberkahan, dan diberikan kemudahan dalam setiap langkah kehidupan,” ujar Muhammad Zulkifly Fakaubun. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat nilai-nilai spiritual dan sosial dalam kehidupan sehari-hari. “Mari kita rayakan kemenangan ini dengan hati yang bersih, penuh rasa syukur, serta terus menebarkan kebaikan kepada sesama. Semangat zakat, infak, dan sedekah yang telah kita bangun selama Ramadan harus tetap kita jaga dan tingkatkan,” tambahnya. Menurutnya, peran zakat tidak hanya sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam membangun kesejahteraan umat dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Melalui momentum Idulfitri ini, BAZNAS Kota Ambon berharap nilai-nilai kepedulian yang telah tumbuh dapat terus berlanjut, sehingga mampu memberikan dampak nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Ucapan ini juga menjadi pengingat bahwa kemenangan sejati tidak hanya dirayakan dengan suka cita, tetapi juga dengan komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Dengan semangat #ZakatMenguatkanIndonesia, #BAZNASKotaAmbon, #BetaParAmbon, dan #AmbonParSamua, BAZNAS Kota Ambon mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam membangun kota yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
BERITA24/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Sesi Terakhir Tadarus Zakat Wakaf Digelar, Baznas Ambon Dorong Penguatan Digitalisasi dan Tata Kelola
Sesi Terakhir Tadarus Zakat Wakaf Digelar, Baznas Ambon Dorong Penguatan Digitalisasi dan Tata Kelola
Ambon, 17 Maret 2026 — Program Tadarus Zakat Wakaf: Ramadan Berdampak resmi memasuki sesi terakhir yang diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Direktorat Jenderal Bimas Islam. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dan diikuti oleh berbagai pengelola zakat dan wakaf dari seluruh Indonesia. Program ini menjadi salah satu upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas tata kelola zakat dan wakaf, sekaligus memperkuat pemahaman terkait kebijakan, pengamanan aset wakaf, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang ZISWAF. Partisipasi aktif juga datang dari BAZNAS Kota Ambon, yang menilai kegiatan ini sebagai momentum penting dalam mendorong transformasi digital di sektor pengelolaan zakat dan wakaf. Staf Digitalisasi BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas, menegaskan bahwa kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi peningkatan kompetensi para pengelola. “Program Tadarus Zakat Wakaf ini sangat bermanfaat, terutama dalam memperluas wawasan kami terkait kebijakan terbaru serta penguatan tata kelola berbasis digital. Ini menjadi bekal penting bagi kami di daerah untuk mengelola zakat dan wakaf secara lebih profesional dan transparan,” ujar Jihan Abbas. Ia juga menambahkan bahwa digitalisasi menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat modern, terutama dalam hal akuntabilitas dan kemudahan akses bagi masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memberikan nilai tambah berupa E-Certificate bagi peserta yang mengikuti sesi secara penuh. Hal ini semakin meningkatkan antusiasme peserta untuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan hingga sesi terakhir. Dengan berakhirnya sesi ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam praktik pengelolaan zakat dan wakaf di daerah masing-masing, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat, khususnya di bulan suci Ramadan. Program Tadarus Zakat Wakaf: Ramadan Berdampak pun diharapkan terus berlanjut sebagai wadah pembelajaran berkelanjutan dalam membangun ekosistem zakat dan wakaf yang lebih kuat, transparan, dan berbasis teknologi di Indonesia.
BERITA19/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Ambon
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Ambon.

Lihat Daftar Rekening →